JIB | Karawang,- Setelah beberapa bulan terkena tumpahan limbah minyak Pertamina, kini kawasan pesisir Pantai Karawang, khususnya Pantai Sedari kembali didatangi pengunjung dari berbagai daerah di wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta, maupun sekitarnya.

Dan pantai sedari adalah pilihan masyarakat untuk berlibur sambil memandang lautan luas, melihat kekuasan sang Pencipta begitu indah air laut tenang dan gemulai ombak tipis menghampiri bibir pantai, apalagi kalau di sore hari melihat terbenangnya matahari dari barat dan paginya timbulnya matahari.

Lebih ramai lagi pengunjung pantai sedari di setiap sabtu dan minggu sehingga para pedangpun gembira ria dan sibuk melayani para pengunjung jajan sambil melihat indahnya pantai sedari.

Hal tersebut membuat senang bagi pedagang dan pengusaha kecil yang ada di Pantai Sedari. Mulai dari pedagang asongan, kopi, oleh- oleh khas Sedari hingga rumah makan dengan menu khusus ikan bakarnya.

Salah satunya Hj Neng (51 thn), pedagang baju pantai yang sudah tiga tahun melakukan usahanya di Pantai Sedari, mengatakan, dia merasa bersyukur dengan ramainya pengunjung yang kembali datang, setelah beberapa bulan sepi karena tumpahan limbah minyak Pertamina.

“Alhamdulillah sudah hampir seminggu, terutama hari Sabtu dan Minggu pengunjung mulai ramai lagi. Sempat ada beberapa bulan pengunjungnya sepi, dagang juga ikutan sepi”, ujar pedagang baju pantai ini, tersenyum.

Bahkan menurutnya, Pantai Sedari termasuk tempat wisata yang tidak mengijinkan adanya warung atau pedagang yang menjual minuman keras. Jadi tidak berpengaruh kepada pengunjung yang datang membawa keluarga.

“Jangan kan warung remang-remang (warem), warung biasa saja dilarang menjual minuman beralkohol, dan kayanya Pantai Sedari mau di jadikan wisata percontohan”, jelas Teh Haji, dengan sapaan akrabnya.

Senada dikatakan Yanto, pengunjung dari Bekasi, Pantai Sedari tergolong wisata pantai yang sempat menjadi buah bibir hingga membuat penasaran bagi siapa saja yang belum mengunjunginya.

“Meskipun tempat wisata belum mewah, tapi untuk dijadikan tempat bermain dan berlibur bersama keluarga sudah tergolong memadai dan mengasyikan”, imbuhnya. (red)