Tuesday, May 5, 2026
Home Blog Page 223

Running News…!!! Soal Anggaran Covid 19 BPBD Bekasi Dituding Korupsi Anggaran

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Terkait anggaran Covid 19 yang tidak transparan penggunaanya, Ketua DPC Lembaga Pemberantas Korupsi, Asep Saepullah menduga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi mengkorupsi dana tersebut.

Pasalnya, dalam struktur organisasi pada lampiran surat keputusan Bupati Nomor 440/Kep.93.Dinkes/2020 pada tanggal 18 Maret 2020, tentang gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 BPBD Kabupaten Bekasi menjabat sebagai sekertaris.

“Oleh karena itu kami menduga BPBD Kabupaten Bekasi mengetahui penggunaan anggarannya,” tegasnya.

Kata Asep, dalam suatu organisasi sekertaris adalah motor penggerak lembaga tersebut, dan patut kita duga Kepala BPBD yang korupsi anggaran Covid.

“Maka dari itu kami medesak Komisi Pemberantas Korupsi agar segera memeriksa BPBD,” pintanya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Kabupaten Bekasi, Asep Saepullah pertanyakan transparanan anggaran Covid 19 yang digolontorkan oleh pemerintah pusat.

Diketahui anggaran mencapai kurang lebih Rp. 240 Miliar itu tidak transparan, artinya pemerintah sudah kangkangi undang-undang keterbukaan informasi publik.

“Bisa dilihat untuk web resmi perincian anggaran Covid 19 saja tidak ada. Padahal dalam dana itu sudah dianggarkan untuk pembuatan web,” ucapnya.

Ia menduga anggaran Covid 19 di Kabupaten Bekasi dikorupsi, sebab hingga saat ini belum ada laporan realisasi anggaran yang dicantumkan dalam web resmi Covid 19 Kabupaten Bekasi.

“Dari sini kita bisa menduga bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi mengangkangi UU No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik,” kata dia.

Menurut Asep dalam undang-undang tersebut menggarisbawahi dengan tebal bahwa salah satu elemen penting dalam mewujudkan penyelenggaraan negara yang terbuka adalah hak publik untuk memperoleh Informasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Kami berharap penegak hukum memeriksa anggaran Covid 19 Kabupaten Bekasi yang diduga bocor untuk kepentingan pribadi,” tegas Asep.

Kita mendesak para penguasa hukum agar segera menindaklanjuti kebocoran anggaran Covid 19 di Kabupaten Bekasi sesuai intruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

“Maka jika tetap didiamkan hal ini dapat merugikan uang negara,” tandasnya (red).

Ketum SWI Lulus Askom BNSP-RI Profesi Wartawan

0

JIB | Jakarta – Ketua Umum Organisasi Pers Sindikat Wartawan Indonesia (SWI), Dedik Sugianto dinyatakan lulus menjadi Asesor Kompetensi (Askom) Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP-RI) untuk Profesi Wartawan. Minggu (18/4/2021).

Dedik bersama beberapa peserta lainnya dinyatakan lulus menjadi Asesor untuk profesi wartawan setelah mengikuti serangkaian kegiatan latihan dan ujian yang ditempuh selama 5 hari, mulai tanggal 14-18 April 2021 yang diselenggarakan secara mandiri oleh LSP Pers Indonesia bersama BNSP-RI di Jakarta.

“Di Indonesia telah ada Asesor Kompetensi BNSP-RI untuk profesi wartawan. Dan itu suatu perkembangan positif untuk kehidupan Pers di Indonesia. Dengan kehadiran asesor kompetensi untuk Profesi wartawan, diharapkan kualitas wartawan lebih meningkat,” ujar Dedik, Minggu (18/4/2021).

Menurut Dedik, setiap orang yang menyatakan dirinya kompeten dalam profesinya diharapkan mengikuti uji kompetensi di BNSP, karena BNSP merupakan badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden yang memiliki kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personil, dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja.

“Kedepan, secara umum, saya menghimbau semua wartawan bisa mengikuti uji kompetensi wartawan di LSP yang terverifikasi di BNSP. Dan khusus untuk anggota SWI di seluruh Indonesia, diharuskan mengikuti uji kompetensi wartawan di LSP yang berafiliasi dengan lembaga negara yang mengurus profesi yakni BNSP. Agar bisa paham dan mempunyai kompetensi yang mempunyai standarisasi,” pungkas Dedik. (Prabu)

Jum’at Bersejarah Bagi Tim Presedium Pemekaran Bogor Timur

0

JIB | Bandung, – Setelah Rangkain pengajuan Pemekaran Bogor Timur dari Kabupaten Bogor yang sekian lama dan akhirnya di Rapat Paripurna kan DPRD Provinsi Jawa Barat, bertempat di Gedung DPRD Jawa Barat Jl. Diponegoro No. 27 Bandung, di tanda tangani Gubernur Jawa barat, menyetujui Daerah Persiapan Otonomi Baru (DPOB) untuk Kabupaten Bogor Timur 7 kecamatan dengan ibu kota Jonggol, pada Jumat (16/4/2021)

Dalam Rapat Paripurna hadir 79 anggota Dewan (DPRD) Jawa barat dari jumlah seluruh 120 anggota dewan sehingga rapat paripurna dinyatakan quorum dan keputusan dilakukan sah secara aklamasi

Hadir dalam rapat paripurna Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil, Bupati Bogor Ade Yasin, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto dan turut hadir pioner penggagas pemekaran Bogor timur juga sekarang menjabat anggota Dewan komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor Beben Suhendar

Persyaratan pemekaran suatu daerah mem pertimbang kan antara lain : luas wilayah daerah, jumlah penduduk, potensi daerah, parameter demografi, parameter geografi, SDM, dan yang utama PAD daerah tersebut.

Kajian pemekaran telah dilakukan Komisi I DPRD dengan rapat-rapat dan kunjungan serta konsultasi dengan berbagai pihak. Pokok-pokok dasar kajian disusun antara lain :
1. Pemetaan kekuatan SDM ASN,
2. Penghitungan kemampuan daerah,
3. Pembagian aset,
4. Konfliknya sosial budaya
5. Potensi Bencana,
6. Produk Bruto Daerah dan
7. Pelayanan kesehatan.

Kesimpulan dari kajian Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat dalam Rapat Pleno pagi hari ini (Jum,at, 16/4/2021) menyatakan Bogor Timur sangat layak diusulkan dan disetujui menjadi Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (DPOB) di timbang dengan PAD dari 7 kecamatan mencapai 500M, lebih besar dari PAD wilayah Bogor Barat yang hanya 182M dari 14 kecamatan

Dalam pidato nya gubernur Jawa barat Ridwan Kamil mengatakan, “kami pemerintahan provinsi Jawa barat bersama DPRD jawa barat menyetujui usulan pemekaran Bogor timur menjadi salah satu kabupaten di Jawa barat dan ber ibu kota kan Jonggol, arti nya sudah mencapai semi pinal, Daerah persiapan Otonomi Baru (DPOB) ini tinggal pinal nya dan akan segera di serah kan hasil rapat ini ke Mendagri dan pak presiden agar secepat nya dapat persetujuan dari pemerintah pusat papar nya.

Pada Awak media pioner Penggagas PRESEDIUM dan orang pertama yang mengajukan pemekaran untuk wilayah Bogor timur, juga mantan camat di beberapa kecamatan di wilayah Bogor timur kabupaten Bogor Drs. H Beben Suhendar sekarang menjadi anggota dewan komisi 1 DPRD Bogor mengatakan “setelah di putuskan dalam rapat paripurna ini kita tunggu surat usulan resmi Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) Bogor timur dari Gubernur dan Mendagri, untuk kita jadikan bahan rapat evaluasi PRESEDIUM menentukan langkah selanjut nya, papar nya

Sekjen Presedium Alex Slamet Riadi SH/ bang Alex menambah kan “menyambung dan membenar kan keterangan Bapak Dewan Drs H Beben Suhendar senior saya dalam Presedium dan penggagas pemekaran Bogor Timur dari kajian semua mulai dari hasil Paripurna DPRD Provinsi Jawa barat di tanda tangani bersama dengan Gubernur, untuk langkah selanjut nya kami dari tim PRESEDIUM akan segera mengundang para tokoh masarakat, para ulama, juga seluruh sahabat organisasi ke masyarakatan (ORMAS) Lembaga suwadaya masyarakat (LSM) se Bogor timur untuk menyuarakan serentak agar Pemekaran ini mendapat skala Prioritas , papar nya

Masih kata Alex, “banyak pertanyaan mengapa Bogor Timur harus di mekar kan dari kabupaten Bogor? Bogor timur di bagi 7 kecamatan dengan PAD yang signipikan mencapai 500M arti nya kita lebih bagus dari wilayah Bogor Barat yang 14 kecamatan dengan PAD 182M, belum lagi dari penilaian lain selain sangat luas nya area kabupaten Bogor ini, dan seharus nya ada pemekaran agar tercipta nya pemerataan pembangunan bagi setiap daerah, pungkas nya. (End)

Mahasiswa Papua Peduli Lahan Pertanian Untuk Ketahanan Pangan Di Jawa Barat

0

Kabupaten Bandung- Dalam rangka ketahanan pangan di Jawabarat mahasiswa Papua bentuk kelompok tani untuk nenanam sejumlah komoditi sayuran seperti Cabai, Tomat dan bahan pokok lainnya.

Aksi cocok tanam atas kepedulian ketahanan pangan itu dilakukan seluas 1,2 Hektar di Pasir Luhur Rt 01/11, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Padasuka, Kabupaten Bandung.

“Kegiatan ini kami lakukan atas kepedulian kami terhadap ketahanan pangan di Jawabarat,” ucap kordinator acara, Lewianus walilo.

Ia menyebutkan, penyangga tatanan ekonomi Negara Republik Indonesia adalah produk dari petani. Oleh karena itu kita perlu menjaga pasokan bahan pokok dari Petani Indonesia

“Terutama sayuran dan beras dari indonesia perlu kita jaga, sebab lumbung padi terbesar itu ada di Indonesia,” kata dia.

Dia menuturkan, sekitar 4000 meter persegi garapan yang bakal siap tanam dan didampingi oleh petani yang berasal dari daerah setempat.

“Kami berharap pemerintah mengembangkan produk petani dari indonesia dan tidak mengekspor produk dari luar negeri,” tandasnya.

H. Enjum Dan Mia Eldabo Bagikan Seribu Paket Sembako

0

JIB| KABUPATEN BEKASI, – Seorang tokoh masyarakat, bagikan seribu sembako kepada warga Cikarang dan sekitarnya, pembagian di depan halaman parkir kantor PT. Cikarang Nusantara, Pasirlimus, Desa Wangun Harja, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Jum’at, 16/04/2021.

Ialah H. Enjum, tokoh dermawan yang juga pemilik PT. Cikarang Nusantara, mengatakan, “pembagian sembako ini selain untuk kaum fakir dan anak yatim, kami bagikan juga kepada warga pendatang, agar tidak melakukan mudik ke kampung halaman”. Tuturnya.

“kami lakukan ini demi mendukung program pemerintah akan larangan mudik 2021, serta keselamatan dan kemanusiaan di pandemi covid-19. Semoga dengan sedikit bantuan ini bisa meringankan beban para warga”. Terang H. Enjum.

Di tempat yang sama, Mia Eldabo Anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang turut hadir berujar, “aksi ini merupakan kepedulian kita terhadap masyarakat yang tidak bisa mudik”.

“Sekarang masih di masa pandemi dan bulan suci Ramadhan, ini adalah bentuk kepedulian dan dengan pembagian sembako ini, diharapkan masyarakat bisa mengikuti himbauan pemerintah untuk tidak mudik”. Ujar Mia.

Sementara menurut Ahmad yang mendapatkan sembako, Ia di tahun ini, harus menahan diri yang ke dua kali untuk tidak mudik ke kampung halamannya.

” Ini lebaran ke-dua kali saya sama istri tidak mudik, saya berharap pandemi corona segera berakhir. kangen sama kampung halaman mas”. Harap Ahmad. Biro Bekasi : Endang prabu

Nurdin Resmi Dilantik Menjadi Kades Nagasari

0

JIB | Serang Baru,- Pelatikan Kepala Desa Antar waktu atau PAW Desa Nagasari di laksanakan di aula Kecamatan Serang Baru yang di hadiri Kepala Dinas BPMD, Kapolsek Serang Baru, Koramil,bCamat Serang baru beserta jajarannya, BPD se-Kecamatan Serang baru, tokoh masyaraka, Kepala Kantor Urusan Agama dan tokoh masyarakat. Kamis (15/04/2021).

Saat memberikan keterangan kepada awak media usai dilantik kepala Desa Nagasari Nurdin mengatakan Alhamdulilah saya akhirnya di lantik juga di mana, kemarin proses pemilihan yang begitu melelahkan, namun berjalan lancar sesuai yang kita harapkan.

“Dengan terpilihnya saya menjadi Kepala Desa Nagasari mudah-mudahan Desa Nagasari akan lebih baik lagi dan pembangunan di segala sektor dapat kita laksanakan” terangnya.

Ditempat terpisah kepala DPMD Kabupaten Bekasi Hj. Ida Faridah mengatakan dengan di lantik kepala Desa Antar waktu ini, agar roda pemerintahan desa dapat berjalan normal sehingga program – program pemerintah dapat berjalan lancar.

“Saya berharap kepada kepala Desa terpilih bisa merangkul lawan politik yang kemarin, sehingga bisa bersinergi dalam melakukan roda pemerintahan desa, tidak ada gontok – gontokan.” Tutupnya. (Dede)

Berkas Perkara Fredy Kusnadi Dkk Telah lengkap dan dilaksanakan Tahap II kepada JPU Kejati DKI

0

JIB | Jakarta –Keberhasilan Polda Metro dibawah Irjen Pol Fadil Imran dan Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya dibawah komando Kombes Tubagus Ade Hidayat dalam mengungkap mafia tanah membuahkan hasil.

Sebagai wujud keseriusan Polri dalam upaya menindak secara hukum para pelaku praktik mafia tanah kasus ditangani langsung oleh Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Hasilnya Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap 11 pelaku mafia sertifikat tanah yang baru-baru ini merugikan ibunda Dino Patti Djalal.

Pelaku atas nama FK,LM,Ar ,Ag ,NK dengan total 11 pelaku, saat ini berkas Perkara sudah Dinyatakan lengkap P21 oleh Kejati DKI dan akan dilimpahkan ke Kejaksaan DKI hari ini senin tanggal 12 Maret 2021 .

Mengenai kasus ini sendiri Kepala Sub Direktorat Harta dan Benda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Dwiasi Wiyatputera menerangkan bahwa mereka diduga melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dan atau pemalsuan dan atau menempatkan keterangan palsu kedalam akta otentik dan atau pencucian uang, sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP, dan atau pasal 263 KUHP dan atau pasal 266 KUHP dan atau pasal 3,4,5 UU No. 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencegahan dan Pemberantasan Pencucian Uang yang terjadi sejak bulan April 2019 di Jakarta Selatan.

“Kasus terungkap pada bulan Januari 2021, saat kuasa hukum Fredy Kusnadi datang ke rumah pelapor, Yurmisnawita, untuk memproses balik nama Sertifikat Hak Milik No. 8516 / Cilandak Barat milik pelapor menjadi miliki Fredy Kusnadi” ujar Dwiasi Wiyatputera.

Yang menarik dalam kasus ini bahwa Yurmisnawita tidak pernah menjual rumah tersebut

Pelapor kemudian meminta tolong sepupunya, yakni Dino Patti Djalal untuk mengecek ke sertifikat ke kantor BPN Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Yurmisnawita memang dipercayakan oleh pemilik asli rumah tersebut, Zurni Hasyim Djalal (Ibu dari Dito Patti Djalal), untuk mengurus proses jual beli rumah ataupun sewa rumah, dikarenakan kesibukan Zurni yang sering ke luar negeri.

Kronologis kasus ini bermula pada tahun 2019, rumah tersebut sempat akan dijual kepada orang yang mengaku bernama Lina. Saat itu, Lina menghubungi Yurmisnawita dengan membawa calon pembeli bernama Fredy Kusnadi.

Dalam proses tersebut, Lina memaksa pelapor untuk menerima penawaran pembelian rumah, namun pelapor menolaknya karena pelapor tidak mau menjual rumah tanpa ada persetujuan dari pemilik asli rumah tersebut, yakni Zurni Hasyim Djalal.

Sehingga dalam pertemuan tersebut tidak terdapat hasil apapun.

Kepala Sub Direktorat Harta dan Benda Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkapkan hasil penyidikan , didapatkan bahwa benar Zurni Hasyim Djalal adalah pemilik tanah dan bangunan berupa rumah di Cilandak Barat berdasarkan SHM no. 8516 atas nama Yurmisnawita.

Lalu lanjutnya adalah benar juga bahwa sertifikat tanah tersebut telah balik nama atas nama Fredy Kusnadi dari hasil pengecekan ke BPN.

AKBP Dwiasi juga mengungkapkan pelapor maupun pemilik sertifikat asli tidak tahu kalau surat tersebut dipalsukan, dan telah ditemukan bukti yang cukup dan Sudah 15 Tsk ditetapkan sebagai Tsk dengan dasar 3 Laporan Polisi dan diproses menjadi 15 berkas perkara .untuk tsk yang sudah didalam LP 3 orang yaitu tersangka utama yaitu kelompok Arnold Siahaya, Dedi Rusmanto, Ferry, dan kawan-kawan .

“Saat ini sudah menjalani putusan pidana terkait mafia properti yg diungkap oleh Subdit 2 harda pada tahun 2019 di lapas Cipinang” ungkap Dwiasi.

” Sedangkan untuk Seluruhnya Tsk Dalam keadaan sehat untuk diserahkan ke pihak kejaksaan sesuai protokol kesehatan, petugas juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan yang bersangkutan bebas dari COVID-19 sebelum dilanjutkan proses penyidikannya tegas AKBP Dwiasi.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk tidak ragu mengusut tuntas kasus-kasus mafia tanah di seluruh Indonesia. (Red)

Brimob Yon D Pelopor PMJ Adakan Binrohtal Bersama LDNU dan Densus 88

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Brimob Batalyon D Pelopor Polda Metro Jaya adakan Pembinaan Kerohanian dan Mental kepada seluruh jajaran anggota, termasuk para petugas Binmaspol jajaran Polres Metro Bekasi terkait maraknya radikalisme akhir – akhir ini. Sabtu (10/04/2021).

Dalam acara yang digelar dilapangan halaman Marko Brimob ini di Jl. Jagasatru, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menghadirkan beberapa pembicara diantaranya Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Bekasi, KH. Mukti Ali Baidowi atau Kyai Kancil, Gus Makmun dan Kompol Mayndra Eka Wardhana, SH., S.I.K., dari Densus 88 AT, serta ustadz Muchtar Khairi mantan teroris yang sudah bertobat.

Komandan Brimob Batalyon D Pelopor PMJ, Kompol Budi Prasetya, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelajaran kepada para anggota agar mereka mengetahui perihal radikalisme agar nantinya bisa melakukan penanggulangan sejak dini didalam keluarganya dan lingkungan sekitar.

“Saya berharap, anggota saya bisa memahami perihal pemahaman-pemahaman atau pemikiran yang radikal agar nantinya tidak terpapar pengaruh-pengaruh untuk melakukan hal-hal yang bisa merusak diri sendiri bahkan merugikan masyarakat banyak,” ujar Danyon Budi Prasetya di ruang kantornya.

Masih lanjut Dan-Yon, “selain soal radikalisme, sengaja kami juga bekerjasama mengundang Pak Kyai dari NU dalam hal ini Ketua Lembaga Dakwah (Kyai Mukti Ali-red) agar memberikan siraman rohani supaya bisa menyejukkan batin religi kepada para anggota,” terangnya.

Masih di lokasi Marko Brimob, KH. Mukti Ali Baidowi atau Kyai Kancil sangat antusias dan menyambut baik dalam acara seperti ini.

“Kami dari Lembaga Dakwah NU Kabupaten Bekasi bangga dan sangat menyambut baik acara dari Brimob ini, karena mereka para anggota polisi ini jangan sampai dia sebagai petugas keamanan malah nantinya dia yang terkpapar radikal sehingga bisa melakukan terorisme,” ujar Kyai Mukti.

“Semoga para petugas ini nantinya bisa membekali diri dan keluarganya, juga bisa menyampaikan kepada masyarakat tentang bahayanya radikalisme yang bisa membuat seseorang untuk melakukan hal-hal terorisme yang bisa merugikan dan menghancurkan tatanan kerukunan umat beragama dan bernegara,” jelas Kyai Mukti. (Prabu)

Sosialisasi Larangan Mudik Lebaran 2021 Menurut Lintas Alumni My One

0

JIB | Majalaya, – Saat ini kita masih menghadapi tantangan yang mengharuskan beradaptasi dengan situasi pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Corona Virus Disease-19 adalah virus yang menyerang sistem pernapasan dan bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.

Covid-19 dapat menular dari manusia ke manusia melalui percikan (droplet) dari penderita yang bersin atau batuk dan kontak erat dengan penderita atau kontak dengan permukaan dan benda yang terkontaminasi. Covid-19 masuk ke tubuh melalui mata, hidung, dan mulut lewat tangan yang terkontaminasi virus.

Belum ditemukannya vaksin dan pengobatan definitif COVID-19 diprediksi akan memperpanjang masa pandemi, sehingga masyarakat harus bersiap dengan keseimbangan baru pada kehidupan.

Aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi harus berjalan beriringan dan saling mendukung. Masyarakat harus melakukan perubahan pola hidup dengan tatanan dan adaptasi kebiasaan yang baru (new normal) agar dapat hidup produktif dan terhindar dari penularan COVID-19. Apalagi menjelang liburan mudik lebaran 2021.

Ruslan Efendy Lintas Alumni My One mengatakan Apalagi hari ini mendekati Bulan puasa, seharusnya kita khusu untuk berpuasa dan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Majalaya tradisi mudik tidak bisa di hilangkan.

“Diharapkan masyarakat Majalaya seharusnya jangan mudik agar bisa mencegah dan memutuskan mata rantai Virus Corona -19, agar selalu tetap di rumah.”menurut pandangan Lintas Alumni My One Ruslan Efendy.

Hal ini menurutnya sesuai dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia telah membuat Pedoman Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan
Sehat yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 2269/MENKES/PER/XI/2011. yang mengatur upaya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat atau disingkat PHBS di seluruh Indonesia dengan mengacu kepada pola manajemen PHBS, mulai dari tahap pengkajian, perencanaan, dan pelaksanaan serta pemantauan dan penilaian. Upaya tersebut dilakukan untuk memberdayakan masyarakat dalam memelihara, meningkatkan dan melindungi
kesehatannya sehingga masyarakat sadar, mau, dan mampu secara mandiri ikut aktif
dalam meningkatkan status kesehatannya.

“Dan Masyarakat Majalaya memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penularan COVID-19 agar tidak menimbulkan sumber penularan baru/cluster pada tempat-tempat dimana terjadinya pergerakan orang, interaksi antar manusia dan berkumpulnya banyak orang.” Ucapnya.

Lanjut, Ruslan Efendy. Masyarakat Majalaya atau masyarakat luasnya harus dapat beraktivitas kembali dalam situasi pandemi COVID-19 dengan beradaptasi pada kebiasaan baru yang lebih sehat, lebih bersih, dan lebih taat, yang dilaksanakan oleh seluruh komponen yang ada di masyarakat Majalaya serta memberdayakan semua sumber daya yang ada.

“Peran masyarakat Majalaya untuk dapat memutus mata rantai penularan COVID-19, (risiko tertular dan menularkan) harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan melalui perlindungan kesehatan individu dan perlindungan kesehatan masyarakat Majalaya dan masyarakat lainnya.” Tutupnya.

Adapun kegiatan perlindungan (protect) antara lain yaitu :

1. Dilakukan melalui penyediaan sarana cuci tangan pakai sabun yang mudah diakses dan memenuhi standar

2. Penyediaan handsanitizer, upaya penapisan kesehatan orang yang akan masuk ke tempat dan fasilitas umum.

3. Pengaturan jaga jarak, disinfeksi terhadap permukaan, ruangan.

4. Peralatan secara berkala, serta penegakkan kedisplinan pada perilaku masyarakat yang berisiko dalam penularan dan tertularnya COVID-19.

Ada empat pesan protokol kesehatan secara umum untuk mencegah covid-19 yang disampaikan saat sosialisasi meliputi 4 M :
Memakai masker dengan benar. Mencuci tangan memakai sabun dan air mengalir atau hand saniter. Menjaga jarak minimal 1 meter. Menghindari kerumunan.

Budi Lantik 8 PAC Pejuang Siliwangi Se- Kabupaten Bekasi

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Ketua DPC Ormas Pejuang Siliwangi Indonesia, Budi melantik delapan pimpinan anak cabang se-Kabupaten Bekasi di Kantor Sekretariat DPP.

Acara yang dilaksanakan di Jalan Sumbawa No. 30 Bandung, Jawa barat itu mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah mengingat masa pandemi wabah virus Covid 19

“Saya berharap setelah pelantikan ini para anggota menjadikan Catur Eka Marga sebagai pedoman Pejuang Siliwangi Indonesia,” harap Budi.

Perlu diketahui, pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh ketua DPC Pejuang Siliwangi Kabupaten Bekasi. Turut hadir dalam acara itu sekertaris serta jajaran DPC

“Saya merasa bangga dengan kekompakan para ketua yang mewakili di 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi,” kata dia.

Sesuai dengan slogan Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, Siliwangi, menurutnya selogan itu dapat menjadi pedoman dalam melangkah.

“Karena Ormas Pejuang Siliwangi Indonesia lebih mengedepankan birokrasi dan tak lepas dari silih asih dan silih asuh,” tutupnya. (Bet)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -