Ketum Pelindung Anak Aris Merdeka Bersama anak-anak Korban tsunami Lampung

JIB| Lampung Selatan – : Sungguh Hebat dan luar biasa kalimat ini yang patut disampaikan kepada Dinas Pendidilan Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara yang berhasil mengorganisir semangat Aksi Solidaritas anak-anak peserta didik mulai dari TK hingga SMU dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang untuk mengumpulkan bantuan kepada anak-anak korban tsumami di Lampung. Jum’at (15/02/2019).

Lembaga Perlindungan Anak.(LPA) Deliserdang yang ikut mendampingi Aksi Solidatitas anak-anak Deliserdang untuk anak korban tsunami Palu dan Selat Sunda sebelumnya juga telah berhasil mengumpulkan Dana Aksi Solidaritas yang diserahkan kepada anak-anak korban tsunami di Palu, Donggala dan Selat Sunda.

“Semangat berbagi kepada sesama khususnya kepada anak korban adalah basis dari Aksi Solidaritas anak-anak Deliserdang untuk korban tsunami”.

Nilai-nilai kesetiakawanan dan empaty inilah yang perlu terus ditanamkan kepada anak-anak kita tanpa membedah-bedah latar belakang, suku, ras dan agama”, demikian disampaikan Junedy Ketua LPA Deliserdang mewakili Dinas Perdidikan dan peserta didik dilingkungan Sekolah di Kabupaten Deliserdang pada saat menyerahkan bantuan secara simbolik kepada ratusan anak-anak korban tsunami di Lampung Selatan Jumat 15/02.

Sementara itu, Kepala Dinas PPPA Kabupaten Lampung Selatan didampingi sekretarisnya dalam kesempatan menyerahkan bantuan secara simbolik kepada anak-anak.kotban tsunami di tenda pengungsian di Lampung Selatan menyampaikan apreasianya kepada Tim Komnas Perlindungan Anak, LPA Propinsi Lampung dan Forum Anak Lampung dan Banten yang telah memberikan motivasi dan ispirasi bagi masyarakat Kabupaten Deliserdang khususnya Dinas PPPA Lampung Selatan.

Semangat solidaritas anak yang didorong dan di prakarsai Dinas Pendidikan Deliserdang dan atas “advisor” LPA Deliserdang dan Komnas Perlindungan Anak menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi anak (do the best interest of the child) di Lampung Selatan”,

Kegiatan ini patut diconyoh untuk dijadikan contoh program pemulihan bagi anak sebagai korban oleh lintas profesi dann lembaga secara khusus program pemerintahvdi berbagai daerah,”

Apa yang dilakukan Dinas Pendidikan dan LPA Deliserdang patut dicontoh dan diteruskan karena menyentuh pafa akar dan masalah kebutuhan psikologis anak, demikian disampaikan Asisten Pemerintahan Lampung Selatan mewakili Plt Bupati Lampung Selatan pada saat menerima kehadiran tim Komnas Perlindungan Anaj di ruangan Kadis PPPA Lampung Selatan.

Dalam kunjungan Aksi Solidaritas untuk anak korban tsunami Lampung itu, Komnas Perlindungan Anak bersama Dinas PPPA dan LPA Deliserdang mewakili anak-anak Deliserdang telah memberikan lebih kurang 400 paket bantuan alat-alat sekolah kepada anak-anak korban tsunami di dua titik pengusian yakni di wisma atlit dan tenda pengungsia didesa Mui di Kabupaten Lampung Selatan. Tampak anak bersukacita dan senang saat menerima paket bantuan itu.

Mengingat ditemukannya 39 anak yang terpisah dari orangtuanya akibat dari tsunami yang saat ini dibawa pengawasan dan perlindungan dinas PPPA di Lampung Selatan sudah saatnya mengupayakan kegiatan perlindungan anak terpadu bagi anak sebagai korban

Komnas Perlindungan Anak Indoneia sebagai lembaga independen yang diberikan tugas dan fungsi untuk memberikan pembelaan dan perlindungan anak di Indonesia siap mengajak Dinas PPPA Lampung Selatan untuk menyelenggarakan program Reintegrasi Sosial anak bagi anak yang terpisah dari keluarga. “Anak-anak yang terpisah dari orangtua dan keluarganya dampak dari tsunami uang telah ditempatkan di berbagai keluarga alternatif maka perlu terus dilakukan pengawasan mengenai keberadaannya mereka”, demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak di Lampung Selatan Jumat (15/02/2019)

Kunjungan kerja aksi solidaritas untuk anak korban tsunami di Lampung ini diliput secara penuh oleh Komnss ANAK TV dan diakhiri dengan berbagai aktivitas menyenangkan anak srbagsi cara pemulihan trauma anak.

Disini senang, disana senang, dimanana-mana hatiku senang Senang, demikian Arist menyudahi kunjungan kerja aksi solidaritas untuk anak korban tsunai di Lampung Selatan. (Red)