Jurnal Indonesia Baru

Masyarakat Tanahbaru Apresiasi “CV. MUSTIKA RAHAYU” Pelaksana Pembangunan Normalisasi

JIB | Karawang, – Masyarakat Desa Tanahbaru Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, khususnya bagi para petani di Dusun Kedaung menyambut baik dan mengapresiasi CV. MUSTIKA RAHAYU sebagai pelaksana pembangunan normalisasi saluran sekunder yang tengah dikerjakan dengan menghasilkan yang optimal.

Proyek normalisasi saluran sekunder tersebut berlokasi di Dusun Kedaung, pada dasarnya memang sangat membantu para petani dalam menanggulangi kebutuhan yang dapat memperlancar aliran air, sehingga pasokan air dapat sepenuhnya masuk kelahan areal pesawahan, Rabu (19/07/23).

Dikatakan Nasir, sebagai tokoh masyarakat yang juga merupakan petani, dengan adanya proyek pembangunan saluran normalisasi sekunder di Dusun Kedaung sangat membantu para petani, khususnya para petani di Desa Tanahbaru yang mana pada awalnya sedikit kesulitan untuk mengairi pesawahannya.

“Atas nama masyarakat dan para petani mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas PUPR Bidang SDA yang telah membangun saluran sekunder di Dusun Kedaung, dan mengapresiasi CV. MUSTIKA RAHAYU sebagai pelaksana dengan hasil pembangunan yang optimal,” ucapnya.

Anwar, sebagai pelaksana lapangan CV. MUSTIKA RAHAYU, untuk menghasilkan pekerjaan yang baik secara kwalitas, dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan normalisasi saluran sekunder di Dusun Kedaung, dengan dibantu oleh para warga masyarakat yang merupakan para petani sendiri.

“Saat ini pekerjaan pembangunan masih dalam proses pelaksanaan, dan saya sangat bersyukur dengan di bantu oleh para warga dan petani ikut dalam pelaksanaan. Selain itu juga berperan dalam pengawasan selama pembangunan ini di kerjakan agar mendapatkan hasil sesuai harapan warga petani,” terangnya

Lanjut ia mengatakan, pembangunan normalisasi saluran sekunder di Dusun Kedaung, adalah pembangunan yang nantinya dapat membantu para petani sekitar, apalagi kini mulai musim tanam, sehingga masyarakat petani nantinya akan membutuhkan air.

‚ÄĚSelama ini kita sedang fokus pada proyek pembangunan saluran sekunder. Hal ini tentunya dapat membantu khususnya para petani dalam masalah persediaan air, dan dalam pelaksanaannya pun sesuai juklak dan juknis,” pungkasnya. (SUL/EY – AMR)