JIB | KABUPATEN BEKASI– Hari yang sangat berharga dan istimewa bagi para Dewan Kabupaten Bekasi yang di lantik menjadi Dewan depinitif. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji, sebanyak 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terpilih Kabupaten Bekasi masa bakti 2019-2024.

Anggota Dewan Baru tersebut diambil sumpah jabatannya oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, I Putu Gede Astawa di gedung DPRD Kabupaten Bekasi, plaza pemda Bekasi Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kamis (05/09/2019).

Salah satunya Dewan baru yaitu H Bodin dari partai Gerinda besutan Prabowo Subianto. menjadi Anggota DPRD Kabupaten Bekasi terpilih, periode 2019-2024, H. Bodin, berkomitmen dalam jangka pendek untuk melakukan perbaikan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bekasi. Demi kemaslahatan masyarakat yang bermartabat.

Untuk diketahui, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, H Bodin, resmi terpilih menjadi legislator periode 2019-2024 dari Daerah Pemilihan I yang meliputi Kecamatan Cikarang Pusat, Serang Baru, Cikarang Selatan, Bojongmangu, Cibarusah dan Setu.

Hal tersebut diungkapkannya saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media di salah satu Rumah Makan di wilayah Cikarang Pusat, usai resmi dilantik di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi.

H Bodin mantan Kepala Desa Cilangkara, Kecamatan Serang Baru ini mencontohkan kemacetan yang kerap terjadi di sepanjang jalan dari Kecamatan Cikarang Selatan sampai Serang Baru disebabkan kurang lebarnya jalan yang menghubungkan dua kecamatan tersebut. Seingga hampir setiap hari macet dan ini menjadi PR buat saya.

“Di Cikarang Pusat juga akan dilaksanakan pelebaran jalan dari Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, menuju Desa Sukadami, Serang Baru, mudah-mudahan akan cepat terlaksana demi masyarakat dan pengguna jalan” jelasnya.

Oleh karena itu, Bodin berharap agar dirinya bisa diberikan amanah oleh Partai Gerindra untuk duduk di komisi teknis seperti Komisi III yang membidangi infrastruktur atau di Komisi I yang membidangi perizinan.

“Saya juga akan berupaya agar tidak terjadi ketimpangan kemajuan infrastruktur di wilayah selatan dan utara, agar kedepan kemajuan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bekasi bisa lebih merata,dan bisa di manfaatkan orang banyak sehingga ada kemaslahatan dan harus di dukung penuh oleh semua elemen agar bisa terealisasi dalam dekat ini” ungkapnya.

Tidak hanya itu, H. Bodin juga mengaku akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah industri atau perusahaan yang belum mengantongi izin. Dan Ia sendiri menilai kondisi perizinan di Kabupaten Bekasi masih cukup semrawut Insya Allah itu akan kita tertibkan perijinan agar sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Seperti ada perusahaan pengajuan izinnya gudang ternyata disitu juga ada produksi. Nah kedepannya saya akan melakukan sidak ke sejumlah perusahaan bersama dengan pemerintahan setempat,” tutup H Bodin kepada media Jurnal Indonesia Baru di salah satu rumah makan di Cikarang Pusat. (Dede)