Thursday, February 26, 2026
Home Blog Page 195

Kemendagri Dorong Peran Tenaga Pendidik dalam Memperkuat Kesadaran Bela Negara di Masa Covid-19

0



JIB | Jakarta – Tenaga pendidik merupakan komponen penting dalam memperkuat pondasi kesadaran bela negara, baik di lembaga pendidikan formal maupun informal, termasuk juga tenaga pendidik yang bekerja di bawah instansi pemerintah, swasta, hingga swadaya masyarakat.

Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Pol & PUM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar mengatakan, seluruh aktor yang terlibat dalam dunia pendidik perlu digerakkan di masa pandemi. “Kita butuh sekali menggerakkan partisipasi warga negara bagaimana membangun dukungan warga negara dalam mengelola negara dan pemerintahan, dan mengelola masyarakat di situasi darurat,” kata Bahtiar dalam webinar bertema “Peran serta Tenaga Pendidik di Masa Pandemi Covid-19 sebagai Wujud Kesadaran Bela Negara”yang diadakan oleh Ditjen Pol & PUM Kemendagri, Kamis (9/9/2021).

Senada dengan Bahtiar, Ketua Yayasan Bentang Merah Putih Yohana Elizabeth Hardjadinata selaku narasumber dalam webinar itu menyoroti pula ihwal partisipasi tenaga pendidik di masa Covid-19. Menurutnya, guru merupakan fasilitator yang menunjang perkembangan siswa.

Meski begitu, ia juga menjelaskan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh tenaga pendidik. Menurutnya kompetensi perlu dikembangkan oleh para guru dengan peran tambahan yang diberikan di masa pandemi saat ini. “Peran guru di masa pandemi jelas sekali, memiliki kekuatan dan banyak peran tambahan. Ditambah dengan yang lain,” ujarnya.

Setidaknya, kata Yohana, terdapat 5 peran tambahan yang diharapkan dari seorang guru. Pertama, seorang guru mesti memastikan tercapainya tujuan pendidikan. Kedua, guru bertanggung jawab memastikan keselamatan peserta didik, baik aspek fisik maupun psikis. Ketiga, memberi penguatan aktif dan pemahaman kepada siswa guna menaati protokol kesehatan.


Keempat, guru memprioritaskan fasilitasi terhadap pembelajaran siswa dengan memberikan dukungan emosional. Kelima, guru mesti melakukan komunikasi dan mengembangkan kerja sama yang baik dengan siswa, orang tua, dan pihak sekolah.

Adapun narasumber kedua, yakni Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran Dadang Rahmat Hidayat. Pada kesempatan itu, Dadang menjelaskan pentingnya peran tenaga pendidik dalam memberikan metode pembelajaran yang tepat dalam upaya bela negara di masa pandemi.

Menurutnya, aspek yang perlu diperkuat adalah ideologi dan nilai-nilai kebangsaan, yakni bagaimana membentuk seseorang yang “sukar-rela” menjadi “sukarela” dalam bela negara. Untuk itu, kata dia, program bela negara ini dapat dikomunikasikan dengan baik dan tidak hanya menjadi sebatas doktrin.

“Berharap metode pembelajaran dalam konteks ke depan, jangan sampai gagal berkomunikasi. Gagal paham, kemudian gagal paham bisa jadi gagal sosial, dan hati-hati gagal sosial bisa gagal berbangsa dan bernegara,” ucapnya. (Red)

Puspen Kemendagri

Lapas Kelas IIA Cikarang Lakukan Rapat Dalam Rangka Deteksi Dini Pasca Kebakaran Lapas Tanggerang

0



JIB | Kabupaten Bekasi – Kebakaran hebat yang terjadi di lapas Tanggerang yang mengakibatkan tewasnya puluhan warga binaan dan luka bakar, di antisifasi lapas kelas IIA Cikarang dengan melakukan rapat dengan seluruh petugas lapas dalam rangka deteksi dini di lapas tersebut(Rabu, 08 September 2021).

Di pimpin langsung kalapas kelas IIA Cikarang dan bertempat di ruang Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang rapat kordinasi dengan menindaklanjuti Instruksi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa barat.

Sehubungan dengan terjadinya Kebakaran pada Lapas Kelas I Tangerang, Kepala Lapas Kelas IIA Cikarang dalam rapat tersebut mengambil langkah-langkah diantaranya 
Mengumpulkan seluruh Jajaran Struktural Lapas Kelas IIA Cikarang;

Melaksanakan pembahasan Issue Aktual tentang terjadinya Kebakaran Blok Hunian di Lapas Kelas I Tangerang;, termasuk memberikan pengarahan dan memerintahkan kepada seluruh Jajaran Keamanan untuk segera serta selalu melakukan pengecekan, pemeriksaan dan penertiban terhadap instalasi listrik dan penggunaan alat elektronik di Blok Hunian.

Kalapas juga meminta seluruh petugas agar jajaran keamanan melakukan pengecekan dan penertiban pintu-pintu kamar hunian serta memastikan tidak adanya upaya penguncian kamar dari dalam kamar hunian oleh Warga Binaan.

Selain itu juga memerintahkan kepada seluruh pejabat struktural dan seluruh jajaran untuk selalu memastikan penggunaan listrik di tiap-tiap ruangan telah dimatikan saat meninggalkan ruangan setelah jam kerja.

Kalapas juga mengintruksikan petugas agar memastikan penempatan dan keberadaan APAR (Alat Pemadam Kebakaran Api Ringan) pada tempat-tempat yang sudah ditentukan di seluruh area Lapas Kelas IIA Cikarang.

Serta mematuhi dan melaksanakan seluruh instruksi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, diantaranya dengan selalu tingkatkan kewaspadaan penggunaan alat elektronik,Cek ricek APAR yang ada di Kantor dalam kondisi siap pakai dan paham cara memakainya.

Dirinya juga mengajak petugas lapas agar agar merapikan kabel kabel dan pastikan alat alat yang mengandung unsur listrik dan api keadaan layak aman pakai dengan selalu melaksanakan SOP meninggalkan kantor agar semua alat elektronik dalam keadaan off dan selalu tetap tertib waspada dan berdoa.

Selanjutnya Tim Kaur Umum bersama Tim Kamtib dan pengamanan melakukan pengecekan instalasi listrik di Blok Hunian dan penggunaan alat elektronik di seluruh area Lapas Kelas IIA Cikarang,keseluruhan dalam Kegiatan tersebut harus berjalan sesuai dengan protokol kesehatan, aman dan tertib mengingat pandemi covid 19 masih ada.

“diharapkan dengan adanya rapat yang kami lakukan, semua petugas selalu mematuhi dan melaksanakan seluruh instruksi” ujar Kepala Lapas Kelas IIA Cikarang Veri.

“kami juga meminta petugas agar selalu tetap memperhatikan hal – hal yang akan menimbulkan musibah dengan deteksi dini gangguan kamtib dan pengawasan sarana pendukung keamanan” lanjut Veri.

“Diharapkan seluruh petugas dapat menggunakan APAR dengan baik dan benar dan Seluruh pegawai diharapkan dapat menjaga kondisi kesehatan dalam masa pandemi ini dengan selalu mengedepankan protokol kesehatan” tandes Veri. (Dede)

Rektor IPDN Dampingi KSAL Terjunkan Satgas Vaksinasi COVID-19 Papua

0



JIB | Jakarta – Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Hadi Prabowo mendampingi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono pada upacara pelepasan Satgas Vaksinasi Covid-19 Papua di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Rabu (8/9/2021). Laksamana TNI Yudo Margono bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Hadi Prabowo menjelaskan, kegiatan ini untuk menyukseskan percepatan vaksinasi Covid-19 dan dukungan terhadap gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang digelar di Provinsi Papua. Kegiatan ini juga sesuai dengan petunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk secara serentak mendukung program Presiden terkait vaksinasi bersama TNI, Polri, dan IPDN.

Hadi mengatakan, pihaknya telah menerjunkan 20 personel untuk bergabung dalam Satgas Vaksinasi Covid-19 yang anggotanya berjumlah 81 orang terdiri dari unsur TNI, IPDN, dan relawan. Jumlah tersebut berperan untuk memperkuat personel yang saat ini sudah berada di Provinsi Papua.



“Jadi kesertaan IPDN, IPDN memiliki kampus di Jayapura dan ini juga sebagai tindak lanjut dari kerja sama TNI AL dengan IPDN pada saat vaksinasi pertama di Jatinangor,” ujar Hadi saat ditemui usai upacara pelepasan.

Vaksinasi Covid-19 ini bakal berlangsung selama tiga hari dari tanggal 13-15 September 2021 di tiga tempat berbeda. Pada hari pertama, vaksinasi akan berlangsung di Kampus IPDN Papua yang diperuntukkan bagi masyarakat Kota Jayapura. Peserta vaksinasi dikerahkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi khususnya pelajar SMP dan SMA serta mahasiswa dengan jumlah target sebanyak 3.500 orang.

Selanjutnya di hari kedua, vaksinasi akan digelar di Kantor Bupati Jayapura dan stadion, dengan target 3.000 orang. Sedangkan pada hari terakhir, akan dilakukan di Kabupaten Keerom, dengan target 3.500 orang. Untuk pelaksanaan vaksinasi dosis kedua akan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota setempat.

Selain ketiga tempat tersebut, vaksinasi juga dilaksanakan di Kapal Republik Indonesia (KRI) Suharso dengan target 2.000 orang. Jumlah itu terdiri dari masyarakat dan pelajar/mahasiswa di wilayah Jayapura utara dan Jayapura Selatan. Untuk vaksinasi yang digelar di KRI Suharso, diharapkan dapat mengantisipasi penanganan bila ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). (Red)

Puspen Kemendagri

Ketua DPRD Bekasi Sebut Ada 15 Perusahaan Di Kawasan Hyundai Yang Membung Limbah

0






JIB | Kabupaten Bekasi- Setelah meninjau sungai Cilemahabang yang menghitam akibat limbah dari salahsatu perusahaan di Kabupaten Bekasi.

Ketua DPRD Hm Bn Holik Qodratullah kemabali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kawasan Hyundai.

Sebelumnya pihak Hyundai mengundang DPRD Kabupaten Bekasi untuk datang namun hal itu ditampik olehnya dengan catatan.

“Saya akan datang kalau disaksikan oleh teman-teman media, tujuannya agar tidak ada pandangan buruk dari pihak manapun,” tegasnya.

Oleh karena itu Holik menginginkan agenda ini perlu diketahui publik, sebab persoalan ini harus ada keseriusan apalagi menyangkut masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Adapun hasil dari Sidak ini kami menemukan disepanjang pinggiran bantaran sungai ada limbah cair dari jalur ini,” ucapnya.

DPRD Kabupaten Bekasi meminta PJ Bupati Bekasi penunjukan Kepala Dinas Lingkungan Hidup harus benar-benar tepat dan tidak ada main mata dengan pihak perusahaan.

“Itu pun kalau memang eksekutif ada kesungguhan dan keseriusan menangani air kali Cilemahabang,” sindir Holik.



Dia menegaskan, sepanjang kali Cilemahabang baik dari hulu sampai hilir itu merupakan penyedia air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Menurut pihak kawasan Hyundai sekitar 15 perusahaan yang sudah diberikan surat peringatan, setelah ini saya akan tindak lanjut ke pihak eksekutif untuk ditindaklanjut,” ujarnya.

Persoalan ini, kata dia, harus dibenahi apalagi sudah ditinjau Forkominda, sangat jelas bahwa masalah ini tidak boleh dibiarkan.

“Pastinya ada sanksi yang tegas terhadap perusahaan yang membuang limbah,” tandasnya.

(Kabiro Bekasi Endang Prabu).

Presiden dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Merdeka di Ponpes dan Tempat Ibadah Se-Indonesia

0



JIB | JAKARTA – Presiden Indonesia Joko Widodo didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Vaksinasi Merdeka bersama rumah ibadah dan pondok pesantren (ponpes) secara serentak di seluruh Indonesia, Selasa (7/9/2021). Kegiatan tersebut diselenggarakan di seluruh Indonesia dengan total 341 titik tempat ibadah dan pondok pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi dan Kapolri menyapa langsung secara virtual pelaksanaan vaksinasi merdeka rumah ibadah dan ponpes di Jawa Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Terkait kegiatan itu, Sigit mengungkapkan bahwa, Vaksinasi Merdeka ini merupakan strategi yang dilakukan TNI-Polri terkait dengan akselerasi atau percepatan terciptanya kekebalan komunal.

“Vaksinasi Merdeka pada hari ini melibatkan rumah ibadah dan pondok pesantren dengan sasaran masyarakat umum, lansia, jemaat, santri, pengasuh pondok pesantren, dan pengurus rumah ibadah di 341 titik dengan total sasaran 346.688 orang,” kata Sigit saat mendampingi Presiden Jokowi meninjau vaksinasi merdeka di Pondok Pesantren K.H. Syamsudin, Ponorogo, Jawa Timur.



Selain vaksinasi, mantan Kapolda Banten ini mengungkapkan bahwa, kegiatan itu juga menyalurkan bantuan sosial (bansos) dari Presiden Jokowi, kepada warga yang paling terdampak perekonomiannya akibat Pandemi Covid-19.

“Dalam kegiatan ini juga disalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak dan peserta program vaksinasi sejumlah 60.341 paket sembako dan 88 ton beras,” ujar Sigit.

Sigit menekankan, TNI, Polri bakal terus menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan vaksinasi 100 persen di lingkungan masyarakat hingga dosis kedua.

Menurutnya, hal itu merupakan wujud implementasi dari langkah-langkah dan kebijakan extraordinary yang diambil oleh Pemerintah demi keselamatan masyarakat sebagaimana asas Salus Populi Suprema Lex Esto.



“Untuk menahan laju penyebaran Covid-19, Polri terus berupaya melakukan akselerasi vaksinasi nasional melalui berbagai macam strategi vaksinasi termasuk strategi vaksinasi dengan melibatkan komunitas-komunitas seperti yang kami lakukan saat ini,” tutur eks Kabareskrim Polri tersebut.

Dalam kesempatan ini, Sigit menjelaskan, vaksinasi merdeka yang merangkul tokoh-tokoh agama dan santri diharapkan dapat menjadi “Getok Tular” kepada keluarga, tetangga, teman-teman, dan komunitas di lingkungannya. Sehingga masyarakat tidak ragu-ragu dalam mengikuti program vaksinasi.

“Selain itu, pelaksanaan program vaksinasi di rumah ibadah juga bertujuan untuk revitalisasi  rumah ibadah sebagai fungsi sosial. Rumah ibadah pada hakekatnya memiliki fungsi membimbing perilaku jamaahnya dalam tatanan kehidupan sosial termasuk dalam pencegahan penularan Covid-19,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit juga memaparkan bahwa, tingginya tingkat capaian vaksinasi merupakan modal dasar dalam hidup berdampingan dengan Covid-19, yaitu bagaimana perekonomian dapat tumbuh. Namun Covid-19 tidak kembali melonjak.

“Tentunya hal ini disertai dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Dengan demikian, tujuan Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045 dapat terwujud,” tutup Sigit. (AS)

Ketua DPRD Kab. Bekasi Berikan Support di HUT Pertama Komunitas Motor Besar

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,- Dalam acara  ulang tahun yang pertama atau Anniversary, Komunitas Motor Besar di singkat KOMBES, mengadakan acara di hotel Ibis Cipes, Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi, dihadiri Bikers-Bikers lainnya dan  Ketua Dewan DPRD Kabupaten Bekasi acara tersebut dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Saat di wawancarai Ketua dewan DPRD Kabupten Bekasi H. BN. Holik  Qodratullah mengatakan Alhamdulillah Saya bisa hadir di acara Aniversary satu tahun Komunitas Motor Besar di singkat KOMBES, yang pada hari ini,  saya hadir di hotel Ibis tepatnya di Cipes Cikarang Selatan, dimana Komunitas Motor Besar  telah mengundang kami dan komunitas bikers lainya, dengan mematuhi Protokol kesehatan dimasa pandemi ini.

“Dalam acara ini, tentunya harapan saya Komunitas Motor Besar  (Kombes),  dapat menjalin sirahturrahim dan turut menjaga persatuan kesatuan bangsa, kita menyadari semua ini adalah bagian dari komponen anak bangsa walaupun nama komunitas yang berbeda tetapi mengedepankan hubungan yang lebih bersahaja satu sama yang lain” Ucap. BN. Holik di sela-sela acara Ulang Tahun Komunitas Motor Besar, Minggu (06/09/2021).



BN. Holik, juga. Kedepannya Komunitas Motor Besar ini, bisa menjadi profesional dalam artian tidak berjiwa urak-urakan tetapi  jsutru lebih cenderung adannya suatu kepekaan terhadap jiwa sosial khususnya terjadi kabupaten Bekasi.

“Dimana kita melihat  masih ada masyarakat dalam kehidupan ekonomi yang tidak layak yang di rasakan oleh masyarakat Kabupaten Bekasi dan saya berharap dengan hari ulang tahun yang pertama Komunitas Motor Besar ini,  bisa membantu dan ikut serta membantu masyarakat yang membutuhkan” ucapnya. 

Masih kata Holik. Kami atas nama pemerintah daerah dalam hal ini sebagai ketua DPRD Kabupaten Bekasi besar harapan bedirinya Kominitas ini, dapat ikut serta membangun kehidupan bermasyrakat yang ada di Kabupaten Bekasi,  salah satunya bisa mengedepankan jiwa sosial dengan memberikan sumbangan yang berarti, seperti sarana ibadah ataupun sarana pendidikan dan santunan kepada anak yatim piatu.



“Terakhir saya menyampaikan bagaimana Bekasi ini ada sedikit krisis kepemimpinan, kiranya bikers-bikers sedikit banyak tahu tentang perkembangan di Kabupaten Bekasi entah itu ekonomi, kesehatan maupun perkembangan politik,  sebelum saya tutup untuk Komunitas Motor Besar agar lebih hidup.” Jelas. BN. Holik.

“Saya punya pantun; Perjalanan dinas ke kota brebes, pulangnya ke Bekasi makan nasi rames, selamat ulang tahun yang pertama untuk kombes, Insya Allah penuh Inovasi jayalah Kombes.” Ujarnya.

Besar harapan saya (BN. Holik –Red) dimanapun berada  sesama bekers ini tentu mengkedepankan sirahturrahim, suskses selalu untuk Kombes, yakin dengan sirahturrahim keberkahan, ketengan, kesejukan serta rizki akan semakin bertambah.

Biro Bekasi : Endang Prabu

BN. Holik Qodratullah Bertekad Memulihkan Bantaran Kali Cilemahabang Yang Terkontaminasi Limbah

0




JIB | Kabupaten Bekasi- Pemerintahan Kabupaten Bekasi bersama DPRD tinjau kali Cilemah Abang yang menghitam akibat limbah dari salahsatu perusahaan di Kabupaten Bekasi.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Hm Bn Holik Qodratullah mengatakan, belum bisa dipastikan dari mana sumber pembuangan limbah itu berasal, karena menghitamnya bantaran kali Cilemahabang ini dari berbagai sumber.

“Selain dicemari oleh limbah dari berbagai perusahaan sungai ini juga disertai banyaknya sampah,” ucap politisi dari partai Gerindra itu, senin (6/9).

Kata dia, tentunya hal ini menjadi perhatian bagi kita untuk bergerak dan merespon apa yang menjadi keluhan masyarakat terkait kali Cilemahabang.

“Saya secara pribadi maupun lembaga sangat setuju dan sepakat apapun tindakan dari Forkopimda Kabupaten Bekasi soal pencemaran limbah,” kata dia.



Holik menegaskan, sebelum menindak pihaknya memastikan terlebih dahulu sumber limbah tersebut sehingga mengakibatkan air bantaran sungai ini hitam.

“Karena setelah kami lihat dari hilir, airnya itu sangat hitam, tetapi kalau dilihat dari hulu itu berangsur-angsur tidak terlalu hitam,” tegasnya.

Dari hal demikian, menurut Holik, ada titik-titik tertentu yang dialiri oleh limbah, hal ini patut kita curigai. Nanti kita telusuri darimana pencemaran limbah yang mengaliri kali Cilemahabang itu.

“Kami sudah punya tekad untuk benar-benar mencoba untuk memulihkan air Cilemahabang ini,” tandasnya.

Biro Bekasi : Endang Prabu

KETUA DPRD BEKASI HADIRI PELETAKAN BATU PERTAMAPEMBANGUNAN MUSHOLA NURUL HIDAYAH DAN SANTUNAN ANAK YATIM

0


JIB | Cibarusah,- Dalam rangka memper’erat tali silaturahim ketua dewan H BN Holik Qudratulloh hadiri Undangan acara peletakan batu pertama pembangunan Mushola Nurul Hidayah Perum Kharisma Cahaya Resident kampung Tegal Panjang Desa Wibawa Mulya

Dalam acara tersebut turut hadir Kades Wibawa Mulya juga para tokoh agama, Relawan BN Holik dan tamu undangan lainnya. Minggu (5/9/2021)

Acara peletakan batu pertama pembangunan mushola Nurul hidayah yang terletak di perum . Terlaksana atas kerja sama panitia,warga masyarakat perum Kharisma Cahaya Resident dan juga Pemdes Desa Wibawa Mulya yang di pimpin langsung kades nya H Ruli SE.



Sebelum acara peletakan batu pertama pembangunan Mushola, terlebih dahulu di adakan Ramah tamah dengan ketua dewan, panitia dan juga tamu undangan.

Dalam kesempatan itu Ketua Dewan DPRD Kabupaten Bekasi H.BN. Holik Qudratulloh mungucapkan rasa terima kasih kepada Panitia pembangunan mushola Nurul hidayah yang telah mengundang untuk menghadiri peletakan batu pertama pembangunan musholah Nurul hidayah di perum Kharisma Cahaya Resident ini.

Dalam kesempatan itu juga ketua dewan Atas nama pribadi memberikan sodaqoh Infaq untuk pembangunan Mushola dan juga Santunan bagi 60 anak yatim piatu.



H. BN Holik mengatakan saat di wawancarai awak media, Saya hadir disini bukan hanya sebagai ketua dewan tapi juga atas nama diri pribadi untuk bisa lebih mempererat tali silaturahim dengan masyarakat yang telah memilih Saya sebagai dewan yang mewakili nya.


“Semoga kedepannya tidak ada jarak antara masyarakat dan pemimpinnya” pungkas ketua Dewan.

Di tempat yang sama Kades Wibawa Mulya H. Ruli SE mungucapkan banyak terima kasih atas hadirnya ketua dewan dalam memenuhi undangan Panitia pembangunan Mushola Nurul Hidayah di perum Kharisma Cahaya Resident yang masuk wiker Desa Wibawa Mulya Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi.

“Semoga apa yang sudah di subangsikan oleh ketua dewan atas nama pribadi BN Holik Qudrotulloh menjadikan ladang amal dan Alloh senantiasa memberikan kesehatan untuk ketua dewan dan juga keluarga.” Ucapnya.
(End)

DPP PUSBAKUM SATRIA ADVOKASI WICAKSANA MEMBERIKAN SANTUNAN ANAK YATIM DAN DHUAFA

0

JIB | Bekasi,- Ketua Umum DPP PUSAT BANTUAN HUKUM SATRIA WICAKSANA (PUSBAKUM SAW) Muh. Reza Putra beserta jajaran Pengurus memberikan santunan kepada 50 anak yatim dan Dhuafa yang bertempat di RT 15 dan RT 17/RW 17 Perumahan Wisma Jaya, Kota Bekasi.

Santunan yang berupa Paket Sembako, snack dan dana diberikan kepada Anak-anak Yatim dan Dhuafa dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 04 September 2021, sebagai wujud kepedulian dan berbagi kasih PUSBAKUM SAW kepada masyarakat, sesuai dengan tema yang diangkat “PUSBAKUM SAW berbagi kasih untuk Negeri”. Ungkap Reza, sapaan Ketua Umum DPP PUSBAKUM SAW kepada wartawan.

DPP PUSBAKUM SAW, juga melaksanakan giat memberikan santunan berupa10 dus mie instan, beras, telur, 100 bingkisan snack, sabun, shampo, detergen dan dana  kepada Pesantren Yuhyi Nufus dan diterima dengan baik oleh Ketua Yayasan dan Pembina Pesantren Buya Dodi Al-Bukhori, yang berlokasi di Desa Cironggeng, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Keberhasilan acara  santunan Anak Yatim dan Dhuafa ini, Reza mengucapkan berterima kasih kepada para Donatur Sam Akbar Maulana (Pembina), Suhaeni (Pembina Yayasan), Hamdani (Pembina), Dian Tardiana (Pertamina Trans Kontinental), Yedi (Pertamina Trans Kontinental), Heru (Pertamina Trans Kontinental), Arif (Buana Leasing), Emi (Ketua DPW PUSBAKUM SAW Prov. Nanggroe Aceh Darussalam), dan yang tidak kalah penting Sumbangan Dana dan tenaga dari Pengurus DPP PUSBAKUM SAW yang tanpa mengenal lelah demi suksesnya acara santunan anak-anak yatim dan dhuafa. Tutup Reza kepada Wartawan. (End)

Asep Saepullah; Pj Bupati Bekasi Tak Serius Urus Bekasi

0
Ketua DPC Lembaga Pemberantas Korupsi Kabupaten Bekasi : Asep Saepulloh S.Pd.I



JIB | Kabupaten Bekasi- Ketua Lembaga Pemberantas Korupsi Kabupaten Bekasi, Asep Saepullah menilai undangan Pj Bupati Bekasi dengan Ormas dan LSM tidak serius.

Pasalnya pada surat undangan tersebut terdapat redaksi dengan catatan ‘Diutamakan yang telah melaksanakan vaksinasi’.

“Belum lagi pembahasan yang dibahas Pj Bupati Bekasi tidak efektif, mengingat LSM dan Ormas adalah kontrol sosial,” kata dia.

Kata Asep, mestinya Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan membahas solusi pembangunan serta pemulihan ekonomi Kabupaten Bekasi akibat pandemi Covid 19.

“Bisa kita nilai bahwa Pj Bupati Bekasi tidak serius membangun Kabupaten Kabupaten ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.

Lebih parahnya lagi, menurut dia, Ormas dan LSM tidak diberikan kesempatan tanya jawab dengan orang nomor satu di Kabupaten Bekasi.

“Apa tujuan dari Pj Bupati ini dengan mengumpulkan Ormas dan LSM,” tandasnya. (Bis)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -