Monday, April 6, 2026
Home Blog Page 500

Bupati Bekasi Lantik 154 Kepala Desa Terpilih

0

JIB | CIKARANG PUSAT
Acara Pelantikan 154 kepala desa se kabupaten bekasi dihadiri oleh Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Kapolres Kabupaten bekasi, Danrem, Dandim, kapolsek se- Kabupaten Bekasi. Serta BPD Se-Kabupaten Bekasi, Kamis (28/09/2018).

Dalam sambutan pidato bupati Bekasi Hj. dr Neneng Hasanah Yasin berpesan agar kepala desa yang telah dilantik benar benar bisa menjalankan roda Pemerintahan Desa dengan sebaik baiknya.

“Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia” Ungkapnya.

Pemerintah Desa adalah Kepala Desa atau yang disebut dengan nama lain dibantu Perangkat Desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Desa.

Kepala Desa atau sebutan lain adalah pejabat Pemerintah Desa yang mempunyai wewenang, tugas dan kewajiban untuk menyelenggarakan rumah tangga Desanya dan melaksanakan tugas dari Pemerintah dan Pemerintah Daerah. (Usan /Dadang)

Kompolnas Supervisi Fungsi LO Polri Di KJRI Hongkong

0

JIB | JAKARTA, Hongkong merupakan wilayah administrasi khusus Republik Rakyat China. KJRI Hongkong memiliki wilayah tanggung jawab Hongkong dan Macau, namun terkadang menangani juga kasus yang berada di wilayah China daratan.

Untuk mengetahui fungsi LO Polri yang berada di KJRI Hongkong, di sela – sela kegiatannya, media mewawancari Komisioner Kompolnas Dede Farhan Aulawi. Ia menjelaskan bahwa Hongkong dan Macau merupakan wilayah administrasi khusus dari RRC yang memiliki otonomi khusus seperti membuat uang sendiri dan membuat passport sendiri, kecuali hal – hal yang berkaitan dengan masalah kebijakan luar negeri dan kebijakan pertahanan negara.

Lebih dari 160.000 orang jumlah WNI yang berada di Hongkong menurut data tahun 2017. Mayoritas dari mereka adalah TKI wanita yang bekerja sebagai domestic helper. Dari sekian banyak jumlah tersebut ada sebagian yang memiliki masalah hukum dan tentu membutuhkan bantuan atau perlindungan hukum. Perlu diketahui bahwa rata – rata lebih dari 600 kasus hukum per tahun yang ditangani oleh KJRI Hongkong, dan mungkin juga ada kasus – kasus yang tidak dilaporkan ke KJRI. Umumnya kasus – kasus tersebut berkaitan dengan masalah ketenagakerjaan dan keimigrasian. Oleh karena itu KJRI membentuk satgas pelayanan warga yang disebut citizen services yang bertugas memberi perlindungan hukum bagi WNI yang memiliki masalah. Ujar Dede Farhan.

Lebih lanjut Dede Farhan menambahkan bahwa di KJRI Hongkong ada seorang LO Polri sebagai penghubung dengan kepolisian Hongkong yang ditugaskan untuk menangani kasus – kasus yang berkaitan dengan WNI yang berada di Hongkong, baik ia sebagai pelaku ataupun sebagai korban. Termasuk pertukaran informasi terkait transnational crime, seperti masalah terorisme, human trafficking, narkotika, pencucian uang, dan lain – lain. Jadi tugas – tugas seorang LO Polri yang berada di Hongkong ini sangat padat.

Di tahap awal proses hukum yang ditangani oleh kepolisian Hongkong, maka WNI yang bermasalah akan didampingi oleh LO Polri ini. Sementara kalau sudah memasuki tahap pengadilan, maka pendampingnya dari LO Kejaksaan yang bertugas di Hongkong. Ini merupakan perhatian dan komitmen Pemerintah RI dalam memberikan perlindungan hukum bagi para pahlawan devisa ini.

Terkait dengan hal tersebut, maka Kompolnas mencatat ada dua usulan yang perlu menjadi perhatian dan pertimbangan bersama, yaitu :

1. Perlu staf pendamping dari Polri terutama di tahap awal pemeriksaan kepolisian Hongkong, mengingat jumlah kasus yang sangat banyak, sehingga agak sulit semuanya ditangani oleh seorang anggota Polri saja.

2. Perlu juga ada LO Polri di Beijing mengingat disana beberapa kasus human trafficking yang melibatkan WNI, dan tentu perlu mendapat perhatian dan penanganan dengan baik.

Kedua usulan ini merupakan usulan logis dan reasonable karena perlindungan terhadap seluruh WNI, termasuk WNI yang berada di luar negeri merupakan kewajiban negara sebagaimana digariskan oleh konstitusi. Masih banyak pekerjaan – pekerjaan yang membutuhkan perhatian bersama. Pungkas Dede Farhan mengakhiri percakapan (M-rul)

Polres Metro Bekasi, 29 Perkara Kasus Narkoba Dalam Satu Pekan Terakhir

0

JIB | CIKARANG UTARA – BEKASI,
Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi mengumumkan hasil Operasi Nila Jaya selama sepekan terakhir di wilayah yurisdiksi. Gelaran itu terlaksana di Aula Mapolres Metro Bekasi, Cikarang Utara, Kamis (27/9/2018).

29 perkara narkoba yang ditangani dengan jumlah tersangka mencapai 34 orang. Itu berdasarkan pengungkapan 3 target operasi (TO) orang dan 31 non-TO.

Kasat Narkoba Polres Metro Bekasi AKBP Arlon Sitinjak menjelaskan, total barang bukti ada 67,18 gram sabu, 78,79 gram ganja dan 5 butir ekstasi.

“Jadi kami tetapkan 3 TO orang dan 2 TO tempat. TO orang semuanya tertangkap sementara kita juga gelar operasi secara terbuka di TO tempat. Pertama di Kampung Baru, daerah Cikarang Kota dan kos-kosan daerah Tambun,” jelasnya.

Kata Arlon Mereka semua (para tersangka, Red) kami posisikan sebagai pengedar, Di atas pengedar ada bandar. Lima bandar masih DPO.

Para pelaku terjerat Pasal 112 dan 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun hingga maksimal hukuman mati atau denda hingga Rp10 miliar.(M_rul)

Siti Sopiah Penderita Tumor Dimata, Perlu Bantuan Pemerintah Dan Dermawan

0

JIB | Cikarang Timur. Siti Sopiah, penderita penyakit yang terus membesar pada bagian mata hanya bisa pasrah dan mengurung diri menahan malu dalam kesehariannya. Karena penyakit yang di deritanya tak kunjung sembuh bahkan terus semakin membesar. Mata sebelah kirinya sudah tidak berfungsi bahkan kian membesar menjalar memanjang kedepan menutupi sebagian wajah dan bagian hidungnya.

Wanita kisaran umur 40 tahun beranak dua ini tinggal dalam rumah sangat sederhana di kampung Pegadungan Rt/Rw. 01/06 kelurahan Serta Jaya kecamatan Cikarang Timur kabupaten Bekasi sudah sangat miris dan prihatin dengan kondisi yang di alaminya. Padahal wilayah tinggalnya banyak gudang – gudang perusahaan milik para orang kaya setempat dan sangat dekat dengan zona industri tapi seolah acuh dan tak perduli dengan kondisi yang di alaminya bahkan para pejabat atau para anggota dewan pun seolah tutup mata.

Abidin suami Sopiah yang kesehariannya sebagai pekerja harian lepas di salah satu gudang besi tua sudah tidak berdaya untuk mengobati istrinya karena terbentur biaya.

Bersama warga bernama “Aris Jabrig, Ustad Taufik dan Erwin Hermawan” ketika menjenguk dikediaman Sopiah, Rabu (26/09/2018) kepada wartawan, Abidin bercerita, ‘selama 7 tahun ini saya sudah berusaha kemana – mana untuk mengobati istri saya. Semua harta benda yang saya miliki sudah habis saya jual. Bahkan rumah yang kami tinggali ini pun sudah mulai saya tawar – tawarkan untuk saya jual guna pengobatan istri saya. Ungkap Abidin sambil sesekali mengusap air matanya.

Masih kata Abidin, “sebenarnya di hati ini saya sudah ga percaya kalo ada orang datang melihat istri saya sambil moto – moto ngambil gambar katanya mau dibantu untuk berobat. Dulu waktu zamannya Bupati Neneng nyalon lagi waktu ada Ahmad Dani sebenarnya pihak puskesmas dan bu Camat Ani pernah rame – rame datang kemari dan mengusahakan berobat ke rumah sakit Cipto Jakarta. Tapi ga sampai tuntas. Bahkan katanya semua biaya sudah dirinci sampai Enam Ratus Juta dan di sampaikan ke Bupati. Tapi Bupati tidak menyanggupinya. Sedangkan saya hanya buruh harian, buat makan sehari hari aja kalau saya ga bekerja maka kami ga makan. Ungkapnya.

Abidin melanjutkan, “setelah berobat ke Cipto tidak ada perubahan, banyak yang menyarankan di bawa ke rumah sakit Hasan Sadikin Bandung. Disana diminta data waktu berobat ke Cipto. Tapi pihak Cipto tidak memberikan. Saya sudah pusing pasrah, lalu saya bawa pulang dan sempat berobat ke beberapa alternatip, tapi tidak ada perubahan malah kian hari terus membesar. Sampai hari ini istri saya hanya saya belikan obat herbal seharga delapan ratus ribu. Dan sudah beberapa hari ini saya belum kuat beli lagi. Katanya.

Saya berharap, dan terus berdoa, kalo bisa Gubernur bapak Ridwan Kamil atau mungkin Presiden, atau siapapun orang dermawan, saya minta tolong bantu untuk berobat istri saya. Kadang saya ga tega, tiap hari istri saya tidak pernah keluar rumah, malu dengan mukanya. Rintih Abidin dengan penuh harap sambil menyudahi percakapannya. (Taufik/Toyang)

Jelang Pelaksanaan Oprasi Mantab Brata Kapolres Metro Bekasi Cek Kendaraan Dinas.

0

JIB | CIKARANG UTARA.
Dalam rangka kesiapan pelaksanaan Ops Mantab Brata 2018-2019 Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Candra Sukma Kumara, S.I.K., M.H dan di dampingi oleh pejabat utama Polrestro Bekasi (Para Kabag, Kasat, Kasi dan Kapolsek Jajaran), melakukan pemeriksaan Kendaraan Dinas (Randis) roda dua maupun roda empat yang ada di Polres maupun disetiap Polsek, Selasa (25/9) Pagi.

Pemeriksaan dilakukan di Jln. Raya Boulevard Golf tepatnya Des.Serta Jaya Kec.Cikarang Timur Kab.Bekasi Jawa Barat, dan pemeriksaan Randis dimulai dari kondisi mesin, rem, sirine serta kebersihan hingga kelengkapan kendaraan, hal tersebut ditujukan untuk mengecek kondisi fisik serta perawatan Randis tersebut guna mendukung kelancaran anggota dalam melaksanakan tugas dilapangan sesuai dengan tugas pokoknya.

Pengecekan tersebut langsung dilakukan oleh Kapolres Metro Bekasi beserta pejabat utama Polrestro Bekasi, dan pelaksanaan pengecekan Randis didahului dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung Kapolres Metro Bekasi dengan peserta apel sebanyak 186 personil yang terdiri dari Sat Lantas 21 personil, Jajaran Sat Sabhara 27 personil, dan Sat Bhabinkamtibmas 153 personil.

Pada kesempatan apel tersebut terdapat beberapa arahan Kapolrestro Bekasi selaku pemimpin apel, yang pertama dilontarkan mengucapan Salam Kapolrestro Bekasi kepada seluruh peserta apel.

“Dilanjut arahan yang kedua, bahwa hari ini dilaksanakan pengecekan kesiapan Randis dalam rangka Ops Mantab Brata 2018/2019, hal ini dimaksudkan agar Randis yang akan digunakan dalam mendukung Ops Mantab Brata benar2 baik dan tidak ada kendala dalam penggunaannya,” Ucapnya.

Arahan yang ketiga, kepada seluruh anggota pemegang Randis tersebut agar menginformasikan kerusakan dan kekurangan agar dapat segera dicatat dan di tuntaskan oleh Kabag Sumda cq Kasubbag Sarpras, agar didalam penggunaannya tidak ditemukan lagi kendala.

Arahan yang keempat,” bahwa pada tanggal 23 September 2018 kemarin Polrestro Bekasi telah melaksanakan apel gelar operasi mantab Brata 2018/2019 yang menandakan dimulainya operasi tersebut, maka dengan adanya pengecekan Randis ini diharapkan pelaksanaan ops Mantab Brata dapat sukses dengan didukung oleh Randis yang sehat,” Pungkasnya.

Setelah pelaksanaan apel kemudian dilakukan pengecekan oleh Kapolrestro Bekasi didampingi PJU Polrestro Bekasi kepada masing2 Randis serta dilakukan pencatatan kerusakan /keluhan pengguna Randis tersebut oleh Subbag Sarpras Bag Sunda Polrestro Bekasi untuk di lakukan perbaikan.

Adapun Randis Polrestro Bekasi yang mengikuti apel pengecekan sebanyak 203 Unit yang terdiri dari Truk Roda 6 sebanyak 1 unit, Randis Roda 4 sebanyak 54 unit dan yang terakhir Randis Roda 2 sebanyak 148 unit, pengecekan Randis yang dilaksanakan Polrestro Bekasi sebagai bentuk kesiapan Polrestro Bekasi melaksanakan OPS Mantab Brata 2018/2019.

Temuan/keluhan dari hasil pengecekan tersebut dilakukan pencatatan untuk dilakukan pelengkapan dan perbaikan oleh Subbag Sarpras Bag Sumda Polrestro Bekasi, setelah kegiatan apel kesiapan Randis tersebut selesai, dilanjut melaksanakan konfrensi pers oleh media cetak, online dan elektronik, pelaksanaan pengecekan randis berlangsung dengan tertib, selesai pada sekira (11.15 wib)
(M-rul)

Peringatan Haornas, Wakil Bupati Bekasi Tekankan Olahraga Menjadi Kebutuhan

0

JIB | CIKARANG PUSAT-
Wakil Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengajak seluruh lapisan masyarakat berolahraga secara teratur. Ia juga menekankan agar seharusnya olahraga menjadi bagian kebutuhan dan gaya hidup. Hal itu disampaikannya dalam upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tingkat Kabupaten Bekasi ke-35th.

Yang diikuti unsur muspida, seluruh ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Pengurus KONI dan atlet Kabupaten Bekasi yang akan berlaga di Porda XIII Jawa Barat, di Plaza Pemda Kabupaten Bekasi, Sukamahi Cikarang-Pusat, Selasa(25/9).

“Permasalahan terbesar saat ini derajat kebugaran masyarakat Indonesia masih rendah. Maka dengan gerakan masyarakat hidup sehat dan gerakan ayo olahraga diharapkan dapat menjawab permasalahan itu,” kata Eka dalam sambutannya.

Eka mengatakan, dengan berolahraga maka secara tidak langsung masyarakat ikut berpartisipasi membangun jiwa yang sehat dan badan yang kuat, dengan kesegaran jasmani dan kesehatan yang bagus, akan memudahkan lahirnya bibit-bibit yang berpotensi.

“Mari kita sama-sama sukseskan dan doakan semoga perhelatan Asian Para Games 2018 yang akan berlangsung beberapa minggu ke depan berjalan lancar dan sukses,” lanjutnya.

Karena pada pesta olahraga tersebut, Kabupaten Bekasi mengikutsertakan tiga atletnya, Kita doakan agar mereka meraih prestasi terbaik. ( M-rul )

Wakil Bupati Bekasi Kukuhkan Dan Lepas Atlit Porda Ke XIII Kab Bogor

0

JIB|CIKARANG PUSAT.
Sebanyak 689 atlet Kabupaten Bekasi ikuti acara pengukuhan dan pelepasan yang di laksanakan oleh Wakil Bupati Bekasi selaku ketua kontingen, Eka Supriatmaja di Plaza Pemkab Bekasi, Selasa (25/09/2018).

Mereka nanti akan bertanding mewakili Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi dalam perhelatan Pekan Olah Raga Daerah (Porda) XIII yang berlangsung di Kabupaten Bogor pada bulan oktober mendatang.

“Kita bawa hari ini untuk pengukuhan dan pelepasan oleh Bupati Bekasi dengan jumlah 689 atlet, 150 pelatih dan 188 official yang akan mengikuti pertandingan di Porda XIII Kabupaten Bogor,” Terang Romli,

Untuk Porda XIII mendatang tentu ada keinginan untuk mempertahankan tradisi juara umum dengan target medali sebanyak 185. Jika di Porda ke XII sebelumnya hanya sekitar 153 medali berarti ada peningkatan jumlah medali yang harus di raih para atlet asal Kabupaten Bekasi. Kalau waktu di Porda XII lalu di Kabupaten Bekasi ada cabang olah raga yang tidak dapat emas, namun hari ini ada keyakinan bahwa cabor tersebut bisa mendapatkan emas diantaranya bulu tangkis, tarung derajat ,dan silat.

“Ya, kalau target medali tidak tercapai berarti Kabupaten Bogor selaku tuan rumah jadi juara umum,” kata dia.

Sementara itu, ketua kontingen Kabupaten Bekasi, Eka Supriatmaja, enggan memberikan tanggapan lebih realistis mengenai target juara umum.

“Ia berharap, agar setiap atlet bisa memberikan hasil maksimal dalam olahraga multi Event empat tahunan nanti, Setiap atlet, semoga bisa memberikan hasil maksimal”imbuhnya (M-rul)

Kompolnas Apresiasi Baharkam Polri Gunakan Pesawat CN295

0

JIB|JAKARTA. Mengenang tahun 1976 ada momen yang tercatat dalam sejarah perjalanan bangsa yaitu berdirinya perusahaan yang bergerak di bidang industri pesawat terbang bernama Nurtanio atas inisiatif Presiden Soeharto yang memberi kepercayaan penuh kepada seorang anak bangsa yang sangat cerdas bernama Prof. Dr. Ing. BJ. Habibie untuk melaksanakannya.

Jika sebelumnya banyak orang yang berpandangan pesimis terhadap kemampuan Indonesia untuk memproduksi pesawat sendiri, ternyata catatan sejarah membuktikan bahwa Indonesia bisa. Terlepas dari fakta bahwa masih ada pandangan sumir karena PT.

Dirgantara Indonesia dianggap belum mampu benar – benar mandiri 100% seluruh komponen diproduksi sendiri, tetapi ini semua adalah bagian dari proses sejarah.

Keterampilan dan pengetahuan tidak bisa diperoleh satu kali jadi melainkan melalui tahapan dan proses panjang yang memang harus dijalani. Terlebih transformasi di bidang tehnologi tinggi seperti manufaktur pesawat terbang ini. Hakikat yang paling penting adalah bagaimana para pemimpin negeri memberi kesempatan kepada anak bangsanya untuk berkarya dan terus berkarya. Masih ada kekurangan pasti. Tapi berilah kesempatan dan teguran untuk membuktikan bahwa anak bangsa memang bisa. Ini hanya soal waktu, tetapi keberpihakan akan membesarkan perasaan untuk terus berkarya demi bangsa dan negara.

Sepertinya kurang elok jika melihat PT. DI dari kekurangannya saja, tanpa mau mengapresiasi pencapaian yang diraihnya.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang tehnologi dan produk kedirgantaraan karya PT. DI ini, media Jurnalindonesiabaru.com berhasil menemui Komisioner Kompolnas Dede Farhan Aulawi yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun berkarya di bidang penerbangan ini. Di ruang kerjanya Ia menyampaikan bahwa keberpihakan negara terhadap industri dalam negeri sangat penting sekali, apalagi industri tersebut masuk dalam kategori industri pertahanan.

Jika dilihat dari sisi payung hukum sebenarnya negara sudah membuat dan memiliki UU No. 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan, dimana adanya kewajiban untuk menggunakan produk industri dalam negeri yang sudah mampu dibuat di dalam negeri. Bukan hanya itu, termasuk juga memanfaatkan kemampuan industri dalam negeri dalam pemeliharaan/ perawatannya. Jadi perlu untuk saling mengingatkan agar setiap stake holder di negeri ini untuk memanfaatkan kapabilitas dalam negeri ini semaksimal mungkin. Hal ini perlu disampaikan mengingat belum semua pihak melaksanakan secara maksimal amanat UU ini.

Di sisi lain, kepada industri dalam negeri seperti PT. DI dan BUMNIS lainnya, juga pihak swasta yang bergerak di industri pertahanan ini juga harus tanggap dan responsif terhadap kemungkinan segala keluhan yang muncul dari customer-nya. Jangan anggap remeh complain atau kritikan, karena complain itu juga sebenarnya sangat diperlukan sebagai feedback agar perusahaan bisa berbenah diri untuk melakukan perbaikan secara berkesinambungan. Baik perbaikan yang terkait dengan kualitas, harga yang kompetitif, maupun waktu penyelesaian produknya. Sebenarnya industri – industri dalam negeri ini sudah banyak yang berkelas dunia, terbukti dengan diraihnya standar mutu ISO 9001 : 2015. Apalagi di industri penerbangan selain ada sertifikasi dari otoritas nasional seperti DKUPPU, ada juga sertifikasi international seperti FAA dari USA, EASA dari Eropa, dan otoritas dari masing – masing negara lainnya. Jelas Dede Farhan.

Lebih jauh ia menambahkan bahwa mungkin banyak masyarakat yang belum tahu bahwa sampai saat ini, PT. DI sudah mampu membuat pesawat lebih dari 400 buah dengan berbagai jenis. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga untuk memenuhi pesanan – pesanan pesawat dari luar negeri seperti dari Thailand, Brunei Darussalam, Filipina, Korea Selatan, Vietnam, Malaysia, Uni Emirat Arab, Senegal, Burkina Faso dan Venezuela. Juga Nepal, Senegal, Australia dan Pantai Gading. Australia akan mengoperasikan pesawat buatan PT. DI ini untuk operasional di kutub selatan atau kutub Antartika. Bahkan saat ini Meksiko, Turki dan China sudah melakukan pemesanan. Tingginya permintaan dan pesanan dari luar negeri merupakan indikator naiknya kepercayaan dan pengakuan dari masyarakat internasional terhadap hasil karya BUMN milik negara ini.

Produk pesawat yang berhasil diproduksi di PT. DI adalah pesawat seri NBO105, pesawat seri NC212, CN235, helikopter seri BELL 412, NAS332, NSA330, CN295, AS365, AS550, dan H225M (EC725). Termasuk produk pesawat N219 yang sedang menjalani serangkaian pengujian seperti pengujian performance dan structure test, pengujian system test, seperti avionic system, electrical system dan flight control. Jadi standar – standar pengujian sama dengan standar international. Oleh karena itu saat ini sudah tidak perlu lagi mempertanyakan tentang kualitas karena semua ada parameter standar yang sudah ditetapkan oleh lembaga internasional.

Ungkap Dede Farhan dimana ia juga pernah bekerja di fungsi QA dan Safety industri penerbangan dimana salah satu tugasnya melakukan audit vendor ke beberapa industri di luar negeri, baik milik Singapore, AS, dan lainnya ternyata faktanya menunjukkan bahwa hasil audit terhadap industri penerbangan luar negeri TIDAK LEBIH BAGUS, dari industri dalam negeri. Indonesia patut bangga dan bersyukur. Bukan bangga tanpa alasan, tetapi merujuk pada fakta objektif hasil audit quality system-nya Indonesia lebih baik.

Terkait dengan penyerahan pesawat CN295 ke Polri yang sudah dilakukan di Mako Direktorat Polisi Udara, Pondok Cabe pada Jumat 7 September 2018, Dede Farhan sangat mengapresiasi pilihan Baharkan Polri untuk memilih karya anak bangsa tersebut, karena sesuai dengan ketentuan perundang – undangan dan keberpihakan terhadap karya industri dalam negeri. Di samping itu ia berharap bahwa adanya tambahan pesawat CN295 diharapkan bisa meningkatkan kinerja Kepolisian Udara Republik Indonesia dalam setiap pelaksanaan operasi kepolisian udara. Manfaatkan secara maksimal karya anak bangsa yang telah mampu dipersembahkan untuk ibu pertiwi tercinta. Termasuk pemanfaatan dalam pemeliharaan yang sudah bisa dilakukan didalam negeri juga. Bukan hanya airframe pesawatnya saja, tetapi juga perawatan engine-nya. Seperti diketahui bahwa CN295 menggunakan engine PW100 series, dimana anak perusahaan PT. DI yaitu PT. Nusantara Turbin dan Propulsi sudah mampu dan authorize untuk melakukan perawatannya. Pusat perawatan engine pesawat terbang ini harus didukung, dioptimalkan dan dimanfaatkan.

Berbagai sertifikasi internasional sudah diraih, sehingga banyak pesawat dari luar negeri pun perawatan engine-nya di PT. NTP ini. Bukan hanya itu, bahkan banyak enginer dan mekanik mesin pesawat luar negeri yang belajar di sana. Jika kita benar – benar cinta Indonesia, maka manfaatkanlah kapabilitas industri dalam negeri semaksimal mungkin. Saran Dede Farhan mengakhiri percakapan. (M-rul)

Wakil Ketua DPRD Jejen Sayuti: Dua malam Guru Honor Demo Dipelataran Pemkab Bekasi.

0

CIKARANG PUSAT Jurnalindonesiabaru.com |
Terjadi di depan Kantor Pemda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai dari pagi hingga malam hari, membuat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, H. Jejen Sayuti minta Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin jangan hanya diam.

“Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin harus jeli dan melakukan upaya komunikasi dengan Pemerintah Pusat, berkaitan dengan para guru honorer yang sampai saat ini masih melakukan aksi demo. Jika hal ini dibiarkan, tentunya akan menjadi polemik berkepanjangan,” kata H. Jejen, Selasa (25/9/2018).

Dikatakan H. Jejen, Pemerintah Pusat tidak akan tahu jika Kepala Daerah tidak mengusulkan. Bahkan, pihak Wakil Rakyat tersebut meyakini jika Bupati Neneng mengusulkan kepada Pemerintah Pusat akan direalisasi.

“Pasti direalisasi oleh Pemerintah Pusat. Bahkan soal kouta pengangkatan pun akan diprioritaskan jumlahnya. Berkaitan dengan persoalan guru honorer, kami dari DPRD Kabupaten Bekasi, sudah melayangkan surat kepada Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Pantauan Jurnalindonesiabaru.com dari mulai kemarin siang sampai pagi hari sampai malam hari, ribuan guru honorer yang melakukan aksi demonstrasi masih bertahan di depan pagar Komplek Perkantoran Pemda Kabupaten Bekasi.

Para guru honorer meminta agar Bupati Bekasi mengeluarkan SK Bupati. Jika tidak mengeluarkan SK mereka tidak mau membubarkan diri, Bahkan jika tuntutan mereka didiamkan mengancam akan melakukan aksi besar-besarsan dan mogok mengajar. (M-rul)

HUT Bapenda Prov Wil Kab Bekasi Ke 47  Mengawal Jabar Jadi Juara Lahir Bhatin

0

CIKARANG UTARA -Jurnalindonesiabaru.com |Dengan tema Sumbangsih Bagi Negri hari ini Selasa (25/09/2018) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov. Wil. Kabupaten Bekasi Rayakan Ulang tahunya Ke 47.Acara di adakan di kantor Bapenda di Jalan Industri No 14 Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Jawa Barat.Di hadiri Kepala Seksi Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat Wilayah Kabupaten Bekasi H.E Iwan Sudrajat A.PM Si beserta jajarannya.Menurut Kasie Bapenda Prov Wil Kabupaten Bekasi Iwan semoga di hari ulang tahun Bapenda yang Ke 47semoga semakin cemerlang,semakin Juara semakin sukses untuk mengawal Jabar juara lahir dan bathin” ujarnya (USAN)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -