JIB | Kab Bekasi,- Pekerjaan Penanganan longsor badan jalan dan TPT kali Cipamingkis Cibarusah, yang berlokasi di Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Dalam pekerjaannya, jembatan tersebut sudah mulai memasuki bulan November, sedangkan di lihat dari papan proyek yang terpasang di lokasi tertulis waktu pelaksanaan 120 hari kalender mulai pelaksanaan 20 Agustus 2019 dan selesai 17 Desember 2019 sedangkan sumber dana dari PAD Tahun 2019 dengan nilai Anggaran Rp.1.763.491.000.00 pekerjaan penanganan longsor badan jalan dan TPT kali Cipamingkis.

Padahal keberadaan jembatan tersebut sangat di butuhkan oleh seluruh Masyarakat Cibarusah dan luar Cibarusah karena jembatan tersebut merupakan ruh penggerak roda perekonomian dan berbagai hal kepentingan dan sangat miris jika pekerjaan jembatan tersebut tidak terselesaikan sesuai jadwal yang di tentukan oleh Dinas terkait. Sabtu, (16/11/2019)

Endang Supriatna pemerhati Aset Negara dari LSM PRE & MAN WACTH saat di konfirmasi media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi perihal jembatan tersebut mengatakan.

“Saya sangat berharap pada Dinas PUPR dan Bidang pengelolaan jalan dan jembatan Pemda Kabupaten Bekasi minta agar serius mengawasi pekerjaan jembatan tersebut karena waktu pekerjaan jembatan yang saya lihat di papan proyek harus selesai pada 17 Desember 2019 dan jangan menganggap enteng pekerjaan jembatan Cipamingkis,” ujar Endang

Sambungnya. karena ke khwatiran saya dengan yang sudah-sudah dikerjakan beberapa waktu tahun yang lalu di posisi yang sama terulang kembali bangunannya amblas. Terangnya

“Ya, saya tahu pekerjaan jembatan tersebut dalam pekerjaannya menggunakan tiang pancang, tapi Dinas terkait juga harus paham dan pasti mereka juga ngerti mengenai pekerjaan jembatan Cipamingkis harus seperti apa dalam pekerjaannya,” ujarnya

Endang menambahkan. Saya sangat berharap agar longsor dan retakan yang mulai terbuka yang di ujung sisi jembatan dekat majelis ta’lim harus di waspadai berikut adanya sedikit retakan di posisi dekat jembatan yang lagi di kerjakan, dan bergeraknya tanah di jalan yang sudah di cor yang mengakibatkan tanah tersebut terkikis, makanya jembatan tersebut di tutup sementara dan untuk roda empat atau mobil jenis apapun tidak bisa melintas ke jembatan tersebut, jelasnya

“Saya sangat khawatir untuk saat ini sepertinya sudah mulai memasuki musim penghujan, lihat oleh anda air di kali Cipamingkis untuk saat ini mulai ada air yang mengalir cukup lumayan kencang dan sudah di pastikan air yang mengalir tersebut dari hulu berarti curah hujan di Daerah Bogor cukup lumayan besar, tapi saya sangat berharap mudah-mudahan jembatan Cipamingkis rampung di kerjakan.” Pungkas Endang. (Dedi/Dre)