Wednesday, February 25, 2026
Home Blog Page 308

Bupati Bekasi Dan Bupati Karawang Bersama-Sama Resmikan Jembatan Penghubung Pebayuran – Rengasdengklok

0
Foto : Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja beserta Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, meresmikan jembatan Pebayuran – Rengasdengklok, Rabu (12/02/2020).

JIB | Pebayuran- Jembatan penghubung antara dua daerah yakni Pebayuran Kabupaten Bekasi – Rengasdengklok Kabupaten Karawang, akhirnya diresmikan oleh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja bersama Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Rabu (12/2).

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja dalam kesempatan tersebut meminta agar jembatan tersebut dijaga agar tidak cepat rusak. Pasalnya, jembatan bisa dibangun berkat kesepakatan dan komitmen antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Karawang.

“Jembatan yang sudah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Karawang ini, semoga menjadi kebanggaan masyarakat Bekasi – Karawang dan memperlancar arus transportasi barang dan jasa, serta meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Eka

Ditambahkan Eka, pihaknya merasa senang karena jembatan yang sudah dibangun beberapa tahun ternyata sudah bisa digunakan oleh masyarakat. Khususnya oleh masyarakat Pebayuran dan Rengasdengklok dimana pembangunan jembatan ini sangat dinanti oleh masyarakat setempat.

“Tentu saja ini semua akan memberikan dampak positif, khususnya dampak ekonomi dimana masyarakat bisa mempermudah ekonomi lebih murah karena akses jalan ini menghubungkan antara dua Kabupaten. Jadi secara ekonomi ini dapat membantu sekali,” kata Eka

Selain itu, dengan dibangunnya jembatan Pebayuran-Karawang Eka berharap masalah kemacetan yang selama ini sudah masuk wilayah-wilayah dapat berkurang

“Dengan dibangunnya jembatan ini mudah-mudahan untuk masalah kemacetan juga bisa berkurang. Serta komunikasi dan silaturahmi terjalin dengan baik,” bebernya

Tidak jauh berbeda dari Bupati Bekasi, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, mengaku senang karena jembatan yang sudah lama dinanti oleh masyarakat Pebayuran- Rengasdengklok akhirnya sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurut dia, selain dapat mempererat tali persaudaraan, Cellica berharap dengan dibangunnya jembatan tersebut dapat memperlancar akses bagi masyarakat. Sehingga mampu menggerakan roda perekonomian masyarakat Bekasi-Karawang, khususnya masyarakat Kecamatan Pebayuran-Rengasdengklok.

“Saya berharap keberadaan jembatan ini memberikan keberkahan bagi masyarakat dan tentunya memberikan sebuah animo kebaikan bagi masyarakat Karawang-Bekasi. Dan semoga Karawang-Bekasi lebih maju dan makin sukses untuk kedepannya lagi,” tutur Cellica.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha memaparkan, anggaran yang sudah dikeluarkan untuk membangun jembatan tersebut yakni mencapai 45M.

Dari Kabupaten Bekasi panjang jembatan yakni 909 meter. Sedangkan Kabupaten Karawang panjang jembatan 308,5 meter. Jadi panjang keselurahan 1217,5 meter dan ini merupakan jembatan terpanjang di Bekasi dan Karawang.

Pembangunan jembatan tersebut melalui beberapa tahap anggaran, yakni pada tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang membangun pondasi dan jalan pendekat anggaran masing masing Kabupaten.

Kemudian tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Bekasi / Dinas PUPR Kabupaten Bekasi melalui anggaran 24M membangun jembatan dengan konstruksi rangka baja desain atap melengkung dan bangunan pelengkap jalan dan jembatan trotoar, PJU dan pelindung pondasi bisa diselesaikan tepat waktu.

Diakhir acara, dua Kepala Daerah yakni Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dan Bupati Karawang
Cellica Nurrachadiana menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya jembatan tersebut.

Biro Bekasi : Endang

Diresmikan Jembatan Bekasi Karawang, LPK DPC Bekasi Sesalkan Kinerja DPUPR

0

JIB | Karawang – Bekasi, – Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja, SH, bersama Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, resmikan jembatan penghubung antar Pebayuran Kabupaten Bekasi dan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, pada hari Rabu (12/02/19).

Kegiatan tersebut dinilai Asep Saepullah sebagai Ketua Lembaga Pembrantas Korupsi (LPK) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Bekasi, telah selamatkan kebokbrokan kinerja (DPUPR) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bekasi.

“Kebokbrokan kinerja DPUPR Kabupaten Bekasi, diperkuat atas dasar dari keterangan seorang Kasi DPUPR jalan dan jembatan (06/01/19) lalu, bahwa proyek jembatan rangka baja yang dikerjakan kontraktor belum rampung sudah dibayar full,” ucapnya.

Lanjutnya, proyek jembatan rangka baja yang menelan anggaran APBD Kabupaten Bekasi, hingga puluhan miliyar dengan dikerjakan PT Bona Jati Mutiara, dianggap telah gagal dalam menempuh prosedur antara dinas terkait dengan pihak kontraktor.

“Pihak kontraktor dalam pelaksanaannya sudah melebihi batas yang sudah ditentukan dinas terkait. Hal ini telah melanggar Perpres No 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan,” jelasnya.

Dengan adanya tersebut, dirinya meminta Bupati Bekasi, melakukan evaulasi pihak terkait di DPUPR demi tercapainya akuntabilitas, tranfaran dan Infrastruktur pembangunan yang merata demi kemajuan pemerintahan Kabupaten Bekasi, sesuai dengan slogan Bekasi Baru Bekasi Bersih, demikian.(Red)

0

BUPATI BEKASI RESMIKAN RPTRA PERTAMA DI KABUPATEN BEKASI

0

JIB | CIKARANG TIMUR – Masyarakat Kabupaten Bekasi khususnya yang berada di wilayah Cikarang Timur kini sudah tidak perlu jauh lagi untuk bisa menikmati waktu santai bersama keluarga. Karena Rabu (12/2) Bupati Bekasi telah meresmikan Taman Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) yang terletak di Perumahan Graha Asri, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Bekasi mengungkapkan rasa terharu dan gembiranya karena akhirnya pelaksanaan pembangunan taman tematik dan taman lingkungan di wilayah Kabupaten Bekasi telah selesai.

“Yang ditunggu-tunggu dan diidam-idamkan oleh masyarakat Kabupaten Bekasi sudah dapat diselesaikan. Hal ini tentunya patut kita syukuri setelah melalui proses yang cukup panjang,” ungkapnya.

Bupati Bekasi juga mengungkapkan bahwa dengan dibangunnya taman tematik RPTRA ini, masyarakat diharapkan bisa mempergunakan fasilitas yang ada di taman tematik ini dengan sebaik mungkin.

“Taman ini dibangun untuk masayarakat, maka dipergunakanlah dengan baik dan juga kan banyak sekolah-sekolah yang letaknya tidak jauh dari taman ini pergunakanlah untuk menunjang kegiatan sekolah, seperti kegiatan olahraga contohnya,” ucap Eka.

Dengan membangun wahana sarana publik berupa taman tematik yaitu taman RPTRA ini, Kabupaten Bekasi juga telah mendukung program Kabupaten Bekasi layak anak dan menjadi daerah yang kreatif dan inovatif.

Eka tidak lupa menghimbau masyarakat agar masyarakat bersama sama merawat taman RPTRA ini. Karena taman ini terbuka untuk umum, maka dari itu perlu ada himbauan kepada para pengunjung untuk mau menjaga dan merawat pula keindahan taman yang sudah tertata dengan rapih ini.

“Mari kita sama sama menjaga taman ini, jangan sampai kita hanya mampu membangun pembangunan taman ini saja tetapi tidak mampu menjaganya. Kalau bukan kita, siapa lagi?,” ujarnya.

Bupati juga berharap, dengan dibangunnya taman-taman sebagai ruang publik terbuka hijau di wilayah Kabupaten Bekasi, akan mendorong kemajuan daerah serta memotivasi masyarakat dalam mencurahkan kreativitas dan inovasi untuk membangun daerah.

“Kedepannya, Kabupaten Bekasi akan terus mengembangkan kreatifitas dan inovasi untuk pembangunan Kabupaten Bekasi menuju Kabupaten Bekasi Bersinar, Bekasi Baru Bekasi Bersih,” tutupnya.

Tempat yang sama Camat Cikarang Timur Dra Hj Ani Gustini MM mengatakan Alhamdulilah pada hari. Bupati Bekasi telah meresmikan Taman Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) pertama kali di Kabupaten Bekasi tempat di Wilayah Kerja kami, semoga bisa manfaat bagi masyarakat Cikarang timur, umumnya masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Kami ucapkan terima kasih banyak sama Bupati atas dibukanya taman tersebut, semoga bermanfaat bagi masyarakat, satu harapan kami agar taman RPTRA ini, di jaga, dirawat dan pelihara agar terlihat indah dan asri” Ungkapannya.

Kegiatan pemotongan pita dilakukan oleh Bupati Bekasi sebagai tanda telah diresmikannya taman tematik RPTRA pertama di Kabupaten Bekasi. Setelah diresmikan, Bupati Bekasi kemudian meninjau fasilitas yang ada di taman tematik RPTRA. (Sep)

Destinasi Wisata RPTRA Pertama di Kabupaten Bekasi Untuk Pemikat Daya Tarik Keluarga

0

JIB| CIKARANG TIMUR- Ruang Publik Terbuka Ramah Anak atau Taman RPTRA di Kecamatan Cikarang Timur kini menjadi salah satu alternatif tempat wisata ramah anak yang ada di Kabupaten Bekasi. Tepatnya di Perumahan Graha Asri, Jl.Cisanggiri Raya, Desa Jatireja Kecamatan Cikarang Timur.

Ihsan Lubis salah seorang warga Kecamatan Cikarang Timur mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Bekasi yang telah mengubah wajah lahan kosong ini menjadi lahan wisata baru bagi masyarakat.

“Kami warga tentunya sangat mengapresiasi, kini tempat ini bisa menjadi tempat untuk berkumpul warga sekitar maupun warga Kabupaten Bekasi sendiri.” Jelas Ihsan.

Ihsan juga mengatakan, sebelumnya taman ini merupakan lahan kosong yang tidak terawat dengan rerumputan yang tinggi dan terkesan menyeramkan.

“Sebelum disulap menjadi taman, ini dulunya lahan kosong yang gak terawat. Malah masyarakat sekitar kalau malem-malem juga enggan lewat sini.” Ungkapnya.

Selain itu, Erna salah satu warga Desa Jatireja juga mengungkapkan apresisinya terhadap pembangunan taman ramah anak ini, karena dengan adanya taman ini dirinya mengatakan dapat membantu perekonomian warga sekitar.

“Terimakasih untuk pemerintah, dengan adanya Taman ini tentunya bisa membantu perekonomian warga sekitar sini. Dan jalan dilingkungan sini juga jadi lebih ramai.” Ungkap Erna.

Tidak hanya itu, Iwan Ridwan selaku Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi saat diwawancarai mengatakan, taman RPTRA pertama di Kabupaten Bekasi ini ditunjang dengan beragam fasilitas yang cukup lengkap.

“Fasilitas yang disediakan disini sudah lengkap, seperti ada lintasan lari, lapangan voli, lapangan basket, panggung pentas, arena bermain skateboard, pendopo yang difasilitasi dengan Kolecer, serta alat bermain anak-anak seperi ayunan, jungkat jungkit dan banyak lainnya,” jelas Iwan.

Setelah diresmikan langsung oleh Bupati Bekasi pada Rabu (12/2), Iwan berharap Taman RPTRA ini dapat menjadi ikon taman ramah anak yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Dengan didukung fasilitas yang memadai, hal ini tentunya diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri untuk masyarakat Kabupaten Bekasi bisa datang dan berwisata bersama dengan keluarganya.” Ucapnya.

Dirinya juga menambahkan, ditahun 2020 ini akan ada beberapa taman besar lagi yang akan dibangun oleh Pemkab Bekasi yakni, Taman Lingkungan (sclupture) yang tersebar di 5 Kecamatan yaitu Kecamatan Tambun Utara, Cikarang Pusat, Sukawangi, Sukakarya dan Kedungwaringin, Taman Bermain yang tersebar di 5 Kecamatan yaitu Kecamatan Cibitung, Kedungwaringin, Cikarang Barat, Karangbahagia, dan Serangbaru, dan Taman Median Pulau atau Taman Pulau Mareleng di Kecamatan Kedungwaringin.

Biro Bekasi : Endang

Wahana Sarana Publik Taman RPTRA Diresmikan Bupati Bekasi

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,– Masyarakat Kabupaten Bekasi khususnya yang berada di wilayah Cikarang Timur kini sudah tidak perlu jauh lagi untuk bisa menikmati waktu santai bersama keluarga. Karena Rabu (12/2) Bupati Bekasi telah meresmikan Taman Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) yang terletak di Perumahan Graha Asri, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Bekasi mengungkapkan rasa terharu dan gembiranya karena akhirnya pelaksanaan pembangunan taman tematik dan taman lingkungan di wilayah Kabupaten Bekasi telah selesai.

“Yang ditunggu-tunggu dan diidam-idamkan oleh masyarakat Kabupaten Bekasi sudah dapat diselesaikan. Hal ini tentunya patut kita syukuri setelah melalui proses yang cukup panjang,” ungkapnya.

Bupati Bekasi juga mengungkapkan bahwa dengan dibangunnya taman tematik RPTRA ini, masyarakat diharapkan bisa mempergunakan fasilitas yang ada di taman tematik ini dengan sebaik mungkin.

“Taman ini dibangun untuk masayarakat, maka dipergunakanlah dengan baik dan juga kan banyak sekolah-sekolah yang letaknya tidak jauh dari taman ini pergunakanlah untuk menunjang kegiatan sekolah, seperti kegiatan olahraga contohnya,” ucap Eka.

Dengan membangun wahana sarana publik berupa taman tematik yaitu taman RPTRA ini, Kabupaten Bekasi juga telah mendukung program Kabupaten Bekasi layak anak dan menjadi daerah yang kreatif dan inovatif.

Eka tidak lupa menghimbau masyarakat agar masyarakat bersama sama merawat taman RPTRA ini. Karena taman ini terbuka untuk umum, maka dari itu perlu ada himbauan kepada para pengunjung untuk mau menjaga dan merawat pula keindahan taman yang sudah tertata dengan rapih ini.

“Mari kita sama sama menjaga taman ini, jangan sampai kita hanya mampu membangun pembangunan taman ini saja tetapi tidak mampu menjaganya. Kalau bukan kita, siapa lagi?,” ujarnya.

Bupati juga berharap, dengan dibangunnya taman-taman sebagai ruang publik terbuka hijau di wilayah Kabupaten Bekasi, akan mendorong kemajuan daerah serta memotivasi masyarakat dalam mencurahkan kreativitas dan inovasi untuk membangun daerah.

“Kedepannya, Kabupaten Bekasi akan terus mengembangkan kreatifitas dan inovasi untuk pembangunan Kabupaten Bekasi menuju Kabupaten Bekasi Bersinar, Bekasi Baru Bekasi Bersih,” tutupnya.

Kegiatan pemotongan pita dilakukan oleh Bupati Bekasi sebagai tanda telah diresmikannya taman tematik RPTRA pertama di Kabupaten Bekasi. Setelah diresmikan, Bupati Bekasi kemudian meninjau fasilitas yang ada di taman tematik RPTRA.

(Dre/Endang/Kabiro)

Mencegah Agar Tidak Longsor Pemkab Indramayu Tanam Rumput Vetiver di Sepanjang DAS Cimanuk

0

JIB | KABUPATEN INDRAMAYU, – Pemkab Indramayu terus melakukan berbagai upaya dalam penanganan tanggul kritis yang ada di sepanjang DAS Cimanuk. Salah satu yang kini tengah digalakkan yakni penanaman rumput vetiver.

Penanaman dipusatkan di Tanggul DAS Cimanuk Blok Gandok Desa Panyindangan Kulon Kecamatan Sindang, Rabu (12/02/2020) yang dihadiri oleh 500 orang dari berbagai elemen.

Plt. Bupati Indramayu H. Taufik Hidayat menjelaskan, penanaman rumput vetiver merupakan langkah tepat untuk mengurangi tanah longsor yang diakibatkan oleh erosi.Rumput vetiver dapat menahan tanah longsor dikarenkana memiliki akar yang cukup kuat dengan panjang akar yang bisa mencapai 3-5 meter ke dalam tanah. Dengan kedalaman akar tersebut, rumput itu tidak akan bisa dicabut oleh satu orang.

“Pencanangan penanaman rumput vetiver ini secara nasional sudah dilakukan oleh Pa Presiden beberapa waktu lalu. Untuk Indramayu kita canangkan di DAS Cimanuk, karena rumput vetiver ini sangat bagus untuk mengurangi lonsoran karena erosi,” tegas Taufik.

Selanjutnya, setelah pencanangan di DAS Cimanuk, penanaman berikutnya akan dilaksanakan di DAS Cipanang dan Cilalanang.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Edi Kusdiana melalui Kasie Rekonstruksi, Caya mengatakan, jumlah rumput vetiver yang ditanam berjumlah 58.280 batang.

Pada kesempatan itu, penanaman rumput vetiver melibatkan berbagai pihak diantaranya TNI/Polri, anggota Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB), Tagana, Karang Taruna, Persit Kartika Candra Kirana, Bhayangkari, Darma Wanita Persatua, dan TP PKK.

(Dre)

Giat Rapat Minggon Tingkat Kecamatan Cibarusah di Desa Cibarusah Jaya Tahun 2020

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,- Kecamatan Cibarusah menggelar rapat Minggon tingkat Kecamatan Tahun 2020. Kegiatan rapat tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Rabu, (12/02/2020)

Camat Cibarusah Kurnaepi dalam sambutannya memaparkan beberapa hal penting, diantaranya mengenai pelaksanaan sensus penduduk yang akan di gelar beberapa hari ke depan oleh petugas BPS di tiap Desa dan di mohon untuk peran aktif rt, rw ataupun kadus setempat.

“Selain itu, mengenai pajak agar lebih di tingkatkan kembali karena pajak merupakan primadona Pemkab Bekasi akhir-akhir ini yang sedang di genjot terus mengenai pajak” tutur kurnaepi

Sambung Kurnaepi,. Berikut untuk penggunaan Dana Alokasi Desa di tiap Desa agar dalam penggunaannya dan laporannya terutama di infrastruktur untuk lebih mengutamakan skala prioritas, ujarnya

Hadir dalam acara tersebut, Drs.Muhamad Kurnaepi MM Camat Cibarusah, staf Kec Cibarusah, AKP Sukarman Kapolsek Cibarusah, Kapten CZi Sunu Wardoyo Danramil 09 Cibarusah, dr.RHM. Adi Pranaya MARS MKK Kepala Puskesmas Cibarusah, Bank BJB Cabang Cibarusah, Iwan Setiwan Kades Cibarusah Kota, Ipey sekdes Ridomanah, H.Ridwan Sunarya Kades Sirnajati, Komarudin Kades Ridogalih, Oden Kades Ridomanah, Deden sekdes Cibarusah Jaya dan staf, Sekdes Cibarusah Kota, Alek Komang sekdes Ridogalih, Ace sekdes Sindangmulya, Heri Yana Ketua BPD Cibarusah Jaya, H.Ruri BPD Wibawamulya, Usman Ketua BPD Sindangmulya, Ilhampendamping Desa (kemendes), Karang Taruna Kec Cibarusah, Nandang Karang Taruna Cibarusah Jaya, rt, rw, kadus, Amil Cibarusah Jaya, tokoh Masyarakat serta para tamu undangan

Camat Cibarusah Kurnaepi menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah menghadiri kegiatan tersebut.

(Endang/Dedi)

Iman syafi’i Ketua Karang Taruna Persoalkan Proyek Diwilayah Lohbener

0

JIB | KABUPATEN INDRAMAYU,- Demi kemajuan insfaktuktur pembangunan diwilayah desa lohbener kecamatan lohbener kabupaten indramayu, baik melalui program dana desa maupun program pemerintah pusat, dalam pelaksanaan program insfaktuktur pembangunan di desa lohbener ketua karang taruna iman syafi’i siap mendukung dalam pelaksanaan demi kemajuan dan kesejahteraan dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat lohbener.

Untuk itu, Karang Taruna di desa lohbener akan meningkatkan kesadaran dan menumbuhkan pemikiran untuk pengembangan potensi pembangunan di wilayah lohbener.

“Sangat diiharapkan pihak projek menggandeng karang taruna agar mengangkat kesejahteraan dalam mengurangi pengangguran diwilayah desa lohbener, jangan sampai karang taruna desa lohbener hanya menjadi penonton saja,” ucap iman syafi’i kepada media online jurnalindonesiabaru.com pada hari Selasa, (11/02/2020) Kemarin.

Iman Syafi’i (ketua karangtaruna desa lohbener) menyatakan.
Saya berharap kegiatan di proyek yang ada di desa lohbener salah satunya proyek di Universitas Politeknik Negeri Indramayu (polindra) bisa mengutamakan karang taruna sebagai putra daerah, proyek tersebut sudah berjalan 1 bulan namun belum ada pihak proyek menggandeng karang taruna.“Sangat disayangkan sekali setidaknya dalam keterlibatan tenaga kerja buat apa ada kegiatan proyek diwilayah lohbener melibatkan yang laiinya namun karang taruna desa lohbener sendiri hanya sebagai penoton saja.. Ini gak bener.” Ungkap Syafi’i

(Dre)

Forum Anak Kab.Bekasi Dalam Pelopor Program KoChinta Dan Perak Busi

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Forum anak Kabupaten Bekasi pelopori program KoChinta (Koin Cinta Thalasemia dan Perak Busi (Persatuan Remaja Anak Bekasi). dalam program tersebut dari 23 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi baik Tingkat SD,SMP,SMA maupun SMK telah melakukan penggalangan dana secara bersama-sama untuk penderita Thalasemia dan forum anak Kabupaten Bekasi.Dalam bidang kesehatan dan giat eskul Saka Bhakti Husad (SBH) yang sudah berjalan lama dan hingga sekarang telah membuktikan dalam tugasnya sebagai pelopor giat KoChinta untuk (Perak Busi) Persatuan Remaja dan Anak Kabupaten Bekasi.Giat program KoChintan yang di gagas oleh para siswa dan siswi Tingkat SD,SMP,SMA dan SMK merupakan bentuk kepedulian para pelajar di Kabupaten Bekasi pada penderita Thalasemia dan respon giat tersebut sangat di sambut baik oleh para pejabat di lingkungan Kabupaten Bekasi terutama para Kepala UPTD Puskesmas di 23 Kecamatan, dokter, Camat, Kepala Sekolah dan berikut para pendamping,FAD,DP3A,Dinkes,POPTI,YTI,TP PKK,Forum Kesehatan,FMKBS,SBH,RS Hermina Grand yang sekaligus memperingati hari kanker sedunia yang di gelar pada hari Senin (10/02/2020) di RS Hermina Grand.dr RHM Adi Pranaya MARS MKK Kepala UPTD Puskesmas Cibarusah pada media online jurnalindonesiabaru.com mengatakan,.”Program Kochinta yang di pelopori oleh Perak Busi (Persatuan Remaja dan Anak Bekasi) di Tingkat SD,SMP,SMA dan SMK merupakan kepedulian para pelajar di 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi untuk penggalangan dana penderita Thalasemia,” ujarnyaImbuhnya. Giat tersebut sekaligus sebagai pelajaran dalam bidang kesehatan dan eskul untuk para pelajar untuk melakukan kepeduliannya pada penderita Thalasemia dan tali asih untuk kepedulian pada sesama. Ucap dr RHM Adi PranayaDalam program tersebut turut di dukung oleh FAD,DP3A,Dinkes,POPTI,YTI,TP PKK,Forum Kesehatan,FMKBS, dan RS Hermina Grand.Dalam giat kepedulian pada penderita Thalasemia sudah berjalan sejak lama malah hingga sekarang masih tetap berjalan.”Saya pun sangat berterimakasih pada Kurnaepi Camat Cibarusah yang mana beliau telah menjadi pembina dalam kegiatan ini, berikut ucapan terimakasih kepada pelajar SMPN 1 Cibarusah yang telah turut serta dalam giat ini. semoga dengan diadakannya berbagai program kesehatan yang dilakukan oleh para pelajar Kabupaten Bekasi menjadi para pelopor dan pejuang dalam kepedulian pada sesama,” pungkas dr RHM Adi Pranaya(Dedi/Endang)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -