Monday, April 6, 2026
Home Blog Page 456

KERAP MENYURUHNYA SAAT SEDANG ASIK BERMAIN GAME ONLINE, SEORANG IBU MUDA TEWAS DIANIAYA SUAMINYA

0

JIB | TANGERANG- Seorang ibu muda bernama Apiyatu Syahdiah (23 tahun), warga Jatiuwung, Kota Tangerang, tewas dianiaya suaminya Dede Suryana (24 tahun). Pembunuhan dilakukan lantaran pelaku kesal karena korban kerap menyuruhnya saat sedang asyik bermain game online

Ibunda korban, Yunasih (42 tahun) mengatakan, peristiwa bermula saat korban dibawa suaminya ke klinik pada Selasa 14 Mei 2019. Setelah sempat mendapatkan pertolongan medis, korban akhirnya meninggal dunia.

Yunasih curiga melihat mayat korban, lalu melapor ke petugas Polsek Jatiuwung. “Dari awal saya sudah curiga, karena pada tubuhnya banyak ditemukan luka lebam,” kata Yunasih kepada wartawan di Polsek Jatiuwung, Tangerang, Rabu (15/5/2019).

Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung, AKP Zazali yang mendapat laporan itu langsung melakukan penyelidikan. Mayat korban lalu dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk autopsi.

“Dari hasil autopsi terhadap jenazah korban, diketahui bahwa kematian korban karena akibat kekerasan pada bagian punggung, leher dan kemaluan,” kata AKP Zazali.

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Eliantoro Jalmaf menambahkan, pada awalnya Dede mengelak telah menganiaya korban. Tetapi setelah ditunjukkan bukti-bukti dan keterangan saksi, tersangka tidak bisa mengelak dan mengakui semuanya.

“Aksi KDRT yang dilakukan Dede terhadap istrinya dipicu masalah sepele. Pelaku kesal karena sang istri kerap menyuruhnya saat sedang asyik bermain game online,” ujar Kapolsek kepada wartawan.

Merasa terganggu dengan tingkah istrinya, Dede memukul punggung istrinya dengan helm.

Ternyata, keributan pasangan suami istri ini telah terjadi, sejak 8 Mei 2018. “Saat itu, korban bersama anaknya yang berusia 1,5 tahun sempat pulang ke rumah orangtuanya di Curug, Kabupaten Tangerang. Lalu pelaku mengambil paksa anaknya saat korban masih tidur,” jelas Kapolsek.

Dihadapan ibunda korban, pelaku berani menendang istrinya yang mengenai kemaluannya hingga operasi bekas lahiran korban mengalami sakit. Sejak itu, pelaku dan korban kerap terlibat keributan.

Beberapa hari kemudian, di dalam rumah kontrakannya. Sang istri kemudian tidur di ruang tamu. Sedangkan pelaku bersama anaknya di kamar tidur. Saat hendak sahur, korban yang masih tidur di lantai dibangunkan. Pada wajahnya, terlihat biru dan tanggannya bergetar. Lalu, dibantu keluarganya, korban dibawa ke klinik dan akhirnya meninggal dunia.

Pelaku terancam Pasal 44 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sum: BID HUMAS PMJ (Dre)

MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN DESA KARANG SATU MENGADAKAN ACARA ISRA MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW

0

JIB | KABUPATEN BEKASI- Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan Desa Karang Satu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi, mengadakan acara Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW yang berjalan dengan lancar.

Dalam acara tersebut dihadiri masyarakat serta perangkat Desa yang menyambut baik datangnya bulan suci yang penuh berkah ini.

Dengan diadakannya acara Isra Mi’raj tahun ini. Masyarakat dan Ulama serta Umaro, Agar lebih mempererat tali Ukuwah Islamiyah. Kamis dua pekan yang lalu (29-04-2019).

Sarmin selaku Kepala Desa Karang Satu mengatakan Kepada Media Online Jurnalindonesiabaru.Com. Alhamdulilah dengan diadakannya acara Isro Mi’raj nabi Besar Muhammad SAW, di desa Karang Satu ini berjalan dengan lancar, intinya di dalam acara ini untuk mempererat Ukuwah Islamiyah antara Masyarakat dan Umaroh agar kedepannya Desa Karang Satu Lebih maju lagi.

“Dengan demikian kami menyampaikan, Masyarakat, Ulama serta Umarohnya Bersatu Insyaallah ada Satu kekuataan untuk memajukan Desa Karang Satu yang lebih Baik lagi.” Jelasnya

Lanjutnya. Dan makna arti menyambut Bulan Ramadhan ini supaya sinerji antara Masyarakat Ulama dan Umaroh supaya bersatu selalu.

Tempat terpisah Nisa (38), selaku warga Desa Karang Satu menyampaikan aspirasinya dalam acara tersebut, Alhamdulilah berkah dan kompak selalu bersama Ibu-ibu masyarakat Desa Karang Satu ini, saya berharap kekompakan Pemerintahaan di Desa Karang Satu ini lebih baik lagi di Tahun-tahun yang akan datang.

“Dalam acara keagamaan ini Insyaallah akan lebih ditingkatkan lagi, dan akan di jalankan terus di wilayah Desa Karang Satu ini” Tutupnya.(Syam)

USAI VONIS BUPATI BEKASI NON-AKTIF, KPK TENGAH MENELUSURI PIHAK LAIN TERKAIT PERIZINAN MEIKARTA

0

JIB | BANDUNG – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yadyn menegaskan, bahwa penyidik KPK saat ini, tengah menelusuri pihak-pihak lain yang bertanggung jawab atas adanya beberapa keberatan dari isi pembelaan (pledoi) dari beberapa terdakwa terkait kasus gratifikasi perizinan mega proyek Meikarta.

“Prinsipnya kami akan menilai satu per satu tindak pidana siapa-siapa yang harus bertanggung jawab,” tegasnya kepada awak media, Rabu (15/5/2019).

Diungkapkan Yadyn, dalam pembelaan (pledoi) tersebut beberapa terdakwa keberatan adanya pihak-pihak lain yang belum dimintai pertanggung jawaban dan belum di peroses KPK.

Beberapa terdakwa keberatan karena ada pihak-pihal lain yang belum diproses dalam kasus yang sama yang kini menjerat mereka,” ungkapnya.

Oleh karena itu tambah Yadyn, penyidik KPK sudah menganalisis keluhan dari beberapa terdakwa karena masih adanya pihak lain, sehingga pihaknya masih menunggu keputusan Majelis hakim.

“Kita lihat putusannya, kami analisis putusannya peristiwa perbuatannya, kita lihat perbuatan pidananya, nanti siapa yang menjadi tersangka baru setelah vonis perkara ini,” pungkasnya. (Dre)

BUPATI INDRAMAYU INGINKAN RUMAH TAHFIDZ AL-QURAN DI SETIAP DESA DI KAB. INDRAMAYU

0

JIB | INDRAMAYU- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus bekerja secara maksimal untuk menciptakan nuansa religius di tengah masyarakat Kabupaten Indramayu.

Setelah berbagai program unggulan sudah diterapkan beberapa tahun lalu, kini program spektakuler tengah disiapkan oleh Bupati Indramayu H. Supendi.

Program yang digadang-gadang akan menciptakan nuansa religius tersebut yakni setiap desa akan hadir rumah tahfidz al-qur’an untuk menciptakan generasi Indramayu yang mampu untuk membaca dan menguasai isi kandungan al-qur’an bahkan menghapalnya.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Indramayu H. Supendi ketika menggelar buka puasa bersama dan tarawih keliling di Desa Sidamulya Kecamatan Bongas, Selasa (14/05/2019).

Kegiatan tersebut diikuti pula oleh utusan Kecamatan Kandanghaur, Gabuswetan, dan Kroya.Supendi menambahkan, jika semua desa ada rumah tahfidz maka akan banyak anak-anak Indramayu yang dapat belajar al-qur’an, sementara keberadaan rumah tahfidz masih sangat terbatas.

“Saya ingin anak-anak Indramayu semua bisa baca al-qur’an dan memahami isinya bahkan menghapalnya. Jika ini bisa dilakukan akan lahir tahfidz-tahfidz dari generasi anak-anak di Indramayu,” tegas Supendi. (Andre)

PRAJURIT SATGAS YONIF 126/KC ATAS KEPEDULIANNYA WUJUDKAN IMPIAN ANAK-ANAK YATIM PIATU ASUHAN SYALOM

0

JIB | JAKARTA- TNI AD wujudkan impian anak-anak yatim piatu Panti Asuhan Syalom, Satgas Pamtas RI – PNG Yonif 126 Kala Cakti bangun Aula dan Barak di Kampung Arso 8, Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Komandan Yonif 126 Kala Cakti Letkol Inf Mulyo Junaedi dalam rilis tertulisnya, Selasa (14/5/2019).

Diungkapkan Dansatgas bahwa karya bakti pembangunan Aula dan Barak yang dilaksanakan pada Senin kemarin itu, merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI dalam hal ini Yonif 126 Kala Cakti yang tengah bertugas di perbatasan Papua – PNG.

“Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian prajurit Kala Cakti terhadap penghuni Panti Asuhan, “ujarnya.

“Ini salah satu langkah nyata kita dalam mengatasi kesulitan masyarakat, serta kecintaan kepada anak-anak di daerah perbatasan,” tambah Letkol Inf Mulyo Junaedi.

Mantan Perwira Pembantu Madya Perencanaan Anggaran Kodam I/BB itu menjelaskan bahwa Panti Asuhan Syalom merupakan panti asuhan yang didirikan atas swadaya sendiri yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan.

Panti Asuhan tersebut, tuturnya, menampung anak-anak yang tidak mampu dan tidak memiliki orang tua, pada umumnya dari sejumlah suku di pedalaman Papua.

“Kita (Yonif 126/KC) selain bertugas pokok mengamankan perbatasan (RI-PNG), juga tetap peduli terhadap warga perbatasan, “ungkap Danyonif.

Lebih lanjut Danyonif menyampaikan, beberapa waktu lalu, pihaknya juga telah membuat parit atau talud di sekitar lingkungan Panti karena sering terjadi longsor apabila datang musim penghujan.

“beberapa hari lalu, kita juga buatkan parit atas permintaan Pengasuh Yayasan Panti Asuhan lantaran selama ini parit sekitar lingkungan Panti sering longsor,” katanya.
Ia berharap semoga apa yang telah dilakukan Yonif 126/KC dapat bermanfaat dan mewujudkan impian anak-anak yang tinggal di Panti.

“Mudah-mudahan dapat bermanfaat untuk Panti Asuhan Syalom ini dan anak-anak dapat tinggal dan bermain dengan nyaman,” kata Dansatgas.

Hal ini dibenarkan oleh Pengasuh Panti Asuhan Syalom, Josua Herison Manurung. Ia mengucapkan terima kasihnya kepada Prajurit Satgas Yonif 126/KC atas kepeduliannya telah membantu membuat Aula dan Barak bagi anak-anak di Panti.

Sum: (Dispenad). Dre

SEKJEN LPK KAB. BEKASI MEMINTA MENUTUP TEMPAT HIBURAN MALAM YANG BERKEDOK PANTI PIJAT

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Pasca bulan suci ramadhan tempat prostitusi dengan kedok panti pijat tradisional diwilayah Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi semakin marak bahkan terang-terangan membuka tempat maksiat itu pada malam hari.

Bahkan dibuat bangunan liar secara permananen untuk dijadikan tempat prostitusi.Maka dari itu Sekjen Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Kabupaten Bekasi, Yusup mendesak pemerintah daerah melalui Satpol PP bertindak tegas memberikan sangsi atau teguran, sebelum masyarakat bergerak dengan membokar paksa bangunan liar tersebut yang di jadikan tempat maksiat.

“Sudah banyak tempat-tempat kemaksiatan, sudah meraja lela, dan bahkan sudah terang-terangan. Kami sangat miris dengan adanya panti pijat yang dijadikan kedok sebagai tempat kemaksiatan, dan hal itu harus segera ditutup,” ucap Yusup biasa dipanggil Kong mpe.

Bahkan ia mendesak pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cikarang Timur sebagai penegak perda diwilayah tersebut, untuk segera memberikan surat teguran dan melakukan penertiban bangunan-bangunan liar demi tertatanya wilayah Cikarang Timur. Camat juga harus lebih peka terhadap lingkungan dan kondisi sosial di tengah masyarakat.

“Bangunan itu sudah lama dibiarkan, sehingga banyak orang yang berdatangan dari berbagai daerah untuk buka usaha panti pijat tradisional, dan saat ini masih tetap berjalan tidak ada tindakan tegas dari pihak terkait,” katanya.

Ia mengungkapkan, sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Bekasi yang agamis, serta Perda Nomor 3 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan. Usaha hiburan malam seperti diskotik, bar, klab malam, pub, karaoke, panti pijat dan live musik, dilarang beroperasi di Kabupaten Bekasi apalagi pada pasca bulan ramadhan.

“Banyak pengusaha THM yang belum menutup usahanya, serta adanya tempat usaha pijat refleksi yang di dalamnya kedapatan perempuan cantik tak berbusana sebagai terapisnya.

Seharusnya usaha tersebut sudah ditutup, untuk memberikan efek jera bagi para pengusaha yang membangkang ataupun menyalahgunakan izin,” pungkasnya. (Ndang)

BUPATI BEKASI NON-AKTIF, NENENG HASANAH YASIN MEMINTA KERINGANAN KEPADA JPT

0

JIB | BANDUNG– Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hassanah Yasin (NHY), terbata-bata dan sesekali mengeluarkan air mata saat membacakan pembelaan (pledoi) dalam sidang kasus suap perizinan mega proyek Meikarta di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/5/2019).

Neneng meminta, Majelis Hakim memberikan hukuman seringan-ringannya.
Dihadapan Majelis, Neneng mengakui, apa yang dibacakannya bukanlah nota pembelaan. Terlebih lagi, dirinya sudah tentu bersalah. Dengan adanya pledoi ini, tidak mungkin dirinya terbebas dari semua tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Ini hanyalah permohonan bersalah, saya minta maaf kepada Majelis dan demi Allah tidak ada sedikit pun saya untuk mengingkari, dari awal proses pemeriksaan,” ucapnya.

Diungkapkan Neneng, dari awal penyidikan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dirinya sangat kooperatif hingga membuat perkara yang lebih besar terungkap. Neneng pun mengakui jika perbuatannya tidak mencerminkan tugasnya sebagai Kepala Daerah.

“Makanya saya kembalikan seluruh kerugian negara. Saya akui perbuatan tersebut dan buka perkara seluruhnya. Semua saya lakukan agar Majelis memberikan putusan yang seringan-ringannya,” kata Neneng.

Sebagai bahan pertimbangan, Neneng menyebutkan dirinya masih memiliki anak-anak yang masih kecil. Tidak mudah baginya untuk berpisah dengan anak-anaknya yang paling besar berumur 6,5 tahun dan yang paling kecil berumur 26 hari.

“Ini merupakan pukulan berat bagi saya dan keluarga, membuat efek jera bagi saya. Saya khilaf tidak menyangka ini semua akan terjadi, saya minta hukuman yang seringan-ringannya dan kepada Jaksa Penuntut saya mohon tidak memberikan tuntutan yang lebih tinggi. Mudah-mudahan Majelis bisa mempertimbangkannya,” pungkas Neneng. (Dre)

BANYAK PELANGGAN PLN MENGELUH, TEGANGAN LISTRIK KEC. NANGA PINOH KURANG STABIL.

0

JIB | MELAWI- Banyak pelanggan PLN mengeluhkan tegangan listrik yang tak stabil. Tegangan yang sering turun ini membuat alat-alat elektronik tak bekerja dengan baik, AC jadi kurang dingin, isi baterai ponsel jadi lebih lama, serta peralatan elektronik lain dan sebagainya menjadi rusak.

Salah seorang warga /Rw 05/Rt 07 Dusun Kenual Desa Kenual jalan sertu sebut saja ibu MARDALENA INDIT menyampaikan kepada awak media saat wawancara dikediamannya, tentang kekecewaannya terhadap pelayanan PLN Unit Nanga Pinoh Cabang Sanggau Kecamatan Nanga Pinoh dalam segi pelayanan PLN masih kurang maksimal.

Kenapa saya katakan demikian, lihat saja dilapangan kurang lebih (500 Meter) jaringan masih numpang dari penyaluran dari pelanggan lain yang mana kapasitas daya dan kabel jaringan saya anggap tidak standar, untuk kapasitas Gardu dan tiang daripada kabel tersebut menggunakan bahan kayu jelasnya.

Padahal tempat tinggal kami masih dalam lingkungan Perkotaan, toh penyediaan jaringannya sama sekali tidak di perhatikan. Seandainya jika ada kendala tentang gardu maupun jaringan kenapa setiap ada warga pasang baru masih juga di layani. Seharusnya pihak PLN harus cek kelapangan apakah usulan pasang baru tersebut sudah sesuai dengan SOP PLN apa tidak ujarnya.

MARDALENA INDIT mengatakan saya memang sudah melaporkan kepada pihak PLN, katanya akan di tinjau dan di perbaiki. Dan saya juga minta kepada Pemerintah Daerah tolong dong pikirkan tentang jaringan yang masuk ke daerah saya, masak pemukiman dalam kota dan dekat dengan mesin pembangkit sementara jaringan masih numpang di kabel pelanggan dan tiangnyapun menggunakan berbahan kayu berukuran 9×9. pungkasnya. Sum: Fokus Berita Nasional.(Dre)

PEMANDANGAN TIDAK SEDAP TUMPUKAN SAMPAH DIBIARKAN SAJA DI SAMPING PINTU AIR TUJUH DESA WALUYA

0

JIB | CIKARANG UTARA– Memprihatinkan mungkin itu gambaran yang di lihat oleh warga ketika melintas di jalan sebelah jembatan Pintu Air Tujuh Desa Waluya Kec. Cikarang Utara Kab. Bekasi , terlihat pemandangan tumpukan sampah yang berserakan dan sampai menimbulkan aroma yang kurang sedap bagi pengguna jalan yang melintas di area jalan tersebut.

Hal itu menjadi titik perhatian sebab sampah itu sudah berhari-hari di biarkan begitu saja dan malah nambah banyak begitulah ungkapan dari salah satu Netizens Media Sosial Facebook yang mengunggah gambar tumpukan sampah ke salah satu grup Facebook (Info Jurnalindonesiabaru.com). Selasa 14/05/2019.

Sampai saat ini belum adanya penanganan dari pihak kelurahan setempat agar warganya tidak membuang sampah di lokasi tersebut.

“Semoga cepat di bersihkan agar tidak menuai reaksi kurang baik dari lingkungan dan tidak bikin malu, khawatir orang orang dinas Lh nanti turun”. Ungkap salah satu Netizens yang memberikan komentar di salah satu unggahan foto tersebut.

Masyarakat tidak mempunyai kesadaran sehingga memanfaatkan membuang sampah area tanggul hal ini menjadi penyebab menumpuknya sampah dan sebagai pemerintahan atau dinas yang terkait harus segera cekatan menanggapi masalah seperti ini. (Dre)

Poesaka Noesantara Kembalikan Sejarah Abad Ke 14, Nilai Dasar Negara 1945.

0

JIB | KABUPATEN BEKASI- Poesaka Noesantara kembali dengan dasar pemikiran Bhinneka Tunggal Ika, Tan Hana Dharma Mangrwa yang sudah berdiri sejak abad 14, bahwa Republik Indonesia belum ada. Cakrawala mandala dwipantara adalah cita-cita luhur menyatukan kerajaan-kerajaan diseluruh penjuru negeri menjadi nusantara.

Diketahui kegiatan itu turut serta Raden Putro Kusumaning Bawono salah satu mahasiswa STAI Al-Muhajirin Purwakarta, aktivis pemuda pemudi Guntara Des Laperta, srikandi nusantara Ayu Dwi Lestari, pengurus yayasan pendidikan Al-watoniyah H Rajan dan Ketua Himpunan Pengusaha Nahdiyin (HPN) Kabupaten Bekasi. Adapun maksud dan tujuan hak itu untuk mengingatkan yang lupa akan sejarah nusantara akan lupa jatidiri,budaya dan kearifan lokal nusantara yang akan Gemah Ripah Loh Jinawi Tata Titi Tentram Kertaraharja.

“Kami jemput yang tertinggal pendidikannya dan pengetahuannya yang tertinggal ekonominya, pembangunannya, kesehatan dan moral serta akhlaknya,” ucap Imam Sugiarto sebagai Inisiator Nusantara saat coference press di bilangan City Walk Lippo Cikarang.Selasa (15/05/2019)

Ia menambahkan, kumpulkan yang sudah tercecer dinegara lain bahkan yang tercecer dikolong jembatan, pengungsian serta yang tercecer pemikirannya berserakan dan membanggakan budaya asing. Dalam menghadapi situasi suhu politik saat ini semakin hari semakin memanas.

“Kami segenap punya tenaga, punya pemikiran mengajak seluruh Putra Putri, tua maupun muda serta siapa pun tanpa terkecuali untuk merapatkan barisan memperkuat rasa persatuan dan kesatuan guna menjaga keutuhan Negeri tercinta,” ugkapnya.

Menurutnya demi keutuhan nusantara ini kita tidak mempedulikan dari tim relawan pasangan manapun yang menjadi peserta Pesta Demokrasi saat ini. Siapa pun yang terpilih kita tidak pedulikan, perlu diketahui kita sangat peduli dengan keutuhan nusantara.

“Siapapun yang terpilih, jangan sampai mengadu domba anak Bangsa dengan Kepentingan yang sesaat, siapapun yang terpilih jalankan amanat untuk kepentingan nusantara, serta kembalikan pusaka-pusaka nusantara,” ucapnya.

Dia mengatakan amalkan dan laksanakan Bhinneka Tunggal Ika dan lakukan keputusan kongres pemuda tahun 1982 serta mengimplementasikan dasar teks proklamasi dengan baik dan benar, selain itu juga harus menaati Undang-undang dasar (UUD) negara republik indonesia tahun 1945.

“selain itu juga mari amalkan dan laksanakan nilai-nilai sila yang ke 5 yang terkandung dalam pancasila sebagai dasar negara republik indonesia dalam Kondisi apapun Kami akan tetap mempertahankan keutuhan nusantara,” pungkasnya (Dre)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -