Wednesday, February 18, 2026
Home Blog Page 76

DPD GMI MALUKU Meminta Proyek Bendungan Way Apo di Hentikan, Diduga Sarat Penyimpangan

0

JIB | Maluku,-  Ketua Wilayah Gabungan Masyarakat Indonesia GMI Maluku Muhammad Loilatu Mendesak DPRD Provinsi Maluku Untuk mengeluarkan Rekomendasi kepada lembaga penegak hukum KPK dan Kepolisian agar segera Menghentikan mega proyek bendungan way apo yang di kerjakan melalui balai sungai (BWS) maluku itu.


Pasalnya Sejak kontarak di tandatangani Desember 2017 hingga kini pertengahan 2024 Mega proyek bendungan way apo yang di kerjakan dalam 2 paket tersebut yakni Paket I di kerjakan oleh PT PP-Adhi karya,KSO Dengan Anggaran Rp 1.0,7 Triliun yang meliputi konstruksi bendungan utama dan paket II di kerjakan oleh PT Hutama karya- jakon, KSO dengan Anggaran Rp 1.0,13 Triliun yang meliputi konstruksi bendungan pelimpah/Spillway tersebut tak kunjung selesai.


Padahal dari keterangan beberapa media sebelumnya juga di katakan Proyek yang menghabiskan anggaran APBN 2,1 triliun rupiah itu di targetkan rampung pada awal 2023 lalu, namun sampai hari ini pekerjaan blm kunjung selesai, bahkan hampir bisa di pastikan belum bisa selesai pada akhir 2024 nanti. Dan bahkan kini bendungan tersebut jebol pada jumat 5/7 2024 karna tidak bisa menahan tekanan air akibat itensitas hujan yang tinggi beberapa hari lalu dan mengakibatkan banjir bandang yang menghantam 12 desa di kabupaten buru tersebut pada jumat 5/7/2024 lalu.


Bendungan yang di rancang agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tersebut malah justru menjadi ancaman bagi masyarakat buru akibat dari oknum balai sungai(BWS)Maluku.


Kami menduga ini adalah bentuk kesengajaan pihak bali sungai BWS Maluku. Kami juga menduga kuat ada praktek korupsi pada anggaran pembangunan proyek presiden jokowidodo dan maruf Amin tersebut. Untuk itu kami mendesak KPK dan juga kepolisian(polda Maluku) agar membentuk tim infestigasi untuk mengaudiet anggaran proyek bendungan way apo tersebut.


Kami juga mendesak KPK untuk Memanggil dan Memeriksa kepala balai sungai (BWS) Maluku Marvan lanra Ibnu dan PPK serta pihak pihak yang di duga terlibat dalam korupsi anggaran proyek bendungan way apo tersebut.


Pasalnya sudah memasuki 7 tahun proyek yang di rancang untuk menyediakan Air irigasi bagi 10 000 hektare persawahan dan memiliki kemampuan untuk mengendalikan banjir tak kunjung selesai. Untuk itu wajar bagi KPK untuk segera memeriksa anggaran proyek tersebut.


Loilatu Juga Mendesak
BPK RI agar segera Mengaudit anggaran proyek bendungan way apo tersebut, bahkan iya juga menegaskan agar pihak kepolisian, hususnya Polda Maluku dan juga Kejaksaan tinggi Maluku harus lebih serius dalam mengusut dugaan2 korupsi dimaluku. (MA/Red)

Rangkaian MPLS di SMA Negeri 1 Batujaya, Kajari Karawang Wujudkan Hukum Modern

0

JIB | Karawang – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Batujaya memasuki hari kedua dengan serangkaian acara yang edukatif dan inspiratif. Pada hari Selasa 16 Juli 2024, acara diawali dengan penyuluhan hukum yang diadakan dalam rangka program “Jaksa Masuk Sekolah”.

Tema penyuluhan kali ini adalah “Akselerasi Kejaksaan untuk Mewujudkan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas”, yang disampaikan oleh Bapak Michael Yudhistira L. Gaol, SH, selaku Kasubsi Bidang Intelijen Kejari Karawang.

Dalam penyuluhan tersebut, Bapak Michael Yudhistira menyampaikan pentingnya peran hukum dalam pembangunan bangsa dan bagaimana kejaksaan berperan dalam mempercepat terwujudnya sistem hukum yang modern.

“Kejaksaan berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas penegakan hukum di Indonesia. Dengan adanya program seperti ini, diharapkan generasi muda dapat lebih memahami dan menghargai pentingnya hukum dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Michael Yudhistira.

Para siswa tampak antusias mengikuti penyuluhan tersebut, dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan seputar peran kejaksaan dan proses hukum di Indonesia. Acara ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para siswa mengenai sistem hukum di Indonesia dan peran mereka dalam mendukung terciptanya masyarakat yang adil dan berkeadilan.

MPLS di SMAN 1 Batujaya akan terus berlanjut dengan berbagai kegiatan lainnya yang bertujuan untuk mempersiapkan siswa-siswi baru dalam menghadapi dunia pendidikan di tingkat yang lebih tinggi. (Ey/Red)

Kegiatan MPLS di SMK Negeri 1 Tirtajaya Berikan Pengalaman Positif Dan Motivasi

0

JIB | Karawang – Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 1 Tirtajaya Kabupaten Karawang Provinsi Jawa, disambut dengan semangat baru dan antusiasme yang tinggi dari para siswa baru, Selasa (16/07/24).

Kegiatan tersebut diadakan lingkungan sekolah dengan memberikan pengalaman positif dan motivasi bagi para siswa baru yang akan memulai pendidikan di tahun ajaran 2024-2025.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Tirtajaya, Iwan Sutiawan, S.Pd, waktu ditemui jurnalindonesiabaru.com, (16/07/24) menyampaikan harapan besar terhadap para siswa baru yang mengikuti kegiatan MPLS.

“Dengan semangat belajar yang tinggi, para siswa memiliki peluang besar untuk mencapai kesuksesan. Berusaha dan tidak pernah menyerah dalam mengejar impian adalah kunci utama,” ucapnya.

Lebih lanjut mengatakan, bahwa para siswa baru sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan MPLS yang telah disiapkan oleh pihak sekolah. Mulai dari pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, hingga berbagai kegiatan motivasi dan inspirasi.

Dengan adanya MPLS ini, diharapkan para siswa baru dapat lebih siap dan semangat dalam menjalani proses belajar mengajar di tahun ajaran baru. Semangat dan antusiasme yang tinggi dari para siswa diharapkan dapat menjadi modal utama untuk mencapai kesuksesan di masa depan,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan MPLS dirancang untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan akademik serta non-akademik. Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut para siswa baru dapat memulai perjalanan pendidikan mereka dengan penuh motivasi dan optimisme. (Ey/Red)

SMA Negeri 1 Batujaya Gelar MPLS Dengan Penyuluhan Hukum Dari Kajari Karawang

0

JIB | Karawang, 16 Juli 2024 – SMA Negeri 1 Batujaya di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang diikuti oleh 432 siswa baru. Kegiatan ini terbagi dalam 12 rombongan belajar (Rombel) dan berlangsung dengan penuh semangat serta antusiasme dari para peserta.

Pada hari kedua MPLS, acara ini diisi dengan penyuluhan hukum yang disampaikan langsung oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Karawang. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa baru tentang pentingnya mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku di masyarakat.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Batujaya, Drs. Hari Radianto, M.Pd, menyampaikan apresiasinya atas kesediaan Kajari Karawang dalam memberikan penyuluhan hukum kepada para siswa baru yang akan memulai pendidikan tahun ajaran 2024 – 2025.

“Kami berharap melalui penyuluhan ini, para siswa dapat lebih memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai hukum dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah,” ucapnya kepada jurnalindonesiabaru.com, Selasa (16/07/24)

Dengan adanya penyuluhan hukum ini, diharapkan siswa-siswi baru SMA Negeri 1 Batujaya Kabupaten Karawang Provinsi Jawa, dapat lebih memahami peran penting hukum dalam kehidupan mereka, serta mampu menjadi generasi yang taat hukum dan berintegritas. (Ey/Red)

Selamatkan Potensi Kerugian Rp3,417 T, Menteri AHY Gebuk Mafia Tanah di Kabupaten Grobogan dan Kota Semarang

0

JIB | Semarang,-  Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap tindak pidana pertanahan yang dilakukan oleh mafia tanah di Kabupaten Grobogan dan Kota Semarang. Dua kasus kejahatan pertanahan ini dibeberkan dalam konferensi pers yang berlangsung di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Tengah pada Senin (15/07/2024).

Para mafia tanah melakukan kejahatan dengan menggunakan Akta Autentik yang dipalsukan dan melakukan penipuan dan/atau penggelapan. Dari dua kasus tersebut, berhasil diselamatkan objek tanah seluas 826.612 meter persegi atau 82,66 hektare serta potensi kerugian negara dan masyarakat Rp3,417 triliun.

“Pemberantasan mafia tanah penting karena semangat kita untuk bisa menghadirkan keadilan atas urusan tanah dan tata ruang di negeri kita. Sekaligus kita ingin meyakinkan kepastian hukum untuk menghadirkan iklim investasi yang semakin kompetitif dan menjanjikan kepada para investor,” ujar Menteri AHY.

Dalam hal ini, Menteri AHY juga mengapresiasi kerja empat pilar dalam memberantas mafia tanah, yakni Kementerian ATR/BPN, aparat penegak hukum, lembaga peradilan, dan pemerintah daerah. “Kami ingin benar-benar meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholders terutama jajaran kepolisian dan kejaksaan di seluruh tingkatan karena kita ingin memberantas mafia tanah sampai dengan ke akar-akarnya,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa pengungkapan kasus mafia tanah sama saja dengan menjamin kepastian hukum, sehingga meningkatkan keamanan investasi dan mendukung ekonomi nasional. Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah membantu melaporkan kejahatan pertanahan yang dialami.

“Ini semua berkat komitmen kami, kerja sama yang kokoh dengan Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah serta kejaksaan dan anggota sekalian, sehingga ini dapat kita laksanakan. Ini menjadi motivasi bagi kami Polda Jawa Tengah bahwa dalam rangka ikut serta menegakkan hukum serta membangun perekonomian Indonesia,” tutur Kapolda Jawa Tengah.

Ketua Satgas Anti-Mafia Tanah, Arif Rachman yang juga selaku Direktur Pencegahan dan Penanganan Konflik Kementerian ATR/BPN melaporkan bahwa mafia tanah di Jawa Tengah berasal dari semua lini termasuk dari tokoh intelektual. Kerugian yang dialami tidak hanya dari nilai tanah, namun juga melihat nilai pajak dan potensial tanah yang berada dalam kawasan industri.

“Kita juga mengembalikan pajak bahkan potensial lost. Ini yang paling penting kalau dari objek tanah mungkin terlihat Rp100 miliar, tapi pajak juga besar, belum lagi ini yang paling penting berdasarkan Perpres Nomor 60 Tahun 2022 bahwa kawasan Grobogan akan menjadi kawasan Industri. Investasi ini yang akan menyerap ribuan pekerja, namun mati karena mafia tanah,” papar Arif Rachman.

Hadir mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN dalam konferensi pers ini, Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, Iljas Tedjo Prijono; Staf Khusus Bidang Pemberantasan Mafia Tanah, Widodo; dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, Dwi Purnama. Turut hadir, perwakilan Kabareskrim Polri; perwakilan gubernur, Kejaksaan Tinggi, dan Pengadilan Tinggi Jawa Tengah. (wawan Gunawan )

Upacara Pembukaan MPLS di SMK Negeri 1 Pakisjaya Dan Dilanjutkan Pembekalan

0

JIB | Karawang, 15 Juli 2024 – SMK Negeri 1 Pakisjaya menggelar upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang diikuti oleh seluruh siswa baru tahun ajaran 2024-2025, dilaksanakan dihalaman sekolah.

Kegiatan tersebut akan berlangsung mulai dari tanggal 15 hingga 17 Juli 2024, dengan diikuti oleh 252 orang siswa yang terbagi dalam 7 rombongan belajar (Rombel) berbagai jurusan.

Upacara yang dilaksanakan pagi hari di pimpin langsung oleh Yudi Kartiwa, S.Pd, S.ST, M.Pd, sebagai Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Pakisjaya Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Pakisjaya, Yudi Kartiwa, S.Pd, S.ST, M.Pd, mengatakan setelah melaksanakan upacara langsung memberikan pembekalan dan arahan kepada para siswa yang ikut kegiatan (MPLS). Pentingnya adaptasi dengan lingkungan sekolah baru serta memperkenalkan berbagai jurusan yang tersedia di SMK Negeri 1 Pakisjaya.

“Kegiatan MPLS ini bertujuan untuk membantu siswa baru mengenal lebih dekat lingkungan sekolah, guru, serta teman-teman seangkatan. Selain itu, para siswa juga diberikan informasi mengenai tata tertib dan budaya sekolah yang harus dipatuhi selama menempuh pendidikan di SMK Negeri 1 Pakisjaya,” ujarnya.

Dengan semangat baru, para siswa baru diharapkan dapat memulai mengikuti perjalanan pendidikan mereka di SMK Negeri 1 Pakisjaya Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat, untuk tahun ajaran 2024 – 2025 dengan penuh semangat dan antusiasme. (Ey/Red)

Kepsek SMPN 1 Batujaya Pimpin Langsung Pembukaan MPLS

0

JIB | Karawang, 15 Juli 2024 – SMP Negeri 1 Batujaya Kabupaten Karawang mengawali Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, H. Saar Supriatna, S.Pd.

Acara tersebut berlangsung di lapangan sekolah dan dihadiri oleh seluruh siswa baru beserta orang tua mereka, serta para guru dan pendidik. Siswa yang mengikuti MPLS ini akan melanjutkan tahun ajaran 2024 – 2025.

Dalam sambutannya, H. Saar Supriatna, S.Pd, sebagai Kepala SMP Negeri 1 Batujaya Kabupaten Karawang, menyampaikan pentingnya MPLS sebagai wadah untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada para siswa baru.

“MPLS adalah langkah awal bagi siswa untuk mengenal lingkungan baru, teman-teman baru, serta guru-guru yang akan membimbing mereka selama tiga tahun ke depan,” ujar H. Saar Supriatna, S.Pd.

Selain itu, tahun ajaran baru ini, SMP Negeri 1 Batujaya berhasil memenuhi kuota hingga 10 rombongan belajar (rombel), dengan masing-masing rombel mencapai 40 siswa. Pencapaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di SMP Negeri 1 Batujaya.

Upacara pembukaan MPLS berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan doa bersama. Para siswa baru tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang telah dipersiapkan oleh panitia MPLS.

“Semoga MPLS tahun ini berjalan lancar dan semua siswa dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan sekolah yang baru,” tutup H. Saar Supriatna, S.Pd, dalam sambutannya. (Ey/Red)

Pengusaha Mebel Di Jawa Tengah Terima Sertifikat Elektronik 1 Lembar Dari Menti AHY

0

JIB | Semarang,-Agus Handoko (46), warga Desa Wonorejo, Kabupaten Semarang menjadi salah seorang penerima Sertipikat Tanah Elektronik pada penyerahan sertipikat yang dilakukan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Sabtu (13/07/2024).

Ia mengaku tidak memiliki kekhawatiran meski sertipikat tanahnya tidak berupa buku seperti yang ia ketahui sebelumnya. Menurutnya, meski hanya berwujud satu lembar, Sertipikat Tanah Elektronik tetap diyakini keamanannya.

“Sertipikat elektronik lebih simpel dan tetap aman, karena sertipikat elektronik jadi tidak takut sobek atau kotor,” ujar Agus Handoko yang baru saja menerima Sertipikat Tanah Elektronik untuk tanah tempat usaha mebel miliknya dari Menteri ATR/Kepala BPN.

Ke depannya, sertipikat yang ia diterima bisa digunakan untuk mengembangkan usahanya dengan nilai yang lebih tinggi. “Kalau ada sertipikat, harga tanahnya makin mahal apalagi ini di pinggir jalan, ada akses mobil. Bisa dikembangkan usaha, buat ‘ayem-ayem’ istilahnya, mantap kalau sudah bersertipikat diakui oleh negara,” tuturnya.

Penerima sertipikat lainnya, seorang Ibu Rumah Tangga bernama Lutfi Handayani (34) merasakan hal yang sama saat diberi informasi bahwa sertipikat yang diterima tidak lagi berbentuk buku. Meski demikian, ia tetap antusias karena sejak tahun 1990 rumah yang dibangun oleh orang tuanya akhirnya bersertipikat.

“Saya kaget karena tahunya sertipikat buku yang hijau, ternyata dikasih satu lembar. Tapi saya tidak takut, tidak ragu dan percaya dengan BPN. Saya rasa aman saja karena sertipikatnya untuk disimpan. Sekarang ‘ayem’, lega, sudah hak milik, dulu belum ada tanda buktinya,” ungkap Lutfi Handayani.

Adapun pada kesempatan ini, Menteri AHY menyerahkan 100 Sertipikat Tanah Elektronik di Desa Wonorejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang. Menteri AHY menyapa dan berdialog dengan masyarakat sembari menyerahkan sertipikat tanahnya secara door to door untuk memastikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) berjalan baik dan mengimbau masyarakat agar menjaga sertipikat tanahnya. (YS/PHAL/wawan gunawan)

AHYMenteriATR

KementerianATRBPN

MelayaniProfesionalTerpercaya

MajuDanModern

MenujuPelayananKelasDunia

SetiapKitaAdalahHumas

SetiapKitaAdalahAmbassador

Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

X: x.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id

Berikan Bimbingan Teknis Untuk Tingkatkan Kinerja RT dan RW Maupun Staff Desa Pasirgombong

0

JIB |™PANGANDARAN,- Demi meningkatkan Sumber Daya Manusia dan menyelaraskan dalam meningkatkan kapasitas manusia yang beretika dan mempunyai kemampuan dalam beraktivitas maka Kepala Desa Pasirgombong Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Maslan mengadakan acara Bimbingan Teknis kepada RT dan RW, maupun Pelatihan para staff di Hotel Aquarium Pangandaran. Sabtu (13/07/2024).

Acara tersebut bertema “Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia bagi Ketua RT dan Ketua RW, Tahun Anggaran 2024, acara tersebut di hadiri oleh Bimaspol, Bhabinsa, BPD, Karang Taruna, LPM dan Bundes Desa Pasirgombong Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi.

Kepala Desa Pasirgombong H. Maslam biasa di sebut tongseng  dalam sambutanya mengatakan Alhamdulillah kita bisa melaksanakan acara ini, Yaitu acara bimbingan teknis Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia bagi Ketua RT dan Ketua RW, Tahun Anggaran 2024, dengan adanya bimbingan ini bisa meningkatkan kinerja RT dan RW agar bisa bisa bertanggungjawab dalam bertugas sebagai institusi pemerintahan Pasirgombong.

“Saya Berharap agar para RT dan RW bertugas dengan tugas dan fungsinya, karena sudah kita berikan bimbingan dan mekanisme sebagai ketua RT dan RW agar bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi maupun Pelatihan para staff ” ujarnyaPerlu di ketahui bahwa Desa Pasirgombong Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, mempunyai 20 Rukun Tetangga (RT), 9 Rukun Warga (RW), dan ada 3 Dusun. (Red).

Menteri ATR/BPN AHY Terima Kunjungan Duta Besar Singapura Sharing Soal Ilmu Pertanahan Dan Pemetaan 3D

0

JIB | Jakarta,- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melak’ukan pertemuan dengan Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng di Ruang Menteri pada Rabu (10/07/2024). Dalam pertemuan ini, selain membahas sejumlah agenda internal mendatang, kedua pihak juga melakukan sharing ilmu terkait aspek pertanahan.

Menteri AHY menjelaskan, saat ini pihaknya berupaya mengejar target pendaftaran tanah di seluruh Indonesia yang dilakukan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). “Tak hanya pendaftaran tanah, kami juga mengejar transformasi digital. Kami ingin menyelesaikan pendaftaran sebanyak 120 juta bidang tanah hingga akhir tahun ini. Memang bukan pekerjaan mudah, namun kita saat ini sudah on the right track,” ujarnya.

Menteri AHY juga menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia memastikan terkait ketimpangan penguasaan tanah melalui Redistribusi Tanah, yang merupakan bagian dari program Reforma Agraria. “Seperti halnya pada dua bulan lalu, Presiden Joko Widodo menyerahkan sebanyak 10.000 sertipikat hasil Redistribusi Tanah di Banyuwangi, Jawa Timur,” jelasnya.

Dalam pertemuan ini, Menteri AHY mengungkapkan ketertarikannya dengan sistem pemetaan digital yang dijalankan oleh Singapura. “Kita perlu belajar dari Singapura terkait 3D Mapping. Bahkan mungkin kita bisa transfer ilmu dan pengalaman terkait ini karena kita juga butuh untuk mempersiapkan SDM kita dalam peningkatan skill,” ujarnya.

Bicara soal pemetaan digital, Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng menyebut jika luas wilayah Singapura jauh lebih kecil dibanding luas keseluruhan Indonesia.“Singapura kurang lebih sedikit lebih luas dari pada Jakarta. Dalam jalannya pertanahan di Singapura, kita lakukan pemetaan digital. Pemetaan digital dengan bentuk tiga dimensi ini mencakup daratan, bawah tanah, bahkan hingga bangunan,” jelas Kwok Fook Seng.

Singapura juga terus berupaya membangun negara yang berbasis smart city melalui ‘Smart Nation Singapore’. “Smart Nation itu sendiri adalah kombinasi dari pembangunan hardware, software, serta warga negara yang mampu menggunakannya (mampu menjalankan tools dari smart city, red),” jelas Kwok Fook Seng.

Adapun pada pertemuan ini, Menteri AHY didampingi oleh Staf Khusus Bidang Manajemen Internal, Agust Jovan Latuconsina dan Tenaga Ahli Bidang Manajemen Internal, Mira Permatasari

(wawan Gunawan)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -