JIB | Kab Indramayu,- Telah terjadi kebakaran di rumah pribadi guru SDN saudara H. Dasuki di Desa Pawidean, kecamatan jatibarang, kabupaten indramayu. Kamis, (21/11/2019)

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 hingga 12.30 WIB, yang saat itu pemilik rumah sedang memasak tiba-tiba kompor memercikan api dan membakar seluruh isi rumah.

Menurut keterangan yang dihimpun dari media online jurnalindonesiabaru.com dari beberapa saksi yang punya rumah, pemilik rumah sebelum berangkat kerja (Berangkat mengajar ke sekolah) yang saat itu sedang menghangatkan masakan setelah kompor dinyalakan langsung ditinggal pergi.

Setelah selang waktu 2 jam kompor tersebut langsung meledak dan membakar seluruh isi rumah termasuk barang berharga berupa emas dan uang, emas cuma gosong mungkin leleh juga uang puluhan juta terbakar sebelah kemungkinan msih ditukarkan kembali ke bank.

“Kejadian tersebut berawal saat itu saya menghangatkan makanan dan saya lupa mematikan kompor,” ujar pemilik rumah

Sambungnya. Selang waktu 2 jam kompor tersebut langsung meledak dan membakar seluruh isi rumah, ucapnya

Bukan cuma itu aja beberapa peralatan rumah tangga juga ludes, kursi, lemari, padi, beras karena belum lama hajatan, cuma tersisa barang sedikit, masih beruntung anaknya waktu kejadian terbakar disitu anaknya masih tertidur lelap, karena ramainya masyarakat berteriak anaknya terbangun hampir saja jadi korban.

Tim Inafis Polres Indramayu Brigadir Fenis Dwi Utama, Bripka Teguh Wibowo didampingi kanit reskrim polsek Jatibarang Ipda Rasita, menjelaskan

Ipda Rasita membenarkan kejadian tersebut. “Kita amankan dulu lokasi kejadian agar pemeriksaan dari inafis tidak terganggu, setelah pemeriksa’an selesai kita baru mengetahui penyebab dari kebakaran tersebut,” jelasnya

“Selang bebebrapa jam Tim Inafis Polres Indramayu telah menemukan barang bukti awal pemicu terjadinya terbakarnya rumah yaitu dari kompor yang kemungkinan lupa mematikan hingga meledak melalap seluruh isi rumah,” tegasnya

Sambungnya. Atas kejadian kebakaran tersebut belum bisa dipastikan kerugian yang ditaksir dari pemilik rumah.” Pungkas Ipda Rasita (Dre)