JIB | Kabupaten Bekasi- Kebiasaan buruk para pelajar pria naik atap dan bergelantungan di mobil angkutan umum saat pulang sekolah.

Pelajar dari beberapa sekolah dI wilayah Rengasdengklok Kabupaten Karawang, masih saja memenuhi atap dan bergelantungan di mobil angkutan umum sepulang sekolah.

Aksi nekat mereka ini belum juga mendapat tindakan dari instansi terkait, karena hal ini bisa membahayakan penumpang itu sendiri dan juga orang lain.

Aksi nekat sejumlah para pelajar ini terlihat saat jam pulang sekolah.

Sepertinya hal ini bukan keterpaksaan karena tidak adanya tempat duduk, melainkan hal buruk tersebut sudah menjadi kebiasaan sehari-hari.

Mereka duduk berdesak-desakan memenuhi atap mobil dan sebagiannya bergelantungan pada bagian belakang mobil. Sepertinya mereka belum sadar kalau kebiasaan buruk mereka ini akan membahayakan dirinya sendiri dan juga akan membahayakan orang lain.

“Tidak tahu ini harus siapa yang disalahkan, apakah para orang tua murid, pihak sekolah, instansi terkait atau para sopir.
Pemandangan seperti ini bukanlah hal yang langka, tetapi sudah lumrah, karena setiap hari banyak yang seperti ini,” ucap Amir, salah seorang warga Rengasdengklok Kabupaten Karawang

Dikatakannya, kecelakaan baik terjatuh dari atap mobil, atau mobil yang terbalik membawa pelajar seperti itu sudah pasti akan terjadi. tapi hal tersebut sepertinya bukanlah menjadi pembelajaran bagi mereka.

“Sangat dikhawatirkan terjadinya hal yang tidak diinginkan, kalau sudah terjadi biasanya berbagai pihak saling salah menyalahkan, ini harus menjadi perhatian instansi terkait untuk menertibkan, jangan sampai ada korban dan harus ada tindak tegas,” harapnya. (Biro Karawang)