Monday, February 23, 2026
Home Blog Page 160

Kadisdukcapil : Sitepak Non Aktif dan SIAK Bermigrasi ke SIAK Terpusat Kemendagri

0

JIB | CIKARANG PUSAT, – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Hudaya mengatakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang sebelumnya didata secara terdistribusi di tiap Kabupaten/Kota, akan bermigrasi ke SIAK Terpusat yang dicanangkan Kementerian Dalam Negeri RI.

“Pada saat menggunakan SIAK terdistribusi setiap Kabupaten/Kota memiliki seluruh datanya sendiri, sekalipun semua datanya juga ada di Kemendagri, sekarang di Tahun 2022, Kemendagri mengintruksikan semua Kabupaten/Kota beralih ke SIAK Terpusat,” ujar Hudaya, di kantornya, pada Kamis, (02/06/2022).

Hal tersebut tuturnya, menjadikan pelayanan online pembuatan Adminduk yang sebelumnya terkoneksi online di SITEPAK.BEKASIKAB.GO.ID, mulai 23 Mei 2022 dinonaktifkan demi mendukung program SIAK Terpusat dan beralih secara manual pelayanan pembuatan dokumen adminduk di tiap Kecamatan.

“Karena data yang kita miliki dan kita beralih dari 11 Maret 2022, kita cuma punya data penduduk per 11 Maret 2022, data penduduk setelah 11 Maret datanya langsung di Kemendagri, karena data tersebut juga tidak boleh terkoneksi ke server kita, seperti yang sebelumnya,” tuturnya.

Hudaya mengungkapkan Disdukcapil Kabupaten Bekasi, tengah mencari formula lain agar pelayanan online dalam waktu dekat bisa berjalan kembali sehingga dapat memudahkan warga.

“Apakah semua data setiap hari kita pindahkan ke SIAK terdistribusi, tentunya perlu proses dan sedang kita pelajari. Karena beberapa Kabupaten/Kota yang penduduknya sedikit itu masih bisa melayani online, tapi kalau yang penduduknya banyak, dia langsung stop,” jelasnya.

Hudaya menerangkan saat ini Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI, tengah mempersiapkan layanan online guna melancarkan kebijakan SIAK Terpusat.

“Kemendagri sedang mempersiapkan layanan online-nya, kalau itu sudah selesai online-nya lancar semua, seragam seluruh Indonesia,” tandasnya.

Dikutip dari website dukcapil.kemendagri.go.id, SIAK Terpusat merupakan sistem digitalisasi yang digunakan pelayanan dukcapil dapat terkoneksi daring secara nasional, selain itu, demi efisiensi sistem keamanan siber dan memberikan pelayanan adminduk dengan lebih cepat.

SIAK Terpusat juga akan memudahkan masyarakat karena secara otomatis datanya terupdate dan terkoneksi ke perbankan, lembaga kesehatan, dan sebagainya apabila ada pengajuan perubahan dokumen atau penduduk. (Red)

KETUA UMUM PUSBAKUM SAW : MAKNAI LAHIR PANCASILA SEBAGAI TITIK AWAL MENJAGA NILAI PERSATUAN DAN KESATUAN

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Tanggal 1 Juni 2022 adalah momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bagi kita sebagai anak bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah dari pendirian bangsa negara ini. Syahdan peringatan ini sebagai pengejawantahan nilai nilai luhur dari Sila Pancasila yang termuat salah satunya menjaga nilai Persatuan, kesatuan dan solidaritas sesama anak bangsa dengan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pusat Bantuan Hukum Satria Advokasi Wicaksana (DPP PUSBAKUM SAW) Muhammad Reza Putra, Pancasila adalah simbol dari keberagaman bangsa, dari keberagaman ini nilai-nilai tali persaudaraan, persatuan, kesatuan yang lahir dari beragam suku, budaya, bahasa dan agama namun tetap bersatu dalam rumah besar, Indonesia.

Pancasila itu lahir dari akar tradisi dan budaya dari berbagai macam suku bangsa Nusantara Indonesia, walau beda warna kulit, beda bahasa, beda agama, tapi kita dipersatukan oleh jiwa Pancasila, dan hal luhur yang diterjemahkan oleh bangsa ini adalah semangat gotong royong dan keguyuban yang menjadikan identitas kekuatan bangsa ini dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika. Papar Reza di Bekasi, kepada Suara Advokasi Wicaksana News, Rabu (01/06/2022)

DPP PUSBAKUM SAW dan seluruh jajaran pengurus silaturahmi bersama di Balairung Kota Cinema Bekasi, Selasa (31/05/2022), mencoba merefleksikan nilai nilai luhur Pancasila sebagai arah penuntun bangsa ini, diharapkan seluruh kader-kader PUSBAKUM SAW untuk kembali mengkristal kan dalam hati membumikan dan mengaktualisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dan seluruh kader-kader PUSBAKUM SAW di Indonesia untuk tetap menjadi pelopor dan contoh dalam mengimplementasikan nilai-nilai luhur dalam sila sila Pancasila, sehingga apa yang dikhawatirkan bagi mereka yang merongrong keutuhan Pancasila tidak akan pernah terjadi di bumi Indonesia tercinta ini. Tutur Reza

Reza menyampaikan dalam sambutan penutupnya, bahwa Kader Kader PUSBAKUM SAW akan selalu konsisten dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dan selalu siap menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia serta selalu memperingati kelahiran Pancasila sebagai dasar negara NKRI setiap tanggal 1 Juni setiap tahunnya. Tuturnya. (End)

Optimalkan Penyerapan Anggaran, Pj. Bupati Bekasi Lakukan Hal Ini

0

JIB | CIKARANG PUSATHingga memasuki akhir triwulan ke-II, realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tercatat baru mencapai 23,95%. Melihat kondisi tersebut, Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan, segera melakukan upaya untuk dapat mengoptimalkan kinerja penyerapan anggaran di masing-masing perangkat daerah.

“Kami sudah identifikasikan kendala-kendala apa yang menyebabkan tingkat penyerapan anggaran di perangkat daerah masih rendah, salah satu diantaranya lambannya pelaksanaan tender kegiatan” ujar Dani pada Selasa (31/5).

Dirinya lantas menetapkan langkah dengan memastikan tender pada 500 lebih kegiatan akan selesai dalam satu bulan kedepan. Selanjutnya, untuk kegiatan Pengadaan Langsung (PL) yang terdapat sekitar 15.500 kegiatan, masih terkendala CPCL (Calon Penerima dan Calon Lokasi – red) yang tidak akurat, sehingga harus di review.

“Instruksi saya, (kegiatan) yang sudah clear segera laksanakan, yang belum clear segera didiskusikan, diambil tindakan, dan usulkan untuk penajaman di APBD perubahan, sehingga nanti implementasinya bisa di APBD perubahan,” tegasnya.

Perihal penyerapan anggaran untuk kegiatan rutin, ia mendorong agar Kepala Perangkat Daerah lebih termotivasi mempercepat penyerapan anggaran di masing-masing Perangkat Daerah.

“Kita akan adakan rapat pimpinan setiap Selasa pagi, kita umumkan 5 Perangkat Daerah yang paling rendah penyerapannya. Disitu mereka harus menjelaskan kendalanya dan bagaimana solusinya. Nanti di bulan kedua, juga akan berimplikasi terhadap TPP jika belum bisa memperbaiki kinerja penyerapan anggarannya,” paparnya.

Terkait target penyerapan anggaran, Dani mengungkapkan target penyerapan anggaran di triwulan ke-III sebesar 70 hingga 80 persen.

“Inginnya 70 sampai 80 persen, sehingga di triwulan IV tinggal sekitar 20 persen dan tidak melonjak. Walaupun dalam historinya sulit, tapi nanti kita akan review di akhir triwulan II ini, apakah dengan cara yang saya terapkan ada perubahan. Kalau pelaksanaannya baik, target itu akan tetap kita canangkan,” katanya.

Biro Bekasi : Endang Prabu

PJ Bekasi Dani Ramdan, Genjot Program Bekasi Yang Tertunda, Masyarakat Bekasi Sangat Antusias

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Sepekan sejak dilantik menjadi Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan segera bekerja dengan cepat untuk menyelesaikan beberapa persoalan di Kabupaten Bekasi. Ada 4 Fokus utama yang akan dilakukan penjabat Bupati diantaranya Peningkatan Infrastuktur, Kualitas Sumber Daya Manusia, Pemulihan Ekonomi serta Reformasi Birokrasi.

Pada sektor infrastruktur diawal menjabat dirinya langsung tancap gas melakukan persiapan persiapan dan turun ke lapangan dalam rangka pembenahan infrastruktur, salah satunya peningkatan Jalan Provinsi Ruas Cibarusah-Mekarmukti yang dilaksanakan mulai dari pertengahan Mei selama 7 bulan kedepan.

Tidak hanya infrastruktur, Dani Ramdan juga tengah menyusun langkah strategis dalam pengentasan permasalahan pengangguran dan kemiskinan dengan membentuk Satuan Tugas Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran di Kabupaten Bekasi. Ia mengajak pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Bekasi seperti kalangan pengusaha, instansi vertikal seperti Baznas, serta stakeholder terkait untuk bersama sama mencari solusi penanganan permasalahan tersebut.

“Mungkin dalam satu bulan ini kita selesaikan dahulu berkas SK-SKnya, pembagian tugasnya tapi ini pertemuan pertama  tetapi struktur sudah mulai kebentuk berarti nanti mengisi personilnya,”

Di bidang reformasi birokrasi, dengan slogan MAKIN BERANI (Mantapkan Kinerja Bekerja dan Melayani), ia tengah menekankan kepada seluruh ASN Kabupaten Bekasi untuk berani bekerja dan berani melayani masyarakat. Menurutnya mindset pegawai harus dirubah untuk dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat bukan justru ingin dilayani.

Dani bersama perangkat Daerah terkait kini terus melakukan upaya untuk percepatan realisasi penyerapan anggaran yang sudah memasuki akhir Triwulan ke 2 yang kini baru mencapai 23,95%. Dalam program 100 harinya selama 3 bulan kerepan ia menargetkan akan terus meningkatkan realisasi penyerapan anggaran. Tujuannya tentu agar masyarakat dapat segera merasakan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah.

“Saya akan pantau perangkat daerah mana yang penyerapannya paling rendah, kita evaluasi setiap minggunya agar kepala perangkat daerah dapat termotivasi untuk segera melakukan memperbaiki kinerja penyerapan anggarannya” ujar Dani.

Dalam sepekan dirinya menjabat sebagai Penjabat Bupati, tak ayal kinerja Dani Ramdan pun menuai banyak pujian dari masyarakat Kabupaten Bekasi terutama di kanal media sosial. Bahkan salah satu Warga kinerja menilai yang dilakukan Dani Ramdan ‘sat set’, atau bekerja dengan cepat dalam menyelesaikan beberapa persoalan seperti diantaranya TPS Telaga Murni yang sempat viral di media nasional.

Menanggapi hal tersebut Dani Ramdan lantas tak langsung puas diri, ia mengatakan hal tersebut masih telalu dini untuk menilai kinerjanya dalam melaksanakan tugas sebagai Penjabat Bupati.

Namun demikian ucap pria berkacamata tersebut, hal itu tentu akan menjadi motivasi bagi dirinya untuk terus bekerja dengan lebih optimal lagi dalam menyelesaikan berbagai persoalan persoalan yang ada.

“Saya ucapkan terima kasih, tentunya itu menambah motivasi saya bekerja. Tapi di sisi lain ketar ketir juga, takut ekspektasinya terlalu tinggi kepada saya, padahal kemampuan saya juga pasti ada batasnya. Tapi apapun itu saya ingin mengapresiasi masyarakat dengan kerja lebih keras lagi,” ujarnya. (Red)

IPHI Jabar Doakan Eril Semoga Cepat Diketemukan

0

JIB | JAWA BARAT,- Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (iPHI) Provinsi Jawa Barat H. Hendi Harubianadi. B.BUS menyatakan keluarga besar IPHI Jawa Barat ikut berempati dan dapat merasakan dari musibah yang dialami oleh keluarga Bapak H. M. Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat) dimana anak pertama beliau Emmeril Khan Mumtadz (Aa Eril) mengalami musibah terseret arus sungai Aare di kota Ben Swiss pada hari kamis tgl 26 Mei 2022.

Kami keluarga besar IPHI Jawa Barat mendoakan semoga secepatnya Aa Eril bisa ditemukan dan dalam keadaan sehat walafiyat. Dan sekaligus kami berdoa semoga keluarga pak H. M. Ridwan Kamil diberikan kekuatan dan kesehatan dalam proses pencariaan Aa Eril di Swiss.

Hal ini pun akan kami instruksikan kepada seluruh Pengurus Daerah (PD) IPHI Kab/Kota SeJawa Barat, agar diteruskan ke Pengurus Cabang (PC) Kecamatan dimasing-masing teritorial administrasi kab/kota dan diteruskan pula ke Pengurus Ranting (PR) Desa/Kelurahaan di wilayah administrasi Kecamatan agar bersama-sama di tempatnya masing-masing untuk menggelar doa bersama dan memohon kepada Allah SWT agar secepatnya Aa Eril ditemukan dalam keadaan sehat walafiat.

Insya Allah doa bersama keluarga besar IPHI Jawa Barat akan dilaksanakan pada hari Rabu (Malam Kamis) Tanggal 1 Juni 2022 Bada Isya. Secara serentak di Jawa Barat. (Red)

“Jarak Boleh Terpisah Tapi Kebersamaan Tetap Terjaga” Temu Kangen (Reuni) Alumni Mts Al-Barkah 1999.

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Alumni Mts Tsanawiyah Pondok Pesantren Al – Barkah Tahun 1999 angkatan 26 menggelar kegiatan reuni di Rumah Makan Riung Pasundan Kampung Bugel Salam, Kelurahan Serta Jaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Minggu, 29/05/22.

Dari keterangan panitia Mts Tsanawiyah angkatan 26, alumni memiliki sebanyak 150 orang lebih. Akan tetapi undangan panitia sebanyak 80 orang yang menjadi target.

Helatan berjalan baik dan sukses serta turut hadir para dewan guru yang hadir sebagai tamu undangan. Selain makan bersama yang sangat berkesan ada pemberian cendra mata.

Susunan acara tersebut diantaranya sambutan dari ketua alumni Nur Ali, Pembina alumni Romdoni Sugianto Hasan, S.Pd. I, Juga dari perwakilan dewan guru Ust Abdul Hakim, S. Pd. I dan ditutup doa.

Nur Ali selaku ketua alumni mengucap syukur dan memberikan aplus kepada panitia karena acara terselenggara dengan baik dan berjalan sukses.

“Alhamdulillah, semua berjalan sesuai rencana. Ini berkat kerjasama panitia yang luar biasa, saya ucapkan banyak-banyak terimakasih”. Ungkap Ketua Alumni Mts Tsanawiyah Al-Barkah Tahun 1999.

“Rencana kami sebetulnya, lanjut Ali, ingin mengundang keseluruhan alumni, akan tetapi terkendala dengan kondisi. Alhamdulillah, ini sudah sesuai target, in sya Allah nanti dikegiatan yang akan datang kami akan berusaha maksimal”.

Di tempat yang sama Mumun Candra salah seorang peserta alumni mengatakan sangat senang sekali bisa hadir dan berjumpa teman-teman lama. Mumun merasa sangat bahagia dan berharap alumninya terus bisa mengadakan kegiatan seperti ini.

“Seru, lama kita gk ketemu kawan-kawan lama. Ini kegiatan kalo bisa terus diagendakan”. Ucap Mumun Candra. (Prabu)

“Jarak Boleh Terpisah Tapi Kebersamaan Tetap Terjaga” Temu Kangen (Reuni) Alumni Mts Al-Barkah 1999.

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Alumni Mts Tsanawiyah Pondok Pesantren Al – Barkah Tahun 1999 angkatan 26 menggelar kegiatan reuni di Rumah Makan Riung Pasundan Kampung Bugel Salam, Kelurahan Serta Jaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Minggu, 29/05/22.

Dari keterangan panitia Mts Tsanawiyah angkatan 26, alumni memiliki sebanyak 150 orang lebih. Akan tetapi undangan panitia sebanyak 80 orang yang menjadi target.

Helatan berjalan baik dan sukses serta turut hadir para dewan guru yang hadir sebagai tamu undangan. Selain makan bersama yang sangat berkesan ada pemberian cendra mata.

Susunan acara tersebut diantaranya sambutan dari ketua alumni Nur Ali, Pembina alumni Romdoni Sugianto Hasan, S.Pd. I, Juga dari perwakilan dewan guru Ust Abdul Hakim, S. Pd. I dan ditutup doa.

Nur Ali selaku ketua alumni mengucap syukur dan memberikan aplus kepada panitia karena acara terselenggara dengan baik dan berjalan sukses.

“Alhamdulillah, semua berjalan sesuai rencana. Ini berkat kerjasama panitia yang luar biasa, saya ucapkan banyak-banyak terimakasih”. Ungkap Ketua Alumni Mts Tsanawiyah Al-Barkah Tahun 1999.

“Rencana kami sebetulnya, lanjut Ali, ingin mengundang keseluruhan alumni, akan tetapi terkendala dengan kondisi. Alhamdulillah, ini sudah sesuai target, in sya Allah nanti dikegiatan yang akan datang kami akan berusaha maksimal”.

Di tempat yang sama Mumun Candra salah seorang peserta alumni mengatakan sangat senang sekali bisa hadir dan berjumpa teman-teman lama. Mumun merasa sangat bahagia dan berharap alumninya terus bisa mengadakan kegiatan seperti ini.

“Seru, lama kita gk ketemu kawan-kawan lama. Ini kegiatan kalo bisa terus diagendakan”. Ucap Mumun Candra. (Prabu)

Bung Ken : 3 BMUD Yang Harus Miliki Bekasi Kalau Ingin Maju Dan Berkembang

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,- Setelah Pelantikan PJ Kabupaten Bekasi, Banyak yang harus terealisasikan dan menjadi PR Penjabat yang sekarang memangku kebijakan, Inspratuktur jalan yang sekarang mulai menjadi target penjabat Bupati Kabupaten Bekasi Dani Ramdan untuk membenahi infrastruktur jalan Cibarusah yang memang sudah rusak parah, dan tahun ini di anggaran sekitar 24 Milyar lebih

Nasep Iskandar yang sering di sapa Bung Ken mengatakan akan adanya BUMD-Pertanian, dan disamping program lain, Penjabat Bupati Kabupaten Bekasi harus peka dan memikirkan peluang-peluang yang kemudian di kembagakan menjadi Badan Usaha Milik Daerah BUMD di Kabupaten Bekasi.

“Dan BUMD ini harus berbasis potensi dan kearifan lokal yakni Pertanian karena masih tersedianya banyak lahan persawahan yang masih sangat produktif untuk jadi program, guna menjamin tercukupinya ketersediaan pangan daerah dan tidak usah untuk mengandalkan beras luar daerah, karena sudah tercukupi oleh produksi petani yang berada di kabupaten Bekasi.” Tuturnya


Hal ini membuat bung Ken untuk membuat konsep dan trobosan baru terkait BUMD dan Serta BUMD-Pertanian nantinya akan menjadi stabilisator harga pangan atau gabah di daerah serta pula dapat memenuhi kebutuhan kawasan industri yang membutuhkan pasokan beras.

“Saya (Bung Ken-Red), mengusulkan akan harus adanya BUMD-Industri yang ada di Kabupaten Bekasi dan Bekasi mempunyai Industri terbesar se Asia tenggara – Asean, sudah bisa kita bayangkan jika segala potensi yang ada di kawasan industri bisa dikelola oleh BUMD Industri Kabupaten Bekasi, sudah tidak akan ternilai jumlah profitnya jika potensi itu benar-bemar di kelola scara maksimal dengan benar serra tepat untuk kesejahteraan masyakat kab Bekasi” Jelasnya.

Masih kata Bung Ken, bukan hanya itu saja tetapi saya juga mengusulkan agar Kabupaten Bekasi memiliki
BUMD-Telekomunikasi mengingat insfratuktur telekomunikasi yang di miliki Kabupaten Bekasi sudah memadai. Dan cukup terlengkap dari semua Kabupaten di Indonesia dan Kabupaten Bekasi berpeluang untuk kemajuan akan niaga berbasis telekomunikasi serta penopang industri dan dapat memacu ekonomi dengan basis teknologi komunikasi.

“Ini sudah barang tentu harus jadi agenda untuk penjabat Bupati Kabupaten Bekasi agar mencanangkan program pembentukan tiga BUMD baru tersebut untuk kesejahteraan masyarakat Bekasi.
Mengingat bahwa pabila tiga BUMD di maksd di bentuk di Kabupaten Bekasi dengan berbagai peluang dan potensi yang ada tentunya bukan tidak mungkin Kabupaten Bekasi kedepan menjadi Kabupaten yang unggul di berbagai sektor di Indonesia.” Ucap. Nasep kepada media Jurnal Indonesia Baru baru baru ini.

Bung Ken juga mengajak semua fihak agar memiliki semangat kebatinan yang sama dalam membangun Bekasi, kebersamaan dan satu tujuan bukan untuk satu orang, satu golongan dan atau satu kepentingan tetapi untuk semua, lewat kebijakan yang berfihak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bekasi (Prabu)

Bung Ken : 3 BMUD Yang Harus Miliki Bekasi Kalau Ingin Maju Dan Berkembang

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,- Setelah Pelantikan PJ Kabupaten Bekasi, Banyak yang harus terealisasikan dan menjadi PR Penjabat yang sekarang memangku kebijakan, Inspratuktur jalan yang sekarang mulai menjadi target penjabat Bupati Kabupaten Bekasi Dani Ramdan untuk membenahi infrastruktur jalan Cibarusah yang memang sudah rusak parah, dan tahun ini di anggaran sekitar 24 Milyar lebih

Nasep Iskandar yang sering di sapa Bung Ken mengatakan akan adanya BUMD-Pertanian, dan disamping program lain, Penjabat Bupati Kabupaten Bekasi harus peka dan memikirkan peluang-peluang yang kemudian di kembagakan menjadi Badan Usaha Milik Daerah BUMD di Kabupaten Bekasi.

“Dan BUMD ini harus berbasis potensi dan kearifan lokal yakni Pertanian karena masih tersedianya banyak lahan persawahan yang masih sangat produktif untuk jadi program, guna menjamin tercukupinya ketersediaan pangan daerah dan tidak usah untuk mengandalkan beras luar daerah, karena sudah tercukupi oleh produksi petani yang berada di kabupaten Bekasi.” Tuturnya


Hal ini membuat bung Ken untuk membuat konsep dan trobosan baru terkait BUMD dan Serta BUMD-Pertanian nantinya akan menjadi stabilisator harga pangan atau gabah di daerah serta pula dapat memenuhi kebutuhan kawasan industri yang membutuhkan pasokan beras.

“Saya (Bung Ken-Red), mengusulkan akan harus adanya BUMD-Industri yang ada di Kabupaten Bekasi dan Bekasi mempunyai Industri terbesar se Asia tenggara – Asean, sudah bisa kita bayangkan jika segala potensi yang ada di kawasan industri bisa dikelola oleh BUMD Industri Kabupaten Bekasi, sudah tidak akan ternilai jumlah profitnya jika potensi itu benar-bemar di kelola scara maksimal dengan benar serra tepat untuk kesejahteraan masyakat kab Bekasi” Jelasnya.

Masih kata Bung Ken, bukan hanya itu saja tetapi saya juga mengusulkan agar Kabupaten Bekasi memiliki
BUMD-Telekomunikasi mengingat insfratuktur telekomunikasi yang di miliki Kabupaten Bekasi sudah memadai. Dan cukup terlengkap dari semua Kabupaten di Indonesia dan Kabupaten Bekasi berpeluang untuk kemajuan akan niaga berbasis telekomunikasi serta penopang industri dan dapat memacu ekonomi dengan basis teknologi komunikasi.

“Ini sudah barang tentu harus jadi agenda untuk penjabat Bupati Kabupaten Bekasi agar mencanangkan program pembentukan tiga BUMD baru tersebut untuk kesejahteraan masyarakat Bekasi.
Mengingat bahwa pabila tiga BUMD di maksd di bentuk di Kabupaten Bekasi dengan berbagai peluang dan potensi yang ada tentunya bukan tidak mungkin Kabupaten Bekasi kedepan menjadi Kabupaten yang unggul di berbagai sektor di Indonesia.” Ucap. Nasep kepada media Jurnal Indonesia Baru baru baru ini.

Bung Ken juga mengajak semua fihak agar memiliki semangat kebatinan yang sama dalam membangun Bekasi, kebersamaan dan satu tujuan bukan untuk satu orang, satu golongan dan atau satu kepentingan tetapi untuk semua, lewat kebijakan yang berfihak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bekasi (Prabu)

Bung Ken : 3 BMUD Yang Harus Miliki Bekasi Kalau Ingin Maju Dan Berkembang

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,- Setelah Pelantikan PJ Kabupaten Bekasi, Banyak yang harus terealisasikan dan menjadi PR Penjabat yang sekarang memangku kebijakan, Inspratuktur jalan yang sekarang mulai menjadi target penjabat Bupati Kabupaten Bekasi Dani Ramdan untuk membenahi infrastruktur jalan Cibarusah yang memang sudah rusak parah, dan tahun ini di anggaran sekitar 24 Milyar lebih

Nasep Iskandar yang sering di sapa Bung Ken mengatakan akan adanya BUMD-Pertanian, dan disamping program lain, Penjabat Bupati Kabupaten Bekasi harus peka dan memikirkan peluang-peluang yang kemudian di kembagakan menjadi Badan Usaha Milik Daerah BUMD di Kabupaten Bekasi.

“Dan BUMD ini harus berbasis potensi dan kearifan lokal yakni Pertanian karena masih tersedianya banyak lahan persawahan yang masih sangat produktif untuk jadi program, guna menjamin tercukupinya ketersediaan pangan daerah dan tidak usah untuk mengandalkan beras luar daerah, karena sudah tercukupi oleh produksi petani yang berada di kabupaten Bekasi.” Tuturnya


Hal ini membuat bung Ken untuk membuat konsep dan trobosan baru terkait BUMD dan Serta BUMD-Pertanian nantinya akan menjadi stabilisator harga pangan atau gabah di daerah serta pula dapat memenuhi kebutuhan kawasan industri yang membutuhkan pasokan beras.

“Saya (Bung Ken-Red), mengusulkan akan harus adanya BUMD-Industri yang ada di Kabupaten Bekasi dan Bekasi mempunyai Industri terbesar se Asia tenggara – Asean, sudah bisa kita bayangkan jika segala potensi yang ada di kawasan industri bisa dikelola oleh BUMD Industri Kabupaten Bekasi, sudah tidak akan ternilai jumlah profitnya jika potensi itu benar-bemar di kelola scara maksimal dengan benar serra tepat untuk kesejahteraan masyakat kab Bekasi” Jelasnya.

Masih kata Bung Ken, bukan hanya itu saja tetapi saya juga mengusulkan agar Kabupaten Bekasi memiliki
BUMD-Telekomunikasi mengingat insfratuktur telekomunikasi yang di miliki Kabupaten Bekasi sudah memadai. Dan cukup terlengkap dari semua Kabupaten di Indonesia dan Kabupaten Bekasi berpeluang untuk kemajuan akan niaga berbasis telekomunikasi serta penopang industri dan dapat memacu ekonomi dengan basis teknologi komunikasi.

“Ini sudah barang tentu harus jadi agenda untuk penjabat Bupati Kabupaten Bekasi agar mencanangkan program pembentukan tiga BUMD baru tersebut untuk kesejahteraan masyarakat Bekasi.
Mengingat bahwa pabila tiga BUMD di maksd di bentuk di Kabupaten Bekasi dengan berbagai peluang dan potensi yang ada tentunya bukan tidak mungkin Kabupaten Bekasi kedepan menjadi Kabupaten yang unggul di berbagai sektor di Indonesia.” Ucap. Nasep kepada media Jurnal Indonesia Baru baru baru ini.

Bung Ken juga mengajak semua fihak agar memiliki semangat kebatinan yang sama dalam membangun Bekasi, kebersamaan dan satu tujuan bukan untuk satu orang, satu golongan dan atau satu kepentingan tetapi untuk semua, lewat kebijakan yang berfihak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bekasi (Prabu)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -