Sunday, February 15, 2026
Home Blog Page 18

Aris Sadikin Sekcam Ciktim,  Muda dan Energik Dekat Dengan Masyarakatnya

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Selama menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur, Aris berhasil menghipnotis masyarakat khususnya kalangan ibu-ibu, sehingga tak heran sosok Sekcam Cikarang Timur Aris Sadikin Asnawi yang tampan begitu dekat dengan masyarakat Cikarang Timur. Jumat,(26/09/2025).

Aris terbukti memberikan kontribusi yang nyata ditengah-tengah masyarakat, dengan jabatan yang diembannya, Aris ingin memberikan pelayanan yang lebih baik lagi untuk masyarakat Cikarang Timur yang terdiri dari 8 desa dan kelurahan, dengan rincian desa-desa tersebut  Cipayung, Hegarmanah, Jatibaru, Jatireja, Karangsari, Labansari, Sertajaya, dan Tanjungbaru.

Perjalanan jenjang karir yang dijalankan oleh Aris Sadikin Asnawi, berawal dari pertama kali diangkat sebagai CPNS pada tahun 2009, dirinya memilih tes umum, dengan Pendidikan D3 Keperawatan, saat itu saya diangkat pertama sebagai perawat Puskesmas di Kedungwaringin tahun 2009 sampai 2011.

Kemudian saya pindah tugas lagi ke Puskesmas Lemahabang pada tahun 2011 sampai 2012, lalu di tahun 2013 saya ikut penyesuaian Ijazah karena saya mempunyai gelar S1 jurusan ekonomi alih fungsi dari fungsional ke struktural.

Terus saya pindah ke Dishub di tahun 2013,  setelah itu saya pindah lagi di Promosi jabatan menjadi Kasubag Keuangan tahun 2013 sampai 2017, kemudian saya juga menjabat sebagai Pj Kepala Desa Sumbersari Kecamatan Pebayuran, itu kurang lebih hampir satu tahun enam bulan disana.

Terus 2017 sampai 2020 saya kembali promosi jabatan menjadi Kepala Seksi (DPPKB) pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, lalu di tahun 2020 sampai 2022 saya kena rotasi dan mutasi, bergeser ke Dinas Ketahanan Pangan sebagai Kepala Seksi Konsumsi Pangan. Kemudian di Januari 2023 saya menjabat sebagai Sekretaris Camat di Kantor Kecamatan Cikarang Timur sampai sekarang.

Dikatakannya Sekcam Cikarang Timur, terkait saya sering turun ke masyarakat itu semua tidak lepas dari koordinasi saya dengan pimpinan, yaitu Camat Ropi, ST, karena tupoksi sekcam itu selain mengelola administrasi keuangan di Kecamatan kita juga ada tupoksi tambahan yaitu mewakili apa yang menjadi tugas dan wewenang Camat.

Ketika saya koordinasi ke setiap desa-desa dengan permasalahan yang ada disetiap desa, minimal pemerintah Kecamatan itu hadir, karena Kecamatan itu adalah miniatur Pemerintahan Kabupaten Bekasi.

Dengan hadirnya kita turun ditengah masyarakat kita sebagai fasilitator langsung merespons, memang sekarang itu sudah zamannya ketika pejabat turun sudah menjadi kewajiban kami, dan memang harusnya seperti itu figur-figur pemimpin harus dekat dengan masyarakatnya.

Jadi ketika mereka mengeluh keadaan dan kondisi wilayahnya, itu lebih mengena karena bisa langsung berhadapan dengan pejabat dan masyarakatnya, apalagi sambil ngopi bareng sambil ngobrol.

Awal saya menjabat sebagai Sekcam Cikarang Timur di tiga bulan pertama saya blusukan ke semua desa, untuk menjalin silaturahmi dengan pemerintah desa. Alhamdulillah responnya sampai sekarang, sehingga mereka lebih dekat dengan saya.

Lebih lanjut dia, selama saya menjabat sebagai Sekcam, banyak pengalaman yang sangat berkesan buat saya, terkadang saat saya ada di rumah pada hari Sabtu dan Minggu, banyak sekali undangan-undangan hajatan, Maulid Nabi dari 7 desa 1 kelurahan, disela sela itu saya sembari kunjungan ditengah masyarakat terkadang ada juga warga yang menghampiri saya, mereka sudah tak sungkan ke saya, bilang belum makan atau keluhan lainnya, disitulah saya hadir, walaupun tidak seberapa banyak yang saya kasih, setidaknya kita peduli dengan mereka.

Apalagi saya hampir setiap waktu membuka ruang bagi warga yang ingin ketemu saya, bahkan HP saya ini selalu aktif terbuka 24 jam,mungkin saat tidur saja yang tidak bisa saya respon, dan saya juga membuka ruang untuk warga yang mengeluh permasalahan yang ada diwilayahnya, melalui medsos, terutama di Instragram, tit-tok Itu banyak DM ke saya terkait permasalahan yang ada di Kecamatan Cikarang Timur.

Pesan saya untuk warga masyarakat Kecamatan Cikarang Timur, terkait keamanan. Alhamdulillah kami juga sudah membuat himbauan kepada para kepala desa, untuk mengaktifkan kembali Pos ronda, karena itu sebuah surat edaran dari Kemendagri ke Bupati Bekasi agar mengaktifkan kembali ronda, dan Alhamdulillah kita setiap desa ada yang sudah aktif rondanya, dan kami bersama muspika Kecamatan Cikarang Timur, diantaranya Camat, Koramil dan Polsek  berencana akan berkunjung ke setiap tiap desa, sekaligus ngopi bareng satu desa satu pos ronda.pungkasya dia, (red).

Sibesti Jadi Andalan Warga Cimahi, Beras Murah Dibanderol Rp55 Ribu per 5 Kg

0




JIB | CIMAHI, – Pemerintah Kota Cimahi terus menjaga stabilitas harga pangan melalui Program Sibesti (Siapkan Beras untuk Masyarakat Kota Cimahi). Program rutin yang digelar setiap Kamis di pekan terakhir ini menyediakan beras murah hasil pasokan Bulog yang diambil sehari sebelumnya.

Kepala Bidang Perdagangan Disdagkoperin Cimahi, Indra Bagjana, menyebutkan program Sibesti melibatkan satgas lintas perangkat daerah hingga kelurahan. Satgas ini mendapat mandat resmi dari Bulog untuk menyalurkan beras SPHP, sehingga warga bisa membeli dengan harga gudang, yaitu Rp55.000 per 5 kilogram atau Rp11.000 per kilogram.

“Padahal harga eceran tertinggi (HET) SPHP ada di Rp12.500/kg. Karena biaya distribusi ditanggung APBD, masyarakat bisa membeli dengan harga lebih murah,” kata Indra, Selasa (24/9/2025).

Perbedaan harga ini terasa signifikan mengingat beras premium di pasaran saat ini sudah menyentuh Rp13.500/kg. Sibesti pun menjadi solusi nyata untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan stok tetap aman. “Yang penting pasokan jangan sampai kosong, meski harga naik,” tegasnya.

Sepanjang September 2025, distribusi Sibesti mencapai 31,15 ton, dengan rata-rata tiga ton per pekan. Permintaan pun selalu tinggi, tidak pernah kurang dari 25 ton per bulan. “Cukup pesan melalui jejaring kelurahan, kami sudah menyiapkan anggaran khusus agar distribusi lancar,” tambah Indra.

Ia juga menekankan bahwa beras SPHP Bulog memiliki kualitas yang baik, bahkan di atas standar medium. Program ini tidak hanya menjaga keterjangkauan harga, tetapi juga menjadi strategi pengendalian inflasi daerah.

Ke depan, Pemkot Cimahi berencana memperluas program Sibesti untuk menghadirkan komoditas pangan lain, seperti minyak goreng, tepung terigu, dan gula putih, melalui kerja sama dengan mitra penyedia.

Penulis Berita : Rahmat

Milad  Ke-49, Wakil Bupati Bekasi Semoga Allah SWT Senantiasa Selalu Melindungi Setiap Langkah & Kebijakan

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Memasuki usianya ke-49 tahun yang jatuh pada hari ini, Senin 22 September 2025, dihari spesial bagi Wakil Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, dibanjiri dengan ucapan selamat dan doa dari berbagai kalangan.

Ucapan itu meramaikan jagad media sosial dalam berbagai bentuk. Baik melalui tulisan biasa, gambar, audio dan audio visual. Senin (22/09/2025).

dr. Asep Surya Atmaja (lahir 22 Juni 1976) yang merupakan seorang dokter sekaligus politikus yang menjabat sebagai Wakil Bupati Bekasi.

Dihari kelahirannya dr. Asep Surya Atmaja bersamaan dengan ayahanda H.Ojoy Zarkasih sekaligus berbarengan dengan tanggal Persiapan Penerimaan Pendaftaran dalam tahapan pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi tahun 2024, di Hotel Harper, Cikarang Selatan, pada Kamis, (22/08/2024).

Ucapan dan do’a bukan hanya dari kalangan pejabat dan ASN, ucapan itu juga disampaikan oleh kalangan pengusaha, awak media, tokoh agama, hingga masyarakat biasa.

Ucapan ini sebagai bentuk simpati terhadap orang nomor dua di Kabupaten Bekasi atas kecintaanya kepada dr. Asep Surya Atmaja Wakil Bupati Bekasi.

Ucapan dan do’a di hari ulang tahunnya dr. Asep Surya Atmaja Wakil Bupati Bekasi, yang disampaikan masyarakat Bekasi

Senantiasa diberikan kesehatan panjang umur,murah Rizki  serta diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah dan pengabdiannya memimpin masyarakat Kabupaten Bekasi

Sehingga menjadikan Kabupaten Bekasi Bangkit Maju dan Sejahtera, Selamat Ulang Tahun Wakil Bupati Bekasi dr Asep Surya Atmaja.(Sam).

LBH-BINA Dapat Apresiasi Dari Pimpinan Majelis Torekat Ar Rifa’iyah

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Ucapan terimakasih disampaikan dari Ustadz Edi yang akrab disapa Ki Sarwa salahsatu pimpinan majelis Torekat Ar Rifa’iyah bersama Keluarga besar Bagawir Rifai bin Ki Sarwa teruntuk (LBH-BINA) dikediamannya Desa Sukamakmur RT.01/RW 02 Dusun 1 Kecamatan Sukakarya Kabupaten Bekasi, pada Minggu, (21/09/2025).

Halini menunjukkan bahwa “Bentala Indra Nusantara” (LBH-BINA) telah menjalankan perannya dengan baik dalam memberikan bantuan hukum kepada putranya. Sehingga sang anak tidak perlu menghadapi masalah hukumnya sendirian.

Menurutnya (LBH BINA) yang di bawah kepemimpinan Ihsan Firmansyah.SH cukup bagus dan profesional (LBH-BINA) bertugas melindungi hak-hak hukum klien, termasuk hak anak yang berhadapan dengan hukum.

Pasal 54 KUHAP mengatur hak tersangka atau terdakwa untuk mendapatkan bantuan hukum dari seorang atau lebih penasihat hukum demi kepentingan pembelaan selama dalam waktu dan pada setiap tingkat pemeriksaan menurut tata cara yang ditentukan dalam undang-undang.

Ketentuan ini bersifat imperatif dan menjadi jaminan perlindungan hukum bagi tersangka/terdakwa untuk memperoleh keadilan.

Dikatakannya Ki Sarwa,(LBH-BINA) itu mengawal kasus putra saya Bagawir Rifai dari tanggal 29 Januari 2025 sampai naik P21 dan kepersidangan pledoi pembelaan. Dalam halini saya merasa sangat terbantu banget dengan adanya “Lembaga Bantuan Hukum Bina”,tuturnya.

Lanjutnya dia, saya sangat butuh para pejuang-pejuang keadilan di Kabupaten Bekasi, karena memang menurut saya Bekasi ini sudah saatnya bersih-bersihlah dari hal-hal yang memang menurut saya akan jadi tidak bagus.ucap dia

Dengan hadirnya (LBH-BINA) saya berharap akan menjadi contoh bagi pendamping hukum yang lainya dan akan mendapatkan pendampingan hukum yang sama, ketika ada masyarakat Bekasi yang membutuhkan Lembaga Bantuan Hukum dari Bina.harapnya dia.

Diakuinya Ki Sarwa, dirinya mengaku baru melihat adanya Lembaga Bantuan Hukum (LBH-BINA) seperti ini yang memang mereka solid dalam membela kliennya.

Jadi baru kaliini saya melihat LBH saat mendampingi kliennya itu betul-betul totalitas sampai tuntas dan profesional bahkan semua terlihat kompak dalam pendampingan hukum.kata dia.

Dirinya menjelaskan, bahwa saya mengenal (LBH BINA) itu dari tahun 2021, saat itu pertama kali kenal dengan Kuasa Hukum yang bernama Bang Fery, dengan dasar mengenal Bang Fery lah, kami semua jadi mengenal (LBH- BINA).

Sambungnya Ki Sarwa, dan saya juga melihat dari semua Lembaga Bantuan Hukum itu mempunyai Kantor masing-masing, saat ketika adanya pendampingan hukum putra saya Bagawir Rifai, mereka semua menjadi satu dalam pendampingan hukum, dibawah naungan (LBH-BINA) yang di pimpin oleh Bapak Ihsan Firmansyah.SH, terangnya dia.

Besar dan harapan kami, saya yakin, mungkin banyak putra-putri Kabupaten Bekasi yang berprofesi sebagai pengacara, kami mengajak Mari kita bangkit dan kita bangun Kabupaten Bekasi dari segala bentuk Intimidasi, dan Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN), yang sudah barang tentu dengan adanya pengacara-pengacara yang muda-muda maju untuk Kabupaten Bekasi, saya yakin Bekasi akan jadi terang, Bekasi akan lebih makmur dengan segala adanya bentuk kekuatan Hukum yang memang diterapkan se-adil-adilnya.

Dan saya berharap semua sodara-sodara saya di Kabupaten Bekasi yang pada jadi lowyer yang sudah mempunyai kantor hukum, mari kita bela kliennya – kliennya sampai totalitas sampai mereka merasa mendapatkan pendampingan hukum seadil-adilnya dan tidak ditinggalkan di tengah jalan, apapun resiko dan konsekuensinya.pungkasnya dia.(red).

Mengenal Lebih Dekat Sosok Kepala Desa Karangsari Yang Berjiwa Sosial Tinggi Kepada Masyarakatnya

0

JIB | CIKARANG TIMUR – Mengenal lebih dekat sosok pemimpin Bao Umbara yang menjabat sebagai Kepala Desa Karangsari, dirinya menjabat dua periode. Dalam masa kepemimpinannya Bao lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur sebagai agenda masa depan masyarakat Karangsari. Kamis,(18/092025).

Warga karangsari mengenal Bao Umbara sebagai Kepala desa yang berjiwa sosial selalu menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi, mempunyai karakter yang baik, jujur, adil, dan berwibawa, serta mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Kepala desa yang baik sering kali memiliki hubungan yang dekat dengan warganya, aktif berinteraksi, dan tanggap terhadap keinginan masyarakatnya.

Pada saat awak media menelusuri warga karangsari, untuk mengetahui lebih dekat sosok kepala desa yang sangat akrab dengan warganya. Salahsatu warga desa Karangsari RT.01/RW.02 Kp Kalenderwak. Subur Iskandar, dirinya mengatakan, Lurah Bao mempunyai kepedulian terhadap masyarakatnya dan selalu respon, dimana ketika ada sesuatu ia langsung terjun ke lapangan,tuturnya dia.

Lanjut dia, contoh seperti beberapa hari ini saya melihat di whasaaf grup warga. Setiap ada warganya yang sakit beliau selalu mengunjunginya dan setiap berpapasan dengan warganya ia menyapa, bahkan saat beliau di dalam kendaraan ia selalu menyempatkan berhenti untuk menghampiri ibu-ibu sembari memberikan Rizki kepada warganya.

Saya mengenal “Lurah Bao” sosok yang sangat dermawan, karena setiap ia ketemu warganya selalu berbagi, intinya ia kepada masyarakatnya sangat peduli, hal itu dilakukan sebelum jadi kepala Desa dan sampai sekarang ia menjabat jadi Kepala Desa Karangsari, ia selalu berbagi kepada warga yang di jumpainya.ucap dia.

Dan Alhamdullilah pembangunan-pembangunan di Desa Karangsari ini beliau sangat prioritaskan, bahkan setiap adanya pekerjaan di lapangan, ia juga selalu ikut terjun langsung berbaur bersama masyarakat.

Saya selaku warganya sangat puas Desa Karangsari dipimpin oleh beliau, karena setiap tahunnya pembangunan selalu berjalan dan terealisasi. Harapan saya sebagai warga Karangsari masih berharap beliau menjadi Kepala Desa, agar periode sekarang dengan periode berikutnya bisa berkelanjutan supaya perencanaan yang sekarang ini, kedepannya bisa berjalan sesuai harapan masyarakat dan bisa dilanjutkan program kerjanya,tegasnya dia.

Saya sebagai warga masyarakat Desa Karangsari berpesan kepada “Lurah Bao” tetap semangat dan berjalan terus sesuai apaAdanya tidak direkayasa, nanti juga masyarakat bisa menilai kinerjanya, kelakuannya dan pribadinya “Lurah Bao” agar bisa memberikan semangat juga untuk warganya.harapnya subur.

Ditempat yang berbeda, Kepala Desa Karangsari Bao Umbara, saat ditemui dikantornya, usai rapat minggon, dirinya mengatakan
Alhamdulillah selama saya menjabat dua periode dari tahun 2012 s/d 2018 kemudian berlanjut sampai tahun 2024, dalam pelayanan untuk masyarakat Desa Karangsari bekerjasama dengan RT/RW lembaga BPD, Karangtaruna LPM dan Bumbes serta jajaran aparat desa, Alhamdulillah selalu solid dan kompak.

Selama ini kami melayani warga dengan baik, ketika ada yang sakit kami mengarahkan kepada RT agar dapat mengunjungi, dikhawatirkan warga kami ada keluhan dan pertolongan untuk ke Rumah Sakit, dan itu harus dibantu,ucap bao.

Lanjut dia, terutama kami juga menyalurkan CSR untuk masyarakat kami yang membutuhkan, contoh kami support anak-anak yang berprestasi dan berkembang ada bantuannya dari pemerintah Desa yang bekerjasama dengan Perusahaan Djabesmen,ucap bao.

Saya juga terus berupaya kepada perusahaan-perusahaan yang belum membantu terkait CSR nya untuk warga masyarakat Desa Karangsari.

Kemudian kami juga sebagai pemerintah Desa Karangsari setiap bulannya rutin menyantuni anak-anak yatim-piatu yang bekerjasama dengan (RBR).

Terkait pembangunan dari tahun 2012 s/d 2018. Alhamdulillah semua kami tuntaskan dan tidak adanya penundaan, dan masyarakat kamipun sudah merasakan adanya bangunan yang sudah terwujud, semua itu bersumber dari anggaran ADD dan Banprov Jabar,ungkap Bao.

Lanjutnya Bao, pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat kami, diantaranya Jaling, Sarana Air Bersih, Leningan, itu yang sudah direalisasikan untuk masyarakat kami. Alhamdulillah dari tiga dusun dan 21 RT/7 RW semua kompak membangun Desa Karangsari bersama-sama, pungkasnya. (red).

Ketua Poktan Makmur Berkarya Bantah Tudingan Penggelapan Bantuan Pompa Air

0

JIB | Karawang – Ketua Kelompok Tani (Poktan) Makmur Berkarya, TG, bantah atas tudingan penggelapan bantuan mesin pompa air yang dilontarkan UPPK Tani Mukti bersama seorang warga berinisial SR, Desa Tanahbaru, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang. Tudingan itu sebelumnya dimuat dalam sebuah pemberitaan media online.

Dalam pemberitaan tersebut disebutkan bahwa bantuan pompa air dari Dinas Pertanian senilai ratusan juta rupiah pada 2024 diduga digelapkan. TG menepis tudingan tersebut dengan menyatakan seluruh proses penerimaan bantuan dilakukan sesuai aturan.

“Bantuan mesin pompa air itu kami terima melalui jalur resmi dengan melibatkan Dinas Pertanian. Mesin pompa masih ada beserta komponen lainnya, dan pada musim kemarin tidak digunakan karena musim hujan. Tidak ada yang disembunyikan,” ujar TG, Jumat (19/9/2025).

TG mengaku keberatan karena namanya disudutkan tanpa konfirmasi. “Saya merasa tidak nyaman dengan tudingan yang tidak mendasar. Kami berharap pihak UPPK dan warga Desa Tanahbaru segera memberikan klarifikasi dan tidak menyebarkan informasi yang tidak benar,” tegasnya.

Sementara itu, pihak UPPK Desa Tanjungmekar Kecamatan Pakisjaya menegaskan mereka tidak pernah dihubungi ataupun dimintai keterangan sebelum muncul kabar dugaan penggelapan.

“Bantuan mesin pompa dari Dinas Pertanian pada 2024 itu memang lokasinya di Desa Tanjungmekar, dan fisiknya masih ada lengkap beserta komponen lainnya,” ucapnya.

TG menambahkan, bila tudingan tersebut terus berlanjut, pihaknya akan menempuh langkah hukum. “Kami akan mempertimbangkan upaya hukum jika nama baik kelompok tani terus dirugikan,” pungkasnya. (Red)

PT CMS Gelar Sosialisasi Pra Produksi di Morowali Utara, Siap Serap Tenaga Kerja Lokal

0

JIB | SULAWESI TENGAH,- PT Cahaya Murni Sejahtera (CMS) menggelar sosialisasi pra produksi di tiga desa, yakni Desa Tiu, Desa Tontowea, dan Desa Ulula, Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morowali Utara, pada 11–12 September 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran PT CMS, Pemerintah Daerah, aparat Kepolisian, TNI, serta masyarakat setempat. Sosialisasi bertujuan membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, sekaligus menyerap aspirasi warga sebelum dimulainya kegiatan produksi.

General Manager Operasional PT CMS, Adrian Wisnuputro, menyampaikan apresiasi atas sambutan positif masyarakat terhadap kegiatan tersebut.

“Kami bersyukur sosialisasi pra produksi berlangsung lancar. Masyarakat memberikan masukan yang sangat berharga, dan kami terbuka terhadap seluruh aspirasi,” ujarnya.

Adrian menegaskan, PT CMS sebagai perusahaan tambang nikel berkomitmen mematuhi peraturan hukum, menjaga lingkungan, serta mendukung pembangunan daerah. Pihaknya juga memastikan keberadaan perusahaan akan memberikan dampak positif, di antaranya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penciptaan lapangan kerja bagi tenaga lokal, hingga program pemberdayaan masyarakat.

“PT CMS siap membuka banyak peluang kerja bagi warga lokal dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Morowali Utara,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Morowali Utara menegaskan bahwa PT CMS telah mengantongi izin lingkungan. Pihaknya juga meyakini perusahaan akan menerapkan kaidah pertambangan yang baik serta tetap menjaga kelestarian alam sesuai ketentuan perundang-undangan. (Rahmat)

Warga Desa Waluya Keluhkan Pekerjaan Proyek Pipa Galian PDAM Yang Dilaksanakan Oleh PT Rafa Karya Indonesia

0

JIB | CIKARANG UTARA – Proyek galian Pipa PDAM dengan nama kegiatan “Pengembangan Jaringan Distribusi IPA Tanah Merah, Kecamatan Cikarang Utara”, dikeluhkan warga Desa Waluya. Kamis (18/09/2025).

Galian tersebut diduga asal-asalan, karena terlihat tumpukan tanah di pintu masuk Perum BCL pangkalan Ojek, terlihat memakan bahu jalan, mirisnya dilokasi galian tidak memakai garis pembatas hal tersebut bisa saja berpotensi membahayakan masyarakat serta mengganggu lalu lintas.

Kegiatan yang berlokasi di Cikarang Utara perum BCL Desa Waluya sebagai pelaksana PT. RAFA KARYA INDONESIA dengan nomor SPMK 000.3.3/252.272/SPMK/PSDA/DSDABMBK/2025, yang bersumber dana dari APBD TA.2025.

Pentingnya kesadaran diri dalam bekerja, seharusnya pihak pelaksana menyediakan “Garis tali proyek” atau safety line, yaitu tali pita pembatas berwarna yang dipasang di area proyek untuk menunjukkan zona berbahaya atau terlarang, hal tersebut untuk melindungi pekerja dan pengguna jalan dari potensi bahaya, serta membantu pengawasan dan pengendalian area kerja.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, awak media melakukan langkah konfirmasi ke pihak Pemerintah Desa Waluya, agar mendapatkan tanggapan adanya Proyek Pipa PDAM yang mengabaikan keselamatan lingkungan di wilayah tersebut.

Dikatakannya Een.M,Fansuri Sekdes Desa Waluya, masalah proyek galian pipa PDAM yang dilaksanakan oleh PT RAFA KARYA INDONESIA, awalnya pernah ada yang berkomunikasi dengan saya yang berinisial (M), setelah berjalan pekerjaan galian tersebut, ada beberapa warga kami yang mengeluhkan terhadap galian-galian tanah yang ditumpuk aga berserakan,ungkap dia.

Dalam hal ini saya menyampaikan atas keluhan warga kami, karena ada beberapa orang yang datang ke Kantor Desa, dari dasar keluhan warga kami sehingga kamipun merespon laporan tersebut.ucap dia.

Walaupun warga kami memerlukan sarana dan prasarana air bersih dari pihak PDAM, tetapi tolong cara bekerjanya PT RAFA KARYA INDONESIA setidaknya diperhatikan, minimal adanya kontrol agar bisa melihat bahwa para pekerjanya seperti apa mereka bekerja.tutur dia

Jangan sampai warga kami mengeluhkan hasil dari pada pengerjaan penggalian tanah tersebut.

Pada saat ada keluhan warga ke kantor desa, saya pernah memanggil salah satu mandor proyek galian pipa PDAM, tetapi mandor tersebut sampai saat ini belum juga menghadap ke kekantor Desa Waluya.ucapanya.

Ditambahnya lagi, pekerjaan proyek galian pipa PDAM pihaknya tidak memasang papan proyek, sehingga kami dari pemerintah Desa tidak tau mulai tanggal berapa berakhirnya pun tanggal berapa, sebab sampai saat ini pihaknya belum ada konfirmasi lagi ke kami sampai sekarang.

Harapan kami sebagai pemerintah Desa Waluya, tolong pihak pelaksana proyek galian pipa PDAM segera mungkin untuk turun kebawah agar bisa melihat situasi kondisi dilapangan, jangan sampai ada cerita kata mandor beres, kenyataan dibawah tidak beres, tutup sekdes, (red).

Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Tanahbaru II Mendapat Apresiasi Warga

0



JIB | Karawang – Warga sekolah SDN Tanahbaru II, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, menyampaikan apresiasi atas rampungnya proyek rehabilitasi ruang kelas yang dinilai sangat memuaskan.

Pekerjaan pembangunan ini dikerjakan oleh CV. Buana Indah dan dibiayai melalui APBD Kabupaten Karawang 2025 lewat Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang.

Rehabilitasi ruang kelas tersebut dinilai berhasil meningkatkan kenyamanan sekaligus kualitas sarana belajar mengajar. Sejumlah guru dan orang tua siswa mengaku bangga karena hasil pembangunan sesuai harapan.

Perwakilan warga sekolah, Bang Tinggun, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang yang telah membangun dan merehabilitasi ruang kelas SDN Tanahbaru II. Hasilnya sangat memuaskan dan kini bisa digunakan dengan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar siswa-siswi,” ujarnya, Rabu (17/09/2025).

Dengan selesainya rehabilitasi ini, warga sekolah berharap proses belajar mengajar akan semakin optimal dan mampu mendukung prestasi peserta didik.

Pemerintah daerah pun diharapkan terus memperhatikan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di wilayah Karawang, khususnya di Kecamatan Pakisjaya. (Ey/Sul)

Diduga Lalai Awasi Dana Desa, DPMD Bekasi Disorot DPP GMI

0



JIB | Bekasi – Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI) menyoroti kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi yang dinilai tidak profesional dalam melakukan pengawasan terhadap realisasi dana desa di Desa Sukaasih, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi.

DPP GMI menduga DPMD melakukan pembiaran terkait penyaluran Dana Desa tahap pertama tahun 2025 senilai Rp. 601.055.600. Dari jumlah tersebut, anggaran sebesar Rp157.704.000 dialokasikan untuk program peningkatan produksi peternakan—meliputi pengadaan alat produksi, pengolahan, hingga pembangunan kandang—namun hingga kini tak terlihat realisasinya.

Sekertaris Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI), Asep Saipulloh menegaskan bahwa lemahnya pengawasan DPMD berdampak langsung pada masyarakat.

“Kami menduga DPMD Kabupaten Bekasi tidak profesional dalam menjalankan tugasnya. Sampai saat ini tidak ada tanda-tanda pemanfaatan dana untuk program peternakan sebagaimana yang telah dianggarkan,” ujarnya, Selasa (16/09/25).

Ia menambahkan, ketiadaan tindakan tegas dari DPMD bisa menimbulkan dugaan penyimpangan anggaran.

“Jika dibiarkan, hal ini menjadi preseden buruk dan berpotensi merugikan masyarakat. DPMD seharusnya segera turun tangan melakukan evaluasi dan memberikan sanksi bila ditemukan pelanggaran,” tegasnya.

DPP GMI mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum melakukan audit menyeluruh guna memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana desa di Desa Sukaasih. Hingga berita ini diturunkan, pihak DPMD Kabupaten Bekasi belum memberikan tanggapan resmi. (Red)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -