Friday, February 27, 2026
Home Blog Page 218

Hasil Rapat Pleno DPD dan DPC FKKGD Jabar Tetapkan Pither Tjuandy, Sip,MM Sebagai Ketua FKKGD Jabar

0

JIB | BANDUNG,- Dewan Pimpinan Daerah Forum Komunikasi Kaderisasi Generasi Demokrasi (DPD FKKGD) Jawa Barat menggelar rapat Pleno dan konsolidasi di Hotel Aston ,Pasteur Kota Bandung pada Kamis-Jumat 22-23 April 2021.

Rapat Pleno dan Konsolidasi organisasi sayap Partai Demokrat ini dibuka secara Resmi oleh Ketua Umum DPP FKKGD Predi Jaya AS, dan di hadiri oleh 16 Ketua DPC Kabupaten/ Kota Se Jawa Barat.

Dalam rapat tersebut membahas terkait pergantian Ketua DPD FKKGD Jawa Barat dan hasilnya yaitu menetapkan Pither Tjuandy, Sip,MM Sebagai Ketua DPD Jawa Barat berdasarkan dukungan suara dari 16 Ketua DPC FKKGD se Jawa Barat yaitu dari ketua DPC FKKGD Kab.Garut, Kab.Karawang ,Sumedang,kota Bogor,Ciamis,Majalengka,Cianjur,kota Bandung, Kota Sukabumi, Kota Cimahi, Bekasi,Pangandaran, Indramayu , Kab. Bandung Barat, Kab. Cirebon, dan Kota Cirebon.

Predy Jaya AS, Ketua Umum DPP FKKGD mengatakan, bahwa Bung Pither ini merupakan seorang Anggota DPRD KBB dalam berbuat dan peduli terhadap korban bencana alam di Karawang.

“Kami bekerja sama dengan DPC karang untuk menyalurkan bantuan kemanusian, Sosok seperti Bung Pither ini lah yg dibutuhkan sebagai Ketua DPD FKKGD Jabar, karena Provinsi Jabar ini adalah liding sektor yang bisa jadi cerminan DPD lain untuk jadi motor penggerak serta menjadi garda terdepan” kata Predy Kepada Jurnal Indonesia Baru seusai menghadiri acara rapat pleno tersebut.

Lanjut Predy. Begitu saup yang ada di jangkar itu di cabut mulailaih kpal itu mengarungi untuk di Provinsi Jawa Barat khusunya dan umumnya di Indonesia.

“Kami pun mengapresiasi kepada pither sebagai Ketua DPD terpilih sangat luar biasa atas kontribusinya terhadap dan beliau pasti merawat FKKGD kedepan lebih maju.” Ucap Predy.

Selain itu Predy menambahakan , Kita sebagai mesin politik kita harus bergerak, kita harus kompak dan berkerja sama di bidang UMKM, Jawa Barat harus jadi barometer Indonesia dan jadi lumbung suara untuk Partai Demokrat.

Sementara Ketua terpilih DPD FKKGD Jabar Pither Tjuandy Sip,MM akan Fokus menentukan kepengurusan yang baru dan terus menghidupkan FKKGD di Jawa Barat
jadi garda terdepan.

Pither yang merupakan Anggota DPRD berpesan kepada seluruh pengurus DPD dan Ketua DPC FKKGD se jabar.

“kita harus satukan barisan untuk menjalankan fkkgd di jabar, dan kita perioritaskan seluruh kepengurusan yang baru bener bener bekerja” ucapnya.

Menurutnya, kader kader FKKGD harus ada yang maju menjadi sebagai anggota dewan, walikota, bupati, agar 2024 kita sukses bisa menambah kursi dan kita sama sama memajukan FKKGD ini.

“Ini tujuan kita, jangan hanya sebgai pengurus, kita juga harus mempersiapkan diri kita menjadi wakil rakyat”ungkapnya.
(Rahmat/Deni Riswanto)

KETUA KOMISI I DPRD KABUPATEN BEKASI : AKAN PANGGIL BPKAD

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi Panggil Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bekasi terkait terhutang e-katalog dan Non e-katalog.

“Menurut Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi Ani Rukmini, Mengatakan, terkait terhutang daerah bukan hanya dari e-katalog akan tetapi dari non e-katalog sebanyak 362 kegiatan terhutang yang belum terbayarkan.

“Bukan hanya e-katalog yang disalahkan saya juga masih berprinsip bahwa pelaksanaan yang e-katalog dan non ekatalog yang cenderung kegiatan-kegiatan tersebut yang di kerjakan sudah mendekati akhir tahun anggaran,”Kata Ani Kamis (22/04/2021)

“Masih kata Ani, dia juga mempertanyakan kepada BPKAD tersebut jika memang terjadinya keterlambatan pembayaran harus ditanyakan kepada dinas terkait, kenapa terjadi keterlambatan sesudah proses pengerjaan untuk sampai ke keuangan.

“Catatan dari Badan Pengelolaan keuangan Daerah total terhutang 209 miliar yang tersebar di Disperkimtan dan PUPR dari e-katalog dan non e-katalog, memang terhutang paling besar dari e-katalog,” Pungkasnya

Selain itu menurut komisi I, Catatan dari BPKAD Kabupaten Bekasi anggaran Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) yang tersedia tersebut belum cukup untuk mengcover terhutang tersebut, selain itu Dana Alokasi Umum (DAU) berkurang serta anggaran intensif tenaga medis sekarang di limpahkan ke daerah yang dari Kemenkes.

“Terhutang tidak semata karena masalah waktu akan tetapi memang tidak ada anggaran dari daerah untuk membayarkan terhutang, komisi I DPRD Kabupaten Bekasi juga memberikan rekomendasi untuk adanya refocusing di APBD tahun 2021,” ujarnya.

Selain itu terkait refocusing sedang di buatkan Peraturan Bupati (Perbup) , menurutnya perbup sudah sampai di bagian hukum untuk di kaji kembali.

“Refocusing di antaranya untuk membayar hutang kegiatan e-katalog, non e-katalog dan untuk membayarkan intensif medis dan juga yang saya dengar tadi untuk vaksin, karena dari catatan Keuangan SILPA itu tidak cukup untuk membayarkan Hutang,” Tutupnya.

Endang Prabu Kabiro Bekasi

Di Bulan Suci Ramadhan Kapolres Metro Bekasi Bersafari di Ponpes Halqoh El-Istighotsah

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Kombes. Pol. Hendra Gunawan, S.I.K.,M.Si Kapolres Metro Bekasi giat safari Ramadhan bersama rombongan dan di dampingi kepala Desa Karang Raharja Cikarang Utara Suhendra AR, maupun pihak kecamatan.

Selain memberikan bantuan sajadah dan alat kebutuhan masjid. Kapolres metro Bekasi juga Tarawih berjamaah di Masjid Mamba’u Syifa Ponpes Halqoh El-Istighotsah. Rabu, (21/04/2021).

Kapolres Metro Bekasi Kombes. Pol. Hendra Gunawan, S.I.K.,M.Si mengatakan, Alhamdulillah pada kesempatan ini kami bisa berkumpul dan sholat tarawih bersama dengan para alim ulama dan jamaah pondok maupun kampung serta para Santri.

“Sebelum tarawih di sini saya sempat berbuka puasa di masjid Al-Hidayah di samping Desa Karang Raharja, ini adalah salah agenda tahunan yaitu safari di bulan suci Ramadhan bersama masyarakat Kabupaten Bekasi salah satu jamaah Halqoh El-Istiqhotsah” ucapnya.

Lanju, Kapolres peremajaan sarana ibadah, ada cipta kondisi agar masyarakat nyaman dalam menjalankan ibadah dan ada festival yaitu lomba da’i cilik, tahfidz Qur’an dan lomba Aja silahkan mendaftar untuk mengikuti, dari tingkat Polsek, Polres hingga tingkat Polda.

“Saya berpesan, untuk mencegah tawuran, narkoba, miras, dan hal-hal yang tidak baik serta selalu patuhi Protokol kesehatan.” Kapolres Metro Bekasi mengakhiri pembicaraannya.

Kepala Desa Karang Raharja Suhendra. Kapolres Metro Bekasi Serta KH. Atin Hayatin Kauni S.Ag Pengasuh Ponpes Halqoh El-Istiqhotsah

Tempat terpisah Kepala Desa Karang Raharja Suhendra dengan kedatangan Kapolres metro Bekasi sholat Tarawih bersama di Masjid Mamba’u Syifa Ponpes Halqoh El-Istighotsah saya sangat mengapresiasikan dan mengagumi bisa menyempatkan sholat berjamaah.

“Alhamdulillah Kapolres metro Bekasi bersama jajarannyabeserta mau singgah di Masjid Al-Hidayah dan di Ponpes Halqoh El-Istiqhotsah untuk berbagi serta shalat isya dan tarawih bersama masyarakat Desa Karangraharja, dan kami sangat antusias dengan kehadiran Kapolres beserta jajarannya” ungkap Suhendra kepada media online Jurnal Indonesia Baru.

Masih kata Suhendra Ini momentum paling indah di mana Ulama dan Umaroh bersatu dalam rangka menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Semoga kegiatan ini tidak sampai di sini dan di lakukan tiap tahunnya untuk bersafari di bulan suci Ramadhan. (Red)

APBD Kabupaten Bekasi Harus Transparan Menggunakannya Demi Pembangunan Merata

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Kepala BPK perwakilan Jawa Barat, Agus Khotib menegaskan Pemerintah Kabupaten Bekasi harus transparan dalam penggunaan anggaran daerah.

“Saya berharap supaya penggunaan anggaran di Pemkab Bekasi ini harus transparan,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, selain perkenalan dan silahturahmi dengan kepala daerah, Agus memberikan paparan terkait monitoring pelaksanaan pemeriksaan BPK terhadap LKPD Kabupaten Bekasi TA 2020.

“Kedatangan saya ke Pemkab Bekasi dalam rangka silahturahmi perkenalan dengan para kepala daerah. Bukan hanya di Bekasi tapi ke semua wilayah di Jawa Barat, karena saya baru menjabat di Jawa Barat,” katanya.

Menurut Agus, BPK Jawa Barat terus melakukan supervisi terhadap transaksi keuangan daerah. Untuk itu dia berharap tata kelola keuangan yang baik di Pemkab Bekasi.

“Segala transaksi harus transparan. Kita berharap kalau udah transparansi itu merupakan cerminan tata kelola keuangan yang baik,” jelasnya.

Audit masih proses dan pemeriksaan masih berjalan. Semua kegiatan harus masuk APBD. Agus juga meminta informasi pada stackholder tentang Kabupaten Bekasi agar bisa ditindaklanjuti.

“Kalau transaksi masuk APBD, Kalau ada apa-apa kita mudah melacaknya. Kasih tau saya kasusnya apa agar saya bisa menindaklanjuti,” katanya.

Sebagai Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat, Agus menekankan agar jajarannya sebagai pemeriksa bisa tegas lantaran tegas itu standar umum.

“Kan saya baru menjabat. Saya juga belum tau karakteristik permasalahan disini (Kab Bekasi). Harus ada batas antara pemeriksa dengan Pemkab Bekasi. Kasih tau saya kasusnya apa agar saya bisa menindaklanjuti,” jelasnya.

Setelah dari Bekasi, Agus melanjutkan perjalanan menuju Purwakarta untuk silahturahmi dan perkenalan dengan kepala daerah disana.

Kabiro Bekasi : Endang Prabu

Polres Metro Bekasi Tangkap Pencurian Dan Pembobol ATM

0

JIB |KABUPATEN BEKASI – Polres Metro Bekasi melalui team Opsnal Ranmor bekuk empat orang diduga pelaku pencurian dengan cara pemberatan di mesin ATM Alfamart Sukasari, Jl. Raya Bahkilong No 77 Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kombes. Pol. Hendra Gunawan, S.I.K.,M.Si pada jumpa persnya mengatakan, “Team Opsnal Ranmor Polres Metro Bekasi telah melakukan observasi dan penyelidikan terkait adanya tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan cara mengganjal ATM”.

“Setelah melakukan pendalaman dan pembuntutan, Jumat, 17/04/2021 sekira pukul 23.45 akhirnya tim dapat meringkus empat orang yang diduga pelaku, di ATM Bank Mandiri Alfamart Sukasari, Jl. Raya Bahkilong No 77 Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan”. Tutur Kapolres.

Menurut Kapolres pelaku melakukan perbuatannya dengan cara sebagai nasabah yang akan melakukan penarikan tunai di mesin ATM. Empat orang diduga pelaku tersebut yaitu AKM, S, H, NS yang memiliki peran masing-masing, AKM berpesan sebagai yang mengeksekusi di depan mesin ATM, NS mengantri di belakang yang mengeksekusi, H selaku pengawas dan S selaku sopir.

“Para pelaku beserta barang bukti diamankan ke Polres Metro Bekasi guna penyelidikan dan pengusutan lebih lanjut. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara”. Pungkas Kapolres

Menurut pelaku keahliannya diperoleh melalui belajar sendiri dengan menonton vidio di medsos dan perbuatan tersebut sering kali dilakukannya hingga aksinya dari Bekasi, Karawang, Cikampek sampai ke Garut.

(Endang prabu Kabiro bekasi)

Running News…!!! Soal Anggaran Covid 19 BPBD Bekasi Dituding Korupsi Anggaran

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Terkait anggaran Covid 19 yang tidak transparan penggunaanya, Ketua DPC Lembaga Pemberantas Korupsi, Asep Saepullah menduga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi mengkorupsi dana tersebut.

Pasalnya, dalam struktur organisasi pada lampiran surat keputusan Bupati Nomor 440/Kep.93.Dinkes/2020 pada tanggal 18 Maret 2020, tentang gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 BPBD Kabupaten Bekasi menjabat sebagai sekertaris.

“Oleh karena itu kami menduga BPBD Kabupaten Bekasi mengetahui penggunaan anggarannya,” tegasnya.

Kata Asep, dalam suatu organisasi sekertaris adalah motor penggerak lembaga tersebut, dan patut kita duga Kepala BPBD yang korupsi anggaran Covid.

“Maka dari itu kami medesak Komisi Pemberantas Korupsi agar segera memeriksa BPBD,” pintanya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Kabupaten Bekasi, Asep Saepullah pertanyakan transparanan anggaran Covid 19 yang digolontorkan oleh pemerintah pusat.

Diketahui anggaran mencapai kurang lebih Rp. 240 Miliar itu tidak transparan, artinya pemerintah sudah kangkangi undang-undang keterbukaan informasi publik.

“Bisa dilihat untuk web resmi perincian anggaran Covid 19 saja tidak ada. Padahal dalam dana itu sudah dianggarkan untuk pembuatan web,” ucapnya.

Ia menduga anggaran Covid 19 di Kabupaten Bekasi dikorupsi, sebab hingga saat ini belum ada laporan realisasi anggaran yang dicantumkan dalam web resmi Covid 19 Kabupaten Bekasi.

“Dari sini kita bisa menduga bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi mengangkangi UU No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik,” kata dia.

Menurut Asep dalam undang-undang tersebut menggarisbawahi dengan tebal bahwa salah satu elemen penting dalam mewujudkan penyelenggaraan negara yang terbuka adalah hak publik untuk memperoleh Informasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Kami berharap penegak hukum memeriksa anggaran Covid 19 Kabupaten Bekasi yang diduga bocor untuk kepentingan pribadi,” tegas Asep.

Kita mendesak para penguasa hukum agar segera menindaklanjuti kebocoran anggaran Covid 19 di Kabupaten Bekasi sesuai intruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

“Maka jika tetap didiamkan hal ini dapat merugikan uang negara,” tandasnya (red).

Ketum SWI Lulus Askom BNSP-RI Profesi Wartawan

0

JIB | Jakarta – Ketua Umum Organisasi Pers Sindikat Wartawan Indonesia (SWI), Dedik Sugianto dinyatakan lulus menjadi Asesor Kompetensi (Askom) Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP-RI) untuk Profesi Wartawan. Minggu (18/4/2021).

Dedik bersama beberapa peserta lainnya dinyatakan lulus menjadi Asesor untuk profesi wartawan setelah mengikuti serangkaian kegiatan latihan dan ujian yang ditempuh selama 5 hari, mulai tanggal 14-18 April 2021 yang diselenggarakan secara mandiri oleh LSP Pers Indonesia bersama BNSP-RI di Jakarta.

“Di Indonesia telah ada Asesor Kompetensi BNSP-RI untuk profesi wartawan. Dan itu suatu perkembangan positif untuk kehidupan Pers di Indonesia. Dengan kehadiran asesor kompetensi untuk Profesi wartawan, diharapkan kualitas wartawan lebih meningkat,” ujar Dedik, Minggu (18/4/2021).

Menurut Dedik, setiap orang yang menyatakan dirinya kompeten dalam profesinya diharapkan mengikuti uji kompetensi di BNSP, karena BNSP merupakan badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden yang memiliki kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personil, dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja.

“Kedepan, secara umum, saya menghimbau semua wartawan bisa mengikuti uji kompetensi wartawan di LSP yang terverifikasi di BNSP. Dan khusus untuk anggota SWI di seluruh Indonesia, diharuskan mengikuti uji kompetensi wartawan di LSP yang berafiliasi dengan lembaga negara yang mengurus profesi yakni BNSP. Agar bisa paham dan mempunyai kompetensi yang mempunyai standarisasi,” pungkas Dedik. (Prabu)

Jum’at Bersejarah Bagi Tim Presedium Pemekaran Bogor Timur

0

JIB | Bandung, – Setelah Rangkain pengajuan Pemekaran Bogor Timur dari Kabupaten Bogor yang sekian lama dan akhirnya di Rapat Paripurna kan DPRD Provinsi Jawa Barat, bertempat di Gedung DPRD Jawa Barat Jl. Diponegoro No. 27 Bandung, di tanda tangani Gubernur Jawa barat, menyetujui Daerah Persiapan Otonomi Baru (DPOB) untuk Kabupaten Bogor Timur 7 kecamatan dengan ibu kota Jonggol, pada Jumat (16/4/2021)

Dalam Rapat Paripurna hadir 79 anggota Dewan (DPRD) Jawa barat dari jumlah seluruh 120 anggota dewan sehingga rapat paripurna dinyatakan quorum dan keputusan dilakukan sah secara aklamasi

Hadir dalam rapat paripurna Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil, Bupati Bogor Ade Yasin, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto dan turut hadir pioner penggagas pemekaran Bogor timur juga sekarang menjabat anggota Dewan komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor Beben Suhendar

Persyaratan pemekaran suatu daerah mem pertimbang kan antara lain : luas wilayah daerah, jumlah penduduk, potensi daerah, parameter demografi, parameter geografi, SDM, dan yang utama PAD daerah tersebut.

Kajian pemekaran telah dilakukan Komisi I DPRD dengan rapat-rapat dan kunjungan serta konsultasi dengan berbagai pihak. Pokok-pokok dasar kajian disusun antara lain :
1. Pemetaan kekuatan SDM ASN,
2. Penghitungan kemampuan daerah,
3. Pembagian aset,
4. Konfliknya sosial budaya
5. Potensi Bencana,
6. Produk Bruto Daerah dan
7. Pelayanan kesehatan.

Kesimpulan dari kajian Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat dalam Rapat Pleno pagi hari ini (Jum,at, 16/4/2021) menyatakan Bogor Timur sangat layak diusulkan dan disetujui menjadi Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (DPOB) di timbang dengan PAD dari 7 kecamatan mencapai 500M, lebih besar dari PAD wilayah Bogor Barat yang hanya 182M dari 14 kecamatan

Dalam pidato nya gubernur Jawa barat Ridwan Kamil mengatakan, “kami pemerintahan provinsi Jawa barat bersama DPRD jawa barat menyetujui usulan pemekaran Bogor timur menjadi salah satu kabupaten di Jawa barat dan ber ibu kota kan Jonggol, arti nya sudah mencapai semi pinal, Daerah persiapan Otonomi Baru (DPOB) ini tinggal pinal nya dan akan segera di serah kan hasil rapat ini ke Mendagri dan pak presiden agar secepat nya dapat persetujuan dari pemerintah pusat papar nya.

Pada Awak media pioner Penggagas PRESEDIUM dan orang pertama yang mengajukan pemekaran untuk wilayah Bogor timur, juga mantan camat di beberapa kecamatan di wilayah Bogor timur kabupaten Bogor Drs. H Beben Suhendar sekarang menjadi anggota dewan komisi 1 DPRD Bogor mengatakan “setelah di putuskan dalam rapat paripurna ini kita tunggu surat usulan resmi Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) Bogor timur dari Gubernur dan Mendagri, untuk kita jadikan bahan rapat evaluasi PRESEDIUM menentukan langkah selanjut nya, papar nya

Sekjen Presedium Alex Slamet Riadi SH/ bang Alex menambah kan “menyambung dan membenar kan keterangan Bapak Dewan Drs H Beben Suhendar senior saya dalam Presedium dan penggagas pemekaran Bogor Timur dari kajian semua mulai dari hasil Paripurna DPRD Provinsi Jawa barat di tanda tangani bersama dengan Gubernur, untuk langkah selanjut nya kami dari tim PRESEDIUM akan segera mengundang para tokoh masarakat, para ulama, juga seluruh sahabat organisasi ke masyarakatan (ORMAS) Lembaga suwadaya masyarakat (LSM) se Bogor timur untuk menyuarakan serentak agar Pemekaran ini mendapat skala Prioritas , papar nya

Masih kata Alex, “banyak pertanyaan mengapa Bogor Timur harus di mekar kan dari kabupaten Bogor? Bogor timur di bagi 7 kecamatan dengan PAD yang signipikan mencapai 500M arti nya kita lebih bagus dari wilayah Bogor Barat yang 14 kecamatan dengan PAD 182M, belum lagi dari penilaian lain selain sangat luas nya area kabupaten Bogor ini, dan seharus nya ada pemekaran agar tercipta nya pemerataan pembangunan bagi setiap daerah, pungkas nya. (End)

Mahasiswa Papua Peduli Lahan Pertanian Untuk Ketahanan Pangan Di Jawa Barat

0

Kabupaten Bandung- Dalam rangka ketahanan pangan di Jawabarat mahasiswa Papua bentuk kelompok tani untuk nenanam sejumlah komoditi sayuran seperti Cabai, Tomat dan bahan pokok lainnya.

Aksi cocok tanam atas kepedulian ketahanan pangan itu dilakukan seluas 1,2 Hektar di Pasir Luhur Rt 01/11, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Padasuka, Kabupaten Bandung.

“Kegiatan ini kami lakukan atas kepedulian kami terhadap ketahanan pangan di Jawabarat,” ucap kordinator acara, Lewianus walilo.

Ia menyebutkan, penyangga tatanan ekonomi Negara Republik Indonesia adalah produk dari petani. Oleh karena itu kita perlu menjaga pasokan bahan pokok dari Petani Indonesia

“Terutama sayuran dan beras dari indonesia perlu kita jaga, sebab lumbung padi terbesar itu ada di Indonesia,” kata dia.

Dia menuturkan, sekitar 4000 meter persegi garapan yang bakal siap tanam dan didampingi oleh petani yang berasal dari daerah setempat.

“Kami berharap pemerintah mengembangkan produk petani dari indonesia dan tidak mengekspor produk dari luar negeri,” tandasnya.

H. Enjum Dan Mia Eldabo Bagikan Seribu Paket Sembako

0

JIB| KABUPATEN BEKASI, – Seorang tokoh masyarakat, bagikan seribu sembako kepada warga Cikarang dan sekitarnya, pembagian di depan halaman parkir kantor PT. Cikarang Nusantara, Pasirlimus, Desa Wangun Harja, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Jum’at, 16/04/2021.

Ialah H. Enjum, tokoh dermawan yang juga pemilik PT. Cikarang Nusantara, mengatakan, “pembagian sembako ini selain untuk kaum fakir dan anak yatim, kami bagikan juga kepada warga pendatang, agar tidak melakukan mudik ke kampung halaman”. Tuturnya.

“kami lakukan ini demi mendukung program pemerintah akan larangan mudik 2021, serta keselamatan dan kemanusiaan di pandemi covid-19. Semoga dengan sedikit bantuan ini bisa meringankan beban para warga”. Terang H. Enjum.

Di tempat yang sama, Mia Eldabo Anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang turut hadir berujar, “aksi ini merupakan kepedulian kita terhadap masyarakat yang tidak bisa mudik”.

“Sekarang masih di masa pandemi dan bulan suci Ramadhan, ini adalah bentuk kepedulian dan dengan pembagian sembako ini, diharapkan masyarakat bisa mengikuti himbauan pemerintah untuk tidak mudik”. Ujar Mia.

Sementara menurut Ahmad yang mendapatkan sembako, Ia di tahun ini, harus menahan diri yang ke dua kali untuk tidak mudik ke kampung halamannya.

” Ini lebaran ke-dua kali saya sama istri tidak mudik, saya berharap pandemi corona segera berakhir. kangen sama kampung halaman mas”. Harap Ahmad. Biro Bekasi : Endang prabu

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -