Monday, May 11, 2026
Home Blog Page 42

Pemerintah Desa Kedungjaya Alokasikan 20 Persen Dana Desa untuk Ketahanan Pangan Melalui Budidaya Ikan Nila.

0



JIB | Kabupaten Karawang – Pemerintah Desa Kedungjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, mengalokasikan 20 persen Dana Desa tahap pertama tahun 2025 untuk program ketahanan pangan berkelanjutan. Dana yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa ini difokuskan pada budidaya ikan nila, yang dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Program ini memanfaatkan lahan empang yang dapat disewa dari masyarakat, sejalan dengan profesi mayoritas warga Desa Kedungjaya yang merupakan petani tambak. Kepala Desa Kedungjaya, Tarjan Sujana, S.Pd., mengatakan bahwa program ini menjadi strategi dalam meningkatkan perekonomian warga dengan mengoptimalkan potensi perikanan desa.

“Kami ingin memberdayakan masyarakat melalui sektor perikanan yang sudah menjadi bagian dari kehidupan mereka. Dengan budidaya ikan nila, diharapkan kesejahteraan warga meningkat dan ketahanan pangan desa semakin kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BUMDes Kedungjaya, Abdul Majid, menjelaskan bahwa pengelolaan program ini akan dilakukan secara profesional dan melibatkan masyarakat secara aktif.

“Kami akan memastikan bahwa program ini berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Warga akan dilibatkan dalam setiap tahap, mulai dari pembibitan, perawatan, hingga pemasaran hasil panen. Dengan demikian, mereka dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung,” katanya.

Selain berdampak pada perekonomian warga, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian pangan desa. Dengan pengelolaan yang sistematis dan berbasis masyarakat, Pemerintah Desa Kedungjaya optimistis bahwa budidaya ikan nila dapat menjadi salah satu sumber pendapatan berkelanjutan bagi warga.

Melalui program ini, Pemerintah Desa Kedungjaya berharap masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari penggunaan Dana Desa serta memiliki peluang usaha yang lebih berkembang di sektor perikanan. (Sul/Ey)

Warga Pasirgombong  Terima BLT dan Santunan Bantuan Kerohiman/ Kematian

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,- Pemerintah Desa Pasirgombong Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi provinsi Jawa Barat Menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT), bulan Januari sampai Maret sebesar 1.2 juta dan memberikan pemberian Santunan bantuan kerohiman dan Kematian. Acara tersebut berlangsung di ruang Balai Desa Pasirgombong Kamis (0/27/03/2025).

Dalam acara tersebut kepala Desa Pasirgombong H. Maslam Mengatakan BLT adalah bantuan yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Dan itu kita berikan hari ini sebanyak 50 orang BlT.

“Adapun BLT ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, agar bisa dimanfaatkan oleh penerima” Jelasnya.

Lebih lanjut, pria yang biasa dipanggil  Tongseng ini menjelaskan   untuk mendapatkan BLT dan bantuan kerohiman, masyarakat harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan dan semuanya berdasarkan regulasi yang sudah di tentukan oleh pemerintah, ini semu kita berikan Langsung ke penerima BLT sebanyak 50 orang dari Januari sampai dengan Maret 2025.


Tempat terpisah Ibu Sukaesih di dampingi Ibu  Indarti RT 04/06 Kp pasir Gombong Desa Pasirgombong mengatakan Alhamdulillah pak saya dapat bantuan BLT dari Januari hingga Maret sebesar Rp. 1.2 JT dan beras bisa dimanfaatkan untuk makan bersama keluarga dan tambahan untuk lebaran.

“terimakasih kepada bapak Lurah H. Malam yang hari ini telah memberikan kami warga yang tidak punya dengan  BLT, Sehat sehat selalu pak lurah dan jajaran nya” tutupnya (Red)

Pemkot Cimahi Gelar Sosialisasi Tingkat Kota DAK Fisik Bidang Sanitasi TA 2025

0

JIB | CIMAHI,- Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DKPP) Kota Cimahi menggelar Sosialisasi Tingkat Kota Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Sanitasi Tahun Anggaran 2025 di Aula Gedung B Pemkot Cimahi, Jalan Raden Demang Hardjakusumah, pada Rabu, (26/03/2025).

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pelaksanaan DAK di Kota Cimahi, serta pentingnya pengelolaan limbah domestik yang sesuai standar guna mencapai sanitasi yang layak dan aman. Selain itu, acara juga membahas teknis pelaksanaan dan pertanggungjawaban DAK yang akan dijalankan bersama-sama.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, dan dihadiri oleh berbagai narasumber, Camat se-Kota Cimahi, Kepala Kelurahan se-Kota Cimahi, serta kader-kader kelurahan.

Kepala DKPP Kota Cimahi, Endang, mengungkapkan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah penting untuk menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam mewujudkan visi Cimahi Mantap. Diharapkan DAK dari pemerintah pusat akan meningkat pada tahun-tahun mendatang. Endang juga menekankan bahwa sanitasi adalah agenda nasional yang masih menjadi tantangan besar. Pemerintah menargetkan pada tahun 2045, 100 persen akses air bersih dan 70 persen akses sanitasi yang aman dapat tercapai.

Di Kota Cimahi, cakupan layanan sanitasi aman baru mencapai 16 persen, meskipun ini sudah di atas rata-rata Provinsi Jawa Barat. Namun, masih terdapat sekitar 22.500 rumah di Kota Cimahi yang belum memiliki septiteng. Oleh karena itu, perlu langkah-langkah bersama untuk menangani masalah limbah domestik yang seringkali dibuang ke saluran atau sungai, yang dapat membahayakan lingkungan dan kesehatan, terutama terkait dengan masalah stunting.

Lebih lanjut, ending menerangkan, bahwa setiap Tahun Pemerintah Kota Cimahi terus berupaya dalam pengelolaan limbah, salah satunya dengan membangun septiteng komunal. Pada 2024, pembangunan septiteng komunal terus berlanjut, dan pada tahun ini, Kementerian PUPR memberikan izin untuk pembangunan septiteng individual, yang lebih cocok mengingat keterbatasan lahan di Kota Cimahi.

Meskipun baru sekitar 12.000 rumah yang telah mendapatkan layanan ini, Endang yakin dengan dukungan penuh dari pemerintah kota, jumlah tersebut akan terus meningkat.

Sementara, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menyampaikan bahwa meski DAK untuk bidang sanitasi yang diterima Pemkot pada 2025 berkurang menjadi Rp7 miliar dari Rp10 miliar pada 2024, ia tetap optimis masalah sanitasi di Kota Cimahi dapat diselesaikan.

Adhitia juga menyebutkan bahwa Pemkot telah melakukan realokasi anggaran untuk DPKP guna meningkatkan anggaran sanitasi, sehingga kini total anggaran yang tersedia untuk penyelesaian masalah sanitasi mencapai Rp9 miliar.

Ia menambahkan bahwa Pemkot sedang menyusun roadmap untuk penyelesaian masalah sanitasi dan kekumuhan di Kota Cimahi dan berharap anggaran tambahan dapat tersedia dalam perubahan anggaran 2025.

Dengan berbagai langkah ini, Adhitia yakin Kota Cimahi dapat mencapai target sanitasi yang aman pada tahun 2045 dan mengatasi tantangan besar dalam pengelolaan limbah domestik.
(Penulis Berita : Rahmat)

Dugaan Penyelewengan Dana Desa di Cibarusah Kota, Sekdes: “Tidak Tahu”

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Dugaan penyelewengan dana desa tahun 2023 dan 2024 yang melibatkan Pemerintah Desa Cibarusah Kota, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, mendapat perhatian serius dari Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI).

Ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sekretaris Desa (Sekdes) Cibarusah Kota hanya memberikan jawaban singkat, “tidak tahu.” Pernyataan ini memicu kritik tajam dari Sekretaris Umum DPP GMI, Asep Saipulloh, yang menilai bahwa sikap Sekdes mencerminkan kurangnya transparansi dalam pengelolaan dana desa.

“Sebagai Sekdes, dia memiliki peran penting dalam mengawasi dan memverifikasi penggunaan dana desa. Jawaban ‘tidak tahu’ justru menunjukkan indikasi kelalaian dalam menjalankan tugasnya. Ini bukan hal sepele karena menyangkut kepentingan masyarakat,” tegas Asep Saipulloh.

Lebih lanjut, Asep menekankan bahwa dana desa harus dikelola secara transparan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Menurutnya, program dana desa bertujuan untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

“Kami mendesak pemerintah kabupaten/kota dan instansi terkait untuk segera melakukan audit dan mengusut dugaan penyimpangan ini. Dana desa harus dikelola dengan benar agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Cibarusah Kota belum memberikan klarifikasi lebih lanjut terkait dugaan penyelewengan dana desa 2023 dan 2024 yang disampaikan Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia. (Red)

DPP GMI Duga Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi Gelapkan APBD, Minta Klarifikasi

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI) menduga adanya penggelapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun 2024 oleh Dinas Perikanan setempat.

Dugaan tersebut muncul setelah tim investigasi DPP GMI menemukan ketidaksesuaian antara data yang tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan kondisi di lapangan.

Asep Saipulloh, sebagai Sekertaris Umum DPP GMI menjelaskan bahwa berdasarkan data RUP, terdapat anggaran sebesar Rp 54.060.000 yang dialokasikan untuk Budidaya Nila oleh Kelompok Karang Getak Berjaya di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi.

Selain itu, program belanja barang yang akan dijual atau diserahkan kepada masyarakat dalam bentuk paket budidaya Lele di kolam fiber oleh pokdakan wangi selalu berjaya tercatat memiliki anggaran sebesar Rp 132.695.000. Namun, menurutnya, realisasi kedua program tersebut tidak ditemukan di lapangan.

“Kami sangat menyesalkan jika memang benar anggaran tersebut tercantum dalam RUP tetapi tidak direalisasikan di lapangan. Ini bukan sekadar dugaan, melainkan hasil temuan langsung tim investigasi kami,” ujar Asep Saipulloh.

Temuan ini juga diperkuat oleh pernyataan beberapa tokoh masyarakat yang mengaku tidak melihat adanya program budidaya ikan seperti yang disebutkan dalam RUP. DPP GMI pun meminta klarifikasi resmi dari Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi terkait dugaan ini.

“Kami mendesak Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi untuk segera memberikan klarifikasi. Jika tidak ada penjelasan yang masuk akal, kami akan menempuh langkah hukum agar kasus ini diusut tuntas,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi belum memberikan tanggapan terkait dugaan tersebut. (Red)

Pemdes Sukawangi Alokasikan 20% Dana Desa 2025 untuk Pemeliharaan Ayam Petelur

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Desa (Pemdes) Sukawangi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), berencana mengalokasikan 20 persen Dana Desa tahun 2025 untuk program ketahanan pangan berbasis pemeliharaan ayam petelur.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk pengadaan ayam petelur, pembangunan kandang, penyediaan pakan berkualitas, serta perawatan kesehatan ayam melalui vaksinasi rutin.

Kepala Desa Sukawangi, Sekam Asmawijaya, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi ketahanan pangan berkelanjutan yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.

“Program ini sangat penting, tidak hanya sebagai sumber pendapatan bagi desa tetapi juga untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat. Kami berharap warga bisa ikut berpartisipasi dan merasakan dampak positifnya,” ujar Sekam Asmawijaya.

Ia juga menambahkan bahwa dengan manajemen yang baik, pemeliharaan ayam petelur dapat memberikan hasil yang signifikan. “Kami akan memastikan bahwa program ini dikelola secara profesional, mulai dari persiapan kandang hingga distribusi hasil panen agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Ketua BUMDes Sukawangi, Jupri, menyatakan bahwa program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi warga desa.

“Kami ingin memastikan hasil panen telur dapat dimanfaatkan secara optimal, baik untuk konsumsi maupun dijual ke pasar. Dengan begitu, masyarakat bisa mendapatkan tambahan penghasilan dan ekonomi desa semakin kuat,” kata Jupri.

Dengan adanya program ini, Pemdes Sukawangi berharap masyarakat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan serta dapat mengembangkan sektor peternakan sebagai sumber ekonomi yang berkelanjutan. (Sul/Red)

Pembagian BLT Desa Dukuhkarya Berjalan Kondusif, 25 KPM Terima Bantuan

0

JIB | Kabupaten Karawang – Pemerintah Desa Dukuhkarya, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber sebagian dari dana desa tahap pertama tahun 2025. Pembagian bantuan berjalan kondusif dengan jumlah penerima manfaat kategori ekstrem sebanyak 25 keluarga.

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp. 900 ribu, yang merupakan akumulasi bantuan selama tiga bulan. Kepala Desa Dukuhkarya, Komara Irawan, menegaskan bahwa BLT ini diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan guna meringankan beban ekonomi mereka.

“Kami memastikan bantuan ini tepat sasaran dan dapat membantu warga yang mengalami kesulitan ekonomi. Semoga bantuan ini bisa digunakan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan pokok,” ujar Komara Irawan.

Salah satu penerima bantuan, Askem, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah desa. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terima kasih kepada pemerintah desa atas perhatiannya,” katanya.

Pemerintah Desa Dukuhkarya juga memastikan bahwa pembagian BLT dilakukan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku. Mereka berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat kurang mampu. (Sul/Ey)

Wow Keren!, Sertijab Dandenkavkud Dilaksankan Dengan Menunggangi Kuda

0

JIB | BANDUNG BARAT,- Upacara serah terima jabatan Komandan Dentasemen Kaaleri Berkuda (Dandenkavkud) kali ini berlangsung dengan cara yang sangat luar biasa dan menarik, karena dilaksanakan dengan menunggangi kuda, yang merupakan icon utama dari satuan kavaleri. Para prajurit yang ikut dalam upacara tampak sangat terlatih dan disiplin, mengendarai kuda dengan penuh keterampilan.

Upacara Serah Terima Jabatan Dandenkavkud Pussenkav dari Letkol Kav Dhanang Prasetiyo kurniawan,SH,M.Tr Opsla kepada Mayor Kav. Chandra Saputra, S.Sos ini dipimpin oleh Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Danpussenkav) Mayjen TNI Eko Susetyo M.M.,M.T dengan menunggani kuda, bertempat di lapang upacara Kavaleri Denkavkud, Parongpong, Kab.Bandung Barat, pada Selasa,(25/3/2025).

Mayor Kav. Chandra Saputra sebelumnya bertugas di Yonkav 6/NK Kodam 1 Bukit Barisan, sedangkan Letkol Kav Dhanang Prasetiyo kurniawana saat ini sudah berpimdah tugas menjabat sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0727/Karanganyar.

Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Danpussenkav) Mayjen TNI Eko Susetyo M.M.,M.T merasa bersyukur karena upacara serah terima jabatan Dandenkavkud ini berjalan dengan lancar,.

”Alhamdulillah berkat do’a dari semua pihak yang hadir disini, Upacara sertijab Dandenkavkud ini berjalan lancar dan mudah mudahan videonya bagus dan menjadi icon bagi kaveleri’, ucap Danpussenkav dalam sambutannya.

Menurutnya, kita memang harus mempopulerkan ini, karena kalau tidak segera diraih, popularitas itu bisa diambil orang lain, jadi kaveleri memang iconnya kuda , karena kaveleri dari kabalus, kabalus itu berasal dari bahasa perancis artinya kuda. Jadi memang iconnya dari dulu kuda, oleh karena itu kalau yang popularitasnya itu organisasi tapi kalau perorangan itu efeknya.

Mayjen TNI Eko Susetyo juga mengucapkan selamat kepada Mayor Kav. Chandra Saputra yang sudah menjabat sebagai Dandenkavkud dan berpesan bagaimana caranya agar Denkavkud ini terkenal bagus.

Jadi momentumnya sudah pas,Kata Mayjen TNI Eko Susetyo, Bapak Presiden itu suka kuda dan beliau bilang sendiri kepada tamu tamu kenegaraan, bahwa pasionnya kuda, sehingga ini jadi momentum yang sangat bagus untuk menunjukan bahwa kaveleri bisa mengurus kuda dengan baik.

Pada kesempatan tersebut juga Danpussenkav memohon dukungan dari Wakil Bupati (pemerintah Bandung Barat,red) yang berkesempatan hadir, karena sebentar lagi ada resimen kaveleri.

‘’Pak Wakil Bupati mohon dukungan kepada satuan ini, karena sebentar lagi akan ada resimen kaveleri’’ujarnya.

Jadi bapak presiden mengambil keputusan, sekarang satuan kavaleri hanya ada Dentasemen atau setingkat bataliyon, kemudian beliau (presiden) membelikan kita kuda dari eropa jumlahnya 300 ekor dan organisasinya dikembangkan ada 2 resimen salah satunya resimen itu disini. Kemudian pergerakan masalah kuda ini menjadi icon dan juga melakukan persiapan untuk PON, seagame atau asiagame.

‘’Mimpinya beliau(presiden) ada atlit yang bisa mengikuti olympiade di tahun 2028 mendatang, walaupun itu berat tapi kita harus menunjukan keseriusan dalam mewujudkan hal itu’tegasnya.

Serah terima jabatan ini merupakan hal yang biasa dilakukan dalam suatu organisasi TNI-AD, dengan tetap berorientasi pada kepentingan pembinaan satuan dan pembinaan personel, guna meningkatkan kualitas kinerja organisasi dalam pencapaian tugas pokok.

Seusai Upacara sertijab tersebut dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama dan dihadiri oleh Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail, Kapolsek Cisarua, Danramil Cisarua, Camat Parongpong dan tamu undangan lainnya.
(Penulis Berita : Rahmat)

PWI Jabar Tetap Solid di Bawah Kepemimpinan Hilman Hidayat

0

JIB |  BANDUNG – Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat tegaskan, pembekuan kepengurusan PWI Jawa Barat oleh Henry Ch Bangun salah alamat. Kepengurusan PWI Jawa Barat sudah jelas hanya mengakui Ketua Umum PWI Pusat Zulmansyah Sakedang.

“Jadi intinya, ada atau tidak ada surat yang mengatasnamakan Ketua PWI Pusat Henry Ch Bangun itu tidak pengaruh buat kami pengurus PWI Jawa Barat. Kita sudah putuskan berdasarkan hasil rapat pleno, bahwa PWI Jawa Barat memilih pimpinan Zulmansyah Sakedang hasil KLB 2024 di Jakarat,”tegas Hilman.

Menurut Hilman, keputusan memilih pimpinan Zulmansyah sebagai Ketua PWI Pusat, bukan keputusan pribadi. Keputusan itu berdasar hasil rapat pleno Pengurus PWI Jawa Barat yang dihadiri, Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, dan para ketua PWI Kab/Kota se-Jawa Barat, September 2024, lalu. Rapat pleno menghasilkan keputusan bahwa Jawa Barat mendukung kepemimpinan Zulmansyah Sakedang sebagai ketua PWI Pusat.

Hasil rapat pleno, lanjut Hilman telah menjadi dasar kepengurusan PWI Jawa Barat yang dipimpinnya untuk melaksanakan roda organisasi sebagai mana mestinya. Karenanya, seluruh kegiatan organisasi dan administrasi oraganisasi hingga saat ini tidak terkendala. Aktivitas organisasi berjalan semestinya.

“Kepada pengurus PWI Jawa Barat yang berbelit, silakan saja. Tentunya akan ada konswekuensi sanksi nantinya dari PWI Pusat. Saudara Henry salah alamat membekukan PWI Jawa Barat versi KLB. Dan bagi teman-teman yang menyebrang tentu kami akan beri sanksi tegas terhadap yang bersangkutan,”paparnya.

Hilman menegaskan, seluruh pengurus PWI Kabupaten/Kota di Jawa Barat masih konsisten memegang teguh hasil rapat pleno yang mengakui kepemimpinan Zulmansyah Sakedang sebagai ketua PWI Pusat.

Hal senada disampaikan sebagian besar para ketua PWI Kab/Kota se-Jawa Barat yang menegaskan masih mendukung kepemimpinan ketua PWI Pusat dan Zulmansya Sakedang, dan kepengurusan PWI Jawa Barat pimpinan Hilman Hidayat. Hal tersebut disampaikan para ketua PWI Kab/Kota didalam WAG Forum Ketua PWI se-Jabar.

Misalnya, penegaskan komitmen disampaikan ketua PWI Indramayu, Dedi Musasi, “PWI Indramayu Tetap Solid dan Satu Keputusan dibawah Komando Ketua Hilman Hidayat”. Hal senada ditulis Ketua PWI KBB, Hendra Hidayat,”Full Suport maju terus PWI Jawa Barat”. Senada ditulis Ketua PWI Sukabumi Ikbal,” Sesuai Komitmen Bersama. Gass PWI Jabar”, Ketua PWI Cimahi juga tegaskan komitmen bersama pengurus Jabar.”PWI Jabar Maju Terus,”.

Penagasan juga disampaikan ketua PWI Majalengka, Purwakarta, Depok, Bekasi, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kuningan, Ciamis, Subang, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi. Penegaskan mereka disampaikan pada WAG para ketua maupun saat dikonfirmasi pengurus melalui sambungan seluler.

Sementara itu, pada rilis pemberitaan terkait pembekuan PWI Jawa Barat oleh ketua PWI Pusat yang mengatasnamakan Hendry Ch Bangun, tertulis beberapa nama pengurus PWI Jawa Barat dicatut masuk kepengerusan PWI Jawa Barat yang dipimpin Danang Danoroso, bentukan Hendry, seperti, H Nano Suwarno, Gyok Riswoto, Nirwan Indra, mengaku tidak tahu menau atas pencatutan namanya dalam kepengurusan tersebut.

“Saya tidak pernah dikonfirmasi atas kesediaan menjadi pengurus bentukan Hendry. Posisis saya masih tegak lurus bersama kepengurusan PWI Jawa Barat pimpinan Hilman Hidayat,”tegas Nano.

Senada diungkapkan Gyok Riswoto yang secara tegas menolak ajakan tersebut yang disampaikan seseorang melalui pesan Whatsapp. Dalam pesan tersebut Gyok menegaskan tidak mau bergabung dan enggan menjadi bibit perselisihan. Dalam waktu dekat PWI Jawa Barat akan mengklarifikasi sejumlah anggota yang masuk tercatat menjadi pengurus bentukan Hendry Ch.

BUMDes Kertasari Gunakan Dana Desa untuk Perkuat Swasembada Pangan

0

JIB | Kabupaten Karawang, – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, mengalokasikan 20 persen dana desa tahap pertama tahun 2025 untuk menyewa lahan sawah.

Lahan tersebut akan ditanami padi dan dikelola oleh masyarakat sesuai hasil musyawarah antara Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta lembaga lainnya.

Kepala Desa Kertasari, H. Suhendar, mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus memberdayakan masyarakat desa, khususnya petani.

“Kami ingin memastikan bahwa ketahanan pangan di desa ini tetap terjaga. Dengan adanya program ini, diharapkan produksi padi meningkat dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat lokal,” ujarnya.

Ketua BUMDes Kertasari, Yadi Haryadi, menambahkan bahwa pengelolaan dana desa untuk sektor pertanian ini akan dilakukan secara transparan dan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari dana desa yang digunakan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Dengan pengelolaan lahan yang baik, hasil panen yang diperoleh nantinya juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” jelasnya.

Program ketahanan pangan ini mendapat respons positif dari masyarakat, terutama para petani yang kini memiliki akses lebih luas untuk mengelola lahan pertanian.

Pemerintah Desa dan BUMDes Kertasari pun berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini agar semakin berdampak bagi kesejahteraan warga. (Ey/Amir)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -