JIB | Kab Bekasi,- Terorisme merupakan kejahatan terhadap negara dan lebih luas lagi merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Terorisme sangat mengganggu kehidupan masyarakat di seluruh dunia, dimana hidup menjadi tidak pasti dan penuh dengan kecemasan. Korban terorisme tidak pandang bulu, bahkan orang yang tidak bersalah sama sekali dapat menjadi korbannya. Oleh karena itu, terorisme dalam segala bentuk harus ditanggulangi bersama oleh semua komponen bangsa, baik aparat penegak hukum, aparat keamanan maupun seluruh lapisan masyarakat.

Bertempat di Hotel Grand Cikarang Jalan Jababeka I Desa Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, telah berlangsung Giat sinergi peningkatan kewaspadaan terhadap bahaya terorisme. Selasa, (17/09/2019)

Adapun Pejabat Yang Hadir :
1. Kepala Badan Kesatuan Politik
2. Badan BNPT (Dr. Hj. Andi Intan)
3. Kapolsek Se Kab. Bekasi
4. Ketua FKDM
5. Ketua FKUB Kab. Bekasi
6. Kepala Seksi Trantib Kec. Se Kab. Bekasi
7. Kabid Ketahanan Masyarakat dan Penanganan Konflik
8. Kepala Badan Kesbang Pol

Giat sinergi peningkatan kewaspadaan terhadap bahaya terorisme tersebut dengan jumlah peserta yang hadir kurang lebih 100 Orang, sebagai penanggung jawab Drs. H. Uju..MS.i (Sekda Kab. Bekasi).

Sambutan sambutan pembuka dari Drs. H. Jamaludin (Kabid Ketahanan Masyarakat dan Penanganan Konflik) dalam sambutannya menyampaikan.

“Mewujudkan dan komunikasi sinergitas di kabupaten Bekasi ini, Sinergitas internal yang baik akan mewujudkan harmoni, serta mari kita ciptakan keamanan di wilayah kabupaten Bekasi, dan waspadai bahaya terorisme di kabupaten Bekasi.” Terangnya

Sambutan kedua dari Ibu Dra. Hj. Aat Barhaty (Kepala Badan Kesbang Pol).
“Mari kita pahami bersama bahwa kewajiban pemerintah daerah salah satunya melindungi masyarakat menjaga pesatuan dan kesatuan, melakukan kewajibannya sebaik-baiknya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum,” tutur Aat Barhaty
“Dengan ucapkan Bismillah Giat sinergi peningkatan kewaspadaan terhadap bahaya terorisme saya nyatakan dibuka.” Tutupnya (Dre)