Wednesday, February 18, 2026
Home Blog Page 433

Kades Karang Raharja Keluhkan Dampak Pencemaran Limbah Disungai Kaliulu

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Kepala Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara, Suhendra tanggapi keluhan warga terkait adanya pencemaran limbah dibantaran sungai kaliulu yang menyebabkan bau dan berwarna hitam pekat. Kamis (4/7/2019).

Suhendra mengatakan setelah mendapatkan laporan langsung bergerak cepat meninjau bantaran kali tersebut untuk lebih memastikan terkait keluhan masyarakat.

“Sangat disayangkan akibat dampak pencemaran limbah disungai Kaliulu sehingga banyak menyebabkan ternak ikan warga pada mati,” ucapnya.

Selain itu ia juga menanyakan penanganan dari pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, menurutnya cukup ikan saja yang mati jangan sampai jiwa manusia yang hilang.

“Nasib rakyat kecil memang selalu kurang perhatian dari penguasa dan pengusaha,” tegasnya.

Maka dari itu Suhendra meminta Dinas Lingkungan hidup agar cepat menangani kasus pencemaran sungai kaliulu, karena masyarakat membutuhkan air sungai ini untuk kebutuhan hidup. (Red)

Bupati Bekasi Resmikan Gedung Puskesmas Cikarang Utara

0

JIB | Bekasi,- Hari ini Puskesmas Cikarang Utara di resmikan Bupati Bekasi. Dengan demikian pelayanan Kesehatan merupakan salah satu kosentrasi pembangunan yang ditetapkan oleh Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja, SH. Agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat dengan segera terlayani. Demi kesehatan masyarakat yang madani sesuai motto “Bekasi Bekasi Baru Bekasi Bersih”Jumat (05/07/2019).

Untuk mencapai pelayanan yang paripurna. Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi telah meningkatkan RSUD Kabupaten Bekasi menjadi Type B. Membangun RSUD Pembantu di Kecamatan Cabang Bungin dan Puskesmas-puskesmas bisa melayani rawat inap dan berstatus BLUD, agar bisa menentukan pelayanan kesehatan prioritas di puskesmas tersebut.

Untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan. Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja SH meresmikan Puskesmas Cikarang Utara, yang mampu melayani Ibu melahirkan dengan segera (Poned) dan beberapa penyakit ringan yang memerlukan rawat inap. Jum’at, 05 Juli 2019.

Selain meresmikan Puskesmas, Bupati juga meresmikan Forum BLUD ( Badan Layanan Unit Daerah) Puskesmas Se-Kabupaten Bekasi.

“Dengan diresmikannya Puskesmas Cikarang Utara ini. Saya berharap, masyarakat Kabupaten Bekasi bisa lebih dilayani masalah kesehatannya.” Ujar Eka Supria Atmaja.

Lanjutnya. Jangan terdogma langsung ke RSUD. Karena beberapa penyakit juga dapat dilayani di Puskemas ini.
“Dengan mengucapkan Bismillahirahmanirohiim. Saya resmikan penggunaan Puskesmas Cikarang Utara dan BLUD Se-Kabupaten Bekasi.” Ujar Eka Supria Atmaja, SH.

Masih kata. Bupati meninjau ruang pelayanan masyarakat, ruang rawat inap, ruang poned dan beberapa ruangan lainnya.
Oleh sebab itu. Bupati Bekasi melanjutkan sholat Jum’at di Mesjid Al Mukaromah, Kampung Kongsi, Cikarang Utara bersama jajarannya. (Dre)

One Day Service Perdana di Cikarang Utara Bersama Bupati Bekasi

0

JIB | Cikarang Utara- Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Bekasi. Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Bekasi bersama intansi terkait pelayanan masyarakat. Menyelenggarakan pelayanan satu atap. Yang diselenggarakan di halaman Kantor Kecamatan Cikarang Utara. Jum’at (5/07/ 2019).

Dalam sambutannya. Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja, SH. Menekankan kepada jajarannya agar pelayanan kepada masyarakat harus maksimal dengan niat yang tulus ikhlas agar tercapai apa yang si maksud.
“Jangan sampai hal yang sesungguhnya mudah malah dipersulit, dan saya menghimbau agar tetap memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat” Ucap. Eka Supria Atmaja.
Eka juga. Jika prosedur suatu pengurusan memakan waktu 14 hari kerja. Bila bisa dipersingkat, kurang dari 14 hari. Upayakan kurang dari 14 hari.
H. Eka Supria Atmaja melihat langsung stand – stand pelayanan masyarakat. Seperti Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Badan Pertanahan Nasional (BPN), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi, Dinas Pelayanan Kependudukan, Dinas Pelayanan dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPPTSP), SAMSAT dan Dinas Sosial.
Usai melihat langsung dan berbincang dengan masyarakat dan petugas pelayanan. Bupati Bekasi melanjutkan perjalanan ke Puskesmas Cikarang Utara. Untuk meresmikan penggunaan Puskesmas Cikarang Utara dan BLUD Puskesmas Se-Kabupaten Bekasi dan melanjutkan sholat jum’at di Masjid Al-Mukarommah. (Prans)

Kemanunggalan TNI-Rakyat Yonif Raider 514/SY Membantu Perbaiki Saluran Air di Kampung Gigobak 2 Yang Rusak

0

JIB | JAKARTA,- Mendengar warga mengalami krisis air bersih, Satgas Pamrahwan Yonif Raider 514/SY segera berinisiatif membantu mereka memperbaiki saluran air di Kampung Gigobak 2 yang rusak.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamrahwan Yonif Raider 514/SY, Mayor Inf Danang Biantoro, S.I.P, M.Si. Dalam rilis tertulisnya di Puncak Jaya, Papua, Kamis (4/7/2019).

Diterangkan Danang, dirinya menerima laporan dari Letda Inf Wahyu (Danpos) bahwa saat pengobatan massal beberapa waktu, salah seorang warga Kampung Gigobak mengeluh kesulitan akan air bersih yang dikarenakan saluran air yang ada mengalami kerusakan.

“Atas laporan warganya, Danpos berkoordinasi dengan Koramil 04/Sinak dan Kepala Suku Aibon Kogoya, untuk merencanakan kegiatan karya bakti bersama memperbaiki saluran air yang rusak,” ujarnya.

“Esok harinya, 10 Prajurit Satgas beserta 3 personel dari Koramil Sinak dengan warga, membaur memperbaiki saluran air,” terangnya.
Meski akses jalan menuju ke sumber air sulit, namun bukanlah halangan bagi para prajurit. Mereka dengan penuh semangat bekerja membantu masyarakat.

“Lokasinya memang sulit dijangkau, sehingga ini salah satu faktor utama terjadinya krisis air bersih. Akhirnya selama tiga jam perbaikan, saluran air dapat normal kembali dan dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhan air bersih,” ujarnya.

Sebagaimana disampaikan Dansatgas, Letda Inf Wahyu pun menyampaikan, kegiatan membantu masyarakat merupakan hal yang harus dilaksanakan oleh seluruh anggota Satgas, agar dapat meringankan beban atau kesulitan yang dialami masyarakat.

“Kita bagian dari masyarakat, sehingga kesulitan yang dialami masyarakat juga dapat dipastikan dirasakan langsung oleh kami selaku prajurit,” terangnya.

“Dengan adanya kami disini, diharapkan dapat membantu meringankan beban maupun kesulitan yang dialami masyarakat. Selain itu, kegiatan seperti ini akan semakin mendekatkan kami dengan warga sekaligus meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat,” tegasnya. (Dre)

Kedapatan Menyimpan Dua Buah Plastik Bening Yang Diduga Narkoba Jenis Sabu Pria Umur 23 Tahun Diborgol Polisi di Perumahan Villa Gading

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Seorang pria berinisial DG (23) ditangkap Unit Reserse Kriminal Polsek Tarumajaya karena kedapatan menyimpan dua buah plastik bening yang diduga narkoba jenis sabu.

Pria asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) itu ditangkap di sekitar Perumahan Villa Gading, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Selatan pada Rabu (03/07/2019) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Paur Humas Polres Metro Bekasi, Ipda Anwar Sodik menjelaskan penangkapan tersangka bermula dari adanya laporan warga bahwa di lokasi tersebut sering dijadikan sebagai tempat transaksi narkoba.

“Anggota Unit Reskrim dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tarumajaya, Iptu Iing Suhaeri kemudian melakukan penyelidikan dan melihat pemuda yang gerak-geriknya mencurigakan di sekitaran di TKP,” kata Ipda Anwar Sodik, Kamis (04/07/2019).

Selanjutnya, Anggota Unit Reskrim Polsek Tarumajaya menghampiri dan memberhentikan pria tersebut. Setelah diperiksa dan digeledah, petugas mendapati barang bukti berupa dua bungkus plastik klip bening yang diduga berisi narkotika jenis sabu.

“Guna pengusutan lebih lanjut, tersangka berikut barang bukti diamankan dan dibawa ke Polsek Tarumajaya,” ungkapnya.

DG akan dipersangkakan dengan pasal 114 ayat (2) sub 112 ayat (1 ) UU Republik Indonesia No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara. (Dre)

Anggota Polri Polres Metro Bekasi Terima Kenaikan Pangkat

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,- Polres Metro Bekasi menggelar upacara Korp Raport kenaikan pangkat anggota Polri dan pelepasan anggota yang Purna Bhakti. Kegiatan yang dilakukan pada Kamis (04/07/2019) pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB itu dilakukan di Lapangan Apel Polres Metro Bekasi.

Ada 123 personel anggota Polri yang naik pangkat pada periode 04 Juli 2019, dari Bripda ke Briptu, Briptu ke Brigadir, Brigadir ke Bripka, Bripka ke Aipda, Aipda ke Aiptu dan perwira dari Ipda ke Iptu. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Candra Sukma Kumara,SIk,MH bertindak sebagai Inspektur upacara.
Acara tersebut juga dihadiri Wakapolres Metro Bekasi AKBP Luthfie Sulistyawan, seluruh Pejabat Utama (PJU) Polrestro Bekasi, Para Kapolsek jajaran, Pamen Polrestro Bekasi, Pama, Brigadir dan PNS serta pengurus Bhayangkari.
“Selamat untuk para anggota yang telah naik pangkat. Semoga kenaikan pangkat ini semakin menambah semangat dalam melaksanakan tugas memberi keamanan bagi masyarakat,” terang Kombes Candra.
Setelah selesai upacara kenaikan pangkat, acara dilanjutkan doa dan syukur atas kenaikan pangkat yang dilaksanakan di Gedung Promoter Polres Metro Bekasi. Ada juga pemotongan tumpeng oleh Kapolrestro Bekasi, potongan tumpeng diberikan kepada para Purna Bhakti.
Selain adanya selingan iringan lagu, kepada para Purna Bhakti juga diberikan cindera mata, termasuk AKBP Kiswan. Setelah selesai melaksanakan syukuran, para Purna Bhakti melaksanakan tradisi pelepasan dengan pedang pora.
Ke 20 Purna Bhakti berjalan menelusuri lorong dan saat tiba diujung disambut dengan kendaraan becak masing-masing. Anggota Purna Bhakti didampingi istri masing masing keluar mako Polres dengan diantar menggunakan becak. (Dre)

BERSAMA MUSPIKA KECAMATAN CIKTIM BERSIHKAN SAMPAH DI KAMPUNG CEGER AGAR SEDAP DI PANDANG MATA

0

JIB | Cikarang Timur, Bekasi- Hari ini bersama muspika kecamatan Cikarang Timur di pimpin oleh camat cikarang Timur Ani Agustin sidak langsung ke pembuangan sampah illegal di kampung ceger RT 01/03 Desa Tanjung Baru kecamatan Cikarang Timur.

Dengan demikian Penangan sampah itu langsung di tanganin oleh camat, koramil, polsek, aparat Desa Tanjung Baru hari ini juga di bersihkan bersama-sama, agar sedap di pandang mata, selang beberapa lama ada masyarakat membuang sampah langsung di tanganin dan di berikan sanksi.

Camat Cikarang Timur Ani Gustini yang biasa di sapa Umi mengatakan alhamduillah pada Hari kita bersama Muspika kecamatan Cikarang Timur sedangan membersihkan sampah yang ada di kampung ceger, gundukan sampah ini akan kita bersihkan dan kita buang di TPS Burangkeng dengan satu unit mobil sampah yang sudah siap.

“Selain itu juga saya minta tadi ibu yang buang sampah sembarangan kepergok sama kita, harus kita tangani dan di berikan sanksi agar sadar akan membuang sampah sembarangan dan harus ada surat tertulis atau berita acara kepada si ibu agar tidak mengulangi lagi buang sampah sembarangan ” Jelasnya.

Masih kata Umi. Dengan dibersihkan sampah oleh muspika tadi, saya berharap masyarakat tidak membuang sampah sembarangan lagi, dan apabila masih melanggar akan kita berikan sanksi, tapi insya Allah dengan ada program Bupati kita akan taru bak sampah di sini. Untuk masyarakat ceger Desa Tanjung Baru.

Deden Solahudin Sekdes Tanjung Baru kepada Jurnal Indonesia Baru mengatakan penangan sampah ini adalah salah satu kepedulian kami sebagai aparat Desa maupun Muspika untuk menagani sampah yang ada di wilayah Desa Tanjung Baru salah satunya di RT 01/03 kampung ceger.

“Bukan hanya itu, masyarakat juga harus Peduli terhadap lingkungan masing-masing, intinya satu buanglah sampah pada tempatnya, dan sadar akan kebersihan.” Ungkapnya.

Deden juga memaparkan, ini adalah salah program Bupati Bekasi tentang penangan sampah, bukan hanya itu di seluruh wilayah atau Desa-Desa akan di berikan bak sampah oleh pemkab Bekasi, ya salah satunya Desa kita akan di berikan bak sampah, agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

Tempat terpisah Ketua Wahana Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (WPLHI) Kabupaten Bekasi Syarifudin mengatakan mensikapi permasalahan sampah di kabupaten Bekasi salah satunya di kecamatan Cikarang Timur dan masyarakat harus di berikan idukasi oleh aparatur desa terkait sampah yang menjadi PR besar di pemerintahan kabupaten Bekasi khususnya di kecamatan Cikarang Timur.

“Pemerintahan kabupaten Bekasi harus memberikan solusi salah satunya membuat bak sampah di setiap dusun, agar tidak terjadi lagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan” Jelasnya.

Syarifudin yang biasa panggil panjalu. Berharap ke depan masyarakat sadar akan kebersihan di tiap-tiap wilayahnya masing-masing, sait epek sesuai motto Kabupaten Bekasi “BEKASI BARU BEKASI BERSIH”. (Endang)

Musim kemarau Berkepanjangan Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Kekeringan

0

JIB | JAKARTA,- Hasil Monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) yang dilakukan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga 30 Juni 2019 menunjukkan terdapat potensi kekeringan meteorologis (iklim) di sebagian besar Jawa, Bali dan Nusa Tenggara dengan kriteria panjang hingga ekstrim.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Drs. Herizal, M.Si, menjelaskan monitoring terhadap perkembangan musim kemarau menunjukkan berdasarkan luasan wilayah, 37% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau dan 63% wilayah masih mengalami musim hujan.

“Wilayah yang telah memasuki musim kemarau meliputi Aceh bagian Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, Pulau Jawa dan Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan bagian Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur bagian Selatan, Maluku, dan Papua bagian Selatan,” jelas Herizal.

Musim kemarau ditambahkan Herizal tidak berarti tidak ada hujan sama sekali. Beberapa daerah diprediksikan masih berpeluang mendapatkan curah hujan. Potensi curah hujan tinggi diindikasikan terjadi disejumlah wilayah antara lain dalam kategoru SIAGA (Prakiraan Curah Hujan > 200 mm dalam 10 hari dengan peluang >70%), yaitu:

1. Sulawesi Tengah (Morowali, Banggai, dan Tojounauna); dan 2. Papua (Yahukimo, Pegunungan Bintang, Asmat, Mimika, Jayawijaya, Nabire, dan Paniai).

Untuk itu Herizal mengimbau masyarakat agar waspada dan berhati-hati terhadap kekeringan yang bisa berdampak pada:

a. Sektor pertanian dengan sistem tadah hujan.

b. Pengurangan ketersediaan air tanah (kelangkaan air bersih)dan

c. Peningkatan potensi kemudahan terjadinya kebakaran.

Berikut hasil Analisa teridentifikasi adanya potensi kekeringan meteorologis yang tersebar di sejumlah wilayah, antara lain:
AWAS (telah mengalami HTH >61 hari dan prakiraan curah hujan rendah <20 mm dalam 10 hari mendatang dengan peluang >70%), yaitu:

1. di Jawa Barat (Bekasi, Karawang dan Indramayu);

2. Jawa Tengah (Karanganyar, Klaten, Magelang, Purworejo, Rembang, Semarang, Semarang, dan Wonogiri)

3. Sebagian besar Jawa Timur

4. DIY (Bantul, Gunung Kidul, Kulonprogo, dan Sleman)

5. Bali (Buleleng);

6. Nusa Tenggara Timur (Sikka, Lembata, Sumba Timur, Rote Ndao, Kota Kupang, dan Belu)

dan 7. Nusa Tenggara Barat (Bima, Kota Bima, Lombok Timur, Sumbawa dan Sumbawa Timur).

SIAGA (telah mengalami HTH >31 hari dan prakiraan curah hujan rendah <20 mm dalam 10 hari dengan peluang >70%), yaitu:

1. Jakarta Utara; dan

2. Banten (Lebak, Pandeglang, dan Tangerang).

WASPADA (telah mengalami HTH >21 hari dan prakiraan curah hujan rendah <20 mm dalam 10 hari dengan peluang >70%), yaitu:

1. Aceh (Aceh Besar, Pidie dan Bireuen)

2. Jambi (Merangin, Batanghari dan Bengkayang)

3. Lampung (Way Kanan)

4. Kalimantan Tengah (Pulangpisau) 5. Kalimantan Barat (Bengkayang) dan

6. Sulawesi Selatan (Bantaeng, Selayar, dan Takalar). (Dre)

Walimatussafar Bachrurozi di Hadiri Bupati Bekasi

0

JIB | Cikarang Utara,Bekasi- Menunaikan ibadah haji merupakan cita-cita setiap umat Muslim. Selain Haji adalah ibadah yang amat mulia, ibadah tersebut adalah bagian dari rukun Islam bagi muslim yang mampu menunaikannya. Salah satunya Bachturozi yang pada hari ini acara walimatussafar di kediamannya, biasa di panggil ozzi pada hari kamis (04/07/2019) di jalan KH Fudholi Kebon kopi RT 03/06 Desa Karang asih kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi.

Walimatussafar tersebut di hadiri Oleh Bupati Bekasi H Eka Supria Atmaja SH, KH Atin Hayatin Kauni A. Sag, Pimpinan pondok pesantren Halqoh Al-Istiqhotsah, Drs. Dadan Setiawan MM, Calon Wakil Bupati Bekasi, tokoh Agama, para jamaah yang mengahadiri acara tersebut.Dalam sambutan tuan rumah Bahrurozi yang berangkat ke tanah such mengatakan alhamduillah saya bisa menunaikan rukun Islam ke 5 semoga menjadi haji yang mabrul, saya mohon doa ke berangkatan saya.

“Dan saya sangat berterima kasih kepada tamu undangan khususnya Bupati Bekasi yang telah hadiri semoga semuanya di berikan kesehatan Aamin, intinya mohon Doanya ke berangkatan Haji saya” Ungkapnya.

Kemudian acara walimatussafar tersebut di berikan tausiyah atau siraman rohani Oleh KH. Rojali biasa panggil Kiai Tempayan, dalam ceramahnya. “Alhamduillah semoga berangkatnya di Berkahi oleh Allah SWT, menjadi Haji mabrul Dan ini sudah takdir Allah, kalau Allah sudah menghendaki apapun bisa terjadi untuk berangkat haji bagi siapa yang di kehendaki” Jelasnya. (Frans).

Sebanyak 957 warga Pacitan, Jawa Timur terserang hepatitis A

0

JIB | JAKARTA,- Sebanyak 957 warga Pacitan, Jawa Timur terserang hepatitis A. Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek mengimbau masyarakat jaga kebersihan.

Menkes mengatakan kasus hepatitis A di Pacitan ditangani secara bersama-sama. Bagi warga yang tertular virus tersebut, Menkes meminta untuk istirahat.

”Istilah saya diistirahatkan livernya, liver itu lebih banyak kerja untuk karbohidrat, gula. Itu biasanya kita kurangin. Hepatitis kan tidak ada obatnya, tadi saya bilang istirahat, itu virus, imbauan untuk masyarakat jaga kebersihan, sebelum makan cuci tangan dulu,” katanya, Rabu (3/7), di Gedung DPR RI, Jakarta.

Masa inkubasi atau perkembangan penyakit hepatitis A dalam tubuh selama 15-50 hari, sementara masa penyembuhannya sekitar 2 minggu, bahkan bisa kurang atau lebih dari 2 minggu.

Penyebab kejadian hepatitis A di Pacitan diduga dari air sungai yang tercemar.

”Secara epidemiologi kita harus lihat daerah mana yang kena. Kalau dalam satu aliran sungai ya mungkin aliran sungai itu yang harus kita perhatikan. Barusan saya dapat informasi air-air di situ sedang diperiksa di laboratorium, jadi ada beberapa lab di Surabaya, kita kirim untuk memeriksa air itu,” katanya.

Terkait penanggulangan hepatitis A, Menkes mengatakan sudah ada arahan ke pemerintah daerah dan sudah bergerak melakukan penanganan.

”Tentu yang pertama kita harus menolong korban, kemudian kita mencari dari mana asalnya ini (virus hepatitis A) dan kita harus cari hulu dari permasalahan ini apa. Apa betul dari air sungai, apa betul dari orang yang BAB dan kemudian membawa virus itu, dan sebagainya,” kata Menkes.

Karena itu, Menkes menekankan kepada warga Pacitan untuk menjaga kebersihan. ”Kebersihan nomor satu,” katanya.

Masalah hepatitis A tidak hanya terjadi di Pacitan, saat ini penyakit tersebut telah menyerang warga Trenggalek.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung dr. Wiedra Waworuntu, M.Kes mengatakan kasus hepatitis A di Pacitan sudah dinyatakan KLB, sementara Trenggalek tidak.

”Pacitan sudah ditetapkan KLB, Trenggalek tidak, karena masalah hepatitis A di sana sudah bisa ditanggulangi,” katanya.

Status KLB di Pacitan tidak akan ditarik sebelum kasus penularan berhenti, kemudian telah melewati 2 kali masa inkubasi. (DRE)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -