JIB | Karawang, – Kepala Desa Sindangsari Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang, membantah tudingan warganya yang menilai dalam pengelolaan dana desa tahap 1 tahun 2023 yang terkesan janggal, Selasa (28/03/23).
Dikatakan, H. Kaning Suryawinatha sebagai Kades Sindangsari, ada kekeliruan informasi yang disampaikan oleh sejumlah warga Desa Sindangsari. Sebab, sejauh ini Pemerintah Desa selalu terbuka kepada masyarakat perihal pengelolaan dana desa.
“Boleh di cek pekerjaan dan peruntukan dana desa, publikasi pun sudah kami lakukan sesuai arahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang,” terangnya.
Menurutnya, dalam pengelolaan dana desa tahap 1 tahun 2023, selalu terbuka dengan mengumumkan kepada masyarakat besaran anggaran pembangunan infrastruktur yang ada di Desa.
“Jumlah anggaran untuk pembangunan jalan setapak (Japak) di Dusun Borontok Barat yang bersumber dari dana desa disampaikan kepada masyarakat melalui papan pengumuman. Tidak ada yang ditutup tutupi,” ujarnya.
Lanjutnya mengatakan, tentang informasi pemberitahuan kepada masyarakat untuk pembangunan jalan setapak dan sebagainya memang penting. Tidak akan terlupakan sebab itu wajib.
“Informasi pemberitahuan papan informasi di lokasi pembangunan itu sudah ada, seluruh item proyek disampaikan melalui papan informasi,” pungkasnya. (Sule/Ey – Amir)
JIB | KABUPATEN BEKASI,- Serah terima jabatan (Sertijab), Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, bertempat di Hotel Sakura Kota Deltamas – Commercial Lot. The Avenue, Jl. Deltamas Boulevard No.5, Sukamahi, Kec. Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530. dari Plt H. Suhup ke Kepala Dinas yang baru yaitu Benny Sugiarto Prawiryo ST. M.SI acara Sertijab tersebut berjalan lancar sesuai dengan harapan.
Plt Dinas CKTR Kabupaten Bekasi H. Suhup mengatakan sebelum saya sangat berterimakasih kepada seluruh jajaran dinas Cipta Karya dan Tata Ruang yang begitu maksimal dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara, demi kelancaran dan kenerjanya biarpun siapapun Kepa dinas kita bekerja sesuai dengan tugas dan pungsinya agar bisa melayani masyarakat dengan baik.
“Semoga dalam Sertijab ini berjalan lancar dan untuk kepala Dinas yang baru agar bekerja sesuai dengan amanah yang di Amanahkan oleh PJ Bupati Bekasi, sukses selalu untuk bapak Benny Sugiarto sebagai kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi” ucapnya.
Hal yang sama di katakan oleh Benny Sugiarto sebagai kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi terimakasih untuk semuanya yang ada di dalam acara serahterima ini semoga kita dalam lindungan Allah SWT, dan tidak lupa kepada bapak Plt Suhup yang sudah hadir dalam acara ini, saya sangat berterima kasih kepada beliau dan PJ Bupati juga yang telah mempercayai kami untuk meminpin kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang ini semoga apa yang saya jalani sesuai amanah pimpinan.
“Semoga dalam menjalankan tugas kami sebagai kepala Dinas bisa berjalan sesuai dengan tupoksinya dan Amanah dalam menjalankan tugas negara apalagi melayani masyarakat kita harus bersama sama dengan jajaran nya demi kemajuan pembangunan Kabupaten Bekasi” Jelasnya .
Dalam hal itu,. Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, berpesan kepada para pejabat pimpinan tinggi pratama yang telah dilantik menjadi kepala dinas definitif tersebut, untuk mamou mengakselerasikan penyerapan anggaran.
“Dengan dilantiknya 16 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama tersebut diharapkan mampu mengakselerasi penyerapan anggaran, percepatan pembangunan dan melahirkan solusi dari program kerja yang sedang dilaksanakan,”ujarnya, Jumat (17/03/2023).
Menurut Dani Ramdan, Penyerapan anggaran harus segera ditingkatkan, khususnya proyek-proyek yang tender, jangan sampai ada keterlambatan.
