Tuesday, May 5, 2026
Home Blog Page 224

Setelah Mukab Kadin Kabupaten Bekasi Ke VII, Bupati Bekasi Membatik di Stan Bunda Sugih

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja, SH membuka secara resmi acara Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bekasi ke-VII Tahun 2021 di Hotel Holiday Inn, Jababeka Cikarang Selatan. Kamis, 08/04/2021.

H. Eka Supria Atmaja, SH ketika diwawancara awak media mengatakan, “pemerintah Daerah membuka pintu yang seluas-luasnya agar senantiasa bekerjasama dengan Kadin. Kami akan mendorong dan membantu agar dunia usaha di Kabupaten Bekasi memiliki peluang usaha yang terbuka.

“Karena apabila dunia usaha atau bisnis di daerah ini tumbuh dengan baik maka akan tercipta lapangan pekerjaan yang luas sehingga kesejahteraan para pekerja dan karyawan juga meningkat,” ujar Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja.

Bupati berharap KADIN dapat menghasilkan ide-ide besar dalam rangka perbaikan ekonomi dan ke depan harus lebih giat membantu, membangun dan meratakan perekonomian di Kabupaten Bekasi.

Usai menyampaikan sambutannya, Bupati Bekasi membuka Mukab ke VII KADIN Kabupaten Bekasi secara resmi yang disambut tepuk tangan para peserta yang hadir.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qodratullah dalam sambutannya berharap pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) hasil Muskab ke VII ke depan bisa berkolaborasi dengan pemerintah dan DPRD.

“Saya berharap adanya sinergitas antara pemerintah dengan KADIN, sehingga keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari bangunan infrastruktur saja. Tapi, bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua KADIN Provinsi Jawa Barat, H. Cucu Sutara dalam sambutannya pada pembukaan Mukab KADIN ke VII Kabupaten Bekasi.

“Senantiasa komunikasi dengan Pemerintah daerah dan saya ingin pengurus KADIN ke depan menjadi sayap pelayan bagi semua masyarakat usaha,” ungkapnya.

Sementara itu ketua Kadin Kabupaten Bekasi H. Obing Facrudin menitipkan kepada pengurus KADIN yang baru untuk mendukung Anindya Bakrie sebagai ketua umum Kadin pada Munas mendatang.

“Saya menitipkan pak Anindya agar diperjuangkan sebagai Ketua Umum KADIN ke depan,” harapnya.

Secara terpisah, calon Ketua KADIN Kabupaten Bekasi, Heri Noviar mengucapkan rasa terimakasih atas segala support dari rekan-rekan pengusaha seprofesi yang ada di Kabupaten Bekasi.

Informasi yang diperoleh media, Heri Noviar merupakan calon yang akan dipilih secara aklamasi sebagai ketua KADIN Kabupaten Bekasi untuk masa periode 2021-2026 mendatang. Putra mantan ketua KADIN Kabupaten Bekasi, H. Yaman ini memiliki berbagai program kerja untuk kemajuan KADIN Kabupaten Bekasi.

”Program jangka pendek konsolidasi internal , pembenahan sekretariat, membangun soliditas pengurus, inventarisasi kekuatan di dalam dan bekerjasama dengan pengusaha pers media siber SMSI yang merupakan konstituen Dewan Pers. Jangka panjangnya bagaimana kepengurusan KADIN Kabupaten Bekasi sekarang bisa membangun kemandirian KADIN,” ujar sosok milenial tersebut kepada wartawan.

Mukab VII KADIN Kabupaten Bekasi berjalan lancar sesuai protokol kesehatan. Selain dihibur oleh tarian daerah dan lenong bocah, peserta juga menerima door prize yang digelar para sponsorship. Bupati Bekasi sebelum meninggalkan acara, menyempatkan berkeliling, melihat dan ikut membatik di pameran hasil karya UMKM Kabupaten Bekasi yang diikut sertakan dalam kegiatan tersebut.

Yang menurut Rina selaku pendamping UMKM, Ia merasa senang sekali bisa membuka bazar atau pameran pada acara Musyawarah Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Bekasi , karena bisa memperkenalkan hasil karya produk UMKM.

Di tempat terpisah Sri Sugiarti yang akrab di sapa Bunda Sugih selaku Ketua Alisa Akhadojah iCMI yang konsen ke wirausahaan yang membina UMKM ketika di konfirmasi awak media melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan, “terima kasih banyak terhadap panitia mukab kadin, yang telah memberikan kesempatan kepada kawan-kawan kami untuk berjualan”.

“Ini upaya KADIN bersinergi dengan pelaku UMKM. Kami kini hadir dimana-mana karena pelaku umkm terus bersemangat dalam berjualan”.

Menurutnya produk-produk UMKM saat ini sudah pantas bersanding dengan produk lainnya, karena selalu terus berinovasi dalam membranding produk nya.

“Jadi marilah bangga dan cinta terhadap UMKM Kabupaten Bekasi tetapi dengan cara beli, biasakan membeli produk tetangga agar saling menguatkan. Kalau belum beli yaaah belum cinta..”. Ujar Bunda Sugih. (Prabu)

Warga NU diharapkan Beli Beras Zakat Fitrah Berlogo NU

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Bekasi, Soji, memaparkan dihadapan para anggota Himpunan Pengusaha Nahdliyyin (HPN) terkait persiapan peluncuran produk beras zakat fitrah dari LPNU untuk warga nahdliyyin khususnya dan masyarakat luas umumnya.

Bertempat di ruang kantor LPNU di Ruko Jababeka Sentra Niaga Squere, JL. Citanduy Raya Blok 8B, No. 32, Desa Simpangan, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Kamis (08/04/2021).

Dengan didampingi ketua LDNU, KH. Mukti Ali biasa dikenal dengan nama Kyai Kancil, Syaugi menyampaikan bahwa beras produk LPNU ini murni mengedepankan mutu kualitas dengan berlogo NU nantinya.

“Beras kita berkualitas super, tanpa di oplos. Makanya kita berani membungkusnya dengan logo NU,” ujar Syaugi, di iyakan oleh Kyai Mukti.

Kyai Mukti Ali mengharapkan, agar badan-badan otonom di NU Kabupaten Bekasi bisa mendukung dengan program ini.

“Saya berharap, badan-badan otonom NU dimulai dari keluarga pribadi masing-masing agar bisa memesan beras untuk zakat fitrahnya ke NU, dalam hal ini ke LPNU, beras yang berlogo resmi NU,”

Namun selain itu, lanjut Kyai Mukti, “selain warga nahdliyyin, diluar itupun kami berharap beras produk NU ini bisa diterima dan banyak peminatnya khusus takaran untuk zakat firah di bulan suci ramadhan,”

Wakil sekretaris PCNU, Ustad Mirza menambahkan penjelasan, bahwa pengalaman yang sudah-sudah biasanya akan bekerjasama dengan para DKM Masjid.

Beras untuk fitrah dengan berat 2,7 Kg produk LPNU berlogo NU ini, bagi konsumen yang berminat nantinya bisa menghubungi ke MWC masing-masing wilayah kecamatan atau bisa langsung menghubungi saudara Nanang selaku wakil ketua LPNU Kabupaten Bekasi melalui WhatsApp ke nomor : 081312100305 *(obet)

Mukab VII Kadin Kabupaten Bekasi, Resmi Dibuka Oleh Bupati

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja membuka secara resmi acara Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bekasi ke-VII Tahun 2021 di Hotel Holiday Inn, Kamis (08/04/2021).

Dalam sambutannya Bupati mengatakan bahwa pemerintah selalu mendorong dan membantu agar dunia usaha di Kabupaten Bekasi memiliki peluang usaha yang terbuka.

“Karena apabila dunia usaha atau bisnis di daerah ini tumbuh dengan baik maka akan tercipta lapangan pekerjaan yang luas sehingga kesejahteraan para pekerja dan karyawan juga meningkat,” ujar Bupati Bekasi.

H. Eka Supria Atmaja.
Bupati berharap KADIN ke depan harus lebih giat membantu, membangun dan meratakan perekonomian di Kabupaten Bekasi.

Usai menyampaikan sambutannya, Bupati Bekasi membuka Mukab ke VII KADIN Kabupaten Bekasi secara resmi yang disambut tepuk tangan para peserta yang hadir.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qodratullah dalam sambutannya berharap pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) hasil Muskab ke VII ke depan bisa berkolaborasi dengan pemerintah dan DPRD.

“Saya berharap adanya sinergitas antara pemerintah dengan KADIN, sehingga keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari bangunan infrastruktur saja. Tapi, bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua KADIN Provinsi Jawa Barat, H. Cucu Sutara dalam sambutannya pada pembukaan Mukab KADIN ke VII Kabupaten Bekasi.

“Senantiasa komunikasi dengan Pemerintah daerah dan saya ingin pengurus KADIN ke depan menjadi sayap pelayan bagi semua masyarakat usaha,” ungkapnya.

Sementara itu ketua Kadin Kabupaten Bekasi H. Obing Facrudin menitipkan kepada pengurus KADIN yang baru untuk mendukung Anindya Bakrie sebagai ketua umum Kadin pada Munas mendatang.

“Saya menitipkan pak Anindya agar diperjuangkan sebagai Ketua Umum KADIN ke depan,” harapnya.

Secara terpisah, calon Ketua KADIN Kabupaten Bekasi, Heri Noviar mengucapkan rasa terimakasih atas segala support dari rekan-rekan pengusaha seprofesi yang ada di Kabupaten Bekasi.

Informasi yang diperoleh media, Heri Noviar merupakan calon yang akan dipilih secara aklamasi sebagai ketua KADIN Kabupaten Bekasi untuk masa periode 2021-2026 mendatang. Putri mantan ketua KADIN Kabupaten Bekasi, H. Yaman ini memiliki berbagai program kerja untuk kemajuan KADIN Kabupaten Bekasi.

”Program jangka pendek konsolidasi internal , pembenahan sekretariat, membangun soliditas pengurus, inventarisasi kekuatan di dalam dan bekerjasama dengan pengusaha pers media siber SMSI yang merupakan konstituen Dewan Pers. Jangka panjangnya bagaimana kepengurusan KADIN Kabupaten Bekasi sekarang bisa membangun kemandirian KADIN,” ujar sosok milenial tersebut kepada wartawan.

Mukab VII KADIN Kabupaten Bekasi berjalan lancar sesuai protokol kesehatan. Selain dihibur oleh tarian daerah dan lenong bocah, peserta juga menerima door prize yang digelar para sponsorship.

Hadir pada pembukaan Mukab VII KADIN Kabupaten Bekasi yakni Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qudratulloh, Ketua KADIN Kabupaten Bekasi periode 2006-2021 H. Obing Fachrudin, Ketua KADIN Provinsi Jawa Barat H. Cucu Sutara, Ketua KADIN Kota Bekasi Gunawan, Ketua KADIN Karawang Fadel, Ketua KADIN Kabupaten Bandung, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) perwakilan Bekasi Raya, Doni Ardon, tokoh NU Kabupaten Bekasi H. Bobby, tokoh masyarakat H. Yaman, H. Omin Basuni, mantan Bupati Bekasi H. Shaleh Manaf, Ketua Gapensi Kabupaten Bekasi, Ketua AKSI Kabupaten Bekasi, calon tunggal Ketua KADIN Kabupaten Bekasi Heri Noviar dan para peserta Musyawarah KADIN ke VII Kabupaten Bekasi.

Biro Bekasi : Endang Prabu

H. Anden : Aspirasi Mengwujudkan Harapan Masyarakat

0

JIB |KABUPATEN BEKASI – H. Anden, SE Komisi I Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bekasi Dapil I giat reses tahun 2021 di aula Desa Hegar Mukti, Kecamatan Cikarang Pusat. Rabu, 07/04/2021.

Meski kegiatan di helat secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan, Politisi Partai Gerindra daerah pemilihan I itu disambut baik dan hangat oleh masyarakat yang hadir.

H. Anden selaku Komisi I Anggota DPRD Kabuapten Bekasi, sangat berterimakasih kepada perangkat desa dan warga masyarakat Hegarmukti karena sudah memberikan ruang untuk menghelat reses tahun 2021 di Desa Hegarmukti.

“Usulan-usulan yang disampaikan para warga sangat baik sekali, ini akan kita tindaklanjuti sesuai tupoksi dan bidang kami. Terkait usulan yang sudah masuk di musrembang, kami akan terus kawal agar bisa terealisasi.” Tutur H. Anden.

Menurut H. Anden, Ia akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan apa yang menjadi harapan dan keinginan warga masyarakat sesuai bidangnya.

“Terkait rencana pembangunan Wisata Rawabinong yang tertunda saya harap bisa segera terealisasi. Untuk Balai Pelatihan kerja (BLK) diharapkan Pemerintah Daerah segera bisa memaksimalkan itu, agar bisa menyalurkan para tenagakerja yang sudah dilatih di BLK tersebut sesuai dengan keahliannya Dan mampu ditempatkan dimanapun”. Terangnya.

Sementara terkait insfratruktur, menurut H. Anden daerah Desa Hegarmukti adalah muka dari Kabupaten Bekasi, diharapkan tampilannya lebih baik, segi jalannya harus baik adanya taman-taman, penerangannya dan lain sebagainya.

Sementara Ajo selaku Kepala Desa Hegar Mukti mengatakan, terimakasih banyak kepada Bpk Dewan yang sudah berkenan mengadakan reses tahun 2021 yang pelaksanaannya di desa kami.

“Kami berharap kepada pak Dewan, senantiasa dapat menampung semua aspirasi Dari warga masyarakat kami dan mendorong rencana pembangunan-pembangunan yang ada di wilayah kami.” Tutupnya.

Hadir dalam kegiatan perwakilan Sekwan DPRD Kabupaten Bekasi, Camat yang di wakil kan, Babinsa, Bhimaspol, Kades Hegar Mukti, BPD tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan segenap warga masyarakat yang menghadiri acara.

Biro Bekasi : Endang Prabu

ORMAS GRIB PERTANYAKAN LAHAN DAN BANGUNAN PAMSIMAS DESA KARANG ANYAR

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Proyek pembangunan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang berada di Desa Karang Anyar Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi, menuai kritikan pedas dari masyarakat, Karena Pembangunan Pamsimas itu di duga belum ada surat hibah nya di lahan pribadi keluarga kepala Desa Karang Anyar, Selasa (6/04/2021).

Kasi ekbang Kecamatan Karang Bahagia Sarjono ketika di konfirmasi menjawab, tidak tahu dan belum ada tembusan kalau ada pembangunan Pamsimas di wilayah desa karang anyar.

“Sampai saat ini tidak ada kontraktor atau yang mengerjakan Pamsimas tersebut datang ke Kecamatan Karang Bahagia” Ucapnya.

Tempat terpisah Aan selaku masyarakat Desa Karang Anyar yang juga Wakik Sekertaris Ormas Grib Kecamatan Karang Bahagi mengatakan pekerjaan pembangunan Pamsimas sampai saat ini status lahan belum jelas apa boleh beli atau di hibahkan bukan hanya itu berita acara pun tidak ada, karena kami sebagai ormas GRIB ingin tahu, sesuai dengan UU Keterbukaan Informasi Publik.

“Dan saya fikir kalau pembuatan Pamsimas disitu itu tidak ideal karena tempat nya itu di pojok kebun dan di papan informasi kan sudah tertera untuk sarana cuci tangan, kalau pamsimas di pojok kebun siapa yang mau cuci tangan.” Sesalnya.

Lanjut Aan. Dan untuk status tanah belum ada surat hibah nya saya khawatir kalau suatu saat nanti si pemilik tanah ini berbuat sewenang-wenang karena di fikir itu lahan milik nya, dan fatalnya lagi lahan tersebut adalah lahan milik keluarga kepala desa itu sendiri, menurutnya ini tidak ada azas berkeadilan dalam pemerataan pembangunan Desa.

“Maka dari itu saya sebagai masyarakat meminta bukti hibah tanah tersebut dan kalau bisa harus di bikin akta hibah, supaya punya kekuatan hukum tetap dan di minta pembangunan itu supaya Maksimal sebab pembangunan tersebut mengunakan anggaran yang tidak sedikit. Apalagi anggaran Negara harus jelas arahnya dan sesuai dengan Rencan Anggaran Belanja (RAB) proyek Pamsimas tersebut” tutupnya.

Di lain tempat Ketua Karang Taruna Manta dinata menambahkan, Saya minta kepada unsur lembaga BPD Fesa Karang Anyar jangan tutup mata terkait Pembuatan Pamsimas tersebut dan agar segera mengawasi, mengevaluasi dan mempertanyakan status lahan tersebut.

“BPD kan sebagai lembaga penyalur aspirasi masyarakat, dan pengawas desa, tetapi pada pembangunan Pamsimas itu, seolah BPD tutup mata dan tidak mau tahu, BPD itu kan di gaji tetapi kinerja nya saya fikir jauh dari kata maksimal.” Geram ketua Karang Taruna Manta saat di konfirmasi. (Bet)

Klarifikasi Kuasa Hukum Prof M : Niat Baik Membantu Berujung Pada Pemerasan

0

JIB | Jakarta Pusat,- Munculnya kasus pelaporan Era Setyowati (ES), bersama-sama dengan kuasanya hukumnya, Sdr. Razman Arif Nasition, telah mandatangi Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk melaporkan adanya dugaan pelanggaran hak anak, khususnya tindakan penelantaran anak yang dilakukan oleh salah seorang Guru Besar PTN, yang juga merupakan Komisaris Independen salah satu BUMN menjadi polemic yang harus diluruskan.

Dalam undangan yang beredar di kalangan wartawan, kuasa hukum Profesor M akan datang ke Kantor KPAI, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pukul 15.30 WIB.

Tim kuasa hukum Prof M yang terdiri dari Dr. Jaja Ahmad Jayus, SH, M.Hum Donny Tri Istiqomah, SH, MH Patrice Rio Capella, SH, M.Kn serta M. Yasin Djamaludin, SH, MH melakukan klarifikas tuduhan dugaan penelantaran seorang anak dari perempuan bernama Era Setyowati alias Sierra (Miss Landscape 2019) yang juga mengaku sebagai istri Siri yang di lakukan di Kantor KPAI, Jln Teuku Umar, No 10, Gondangdia_Menteng Jakarta Pusat pada Selasa 6 April 2021.

“kami selaku kuasa hukum Prof. M, merasa perlu meluruskan fakta yang terjadi dengan sebernarnya” sesuai dengan rilis yang diterima media.

Berikut Posisi Prof M dan kalarifikasinya :

Klien kami, Prof. M; benar merupakan Guru Besar pada salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Bandung, dan Komisaris pada salah satu BUMN. Prof M. berkenalan dengan ES sekitar bulan April 2016, di sebuah Mall di Jakarta Pusat. Pada saat itu ES minta nomor telepon Prof. M. melalui seorang kawannya.

Selanjutnya ES mulai aktif menghubungi, dan pernah sekali waktu di tahun 2016 mengejar Prof. M ke Bali yang saat itu sedang bertugas, dengan dalih yang bersangkutan kebetulan sedang berlibur ke Bali. Sejak semula ES sudah mengetahui bahwa Prof. M telah beristri dan memiliki anak dan sudah ditegaskan bahwa Prof. M tidak akan pernah menikahi yang bersangkutan.

2017 ES mendaftar kuliah ke LSPR, dan meminta agar biaya kuliah dapat dibantu oleh Prof M. hingga studinya selesai. Komitmen yang disepakati adalah bahwa ES harus bersungguh- sungguh menjalani studi.

Hingga bulan Maret 2021, Prof. M masih memberikan bantuan biaya studi ES karena sudah menjadi komitmennya untuk melihat ES lulus studi dan memiliki masa depan yang lebih baik dengan bekal Pendidikan S-1. Seharusnya, November 2021 ES akan diwisuda.

Klaim ES yang menyatakan ada pernikahan pada 2018 adalah tidak benar, karena hingga saat ini sama sekali tidak ada peristiwa pernikahan antara ES dengan Prof. M, baik secara resmi maupun nikah siri (dibawah tangan). Dengan demikian, pernyataan yang disampaikan oleh ES melalui kuasa hukumnya, Sdr. Razman Arif Nasution, jelas merupakan keterangan palsu kepada publik dan pejabat Lembaga negara (KPAI).

Pernyataan ES yang mengklaim bahwa dirinya dibelikan 1 unit apartemen oleh Prof. M, juga tidak benar. Fakta yang sebenarnya adalah bahwa Prof. M, pernah memberikan bantuan biaya sewa apartemen bulanan kepada ES. Bantuan ini terpaksa diberikan oleh Prof. M kepada ES, karena yang bersangkutan berulang kali mengancam akan mempublikasikan hubungan mereka ke keluarga dan kolega Prof.M.

ES mengklaim bahwa Prof. M membiayai dan menunggui proses kelahiran anaknya pada bulan Agustus 2020 di RS Hermina yang dianggapnya sebagai bentuk tanggungjawab Prof. M karena itu adalah anak mereka, juga merupakan pernyataan tidak benar. Fakta yang sebenarnya adalah, keberadaan Prof. M di ruang rawat menjelang persalinan dilakukannya semata-mata untuk memberikan bantuan biaya persalinan, karena pada saat itu ES meminta bantuan biaya persalinan dan tidak ada satu pun keluarga maupun rekan-rekan ES yang bersedia membantu dia.

Pernyataan ES yang disampaikan melalui kuasa hukumnya, Sdr. Razman Arif Nasution; yang mengklaim bahwa kedatangan Prof. M ke kantornya dimana Prof M menyebut ada ‘kesediaan’ memberikan sejumlah uang sebagai bentuk ‘pengakuan’ atas anak yang dilahirkan ES, adalah tidak benar. Fakta yang sebenarnya adalah Prof. M datang ke kantor hukum Razman Arif Nasution adalah atas undangan Sdr. Razman.

Dalam pertemuan itu. Sdr. Razman meminta uang sebesar Rp. 1 Miliar, dengan dalih biaya hidup anak yang dilahirkan oleh ES, yang merupakan hasil hubungan dengan Prof. M. Terhadap permintaan ini, Prof. M menyatakan keberatan karena merasa anak tersebut bukanlah anaknya, dan jika pun ada kesediaan memberikan bantuan, itu hanya karena Prof. M mengetahui bahwa ES tidak memiliki pekerjaan tetap.

Sambil menunggu ES lulus kuliah, atas dasar pertimbangan kemanusiaan, Prof. M bersedia memberikan sejumlah bantuan utk biaya hidup anak tersebut. Namun belakangan, malah Sdr. Razman meminta kenaikan angka yang harus diserahkan naik menjadi Rp. 2 Miliar, atau permasalahan ini akan dipublikasi. Tindakan yang dilakukan oleh ES Bersama-sama dengan kuasa hukumnya ini, jelas merupakan tindak pemerasan kepada Prof. M.

Diakir klarifikasinya diungkapkan Berkaitan dengan pelaporan ES kepada KPAI, yang mengklaim bahwa seolah-olah telah terjadi penelantaran atas anak yang dilahirkan oleh ES, adalah merupakan bentuk keterangan palsu kepada Lembaga negara.

Fakta yang sebenarnya adalah, hingga saat ini ES tidak pernah tidak bisa membuktikan bahwa anak yang dilahirkannya itu adalah anak sProf. M. Justru ES pernah mengirimkan foto Akta Kelahiran anaknya tersebut kepada pihak Prof. M, dimana dalam akta tersebut sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan Prof. M sebagai orang tua dari anak yang dilahirkan oleh ES

Kronologis dan Klarifikasi Posisi Interaksi Antara Era Sulistyowati dengan Prof. M ini dibuat di Jakarta, 6 April 2021 oleh Kuasa Hukum Prof M.

Seperti diketahui sebelumya diketahui finalis Miss Landscape International 2019 perwakilan Indonesia Era Setiyowati (Sierra) datang ke kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk melaporkan suami sirinya, Profesor M. Dia menggandeng Razman Arif Nasution sebagai pengacara dengan bukti surat pengaduan bernomor 273/KPAI/PGDN/4/2021 yang berisi bahwa Sierra dan Prof M memiliki anak berusia 8 bulan dan Prof M tidak menafkahi anak itu dengan baik. (Red)

Pasar Induk Cibitung “Sampah Menumpuk, Pungli Dibiarkan Merajalela”

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Konsep zero waste (tanpa sampah) yang diberlakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi terhadap Pasar Induk Cibitung dinilai gagal. Hingga saat ini, puluhan ton sampah terlihat masih menumpuk di sekitaran pasar. Tumpukan sampah itu menimbulkan bau kurang sedap sehingga mengganggu aktivitas pedagang dan pengunjung Pasar Induk Cibitung.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, volume sampah tercatat oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Induk Cibitung mencapai lebih 70 ton setiap harinya. Rata-rata sampah yang dihasilkan merupakan jenis sampah basah dari para pedagang.

Berbeda dengan sampah di pasar tradisional lainnya, sampah Pasar Induk Cibitung terlihat sudah menjadi lumpur karena buah-buahan dan sayuran yang membusuk. Sampah membusuk itu menimbulkan aroma tak sedap hingga tercium ke luar area pasar yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, tersebut.

Keresahan pedagang semakin menjadi manakala terjadi pungutan liar alias pungli di kawasan Pasar Induk Cibitung.

“Ada empat jenis pungli disini (pasar induk cibitung_red), yaitu pungli kebersihan, perparkiran, keamanan dan penjualan kios bodong,” ungkap salah seorang pedagang pedagang Pasar Induk Cibitung, Jojo kepada wartawan, Selasa (06/04/2021).

Jojo menjelaskan, pungli kebersihan terjadi di luar nilai retribusi pasar yang ditetapkan Perda Kabupaten Bekasi nomor 1 tahun 2017 tentang retribusi daerah.

“Para pedagang dipungut uang kebersihan sebesar Rp 7.000 setiap harinya oleh oknum yang mengatasnamakan Rukun Warga Pedagang Pasar Induk Cibitung,” kata Jojo. Bila ditotal, pungli dari kebersihan setiap bulannya mencapai 300 juta lebih.

Selain kebersihan, parkir kendaraan bermotor dan keamanan terkena sasaran pungli. “Kedua jenis pungli tersebut mencapai 20 juta setiap harinya dan itu di luar retribusi yang diberlakukan Pemda,” beber Jojo.

Lalu, alih-alih menjadikan pasar induk cibitung lebih baik dari sebelumnya pun menjadi sasaran pungli. “Modusnya dengan alasan revitalisasi Pasar Induk Cibitung yang dikerjasamakan oleh Pemkab Bekasi terhadap PT Citra Prasasti Konsorindo,” kata Jojo.

Pasca kerjasama tersebut, pedagang ditekan untuk segera membayar uang pembelian kios sebesar yang ditetapkan PT Citra Prasasti Konsorindo.

“Jika tidak segera membayar, pedagang diancam tidak memiliki kios,” jelas Jojo.

“Kami keberatan dengan uang muka kios baru yang harganya mencekik,” tambah Ketua Forum Komunikasi Pedagang Pasar Induk Cibitung, Juhaeri saat berunjuk rasa ke DPRD Kabupaten Bekasi, Jumat (12/3/2021). Terlebih kios yang ditawarkan belum memiliki IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) dan belum mendapat persetujuan dari Dinas Lingkungan Hidup.

Di hadapan anggota DPRD yang menerimanya, Nyumarno dan Sunandar, tokoh pedagang Pasar Induk Cibitung itu mengeluhkan biaya uang muka sebesar 10% atau Rp 12,6 juta untuk mendapatkan nomor kios/los ukuran 2×3 meter persegi yang dibanderol dengan harga Rp 126 juta.

Selanjutnya, pedagang diwajibkan membayar 30% selama berada di penampungan. Dan, sisa pembayaran 60% dapat dilunasi atau dicicil setelah kios/los yang baru telah ditempati.

“Skema pembayaran yang sama juga diterapkan untuk kios ukuran 3×4 meter persegi yakni seharga Rp 270 juta,” bebernya seraya berharap agar pungli di Pasar Induk Cibitung segera ditertibkan.

Terpisah, anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bekasi, Budiyanto mengatakan bahwa dana APBD Kabupaten Bekasi cukup untuk merevitalisasi Pasar Induk Cibitung.

“APBD kita cukup, kalau hanya 190 miliar tidak masalah, karena ada senilai hampir 1 triliun dana APBD Kabupaten Bekasi yang belum terserap tahun 2020 dan bisa dimanfaatkan untuk merevitalisasi Pasar Induk Cibitung,” terang Budiyanto.

Dia mengingatkan Bupati Bekasi dan Dinas yang terkait bahwa pedagang maunya revitalisasi ini menggunakan dana APBD dan tidak diswastakan.

“Sehingga tidak dimanfaatkan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” tegasnya. (DED/Prabu)

Reses dr Asep Surya Atmaja, Ketua PK Golkar : Tampung Semua Aspirasi Masyarakt Dapil VI

0

JIB | Cikarang Utara- Dewan Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi dr. Asep Supria Atmaja helat Reses Tahun 2021.

Politisi Partai Golkar daerah pemilihan VI itu tampung aspirasi masyarakat Kecamatan Cikarang Utara, Karangbahagia dan Cikarang Timur.

Disambut dengan baik dan hangat oleh semua masyarakat, dia menyebutkan, sudah mempunyai tatanan kerja yang membidangi Kesehatan, Ketenagakerja dan Pendidikan.

“Sebelumnya kesehatan kami sudah menyiapkan Jamkesda dengan anggaran Rp. 20 Miliar dan hal itu sudah disetujui oleh DPRD Kabupaten Bekasi,” ucap dr. Asep Surya Atmaja di Gedung Aula Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara, selasa (6/4).

Kata dia, maka ketika ada masyarakat yang sakit tidak ada lagi alasan rumah sakit menolaknya karena setiap tahunnya pengguna Jamkesda ada penaikan.

“Saya menginginkan Kabupaten Bekasi mempunyai kartu KIS secara merata jadi kita mempunyai target tersendiri dan setiap tahunhya akan bertambah,” ujarnya.

Dia menargetkan ketika jadi Dewan sudah maksimal 100 persen terkait pendidikan dengan jumlah penduduk yang semakin banyak pihaknya berusaha akan membangun sekolah baru bahkan guru honornya.

“Jadi nantinya guru honorer juga bakal kami naikan gajihnya agar mereka melakukan Kegiatan Belajar Mengajar semangat untuk mendidik murid,” tambahnya.

Selain itu, soal tenagakerja, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja sudah berjalan ke beberapa perusahaan untuk melakukan langkah kerjasama guna penyerapan tenagakerja lokal, ditambah Bupati sudah mengedarkan Perbup Nomer 9 Tahun 2019.

“Maka regulasi itu bisa menjadi pedoman kami untuk menyidak perusahaan soal penyerapan tenagakerja lokal,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Partai Golkar PK Cikarang Utara, Dudi Iskandar menyebutkan walaupun dimasa pandemi Covid 19 aspirasi masyarakat mesti tetep terserap.

“Nantinya dr Asep sendiri yang mengawal aspirasi masyarakat,” tegas Dudi.

Dia menyebutkan selain menampung aspirasi masyarakat, Dudi mengingatkan agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan mengingat di masa pandemi Covid 19.

“Saya berharap reses ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat davil VI dimasa pandemi Covid 19,” pungkasnya (Bis)

Lepas Sambut Binmaspol Desa Cibarusah Jaya

0

JIB | KABUPATEN BEKASI
Bertempat di aula rumah makan tiara desa Sindang mulya kecamatan Cibarusah, acara penghormatan lepas sambut Binmaspol Desa Cibarusah jaya.

Di hadiri oleh Kepala Desa H Abu bakar, bidan desa, Babinsa, Binmaspol dan seluruh aparatur pemerintahan Desa Cibarusah jaya.

Dalam pidota nya Lurah H Abu bakar mengatakan rasa terimakasih nya pada Binmaspol Aipda Kamaludin “saya ucapkan banyak terimakasih pada pak Binmaspol pak Kamaludin yang mana selama membina Desa Cibarusah jaya ini banyak memberikan kontribusi yang fositip terutama di bidang keamanan di desa kami, papar nya

“Saya ucapkan selamat jalan buat pak Kemal, semoga di tempat nya yang baru nanti bisa lebih sukses dan lebih di cintai masarakat, sambung Abu

“Saya ucapkan pula Selamat datang buat pak Aiptu Nasichin sebagai binmaspol kita yang baru, saya berharap bapak binmaspol kita yang baru ini bisa bersinergi dengan masarakat wabil husus dari tim keamanan dan dapat membimbing kedisiplinan yang lebih bagus lagi untuk para Linmas di desa Cibarusah jaya ini pungkas nya.

Aiptu Kemal menambahkan, “terimakasih untuk pak lurah H Abu bakar, Linmas, juga aparatur desa dan seluruh masarakat Cibarusah Jaya yang selama kurang lebih 5 th kebersamaan kita dalam membina segala hal, saya merasa sudah tidak merasa asing mlaah serasa kita semua saodara, papar Kamal

“Dalam moment luar biasa ini saya merasa sangat tersanjung dan sedih bahagia, lepas sambut yang saya rasa baru terjadi di kabupaten bahkan mungkin di tingkat nasional baru kali ini ada penghormatan yang luar biasa dari kepala desa, masarakat dan seluruh aparatur desa. Papar Kamal

Masih kata Kamaludin, “tak lupa saya atas nama pribadi memohon maaf pada seluruh masarakat desa Cibarusah jaya bilamana dalam pembinaan saya banyak salah yang di sengaja maupun tidak saya mohon maaf yang se luas luas nya. Pungkas Aiptu Kemaludin (End).

MWC-NU Tambun Utara Resmi Dikukuhkan dan di Bai’at

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Geliat kepengurusan organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU) terus merambah keberbagai pelosok wilayah Kabupaten Bekasi.

Kali ini kepengurusan Majelis Wakil Cabang (MWC) dan Ranting NU Kecamatan Tambun Utara masa khidmat 2021-2026 resmi dikukuhkan dan dilantik bertempat di halaman Majlis Huenul Khotimah pimpinan KH. Ma’ruf Arrifki Fauzi di jalan gang Kong Ribun, Kampung Gabus Tengah, RT. 03/03, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Minggu, 04/04/2021.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Pengurus Cabang (PCNU) diantaranya : Kyai Yasin, LC., Kyai Muchtar Sidiq, Kyai Syarif Bunarif (Sekretaris PCNU), Kyai Abdul Azis Aminudin (Raisy Syuriah MWC), Kyai Nijan, S.Pd.I., Camat Tambun Utara H. Najmudin, S.Ag., M.Si., Kades Srijaya Canih Herman Syah, para tokoh dan para tamu undangan lainnya.

Sekretaris PCNU Kabupaten Bekasi, Kyai Syarif Bunarif dalam sambutannya ia berpesan bahwa ada tiga pilar yang harus senantiasa dipegang sebagai pengurus Nahdlatul Ulama, yaitu Amaliah Nahdliyyah, Fikroh Nahdliyyah dan Harokah Nahdliyyah.
“Tiga pilar ini tidak boleh satu diantaranya kita lepas”, ujar Kyai Syarif.
Selain itu, lanjut Kyai Syarif, “sebagai pengurus NU juga harus memegang teguh tiga tanggung jawab, yaitu tanggung jawab organisasi atau Ukhuwah Islamiah, Ukhuwah Wathoniah dan Ukhuwah Basyariah. Tiga tanggung jawab ini harus dipegang teguh sebagai pengurus Nahdlatul Ulama,” tegas Kyai Syarif.

Ketua MWCNU Tambun Utara Kyai Nijar berujar, “ini kebanggaan, masyarakat sangat antusias. Salah satu contoh, pak Kades yang sangat ingin masuk kedalam kepengurusan kami, ini saya apresiasi. Di Tambun Utara, Ranting sudah mencapai delapan desa, insya Allah kedepan kita akan road sow dan seluruhnya bisa kita hijaukan dengan Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Camat Tambun Utara, Najmudin saat dikonfirmasi awak media mengatakan, “alhamdulilah, saat ini di masa jabatan saya kepengurusan NU di Tambun Utara dilantik dan dikukuhkan. Saya bangga, ini berkah, saya sangat mencintai NU”. Ucapnya.

“Saya berharap dengan adanya MWCNU di sini, pengurus beserta jajarannya bisa bersinergi dengan berbagai unsur, terutama dengan pemerintah, ini demi kemaslahatan umat dan demi membangun Tambun Utara,” Tutur Camat.

Hal senada diungkapkan oleh Kades Srijaya, Canih, ia mengatakan, “saya selaku Kepala Desa Srijaya sangat mendukung, saya apresiasi. Saya bangga dengan adanya NU di desa kami. Sudah lama saya ingin masuk kepengurusan NU,”

Dengan bahasa sehari-harinya Kades berujar, “saya mau banget masuk NU. Semoga dengan dikukuhkannya WMCNU dan Ranting di desa kami, ini akan membawa kebaikan dan keberkahan untuk kami semua.” Tegas Canih. (Prabu)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -