PEBAYURAN-Jurnalindonesiabaru.com.
Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Bekasi akan digelar pada 26 Agustus 2018 mendatang di 154 desa yang tersebar di 23 kecamatan.

Calon kepala Desa nomor urut Lima ( 5 ), Sakur Siap bersaing kembali dalam Perhelatan Pilkades yang akan digelar di Desa Sumber Reja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Sakur Calkades incumbent akan melanjutakan kepimipinan nya di priode kedua dari baik menuju ke arah yang lebih baik lagi, Dengan Selogan, “Saya Akan Kerja Untuk Rakyat” Calkades incumbent ini akan terus melanjutkan melaksanakan visi-Misinya Untuk menata Perekonomian Desa, agar masyarakat lebih sejahtera.

Sakur Menyatakan apabila dirinya terpilih kembali akan terus membenahi Pelayanan masyarakat Desa yang bersih dari segala bentuk Pungutan dalam Pembuatan KK/KTP, Akta Kelahiran dan Adminiatrasi kependudukan lainya.

” Sementara Untuk Program eksternal, lebih kepada pembangunan Sumber daya manusia ( SDM ) masyarakatnya agar punya keahlian atau keterampilan yang kemudian bisa di dorong oleh pelaku mitra Usaha atau Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), Kalau kita bicara peningkatan Pendapatan Ekonomi masyarakat Desa Sumber Reja masih dibawah sejahtera” pungkas Sakur kepada Jurnal Indonesia Baru di kediamannya.

Masih kata Sakur Sangat mengenal masyarakat dan Wilayah Desanya, Sebab masih menjabat kepala desa Sumber reja 2012/2018 hampir 70% warganya bergerak dibidang Pertanian, Untuk Sumber Reja ia memiliki gagasan dari pemecahan persoalan diantaranya Masih banyaknya jumlah penduduk yang mendapatkan rastra (Beras Sejahtera), Artinya begitu banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

“Dari sektor peningkatan perekonomian masyarakat harus ditingkatkan dengan cara pemanfaatan (SDM) dan Sumber daya Alam (SDA) yang ada, masyarakat harus punya keahlian atau ketrampilan kemudian di dukung permodalan dan di harapkan nantinya daya beli masyarakat dapat meningkat” Harapannya.

Dia juga akan mementingkan sektor pendidikan dan mengedepankan pendidikan informal nya, keberadaan PAUD dan Madrasah harus mendapat perhatian karena sebagai penunjang pembentukan karakter awal akhlak anak.

Adapun sektor kesehatan, masih adanya Jaminan Sosial yang belum tersentuh oleh yang seharusnya berhak terutama BPJS pra sejahtera. Ini tentu harus diajukan kembali sesuai dengan data yang terdapat di dalam Pemutakhiran basis data terpadu ( PBDT ) yang di keluarkan oleh Pemerintah”tutupnya ( MzW/rul )