JIB | Kabupaten Bekasi,- Jembatan Cipamingkis yang berlokasi di Cibarusah, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Jembatan tersebut menghubungkan empat desa di wilayah Cibarusah Kota diantaranya Desa Sirnajati, Desa Ridogalih, dan Desa Ridomanah.

Jembatan Cipamingkis – Cibarusah merupakan akses jalan utama ataupun satu-satunya lintas yang sangat di butuhkan oleh Masyarakat Cibarusah dan sekitarnya karena jembatan tersebut merupakat ruh penggerak ekonomi seluruh Masyarakat Cibarusah maupun luar Cibarusah.

Jembatan Cipamingkis alternatif II yang berlokasi di Kampung Tempuran Desa Ridomanah Kecamatan Cibarusah walaupun akses jembatan tersebut lintasnya lumayan jauh namun bisa untuk kegiatan pergerakan ekonomi

Hasil dari Investigasi media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi jembatan Cipamingkis Cibarusah pada hari Kamis (10/10/19) terlihat alat berat mulai melakukan pengerukan tanah atau merapihkan tanah yang berada tepat di jembatan tersebut

Menurut informasi yang di dapat dari warga setempat oleh media online jurnalindonesiabaru.com sebelum pekerjaan di mulai terlebih dahulu di lakukan syukuran dengan memotong dua ekor kambing, hal tersebut di lakukan sebagai rasa syukur pada Allah SWT karena jembatan tersebut akan mulai di kerjakan.

“Kami sebagai teknisi tiang pancang tidak sembarangan untuk mulai pekerjaan dalam pemasangan tiang pancang dan kami juga harus mengikuti prosedur dalam pembangunan jembatan tersebut yang telah di sepakati bersama antara Dinas terkait dan rekanan kerja dalam membangun jembatan tersebut,” tutur Dodi

“Dan satu hal lagi yang sangat kami inginkan pada saat akan melakukan pekerjaan pemasangan tiang pancang jembatan tersebut adanya pagar pembatas pengamanan atau SOP di lokasi jembatan untuk para pengguna jalan,” imbuhnya

Dodi menambahkan hal itu di lakukan agar pada saat pemasangan tiang pancang berjalan dengan baik dan lancar karena tiang pancang di angkut menggunakan crand (Alat berat) dan kenapa harus di pasang pagar pengamanan di sekeliling jembatan tersebut yang akan di perbaiki untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan oleh kami. Dan kami sangat berharap mudah-mudahan sesuai dengan juklak dan juknis yang sudah di atur oleh Dinas terkait dengan rekanan kerja dalam pekerjaan pembangunan jembatan tersebut dan dalam pekerjaannya berjalan dengan lancar hingga akhir pelaksanaan serta jembatan tersebut dengan di pasang 32 titik tiang pancang mudah-mudahan akan bertahan lama. Jelas Dodi

Menurut Dodi kami hanya sekedar tekhnisi atau pekerja dan mengenai pemasangan tiang pancang tergantung dari mekanisme pihak pelaksana jembatan tersebut dengan Dinas terkait,dan kami hanya mengikuti arahan yang di lakukan oleh pelaksana untuk mengenai segala hal yang menyangkut ke pekerjaan ini silakan anda tanyakan ke pelaksananya langsung. pungkasnya. (Dre/Dedi)