Saturday, February 21, 2026
Home Blog Page 124

Kadispora Iman Nugraha : Mengapresiasi Lebaran Kabupaten Bekasi

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Acara Lebaran Bekasi 2023 diapresiasi Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi sebagai wujud serta simbol memperkokoh tali persaudaraan. Sabtu, 10/06/2023.

Selain itu, dikatakan Kadisbudpora, Iman Nugraha, juga sebagai ajang talisilaturahmi antar warga Kabupaten Bekasi dan antar etnis di Nusantara.
Ia mengatakannya saat menghadiri kegiatan Lebaran Bekasi tahun 2023, yang dibuka secara langsung oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, di Saung Jajaka Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara.

“Kami dari Disbudpora mensupport penuh, alhamdulillah, hari ini kita bisa melaksanakannya dengan sukses dan meriah Lebaran Bekasi yang gagasannya sudah disampaikan Ketua Jajaka Nusantara dan FPK”, ucapnya.

Kegiatan ini, lanjut Iman, harapannya dapat meningkatkan persaudaraan antar multi etnis yang ada di Kabupaten Bekasi menjelang pemilu 2024. Selain itu, acara tersebut dapat menjadi momentum dalam mengenalkan citra budaya lokal maupun nasional hingga mancanegara.

“Semoga, kedepannya akan semakin banyak yang akan kita tampilkan lagi budaya-budaya lokal maupun nasional. Melalui tema silaturahmi menuju Kabupaten Bekasi yang damai di tahun 2024 nanti terwujud”. Tutupnya (Sam)

Aksi Massa Terpaksa Dibubarkan, Mengganggu Ketertiban Umum dan Menyebabkan Kemacetan Lalu Lintas dan Mengganggu Aktivitas Masyarakat

0

JIB | Kendari – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari terpaksa membubarkan aksi unjuk rasa yang memblokir jalan di pertigaan Kampus Universitas Halu Oleo (UHO).

Aksi massa tersebut terpaksa dibubarkan, karena dianggap telah mengganggu ketertiban umum dan menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas yang panjang.

Menurut, Kaporlesta Kendari, Kombes Pol M Eka Faturrahman mengatakan, keputusan untuk membubarkan massa pengunjuk rasa tersebut sudah sesuai dengan ketentuan. Sebab, aksi tersebut mengganggu ketertiban umum dan aktivitas masyarakat.

“Kami terpaksa membubarkan massa karena sudah menimbulkan kemacetan panjang akibat memblokade jalan. Tindakan kami ini sudah sesuai dengan ketentuan,” ucap Faturrahman.

Faturrahman menyebut, awalnya pihaknya memberikan pengawalan dan pengamanan terkait aksi tersebut. Namun karena sudah melanggar aturan, sehingga pihaknya terpaksa meminta massa untuk membubarkan diri.

“Kami sudah imbau, silahkan menyampaikan aspirasi dan mengemukakan pendapat dengan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. Namun imbauan kami tidak diindahkan,” ungkapnya.

Eks Dir Narkoba Polda Sultra itu menambahkan, terkait adanya tudingan aparat Kepolisian melakukan tindakan represif dan menyerang lingkungan Kampus UHO, dia membantahnya.

“Kami tegaskan tidak ada penyerangan lingkungan kampus. Yang ada justru personel Kepolisian yang melakukan pengamanan mendapat serangan dari dalam kampus oleh sekelompok orang memakai topeng,” katanya.

Dia juga menduga, aksi unjuk rasa yang digelar oleh massa pada siang tadi di pertigaan Kampus UHO telah disusupi oleh oknum tidak bertanggung jawab. Sebab, awalnya hanya aksi damai namun adanya orang yang jadi provokator sehingga terjadinya keributan.

“Kami identifikasi pecahnya aksi demo ini karena adanya penyusup di dalamnya yang sengaja ingin membenturkan massa dengan aparat Kepolisian,” kata Faturrahman.

Terkait hal itu, Faturrahman mengimbau masyarakat tidak terprovokasi dengan adanya isu hoaks yang dapat memicu terjadinya gangguan keamanan di Kota Kendari.

“Kami harap masyarakat tidak terpancing terhadap isu yang ingin mencoba menggiring aksi Unras siang tadi ke arah negatif. Kita minta seluruh masyarakat menahan diri,” pungkasnya. (Red)

Proyek Pembangunan DEK Penahan/Tanggul di Batang Ayumi Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai Spek

0

JIB | Kota Padangsidempuan- Proyek Rekonstruksi DEK Penahan/Tanggul Sungai Aek Batang Ayumi Kelurahan Sitamiang Padangsidempuan Selatan, Kota Padangsidempuan yang sumber dananya dari APBD Kota Padangsidempuan Tahun Anggaran 2023 Sebesar Rp. 1.180.722.000 (Satu Milyar Seratus Delapan Puluh Juta Tujuh Ratus Dua Puluh Dua Ribu Rupiah) dengan Nomor Kontrak 0713 SPK BPBD/IV/2023 Tertanggal 04 April 2023 Diduga pengerjaanya asal jadi dan tidak sesuai dengan Bestek.

“Berdasarkan hasil Investigasi dilapangan pada senin 29/05/2023 terlihat galian pondasi bangunan masih cukup dangkal bahkan menurut analisa kami masih rata dengan permukaan air sungai aek Batang Ayumi, ini dampak dari akibat dikerjakan secara manual sebab menurut hemat kami biasanya bila kondisi medannya keras dan berbatu seperti ini galian pondasinya harus menggunakan alat berat sehingga kedalaman galian untuk pondasi dapat terpenuhi, namun yang kita temui dilapangan tidak terlihat adanya alat berat berupa (exacapator) dilokasi Proyek, justru yang terpantau galian pondasi dilakukan secara manual” Hal ini diungkapkan Sekjend Dewan Pimpinan Nasional Ormas GEMMA PETA INDONESIA Dian Negara Panggabean.

Lanjut Dian Negara Panggabean, Berdasarkn hasil investigasi dilapangan banyak ditemukan kejanggalan dalam pengerjaan proyek ini, dan ketika kita coba klarifikasi terhadap para pekerja tidak ada yang bersedia memberikan keterangan karena takut dimarahi pemborongnya, Guna menindak lanjuti hasil investigasi dilapangan beberapa hari yang lalu Kamis 08/06/2023 lembaga kita sudah melayangkan surat konfirmasi ke Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padangsidempuan namun hingga saat ini kita belum mendapatkan jawaban dari surat kita tersebut.

“Dalam Surat Konfirmasi yang kita layangkan, banyak hal yang kita pertanyakan kepada Dinas BPBD Kota Padangsidempuan diantaranya : kita meminta salinan kontrak atau Rencana Anggaran Biaya (RAB) Proyek Rekonstruksi DEK Penahan/Tanggul Sungai Aek Batang Ayumi diberikan kepada kita mengingat kontrak kerja dan RAB bukanlah masuk dalam kategori lembaran rahasia negara dan mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik sehingga kami merasa menjadi hak kami untuk meminta salinan kontrak dan RAB proyek tersebut guna kepentingan kami untung melakukan pengawasan” Jelas Dian.

Diam menuturkan pengerjaan proyek tersebut sesuai dengan tugas dan fungsi kami sebagai lembaga kemasyarakatan dan sosial kontrol sebab kita menduga banyak terjadi pelanggaran yang telah dilakukan Kontraktor contohnya galian pondasi yang kurang dalam sebab dikerjakan secara manual, pemakaian material lokal yang tidak memiliki izin galian C, ditemukannya batu-batu kecil pada pemasangan pondasi dek tersebut, pemasangan batu-batu pada pondasi proyek hanya diserak lalu disiram dengan pasir yang sudah dicampur semen yang seharusnya semuanya harus pasangan batu, diduga campuran semen sangat minim tidak sesuai bestek, dasar galian pondasi kita duga masih rata dengan permukaan air sungai, bahkan pada penelusuran kami alamat kantor dan plang nama CV Sari Guna Lestari pada alamat yang tertera di LPSE tidak ditemukan kantor CV. Sari Guna Lestari alias diduga alamat bodong dan masih banyak kejanggalan lain dalam pengerjaan proyek tersebut.

“Dan tembusan surat kita ke Komisi Informasi Publik (KIP) Wilayah Sumatera Utara di Medan sudah kita kirim langsung kepada Bagian Umum KIP Medan, ini antisipasi apabila Dinas BPBD Kota Padangsidempuan tidak memenuhi hak kita untuk mendapatkan informasi maka kita akan mengajukan sidang informasi ke KIP Wilayah Sumatera Utara di Medan sebelum kita menempuh proses hukum” Dian memberi keterangan kepada awak media.

Dan ketika awak media ini meninjau langsung ke lokasi proyek 08/06/2023, awak media mendapatkan informasi dari masyarakat setempat bahwa pengawas ataupun konsultan proyek jarang kemari bahkan salah satu masyarakat setempat mengatakan “Pemko Padangsidempuan gak kapok dan gak jerah ya bang, belum selesai kasus proyek Torjam (Toru Jambatan) Siborang, ini lagi bakalan jadi masalah” Ungkap salah satu masyarakat kepada awak media. (Bar/Ronald)

Warga Apresiasi Hasil Pekerjaan P3A Petani Santosa Abadi Desa Tanahbaru

0

JIB | Karawang, – Warga Dusun Bugis Utara RT 007/002 Desa Tanahbaru Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang mengapresiasi atas pekerjaan pembangunan peningkatan jaringan irigasi pertanian yang sedang di kerjakan oleh P3A Petani Santosa Abadi atau Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi Desa Tanahbaru.

Diketahui pembangunan yang masih dalam proses pengerjaan dengan menyerap Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Dinas PUPR Pusat dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Jawa Barat, dalam pelaksanaan nya melibatkan peran serta masyarakat, Minggu (11/06/23).

Dengan adanya pembangunan peningkatan jaringan irigasi tersebut, Sulaiman sebagai tokoh masyarakat di Dusun Bugis Utara RT 007/002 mengatakan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi atas kinerja P3A Petani Santosa Abadi dalam pelaksanaanya sudah sesuai ketentuan juklak dan juknis.

“Pekerjaan peningkatan jaringan irigasi nampak hasilnya cukup bagus, dan kami berharap pembangunan peningkatan jaringan irigasi ini dapat berkelanjutan. Dengan adanya pembangunan ini dapat mengatasi aliran air yang mengalir sehingga dapat masuk ke areal pesawahan para petani,” terangnya.

Ditempat terpisah, Dedi Kosasi sebagai Ketua P3A Petani Santosa Abadi Desa Tanahbaru Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang mengatakan, bahwa pihaknya sudah bekerja semaksimal mungkin, dan memberikan pelayanan terbaik sesuai perencanaan yang sudah di tentukan.

“Dalam melaksanakan pekerjaan yang paling utama adalah sesuai standar operasional prosedur dan ketentuan yang berlaku. Semua ini atas monivasi dari TPM sebagai pengawas, dan Saya juga ucapkan terima kasih kepada warga yang telah ikut berpartisipasi saat berlangsungnya pembangunan ini,”pungkasnya. (SUL/EY)

P3A Sri Sumber Rezeki Sebagai Pelaksana Peningkatan Jaringan Irigasi Disambut Baik Masyarakat

0

JIB | Karawang, Dalam rangka pelaksanaan untuk pembangunan jaringan irigasi pertanian di Desa Telukbuyung Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, oleh kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sri Sumber Rezeki di sambut baik oleh masyarakat petani Desa Telukbuyung Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, Sabtu (10/06/23).

Budiana, sebagai Ketua P3A Sri Sumber Rezeki Desa Telukbuyung Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, atau sebutan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) mengatakan, bahwa pihaknya sebagai pelaksana pembangunan peningkatan jaringan irigasi pertanian bertujuan untuk menjejahterakan masyarakat tani.

“Saya sebagai ketua P3A Sri Sumber Rezeki dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan peningkatan jaringan irigasi tidak terlepas dari pengawasan dan selalu mendapatkan bimbingan serta arahan dari (TPM) Tenaga Pendamping Masyarakat, karena hasil pekerjaan ini agar kedepannya dapat bermanfaat untuk masyarakat,” ucapnya.

Lanjut ia mengatakan, bahwa program yang di kelola Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) atau sebutan Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) adalah program perbaikan rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Dinas PUPR Pusat dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Jawa Barat.

“Dengan adanya pembangunan peningkatan jaringan irigasi yang sedang di kerjakan, alhamdulilah disambut baik oleh warga masyarakat petani Desa Telukbuyung, karena selama ini warga masyarakat petani sangat membutuhkan pembangun ini, sehingga hasil dari pembangunan yang nantinya dapat memperlancar aliran air yang akan masuk ke areal pesawahan,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Burhan Nudin sebagai Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) mengatakan, bahwa pembangunan peningkatan jaringan irigasi yang dikelola oleh P3A Sri Sumber Rezeki Desa Telukbuyung Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, telah sesuai spesifikasi dalam pelaksanaannya.

“Saya ini setiap datang ke lokasi untuk melakukan pengawasan selalu memberikan saran maupun arahan agar pengerjaan peningkatan jaringan irigasi sesuai perencanaan, karena pembangunan ini banyak manfaatnya bagi masyarakat petani Desa Telukbuyung,” terangnya. (SUL/EY)

Pembangunan Peningkatan Jaringan Irigasi P3A Tani Jaya Perkasa Desa Tanahbaru Nampak Optimal

0

JIB | Karawang,- Realisasi Pembangunan peningkatan jaringan irigasi pertanian yang di kelola kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tani Jaya Perkasa atau sebutan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air (P3-TGAI) Desa Tanahbaru Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang Jawa Barat, nampak optimal hasil pekerjaannya, Minggu (11/06/23).

Abdul Goni sapaannya Bang Dul sebagai Ketua P3A Tani Jaya Perkasa Desa Tanahbaru Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang mengatakan, bahwa pihaknya dalam melaksanakan pekerjaan peningkatan jaringan irigasi tidak terlepas dari pengawasan dan selalu mendapatkan bimbingan serta arahan agar dalam melaksanakan pekerjaan sesuai aturan yang sudah di tentukan.

“Dalam melaksanakan pekerjaan untuk rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani yang sedang di kerjakan, kita prioritaskan petunjuk dan teknis maupun kualitas dan kuantitas atas arahan juga dari (TPM) Tenaga Pendamping Masyarakat,” ucapnya.

Lanjutnya mengatakan, sebagai (P3A) pada implementasinya kegiatan Program Percepatan Tata Guna Air (P3-TGAI) yang di laksanakan oleh Kelompok Tani (P3A) dengan dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Dinas PUPR Pusat dengan peran serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Jawa Barat, ber basis peran serta masyarakat.

“Saya sebagai Ketua (P3A) di Desa Tanahbaru Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, dengan adanya pembangunan jaringan irigasi ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat petani, karena dengan pengolahan air dapat meningkatkan penghasilan yang bersumber dari pertanian,” ujarnya.

Selain itu, dengan adanya realisasi pembangunan peningkatan jaringan irigasi diasambut baik masyarakat petani, pasalnya pembangunan tersebut sangat di butuhkan oleh para petani guna mengairi areal pesawahannya.

“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat petani di lingkungan pembangunan peningkatan jaringan irigasi, sehingga para petani dapat menikmati manfaatnya, khususnya Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A),” pungkasnya. (SUL/EY)

SARJAI MULYANA SAH DI LANTIK JADI KETUA DPC PEJUANG SILIWANGI INDONESIA BERSATU KAB BEKASI

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Hari ini resmi dilantik Sarjai Mulyana menjadi Ketua Pejuang Siliwangi Bersatu Kabupaten Bekasi masa bhakti 2023-2028.

Pelantikan tersebut , berdasarkan Surat Keputusan (SKEP) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) pejuang siliwangi Provinsi Jawa Barat Nomor : Skep.01/DPD-JABAR/VI/2023 tentang susunan personalia Dewan Pimpinan Cabang pejuang Siliwangi Indonesia Kabupaten Bekasi, Minggu (11/6/2023).

Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu merupakan organisasi kemasyarakatan yang konsen terhadap perjuangan dalam mengisi kemerdekaan Indonesia, membangun karakter bangsa yang silih asih, silih asah, silih asuh, Siliwangi.

Oleh karena itu, sesuai motto pejuang siliwangi maka Pelantikan hari ini mengusung tema “Dengan Pelantikan Pengurus Kita Perkuat Peran Organisasi Dalam Membangun dan Perekonomian”

Ketua Pejuang Siliwangi Bersatu DPC Kabupaten Bekasi Sarja dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota PSI yang telah mempersiapkan kegiatan pelantikan tersebut.

“Kegiatan seperti ini tidak dapat berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada kinerja yang baik dari dewan pimpinan cabang yang tersusun dalam kepanitiaan,” ucapnya.

Selain itu, Sarjai mengungkapkan kegiatan ini sudah melewati proses yang cukup panjang.

“Saya berharap kepada semua anggota agar dapat bersatu dalam menjalankan organisasi PSI ini, jangan ada kotak-kotak atau kelompok-kelompok lagi,”ujarnya.

Sarjai sapaan akrab bagi ketua DPC Kabupaten Bekasi terpilih tersebut, meminta kepada seluruh anggota PSI Bersatu yang telah mengikuti kegiatan pelantikan tersebut supaya kedepannya harus dapat berperan aktif serta berpartisipasi dalam seluruh kegiatan PSI kedepannya.

“Kedepannya kita akan menyusun DPAC dan menyusun program, saya berharap seluruh anggota PSI Bersatu agar ikut serta dengan harapan dapat memajukan organisasi PSI Bersaty ini sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar” tutupnya (SAM)

DPD GARIS Sukabumi Raya Lakukan Aksi dan Audiensi dalam Pernyataan Sikap atas Dugaan Penyesatan oleh Al-Zaytun

0

JIB | SUKABUMI – DPD GARIS Sukabumi Raya Lakukan aksi dan audiensi dengan beberapa instansi di Kota dan Kabupaten Sukabumi dalam menyikapi dugaan penyesatan umat Islam yang dilakukan oleh Mahad Al-Zaytun.

Ustad Ade Saepulloh selaku Ketua Umum GARIS Sukabumi Raya mengatakan bahwa hal ini untuk menyikapi semakin maraknya penyesatan yang dilakukan Oleh Mahad Al-Zaytun dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan dan di perburuk dengan publikasi di Media Sosial, serta belum adanya tindakan yang tegas dari Aparatur Pemerintahan yang membidangi, Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Reformis Islam (DPD GARIS) Sukabumi Raya mengambil sikap dan langkah-langkah tegas agar penyesatan terhadap Umat Islam lainnya tidak terus berkembang.

Menurut DPD GARIS Sukabumi Raya berikut adalah beberapa kesesatan yang tersebar di berbagi Media Sosial yang dilakukan oleh Ma’had Al-Zaytun :

  • Tata Cara Shalat yang Sesat
  • Khutbah dengan Kitab Injil
  • Perempuan menjadi Khatib Jum’at
  • Shalat sesukanya karena tidak wajib
  • Boleh Berzina dan mencuri
  • Azan yang Nyeleneh
  • Makkah berlokasi di Al-Zaytun
  • Tradisi Salam Yahudi
  • Membangun Gereja di Dalam Ponpes

Atas dugaan penyimpangan dan penyesatan yang dilakukan oleh Mahad Al-Zaytun tersebut DPD GARIS Sukabumi Raya melakukan aksi damai di depan Kantor Kejari Kota Sukabumi dan lakukan Audiensi dengan MUI Kabupaten Sukabumi serta Kemenag Kota Sukabumi.

Ketua Umum GARIS Sukabumi Raya Ustad Ade Saepulloh juga mengatakan bahwa beberapa kesesatan ini menjadi perhatian DPD GARIS Sukabumi Raya untuk segera melakukan langkah-langkah penyelamatan akidah dari pengaruh buruk yang dilakukan oleh Mahad Al-Zaytun, dan meminta kepada selluruh pihak terkait untuk :

  • Meminta Agar MUI Segera mengeluarkan Fatwa Bahwa Alzaytun telah melakukan kesesatan.
  • Meminta Kepada Kementrian Agama untuk segera melakukan Audit dan Membekukan kegiatan Pendidikan keagaaman di Ponpes Al-zaytun.
  • Meminta kepada Kejaksaan RI sebagai Ketua PAKEM untuk segera bertindak, sebelum penyebaran kesesatan yang dilakukan oleh Panji Gumilang dan Al-zaytun semakin Meluas dan merusak ajaran islam di Indonesia.
  • Lakukan Audit dan periksa sumber Aset dan dana yang dimiliki oleh Al-zaytun, hingga mampu membuat Pelabuhan dan Kapal Sendiri.
  • Meminta kepada seluruh Tokoh-tokoh Politik yang bermain di dalam lingkaran Al-Zaytun untuk segera menarik diri, dan tidak memanfaatkan Al-zaytun jelang Pemilu 2024 (Red)

Antisipasi Kekeringan Sawah, Pemkab Bekasi Normalisasi Saluran dan Sediakan Pompa Air

0

JIB | KARANGBAHAGIA – Pemerintah Kabupaten Bekasi melakukan normalisasi saluran air dan mengirimkan pompa air untuk mengatasi kekeringan sawah. Selain itu, Pemkab juga berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta (PJT) agar menyediakan kebutuhan air bagai pesawahan.

“Kami dari Pemerintah Daerah sejak tiga minggu lalu sudah mengantisipasi dengan melakukan normalisasi saluran air dari Cikarang Utara sampai dengan Karangbahagia,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi saat meninjau lahan sawah yang didampingi Camat Karangbahagia Karnadi dan perwakilan PJT di Desa Karangsetia pada Rabu (07/06/2023).

Dedy mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan Dinas SDABMBK untuk menurunkan pompa air besar ke daerah-daerah yang lahan sawahnya mengalami kekeringan.

“Ya, hari ini kami akan mengirimkan dua pompa air besar yang berfungsi secara mobile di titik lahan pertanian yang mengalami kekeringan,” terangnya.

Selain itu, Dedy mengaku sudah berkoordinasi dengan PJT untuk menambah pasokan air dari hulu, untuk mencukupi kebutuhan air para petani.

“Tapi dari pihak PJT baru menyuplai air 50 persen dan mengalirkan secara bertahap, karena apabila dialirkan sekaligus akan masuk pemukiman penduduk,” katanya.

Dedy menambahkan, untuk mengantisipasi kekeringan di Kabupaten Bekasi sudah melakukan beberapa rapat dengan Dinas terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas SDABMBK, Gapoktan serta KTAN.

Sementara Camat Karangbahagia Karnadi mengatakan, dari jumlah tersebut 1.600 hektar diantaranya berada di pinggiran sungai.

“Dari enam desa tersebut luas lahan pertanian yang terancam mengalami kekeringan sebanyak 255 hektar, yang sedang kita atasi bersama agar para petani mendapatkan pasokan air,” terangnya. (Sam)

Jadi korban Penipuan Haji Umroh Pria Disabilitas Lapor Polisi

0

JIB |®Kabupaten Bekasi – Seorang Pria Disabilitas menjadi korban penipuan haji umroh mencapai ratusan juta rupiah,dengan diantar istri dan beberapa korban lainnya korban langsung melaporkan kasus yang menimpa korban ke Mapolres metro Bekasi.

Dengan menggunakan kursi roda Muhamad Irwan Maulana(46) diantar istirnya Siti Mina Nurkholifah(35) mendatangi sentra pelayanan kepolisian polres metro Bekasi untuk melaporkan kasus penipuan yang menimpanya bersama belasan jamaah lainnya.

Saat di mintai tanggapannya korban mengaku tegiur dengan Trevel Alsani Kamil yang meminta dirinya untuk mencari jamaah umroh dengan iming-iming akan di berikan jatah umroh bila mendapatkan lima jamaah yang akan mendaftar.

Mendapat tawaran tersebut korban bersama istrinya tentunya langsung mencari jamaah untuk mendaftar dengan memberikan sejumlah uang 40 juta rupiah perjamaahnya,namun setelah mendapatkan 16 jamaah dan telah semuanya menyetorkan uang tersebut,namun tidak satupun jamaah yang mendaftarkan di berangkatkan oleh Trevel tersebut.

“saya bersama istri sangat malu sekali sudah mendaftarkan belasan calon jamaah dan sudah menyetor sejumlah uang yang di minta,namun malah tidak sama sekali di berangkatkan” ucap Irwan maulana dengan nada kecewa.

Irwan juga menjelaskan bahwa dirinya malah akan di laporkan ke pengadilan negeri kabupaten bekasi dengan penceramaran nama baik bila melaporkan Trevel tersebut.

“pemilik Trevel yang bernama haji yasin juga tidak akan takut kepada pihak yang berwajib bila dirinya melaporkan kasusnya kepada pihak kepolisian dengan mengancam uang milik para jamaah tidak akan di kembalikan”tambah Irwan.

Sementara istri korban Siti Mina Nurkholifah mengaku sangat bersedih dengan apa yang meninpa suaminya, selain tidak dapat di berangkatkan haji umroh oleh Trevel tersebut,dirinya juga harus bertanggung jawab dengan mengembalikan uang yang mencapai ratusan juta rupiah kepada belasan jamaah yang tidak di berangkatkan ke tanah suci.

“saya sangat kasihan dengan suami saya yang kondisinya disabilitas menjadi korban penipuan oleh haji yasin pemilik trevel haji umroh” ucapnya dengan berlinang air mata.

“meski suami saya memiliki kekurangan tapi tetap bertanggung jawab dengan apa yang di lakukan kepada belasan jamaah haji umroh,namun yang saya sesalkan kepada pemilik trevel yang tidak bertanggung jawab dan semua di limpahkan kepada suami saya sendiri” sesal istri korban.

Keduanya berharap dengan apa yang di laporkan oleh pihak kepolisian segera di tangani,dengan mengamankan pemilik trevel yang memang menerima seluruh uang milik jamaah haji umroh.

“saya berharap kepolisian polres metro Bekasi segera menangani laporan kami agar tidak ada lagi korban seperti yang kami alami” Tandes Irwan. (De2)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -