Friday, February 20, 2026
Home Blog Page 110

Karang Raharja Peduli Bantuan Air Bersih Salurkan 1.500 Galon Untuk Bencana Kekeringan

0

JIB | KABUPATEN BEKASI, – Pemerintahan Desa karang Raharja Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, yang dipimpin langsung oleh kepala Desa Suhendra AR hari ini mengadakan gotong-royong dalam Kegiatan Peduli Bantuan Air Bersih di wilayah Empat Desa teruntuk di Desa Jatiwagi, Desa Suka Budi, Desa Suka Jaya, Desa Sumber jaya, Dan Bantuan tersebut akan di salurkan pada hari Minggu tanggal 15 Oktober 2023.

Adapun bantuan air bersih untuk bencana kekeringan di empat Desa yang terdampak kekeringan sebanyak 1.500 air galon, ratusan Aqua gelas dan botol.

Kegiatan Karang Raharja Peduli Bantuan Air Bersih untuk dampak kekeringan. Seluruh jajaran Desa karang Raharja, terutama RT/ RW yang ikut membatu di kegiatan hari Minggu sudah siap dan berkumpul di kediaman kepala Desa Karang Raharja untuk bersiap-siap membawa bantuan yang akan di salurkan ke dampak bencana kekeringan, Sabtu (14/10/2023)

Kepala Desa Karang Raharja Suhendra AR mengatakan Alhamdulillah Kegiatan Peduli Batuan Air Bersih ini Sangat membatu masyarakat yang terdampak kekeringan wal bil khusus di empat Desa wilayah kabupaten Bekasi di tahun ini, dan insya Allah Bangtuan ini akan kami distribusikan ke wilayah terdampak kekeringan dengan mengendarai mobil Cooldisel dan selebihnya mobil pribadi.

,

“Dengan Kegiataan seperti ini untuk bantuan Air Bersih, Semoga menjadi semangat lagi terutama untuk staf Desa dan jajaran nya, dan saling membantu untuk yang membutuhkan saualdara-saudara kita yang terdampak kekeringan” ucapnya.

Suhendra juga berharap kepada masyarakatnya untuk bau membahu dan membatu saudara-saudara kita yang sedang kesulitan air bersih akibat kemarau panjang, agar bisa membantu dan memberikan sebagian hartanya agar bisa meringankan beban saudara – saudara kita yang terdampak kekeringan.

“hal ini menjadi momentum kita sebagai umat manusia untuk saling meringankan beban saudara kita, dan bantuan air bersih yang kita salurkan bisa bermanfaat untuk orang banyak khususnya terdampak kekeringan atau kemarau panjang.” Tutupnya. (Sam)

PJ Bupati Arisan Latif Lakukan Inventarisir Data Stunting Hingga Ke Tingkat Kecamatan

0

JIB | Bandung Barat,-Menindaklanjuti hasil Rembuk Stunting tingkat Kabupaten Bandung Barat beberapa hari lalu, Pj. Bupati Bandung Barat, Arsan Latif langsung melakukan inventarisir data stunting hingga ke tingkat kecamatan.

“Saya ingin menginventarisir langsung ke lapangan. Karena stunting merupakan permasalahan serius yang harus cepat ditanggulangi, sehingga tidak dapat hanya mengandalkan data saja, tetapi juga harus terjun langsung ke lapangan,” katanya Rapat Koordinasi Penanggulangan Stunting di Kecamatan Cikalong, Sabtu (14/10).

Inventarisir lapangan tersebut dilakukan semata-mata untuk memastikan berbagai intervensi program dan kebijakan yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) agar lebih tepat sasaran dengan melibatkan Pemerintah Desa, Kabupaten dan Provinsi.

Arsan menuturkan bahwa dirinya ingin mendapatkan solusi yang lebih spesifik dalam menangani permasalahan ini yang dimulai dari pemenuhan kebutuhan perut masyarakat.

“Jika sudah diperoleh data konkret dari seluruh kecamatan, rencananya minggu depan kami sepakat akan segera mengambil langkah-langkah untuk mempercepat penanggulangan stunting di Kabupaten Bandung Barat,” tuturnya.

Selain memperoleh data spesifik terkait stunting ditiap kecamatan, Arsan juga ingin melakukan inventarisir kebutuhan apa saja yang dibutuhkan balita usia 0 – 59 bulan agar terhindar dari resiko stunting sebagaimana dijelaskan pada Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

“Target dan harapan utamanya adalah terwujudnya New Zero Stunting pada Tahun 2024 sebagaimana yang telah ditargetkan Presiden Jokowi, sehingga akan lahir generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas,” harapnya.

Dari kunjungannya ke beberapa kecamatan pada 2 hari terakhir, diperoleh beberapa langkah penting yang diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Bandung Barat.

Diantaranya melakukan kunjungan langsung (Home Visit) kepada balita yang dinilai beresiko stunting, melakukan pendampingan termasuk melakukan sosialisasi lebih lanjut tentang stunting,
Pendampingan ibu hamil yang beresiko melahirkan bayi stunting, memfasilitasi kepemilihan BPJS bagi masyarakat kurang mampu hingga memberikan edukasi dan bimbingan pra nikah bagi para calon pengantin, sehingga dapat meminimalisir resiko stunting.

“Saya meminta seluruh data stunting di “Cut Off” per tgl 20 september 2023 untuk melihat sejauh mana progres kinerja saya dalam melakukan penanggulangan stunting di Kabupaten Bandung Barat. Dan saya akan mengevaluasi dan melaporkannya langsung ke Presiden melalui Mendagri setiap 3 bulan,” tegasnya.
(Wawan Onot)

DSDABMBK Kab Bekasi Diduga Main mata Dengan CV. AGUNG KARYA, DPP GMI Selain Lapor APH Akan Lakukan Audensi

0

JIB | Kabupaten Bekasi, – Pemeritah Kabupaten Bekasi Jawa Barat, gelontorkan APBD melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) untuk pembangunan peningkatan infrastruktur jalan di lingkungan Desa Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi, Jum’at (13/10/23).

Namun, hasil pembangunan peningkatan infrastruktur jalan di lingkungan Desa Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi, yang di kerjakan oleh CV. AGUNG KARYA selaku pihak pelaksana yang menyerap anggaran APBD hingga miliaran diduga terkesan tidak sesuai spesifikasi.

Dikatakan, H. Riden Bahrudin sebagai Ketua Umum DPP GMI, pihaknya akan melaporkan hasil temuannya ke pihak APH, karena DSDABMBK Bekasi dalam melakukan pengawasan diduga ada main mata terhadap CV. AGUNG KARYA selaku pelaksana pembangunan peingkatan jalan.

“Hasil dari pelaksanaan proyek peningkatan jalan nampak retak – retak, akibat mengesampingkan mutu dan kwalitas fisik. Selain itu, untuk volume ketinggian pembangunan jalan, tidak sesuai spesifikasi,” ucapnya.

Ia pun akan mengusut tuntas jika pengawas dan pengguna anggaran masih menerima dan melakukan pembayaran pada pekerjaan proyek pembangunan peningkatan jalan yang diduga tidak sesuai rencana anggaran belanja (RAB) yang dikerjakan oleh pelaksana.

“Kita tidak main – main dalam hal ini, bila telah terjadi adanya konspirasi atau main mata antara pihak kontraktor atau pelaksana dengan instansi terkait maka, kami selain melaporkan ke APH akan melakukan audensi,” cetusnya.

Lanjutnya, dalam hal pelaksanaan proyek- proyek pemerintah dengan tidak tegasnya pihak terkait tidak tertutup kemungkinan terjadi konspirasi jahat antara pengguna anggaran, pengawas internal pemerintah dan pelaksana proyek yang dalam hal ini kontraktor.

“Bila sudah terjadi kerjasama jahat antara pengguna anggaran (oknum pemerintah) dengan pihak kontraktor pelaksana, untuk meminimalisir kebocoran uang negara dalam pengerjaan proyek, peran serta masyarakat akan sangat sulit ikut melakukan pengawasan,” terangnya.

“Sedangkan pengawasan masyarakat ini didukung sebagaimana amanah Undang – Undang Nomor 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik, UU Nomor 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi mengenai keleluasaan bagi masyarakat untuk turut mengawasi pengerjaan proyek negara, dan banyak lagi acuan hukum yang terkait permasalahan ini,” pungkasnya. (Red)

OJK MENGAJAR DI RANGKAIAN MILAD UNISBA KE 65 TAHUN

0

JIB | KABUPATEN BANDUNG,- Kemajuan teknologi membawa dampak yang beragam bagi peradaban manusia, sisi positif dan negatif dari kemunculannya menjadi persoalan baru bagi pemanfaat teknologi tersebut terutama teknologi digital. Salah satu dampak negatif dari kemajuan dan pemanfaatan teknologi digital adalah maraknya penipuan digital yang menyasar anak-anak muda termasuk didalamnya para mahasiswa.

Mengantisipasi masifnya tindak kejahatan ini, maka panitia Milad Unisba yang ke 65 mengadakan acara Seminar Nasional kolaborasi antara UNISBA dengan OJK dalam kegiatan OJK Mengajar. Acara ini bertujuan untuk dapat memberikan informasi dan edukasi terkait finansial ke masyarakat terutama mahasiswa dengan tema “Digital Financial Literacy”.
Acara yang dilaksanakan pada Jumat 13 Oktober 2023 berlangsung secara hybrid sehingga dapat diikuti secara langsung di aula maupun melalu link zoom meeting.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan kuliah umum oleh Hasan Fawzi Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital Dan Asset Kripto. Sedangkan yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. Ferry Darmawan, M.Ds dosen Fikom Unisba, Ronald Yusuf Wijaya Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI), Chrisma Albandjar Wakil Bendahara II Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), moderator Firmansyah, S.Ikom dosen Fikom Unisba.


Dalam sambutannya, Rektor Unisba Prof. Dr. H. Edi Setiadi, SH., MH mengatakan bahwa acara ini penting bagi mahasiswa sebagai generasi Z yang akrab dengan teknologi, dan harus berhati-hati terhadap kejahatan finansial yang disebabkan oleh perkembangan teknologi. Sementara dalam paparannya, Hasan Fawzi menegaskan bahwa dibalik tawaran menggiurkan tentang layanan digital juga memuat resiko yang cukup tinggi. Tips memilih produk layan digital yang baik dengan 2 L , yakni legal yakni memastikan yang menawarkan produk layanan jasa tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan dan usaha yang dijelaskan. Selanjutnya juga harus logis yakni memastikan benefit dari produk yang ditawarkan oleh perusahaan masuk akal atau tidak.

Dihadapan para mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas ini, Fawzi juga membagikan tips ringan agar terhindar dari kejahatan finansial di dunia digital, antara lain jangan membagikan data pribadi, pastikan kartu debit/kredit tidak digesek pada sembarang alat, jangan pernah mengunduh link dari pihak yang tidak dipercaya, hindari internet (wifi) publik terutama apabila membuka data pribadi dan perketat lapisan password, OTP dan sebagainya.


Sejalan dengan paparan tersebut, Ronald Yusuf Wijaya Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) menjelaskan bahwa etika marketplace peer to peer syariah adalah mempertemukan yang punya project dengan yang punya uang sehingga aman, namun masalahnya lembaga keuangan yang ilegal jauh lebih banyak dari yang legal, sehingga muncul banyak kejahatan finansial di dunia digital. Sementara Chrisma Albandjar mengingatkan peserta seminar terutama para mahasiswa bahwa dompet digital adalah dompet transaksi melalui smartphone.

Maka sangat perlu untuk menjaga keamanan fintech (Financial Technology) dengan mengunduh aplikasi yang bisa dipercaya, termasuk berhati-hati dalam memberikan foto dan KTP ke orang lain. Di akhir sesi, dosen Fikom Unisba Ferry Darmawan menegaskan bahwa menjaga keamanan data pribadi perlu dilakukan oleh siapa saja yang terhubung ke dunia digital karena kriminalitas di dunia digital sangat marak saat ini, sejalan dengan meningkatnya pengguna internet saat ini. (Red).

Proyek Normalisasi Saluran Kali Bungin Pantai Bakti Diduga Tak Bertuan Dan Asal Jadi

0

JIB | Kabupaten Bekasi, – Proyek normalisasi yang dikerjakan excavator untuk mengeruk lumpur di saluran kali bungin Dusun 1 Kampung Jogol Desa Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi Jawa Barat, diduga proyek tak bertuan dan asal jadi, dan Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Dan Bina Kontruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi seakan tutup mata, Jum’at (13/10/23).

Dari hasil pantauan (JIB) Jum’at (13/10/23), proyek pekerjaan normalisasi diduga kuat tak bertuan, karena tidak ada plang papan proyek sebagai sarana informasi yang memuat sumber anggaran, volume bangunan dan jumlah hari kerja agar masyarakat dan elemen lainnya dapat ikut mengawasi pada waktu pelaksanaan.

Sesuai amanah Undang – Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 tahun 2008 dan perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai Negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

Dengan adanya tersebut diduga akibat lemahnya pengawasan yang dilakukan Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Dan Bina Kontruksi  (DSDABMBK) Kabupaten  Bekasi, sehingga proyek diduga tak bertuan menjadi sorotan masyarakat sekitar dan berbagai elemen. Selain itu dari hasil pengerjaan nya pun diduga asal jadi, karena tanah lumpur yang diangkat excavator tidak tertata rapih.

Menurut salah seorang warga yang enggan disebut namanya, bahwa proyek pembangunan normalisasi yang di kerjakan excavator untuk mengeruk lumpur hingga diangkat ke pinggiran bahu jalan sudah berjalan lama juga

“Pengerukan lumpur yang sedang berjalan itu di saluran kali bungin di Dusun 1 RT. 003 RW. 002 Kampung Jogol Desa Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi,” pungkasnya. (Red)

DPP GMI : Akan Laporkan Kontraktor Diduga Curang Dan DPUPR Karawang Diminta Buka-Bukaan

0

JIB | Karawang, – Sekretaris Umum DPP Gabungan Masyarakat Indonesia (GMI) menduga proyek peningkatan sarana infrastruktur pembangunan yang bersumber APBD Karawang melalui Dinas PUPR – SDA tahun 2023, diduga pihak pelaksana berlaku curang, dan mengurangi kualitas yang ada, Kamis (12/10/23).

Dikatakan, Asep Saepullah, S.Pd.I, sebagai Sekum DPP GMI, bahwa pihaknya akan melaporkan pihak pelaksana beserta yang berkompeten adanya perilaku nakal dalam melaksanakan pekerjaan proyek pembangunan yang bersumber APBD Karawang. Dan harus kita buka-bukaan Rencana Anggaran Belanja (RAB), karena ini memakai uang Negara khususnya di Kabupaten Karawang salah satunya dinas Terkait.

“Kita akan melaporkan bagi kontraktor dan yang berkompeten yang telah curang dalam melaksanakan pekerjaan ke pihak APH, karena dari prilakunya telah merugikan masyarakat luas,” ucapnya sembari menunjukan berkas.

Dengan adanya tersebut, pihaknya pun telah menduga bahwa pihak terkait telah kong kaling kong, sehingga pihak pelaksana dengan leluasa dalam melaksanakan tugasnya untuk pekerjaan pembangunan bersumber APBD Karawang tidak sesuai spesifikasi.

“Pihak kontraktor atau pelaksana bisa leluasa dalam melaksanakan pekerjaan untuk pembangunan tidak sesuai spesifikasi diduga kuat juga akibat tidak tegasnya pihak pengawas dari dinas terkait, atau adanya kong kaling kong,” terangnya.

Sebelum lanjut melaporkan kepada pihak penegak hukum, pihaknyapun akan melayangkan surat kepada Dinas PUPR Karawang, untuk klarifikasi adanya dugaan kuat pihak pelaksana dan yang berkompeten tidak mengacu SOP yang sudah di tentukan.

“Akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu, karena hal ini sangat penting, dan ini merupakan tupoksi untuk maju keranah selanjutnya, karena dari hasil klarifikasi yang nantinya akan mendapatkan tambahan penguat untuk laporan kepada pihak penegak hukum,” ujarnya.

Lanjutnya, realisasi pembangunan tahap reguler yang bersumber APBD Karawang, diduga dalam pelaksanaannya banyak penyimpangan diperkuat hasil dari tim investigasi untuk kontruksi menggunakan sebagian bahan material tidak berkualitas.

“Berkas kita sudah siapkan yang nantinya akan dibawa ke pihak APH, dalam berkas ini ada keterangan bahwa ada beberapa hasil pekerjaan pembangunan dan lokasi lainnya yang mengandung bahan material tidak berkualitas, dengan perusahan atau CV yang sama dan saya juga menduga ada KKN antara Pemborong dan pihak Dinas” pungkasnya. (Red)

Ormas DPP GMI : Akan Laporkan Kontraktor Diduga Curang Dan DPUPR Diminta Buka Bukaan

0

JIB | Karawang, – Sekretaris Umum DPP Gabungan Masyarakat Indonesia (GMI) menduga proyek peningkatan sarana infrastruktur pembangunan yang bersumber APBD Karawang melalui Dinas PUPR – SDA tahun 2023, diduga pihak pelaksana berlaku curang, dan mengurangi kualitas yang ada, Kamis (12/10/23).

Dikatakan, Asep Saepullah, S.Pd.I, sebagai Sekum DPP GMI, bahwa pihaknya akan melaporkan pihak pelaksana beserta yang berkompeten adanya perilaku nakal dalam melaksanakan pekerjaan proyek pembangunan yang bersumber APBD Karawang. Dan harus kita buka-bukaan Rencana Anggaran Belanja (RAB), karena ini memakai uang Negara khususnya di Kabupaten Karawang salah satunya dinas Terkait.

“Kita akan melaporkan bagi kontraktor dan yang berkompeten yang telah curang dalam melaksanakan pekerjaan ke pihak APH, karena dari prilakunya telah merugikan masyarakat luas,” ucapnya sembari menunjukan berkas.

Dengan adanya tersebut, pihaknya pun telah menduga bahwa pihak terkait telah kong kaling kong, sehingga pihak pelaksana dengan leluasa dalam melaksanakan tugasnya untuk pekerjaan pembangunan bersumber APBD Karawang tidak sesuai spesifikasi.

“Pihak kontraktor atau pelaksana bisa leluasa dalam melaksanakan pekerjaan untuk pembangunan tidak sesuai spesifikasi diduga kuat juga akibat tidak tegasnya pihak pengawas dari dinas terkait, atau adanya kong kaling kong,” terangnya.

Sebelum lanjut melaporkan kepada pihak penegak hukum, pihaknyapun akan melayangkan surat kepada Dinas PUPR Karawang, untuk klarifikasi adanya dugaan kuat pihak pelaksana dan yang berkompeten tidak mengacu SOP yang sudah di tentukan.

“Akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu, karena hal ini sangat penting, dan ini merupakan tupoksi untuk maju keranah selanjutnya, karena dari hasil klarifikasi yang nantinya akan mendapatkan tambahan penguat untuk laporan kepada pihak penegak hukum,” ujarnya.

Lanjutnya, realisasi pembangunan tahap reguler yang bersumber APBD Karawang, diduga dalam pelaksanaannya banyak penyimpangan diperkuat hasil dari tim investigasi untuk kontruksi menggunakan sebagian bahan material tidak berkualitas.

https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?client=ca-pub-4758694907843747&output=html&h=300&adk=2680548271&adf=284071955&pi=t.aa~a.697687507~rp.1&w=360&lmt=1697091963&rafmt=1&to=qs&pwprc=9756034899&format=360×300&url=https%3A%2F%2Fjurnalindonesiabaru.com%2F2023%2F10%2F12%2F25985%2F%3Fpreview%3Dtrue&host=ca-host-pub-2644536267352236&fwr=1&pra=3&rpe=1&resp_fmts=3&sfro=1&wgl=1&fa=40&dt=1697091963808&bpp=8&bdt=2166&idt=8&shv=r20231004&mjsv=m202310040101&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&cookie=ID%3D0c7004ca317e1492-226b4680288000c1%3AT%3D1688814503%3ART%3D1697091732%3AS%3DALNI_MZMXhm1H4_0t3QAIncufJ4-Ug56Qg&gpic=UID%3D00000c1ec6f356ac%3AT%3D1688814503%3ART%3D1697091732%3AS%3DALNI_MavinoDzqsBqamGyjxUbjL3vZl8DQ&prev_fmts=0x0%2C360x300%2C360x300%2C360x300&nras=5&correlator=3137347959478&frm=20&pv=1&ga_vid=550738411.1697091963&ga_sid=1697091963&ga_hid=211490311&ga_fc=0&u_tz=420&u_his=1&u_h=800&u_w=360&u_ah=800&u_aw=360&u_cd=24&u_sd=2&dmc=8&adx=0&ady=3939&biw=360&bih=651&scr_x=0&scr_y=11&eid=44759875%2C44759926%2C31078362%2C31078657%2C42531705%2C44804783%2C44805098&oid=2&pvsid=3518833325623436&tmod=1041674605&uas=3&nvt=1&fc=1920&brdim=0%2C0%2C0%2C0%2C360%2C0%2C360%2C651%2C360%2C651&vis=1&rsz=%7C%7Cs%7C&abl=NS&fu=128&bc=31&ifi=5&uci=a!5&btvi=3&fsb=1&xpc=ZBNiUk9RnD&p=https%3A//jurnalindonesiabaru.com&dtd=77Please enter an Access Token

@2023 – jurnalindonesiabaru.com. All Right Reserved. Designed by db

Jurnal Indonesia Baru

“Berkas kita sudah siapkan yang nantinya akan dibawa ke pihak APH, dalam berkas ini ada keterangan bahwa ada beberapa hasil pekerjaan pembangunan dan lokasi lainnya yang mengandung bahan material tidak berkualitas, dengan perusahan atau CV yang sama dan saya juga menduga ada KKN antara Pemborong dan pihak Dinas” pungkasnya. (Red)SHARE

Ok

Capaian Rapat Minggon Desa Segaran, Utamakan Pelayanan Terhadap Masyarakat

0

JIB | Karawang, – Rapat minggon Desa Segaran Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, adalah merupakan rapat rutin yang selalu diadakan untuk merencanakan dalam melaksanakan dan meng – evaluasi kinerja aparatur pemerintahan desa sesuai tupoksinya masing – masing.

Selain itu, dalam kegiatan rapat minggon desa yang di sampaikan PJS Kepala Desa Segaran, tentang informasi terkini hasil rapat minggon Kecamatan yang harus disampaikan kepada warga masyarakat agar tahu, mengerti dan memahami informasi, Rabu (11/10/23).

Samin Sarifudin, S.E, sebagai PJS Kepala Desa Segaran, dalam sambutannya mengatakan kegiatan rapat minggon desa yang diadakan setiap hari rabu harus dan wajib diikuti oleh seluruh perangkat desa, baik Kasi, Kaur, staf, serta kelembagaan lainnya yang ada di desa.

“Diadakannya rapat minggon ini untuk memberikan pengetahuan serta informasi kepada seluruh perangakat desa, sehingga lebih mengerti dan paham dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai pelayan masyarakat,” terangnya.

Lanjutnya, seluruh perangkat desa hendaklah lebih semangat dan proaktif dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga masyarakat dapat dilayani dengan sebaik – baiknya.

“Kita sebagai pelayanan masyarakat dalam segi pelayanan harus diutamakan untuk masyarakat, baik secara administrasi maupun kerperluan lain yang dibutuhkan,” jelasnya.

Selain itu, ia pun berharap kepada semua masyarakat ikut peran serta untuk menjaga lingkungan desa agar terciptanya aman dan kondusif, dengan dilakukannya dalam kegiatan siskamling atau ronda di malam hari.

“Kepada Kadus dan RT, RW agar kerja sama dalam giat siskamling sebagai antisipasi jangan sampai ada kriminal di lingkungan desa kita, dan mencegah tindak kejahatan, semua ini demi keamanan lingkungan desa kita,” tutupnya.

Kegiatan rapat minggon desa kali ini, dihadiri oleh semua perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Ketua BPD beserta anggota, Ketua LPM juga berserta anggota, Babinsa dan Kamtibmas, dan juga elemen lembaga lainnya yang ada dilingkungan Desa Segaran. (SUL/EY)

PJ Bupati Arsan Latif Hadiri Maulid Nabi Tingkat Kabupaten Bandung Barat

0

JIB | Bandung Barat,-  PJ. Bupati Bandung Barat, Arsan Latif menhadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1445 H/ 2023 M Tingkat Kabupaten Bandung Barat di Masjid Agung Ash Shidiq, Komplek Pusat Perkantoran Pemerintah Labupaten Bandung Barat, Selasa (10/10).

Pada kesempatan tersebut, Arsan berharap seluruh ASN Kabupaten Bandung Barat, khususnya yang beragama islam dapat mencintai dan meneladani Rasululloh SAW sebagai panutan dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-harinya.

“Saya ingin kita semua mendapatkan Syafaat dari beliau dengan menunjukan rasa cinta kita kepadanya dengan meneladani berbagai tuntunannya sebagai penolong kita kelak di akherat,” katanya.

Arsan juga, meminta seluruh ASN untuk senantiasa memakmurkan masjid dimanapun mereka berada dan segera menghentikan segala aktifitasnya 15 menit sebelum adzan berkumandang untuk segera memenuhi masjid-masjid dan menjalankan shalat wajib berjamaah.

“Semoga hal ini bisa berlanjut selamanya, tidak hanya sepanjang kepemimpinan saya saja. Karena Alloh sangat mencintai umatnya yang selalu menautkan hatinya dengan masjid,” ujarnya.

Diluar diguaan, Ia mengaku bangga dengan respon positif para ASN atas harapannya tersebut. Karena sejak beberapa minggu terakhir ternyata begitu banyak ASN yang berbondong-bondong untuk mendirikan shalat berjamaah, terutama yang berada dilingkungan Pemda.

(Wawan Gunawan/onot)

Kapolda Jabar Hadiri dan Melepas Rombongan Kirab Merah Putih

0

JIB | BANDUNG – Kapoda Jawa Barat Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M pimpin Kirab Merah Putih bersama ULAMA, UMARA, TNI-POLRI SE-JAWA BARAT yang berlagsung dari Mapolda Jabar dengan titik akhir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (09/10/2023).

Dalam kirab Merah Putih tersebut dihadiri oleh Kapolda Jabar Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M, Watimpres RI Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali Bin Hasyim Bin Yahya, PJ Gubernur Jabar Bey Machmudin, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Erwin Djatniko, Kajati Jabar Ade Tajudin Sutiawarman, SH.,MH, Kakanwil Kemenag Jabar Drs. H. Ajam Mustazam, M.Si, Kaban Kesbangpo Jabar Dr. Drs. H. R. Iip Hidayat, M. Pd, Ketua PWNU Jabar KH. Juhadi Muhammad SH, serta Forkopimda Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat.

Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M mengatakan bahwa Kirab Merah Putih sendiri digelar bersama lintas elemen mulai dari unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI/ Polri, para pemuda, yang ditujukan untuk membangkitkan rasa kecintaan terhadap bangsa dan tanah air.

“Kirab Merah Putih ini guna menumbuhkan serta meningkatkan rasa kecintaan kepada bangsa dan negara kit tercinta,” Ungkapnya.

Lanjut Kapolda Jabar, “Kirab Merah Putih juga untuk merekatkan kebersamaan berbagai elemen masyarakat yang berkumpul dan mendapat penguatan mengenai kebangsaan,” Tambahnya.

Para rombongan yang mengikuti Kirab Merah Putih sendiri berangkat mulai dari Mapolda Jabar yang dipimpin oleh PJ Gubernur Jabar Bey Machmudin dan Habib Luthfi beserta jajaran Forkopimda Jabar, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur lainnya lakukan konvoi menuju GBLA dengan membawa atribut bernuansa merah putih. Bendera merah putih pun turut dikibarkan di atas kendaraan.

Sesampainya di GBLA, ratusan peserta Apel Kebangsaan kirab Merah Putih yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, telah berkumpul dan menyambut rombongan.

Terlihat rombongan disambut oleh ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat yang diiringi oleh Marching Band serta suara riuh dari masyarakat.

(Tim)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -