Tuesday, May 12, 2026
Home Blog Page 16

Diduga Lemah Pengawasan, Proyek Peningkatan Jalan Karyabakti–Tambaksari Disorot Publik

0



JIB | Karawang — Proyek pembangunan peningkatan Jalan Desa Karyabakti–Tambaksari, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan warga. Pasalnya, pelaksanaan pekerjaan di lapangan diduga tidak sesuai spesifikasi teknis (spek) akibat lemahnya pengawasan dari pihak terkait.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada proses pembangunan turap untuk konstruksi pondasi, pekerjaan dilakukan dalam kondisi diduga tergenang air tanpa adanya pengeringan terlebih dahulu.

Selain itu, peletakan batu kali yang diikat menggunakan campuran pasir dan semen terlihat hanya ditata tanpa adanya amparan mortar di dasar pondasi karena kondisi pekerjaan masih tergenang.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Senin (24/11/2025). menyampaikan kekecewaannya atas kualitas pekerjaan tersebut.

“Kami melihat langsung pekerjaan dilakukan diduga sambil tergenang air, tidak dikeringkan dulu. Batu kali pun cuma ditumpuk yang diikat adukan pasir dan semen tanpa dasar mortar. Jelas ini mengurangi kualitas dan kekuatan bangunan,” ujarnya.

Proyek ini dibiayai melalui Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun 2025 yang digulirkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karawang, dengan pelaksana pekerjaan CV. Bintang Barat Perkasa.

Volume pekerjaan mencakup cor jalan sepanjang 138 meter dengan lebar 3 meter, serta turap dengan panjang 138 meter dan tinggi 1,80 meter, dengan total nilai anggaran sebesar Rp 399.547.000,00.

Warga berharap DPUPR segera turun menindaklanjuti temuan di lapangan dan bertindak tegas apabila terdapat penyimpangan.

“Uang rakyat jangan dijadikan mainan. Kami meminta dinas terkait mengecek langsung dan menindak tegas kalau ada pelanggaran. Harus ada ketegasan agar hasilnya benar-benar berkualitas,” tegas warga tersebut.

Sementara itu, salah satu yang diduga pihak pelaksana yang dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon WhatsApp menyampaikan akan menghubungi mandor pelaksana. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi lanjutan mengenai klarifikasi resmi.

“Nanti saya coba hubungi mandor di lokasi,” ujar pihak pelaksana singkat melalui pesan WhatsApp.

Hingga saat ini, pihak DPUPR Kabupaten Karawang belum memberikan keterangan resmi. (Red)

Sholehboration Fest 2025 Sukses Hadirkan Ruang Kolaborasi Kebaikan untuk Semua Generasi

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,- Amalsholeh.com acara Sholehboration Fest 2025, festival perdana yang menghadirkan aksi sosial, edukasi, dan hiburan dalam satu ruang interaksi publik bertema kolaborasi kebaikan. Diselenggarakan di Masjid Salman ITB, acara ini mencatat 364 pengunjung terdaftar dan mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat lintas usia.


Dirancang sebagai festival inklusif, Sholehboration Fest menghadirkan pengalaman yang dapat dinikmati oleh anak-anak, remaja, keluarga, komunitas, hingga masyarakat umum. Event ini menggabungkan tiga rangkaian utama yaitu Social Impact Zone, Main Stage Zone, dan Fun & Chill Zone, sehingga pengunjung dapat memilih pengalaman sesuai minat dan kebutuhan.


Pada Social Impact Zone, kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Bandung menjadi salah satu program yang paling diminati. Dari total 63 peserta yang mendaftar, 42 orang berhasil mendonorkan darah, sementara 21 peserta lainnya belum memenuhi syarat medis. Selain itu, kegiatan berbagi juga dilaksanakan melalui pembagian 150 nasi box, yang menjadi bentuk nyata kampanye berbagi manfaat.


Di Main Stage Zone, peserta mengikuti sesi Coaching Healing menggunakan metode PhotoTherapy, Kajian Pra-Nikah bersama Ustadz Arif Rahman Lubis dengan tema “Your Timeline ≠ Allah’s Timeline, dan sesi penutup berupa sharing inspiratif “Menertawakan Takdir: Seni Seni Bahagia di Tengah Ujian” bersama komika Abdur Rasyad. Coaching Healing sendiri menjadi program yang memberi pengalaman reflektif baru bagi peserta, karena metode visual membantu menggali insight dan emosi secara lebih cepat, akurat, dan hangat.


Sementara itu, Fun & Chill Zone menjadi ruang santai yang ramah keluarga. Area ini menghadirkan kids zone, tenant produk & makanan, photobooth, hingga ruang interaksi komunitas sehingga memberikan nuansa festival yang nyaman dan menyenangkan.


Ketua Panitia Sholehboration Fest, Astri Ferbianti, menjelaskan makna hadirnya festival ini bagi publik. “Sholehboration Fest hadir sebagai wadah pertama di mana kebaikan, edukasi, dan hiburan bertemu dalam satu ruang interaksi, bukan sekadar event, tapi perayaan Muslim Lifestyle yang positif, inklusif, dan kolaboratif. Tempat untuk bisa belajar, bersenang-senang, berbagi, dan bertumbuh dalam kebaikan yang sama. Harapannya, Sholehboration Fest bisa menjadi tempat kolaborasi kreatif dari berbagai stakeholder, menjadi ruang dan tempat yang nyaman untuk berkumpul.” jelas Astri Febrianti
Salah satu kolaborator yang mencuri perhatian adalah Masjid Ngopi-ngopi yang membagikan kopi gratis.


“Biasanya kami berbagi seminggu sekali dengan 100–150 cup, tapi hari ini spesial di Sholehboration Fest kami sediakan 500 cup untuk para pengunjung,” ujar Muhamad Fikri salah satu penggerak masid ngpopi-ngopi.

Ia menambahkan juga menmbahkan, “Kami percaya berbagi tidak hanya berupa uang atau nominal, tapi bisa dari apa saja, salah satunya kopi.”


Deputy CEO Amalsholeh.com, Dea Sunarwan, menegaskan bahwa Sholehboration Fest merupakan bentuk nyata gerakan kolaborasi lintas elemen. “Sholehboration ini adalah event perdana Amalsholeh.com yang berkolaborasi dengan beberapa mitra lembaga, perbankan, dan komunitas untuk menciptakan sebuah event Kolaborasi Kebaikan.”

Ia melanjutkan, “Kami percaya kebaikan akan lebih besar dampaknya jika dikerjakan bersama. Karena itu, kami membawa tagline #BarenganJadiRingan.”
Dengan penyelenggaraan perdananya, Sholehboration Fest menjadi ruang tumbuh bagi gerakan sosial yang inklusif, kreatif, dan berdampak.

Melihat antusiasme publik, festival ini diproyeksikan menjadi agenda berkelanjutan yang membuka peluang kolaborasi lebih luas di masa mendatang. (Red)

Proyek Penurapan di Sungai Terong Karyabakti Diduga Tergenang Air, Tak Pasang Papan Informasi

0


JIB | Karawang — Proyek pembangunan penurapan di pinggir jalan sepanjang aliran Sungai Terong, Desa Karyabakti, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan publik. Pasalnya, pekerjaan yang saat ini tengah berlangsung diduga tidak dilengkapi papan informasi kegiatan, sebagaimana diwajibkan dalam ketentuan Peraturan Menteri PUPR tentang keterbukaan informasi publik pada setiap proyek pembangunan.

Keberadaan papan informasi proyek merupakan hal penting agar masyarakat dapat mengetahui jumlah anggaran, sumber anggaran, waktu pelaksanaan, serta identitas pihak pelaksana maupun dinas terkait, sekaligus ikut serta mengawasi jalannya pengerjaan.

Sejumlah warga menilai tidak adanya papan informasi menimbulkan dugaan minimnya transparansi pelaksanaan proyek tersebut.

“Kami sebagai warga tidak tahu proyek ini anggarannya berapa, dari dinas mana, dan siapa pelaksananya. Seharusnya papan informasi dipasang agar masyarakat bisa ikut mengawasi,” ujar salah seorang warga kepada awak media, yang meminta namanya dirahasiakan, Minggu (23/11/2025).

Di samping persoalan transparansi, pekerjaan pemasangan batu kali yang terlihat dilakukan dalam kondisi lokasi diduga tergenang air juga menuai kritik karena dianggap dapat mengurangi kualitas kekuatan konstruksi.

“Konstruksi pondasi sangatlah penting karena kekuatan bangunan bergantung pada pondasi yang dikerjakan secara maksimal. Kalau pemasangan batu kali dilakukan dalam kondisi tergenang air, jelas itu tidak sesuai spesifikasi teknis,” tegasnya.

Ia menambahkan, lemahnya pengawasan dari pihak dinas terkait diduga membuka peluang terjadinya penyimpangan teknis maupun anggaran.

“Kurangnya pengawasan memberi peluang pihak pelaksana melakukan kecurangan dalam pekerjaan. Kalau dibiarkan, hasilnya tidak akan sesuai harapan dan bisa merugikan masyarakat,” sambungnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Warga berharap pemerintah dapat segera melakukan peninjauan lapangan serta memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan dan tepat mutu. (Red)

Ahmad Dahlan Dorong Perbaikan Infrastruktur dan Atasi Banjir

0




JIB | CIMAHI,- Upaya peningkatan infrastruktur dan penanganan banjir di wilayah Cibabat dan Pasir Kaliki terus menjadi fokus Ahmad Dahlan, Anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi Gerindra. Melalui Pokok Pikiran (Pokir) yang ia kawal, sejumlah titik banjir kini mulai tertangani dan berbagai pembangunan fisik telah terealisasi.

Ahmad Dahlan menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong agar kebutuhan tersebut masuk dalam prioritas pembangunan MELALUI kolaborasi legislatif dan eksekutif di Cimahi berjalan baik dan produktif,” ujarnya.

Selama ini, Ahmad Dahlan aktif memperjuangkan program-program yang memberikan dampak nyata, seperti: Pengaspalan jalan di RW 14 Pasir Kaliki dan RW 25 Cibabat, Perbaikan dan pembangunan paving block di RW 5, 6, dan 12 Cibabat, Peningkatan dan normalisasi drainase, Penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di titik strategis.

Seluruh program tersebut tak hanya meningkatkan kualitas permukiman, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga sekitar.

Melalui reses, ia terus menjaring masukan warga secara langsung. Warga tampak membawa berkas, foto jalan rusak, hingga laporan banjir sebagai bentuk harapan besar terhadap percepatan pembangunan wilayah mereka.

“Setiap usulan akan kami kawal. Kami ingin semua kebutuhan masyarakat dapat diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat, Ahmad Dahlan memastikan dirinya akan terus hadir dan bekerja untuk masyarakat, terutama dalam memajukan Cibabat dan Pasir Kaliki melalui pembangunan yang lebih merata dan terarah.
(Penulis Berita;Rahmat)

Komisi II DPRD Cimahi Dorong UMKM Tumbuh Pesat

0



JIB | CIMAHI – Anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi Gerindra, Ahmad Dahlan, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Cimahi. Menurutnya, sektor UMKM merupakan salah satu penopang ekonomi daerah yang jumlahnya sangat besar dan perlu didorong agar naik kelas.


“UMKM di Cimahi ini banyak sekali. Selama ini mereka berjalan bersamaan dengan sektor perdagangan. Saya berharap, di bawah kepemimpinan Presiden saat ini, dukungan terhadap UMKM bisa lebih maksimal, termasuk melalui bantuan-bantuan yang sudah disiapkan pemerintah,” ujar Ahmad Dahlan, Jumat (21/11/2025)


Sebagai anggota Komisi II DPRD Kota Cimahi yang membidangi sektor ekonomi, perdagangan, dan UMKM, ia menegaskan bahwa tugas komisinya adalah memastikan pertumbuhan UMKM berjalan optimal. Ia menilai, kebijakan nasional seperti program Makan Bergizi Gratis memberikan peluang besar bagi UMKM lokal untuk berkembang.


“Dengan adanya program makan bergizi gratis, UMKM akan ikut terdorong. Presiden membangun ekonomi dari bawah, dari fondasinya. Satu dapur di satu kelurahan saja bisa menyerap hingga 27 pekerja. Dari sana nanti bisa terbentuk UMKM baru, seperti produsen tahu, roti, atau lainnya,” jelasnya.

Ia menilai, pola tersebut dapat menciptakan ekosistem usaha baru di tingkat kelurahan maupun kecamatan. Produk-produk yang sebelumnya jarang diproduksi warga bisa menjadi usaha berkelanjutan berkat kebutuhan pasokan untuk program nasional tersebut.

Ahmad Dahlan optimistis, jika proses penguatan UMKM berjalan sesuai rencana, maka pada tahun 2026 UMKM di seluruh wilayah Kota Cimahi dapat tumbuh jauh lebih pesat dan berdampak signifikan bagi perekonomian masyarakat.

(Penulis Berita;Rahmat)

Reses Masa Persidangan III Tahun 2025: Freddy Siagian Ajak Warga Tidak Segan Menyampaikan Aspirasinya

0

JIB.  | CIMAHI,- Anggota DPRD Kota Cimahi, Freddy Siagian, menggelar reses masa persidangan III tahun 2025 dengan dihadiri sekitar 500 warga dari wilayah Cibabat dan Pasirkaliki di aula Gedung Villa Neglasari,Sabtu siang (22/11/2025).

Dalam pertemuan ini, Freddy menekankan pentingnya mengetahui realisasi pokok-pokok pikiran (pokir) yang telah turun di dapilnya. Ia memastikan sejumlah proyek fisik seperti perbaikan jalan, pembangunan tembok penahan tanah, hingga peningkatan jalan lingkungan telah berjalan dengan baik.

Selain mengevaluasi program yang sudah terlaksana, ia juga menjaring aspirasi baru untuk penyusunan pokir 2026–2027.

Menurut Freddy, selain pembangunan fisik, kebutuhan sosial masyarakat harus menjadi perhatian. Banyak warga menyampaikan persoalan BPJS, bantuan lansia yang hidup sendiri, hingga kebutuhan penanganan rumah warga yang kondisinya membahayakan.

Dalam pesannya, Freddy mengajak warga agar tidak segan menyampaikan aspirasinya.

“Dewan itu pembantu masyarakat, bukan bosnya. Sampaikan saja semua keluhan, nanti saya perjuangkan ke pemerintah Kota Cimahi,” tegasnya.
(Penulis Berita : Rahmat)

Freddy Siagian ; Penanganan Banjir Cibabat Perlu Adanya Koordinasi Pemerintah Kota, Provinsi, hingga Nasional

0

JIB | CIMAHI,– Dimusim hujan sekarang ini masalah banjir kembali menjadi sorotan, Warga Cibabat menyampaikan keluhan terkait banjir di Jalan Amir Machmud, Cibabat, Kota Cimahi jadi salah satu titik banjir yang makin sering terjadi saat hujan deras.

Anggota DPRD Cimahi fraksi PDI-P Freddy Siagian menyebut persoalan banjir di Cibabat ini tidak bisa ditangani hanya oleh Pemkot Cimahi karena lokasi banjir berada di jalur jalan nasional.

“Harus ada koordinasi lintas lembaga, mulai dari pemerintah kota, provinsi, sampai kementerian. Tanpa rekomendasi pusat, pekerjaan di lokasi itu tidak bisa dilakukan,” jelasnya.

Ia menegaskan akan mendorong dinas terkait untuk mempercepat pembahasan teknis agar banjir tidak terus terjadi setiap musim hujan.

Freddy optimistis karena laporan perihal banjir ini sudah masuk ke tingkat provinsi.
(Penulis Berita:Rahmat)

Freddy Siagian Akan Usulkan Program Penyediaan Tong Sampah

0

JIB | CIMAHI,-  anggota DPRD Cimahi Fraksi PDI-P Freddy Siagian menerima keluhan dari masyarakat mengenai persoalan sampah, terutama dari warga yang tinggal di gang-gang sempit. Pasalnya Warga mengeluhkan kurangnya tong sampah kecil di tingkat rumah tangga serta keterbatasan angkutan sampah yang berdampak pada penumpukan.

Freddy menjelaskan, volume sampah di Cimahi terus meningkat sementara kemampuan angkut serta kapasitas pembuangan seperti Harjamukti dan Sarimukti masih terbatas.

“Kota Cimahi ini kecil, tapi volume sampahnya luar biasa. Kalau tidak ditangani serius, jumlahnya akan makin membengkak,” ujarnya.

Untuk solusi jangka pendek, Freddy akan mengusulkan program penyediaan tong sampah rumah tangga melalui Dinas Lingkungan Hidup bagi warga yang bersedia memilah sampah organik dan non-organik.

Ia juga menilai perlu ada prioritas anggaran untuk penguatan armada pengangkutan dan pengelolaan sampah agar beban DLH tidak semakin berat.
(Penulis Berita;Rahmat)

Pesta Hajatan Bpk Samsudin di Desa Jayasakti Berlangsung Meriah, Diiringi Musik Pesona Mutiara Kembar dan Rias Pengantin Memukau

0

JIB | Bekasi — Acara pesta hajatan yang digelar pada Sabtu, 22 November 2025, oleh keluarga besar Bapak Samsudin di Desa Jayasakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, berlangsung meriah dan penuh suka cita. Hajatan tersebut diselenggarakan dalam rangka menikahkan putri tercinta dan dihadiri tokoh masyarakat, kerabat, serta tamu undangan dari berbagai daerah.

Untuk menambah kemeriahan, pihak keluarga menghadirkan hiburan musik dangdut dari Pesona Musik Mutiara Kembar Intertainment asal Karawang. Penampilan grup musik ini berhasil menghibur tamu undangan melalui lagu-lagu yang membuat suasana semakin hangat dan berkesan.

Tidak hanya hiburan musik, keluarga juga menyampaikan apresiasi terhadap hasil tata rias pengantin yang ditangani oleh Ka Amelia Make Up dari Segaran, Batujaya, Kabupaten Karawang. Riasan elegan yang diberikan menjadikan sang mempelai tampil anggun dan memukau sepanjang acara.

Saat berlangsungnya pesta, Bapak Samsudin, yang akrab disapa Sam Jawa, menuturkan rasa syukur dan terima kasih atas kelancaran hajat yang terlaksana.

“Alhamdulillah acara berjalan lancar dan penuh kebahagiaan. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga, tetangga, dan tamu undangan yang hadir memberikan doa restu untuk putri kami. Kami juga sangat puas dengan hiburan musik dan hasil makeup pengantin yang membuat acara semakin istimewa,” ujar Samsudin.

Senada dengan itu, pihak perias pengantin menyampaikan rasa bangganya dapat berkontribusi dalam momen bahagia tersebut.

“Kami merasa bangga bisa dipercaya merias pengantin dalam acara ini. Semoga kedua mempelai menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ungkap Ika Rahayu, yang akrab disapa Ka Amelia.

Acara berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan, mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan masyarakat Desa Jayasakti. (Red)

Diduga Kurangi Kuantitas, Proyek Jalan Lingkungan di Sukakarya Disorot DPP GMI

0

JIB | Bekasi — Proyek pembangunan jalan lingkungan di Kampung Kobak Pasir RT 003/006 Desa Sukalaksana, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, diduga tidak sesuai dengan standar teknis yang telah ditentukan. Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI) menilai bahwa pihak pelaksana proyek diduga mengurangi kuantitas demi meraup keuntungan lebih besar.

Dugaan itu muncul setelah tim investigasi DPP GMI meninjau langsung ke lokasi pembangunan. Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan bahwa ketinggian cor beton pada bagian tengah jalan diduga tidak sesuai aturan yang tertera dalam papan informasi proyek, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan.

Proyek tersebut diketahui bersumber dari Anggaran Provinsi Jawa Barat dengan panjang 260 meter, lebar 1,2 meter, dan ketinggian 13 cm, dengan nilai kontrak sebesar Rp 63.044.000,-.

Sekertaris Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI), Asep Saipulloh, menyampaikan bahwa temuan dugaan pengurangan spesifikasi ini harus segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.

“Kami menemukan indikasi kuat bahwa tinggi cor beton pada bagian tengah akan dikerjakan tidak sesuai spesifikasi. Jika benar ada pengurangan kuantitas, ini sangat merugikan masyarakat. Kami mendesak dinas terkait untuk menindak tegas pihak pelaksana,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa publik berhak mendapatkan pekerjaan infrastruktur yang berkualitas sesuai anggaran yang telah digelontorkan.

“Anggaran pemerintah itu adalah uang rakyat, bukan untuk dipermainkan. Jangan sampai mutu pengerjaan dikorbankan hanya demi keuntungan lebih besar,” ungkapnya.

DPP GMI menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan siap melayangkan laporan resmi jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan dari instansi terkait.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek belum dapat dimintai tanggapan. (Red)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -