Thursday, February 19, 2026
Home Blog Page 112

Pokja SABARAYA Gelar Rapat Kerja Perdana Tahun 2023

0

JIB |™KABUPATEN BEKASI,- Kelompok Kerja Selatan Bekasi Raya (Pokja SABARAYA) menggelar rapat kerja perdana guna membahas sejumlah program kerja pengurus. Minggu (01/10/2023).

Bertempat di lokasi wisata Situ Ceper, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Rapat dipimpin Ketua Umum Pokja Endang Kosasih didampingi Bendahara Winarsih, Humas Rosyid dan dihadiri Ujang Yana (Pendiri), Hendri Irawan (Ketua Dewan Pengawas), Abad Abdullah (Dewan Pengawas), Iwan Gunawan (Diklat), Hendra Gunawan (OKK) serta Anggota.

“Hari ini kami melaksanakan rapat kerja (Raker) perdana Pokja SABARAYA setelah dilantik. Raker diselenggarakan guna menyusun program kerja serta meningkatkan kinerja pengurus Pokja. Tentu semua masukan dan saran yang disampaikan semua yang hadir menjadi pertimbangan dalam menyusun program kerja Pokja. Semua program kerja yang dijalankan berdasarkan musyawarah mufakat” Terang Endang Kosasih.

“Salahsatu program kerja yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat adalah, mengelar acara deklarasi serta pengukuhan pengurus Pokja SABARAYA. Acara deklarasi menunggu SK Menkumham yang Isya Allah akan selesai dalam Minggu ini” Tutup Endang Kosasih.

Pendiri Pokja SABARAYA, Ujang Yana dalam pidatonya menyampaikan, “Perjuangan menyatukan soasial kontrol memang tidak mudah, namun sejauh ini Pokja SABARAYA sudah berjalan cukup baik. Kita tinggal menunggu SK Menkumham yang sedang dalam proses. Saya berharap semangat kebersamaan serta kinerja baik LSM dan Jurnalis yang ada diwadah Pokja terus dimaksimalkan untuk mencapai tujuan dan cita-cita bersama” Tutup Ujang Yana. (Ags)

CV. KENCANA Selaku Pelaksana Pembangunan Turap Jalan Poros Desa Diduga Asal Jadi

0

JIB | Karawang, – Demi meraup keuntungan yang lebih besar, CV. KENCANA selaku pelaksana pembangunan turap jalan poros desa Dusun Bakung Selatan RT 04 RW 02 Desa Karyabakti Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, diduga dalam pelaksanaan nya asal jadi, Minggu (01/10/23).

Dari hasil pantauan jurnalindonesiabaru.com, Minggu (01/10/23), bahwa pembangunan turap jalan poros desa yang sedang di kerjakan oleh CV. KENCANA dengan nampak asal jadi, karena salah satu bahan matrial terutama pasir yang diaduk semen untuk pengikat batu kali agar kokoh diduga bercampur lumpur.

Untuk bangun pondasi tidak nampak dilakukan penggalian tanah terlebih dahulu. Pemasangan batu kali untuk pondasi hanya di tancapkan langsung ke tanah tanpa diberikan adukan pasir dan semen terlebih dahulu dasarnya. Hal ini diakibatkan kurangnya persiapan perencanaan dan konstruksi.

Selain itu juga, nampak pemasangan kisdam yang membentang untuk menahan air agar tidak masuk hanya dijadikan hiasan, karena pada waktu pelaksanaan untuk pemasangan batu kali bangun buat pondasi masih nampak air yang menggenangi .

Hal tersebut diduga akibat lemahnya pengawasan dari Dinas PUPR Kabupaten Karawang, sehingga pihak pelaksana tidak mencapai produk pembangunan yang baik serta terjaminnya efisiensi di dalam pelaksanaan yang sesuai ketentuan – ketentuan teknis bahan bangunan yang dapat digunakan sebagai pedoman pada pelaksanaan pembangunan.

Dilokasi pembangunan turap jalan poros desa tersebut, dikatakan salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya, bahwa dirinya hanya sebatas kerja.

“Saya hanya kerja, dan orang yang nyuruh kerja adalah mandor yang kebetulan orangnya belum datang,” ucapnya.

Diketahui, pembangunan turap jalan poros desa dusun Bakung selatan RT 04 RW 02 Desa Karyabakti, dengan volume Panjang : 224,00 M’ ; Tinggi : 1,10 M’ Sumber Dana APBD Kabupaten Karawang 2023, sengan No. Kontrak : 027.2/525/10.2.01.06.2.2/PPK-JLN/PUPR/2023, dan Nilai kontrak: Rp. 189.556.063,00, Waktu pelaksanaan : 60 Hari Kalender, Kontraktor: CV. KENCANA.

Dengan terbitnya berita ini, pihak pelaksana dan dinas terkait belum bisa di temui untuk dimintai tanggapannya terkait adanya dugaan pembangunan turap jalan poros desa yang diduga asal jadi. (SUL/EY)

PJ Bupati Arisan Latif Kunjungi Rumah Kebakaran Milik Ibi Popon Warga Kp. Ciseupan

0

JIB | Bandung Barat,- Pj. Bupati Bandung Barat, Arsan Latif mengunjungi lokasi kebakaran rumah milik Ibu Popon yang berlokasi di Kp. Ciseupan RT. 01 RW. 02 Desa Puncaksari, Kecamatan Sindangkerta, Rabu (27/9) sore.

Pada kesempatan tersebut, Arsan menyampaikan rasa prihatinnya atas kejadian kebakaran yang terjadi Sabtu sore beberapa waktu lalu.

“Ini salah satu bukti kehadiran pemerintah bagi masyarakat. Semoga Bu Popon dan keluarga senantiasa diberikan kesabaran dan ketabahan serta dapat mengambil hikmah dari kejadian ini,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Arsan memberikan uang kadeudeuh dan beberapa paket sembako yang diterima langsung oleh Ibu Popon dan keluarga.

Ditengah musim kemarau ini, Ia menghimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga lingkungannya, terutama dari sumber-sumber penyebab utama kebakaran seperti listrik, puntung rokok, kompor dan lain sebagainya.

“Saya menghimbau seluruh masyarakat untuk lebih hati-hati dan waspada, sehingga tidak terjadi hal serupa dikemudian hari,” imbuhnya.

(Wawan Gunawan/ Onot)

PJT II Rengasdengklok Besama Kepengamatan Dan TPOP Bersihkan Sampah Di TUB 22 Batujaya

0

JIB | Karawang, – Dalam rangka menjaga saluran sekunder para tenaga pembantu operasional pemeliharaan (TPOP) yang sebutannya waker dan juru pengairan Tirtajaya, Batujaya dan Pakisjaya, bekerja dengan secara bergotong royong bersih – bersih sampah di saluran induk.

Kegiatan tersebut di saluran induk TUB 22 Desa Karyamulya Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, agar air tetap bersih dan handal sehingga dapat mengalir dengan lancar, Selasa (26/09/23.

Disampaikan Acep Hidayat sebagai juru pengairan Tirtajaya, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin untuk menjaga kebersihan saluran induk sehingga dapat menciptakan aliran air dapat mengalir hingga tempat tujuan yang dapat di gunakan para petani.

“Kegiatan ini atas instruksi Asmen Seksi Rengasdengklok PJT II, dengan melakukan pembersihan sampah eceng gondok maupun semak blukar untuk mendukung lancarnya saluran induk, dan nantinya air bisa tersampaikan kepada pengguna sehingga hasil pertanian akan lebih baik,” ucapnya.

Ditempat terpisah, Arif Sugiharto, ST Sebagai Asmen Seksi Rengasdengklok PJT II, mengatakan kegiatan bersih-bersih di saluran induk mengingat merupakan jantung pertanian menuju Kecamatan Pakisjaya.

“Sejauh ini, kegiatan dilakukan di beberapa titik saluran induk yang masih banyak ganggang dan eceng godok serta sampah semak belukar. Dengan adanya tersebut akan mengancam penyempitan pada irigasi, juga bisa membuat aluran air tidak lancar,” terangnya.

Mengingat persoalan klasik kurangnya air yang hampir terjadi setiap tahun. “Kita diarahkan bersih – bersih sampah secara gorol bersama – sama agar bisa memperlancar air masuk ke areal pesawahan di wilayah Kecamatan Tirtajaya, Batujaya dan Pakisjaya,” pungkasnya. (SUL/EY)

HARI TANI NASIONAL, PEMUDA TANI: SEJAHTERAKAH PAK/BU TANI INDONESIA?

0

JIB | BANDUNG,- Setiap 24 September, kita memperingati Hari Tani Nasional (HTN), yang kini tahun 2023 ke 63 tahun. Penetapan tanggal 24 September sebagai Hari Tani Nasional diteken Presiden Soekarno dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 169 Tahun 1963. Tanggal ini bertepatan dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA 1960).

Peringatan HTN untuk mengapresiasi perjuangan petani di Indonesia. Keberadaan petani menjadi penting bagi negara agraris untuk turut serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Indonesia merupakan negara agraris, yang artinya sebagian besar penduduknya memiliki mata pencaharian di bidang pertanian.

HTN merupakan sejarah perjuangan golongan petani hingga pembebasan mereka dari kesengsaraan.

Dari perjuangan para Pak/Bu Tani, diharapkan apresiasi dalam sejarah penting pertanian Indonesia tidak diperingati sebatas lips service tetapi lebih mendalam dan menyentuh golongan muda, milenial, generasi Z sebagai generasi penerus dan pejuang bangsa.

Alangkah naibnya kita sebagai bangsa bila peringatan HTN hanya dilakukan sebatas ceremonial. Tetapi lebih dari itu, Pemerintah melakukan introspeksi, evaluasi terhadap upaya-upaya meningkatkan harkat martabat, serta kesejahteraan petani. Sudahkah petani kita sejahtera?

Di era Orde Baru, ada program Panca Usaha Tani, dan saat ini punya jaminan regulasi kesejahteraan petani. Melalui Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Tetapi apakah itu sudah dijalankan dan dirasakan petani?

HTN merupakan kepastian hukum hak-hak atas tanah bagi seluruh rakyat, demi mewujudkan kemakmuran, kebahagiaan, keadilan bagi negara dan rakyat, terutama rakyat tani, dalam menuju masyarakat adil dan makmur.

HTN Orde Baru

Hari Tani Nasional dibentuk atas persetujuan Presiden Soekarno. Hal ini terwujud dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 169 Tahun 1963.

Di Masa orde baru, ada berbagai perubahan di bidang pertanian. Pada 1974 dibentuk Badan Litbang Pertanian berdasarkan Keppres tahun 1974 dan 1979.

Kemudian pada 1980 didirikan Departemen Koperasi secara khusus. Koperasi ini dibentuk untuk membantu para petani kecil di luar Jawa Bali agar dapat meningkatkan usaha pertanian berskala lebih besar.

Pada 1983 terjadi reorganisasi di Badan Litbang Pertanian. Hal ini sesuai dengan Kepres No 24 Tahun 1983.

Pada 1993, dibentuk Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) dan Loka Pengkajian Teknologi Pertanian (LPTP) yang tersebar di seluruh provinsi sesuai dengan Keppres No 83 Tahun 1993. Selain itu juga terjadi pembentukan 2 unit organisasi BPTP di 2 Propinsi, yaitu Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Banten, dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kepulauan Bangka Belitung (Kepmentan No. 633/Kpts/OT.140/12/2003).*

Oleh: H. Syahrir, SE, M.IPol (Ketua Umum Pemuda Tani Indonesia Provinsi Jawa Barat – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat)

Belum Genap Satu Bulan, CV. GEMILANG Bangun Jembatan Di Desa Sukaraja Diduga Retak Dan Miring

0

JIB | Karawang, – Pembangunan jembatan yang sudah rampung di Dusun Tegalkoneng Desa Sukaraja Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang, belum genap satu bulan bagian pembangunan sayap jembatan tembok penahan tanah (TPT) nampak retak dan miring, Sabtu (23/09/23).

Hal tersebut diduga akibat lemahnya pengawasan dari instansi terkait pada waktu pelaksanaan, sehingga pihak pelaksana berani curi kualitas demi meraup keuntungan yang lebih besar sehingga pembangunan jembatan dalam pelaksanaannya tidak sesuai perencanaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunan jembatan menelan anggaran Rp. 189.604.000,00 dengan menyerap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Karawang 2023, kontraktor/pelaksana CV. GEMILANG, Volume panjang = 8,00 M’ lebar = 5,00 M’.

Dikatakan salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya, menyayangkan pembangunan jembatan belum genap satu bulan dari hasil dibangun oleh pemerintah melalui pihak kontraktor nampak pada retak bagian sayap jembatan. Ia pun menilai proyek tersebut kurang perencanaan sebelumnya.

“Sangat disayangkan, kurang dari dua bulan kok (TPT) nya sudah pada retak dan posisi miring. Saya rasa pada waktu pelaksanaan proyek jembatan itu kurang dari sisi perencanaan, terangnya kepada jurnalindonesiabaru.com, Sabtu (23/09/23).

Ia pun berharap kepada Pemerintah agar menindak tegas pihak pelaksana yang diduda nakal dalam melaksanakan tugasnya yang tidak sesuai perencanaan sehingga hasilnya sayap jembatan nampak retak dan miring. (SUL/EY)

Hasil Rapat Evaluasi Di BPBD Jabar, Sampah Segera Ditarik Ke TPSA Sarimukti

0

JIB | Bandung Barat,-  Pasca diterapkannya status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Lahan di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Sementara Sarimukti Daerah Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat terhitung tanggal 12 s.d 25 September 2023, ternyata telah menimbulkan permasalahan baru, yakni terjadinya darurat sampah di Kawasan Bandung Raya akibat terbatasnya ritase pembuangan sampah ke TPSA tersebut.

Dalam Rapat Evaluasi Penanganan Bencana Kebakaran Lahan ya g diselenggarakan di Aula Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Jawa Barat, Sabtu (23/9) sore, disepakati bahwa seluruh sampah yang masih tersisa untuk segera ditarik sepenuhnya ke TPSA Sarimukti.

“Agar tidak menimbulkan permasalahan baru dan tidak mengganggu kesehatan masyarakat akibat sampah yang membusuk, mulai hari ini telah disepakati bahwa seluruh sampah agar segera ditarik menuju TPSA Sarimukti,” Kata Pj. Bupati Bandung Barat, Arsan Latif.

Pada rapat tersebut telah disetujui bahwa seluruh sampah yang tertumpuk dapat dibuang ke zona satu dan dua TPSA Sarimukti dengan tehnik dan strategi yang telah disepakati pula.

Arsan berharap kesepakatan ini dapat membuahkan hadil nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena berdasarkan laporan yang diterimanya, tumpukan sampah di Bandu g Raya telah membusuk dan menimbulkan bau tak sedap hingga muncul belatung yang dapat mengganggu masyarakat disekitarnya.

“Saya mohon do’a dan dukungannya dari seluruh masyarakat yang ada di Kawasan Bandung Raya agar permasalahan ini dapat segera diselesaikan secepatnya, mengingat permasalahan sampah merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat,” ungkapnya.

(Wawan Gunawan/onot)

Pertama di Jabar, Pemkab Bekasi Lindungi Anggota Korpri dengan Bpjamsostek

0

JIB | CIKARANG PUSAT – Lompatan hebat dilakukan oleh Pemkab Bekasi dengan melindungi anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Bekasi melalui lewat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau Bpjamsostek.


Jaminan perlindungan tersebut adalah pertama di Jawa Barat yang dituangkan melalui MoU antara Korpri Kabupaten Bekasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Cikarang di Hotel Sakura, Kecamatan Cikarang Pusat pada Jumat (22/09/2023).


“Ya hari ini, selain sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan ke anggota Korpri juga penandatanganan MoU dan kerjasama ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh anggota Korpri di Kabupaten Bekasi,” ujar Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi yang juga Sekda Kabupaten Bekasi usai menandatangani MoU.


Dedy Supriyadi mengatakan akan terus memberikan program-porgram terbaik untuk anggota Korpri. Bahkan, juga menyiapkan program untuk membangun masyarakat Kabupaten Bekasi.
“Kami dari jajaran Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Bekasi, di dalam menyiapkan program-program yang menyentuh, tidak hanya anggota korpri tetapi juga seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi,” tambahnya.


Bagaimanapun, lanjutnya, Korpri Kabupaten Bekasi dapat terus memberikan saran dan inovasi kepada pemerintah daerah agar terus memberikan program pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi (KSI) selaku Pejabat Pengganti Sementara (PPs), Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Cikarang, Dian Zulfikar menjelaskan, anggota Korpri Kabupaten Bekasi akan mendapatkan manfaat dari kerjasama tersebut. Di antaranya, mendapatkan jaminan kematian sebesar Rp 42 juta serta beasiswa bagi anggota keluarganya.


“Jadi manfaat program ini, tak hanya meringankan beban keluarga yang ditinggalkan tetapi juga meringankan angka kemiskinan ekstrem,” ujar Dian Zulfikar.


Selain itu, jika mengalami kecelakaan kerja, anggota Korpri ini akan mendapatkan biaya pengobatan sampai dengan sembuh. Bahkan juga akan mendapatkan santunan jika yang bersangkutan sampai cacat. (Sam)

Berkat Terobosan Karang Taruna, Warga Apresiasi Capaian Normalisasi Saluran Irigasi Pajaten Kedungjaya

0

JIB | Karawang, – Warga Petani Desa Kedungjaya Kecamatan Cibuaya Kabupaten Karawang, apresiasi adanya pekerjaan normalisasi saluran irigasi Pajaten Kedungjaya. Dengan adanya capaian normalisasi yang di mulai dari saluran cikesel yang dikerjakan langsung Pemerintah Daerah melalui Dinas PUPR berkat terobosan – terobosan Pemdes, Muspika dan terutamanya Karang Taruna sebagai pelopor, Jum’at (22/09/23).

Dikatakan H. Johan sebagai petani setempat, dengan di normalisasi nya saluran irigasi Pajaten Kedungjaya Kecamatan Cibuaya, hasil dari atas terobosan Ketua Karang Taruna Kecamatan Cibuaya yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa dan Muspika ke Perintah Daerah melalui Dinas PUPR Karawang agar dilakukan normalisasi.

“Kita ucapkan terima kasih kepadanya yang telah peduli terhadap para petani yang ada di lingkungan Desa Kedungjaya, karena setelah adanya normalisasi dengan mengangkat sampah eceng dan rerumputan serta mengangkat lumpur yang sudah dangkal, sehingga dapat memperlancar aliran air yang nantinya bisa masuk ke areal pesawahan para petani tampa ada hambatan,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Hadi sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Cibuaya mengatakan, dalam mengemban tugasnya sebagai organisasi para pemuda perlu melakukan dan menjaga dalam kesejahteraan sosial dalam lingkungan. Kesejahteraan sosial sendiri adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang dapat menunjang kualitas kehidupan.

“Sebagai Karang Taruna kita ciptakan rasa tanggung jawab, diantaranya dengan terobosan – terobosan yang sudah dilakukan sehingga dapat terealisasinya normalisasi di saluran irigasi ini dengan tujuan untuk menciptakan masyarakat bermartabat,” terang Ketua Karang Taruna Kecamatan Cibuaya kepada awak media.

“Kita tidak akan tinggal diam ketika suatu lingkungan tempat tinggal terdapat berbagai masalah sosial, apalagi yang berkaitan dengan para petani yang sangat membutuhkan air, karena bagi para petani air itu sangat penting, dan urgennya saat ini mau musim tanam,” terangnya.

Adanya capaian normalisasi di saluran irigasi Pajaten – Kedungjaya, Agus Somantri yang sapaannya Asom sebagai Camat Cibuaya menyampaikan, pihaknya akan terus menjadikan Karang Taruma salah satu mitra strategis untuk suksesnya pembangunan di Wilayah Kecamatan Cibuaya.

“Kami memberikan apresiasi tinggi serta ucapan terima kasih atas apa yang telah dilakukan Karang Taruna bagi wilayah Kecamatan Cibuaya, yang telah memenuhi sebagian tugasnya dalam mengatasi permasalahan para petani. Kedepan kita mantapkan terus peran serta karang taruna bagi pembangunan bangsa di masa depan,” tutupnya. (SUL/EY).

Ketua DPRD Kab Bekasi Berikan Motivasi Kepada SSB Bekasi Permai United Setu U-13 dan Ajak Keliling Kantor DPRD

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,-  Hari ini Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qudratulloh menerima tamu atau audensi dengan  SSB Bekasi Permai United Setu bersama para pelatih, pemain sepak bola U 13 mendatangi gedung Dewan DPRD Kabupaten Bekasi, untuk di perkenalkan isi seluruh yang ada di Dewan, salahsatunya. Ruangan Ketua Dewan, ruang Paripurna, pendopo Dewan dan Terakhir Ruang Auditorium.

Pemain SSB Bekasi Permai United Setu U 13 tahun di berikan pemahaman, edukasi dan di Manjakan tentang ruang lingkup DPRD Kabupaten Bekasi. Agar anak anak termotivasi ketika dewasa, agar bisa mengharumkan Sekolah Sepak Bola yang ada di Kabupaten Bekasi. Jumat (22/09/2023).

Terakhir para pemain sepak bola usia U 13, di berikan arahan tentang wilayah kabupaten Bekasi seperti luas kabupaten Bekasi, jumlah penduduk, perkenalkan Desa, Kecamatan dan kawasan industri dan lain lainya. Di ruangan Auditorium.

Coach Hasnul sebagai official ini kepada Jurnal Indonesia Baru mengatakan Alhamdulillah kita bisa ketemu Ketua DPRD Kab Bekasi untuk support. Dan jadi ini pemicu bagi kamu untuk memajukan sekolah sepak bola untuk di perkenalkan oleh ketua dewan DPRD Kabupaten Bekasi, dan ini adalah salah satu untuk mengembangkan bakat anak anak kita jadi pemain bola handal.

“Dan anak anak SSB kita sampai saat ini ada 150 pemain dan ini sebagai cikal bakal untuk jadi pemain yang handal dan menjadi logo Garuda untuk Kabupaten Bekasi” ujarnya.

Coach Hasnul sebagai official ini harus ada dukungan para pimpinan Kabupaten Bekasi seperti Ketua DPRD Kabupaten Bekasi agar berharap anak-anak kita untuk piala suratin di Jawa Barat dan ini sebagai Motivasi untuk kita semua.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qudratulloh mengatakan Hari ini saya mengundang SSB Bekasi Permai United Setu ke Kantor DPRD Kabupaten Bekasi Agar putra – putra kami tau bahwa kantor DPRD seperti ini kedepannya agar tidak kaget lagi, seperti yang saya perkenalkan ruang kantor saya, ruang rapat VIV, ruang sekwan, balai Rakyat, ruang Sidang Paripurna dan yang terakhir ruang Auditorium, semua saya perkenalkan agar nanti tidak canggung dan pengalaman bahwa mereka sudah masuk di kantor DPRD dan bercerita kepada temen-temanya, ini semua agar putra – putra Sekolah Sepak Bola semangat nanti di pertandingan nanti.

“Dan semata – mata bentuk apresiasi saya kepada putra – putra yang juara suratin U 13, untuk bertanding lagi di 20 Oktober 2023, di tingkat Jawa barat. Saya ketua DPRD Kabupaten Bekasi akan memberikan support dan semangat kepada putra – putra saya yang akan bertanding nanti.” Ucapnya.

BN berharap agar tim SSB Bekasi Permai United ini bisa mengharumkan nama Kabupaten Bekasi di tingkat Nasional dan tidak tertutup kemungkinan di tingkat internasional mengingat ada 7(tujuh) pemain SSB Bekasi permai United ini yang akan bergabung di tim Bola Garuda U 13 ke piala Asia nanti.

“Untuk menjadi pemain sepak bola yang handal dan lincah ada trik dan lain sebagainya semua tidak lepas dari kesungguhan para pelatih dan official untuk membimbing putra – putra SSB Bekasi Permai United di ajang nanti, dan kita sangat mengapresiasikan dan memberikan suatu penghargaan kepada bapak – bapak dan para pelatih di SSB Bekasi Permai United Setu” tutupnya. (Dede)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -