Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 433

Bersama Polisi dan TNI Bupati Bekasi Berikan Bantuan Air Bersih di Kecamatan Cibarusah

0

JIB | Kabupaten Bekasi,-Musim kemarau yang berkepanjangan membuat beberapa desa di Kecamatan Cibarusah mengalami kekeringan. Yang mengakibatkan pemduduk setempat mengalami kesulitan air bersih.

Untuk mengatasi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi. Bekerja sama dengan Camat Cibarusah, Enoup Chan. Bahu membahu mengatasi masalah air bersih untuk masyarakat.

Menurut Kepala BPBD, hingga hari ini, sudah 200 ribu liter air bersih yang disalurkan untuk masyarakat Kecamatan Cibarusah. Jum’at, 12 Juli 2019.

Bantuan air bersih tersebut, bukan hanya dari Pemerintah Kabupaten Bekasi. Tetapi juga datang dari PDAM, Kepolisian, BAZNAZ Kabupaten Bekasi dan Masyarakat Lippo Cikarang.

Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja, SH yang turun langsung memberikan bantuan air bersih kepada masyakat Desa Ridomanah mengatakan bahwa disaat – saat seperti inilah (kekeringan) Pemerintah hadir memberikan bantuan dan solusi jangka panjang.

“Selain bantuan air bersih yang kita salurkan hari ini. Kedepannya kita juga akan membangun sumur-sumur bor dan embung – embung (penampung air).” Ujar Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja, SH yang mendapatkan anugrah Awya Pariwara dari Kementerian Kesehatan.

Masih kata Eka. Saya juga sudah memerintahkan PUPR untuk membuat bendungan di sungai Cipamingkis dan air PDAM Tirta Bhagasasi mampu mendorong air sampai keatas.

Sebelum menuju desa Rido Manah, Bupati Bekasi juga meresmikan Hidrant dan MCK umum di Kampung Gempol Desa Ridogalih.(Red)

Bhabinkamtibmas Desa Simpangan, Memberikan Pengarahan Tatib Lalin Kepada Murid SMK

0

JIB | Bekasi,- Salah satu upaya dari Bhabinkamtibmas Desa Simpangan, Polsek Cikarang, Dalam menekan terjadinya pelanggaran yang terjadi khususnya kecelakaan lalu lintas.

Aiptu Murahman memberikan pengarahan tata tertib berlalulintas kepada SMK Terpadu Kitri Bakti Graha, Graha Asri asri, RT 001/011, Desa Simpangan, Cikarang Utara Kabupaten Bekasi.

Dengan demikian acara tersebut diikuti siswa maupun siswi kurang lebih 52 orang peserta dengan didampingi wali kelas. Kamis (11/07/2019).

Kegiatan penyuluhan atau himbauan tertib berlalu lintas ini bertujuan agar seluruh siswa maupun siswi yang ada di Kabupaten Bekasi mengerti akan pentingnya keselamatan di jalan raya bagi diri sendiri maupun pengedara lainnya. Dalam kegiatan penyuluhan tersebut pemberi materi langsung oleh Aiptu Murahman kepada siswa siswi SMK Terpadu Kitri Bakti Graha.

Dalam acara penyuluhan tersebut Aiptu Murahman mengatakan murid SMK Terpadu Kitri Bakti Graha, “apa fungsi helm, bagaimana menggunakan helm yang baik dan benar sampai berbunyi ‘klik’ dan penggunaan safety belt baik bagi pengemudi maupun penumpang lainnya”.

“Sebaiknya mengendarai sepeda motor roda dua tidak berbonceng tiga demi keselamatan dan kenyamanan dalam berlalu lintas. Serta lengkapilah surat-surat kendaraan seperti SIM, STNK dll”. Jelasnya

Sambungnya. (Murahman) berharap apa yang telah saya berikan pemaparan tentang tata tertib berlalulintas bisa di pahami dan di laksanakan oleh siswa-siswi agar patuh terhadap Tatib Lalin demi keselamatan dalam berkendara.

Dalam hal lain juga Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan kamtibmas kepada siswa-siswi. Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), diantaranya kenakalan remaja dan bahaya pengguna narkoba.

Dalam acara giat penyuluhan tata tertib berlalulintas di SMK Terpadu Kitri Bakti Graha berlangsung Aman dan tertib. (Andri)

Terapkan Aturan Larangan Iklan Rokok, Pemkab Bekasi diganjar Penghargaan

0

JIB | JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali mendapatkan penghargaan di bidang kesehatan. Kali ini, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia menganugerahkan Gelar Awya Pariwara kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi. Gelar ini diberikan kepada daerah yang telah memiliki peraturan daerah mengenai Kawasan Tanpa Rokok, dan atas upaya yang dilakukan terkait pelarangan iklan rokok di luar gedung.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, menerima secara langsung penghargaan yang diberikan oleh Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek, bertepatan dengan Puncak Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia Tahun 2019 bertempat di Gedung Prof. Sujudi, Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta (11/07/2019).

Menteri Kesehatan Nila Moeloek dalam sambutannya mengatakan bahwa kita dan masyarakat seluruh Indonesia dapat mencegah penyakit-penyakit yang disebabkan oleh rokok, dan kita tidak harus ‘sakit-sakitan’ di hari tua, karena dari dini sudah bisa menjaga kesehatan.

“Usia adalah harapan hidup di Indonesia, jika kita pakai Indeks Pembangunan Manusia, itu meningkat (yakni) 71,4 tahun. Tetapi, usia sehatnya hanya sekitar 62 tahun, berarti kita ‘sakit-sakitan’ selama 8-9 tahun. Sayang betul kalau selama itu kita harus sakit-sakitan. Apakah kita bisa mencegah penyakit jantung? Tentu bisa, dengan mengurangi hipertensi dan lainnya. Hipertensi juga meningkat (menjangkiti) 40% masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Nila juga mengatakan bahwa zat-zat yang terkandung di dalam rokok adalah penyebab penyakit katastropik yang membebani BPJS Kesehatan sekitar 30 persen, dan menjadi sumber defisit terbesar BPJS Kesehatan.

Ditempat yang sama Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menyampaikan rasa syukurnya telah mendapatkan penghargaan ini, dirinya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendukung program dan kebijakan yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, khususnya dalam hal pengurangan dampak resiko rokok dan tembakau terhadap masyarakat Bekasi.

“Pelarangan iklan rokok diluar gedung sangat perlu dan penting untuk mencegah munculnya perokok – perokok pemula sehingga anak – anak kita terhindar dari bahaya rokok,” ucap Bupati kepada Jurnal Indonesia Baru.

Hal yang sama di utarakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny, larangan iklan rokok di luar gedung itu sudah diterapkan di seluruh Wilayah Kabupaten Bekasi berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 27 Tahun 2018 tentang Implementasi Larangan Iklan Rokok di luar gedung, meskipun pihaknya tidak memungkiri masih ada iklan rokok yang terpampang di beberapa wilayah, hal itu menurutnya hanya menunggu habisnya masa kontrak izin reklame.

” Untuk Pengajuan Izin baru Iklan Rokok di luar gedung sudah tidak diberikan lagi, sementara yang masih ada hanya menunggu masa berlaku izinnya habis,” Jelasnya.

Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) yang diperingati tanggal 31 Mei, pada tahun 2019 mengangkat tema tentang “Rokok dan Kesehatan Paru” yang bertujuan untuk menyampaikan pesan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan bahaya konsumsi rokok bagi kesehatan, oleh sebab itu sejak dini kita mulai jaga kesehatan dengan tidak merokok. (Red)

LSM GMBI Bekasi Akan Kembali Unjuk Rasa Mendesak KPK Untuk Menuntaskan Kasus Suap Meikarta

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM-GMBI) akan kembali aksi ke Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada Kav K4, Setia Budi, Jakarta Selatan, jika belum mendapatkan jawaban tuntutan aksi pada Selasa 9 Juli 2019 kemarin.

Hal itu diungkapkan, Ketua LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, H. Rahmat Gunawan (Boksu), Kamis (11/7/2019).

Menurut H. Boksu sapaan akrabnya mengatakan, aksi 500 massa LSM GMBI yang digelar di depan Gedung KPK untuk mengingatkan janji KPK dalam penyelesaian secara tuntas kasus suap perizinan mega proyek Meikarta yang menjadikan mantan Bupati Bekasi, Neneng Hassanah Yasin (NHY) bersama 4 anak buahnya menjadi terpidana yang kini sudah mendekam dibalik jeruji besi sel penjara.

“Fakta persidangan sudah sangat jelas dan gamblang dari keterangan para saksi, begitu juga dari pengakuan para oknum dewan yang terhormat yang kini masih duduk di kursi DPRD Kabupaten Bekasi yang berdalih tidak tahu sumber uang yang mereka sudah terima,” tegas Boksu.

Uang itu sambung Boksu, diberikan atau dibagi-bagi melalui Ketua Pansus, Taih Minarno sebelum penetapan Panitia Khusus (Pansus) Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang diakui oleh salah satu Anggota Pansus RDTR, Yudi Darmasyah dalam kesaksiannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Senin (1/4/2019) lalu.

“Jadi, kalo ngaku pada menerima uang, tapi ngakunya ngak tahu uang itu dari mana ya, sulit untuk diterima akal sehat. Sebab, sudah jelas dari pengangkuan Yudi, bahwa yang memberikan itu adalah Ketua Pansus RDTR itu sendiri. Lah, bagaimana dengan jalan-jalan ke Thailand apa ngak tahu juga dari siapa. Jadi lucu kan,” sindir Boksu.

Oleh karena itu lanjut Boksu, tidak ada alasan bagi KPK untuk tidak melanjutkan proses hukumnya, setelah KPK, memproses lebih dulu jajaran eksekutif yaitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi yakni, Mantan Bupati Bekasi, Neneng Hassanah Yasin bersama 4 orang anak buahnya dalam kasus pidana suap perizinan Meikarta.

Hal itupun lanjut Boksu , dikuatkan kesaksian mantan Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang Dinas PUPR Pemkab Bekasi, Neneng Rahmi Nur Laili yang mengatakan, bahwa dirinya bertemu langsung dengan Wakil Dewan DPRD Kabupaten Bekasi, Mustakim, terkait pembagian sejumlah uang untuk Pimpinan Dewan terkait rencana pembahasan RDTR karena sudah masuk proses legislasi Dewan.

“Dari pengakuan mantan Kabid PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi dalam persidangan uang yang diberikan awal itu sebesar Rp400 juta. Itu belum, termasuk fasilitas jalan-jalan keluar negeri yaitu ke Thailand, termasuk dengan para staff Dewan kalau tidak salah hamper 20 orang yang berangkat ketika itu. Sebelum lebaran Juni 2017, minta lagi Rp200 juta,” ungkap Botsu.

Fakta lain, dalam amar putusan Majelis Hakim Tipikor Bandung menyebutkan, bahwa pada bulan Desember 2017 dalam Raperda Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) wilayah pengembangan proyek Meikarta, Neneng Rahmi Nurlaili dengan Hendry Lincoln mendapat uang sebesar Rp1 miliar yang diterima dari PT. Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Uang sebesar Rp1 miliar yang diterima Neneng Rahmi Nurlaili dan Hendry Lincoln dari Lippo Group melalui, Henry Jasmen dan Satriadi untuk diberikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa melalui dua politisi PDI Perjuangan (PDIP) Waras Wasisto (DPRD Provinsi Jabar) dan Soleman (DPRD Kabupaten Bekasi)
“Pertimbangan itu dibacakan Majelis Hakim Tipikor Bandung terkait pembuktian Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana yang dibacakan untuk 4 terdakwa yakni, Billy Sindoro, Henry Jasmen P Sitohang, Fitradjaja Purnama dan Taryudi,” jelas Botsu lagi.

Untuk itu tambah Boksu , pihaknya LSM GMBI mendesak KPK untuk menuntaskan kasus suap Meikarta agar Pemerintah Kabupaten Bekasi di duduki oleh pejabat-pejabat yang bersih dari segala perbuatan atau prilaku yang tercela, terutama bagi yang duduk di DPRD Kabupaten Bekasi yang dipercaya sebagai perwakilan masyarakat.

“Kalau KPK belum memberikan jawaban atas tuntutan kita, maka LSM GMBI akan kembali aksi untuk yang kedua kalinya Kamis 18 Juli 2019 mendatang di depan Gedung KPK. Kita ingin penegakkan hukum secara adil, jangan hanya pihak eksekutif pihak legislatifnya juga harus diproses secara pidana sesuai janji KPK,” pungkasnya.(Dr)

Menteri Kesehatan RI Nila F. Moeloek meresmikan Fasilitas Produksi PT. CKD Otto Pharamaceutical di Cikarang, Jawa Barat

0

JIB | Cikarang, Bekasi,- Menteri Kesehatan RI Nila F. Moeloek meresmikan Fasilitas Produksi PT. CKD Otto Pharamaceutical di Cikarang, Jawa Barat (9/7/2019). Fasilitas produksi tersebut, sebagai salah satu industri farmasi yang melakukan pengembangan produk onkologi untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal sekaligus ekspor.

”Indonesia pada saat ini sangat membutuhkan industri farmasi terutama yang memproduksi produk onkologi oleh produsen lokal sehingga dapat meminimalisir biaya pengobatan, dan pasien kanker mendapatkan pengobatan yang optimal,” jelas Menkes saat memberikan sambutan pada peresmian PT CKD Otto Cikarang, Jawa Barat. Pada acara ini hadir Kepala Badan POM, perwakilan MUI dan jajaran direksi PT. CKD Otto, Duta Besar Korea Selatan dan perwakilan dari Kementerian perindustrian.

Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018 yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, prevalensi penyakit kanker di Indonesia mengalami kenaikan dari 1,4% (RISKESDAS 2013) menjadi 1,8%.

Penyakit kanker membutuhkan penanganan yang intensif. Tetapi sayangnya beberapa obat kanker yang ada pada saat ini masih merupakan obat impor dengan harga yang tinggi. Tingginya harga obat kanker menyebabkan adanya pembebanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Berdasarkan hal tersebut di atas, Indonesia pada saat ini sangat membutuhkan industri farmasi terutama yang memproduksi produk onkologi. Produksi produk onkologi oleh produsen lokal diharapkan dapat meminimalisir biaya pengobatan, sehingga pasien kanker mendapatkan pengobatan yang optimal.

”Saya berharap fasilitas produksi produk onkologi dapat meningkatkan ketersediaan produk onkologi dan mempermudah akses pasien akan pengobatan yang terjangkau, sehingga fasilitas dan kualitas dalam negeri dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat,” tambah Menkes.

PT. CKD Otto Pharmaceuticals merupakan industri farmasi joint venture antara Industri Farmasi Lokal PT. Otto Pharmaceutical dengan Industri Farmasi Korea Selatan Chong Kun Dang Pharmaceuticals yang mengimplementasikan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 06 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan dalam menjamin ketersediaan sediaan farmasi sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan dalam Rangka Jaminan Kesehatan Nasional.

Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2017 tentang Rencana Aksi Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan industri farmasi diharapkan dapat secara mandiri menghasilkan obat, bahan baku obat, dan alat kesehatan untuk kebutuhan nasional dan ekspor serta penguasaan akan teknologi industri farmasi, PT. CKD Otto Pharmaceuticals telah melaksanakan amanat tersebut melalui transfer teknologi dengan Chong Kun Dang Pharmaceuticals dan pengembangan Active Pharmaceutical Ingredient (API).

Sementara itu Presiden Direktur PT CKD OTTO Pharma Baik In Hyun menyampaikan bahwa pada Februari 2019, CKD OTTO Pharma telah menerima sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang menjadikan perusahaan farmasi pertama untuk produk onkologi dengan sertifikasi halal di Indonesia.

Selanjutnya Menkes berharap agar di masa medatang PT. CKD Otto Pharmaceutical dapat melakukan riset dan inovasi dalam pengembangan produk onkologi lain sehingga dapat diproduksi di Indonesia dan mengurangi ketergantungan impor.(Dr)

Sum: Depkes.go.id

Untuk Memberikan Bimbingan Kepada Jemaah Haji Kemenag Tahun Ini Menyediakan 25 Konsultan Di Tanah Suci Mekkah (KSA)

0

(foto: Bahauddin) Kadaker Makkah Subhan Cholid

JIB | Jakarta,- Kementerian Agama tahun ini menyediakan 25 konsultan ibadah yang ditempatkan di Kota Makkah untuk memberikan bimbingan kepada jemaah haji Indonesia. Hal ini bertujuan untuk dapat memberikan pendampingan lebih intens guna meningkatkan kualitas ibadah jemaah haji Indonesia.

Hal ini disampaikan Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Subhan Cholid. “Untuk petugas bimbingan ibadah ada tambahan cukup banyak, karena memang kebutuhan untuk itu cukup besar,” ujar Subhan, Rabu (10/07/2019).

Penyediaan konsultan ibadah ini menjadi perhatian dari Kemenag, karena menurut Subhan, kunci dalam pelaksanaan haji bukan terletak pada ketersediaan fasilitas pendukung seperti akomodasi, transportasi, dan sebagainya. Melainkan pada makna dari ibadah haji itu sendiri. “Kita berharap adanya konsultan ibadah ini dapat memberikan pencerahan dan makna bagi pelaksanaan haji para jemaah,” harapnya.

Pada musim haji 1440H/2019M ini, di Makkah terdapat tiga orang konsultan ibadah yang ditempatkan di Kantor Daker Makkah, serta dua pembimbing ibadah pada 11 sektor yang ada. “Totalnya sekitar 25 orang,” ujar Subhan.

“Jadi selain nanti para konsultan bimbingan ibadah akan aktif memberikan bimbingan kepada jemaah di hotel-hotel, nanti mereka juga akan membuka bimbingan di kantor sektor. Sehingga, jemaah, siapa saja, kapan saja bisa melakukan konsultasi kepada mereka,” lanjutnya.

Aktivitas jemaah haji Indonesia di Makkah diperkirakan akan mulai menggeliat pada 15 Juli 2019 mendatang, seiring kedatangan jemaah haji yang telah menyelesaikan ibadah arbain di Madinah. “Jemaah haji asal Magetan yang tergabung di kloter SUB 01, akan menjadi rombongan jemaah pertama yang tiba di Makkah. Mereka selanjutnya akan ditempatkan di wilayah Mahbas Jin,” ungkap Subhan. (Dr)

Sum: HM/Kemenag

Satgas Pamrahwan Yonif 734/SNS berhasil mencegah perdagangan manusia HumanTrafficking di Morotai Utara

0

JIB | Morotai Utara, Maluku Utara,-Dalam rangka menunaikan tugas kemanusian, Satgas Pamrahwan Yonif 734/SNS berhasil mencegah perdagangan manusia (HumanTrafficking) di Morotai Utara,
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Yonif 734/SNS Letkol Inf Edwin Charles, dalam rilis tertulisnya di Maluku Utara, Rabu (10/7/2019).

Edwin menjelaskan, sumber terjadinya Human Trafficking adalah karena kemiskinan. Dalam kondisi demikian, mereka akan mudah terbujuk untuk berbuat kejahatan atau menjadi korban trafficking.
Seperti kasus yang menimpa keluarga Fatsia, tutur Edwin, karena alasan pekerjaan dia pun merelakan anaknya untuk dibawa orang tak dikenal. Namun atas kesigapan personel Satgas, para pelaku berhasil di amankan.

Diungkapkan Edwin, penangkapan itu berawal dari adanya laporan warga bernama Fatsia Jumati (47) kepada Pos Kao Satgas Yonif 734 pada Selasa (9/7/2019) malam. Dalam laporannya Fatsia merasa telah dibohongi oleh Josi Badodo (44) warga Ds. Takawi Morotai Utara, dan Dedy Enginin (42) warga Ds. Tunuo Kecamatan Kao Utara.

“Keduanya datang ke rumahnya untuk mengadopsi anak gadisnya untuk dirawat dan disekolahkan. Mereka juga memberi janji akan memenuhi segala keinginannya dan memberikan uang 1 juta,” katanya.

Bahkan, menurut laporan Fatsia, ujar Edwin, mereka meminta nomer rekening dan berjanji akan mentransfer sebesar 10 juta. Tergiur dengan tawaran tersebut, Fatsia Jumati bersedia menyerahkan anaknya untuk dirawat dan dibesarkan. Namun setelah dipikir kembali bahwa dirinya baru mengenal kedua pelaku, sehingga Fatsia curiga anaknya akan dipekerjakan, dan akhirnya melaporkan ke Pos Kao Satgas Yonif 734/SNS.

“Karena baru kenal, Fatsia kemudian curiga, akhirnya laporan ke Satgas,” ujarnya.

Berdasarkan laporan tersebut, kata Edwin, kemudian ia memerintahkan jajarannya yang berada di sepanjang pos melacak dan mencari pelaku.
Sekira pukul 23.00 WIT, Danpos III/Tetewang Sertu Wahyudin Wahab bersama 2 personel pos berhasil mengamankan 1 unit kendaraan jenis pickup Nopol DB 8386 OC warna hitam yang dikendarai oleh para pelaku dan mengangkut 2 orang yang diduga korban Human Trafficking, yaitu JW (13) dan NS (19).

“2 jam pasca menerima laporan, akhirnya kedua pelaku beserta korban berhasil diamankan personel Satgas. Selanjutnya mereka digiring ke Pos Satgas III/Tetewang untuk dimintai keterangan,” kata Edwin

Dalam keterangannya, kedua pelaku tersebut mengatakan bahwa kedua gadis belia itu akan dibawa ke Manokwari Papua untuk dipekerjakan. Untuk penyelidikan lebih lanjut, mereka pun di bawa ke Polsek Kao.

Dari hasil pemeriksaan sementara pihak kepolisian, lanjut Edwin, perbuatan yang dilakukan oleh pelaku mengarah pada Human Trafficking.

“Kasus seperti ini cukup memprihatinkan, mengingat laporan awal dari ibu korban bahwa mereka tidak saling kenal sebelumnya,” terangnya.

Kasus Human Trafficking dengan modus seperti ini sudah sering terjadi di berbagai daerah, dan paling banyak menyasar anak-anak gadis dibawah umur.

“Mereka dipaksa dipekerjakan di tempat- tempat hiburan malam yang menjurus ke arah praktek prostitusi,” tegas Dansatgas.

Atas kejadian ini, Edwin pun mengharapkan agar dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat Maluku Utara, agar tidak mudah percaya dengan orang yang tidak dikenal dan menjanjikan sejumlah uang maupun janji manis lainnya.

“Saya telah memerintahkan kepada seluruh personel Satgas untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus juga membantu kesulitan masyarakat sehingga kehadiran kami dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Maluku Utara,” pungkasnya. (Dr)

Personel Polsek Cikarang Memberikan Himbauan Kepada LSM GMBI Terkait Aksi Unjuk Rasa Di Kantor Bupati Dan DPRD Kabupaten Bekasi

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Kegiatan keberangkatan massa LSM GMBI dalam rangka aksi unjuk rasa menuju Kantor Bupati dan Kantor DPRD Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat. Kamis, (11/07/2019).

Bertempat di Sekretariat Distrik LSM GMBI Jalan Layang, Kampung Kongsi, RT 003/009 Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Pukul 09.50 WIB, Rahmat Gunasin (Boksu) selaku penanggung jawab (Ketua Distrik) membawa massa dengan jumlah kurang lebih 150 orang, dan dalam aksi tersebut turut hadir serta GMBI dari Jakarta Timur dengan Pimpinan Rosid selaku (Sekretaris Distrik) dengan membawa massa 20 orang.

Adapun tuntutan yang akan disampaikan Lsm GMBI antara lain:

• Tidak memberikan rekomendasi kepada DPRD terkait calon Wabup periode 2019 – 2022 sebelum pelantikan presiden

• Membubarkan / membatalkan panitia seleksi calon Wabup periode 2019 – 2022 di DPD Golkar Kabupaten Bekasi

• Menolak seluruh penjaringan sebelum pelantikan Presiden terpilih

• Bupati Bekasi lebih fokus dan konsentrasi untuk memperbaiki pengelolaan Pemerintahan serta kepentingan2 masyarakat Kabupaten Bekasi.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan menciptakan rasa aman juga kondusif, anggota dari Polsek Cikarang dengan kuat 10 Personil yang di Pimpin oleh Iptu Iksan Budiono. SH, (Kanit Intelkam) memberikan himbauan kepada massa aksi unjuk rasa diantaranya:

Melakukan penggalangan kepada Ketua Distrik agar dalam aksi tidak melakukan orasi yang bersifat provokasi.

Memberikan himbauan kepada para KSM agar menjaga dan mengkontrol anggotanya.

Memberikan himbauan kepada seluruh anggota LSM GMBI agar tidak melakukan aksi anarkis, melakukan pengrusakan pasilitas Negara serta mematuhi Peraturan lalu lintas.

Dalam giat tersebut situasi aman dan kondusif. (Andre)

Bekasi Itu Seksi Dan Merangsang Para Investor

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Siapa yang tidak kenal Kabupaten Bekasi, apapun bisa jadi uang dan sampah juga bisa jadi uang, malah orang Bekasi asli tersingkirkan. Apakah karena SDM apakah karena Teknologi era globalisasi sehingga tergerus oleh peradaban jaman.

Bekasi di Julukin mesin Dollar karena transaksi perhari hingga milyaran atau trilyunan sehingga Bekasi di sebut sebagai Kota transaksi terbesar karena seksi dan terangsang oleh investor dan para penanam modal luar karena di topang oleh Kawasan 2100, Jababeka, Lippo, Yhunday, Delta Cilicon, Greenland International Industrial Center (GIIC), Kota Deltamas, dan EJIP. Rabu (10/07/2019).

Bekasi mengalami kehilangan jati diri, dan krisis kepemimpinan padahal Bekasi, punya nilai-nilai esotik dan dinamika, yaitu punya Toko nasional adalah KH Noer Ali pahlawan Nasional dengan sebutan sang singa Karawang-Bekasi, kita contohkan dan mempunyai prospek kedepannya, nilai ini menjadi dasar dan pemikiran agar kita mempunyai Integritas, Kapabilitas Dan Kwalitas sebagai Prem Putra-putri Bekasi, dan Bekasi lebih martabat dan berwibawa.

Bekasi itu seksi dan merangsang karena Bekasi adalah kota penyangga Jakarta, banyak orang yang melirik akan keindahannya, dan masyarakat Bekasi pola hidup harus berubah sesuai dengan perkembangan jaman dan kita di tuntut termotivasi dengan kehidupan sekarangg agar bisa membangun Bekasi yang lebih baik lagi.

Bekasi lepas dari itu, kita harus siap maju dari segala hal, dan yang ada di pemikiran kita harus membangun agar prem Bekasi yang kita kedepankan dan lebih obyektif. Bekasi yang sudah acak kadut, ini dengan bermacam-macam dinamika harus kita kembalikan marwah Bekasi.

Apakah isu yang sekarang itu positif atau negatif dan ini menjadi tanggungjawab kita bersama sebagai pemangku untuk membenahinya, dan jangan sampai terjebak dengan isu yang bisa memecah belahkan orang asli Bekasi, kalau kita lihat sekarang itu dan itu tidak jelas arah dan langkahnya, dan siapa yang tidak mau pemimpin dari orang Bekasi, dan pertemuan ini harus menjadikan insfirasi dan motivasi, semangat kita buat kemaslahatan orang banyak.

Intinya kita harus meningkatkan dinamika kematangan kedewasaan dan pemikiran agar menjadikan inovasi dan terus aktif mengeksekusi pembangunan Bekasi, karena sekarang Bekasi adalah Metropolitan dan kita harus siap segala- segalanya di era globalisasi masa kejayaan Kabupaten Bekasi tanah kelahiran. (SP)

Meskipun Hasil Akhir Imbang Lawan Persib, Pelatih Persija Memberikan Apresiasi Terhadap Jakmania layaknya Atmosfer Saat Menonton Laga El Clasico di Camp Nou.

0

JIB | Jakarta- Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos memberikan apresiasi terhadap dukungan luar biasa Jakmania yang memenuhi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/7/2019). Tercatat total penonton berjumlah 70.136.

Jumlah ini tentunya memecahkan rekor penonton terbanyak selama Liga 1 bergulir. Sebelumnya tercatat penonton terbanyak tercatat sebesar 67.800 terjadi pada laga Persija Jakarta kontra Mitra Kukar pada musim lalu.

Banuelos menilai atmosfer yang ditampilkan Jakmania layaknya atmosfer saat menonton laga El Clasico di Camp Nou.

“Atmosfer di GBK sangat luar biasa, saya sangat senang seperti di Camp Nou dengan penuh semangat luar biasa. Jakmania penuh, luar biasa,”ujarnya selepas latihan.

Namun ia menyayangkan timnya gagal memaksimalkan peluang sehinga hasil akhir imbang 1-1 diterima oleh timnya.

“Hanya sayang, diakhir laga tidak sesuai yang diinginkan. Kami kecolongan dan saya akan mencoba tidak terulang lagi. Tim pelatih dan pemain sudah berjuang meski hasilnya seperti ini. Kami akan mencoba lagi di laga berikutnya,”tutupnya. (Dre)

Sum: Persija.id

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -