Friday, February 20, 2026
Home Blog Page 386

LKPK Meminta Bupati Bekasi Copot Camat Karang Bahagia

0

JIB | Karang Bahagia, Kab Bekasi- Ramainya di perbincangan di kalangan masyarakat terkait Vidio Relawan Kesehatan Kabupaten Bekasi ramai beredar di dunia medsos dan mengecam beberapa Netizen, seorang wanita relawan kesehatan yang mendapat perlakuan tidak semestinya dan tidak sewajarnya oleh para pegawai Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi.

Kejadian tersebut mendapat sorotan dan perhatian serius oleh Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi LKPK Kabupaten Bekasi.

Vidio amatir yang beredar dengan durasi 00:03:15 detik terjadinya perdebatan antara Relawan Kesehatan dengan sejumlah pegawai Kecamatan Karang Bahagia, merupakan cermin buruknya sistem pelayanan kepada masyarakat. Seorang relawan ibu-ibu di maki maki oleh pegawai Kecamatan, yang seharusnya ada solusi.

Tim Relawan Kesehatan yang seharusnya mendapat pelayanan yang baik, sesuai dengan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan, (Paten). Namun ini terjadi sebaliknya, Bela yang merupakan salah satu Relawan Kesehatan malah mendapat kesulitan, dengan berbagai macam perkatan kasar oleh sejumlah pegawai Kecamatan dengan nada sangat keras, penuh dengan Luapan emosi tidak ubahnya seperti maling yang tertangakap basah oleh warga.

Anwar Soleh Ketua DPC Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi Kabupaten Bekasi kepada jurnalindonesiabaru.com, jum’at (20/9/19). Mengatakan sistem Paten akan sangat memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai hal yang berkaitan dengan birokrasi dan Admimistrasi.

“Sistem Paten telah diatur secara detail dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2010,” katanya.

Namun dalam hal ini Anwar Sholeh Ketua L-KPK Kabupaten Bekasi sangat di sayangkan, tidak seharusnya perkataan kasar terlontar dari seorang pegawai Kecamatan Karangbahagia, yang notabenenya dia adalah pelayan masyarakat.

“Kami meminta kepada Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja SH, Mencopot Jabatan Camat Karangbahagia yang di nilai tidak bisa memimpin bawahannya, dan kami meminta kepada Bupati, kejadian tersebut berada dalam ruang loby pelayanan yang terkoneksi langsung oleh CCTV ke ruang kerja Bupati. “Buka dan lihat kejadian yang sebenarnya”.

Bahrul Kasi Kependudukan Kecamatan Karangbahagia saat di konfirmasi di ruang kerjanya, pada hari Selasa kemarin (17/9/19) mengatakan, dirinya mengakui atas adanya kegaduhan tersebut, dan sangat menyayangkan atas pelayanan yang kurang baik, namun itu akan menjadi pembelajaran yang sangat berharga, agar tidak terulang kembali pada kemudian hari.

“Yang jelas pada waktu itu terjadi mis komunikasi antara warga yang mengaku relawan kesehatan dengan para pegawai Kecamatan, namun pada hari itu juga permasalahan administradi yang diminta oleh Relawan semua dapat kita bantu dengan maksimal.” Jelasnya. (Red)

Unit Sabhara Polsek Cikarang Lakukan Patroli Malam Hari di Jl. KH. Fudholi

0

JIB | Kab Bekasi,- Guna meminimalisir tindak kriminal diwilayah hukumnya Unit Sabhara Polsek Cikarang Polres Metro Bekasi lakukan giat patroli dimalam hari. Jumat, (20/09/2019)

Mengingat jam rawan kejahatan pada malam hari patko 301 mobile menyalakan rotator preventif guna menggurungkan niat pelaku ekor ganjil dan 3C. Curas, Curat dan Curanmor serta kejahatan jalanan.

