Friday, May 8, 2026
Home Blog Page 143

“Mengukur Sport Development Index Kontribusi Olahraga Bagi Pembangunan Kabupaten Bekasi” Ini Kata Yudi Candra Permana

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi mulai  mengembangkan pengukuran Indeks Pembangunan Olahraga atau Sport Development Index (SDI). Diharapkan dengan ini dapat memberikan data dan informasi tentang kontribusi olahraga bagi pembangunan Kabupaten Bekasi.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Disbudpora Kabupaten Bekasi Yudi Candra Permana menjelaskan, pengambilan dan penginputan data SDI akan dilakukan melalui survey pendataan SDI tahun 2023. Pengambilan dan penginputan data itu akan dilaksanakan di 23 Kecamatan dengan sampling 47 desa atau kelurahan se-Kabupaten Bekasi.

“Keberhasilan olahraga dalam masyarakat dapat dilihat dari sport development index (SDI) yang terdiri dari beberapa indikator sebagai dasar maju mundurnya masyarakat berolahraga.

Kita, untuk kabupaten Bekasi merupakan daerah pertama se-Jawa Barat yang melaksanakan program ini,” jelas Yudi Candra Permana usai Bimbingan Teknis (Bimtek) Sport Development Index dan survey pendataan 23 Kecamatan se-Kabupaten Bekasi di Hotel Batiqa, Cikarang Selatan pada Rabu (22/02).

Para peserta Bimtek mendapatkan materi dan arahan mengenai pentingnya SDI dari Deputi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

LSetelah itu akan dilanjutkan dengan pelaksanaan dan realisasi kebijakan pembangunan olahraga SDI dan intervensi program sistem informasi SDI (SISDI).

Lebih lanjut, dilanjutkan dengan survey pendataan SDI tahun 2023 pada 23 Kecamatan dengan sampling Desa/kelurahan sebanyak 47 Desa/kelurahan se- Kabupaten Bekasi, Dengan responden sebanyak 30 responden per Desa atau Kelurahan dengan total responden 1470 responden se Kabupaten- Bekasi.

“Dengan tim peserta bimtek menjadi tim pencacah survei sebanyak 84 orang terdiri dari 69 tim pencacah,  6 orang sebagai tim aplikasi SISDI dan 10 orang sebagai koordinator tim. Selanjutnya mereka bisa mencatat peningkatkan kualitas manusia yang memiliki tingkat kesehatan dan kebugaran yang baik melalui kegiatan yang terprogram dan berkesinambungan di masyarakat,” paparnya.

Adapun indikator penunjang SDI meliputi ruang terbuka, Sumber Daya Manusia, partisipasi dan kebugaran jasmani. Jika semua itu terpenuhi maka akan menjadi indikator keberhasilan pembinaan olahraga.

“Sehingga, SDI memberikan penilaian yang efektif bagi perkembangan olahraga dengan menawarkan tolak ukur keberhasilan olahraga. Ke empat poin itu, menjadi indikator keberhasilan olahraga,” katanya.

Untuk tata cara pengambilan dan penginputan data SDI untuk Disbudpora yakni dengan memaksimalkan penggiat olahraga seperti Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI), Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) dan Ikatan Guru Olahraga (IGORA).(Sep)

Ingat Tanggal 5 Maret, Gelar Gebyar Senam Akbar KORMI

0

JIB | CIKARANG PUSAT,- Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bekasi kembali akan menggelar Gebyar Olahraga Senam secara Akbar tingkat Kabupaten Bekasi.

Gebyar senam akbar ini melibatkan 150 intruktur senam dan akan diikuti oleh seluruh peserta dari Induk Olahraga (Inorga) yang tergabung dalam KORMI dengan target 10 ribu peserta akan ikut menyemarakan kegiatan senam tersebut yang akan dilaksanakan di Lapangan Ecopark Jababeka pada hari Minggu 5 Maret 2023.

“Gebyar senam akbar nanti akan melibatkan sepuluh ribu peserta dengan penampilan empat jenis senam diantaranya senam jantung sehat, senam dansa,senam aerobik, dan senam zumba,”ucap Ketua Harian KORMI Kabupaten Bekasi, Budiarta kepada bekasikab.go.id Rabu (22/02/ 2023).

Kegiatan ini sambung Budiarta disamping untuk sosialisasi keberadaan KORMI kepada masyarakat luas sebagai induk organisasi resmi pemerintah yang ada di Kabupaten Bekasi, juga sekaligus mengajak masyarakat agar terus hidup sehat dengan berolahraga senam ini.

“Selain kita mengundang Kepala Daerah beserta Forkopinda, insallah juga di hadiri oleh Kepala Dinas Disbudpora Kabupaten Bekasi dan Ketua Umum Kormi Kabupaten Bekasi dan Ketua Umum Kormi Jawa Barat.Selain itu kita juga menghadirkan bintang tamu Vicky Burki ,Rijal Gibran artis ibu kota dan juga banyak kejutan doorprice untuk peserta,”ungkapnya

Dalam perjalanannya KORMI sendiri di pusat sudah ada lebih dari 80 Inorga yang tergabung, tingkat Provinsi Jawa Barat sudah ada lebih 70 Inorga, dan kabupaten Bekasi sendiri baru ada 25 Inorga yang sudah tergabung. (Red)

Camat Tambelang Firzawati : Memaksimalkan Potensi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

0

JIB | TAMBELANG, – Camat Tambelang, Firzawati mengatakan, pihaknya akan mengupayakan agar wilayahnya menjadi pusat agro bisnis dan kuliner di Kabupaten Bekasi.

Hal tersebut disampaikan pada acara Musrenbang tingkat Kecamatan Tambelang yang dihadiri langsung oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Entah Ismanto, pada Selasa (21/02/2023).

“Iya kita menginginkan hadirnya ikon Kecamatan Tambelang, karena Kecamatan Tambelang ini sudah cukup terkenal melalui Wisata Danau Tambelang dan juga aneka kuliner khas Tambelang yang bahkan sudah tenar dengan sendirinya, bukan hanya se-Jabodetabek melainkan hingga keluar Jawa,” kata Firzawati

Firzawati menyampaikan, dalam memanfaatkan potensi wisata dan kuliner yang ada di wilayah Kecamatan Tambelang, dirinya menginginkan dibangunnya Taman Kreativitas sebagai wadah bagi anak-anak muda di wilayahnya, dalam menuangkan kreativitas dan ekspresinya ke arah yang lebih positif.

“Salah satu upaya untuk memaksimalkan potensi yang berbasis pemberdayaan masyarakat adalah, kami menginginkan dibangunnya Taman Kreativitas agar remaja dan anak-anak muda kita tidak perlu mengekspresikan kreativitasnya jauh-jauh ke daerah lain, cukup di wilayah sendiri. Seperti bermusik, teater dan lain-lain,” katanya.

Dirinya menyebutkan, selain usulan kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Tambelang juga mendorong perbaikan dan peningkatan infrastruktur yang diusulkan dari desa-desa di wilayahnya yang masuk dalam usulan kegiatan dengan skala prioritas.

Selain infrastruktur, dia juga menyebutkan bahwa Kecamatan Tambelang masih menjadi lumbung padi bagi Kabupaten Bekasi. Demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di sektor pertanian, beberapa desa mengusulkan bantuan bibit unggul di tahun depan.

“Untuk mendukung peningkatan pertanian, beberapa desa mengusulkan agar diberikan bibit unggul untuk para petani di wilayah kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bekasi yang telah merealisasikan pembangunan atau rehabilitasi total Kantor Kecamatan Tambelang di tahun ini.

“Alhamdulillah, dalam mengoptimalisasi pelayanan publik agar semakin lebih baik lagi, Kantor Kecamatan Tambelang tahun ini akan dilakukan rehabilitas secara total. Semoga dengan dilakukannya pembangunan kantor kecamatan, masyarakat semakin nyaman dalam mengurus keperluannya ke Kantor Kecamatan Tambelang,” ujarnya. (Red)

Ini Bacaleg DPRD Jawa Barat, Dari Gerindra Enerjik dan Bersahaja

0

JIB | Kabupaten Bekasi, – Partai Gerindra memperkenalkan salah satu srikandi enerjik dan bersahaja Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) andalannya di Pemilu 2024 mendatang bernama Hj. Yanah Nursholikhah SE asli putri Bekasi yang akan ikut di kancah Pesta demokrasi nanti, Bacaleg DPRD Jawa Barat dapil 9 yaitu wilayah Kabupaten Bekasi.

Adalah Hj. Yanah Nursholikhah SE, Srikandi Suple nan enerjik, bersahaja yang akan maju untuk DPRD Jawa Barat,. Daerah Pemilihan (Dapil) X yang meliputi Kabupaten Bekasi.

Hj. Yanah Nursholikhah SE, adalah seorang ibu rumah tangga yang akrab sapa yanah ini, sehari hari nya selain mengurus rumah tangga dia juga selalu ikut kegiatan sosial, keagamaan, dan lain lain.

Dia (Yanah), tekad mencalonkan legislatif DPRD Jawa Barat karena dorongan dari suami, keluarga dan masyarakat maupun Partai Gerinda itu sendiri, Yanah sebagai Srikandi juga di kalangan partai Gerindra Kabupaten Bekasi sangat baik, ramah dan selalu memberikan edukasi-edukasi di kalangan Srikandi maupun di partai Gerindra juga.

Ini pengalaman pertama Hj. Yanah Nursholikhah SE mencalonkan diri Sebagai Bacaleg DPRD Jawa Barat dari Partai Gerindra, hanya satu Minta Doa dan dukunganya dan salam sama keluarga di rumah (Red)

TINDAK KEKERASAN DAN DUGAAN PEMALSUAN GIRIK SATU TAHUN BELUM ADA TINDAK LANJUT POLRES METRO BEKASI

0

JIB | BEKASI KOTA,- Berdasarkan surat permohonan No.005/JS-R/II/2023 untuk memfasilitasi dilakukan konprensi pers dengan para ahli waris didampingi kuasa hukumnya yang disampaikan ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi atas materi yang disampaikan bahwa adanya Laporan Masyarakat yang tidak ditindak lanjuti oleh Polres Metro Bekasi sampai berita ini dinaikkan.

Membuat Ketua PWI.Bekasi Melody Sinaga usai konprensi pers di Gedung Biru PWI.Bekasi (6/2) angkat bicara dan mempertanyakan Institusi Kepolisian Metro Bekasi yang bermottokan PRESISI.
“Zaman now masa masih ada laporan dari masyarakat sampai satu tahun tidak ada tindak lanjut atau tidak ada tindakan yang dilakukan oleh Polres Metro Bekasi,ada apa ?” Ujar Melody Sinaga.

Dan berjanji waktu dekat ini bermaksud akan menanyakan hal tersebut kepada Polres Metro Bekasi,lanjut Melody.

Di Uraikan pada surat permohonan, berawal dari pemasangan Barier (25/1/22) yang dilakukan oleh fihak security Lippo Cikarang secara sepihak diatas tanah waris Onan bin Tompel di Kampung Kandang Gereng Rt.01 Rw.06 Desa Jayamukti Kec.Cikarang Pusat Kab.Bekasi.
Dan atas hal tersebut Hendarso cucu dari ahli waris mengalami tindak kekerasan fisik dari fihak security melakukan pengeroyokan berakibat Hendarso terluka.

Dan Hendarso (cucu) ahli waris telah melaporkan peristiwa pengeroyokan tersebut kepada Polsek Cikarang Pusat LP /305/03-CK/I/K/2022/Restro Bks tgl.25 Januari 2022.
Ironisnya,sampai berita ini diturunkan Kepolisian Kabupaten Bekasi Tidak Memproses Laporan tersebut.

Selanjutnya Onan bin Tompel telah melaporkan Maar bin Ano,Sarta bin Ano dan Mantan Kepala Desa Jayamukti Cikarang Pusat Martin Harjawinata dengan tuduhan dugaan pemalsuan salinan girik tanah yang terbit (muncul) diatas tanah warisan orang tuanya terletak di Kampung Kandang Gereng Rt.01 Rw.06 Desa Jayamukti Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi Ke Polda Metro Jaya LP/B/846/II/2022/POLDA METROJAYA,yang dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi.
Ironisnya lagi,tetap saja hal tersebut belum ditindak lanjuti Polres Metro Bekasi.

Kedua laporan itu,sejak dilaporkan kepada Polres Metro Bekasi sampai berita ini diturunkan,belum diketahui adanya tindakan yang dilakukan.
Sehingga mempertanyakan Insitusi Kepolisian Polres Metro Bekasi diduga punya ketakutan menindaklanjuti laporan yang disampaikan ahli waris karena menyangkut Lippo Cikarang dan ada dugaan kong kalikong.(Red)

Disbudpora Targetkan Peningkatan Kualitas Organisasi Keolahragaan Tahun 2023

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi melalui bidang Pembudayaan Olahraga (Pembor) menargetkan peningkatan kualitas organisasi keolahragaan dengan menggelar Workshop Manajemen Olahraga tahun 2023 di Hotel Ibis Cikarang, pada Kamis (16/02/2023).

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Disbudpora Kabupaten Bekasi, Yudi Candra Permana mengatakan, pihaknya sudah berkomitmen untuk meningkatkan sumber daya manusia serta tata kelola pada organisasi keolahragaan yang ada di Kabupaten Bekasi

Organisasi keolahragaan itu diantaranya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI), Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI), Ikatan Guru Olahraga (IGORA) dan Sekolah Sepak Bola (SSB) pada Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab) PSSI Bekasi.  

“Mengingat kebutuhan jumlah tenaga keolahragaan semakin meningkat. Selain Koni dan NPCI yang sudah eksis terlebih dahulu. Maka dalam memantapkan pelaksanaan ini, kita mematangkan kembali di tingkat organisasi keolahragaan lainnya, yang sangat perlu penekanan terhadap peningkatan manajemen organisasi olahraga,” ujarnya.

Adapun materi dan konsep yang menjadi pembahasan pada workshop ini yakni berkenaan dengan organisasi keolahragaan secara profesional, atau dikenal dengan konsep Grand Design Besar Olahraga Nasional.

“Sehingga kedepannya, manajemen olahraga di Kabupaten Bekasi bisa lebih matang dengan peningkatan dan pemakaian aplikasi konsep tersebut,” katanya.

Dari konsep tersebut, kata dia, setiap badan organisasi olahraga pada penerapan manajemennya bisa mengedepankan Sport Tourism, yang saat ini menjadi tren baru, atau mengkolaborasikan olahraga dengan wisata. 

Kemudian Sport Science atau bagaimana melakukan pembinaan olahraga dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi serta Sport Industry, kegiatan bisnis bidang olahraga dalam bentuk produk barang atau jasa. 

“Aplikasinya, seperti bagaimana menyusun kejuaraan atau event, menyusun agenda tahunan hingga manajemen olahraga. Sehingga pembinaan yang dilakukan itu, efektif dan efisien menuju pada peningkatan prestasi pada atlet binaan,” jelasnya.

Melalui Konsep tersebut, Yudi menambahkan, program yang akan diterapkan di tahun 2023 akan lebih matang. Khususnya dalam memantapkan manajemen organisasi, untuk selanjutnya, dikembangkan hingga tingkat pelatih dan official.

“Ini baru tahap awal, nanti kita turun lagi pada pemantapan pelatih kemudian atlet, juga penggiat olahraga lainnya yang ada di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Bina Prestasi (Binpres) NPCI Kabupaten Bekasi, Rudi Hartono mengatakan, kegiatan dalam pengembangan manajemen organisasi menjadi bagian penting dalam kemajuan olahraga. 

“Manajemen organisasi, akan menentukan kemajuan olahraga, baik secara event, maupun dalam pemaksimalan pembinaan atlet di Kabupaten Bekasi,” tandasnya. (Sep)

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis Bentuk 40 Destana

0

JIB | Cikarang Pusat – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, menggelar sosialisasi pembentukan 40 Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana (Destana) baru, yang digelar di Aula Gedung BPBD Cikarang Pusat, pada Senin (14/02/2023).

Kegiatan yang diikuti oleh 80 peserta dari 40 Destana itu, menghadirkan pembicara Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pangarso Suryotomo.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis mengatakan, dengan penambahan 40 Destana baru tersebut, tercatat saat ini ada 90 desa dan kelurahan tangguh bencana di wilayah Kabupaten Bekasi.

Muchlis menyebutkan, 40 Destana yang baru dibentuk, berada di Kecamatan Cikarang Barat, Cikarang Selatan, Cikarang Timur, Cikarang Utara, Sukatani, Tambun Selatan, Setu, Karangbahagia, Babelan, dan Kecamatan Serang Baru.

Dari 40 Destana yang terbentuk ini, kita akan ada kegiatan di desa masing-masing, dari masing-masing bidang, terutama bidang kesiapsiagaan untuk melaksanakan simulasi-simulasi, sesuai dengan situasi yang ada di masing-masing desa, terangnya.

Muchlis menargetkan, pada tahun 2023 ini, BPBD akan mendorong dibentuknya Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) di tiap desa di wilayah Kabupaten Bekasi.

Untuk FPRB Kecamatan, tahun lalu sudah kita bentuk, Insya Allah di tahun ini FPRB di tingkat desa juga kita akan bentuk, jelasnya.

Sementara itu Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Pangarso Suryotomo menjelaskan, dengan sosialisasi ini masyarakat diharapkan mengetahui risiko bencana, menyusun rencana kontijensi, membuat peta partisipasi warga agar memahami saat melakukan evakuasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

Selain itu, Desa dan Kelurahan akan mengetahui ukuran ketangguhan dalam menghadapi bencana.

Setiap desa nanti kita akan beri kesempatan untuk bisa menilai dirinya sendiri, dari sisi ketangguhannya sudah sampai mana, karena program-program yang dilakukan desa cukup banyak, jadi kita ukur, terangnya kepada awak media berabonews.com

Ukuran desa dan kelurahan Tangguh Bencana menurutnya bisa dilihat dari sisi pelayanan dasar, seperti jalan, sarana kesehatan, sarana pendidikan. Itu juga bagian dari membangun desa Tangguh, katanya.

Pangarso menyampaikan juga pentingnya peran media dalam hal memberitakan kondisi bencana, sehingga dapat memunculkan kesadaran mengenai kesiapsiagaan bencana di kalangan masyarakat.

Kami juga selalu minta teman-teman media selalu menginformasikan situasi-situasi bencana, dengan memberikan pembelajaran kepada masyarakat, bahwa kita harus siap siaga menghadapi bencana, karena kita tidak tahu kapan bencana itu datang, pungkasnya. (ADV)

Bappeda Kabupaten Bekasi Entah Ismanto, Hadiri Acara Musrenbang Cikarang Utara

0

JIB | Cikarang Utara – Kecamatan Cikarang Utara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan tahun 2023. Dalam Musrenbang tersebut terdapat sebanyak 186 usulan dari 11 desa di wilayah Cikarang Utara.

Camat Cikarang Utara, Enop Can mengatakan, pada Musrenbang untuk perencanaan pembangunan tahun 2024 tersebut, pihaknya mengusulkan program skala prioritas diantaranya pembangunan infrastruktur, normalisasi sungai serta pembangunan Unit Sekolah Baru (USB).

Kami mengusulkan kembali program pembangun tersebut, mengingat pada Musrenbang tahun 2022 lalu, untuk program kerja pembangunan tahun 2023 ini terdapat beberapa usulan yang belum terealisasikan. Sehingga kami mengupayakan agar dari 186 usulan tersebut bisa menjadi program pembangunan di tahun 2024 mendatang, katanya.

Selain itu pihaknya mengusulkan perbaikan Gedung Serbaguna yang berada di belakang kantor Kecamatan Cikarang Utara yang kondisi bangunannya perlu perbaikan.

Gedung itu sangat bermanfaat bagi masyarakat Cikarang Utara karena bisa dijadikan gedung serbaguna seperti kegiatan di lingkungan pemerintah kecamatan, kegiatan sosial dan lainnya, ungkapnya.

Pihaknya juga mengusulkan pembangunan sarana dan fasilitas outlet bagi UMKM. Menurutnya, gerai tersebut nantinya bisa dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat Cikarang Utara.

Kebetulan di Cikarang Utara sudah terbentuk Forum UMKM, makanya kami coba mengusulkan pembuatan outlet untuk menghimpun semua UMKM yang berada di Cikarang Utara, terangnya.

Pihaknya akan mengawal usulan-usulan program prioritas pembangunan dalam Musrenbang Kecamatan tersebut, yang nantinya akan melalui proses pokok pikiran DPRD, Musrenbang tingkat Kabupaten Bekasi dan menjadi program kerja Pemerintah Daerah tahun 2024.

Dalam Musrenbang tingkat Kecamatan Cikarang Utara turut hadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi Entah Ismanto, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Saeful Islam, unsur Muspika Kecamatan Cikarang Utara, para Kepala Desa, tokoh masyarakat serta tokoh agama.(ADV)

Sigaf, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Bersihkan Puluhan Ton Sampah

0

JIB | TAMBUN UTARA – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Sampah wilayah II Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi membersihkan dan mengangkut puluhan ton sampah di saluran irigasi Desa Satriamekar Kecamatan Tambun Utara, pada Selasa (14/02/2023).

Kepala Kepala UPTD Pengelolaan Sampah wilayah II DLH Kabupaten Bekasi, Sumardi mengatakan, pengangkutan sampah tersebut bekerjasama dengan stakeholder wilayah setempat.

“Dengan adanya yang sempat viral kemarin di media sosial, kita bersihkan sampah semaksimal. Hari ini kita selesaikan dan kita angkut ke TPA Burangkeng,” ujarnya.

Sumardi mengatakan, ada puluhan ton sampah yang diangkat dari saluran irigasi tersebut, yang didominasi oleh sampah domestik.

“Kita siapkan mobil armada sebanyak 15 unit untuk mengangkut sampah tersebut ke TPA,” ungkapnya.

Sumardi menyampaikan, pengangkutan sampah dari lokasi tersebut diprediksi selesai selama tiga hari, dengan mengerahkan 30 personel Tim Biawak, dibantu dengan perangkat desa, kecamatan dan Perum Jasa.

“Insya Allah kita kelarkan selama tiga hari untuk pengangkutan sampah yang berada di irigasi,” katanya.

Sumardi menuturkan, tumpukan sampah terjadi akibat hujan deras yang turun di daerah hulu dan mendorong sampah ke lokasi tersebut.

“Ya, kemarin hujan deras sehingga sampah dari Ganda Agung perbatasan Kota Bekasi ini terdorong ke wilayah irigasi Desa Satriamekar, dan terjadilah penumpukan sampah di daerah kami,” katanya.

Untuk mengurangi volume sampah di saluran irigasi antara Kota dan Kabupaten Bekasi, pihaknya ke depan akan memasang jaring penahan sampah serta berkoodinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi dalam penanganan sampah di sungai. (ADV)

KESTABILAN BAHAN PANGAN, NEGARA VS MAFIA?

0

JIB | MAJALENGKA,- Di tengah naiknya harga beras, pemerintah telah melakukan upaya impor agar tercukupi stok beras di pasar. Namun hal itu tidak membuat harga beras kembali stabil. Hal ini disebabkan oleh banyakna mafia dan ttidak diperhatikannya distribusi hingga ke masyarakat dengan baik (Serba Serbi MMC, 12/2). Bahkan bukan hanya beras, masyarakat juga terengah-engah dengan kenaikan harga telur, minyak goreng, dan berbagai komoditas strategis lainnya yang notabene menjadi kebutuhan pokok masyarakat.


Jika di penghujung tahun mungkin bisa beralasan kenaikan harga bahan pokok dipicu oleh Nataru, nyatanya hingga Februari ini harga-harga tak jua turun dan stabil. Maka penyebab utama carut marut ketersediaan bahan pokok masyarakat tersebut menjadi layak dipertanyakan. Harga telur melambung hingga lebih dari Rp 30.000,- / kg, dan bahkan hingga saat ini masih tetap di kisaran harga 27.000-28.000/kg. Bahkan di level warung, harga telur bisa menyentuh angka Rp 32.000,-.


Minyak goreng pun, yang relative baru saja normal setelah mengalami kisruh langka dan mahal, seolah kembali ke keadaan semula. Harga melambung, minyak goreng subsidi menjdi langka di pasaran. Minyak goreng curah di pasar mencapai harga Rp 18.000-/kg dan minyak goreng kemasan subsidi menghilang. Minyak goreng premium tetap bertahan di harga Rp 27.000-Rp 34.000/liter. Masyarakat harus merogoh kocek dalam-dalam kalau ingin membeli minyak goreng Bimoli 2 liter yang menyentuh angka Rp 46.000,-.


Merk-merk minyak goreng subsidi (murah) seperti Minyakita yang menghilang di pasaran menjadi terjawab dengan penemuan Departemen Perdagangan di lapangan. Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Satgas Pangan Polri menemukan adanya 515 ton minyak goreng kemasan rakyat dengan merek Minyakita yang belum terdistribusi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di gudang PT Bina Karya Prima (BKP) di Marunda, Jakarta Utara, pada Selasa (07/02/2022). PT BKP merupakan produsen terbesar Minyakita di Indonesia (Investor.id).


Apa yang salah dalam pengelolaan dan penyediaan kebutuhan pokok masyarakat? Adanya kewenangan yang besar di tangan perseorangan atau sekelompok kecil orang dalam penyediaan kebutuhan pokok masyarakat menjadikan mudahnya mendikte pasar. Permainan timbun menimbun demi memperoleh keuntungan sepihak perusahaan produsen atau distributor, menjadi mudah dilakukan ketika negara lengah dalam melakukan kontrol. Akibatnya masyarakatlah yang menjadi korban.


Kini sebentar lagi masyarakat menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri. Moment yang juga seringkali menjadi alasan jika harga kebutuhan pokok melambung tidak karuan. Dan jika memang benar mafia memegang kendali atas kebutuhan pokok masyarakat, maka masyarakat menunggu upaya serius pemerintah untuk menangani hal tersebut.

Negara tidak boleh kalah melawan mafia, karena keterjaminan kebutuhan hidup masyarakat yang menjadi taruhannya. Bukankah pasal 33 ayat 2 UUD 1945 mengamanatkan bahwa “Cabang-cabang produksi yang penting dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.”?


Jangan ragu untuk membenahi system dan mengganti system dengan yang lebih baik karena seharusnya, kesejahteraan masyarakat adalah segalanya. Dan itu adalah tanggung jawab negara. (Red)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -