Friday, April 24, 2026
Home Blog Page 395

Kapolres Metro Bekasi Silaturahim di Ponpes Al Fattih Kaffah

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Candra Sukma Kumara melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren AFKN (Al Fattih Kaffah Nusantara) Nurul Waar yang artinya (negara yang menyimpan cahaya), bertempat di Kp.Bunut RT 02/06 , Desa Tamansari , Kecamatan Setu , Kabupaten Bekasi. Senin(9/9/19).

Kombes Pol Candra Sukma Kumara Selaku Kapolres Metro Bekasi memaparkan kepada awak media, Kunjungan tersebut bertujuan untuk memupuk tali silaturahmi dan menunjukkan rasa cinta terhadap masyarakat khususnya warga Papua yang sedang menuntut ilmu di pondok pesantren yang masih berada dalam wilayah Polres Metro Bekasi.

Dengan seperti itu akan memberikan rasa aman kepada warga Papua yang berada di wilayah Polres Metro Bekasi, Ucapnya Kapolres Metro Bekasi Kbp Candra.

Kunjungan tersebut di dampingi oleh , AKBP Yuli Haryudo , SE (Kasat Intel) , AKBP Rizal Maritim Sik Msi (Kasat Reskrim) , AKBP Nurdi Satriaji Sik Msi (Kasat Reskrim) , AKP Sunardi , SH. (Kasubag Humas) , AKP S , Aba Wahid Key , S,Sos,MH,(Kapolsek Setu)

Kunjungan yang di sambut langsung oleh KH.FADHLAN ROBBANI GARAMATAN Selaku Ketua Pondok Pesantren.

Acara di lanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya , Mengheningkan cipta , pembacaan Puisi hingga pernyataan sikap dan di lanjutkan dengan Ramah Tamah bersama para tokoh Agama dan Santri.

Candra menegaskan , Santri yang berasal dari Papua jangan merasa takut dan jangan terprovokasi atas kejadian di wilayah lain.

“Dengan bersama sama mari kita menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia” Tegasnya Candra di dalam pertemuan tersebut.(Red)

Menko Polhukam Wiranto Pastikan Kondisi Terkini Papua Dan Papua Barat Dalam Situasi Kondusif

0

JIB | JAKARTA,- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto pastikan kondisi terkini Papua dan Papua Barat berangsur-angsur membaik atau dalam situasi kondusif meski masih ada beberapa permasalahan.

“Per 9 September, laporan yang kita terima, seluruh kondisi di Provinsi Papua dan Papua Barat aman, kondusif. Aktivitas sosial kemasyarakat berjalan normal. Namun masih ada provokasi, masih ada selebaran2 gelap untuk mendorong, menghasut masyarakat melaksanakan unjuk rasa susulan,” jelas Menko Polhukam sebelum mengelar Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Kemenko Polhukam, Senin (9/9/2019).

Menko Polhukam menjelaskan bahwa beberapa pejabat juga sudah memberikan laporan langsung kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tentang perkembangan terakhir di Papua dan Papua Barat

“Petunjuk presiden sangat jelas bahwa kondisi yang sangat baik, kondusif ini terus dipertahankan. Lalu beliau juga konsen tentang adanya masalah eksodus dari pelajar, mahasiswa Papua-Papua Barat yang sedang belajar di luar Papua-Papua Barat atau daerah lain di Indonesia, ini juga nanti kita bahas merupakan perhatian kita bersama,” ungkap Menko Polhukam.

Selain itu, para pelaku yang melakukan provokasi juga sudah dipastikan karena telah mengorganisir unjuk rasa, kerusuhan, dan perusakan.

“Ini ada suartu konspirasi yang ada di luar, yakni Beni Wenda CS yang ada di sana, yakni terus memprovokasi, telah memberikan informasi-informasi yang tidak benar dengan ada kekuatan di dalam, unsur KNPB dan AMP, itu sudah sangat jelas sehingga kita sudah minta agar mereka menghentikan aktivitas itu, menghentikan utk memprovokasi, menghasut masyarakat papua-papua barat,” terang Menko Polhukam.

Sedangkan untuk para pelajar, Menko Polhukam menyampaikan bahwa mahasiswa yang ekosodus dari daerah kembali ke papua, telah dilakukan suatu komunikasi dgn para orang tuanya. Tapi intinya, mereka kembali dari luar papua dan papua barat dengan biaya yang diberikan oleh orang tua mereka.

“Alasannya adanya kekhawatiran adanya tekanan, perlakuan yg sewenang-wenang dari masyarakat sekitarnya terhadap anak-anak Papua – Papua barat yang sedang belajar, nah ini isu nya, isu yg digulirkan yang sampai kepada para orang tua di sana,” terangnya.

Menurut Menko Polhukam kekhawatiran itu kemudian menarik anak-anak mereka kembali ke Papua, tetapi setelah dijelaskan, setelah disampaikan fakta-fakta sesungguhnya ternyata mereka menyesal kembali ke sana, kembali ke Papua dan Papua barat.

“Karena ternyata isu itu tidak benar, ya namanya isu, mengelabui jalan pikiran mereka sehingga mereka ingin kembali sekarang ke sekolah, ke asrama tempat mereka belajar sebelum di tarik ke Papua – Papua barat,” paparnya. (Dre)

Sum: Kominfo.go.id

Kab Bekasi Gelar Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)

0

JIB | Kab Bekasi – Dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi gelar pencanangan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang bertempat di auditorium RSUD Kabupaten Bekasi, Senin(9/9).

Pencanangan zona integritas yang dilakukan pertama kali di RSUD Kabupaten Bekasi ini diharapkan dapat menjadi langkah utama untuk dapat meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan bahwa selain fokus membangun infrastruktur, kesehatan juga menjadi salah satu fokus pembangunan kedepannya terhadap pelayanan yang di berikan, termasuk RSUD yang melakukan peningkatan perubahan yang cukup signifikan.

“Saya harap RSUD tetap mempertahankan ini semua menjadi lebih baik lagi,terkait zona integritas juga, jadi bukan hanya RSUD saja yang membuat zona integritas ini,”ucapnya.

Eka mengaku sangat apresiatif, terhadap RSUD karna dapat menjadikan contoh bagi Perangkat Daerah (PD) lainnya di Kabupaten Bekasi guna membangun zona integritas.

“Saya juga mengharapkan bagi para perangkat daerah lainnya untuk mentargetkan kesiapan dalam membangun zona integritas di daerahnya masing-masing agar bisa membangun daerahnya menjadi lebih baik lagi,” tuturnya.

Selain itu dirinya juga mentargetkan dalam 6 bulan kedepan akan ada perubahan-perubahan besar yang signifikan pada infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, pelayanan kesehatan dan ketenagakerjaan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Saya juga mengajak PD untuk melakukan inovasi-inovasi baru yang dapat bermanfaat secara langsung bagi masyarakat Kabupaten Bekasi. Contohnya penggunaan mobil RSUD yang membuat mobil ambulan bekas menjadi sarana transportasi antar gedung di RSUD.” tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Kabupaten Bekasi, Sumatri menambahkan bahwa tujuan dari pencangan ini dilakukan agar dapat memberikan pemahaman dan menerapkan semangat bersih dari korupsi kepada seluruh pekerja terutama di RSUD Kabupaten Bekasi.

“Kami harap tentunya dengan di lakukannya pencanganan ini dapat terus menumbuhkan rasa semangat bagi kita semua tentang bersih dari korupsi.”tuturnya.

Usai melaksanakan kegiatan Pencanangan, Bupati Bekasi didampingi jajaran perangkat daerah melihat berbagai fasilitas yang ada di RSUD Cibitung, dari mulai fasilitas rawat inap sampai ke ruang operasi. (Dre/Endang)

Bupati Minta Pelayanan RSUD Indramayu Lebih di Tingkatan

0

JIB | INDRAMAYU – Memasuki usia ke-69, seluruh jajaran RSUD Indramayu diminta untuk terus berbenah dan melakukan berbagai perbaikan agar kualitas pelayanan kepada public semakin baik. Hal tersebut ditegaskan Bupati Indramayu H. Supendi ketika menghadiri HUT ke-69 RSUD Indramayu sekaligus peresmian Paviliun Kidang Kencana, Senin (09/09/2019).

Supendi menegaskan, RSUD Indramayu sebagai lembaga yang diberikan kewenangan untuk melakukan penanganan lanjutan bagi masyarakat yang sakit harus mampu memberikan kualitas yang baik apalagi telah diberikan akreditasi dengan menyandang predikat paripurna.

Peningkatan kualitas tersebut harus menjadi komitmen semua pihak yang berada di dalamnya mulai dari jajaran direktur, para medis, perawat, hingga yang terkecil untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Supendi menegaskan, beberapa tahun lalu masyarakat memilih berobat ke luar kota hal ini dikarenakan pelayanan yang kurang dan keterbatasan kamar. Namun kini dengan penambahan ruang diharapkan masyarakat yang sakit bisa berobat di RSUD Indramayu dan mendapatkan pelayanan yang baik.

“Dengan penambahan ruangan ini, kita berharap tidak ada lagi pasien yang harus antri menunggu kamar. Dan yang terpenting RSUD Indramayu ini harus menjadi kebanggaan masyarakat Indramayu dalam menangani pasien sakit,” tegas Supendi.

Terkait dengan semakin banyaknya kebutuhan lahan bagi pengembangan RSUD Indramayu,Supendi menegaskan, pihaknya akan memindahakn SMPN 3 Sindang yang bersebelahan langsung dengan RSUD Indramayu agar bisa diperluas karena kebutuhan. Sementara posisi SMPN 3 Sindang akan segera dilakukan relokasi.

Sementara itu Direktur RSUD Indramayu, Lisfayeni mengatakan, pada tahun 2019 ini keseluruhan tempat tidur yang dimiliki oleh RSUD Indramayu mencapai 392 tempat tidur, jumlah tersebut mengalami peningkatan bila dibandingkan pada tahun 2017 ketika pertama kali dirinya menjabat direktur yang hanya berjumlah 281 tempat tidur.
“Kita terus melakukan penambahan tempat tidur, saat ini ada peningkatan sebanyak 111 tempat tidur yang bisa digunakan. Dari jumlah tersebut 54 berada di ruangan VIP,” katanya.

Lisfayeni menambahkan, hal yang paling menonjol saat ini di RSUD Indramayu yakni telah memiliki ruangan hemodialisa hepatitis, memiliki medical chek up untuk para pekerja migrant Indoneisia, dan segera hadir ruang perawatan untuk penderita kanker.

Pada acara tersebut ditandai dengan potong tumpeng, pelepasan burung merpati dan balon, penandatanganan prasasti yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ruangan. (Dre)

Sosialisasi Pembentukan SATGAS Perlindungan Perempuan Anak Tingkat Desa

0

JIB|Kabupaten Bekasi,-Dalam rangka upaya menekan KDRT (Kriminal Dalam Rumah Tangga) terutama untuk kriminal terhadap perempuan dan anak, maka Pemda Kabupaten Bekasi melalui Dinas terkait bekerjasama dengan Polres Bekasi, Polsek Cibarusah, Kecamatan Cibarusah dan pemerintah Desa setempat dan beserta para instansi yang lainnya untuk mensosialisasikan hal tersebut. Kegiatan tersebut di laksanakan di Aula Kecamatan Cibarusah. Senin,(09/09/2019).

Acara tersebut dihadiri oleh Staf Kecamatan Cibarusah diantaranya. Kabid PPA Pemda Kabupaten Bekasi (Perlindungan Perempuan dan Anak), Akp. Eliani dari Kanit PPA Porles Bekasi Iptu Kadarusman, Wakapolsek Cibarusah, Bimaspol Cibarusah, Koramil Cibarusah 09 dan para Babinsa Cibarusah, UPTD KB Kecamatan Cibarusah, Staff Desa dan para tamu undangan.

Akp Eliani Kanit Polres Metro Bekasi memaparkan dengan gamblang mengenai penanganan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan perlunya sosialisasi mengenai hal tersebut dan sekaligus untuk menekan tindak kriminal KDRT serta perlindungan pada anak, dan sangat di perlukannya dukungan serta turut sertanya para stekholder Pemerintahan setempat untuk mensosialisasikan Perlindungan Perempuan dan Anak. (Dedi/Endang/Dre)

Pemkab Bekasi Kukuhkan Pemenang Duta Baca Terpilih Periode 2019-2020

0

JIB | Kab Bekasi, – Guna meningkatkan budaya gemar membaca khususnya diwilayah Kabupaten Bekasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bekasi kukuhkan pemenang duta baca Kabupaten Bekasi terpilih periode 2019-2020, di Graha Pariwisata Cikarang Timur, Senin (9/9).

Duta baca ini nantinya akan menjadi motivator/inspirator terutama kaum muda dalam membuat gerakan minat baca di Kabupaten Bekasi.

Ajang pemilihan duta baca tersebut, sebelumnya diikuti oleh 94 peserta baik dari tingkat SD (Sekolah Dasar) maupun SMP (Sekolah Menengah Pertama). Kemudian diseleksi kembali menjadi 64 peserta dan tentunya yang lolos menuju grand final sebanyak 42 finalis diantaranya 17 SD dan 25 SMP.

Asisten Administrasi Umum (Asda III) Suhup mengatakan gemar membaca harus ditanamkan sejak dini agar membaca menjadi kegemaran yang kemudian menjadi kebiasaan, lanjut menjadi suatu kebutuhan yang tumbuh dan kembang menjadi budaya, sehingga berimplikasi terhadap terciptanya masyarakat pembelajar

“Saya yakin bahwa minat baca masyarakat Kabupaten Bekasi tidak rendah, ini bisa kita lihat dari angka kunjungan ke perpustakaan yang terus meningkat, stand pameran perpustakaan yang selalu diserbu masyarakat dengan pameran buku murahnya,” jelasnya.

Selain itu, perpustakaan Kabupaten Bekasi telah memiliki koleksi buku sebanyak 13446 judul dan 49413 eksemplar dengan koleksi yang bertambah setiap tahunnya harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat.

“Saya berharap duta baca bisa meningkatkan angka kunjungan perpustakaan dan mampu menularkan gemar membaca kepada lingkungannya. Dengan begitu duta baca bersama Pemda bisa menciptakan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, dalam upaya meningkatkan minat baca dan menjawab tantangan global saat ini, pihaknya akan membuat program gerakan tersendiri yakni program I-Bekasikab yang saat ini sudah ada perpustakaan Kabupaten Bekasi di wilayah Cifest, tinggal menunggu infrastruktur dan fasilitas yang lebih lengkap.

“Saya berharap bentuk perpustakan baru ini memenuhi kebutuhan bacaan warga Kabupaten Bekasi. Maka perlu duta baca sebagai icon Kabupaten Bekasi untuk mengkampanyekan serta mengajak mengunjungi perpustakaan dan menyebarkan literasi,” tutupnya. (Endang)

Lantaran Cemburu, Seorang Pria Diamankan Polisi Karena Melakukan Penganiayaan Terhadap Korban Dengan Cara Memukulkan Mangkuk Mie ke Kepala Korban

0

JIB | Kab Bekasi,- Anggota kepolisian Polsek Cikarang mengamankan pelaku yang diduga melakukan penganiayaan terhadap korban Rahmat Supriyadi (25). Senin, (09/09/2019)

Kejadian tersebut terjadi pada empat hari yang lalu pada hari Kamis tanggal 05 September 2019, pada saat itu sekitar pukul 00.10 WIB bertempat di Billyard Pasar Baru Cikarang, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, ketika korban Rahmat Supriyadi (25) dan pelaku berinisial AN (24) sama-sama sedang main billyard di mejanya masing-masing.

Saat itu pelaku saudara AN bersama Saudari Ira, sedangkan korban bersama saudara Andri dan saudara Ahmad, lalu saudari Ira mendekati korban yang sedang main billyard

Saat itu pelaku yang sedang makan semangkuk mie rebus, merasa cemburu dan kesal terhadap korban, kemudian pelaku berdiri dan menghampiri korban, kemudian mangkuk yang dipegang pelaku langsung dipukulkan ke kepala korban mengakibatkan Luka sobek 5 jahitan di kepala bagian atas sebelah kiri

Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Polsek Cikarang, dan tidak lama kemudian pelaku berhasil diamankan ke mapolsek Cikarang. (Dre)

Sebelum Melaksanakan Giat Patroli Cipkon Anggota Polsek Cikarang Melaksanakan Apel

0

JIB | Kab Bekasi,- Dini hari tadi anggota Polsek Cikarang Polres Metro Bekasi melaksanakan giat Apel yg dipimpin bapak asih Iptu Parokhan, giat apel tersebut dilaksanakan dihalaman Mako Polsek Cikarang RT.01/02 Desa Karang Asih Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Minggu, (08/09/2019)

Selesai melaksanakan giat apel selanjutnya melakukan giat Patroli Cipkon guna mencegah tindak kriminal, seperti antisipasi 3C dan kejahatan lainnya

Bripka David bersama Bripka Asep Murod perdata melaksanakan Patroli Cipta Kondisi dan antisipasi 3C di wilayah Hukum Polsek Cikarang.

Kegiatan tersebut di laksanakan untuk mencegah kejahatan yang sering terjadi di masyarakat yaitu 3C meliputi curas (pencurian dengan kekerasan), curat(pencurian dengan pemberatan) maupun curanmor (pencurian kendaraan bermotor).
Selain melakukan patroli dialogis ke perumahan, juga menyambangi pertokoan minimarket, ATM dan SPBU yang buka 24 jam, sekaligus menyampaikan pesan-pesan dan himbauan kamtibmas kepada para petugas parkir, dalam rangka upaya preventif (pencegahan) terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah hukum polsek Cikarang

Kegiatan ini dilakukan jajaran Polsek Cikarang dalam rangka menindaklanjuti arahan Kapolsek Cikarang, KOMPOL. SUJONO, SH, yang menginstruksikan kepada seluruh jajarannya, agar selalu melakukan patroli dialogis dengan warga, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. (Dre)

Unit Lantas Polsek Cikarang Bersama Pos Pol Dan Anggota Dishub Melakukan Giat Gatur Lalin di Simpang SGC

0

JIB | Kab Bekasi,- Kepadatan lalu lintas pagi hari tampak mulai meningkat disaat masyarakat melakukan aktivitas. Personil Polsek Cikarang Polres Metro Bekasi hadir ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan humanis dalam pengaturan arus lalu lintas Agar aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Unit Lantas Polsek Cikarang bersama anggota Pos Pol pasar baru dan anggota Dishub, pagi ini pukul 06.15 WIB melaksanakan giat gatur lalin di Simpang SGC dan Putaran Jalan layang, Jalan Raya Pantura, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Senin, (09/09/2019)

Giat gatur lalin ini rutin dilaksanakan guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dimana saat pagi hari lalu lintas sangat ramai dikarenakan masyarakat yang akan melaksanakan aktifitasnya pada pagi hari

Upaya yang dilakukan Unit Lantas polsek Cikarang untuk mengurangi kemacetan dengan menertibkan Lapak-lapak Pedagang Kaki 5 dan
Pengaturan Lalu Lintas dimana hambatan yang bikin kemacetan adalah Pedagang Sayuran K 5 yang masih berjualan sehingga memperlambat Arus Lalin dan Pembongkaran Tugu SGC karena arus/akses ke Jalan industri ditutup

Sementara arus lalin yang terpantau oleh media Online Jurnalindonesiabaru.com meskipun padat namun tetap lancar. (Dre)

Seorang Anak Meninggal Dunia Diduga Tenggelam Karena Tidak Bisa Berenang

0

JIB | Kab, Bekasi,- Nasib tragis menimpa Nurlaila Isnaini (10) ditemukan tak bernyawa di Kolam Renang Islami Hidayatunnajah Kampung Babakan Pasar Rt. 009/001 Kelurahan Kertasari Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi. Minggu (08/09/2019)

Sekitar pukul 08.00 WIB, bermula ketika Nurlaila Isnaini (korban) bersama (Saksi) Akjal (13) selaku kakak kandung korban, berikut 2 (Dua) orang temannya berangkat ke kolam renang Islami Hidayatunnajah.

Sesampainya di kolam renang sekitar pukul 09.00 WIB, Akjal dan korban lalu berenang bersama-sama

Diduga akibat tidak bisa berenang dan tidak mengetahui kedalaman air, Nurlaila Isnaini (Korban) yang belum mahir berenang tersebut, tidak dapat menahan beban badannya sehingga menyebabkan dirinya tenggelam ke dasar kolam pada kedalaman air 2 Meter

Akjal kakak kandung korban yang saat itu berenang bersama korban, mengatakan. “Korban yang saat itu berenang tiba-tiba melihat korban sudah dalam keadaan tenggelam didalam air,” terangnya

kemudian Akjal menghampiri korban yang sudah keadaan tenggelam untuk memberikan pertolongan dan membawanya ke pinggir kolam.

Tohir (Saksi) yang saat itu berada di luar kolam mendengar teriakan minta tolong, lalu Tohir mendatangi asal suara teriakan yang minta tolong, setelah sampai didalam Tohir mendapati korban sudah berada di pinggir kolam dan dalam keadaan sudah tidak bergerak.

Dengan dibantu pihak kepolisian dari Polsek Pebayuran, selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Pebayuran untuk dilakukan pertolongan pertama dan dilakukan pemeriksaan medis, namun korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Paur Humas Polres Metro Bekasi, Ipda Anwar Sodik membenarkan peristiwa kejadian tersebut. Menurutnya, “korban tenggelam diduga tidak bisa berenang pada saat mandi bersama teman-temannya.” Terangnya

Selanjutnya korban diserahkan langsung kepada orang tua korban. Saat penyerahan, orang tua korban menolak untuk dilakukan visum. Keluarga menerima bahwa peristiwa tersebut adalah murni musibah. (Dre)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -