Jurnal Indonesia Baru

Pembangunan Jembatan Jatimulya-Malangsari Di Desa Malangsari Patut Dicurigai

JIB | Karawang – Pembangunan Jembatan Jatimulya-Malangsari di Desa Malangsari, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, yang memiliki panjang 5,00 M’ dan lebar 5,00 M’, menyerap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang 2024 sebesar Rp. 189.421.000,00.

Proyek tersebut dikerjakan oleh CV. GEMILANG dengan jangka waktu kalender selama 60 hari, yang digulirkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang.

Namun, hasil dari pantauan jurnalindonesiabaru.com, Selasa (09/07/24) bahwa proyek tersebut patut dicurigai. Hal ini muncul diduga akibat lemahnya pengawasan dari dinas terkait selama proses pengerjaan pembangunan.

Proyek seharusnya diawasi dengan ketat oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Jika pengawasan lemah, kualitas pekerjaan bisa jadi tidak sesuai dengan standar yang diharapkan.

Menurut pengakuan seorang pekerja ketika dikonfirmasi pembangunan jembatan Jatimulya-Malangsari terkait hasil pekerjaannya turap sayap jembatan diminta awak media mengukur pake meteran.

“Kalo untuk pondasi turap ukur – ukur aja, ni meterannya,” ucapnya sambil menunjukan meteran yang dipegang sembari akan memberikan.

Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan ini. Hingga berita ini diturunkan, CV. GEMILANG sebagai pelaksana proyek juga belum memberikan klarifikasi. (Red)