Perlu di ketahui berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bekasi Nomor KP.03.03/Kep.320-BKPSDM/2023 tanggal 13 Maret 2023, yang mengacu kepada Surat Menteri Dalam Negeri Nomor : 100.2.2.6/1450/SJ tanggal 10 Maret 2023 tentang Persetujuan Pengangkatan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi. (ADV)
JIB | Karawang, – Dalam Penggunaan Dana Desa tahap 1 tahun 2023, Pemerintahan Desa Telukambulu, Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, diperuntukkan peningkatan sarana prasarana infrastruktur pembangunan. Hal ini tentunya telah membuktikan dengan kerja kerasnya Pemdes sehingga dapat terciptanya kebersamaan antara masyarakat dengan Pemerintah Desa, Minggu (26/03/23).
Dikatakan, seorang warga Dusun Karajan 1 Desa Telukambulu berinisial (BN), bahwa Pemerintah Desa Telukambulu dalam merealisasikan Dana Desa tahap 1 tahun 2023, yang digelontorkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa telah dipergunakan untuk membangun jalan lingkungan di Dusun Karajan 1 di beberapa titik.
“Setelah di bangunnya jalan lingkungan dapat menjaga kerukunan antar warga dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Dengan skala prioritas yang dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip yang dapat menjamin pemanfaatan sumber daya secara optimal,” ucapnya.
Menurutnya, jalan lingkungan di Dusun Karajan 1 yang sudah dikerjakan kini mulai dapat dirasakan manfaatnya. Jalan tersebut pun kini sudah bisa dinikmati masyarakat setempat, sehingga bisa memperlancar akses transfortasi warga, karena selama ini menurutnya kondisi jalan-jalan tersebut sudah rusak parah dan memerlukan pembangunan.
“Semua realisasi Dana Desa untuk peningkatan sarana prasarana infrastruktur pembangunan dalam pelaksanaannya secara swakelola dengan melibatkan masyarakat Desa sendiri, sehingga masyarakat pun turut berperan aktif dalam kegiatan pembangunan desa,” terangnya.
Lanjutnya mengatakan, selain membangun jalan lingkungan Dana Desa diperuntukkan Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD), dalam pelaksanaan dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, dengan memberikan honorarium (upah) langsung tunai kepada tenaga kerja yang terlibat.
“Dengan adanya pelaksanaan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) di Desa Telukambulu yang dibiayai Dana Desa 2023 dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Sule/Ey)
JIB | Karawang, – Penggunaan dana desa tahap 1 tahun 2023, yang dikelola Pemerintah Desa Kutaampel Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, dialokasikan untuk peningkatan sarana prasarana infrastruktur pembangunan, dan 1 unit mobil ambulance. Hal tersebut sesuai harapan masyarakat, Minggu (26/03/23).
Dikatakan, Kusnadi yang sapaannya Abew sebagai Kaur Keuangan di Desa Kutaampel, bahwa untuk penggunaan dana desa tahap 1 tahun 2023, Pemerintah Desa Kutaampel, telah diimplementasikan untuk peningkatkan pemberdayaan masyarakat.
“Pemerintahan Desa Kutaampel, dalam penggunaan dana desa selain dapat meningkatkan pembangunan diberbagai sektor juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, dan dapat menciptakan lapangan kerja bagi warga sekitar,” ucapnya.
Sedangkan untuk penggunaan dana desa tahap 1 tahun 2023, menurutnya dipergunakan untuk pembangunan turap di saluran tersier demi memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar, sehingga pembangunan tersebut akan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Harapan saya dapat menjaga kerukunan antar para warga tani, dengan skala prioritas yang dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip yang dapat menjamin pemanfaatan sumber daya secara optimal,” terangnya.
Lebih lanjut mangatakan, dalam melealisasikan dana desa selain pembangunan turap diperuntukkan 1 unit mobil ambulance, karena pemanfaatan ambulance desa itu juga sangat optimal karena masyarakat telah mengetahui keberadaan ambulance desa, sehingga warga tidak kesulitan menggunakan fasilitas yang telah disediakan.
“Ambulance desa itu disediakan untuk mempercepat pelayanan kesehatan masyarakat terkait transportasi warga yang sakit untuk berobat ke puskesmas terdekat maupun ke rumah sakit,” jelasnya. (Sule/Ey)
JIB | Karawang, – Pemerintah Desa Sindangkarya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang, dalam merealisasikan Dana Desa tahap 1 tahun 2023, untuk pembangunan turap di Dusun Babakan Kukun, diduga tidak sesuai spek, Sabtu (26/03/03).
Hasil pantauan Jurnal Indonesia Baru (JIB) Sabtu (26/03/03) nampak jelas hasil pekerjaan pembangunan turap di saluran tersier yang menyerap anggaran Dana Desa tahap 1 tahun 2023, tumpang tindih. Pasangan batu kali nampak tertanam di bangunan lama.
Dengan adanya tersebut terindikasi akibat lemahnya pengawasan dari pihak lembaga pengawasan maupun oleh dinas instansi terkait.
Sementara menurut Sekretaris Desa Sindangkarya, terkait pembangunan turap di desanya yang bersumber dari anggaran Dana Desa di Dusun Babakan Kukun kurang mengetahui mekanismenya.
“Pembangunan turap untuk volumenya dengan secara sepesifikasinya kita kurang tahu,” ujarnya.
Nampak pembangunan turap tidak sesuai spek, seorang warga sekita ygr yang enggan disebut namanya sangat menyesalkan atas hasil realisasi pembangunan yang dibiayai Dana Desa.
“Realisasi Dana Desa tahun 2023, seharusnya pemerintah Desa itu transparan,.dan dalam pelaksanaannya harus sesuai spek,” terangnya. (Sule/Ey)
JIB | CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menyalurkan bantuan benih dari Direktorat Perbenihan, Kementerian Pertanian secara bertahap kepada petani di 14 kecamatan di Kabupaten Bekasi yang terdampak banjir beberapa waktu yang lalu.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Eem Embang Lesmanasari mengungkapkan ada 10.490 Hektare lahan yang terdampak banjir tersebar di 14 Kecamatan di Kabupaten Bekasi dengan bantuan benih sebanyak 262.250 Kg.
“Kita sudah salurkan bantuan benih di Kecamatan Sukakarya total 25.875 Kg benih dengan lahan yang terdampak 1.035 Hektare dan diterima langsung oleh kelompok tani sesuai dengan calon petani dan calon lokasi (CPCL) yang kami miliki. Untuk kecamatan lainnya menyusul bertahap,” ujarnya pada Minggu (26/03/2023).
Disampaikannya untuk mendapat bantuan benih dari pemerintah, petani yang terdampak banjir tanamannya harus masuk kriteria fuso, petani aktif yang terdata dalam sistem elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK) dan divalidasi antara petugas pengendali organisme penganggu tumbuhan (POPT) dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) dimasing-masing wilayah yang terdampak.
“Untuk titik lokasi harus jelas sesuai dengan data pemetaan lahan pertanian berbasis spasial atau Poligon,” tambahnya.
Senada Subkoordinator Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Dodo Hadi Triwardoyo mengungkapkan saat ini untuk bantuan benih dari Kementan tengah berproses sesuai ketersedian benih dari penyediannya.
“Untuk Kecamatan Sukakarya kita kirim pada Kamis (23/03), selanjutnya rencannya pada Senin (27/03) Kecamatan Cabangbungin, untuk Kecamatan Pebayuran masih nunggu konfirmasi dari penyedianya,” ujarnya.
Untuk bantuan pupuk berupa Pupuk Hayati Cair (PHC) yang bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi, Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi telah menyalurkan bantuan PHC sebanyak 54.315 Liter untuk 18 kecamatan di Kabupaten Bekasi.
“Bantuan sudah selesai disalurkan di awal Maret tahun ini sesuai peruntukannya dan sudah direncanakan sebelumnya baik yang terdampak banjir maupun tidak di 18 kecamatan di Kabupaten Bekasi,” imbuhnya.
Sementara itu Ketua Kelompok Tani (Pokta ) Berkah Tani, Desa Sukakarsa, Kecamatan Sukarya, Sumardi mengucapkan terimkasih atas bantuan benih yang telah diberikan Direktorat Perbenihan, Kementerian Pertanian
“Bibit telah sampai kepada kelompok kami dengan jumlah 2.750 Kg dengan kualitas benih sangat bagus. Terimakasih banyak kepada Direktorat Perbenihan,” terangnya. (Sam)
JIB|Karawang,– Warga Ciparage Desa Ciparagejaya Kecamatan Tempuran Kabupaten, digegerkan temuan sesosok mayat tanpa identitas. Mayat tersebut ditemukan oleh seorang warga sekitar pukul 10.00 WIB, di Pantai Ciparage, Jum’at (24/03/03).
Diterangkan Ewen (50), seorang nelayan warga dusun Mangunkarya, RT 12 RW 04 Desa Ciparagejaya, sekir pukul 08.00 WIB, dirinya hendak berangkat kerja melihat sosok mayat sudah dalam keadaan mengering di pinggir pantai.
“Kurang lebih 300 meter dari muara terlihat sosok mayat sudah dalam keadan mengering, mulut dalam keadaan terbuka, isi perut sudah bolong dan posisi mayat dalam keadaan terlentang,” terang Ewen.
Lanjutnya mengatakan, setelah itu dirinya pulang kembali dan memberitahukan tentang penemuan mayat tersebut ke aparat desa setempat dan menemui Darpi, selaku RT dan kemudian melaporkan ke Kepala Desa Ciparagejaya.
“Setelah menerima laporan tersebut, Rio selaku Kasi Trantib, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tempuran,” ujarnya.
Anggota piket gabungan Polsek Tempuran, Aiptu Asep Juparsa dan Aiptu Wawan Kanit Reskrim, setelah menerima laporan langsung mendatangi dan melihat kebenaran kejadian tersebut ke lokasi.
“Sementara dilokasi kejadian perkara dari beberapa keterangan warga setempat tidak ada yang mengenali atau mengetahui asal usul korban tersebut yang tidak mempunyai identitas, serta sebagian organ tubuhnya sudah rusak”, terang Aiptu Juparsa, Anggota Polsek Tempuran.
Kondisi fisik mayat sudah susah dikenali. Hampir sekujur tubuh mayat itu mengering dan kulit serta organ tubuh sudah rusak. Diperkirakan mayat itu sudah berhari-hari terdampar di pinggir pantai. (Sule/Ey)
JIB | CIKARANG SELATAN – Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan penghargaan kepada atlet dan pelatih berprestasi yang telah berhasil meraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porpov) XIV Jawa Barat, Peparda VI dan Asean Para Games XI yang dihelat tahun 2022 lalu.
Penyerahan bonus atlet dan pelatih berprestasi dilaksanakan di Hotel Sahid Jaya, Lippo Cikarang, pada Selasa (21/3/2023).
Kegiatan pemberian penghargaan kepada atlet dan pelatih yang berprestasi, dihadiri Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan secara virtual dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi.
Acara tersebut juga dihadiri Kadispora Kabupaten Bekasi Iman Nugraha, Ketua KONI Kabupaten Reza Lutfi Hasan dan Ketua NPCI Kabupaten Bekasi Kardi Leo.
Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati Dani Ramdan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada para atlet, official, serta pelatih yang telah berjuang keras mendulang medali untuk Kabupaten Bekasi.
Apalagi kontingen Kabupaten Bekasi pada event olahraga tersebut sukses menyandingkan dua trofi bergengsi, sebagai Juara Umum Porprov XIV dan Peparda VI Jawa Barat tahun 2022.
“Terima kasih kepada seluruh kontingen. Perjuangan yang luar biasa, yang telah mengharumkan nama Kabupaten Bekasi, dimana untuk pertama kalinya Kabupaten Bekasi membuat sejarah, mengawinkan gelar juara tersebut,” ungkapnya.
Dani berharap, dengan adanya bonus tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi atlet maupun pelatih untuk terus berbuat dalam memajukan olahraga di Kabupaten Bekasi.
“Mudah-mudahan bonusnya bisa dimanfaatkan dengan baik. Teruslah berlatih sehingga kembali mampu mengharumkan nama Kabupaten Bekasi, jangan pernah puas dengan hasil yang diraih hari ini, teruslah berjuang, dan tetap semangat sebagaimana tagline Kabupaten Bekasi yang makin berani juara,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi, menyampaikan terimakasih kepada para atlet, pelatih dan official atas segala perjuangannya yang telah mengharumkan nama Kabupaten Bekasi.
“Suatu kebanggaan bagi kami, memiliki atlet dan pelatih yang senantiasa berdedikasi dan bekerja keras untuk mengharumkan nama Kabupaten Bekasi di kancah regional, nasional, maupun internasional,” ungkapnya.
Dedy juga mengatakan, penghargaan yang diberikan ini merupakan bentuk dukungan dan apresiasi Pemerintah daerah, terhadap para atlet dan pelatih, yang sudah berjuang.
“Semoga penghargaan ini dapat terus memberikan semangat, dan menjadi motivasi bagi kita semua untuk selalu mengembangkan kemampuan dan prestasi, bukan hanya bagi Kabupaten Bekasi, namun juga bagi diri sendiri dan keluarga masing-masing,” ujarnya.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha mengatakan, Pemkab Bekasi memberikan bonus kepada para atlet peraih medali, masing-masing Rp 100 juta untuk medali emas, Rp 50 juta untuk perak dan Rp 35 juta untuk medali perunggu.
“Untuk Porprov Jabar total bonus sebesar Rp 46.960.000.000,- untuk perolehan medali 189 emas, 139 perak dan 123 perunggu,” kata Iman.
Kemudian total bonus peraih medali pada Peparda VI Jabar sebesar Rp 41.555.000.000,- untuk 220 medali emas, 136 perak dan 87 perunggu.
“Untuk peraih medali Asean Para Games sebesar Rp 440 juta, untuk 2 emas, 2 perak dan 4 perunggu,” terangnya. (ADV)
JIB | CIKARANG UTARA – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi secara resmi diserahterimakan dari Plt Kepala Dinas Rahmat Atong kepada Kepala Dinas Definitif, Syafri Donny Sirait, di Hotel Swiss-Belinn, Kota Jababeka Cikarang, pada Selasa (21/03/23).
“Saya ucapkan selamat datang dan selamat bekerja buat Pak Donny Sirait di Dinas Lingkungan Hidup, semoga di bawah kepemimpinan beliau sekarang ini bisa membawa kemajuan DLH Kabupaten Bekasi,” kata Rahmat Atong.
Menurut Atong, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi masih punya banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Dia berharap kepala dinas yang baru, Syafri Donny Sirait sudah punya strategi dan program unggulan, sehingga bisa menyelesaikan setiap persoalan yang ada di DLH secara maksimal.
“Saya yakin beliau mampu untuk melakukan hal itu demi kemajuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi,” tandasnya.
Atong menyampaikan, masalah utama yang harus diselesaikan adalah tentang persampahan dan tata lingkungan di Kabupaten Bekasi. Dirinya berharap, apa yang sudah dikerjakan sebelumnya bisa dilanjutkan dan dituntaskan oleh Kadis baru dengan baik.
Di lokasi yang sama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait mengatakan, dirinya akan fokus memberikan perhatian utama pada persoalan sampah dan pencemaran sungai yang harus cepat diselesaikan.
“Ya, sesuai arahan Pj Bupati Bekasi, ada beberapa poin penting untuk segera bisa menyelesaikan terkait sampah dan juga terhadap pelayanan pengangkutan sampah yang masih belum maksimal, kami berharap semuanya bisa terlayani dengan baik,” ucapnya.
Selama ini, lanjut Donny, selain persoalan areal TPA Burangkeng yang sudah over kapasitas, juga menunggu realisasi penambahan luas TPA.
“Hal itu masih diperlukan dalam jangka pendek, namun untuk jangka panjang tidak mungkin kita terus menerapkan sistem open dumping tersebut, harus segera ada alih teknologi, sehingga tidak ada lagi perluasan lahan di kemudian hari,” imbuhnya
Donny Sirait menambahkan, di jaman yang sudah maju saat ini, sudah waktunya ada alih teknologi untuk mencapai program jangka menengah dalam lima tahun ke depan, yang dari sekarang harus disiapkan konsepnya.
Selain itu, Donny menyebutkan, untuk menekan pencemaran sungai, harus ada regulasi yang mengatur, bukan hanya untuk industri, tapi juga untuk limbah rumah tangga.
“Pencemaran sungai saat ini dipengaruhi oleh limbah rumah tangga, karena Kabupaten Bekasi dengan jumlah penduduk 3,8 juta jiwa hal itu berpengaruh terhadap lingkungan dan pencemaran sungai,” terangnya.
Dalam proses regulasi, kata dia, ada kewenangan DLH dan OPD lain yang harus dikoordinasikan.
“Misalnya perlu untuk meningkatkan pengawasan terhadap industri rumahan, termasuk lokasi bangunan, yang pengawasannya menjadi kewenangan Satpol PP,” tandasnya. (ADV)
JIB | KABUPATEN BEKASI,- Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat sebanyak 9.417 temuan isu hoaks dalam periode Agustus 2018 hingga 16 Februai 2023. Hoaks yang telah meresahkan dan berdampak negatif bagi mereka yang mempercayainya tampak terus bermunculan. Berangkat dari situasi ini, Fikom Unisba melakukan salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi dengan melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat atau PKM bersama Komunitas Pengajian Aisyiyah Kota Bandung selama 2 hari secara online dan offline, pada sabtu dan minggu, 18-19 Maret 2023. Kegiatan yang diketuai oleh Dr. Rini Rinawati, Dra., M.Si ini adalah tentang Literasi Digital Melalui Pemberdayaan Perempuan : Sebuah Solusi Untuk Menumbuhkan Kesadaran Menangkal Hoaks. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Bandung, Dra. Eti Sri Mulyati, M.Pd. dan wakil ketua Dra. Tuti Kusmiati.
Dekan Fikom Unisba, Prof. Dr. Atie Rachmiatie, M.Si membuka kegiatan PKM ini secara resmi dan dalam sambutannya menyatakan perlu kegiatan ini dilaksanakan sebagai ikhtiar memberi pembekalan soal literasi terutama untuk kaum perempuan ditengah ‘tsunami’ informasi yang menyesatkan, sehingga kaum perempuan terutama yang tergabung dalam komunitas pengajian Aisyiyah akan siaga dan selalu waspada dengan berita-berita palsu.
PKM hari pertama diadakan secara virtual melalui zoom meeting dengan pemaparan materi dan diskusi bersama dosen Fikom Unisba, diantaranya Dr. Ferry Darmawan, S.Sos., M.Ds, yang memaparkan mengenai pengetahuan tentang hoaks. Dalam penjelasannya, disampaikan bahwa hoaks sering kali memiliki konten sensasional atau mengejutkan dan menggunakan bahasa yang emosional untuk memanipulasi pembaca agar mempercayai informasi yang tidak benar, kemudian dijelaskan juga mengenai cara mengidentifikasi hoaks itu sendiri, yaitu dengan memeriksa fakta informasi dengan menggunakan sumber yang kredibel, bersikap skeptis terhadap bahasa yang sensasional atau emosional, dan memverifikasi identitas sumbernya.
Sementara Tia Muthiah Umar, S.Sos., M.Si memberikan materi mengenai etika komunikasi di media sosial, dimana menurut dosen Fikom Unisba ini, etika komunikasi akan sangat mempengaruhi komunikasi, karena secara fakta, kehadiran moral yang baik dalam setiap bentuk komunikasi manusia akan menjadi modal yang kuat bagi terselenggaranya komunikasi yang memuaskan, untuk itu dalam bermedia sosial, komunikasi harus senantiasa berlandaskan pada akhlaqul karimah sesuai tuntunan quran dan hadist.
Pembicara yang lainnya adalah Dr. Dedeh Fardiah, Dra., M.Si yang mengajak peserta untuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dengan cakap dan bijak. Selain itu juga dipaparkan tentang literasi digital terkait dengan proteksi, diantaranya perlindungan data pribadi, keamanan daring dan privasi individu. Di sesi ini, kebebasan berekspresi, kekayaan intelektual dan aktivisme sosial juga disampaikan, sekaligus juga dibahas soal pemberdayaan jurnalisme warga, kewirausahaan dan etika informasi.
Selain ketiga nara sumber di atas, hadir juga dosen Fakultas Dakwah Unisba, Dr. Nia Kurniati, Dra., M.Si dengan materi Islam dan hoaks. Dijelaskan bahwa Islam menaruh perhatian besar terhadap akurasi berita dan menyatakan perang terhadap berita bohong atau hoaks. Manusia yang suka berbohong dikategorikan sebagai orang yang munafik, untuk itu pendekatan agama menjadi instrumen penting dalam bermedia untuk menghindari keterpurukan, dan untuk memandu kehidupan manusia.
PKM hari kedua diselenggarakan secara offline di Aula TK. Aisyiyah Antapani Bandung. Keterampilan literasi menjadi materi yang disampaikan Dadi Ahmadi, S.Sos., M.Ikom sekaligus berdiskusi dan berinteraksi langsung dengan peserta yang hadir. Peserta diharapkan mampu menyeleksi jenis dan isi media yang dikonsumsi sesuai dengan usia dan kebutuhannya, dapat mengatur kapan waktu mengonsumsi media dan membatasi jumlah jamnya, termasuk memahami dan mengapresiasi isi pesan serta, dapat mengambil manfaat dari isi media yang dikonsumsi tersebut. Selain itu, diadakan juga pelatihan sederhana dan beberapa permainan literasi yang dipandu oleh MC Aldin Aldama, S.Sos., M.Si dengan beragam hadiah menarik sebagai hiburan di akhir rangkaian PKM. Kegiatan yang mendapatkan respon baik dan sambutan peserta dengan antusias tinggi ini berharap berkelanjutan karena manfaatnya banyak dan menjadikan Aisyiyah sebagai agen of change yang istiqomah. (Red)