Giat patroli KKYD (Kegiatan Keamanan yang Ditingkatkan) Blue Patroli tersebut dilakukan unit Sabhara Polsek Cikarang dengan kuat personil berjumlah 3 (Tiga) orang Diantaranya:

1. Aipda Teddy Pangaribuan
2. Bripka Cecep Supriyadi
3. Brigadir Ari Wibowo

Adapun dalam giatnya anggota unit Sabhara melakukan pemantauan di pertokoan yang berada dilokasi Jl. KH. Fudholi Alfamart 24 Jam Kampung Cabang Kebon Kopi Desa Karang Asih Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi

Dengan melakukan patroli dialogis bincang-bincang dengan petugas toko dan parkiran serta memberikan himbauan kamtibmas serta untuk selalu waspada mengingat sudah mulai menyepi dan jam rawan kejahatan

“Lakukan pengecekan fungsional CCTV karena dapat membantu pihak Kepolisian dalam pengungkapan bila terjadi kejahatan,” tutur Aipda Teddy Pangaribuan (Dre)

Diduga Proyek Pembangunan Pintu Air Tidak sesuai RAB

0

JIB | Kab Bekasi,- Pemerintah Kabupaten Bekasi yang sedang fokus merealisasikan semua pekerjaan insfratruktur yang ada di wilayahnya, dan ini adalah bagian program prioritas “Bekasi Baru Bekasi Bersih”.

Hanya saja patut disayangkan dan di duga pekerjaan proyek Pembangunan Pintu air tersebut tidak sesuai spek dan Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan lebih parah tidak memasang papan proyek yang sudah di tentukan oleh Dinas terkait.

Dari pantauan media Online Jurnalindonesiabaru.com, pada Kamis, (19/09/2019). proyek Pembangunan pengerjaan Pintu air yang berada di Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, tidak ada papan plang proyek dan tidak adanya pelaksana atau pengawas dan Konsultan dilapangan sehingga seenaknya kontraktor mengerjakannya.

Endang selaku pengamat dari Lembaga Pemberantasan Korupsi (LPK) DPC Kabupaten Bekasi mengatakan. “Proyek yang sedang berjalan tidak memiliki papan plang proyek dan tidak adanya pengawas atau konsultan dilapangan hanya ada pekerja yang sedang melakukan pekerjaannya,” ujar Endang

Menurutnya, rekanan atau kontraktor harus mematuhi aturan seperti yang tertuang di Perpres Nomor 70 Tahun 2012 tentang pemasangan papan plang proyek wajib, serta Kepres Nomor 80 Tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan barang dan jasa pemerintah, dimana diwajibkan untuk memasang papan proyek.

“Ini sama halnya menutup ruang bagi masyarakat untuk mengetahui spesifikasi rincian proyek yang dikerjakan. Masyarakat juga harus lebih aktif memantau proyek pemerintah karena anggaran yang dipakai adalah uang rakyat” tegas, Endang

Masih kata Endang yang biasa di panggil Prabu, saya meminta kepada Dinas PUPR Kabupaten Bekasi harus tegas dengan proyek Pembangunan pengerjaan Pintu air tersebut, kalau bisa di potong sesuai yang di kerjakan, dan kami akan melayang surat kepada Bupati Bekasi bahwa seperti inilah yang di kerjakan oleh Rekanan atau kontraktor, dan kalau bisa CV atau PT di Blacklist. (Dre/Frand)

Dinsos Kab. Bekasi Gelar Giat KPM Dan PKH Tahun 2019

0

JIB | Kab Bekasi,- Dinas Sosial Kabupaten terus bergerak maju untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat ( KPM) dan Program.Keluarga Harapan ( PKH), maka di gelar acara kegiatan yang di beri thema : “Kegiatan peningkatan kemampuan untuk keluarga penerima manfaat ( KPM ) dan Program Keluarga Harapan ( PKH) pada tahun anggaran 2019, berlokasi di Hotel Grand Cikarang, pada.hari rabu, 19 September 2019.

H Abdillah Majid.SH.MM dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan kegiatan ini, di harapkan agar dapat meningkatkan kemampuan bagi keluarga penerima manfaat, dan keluarga program keluarga harapan, adapun kemampuan yang perlu di tingkatkan adalah baik skill dan pengetahuan.

“Saya berharap dengan diadakannya acara ini akan menambah kemampuan baik KPM maupun PKH, karena tampa peningkatan kemampuan maka akan sulit keluar dari garis kemiskinan,” Ujar H Abdilah.

Nampak hadir dalam acara tersebut para kepala bidang, kasi dan peserta dari KPM dan PKH. (Endang)

Bertolak Dengan Motto “Bekasi Baru Bekasi Bersih” Plt Kadisbudpora Selain Fee 5 ℅, di Duga Main Proyek PL Juga

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Selain mengungkap adanya permintaan fee 5 persen dari setiap tandatangan berkas berita acara atau BA untuk pencairan dari setiap titik kegiatan proyek, rekanan kontraktor juga membongkar tindak tanduk, Nani Suwarni Plt Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) yang suka mengerjakan sendiri kegiatan penunjukan langsung (PL) pengadaan makan minum dan pengadaan perlengkapan alat tulis kantor (ATK) ditempatnya menjabat.

Diungkapkan rekanan, bahwa, aktivitas menggarap sendiri kegiatan proyek PL pengadaan makan minum dan pengadaan alat tulis kantor tersebut kerap dilakukan Nani Suwarni sejak menjabat kepala Dinas Budpora hingga saat ini walaupun hanya sebagai Plt. Kepala Dinas Budpora Kabupaten Bekasi.

“Selain permintaan fee 5 persen setiap tandatangan berita acara atau BA untuk proses pencairan dari setiap titik kegiatan, proyek PL yang ada di Dinas Budpora digarap sendiri oleh Nani Suwarni seperti pengadaan makan minum dan pengadaan alat tulis kantor,” terang sumber yang minta namanya tidak tulis kepada… Kamis (19/9/2019)

Coba aja sambung sumber, kalau hari Jumat pagi datang ke lingkungan perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi nanti bisa dilihat sendiri di dalam mobil Dinas milik Plt Kepala Dinas Budpora berplat merah jenis Honda CRV warna silver Nopol B 1026 XXX penuh dengan makanan.

“Makanan yang di bawanya itu adalah salah satu bentuk proyek PL pengadaan makan dan minum. Itu yang ketauan nyata, bagaimana yang belum ketauan. Kan banyak proyek PL di Dinas Budpora jangan-jangan semua udah dia kerjakan sendiri pake perusahaan lain,” sindirnya.

Kelakuannya Nani Suwarni tambah sumber, sangat bertolak belakang dengan motto Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja “Bekasi Baru Bekasi Bersih” yang sungguh mulia taglinenya. Namun Motto itu seperti diabaikan Plt Kadis Budpora.

“Kalau dilihat dari motto Bupati pak Eka, “Bekasi Baru, Bekasi Bersih” ya sangat bertolak belakang jauh dari kenyataan yang ada,” tutupnya. (Red)

Pembersihan Eceng Gondok di Kali Cilemah Abang Desa Simpangan

0

JIB | Kab Bekasi,- Tumbuhan eceng gondok banyak menutupi permukaan sungai Cilemah Abang, kehadiran eceng gondok menyebabkan arus air menjadi terhambat. Kalau terhambat, banjir gampang terjadi apalagi sebentar lagi memasuki musim penghujan

Pada permukaan sungai Cilemah Abang sepanjang tersebut, separuhnya tertutupi eceng gondok. Eceng gondok yang tumbuh liar memenuhi kali. Airnya tampak berwarna cokelat kehitaman.

Untuk membersihkan tanaman eceng gondok tersebut Haji Subur Selaku pengamat PJT 2 Cikarang mengatakan. “Pihaknya telah membersihkan sedikit demi sedikit untuk mengurangi tanaman eceng gondok tersebut,”

Menurut Haji Subur pembersihan saluran Sungai Cilemah Abang Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi dari tanaman enceng gondok, merupakan langkah penting guna menghantarkan air ke Ciherang – Muara Gembong apabila terjadi debit air tinggi.

Pantauan media Online Jurnalindonesiabaru.com, Kamis (19/09/2019), air di sungai Cilemah Abang nyaris tidak terlihat karena ditutupi eceng gondok. Ketinggian sampah hampir sama dengan bantaran kali.

Di teriknya panas matahari terlihat para pekerja sedang menariki eceng gondok dengan alat seadanya

Lebih lanjut Harapan kedepannya Haji subur menuturkan “Pemerintah pusat untuk untuk merespon persoalan ini.” Pungkasnya (Endang/Frands)

Bhabinkamtibmas Polsek Ciktim Melaksanakan Giat Pengamanan Pembagian Beras BPNT di Kp. Citarik

0

JIB | Kab Bekasi,- Bhabinktibmas Desa Jatibaru Polsek Cikarang Timur Bripka Faisal Malis melaksanakan giat pengamanan pembagian beras BPNT di E – WARONG AGEN EUIS HOLISOH di Kampung Citarik Rt.001/006, Desa Jatibaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Kemis, (19/09/2019)

Pada giat tersebut turut hadir ketua PKH Ibu Wiwin, Kesra Desa Jatibaru Bapak Sugianto, Dinsos Bapak Agus dengan jumlah pemanfaat / penerima sebanyak 175 orang.

Pembagian beras BPNT berupa beras Premium BERASKITA dari BULOG dengan berat bersih sebanyak 9 Kg / Karung dengan harga Rp.115.200/ Karung

Dalam giat tersebut Bripka Faisal menghimbau warga “Agar tertib dalam pembagian tidak ada yang berebutan dan berdesakan,”

“Pastikan ATM nya terbawa dan isi saldo nya ada,” imbuh Bripka Faisal

Sambungnya. “Beras BPNT merupakan beras pembagian dari Kemensos RI dan tidak bisa diperjual belikan selain yg berhak (Pemanfaat / penerima).” Pungkasnya

Dalam giat pelaksanaan pembagian beras BPNT, situasi aman dan terkendali. (Dre)

Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja Merupakan Kader Golkar Kabupaten Bekasi Terpilih Secara Aklamasi

0

JIB | Bandung,- Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja yang merupakan kader Golkar Kabupaten Bekasi. Terpilih secara Aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Bekasi yang dilaksanakan di Kantor DPD Partai Golkar (PG) Provinsi Jawa Barat. Jalan Maskubambang, Bandung. Untuk periode 2019 / 2024. Rabu, (18/9/2019).

Menurut Ade Syukron, Ketua PK Kecamatan Taruma Jaya. Pada awalnya muncul banyak nama yang mencalonkan diri sebagai Ketua DPD PG Kabupaten Bekasi.

“Dengan kesadaran dan pertimbangan yang matang. Akhirnya kami memilih Pak Eka sebagai Ketua DPD.” Ujar Ade Syukron kepada awak Media usai mengikuti MUSDA.

“Kami berharap dan berusaha semaksimal mungkin, agar Partai Golkar kembali menjadi pemenang pemilu.” Harap Ade Syukron.

Masih di tempat sama, Ketua DPD PG terpilih. H. Eka Supria Atmaja dalam kongrensi persnya mengatakan akan melakukan konsolidasi internal Partai Golkar.

“Tidak ada pengkotak-kotakan lagi.” Ujar Eka Supria Atmaja.
Salah satu program kerja yang akan direalisasikan selain dari upaya memenangkan Partai Golkar dalam Pemilu adalah membangun Gedung DPD Partai Golkar.

“Tanahnya memang sudah ada, tinggal kita membangunnya saja.” Ujar Eka Supria Atmaja. (Endang)

Polsek Cikarang Timur Amankan Seorang Diduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

0

JIB | Kab Bekasi,- Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur telah mengamankan seorang diduga pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu, sebagaimana diatur dalam pasal 114 ( 1 ) Sub 112 ( 1 ) Undang- undang RI. No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selasa, (17/09/2019)

Diketahui identitas Terduga SL (26) alamat Kampung Cangkring, RT 07/02 Desa Brengkok, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara.

Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sumarjan membenarkan adanya penangkapan tersebut, berawal informasi dari masyarakat bahwa adanya penyalahgunaan narkotika di Kampung Rawasentul RT 02/04 Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, lalu dilakukan penyelidikan.

“Sesampainya di tempat kejadian polisi melihat seorang lelaki yang mencurigakan yang terlihat sedang duduk di warung kontrakan warga di Kampung Rawa sentul RT 02/04 Kelurahan Serta Jaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi”

“Saat dihampiri selanjutnya dilakukan pengeledahan badan serta menyisir disekitar TKP dan ditemukan BB (Barang Bukti) Narkotika diduga jenis sabu berat bruto 0.5 gram didalam plastik klip warna bening yang dibungkus dengan tisue lalu dimasukan kedalam bungkus rokok Magnum Mild yang disimpan tidak jauh dari pelaku,” terang Kapolsek

“Kemudian dilakukan interogasi dan serta adanya barang bukti bahwa terduga mengakui memiliki dan sebagai pengguna sabu,” imbuhnya

Selanjutnya Terduga SL serta (BB) Barang Bukti 1 (Satu) paket sabu dalam plastik bening kurang lebih 0, 5 gram dan 1 (Satu) buah Hand Phone Merk Smartfren Andromax warna gold diamankan ke Mapolsek Cikarang Timur guna penyelidikan lebih lanjut. (Dre)

Diduga Pengedar Obat Berbahaya Jenis Heximer Dan Tramadol Dua Pria Ditangkap Polisi Sektor Kedungwaringin

0

JIB | Kab Bekasi,- Unit Reskrim Polsek Kedungwaringin Polres Metro Bekasi telah mengamankan 2 (Dua) orang diduga pelaku Pengedar obat berbahaya / tanpa ijin jenis Heximer dan Tramadol. Rabu, (18/09/2019)

Dari tangan pelaku, Unit Reskrim Polsek Kedung waringin menyita 11 (Sebelas) kantong plastik putih Pil Heximer warna kuning atau 10.500.(Sepuluh ribu lima ratus) Butir, 40 (Empat puluh) keping Pil merk Tramadol CL atau sebanyak 400 (Empat ratus) butir, 1 (Satu) unit HP merk Siomi, 1 (Satu) unit HP merk Evercross, 1 (Satu) unit sepada motor honda beat warna hitan No.pol B-4417-FSP berikut STNK asli dan kunci kontak.

Kepala Bagian Humas Polres Metro Bekasi AKP Sunardi mengatakan. “Pada Hari Rabu (18/09/2019) sekira pukul 16.00 WIB melakukan penyelidikan / Observasi disekitar Jalan Raya irigasi samping PDAM Kampung Kedunggede RT 04/02 Desa kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi,”

“Melihat ada sebuah sepda motor yg ditumpangi dua orang dengan membawa bungkusan plastik putih yang disimpan diantara pengemudi dan penumpang dan terlihat menemui seseorang yang berada di atas sebuah motor,” jelas Sunardi

Sambungnya. “karena kecurigaan anggota, kemudian menghampiri ke tiga orang tersebut, mengetahui ada yang mendatangi ketiga orang tersebut kabur dengan kedua sepeda motor, selanjutnya anggota melakukan pengejaran, dan akhirnya pelaku terjatuh dan saat diperiksa barang bawaan tersebut ternyata didalamnya berisi obat pil kuning (Heximer) sebanyak 11 kantong (10.500) Butir dan pil Tramadol sebanyak 40 (Empat puluh) keping atau 400 (Empat ratus) butir,”

“Saat dimintai keterangan obat tersebut akan dijual kepada pembeli asal karawang (Berhasil kabur).” Tuturnya

Kedua pelaku tersebut diketahui berinisial GWA (27) alamat Kampung Harapan Baru Rt. 02/11 Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

RR (18) alamat Kota Harapan Baru Rt. 02/02 Desa Cikarang Kota Kecamatan Cikarang Utara, kabupaten Bekasi.

Saat ini, kata Sunardi, penyidik tengah mengembangkan kasus ini untuk mengungkap pemasok obat terlarang berbahaya itu ke pelaku.

“Pelaku ditahan di Mapolsek Kedung Waringin, dan kasusnya masih dikembangkan penyidik disana,” pungkasnya (Dre)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -