Saturday, February 28, 2026
Home Blog Page 238

Kelompok Nelayan Pantai Muaragembong Lakukan Deklarasi Kebangsaan

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Banyaknya informasi hoax atau tidak jelas dan ujaran kebencian yang mengancam terjadinya pecah belah di Repubrik Indonesia, di antisifasi para nelayan yang berada di Kecamatan Muaragembong dengan melakukan deklarasi kebangsaan dengan harapan menjadikan wilayah Kecamatan Muaragembong selalu aman dan damai serta selalu mengedepankan kebersamaan.

Bertempat di kampung Muara Bendera Desa Pantai Bahagia Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi Jawa Barat, para nelayan yang tergabung dalam kelompok nelayan Kecamatan Muaragembong melakukan deklarasi kebangsaan agar dapat terwujudkan Kantibmas yang kondusif.

Dengan mengambil tema “Mendukung Kebijakan Pemerintah Dengan Menolak Segala Bentuk Kekerasan Atau Anarkis Intelorensi, Penyebaran Berita Hoax dan Aksi Unjuk Rasa Demi Menjaga Keutuhan NKRI Tanpa Sara, Ujaran Kebencian dan Aksi Teror” para nelayan di tempat tersebut terlebih dahulu melakukan diskusi dengan berbagai unsur lapisan masyarakat, termasuk dengan di hadiri dari Bimaspol dan Bhabinsa, agar dapat meningkatkan ekonomi para nelayan kedepannya.

Denibo ketua kelompok nelayan pantai Muaragembong mengatakan sangat respek dan mendukung apa yang di lakukan para nelayan Muaragembong, dengan di melakukan deklarasi kebangsaan untuk menjaga keutuhan NKRI dan menghindari perpecahan belahan di kalangan para nelayan yang selama ini hidup selalu dengan kebersamaan dan kerukunan dengan mengedepankan kebersamaan

“Seperti inilah kami para nelayan yang selalu menjaga kebersamaan dan jauh dari perpecahan meski kami berada di daerah paling ujung di wilayah kabupaten Bekasi, namun kami tidak pernah terpancing dengan banyaknya berita hoax maupun ujaran kebencian yang saat ini banyak beredar” tutur Denibo yang merupakan ketua kelompok nelayan di pantai Muaragembong.

Lanjut, Denibo masalah yang saat ini kami para nelayan Muaragembong hadapi hanya kurangnya bantuan dan perhatian baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, padahal kami selalu mendukung setiap kebijakan yang di lakukan pemerintah.

Wilayah Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi Jawa Barat, yang di ketehui merupakan daerah dengan perairan yang membentang luas, dan sempat menjadi daya tarik Presiden Joko Widodo karena dua kali mengunjungi wilayah tersebut, saat ini masyarakatnya yang kebanyakan para nelayan dan petani tambak, selalu mengedepankan kebersamaan yang selalu di jaga antara warga satu dengan warga lainnya.

(Kabiro Bekasi : Endang Prabu)

Ini Cara Bupati Bekasi Menghormati Pahlawan Nasional

0

JIB | Babelan, Kabupaten Bekasi- Memperingati Hari Pahlawan 10 November, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja bersama Forkopimda melaksanakan ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional KH. Noer Ali, di Komplek Ponpes At Taqwa Putri, Kp. Ujung Harapan, Desa Bahagia Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, Selasa (10/11/20).

Pada kegiatan itu Eka Supria Atmaja didampingi putra KH Noer Ali, KH Amin Noer, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan, Kajari Kabupaten Bekasi, Raden Rara Mahayu Dian Suryandari serta Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Kav Tofan Tri Anggoro.

“Saya berpesan agar warga Kabupaten Bekasi dapat menauladani para pahlawan yang telah berjuang, dengan menjadikan semangat untuk kita semua dalam membangun Kabupaten Bekasi dan meneruskan perjuangan para pahlawan kita,” ucap Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, (10/11).

Bupati berharap dalam situasi pandemi sekarang ini tidak mematahkan semangat warga Kabupaten Bekasi untuk membangun Kabupaten Bekasi menjadi dua kali tambah baik.

“Dengan adanya pandemi ini, saya berharap warga Kabupaten Bekasi tidak putus semangat dan terus semangat dalam menjadikan Kabupaten Bekasi dua kali tambah baik,” ujarnya.

Mengenai pembangunan museum wisata religi, Bupati menyampaikan saat ini masih dalam tahap diskusi dengan keluarga K.H Noer Ali.

“Sampai saat ini kami dalam tahap berdiskusi dengan pihak keluarga K.H Noer Ali mengenai pembangunan museum K.H Noer Ali, saya berhadap nantinya museum ini bisa dikunjungi oleh warga Kabupaten dan mengenang jasa pahlawan.” jelasnya.

Kegiatan peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 dirangkaikan juga dengan upacara tabur bunga di makam Pahlawan Nasional asal Kabupaten Bekasi KH. Noer Ali. (ADV)

LAN Sosialisasi Bahaya Narkoba di Sekolah Dasar Sejak Dini

0

JIB | Kabupaten Bekasi, – Bertempat di SDN 02 Cibarusah Kota Kecamatan Cibarusah kabupaten Bekasi Jawa barat pada tanggal 10 November 2020 telah dilaksanakan Rapat kerja P3S sekecamatan Cibarusah, dalam rapat tersebut di wakili oleh kepala sekolah yang jumlah keseluruhan kurang lebih 35 SD, dan di ketuai oleh kepala sekolah SDN 02, pak Ahmad Sartono IS S.Pd.MM, selain rapat P3S juga diadakan sosialisai dari Lembaga Anti Narkotika ( LAN ) Bekasi.

Kecamatan Cibarusah Ahmad Sartono IS.S.Pd.MM mengatakan kami sangat mendukung pergerakan LAN yang ada di kabupaten Bekasi ini karena kita disini termasuk daerah zona merah di kecamatan ini dan saya menganjurkan kepada semua kepala sekolah untuk mensosialisakan bahaya narkoba ini kepada mmuri-murid kita.

“Himbauan berupa bener yang sudah di bagikan dan di tempel di depan pintu masuk sekolah, dan ini intruksi dari Dinas Pendidikan untuk mensosilosisikan kepada murid, mudah-mudahan para peserta didik jauh dari narkoba” Ucap nya.

Ditempat yang sama Menurut ketua LAN Bekasi Yang di wakilkan oleh ketua rehabilitasi Endang.S Abimanyu dalam sambutanya memaparkan bahwa bahaya narkoba itu sangat berbahaya dan sasaranya adalah anak anak dan perlu dijelaskan pasal pasalnya yang ada, supaya para dewan guru yang ada di kecamatan Cibarusah bisa menjelaskan kepada mereka.

“Karena di Cibarusah termasuk wilayah zona merah untuk masalah narkoba, makanya saya tertarik untuk mensosialisakan dengan tujuan untuk menangkal peredaran narkoba dikalangan pelajar sejak dini” Jelasnya.

Lebih lanjut ketua rehabilitasi Endang S Abimanyu menjelaskan karena saya dulu sudah pernah terjerumus kedalam lingkaran yang menyesatkan sekitaran 7 tahun yang lalu dan saya udah keluar-masuk penjara kurang lebih selama 7 tahun.

“Alhamdulillah sekarang sudah meninggalkan barang haram tersebut dan saya berani mengatakan tes urin, Makanya saya sangat mendukung dan terjun langsung sebagai ketua rehabilitasinya” Tutupnya (Ded)

LAN KAB BEKASI HADIR DI PONPES HALQOH EL-ISTIQHOTSAH “SOSIALISASI HAHAHA NARKOBA”

0

JIB | BEKASI – Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kab Bekasi bersama Laskar Panji Raya Indonesia (LPRI) adakna giat sosialisasi penyuluhan bahaya narkoba dan covid 19, Kegiatan di adakan di pondok pesantren Halqoh El- Istigosah, RT 001/003 Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sabtu, (07/11/2020.)

Dalam kegiatan tersebut, Edi YP ketua LAN Kab Bekasi berkolaborasi dengan LPRI menghadirkan Staf Ahli BNN RI Brigjend.Pol.Dr.Victor Pudjiadi, SpB.,FICS., DPM, Ketua Komisi 1 DPRD Kab Bekasi Hj Ani Rukmini. S.I.Km, dan tamu undangan H.Sarim Syaifudin, SH sebagai wakil rakyat.

Pemberian materi yang atraktif dan penuh variasi dan inovatifoleh Pak Jendral sangat di sukai oleh satriawan dan santriwati, bahkan dalam pertunjukan sukarelawan, berebut untuk maju.

Ketua Lembaga Anti Narkotika Kabupaten Bekasi Edi YP mengatakan, “kegiatan LAN di Yayasan Pondok Halqoh El-Istigosah bertujuan agar santriwan dan Santriwati mengerti begitu berbahayanya narkoba dan menjadi santri wan santrwati generasi penerus Bangsa yang bersih, dengan pemahaman apa itu narkoba, dan bagaimana pencegahannya. Ujarnya.

“LAN kabupaten Bekasi ke depan juga akan mengadakan lomba hijab sekota dan se Bekasi raya. Kegiatan ini perdana kami adakan di pondok pesantren dan kedepan kami akan agendakan kepesantren-pesantren lainya.” Ungkap ketua LAN Kabupaten Bekasi Edi YP.

Sementara di tempat yang sama ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi Dra.Hj.Ani Rukmini,S.I.Km ketika di konfirmasi awak media mengatakan, “dengan adanya kegiatan LAN saya sebagai warga masyarakat, sebagai orang tua, sebagai seorang ibu, sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi saya sangat mendukung penuh, kegiatan seperti ini memberikan kontribusi untuk sebuah peradaban untuk lahirnya bonus demografi agar terkelola jauh lebih baik lagi. Ujarnya.

Masih kata Hj. Ani Rukmini Saya berharap kegiatan ini mendapat dukungan dari masyarakat, bisa lebih memahami bahaya narkoba. Harapannya tentu Indonesia khususnya kabupaten Bekasi terbebas dari narkoba, anak muda kita anak muda yang sehat dan berprestasi. Terangnya.

Sementara Ketua Yayasan Pondok Pesantren Halqoh El-Istigosah H.Suhermanto,S.Pd.I.,M.Si dalam sambutanya mengatakan,” dengan sinerginya LAN, LPRI, dan Halqoh El-Istigosah, sangat bagus kami sangat merespon, ini sangat di sayangkan jika sampai acara di lewatkan. Banyak tokoh yang hadir dalam acara ini.

“Kami ucapkan terimakasih banyak kepada para tokoh yang sudah menyempatkan untuk bisa hadir di tempat kami, kita bisa mencontoh dan menteladani beliau-beliau. Mudah-mudahan dengan wasilah acara ini, Pondok Pesantren Halqoh El-Istigosah bisa di perhatikan untuk kemajuan pondok pesantren.” Terang H.Suhermanto.

Hadir dalam acara, Brigjend.Pol.Dr.Victor Pudjiadi, SpB.,FICS., DPM staf ahli BNN RI, Dra.Hj.Ani Rukmini, S.I.Km ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi, H.Sarim Syaifudin, SH.anggota DPRD kabupaten Bekasi, H.Didin pembina LPRI, Hj.Ila Lia Kusuma Wati S.S penasehat MPW Bekasi Raya, Beri Rupiantu,SE. Ketua umum LPRI, Ardiansyah Ketua LPRI MPW Bekasi Raya, Edi YP ketua LAN kabupaten Bekasi, KH.Atin Hayatin Kauni,S.Ag pengasuh ponpes Halqoh El-Istigosah, H.Suhermanto,S.Pd.I.,M.Si ketua yayasan ponpes Halqoh El-Istigosah, Laskar serta pengurus Ponpes Halqoh El-Istigosah dan segenap santri wan santri wati yang hadir.

Biro Bekasi : Endang Prabu

LBH GMBI : Mendorong Pemkab Bekasi Menjadikan Hukum Sebagai Panglima Tertinggi

0

JIB | BEKASI – Ratusan massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) menggelar aksi demonstrasi ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Kamis (05/11/2020). Demonstran mendesak Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja menghentikan aktivitas pengolahan limbah sisa produksi PT. Sankei Gohsyu Indonesia (SGI) karena dipandang belum memenuhi perizinan secara lengkap.

“Hari ini LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi menuntut kepada Bupati Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup agar menindak tegas perusahaan yang tidak berizin dalam pengelolaan limbah yang mengandung non bahan beracun berbahaya,” ungkap LBH GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, Faisal dalam orasinya.

LSM GMBI, kata dia, mendorong Pemkab Bekasi untuk menjadikan hukum sebagai panglima tertinggi.

“Tidak ada siapapun yang kebal hukum di negeri ini dan setiap perbuatan yang melanggar hukum harus dikenai sanksi,” tegasnya.

Faisal mengungkapkan, sejak sengketa pengelolaan limbah sisa produksi, aktivitas PT SGI masih berjalan hingga hari ini. Padahal sebelumnya Dinas lingkungan hidup sudah melakukan penyegelan. Namun hal tersebut tidak diindahkan pihak perusahaan.

“Hasil investigasi kami melalui tim 9 LSM GMBI, PT SGI terbukti melakukan tujuh poin pelanggaran, dan karenanya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi sempat memasang PPNS Line terhadap PT SGI pada 5 Agustus 2020 melalui Bidang Penegakan Hukum (Gakkum) Pemerintah Kabupaten Bekasi,” terang Faisal.

Namun, sehari pasca penyegelan, PT SGI kembali melakukan aktivitas pengelolaan limbah non ekonomis yang tidak berizin tersebut.

“Kami sudah meminta keterangan dari Dinas Lingkungan Hidup tentang dasar mereka mencabut kembali PPNS Line yang sudah dipasangnya, tapi jawaban yang kami terima tidak memuaskan,” jelas Faisal.

Dinas Lingkungan Hidup, lanjutnya, selalu beralasan pihak PT SGI telah memenuhi 6 poin perizinan. “Tapi hingga hari ini kami belum melihat ke enam poin perizinan tersebut. Alasannya masih berupa berita acara pemeriksaan,” ungkap Faisal.

Karena itu LSM GMBI berunjuk rasa mendesak Bupati Bekasi agar segera memasang kembali PPNS Line di area pengolahan limbah sisa produksi PT SGI.

“Demi kewibawaan hukum, kami mendesak Pemkab Bekasi segera melakukan tindakan tegas, jika tidak, maka LSM GMBI akan mengerahkan massa dalam skala besar demi mengawal tegaknya Undang-Undang nomor 32 tahun 2009 tentang lingkungan di wilayah hukum Kabupaten Bekasi,” ancamya.

Senada pernyataan Faisal, ketua LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi H. Rahmat Gunasin meminta Dinas lingkungan hidup melalui Satuan Polisi Pamong Praja memberikan tindakan tegas sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“LSM GMBI melihat ada satu poin yang belum diselesaikan PT SGI dan pihak pengelola limbah PT SGI,” kata lelaki yang akrab dipanggil Boksu ini. Poin tersebut wajib diselesaikan pihak perusahaan sebelum melanjutkan aktivitas pengelolaan limbah non B3.

“Terangkanlah kalo itu (aktivias limbah_red) tidak boleh dilakukan sebelum ada izin dari instansi yang terkait dan oleh karenanya sebelum ada ketetapan hukum maka wajib dilakukan penyitaan,” pungkasnya.

Dalam pantauan wartawan, aksi unjuk rasa LSM GMBI ke Pemkab Bekasi diterima Kepala Seksi Penegakan Hukum Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, David di aula DPRD Kabupaten Bekasi didampingi Kabag Ops Polres Metro Bekasi YS Muryono dan Kanit Sabhara Polsek Cikarang Pusat serta pihak PT SGI.

Dalam keterangannya David mengaku jika perizinan PT SGI belum ada. Pihaknya juga sudah memberikan sanksi administrasi kepada PT SGI. Tapi untuk sanksi lainnya, Dinas Lingkungan Hidup belum bisa memberikan keputusan dan informasi lebih lanjut.

“Kalau sanksi administrasi sudah kami berikan, namun untuk sanksi lebih lanjut masih berkoordinasi dengan Bagian Hukum Setda Pemkab Bekasi,” ujar David.

Berikut beberapa poin hasil rapat audiensi yang menjadi catatan LSM GMBI terhadap Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi.

1. Bahwa terkait dari sanksi administratif paksaan pemerintah kepada PT Sankei Gohsyu Indonesia di mana point mengenai menyerahkan limbah non B3 oleh pihak ketiga yang berizin dan dari instansi yang terkait sampai saat ini baru memiliki rekomendasi pengelolaan limbah padat non B3 yang bernilai ekonomis dari DLH No. 660. 3/023/non B3/P3LH/DLH/V/2020 tanggal tanggal 6 Mei 2020, sedangkan perizinannya sedang dalam proses

2. Terkait sanksi administrasi tersebut, PT SGI melanggar Peraturan Daerah nomor 9 tahun 2007 tentang pengelolaan limbah padat non B3 yang bernilai ekonomis. Tentang halitersebut, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi telah mengirimkan surat kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bekasi dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bekasi nomor 660.1/1670/sekrt/DLH/III/2020 tanggal 26 Maret 2020 perihal tindak lanjut penerapan sanksi administratif paksaan pemerintah PT.Sankei Gohsyu Indonesia

3. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bekasi telah melayangkan surat kepada PT Sankei Gohsyu Indonesia dengan surat nomor 070/82.1/IPELIN/DPMPTSP/IV/ 2020 tanggal 23 April 2020 perihal pelaksanaan sanksi administratif paksaan pemerintah.

4. LSM GMBI meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk melakukan/atau memberikan sanksi administratif yang lebih berat terhadap pelanggaran yang dilakukan PT. Sankei Gohsyu Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Aksi unjuk rasa LSM GMBI berlangsung tertib dan kondusif. Aparat Polsek Cikarang Pusat berlaku sigap dan melakukan koordinasi secara persuasif terhadap pihak pengunjuk rasa maupun para pihak yang terkait tuntutan LSM GMBI. (Red)

Giat Rapat Minggon Kecamatan Cibarusah Berjalan Lancar.

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Muspika Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi gelar rapat Minggon. Dalam rapat tersebut di lakukan pada Rabu (05/11/2020) bertempat di Aula Kecamatan Cibarusah.

Rapat Minggon yang di gelar oleh Muspika Kecamatan Cibarusah di hadiri oleh Drs. Kurnaepi. MM Camat Cibarusah, sekcam Cibarusah, Serma Mukson mewakili Koramil 09 Cibarusah, AKP.Sukarman Kapolsek Cibarusah, dr.Adi Pranaya UPTD Puskesmas Cibarusah, Endang Karna Wijaya MP Cibarusah, Wahyu Kasiepem Kec Cibarusah, Aef dan Dery staf Kec Cibarusah, para Kepala Desa, sekdes, Ketua BPD dan anggota dan tamu undangan.

Dalam rapat musrembang tersebut, Drs.Kurnaepi.MM Camat Cibarusah dalam sambutannya menyampaikan. ” Alhamdulillah puji syukur pada Alloh SWT kita semua masih di beri nikmat kesehatan, yang di mana kita dapat di pertemukan kembali pada rapat minggon yang di laksanakan pada hari ini ucapnya.

Dan pada rapat minggon pada kali ini, kita tetap menerapkan protokol kesehatan. Menurut Kurnaepi kami sangat berharap agar seluruh sektoral di Kecamatan Cibarusah untuk selalu menjaga sinergitas baik Muspika, TNI (Koramil 09 Cibarusah), POLRI (Polsek Cibarusah), Kepala Desa beserta unsurnya, BPD, Kepemudaan, Ormas dan LSM berikut para tokoh di wilayah Kecamatan Cibarusah ujarnya.

Adapun dalam menghadapi musim penghujan, kami sangat berharap agar semua unsur di wilayah Kecamatan Cibarusah agar selalu bersinergi untuk menjaga berbagai hal di lingkungannya masing-masing terutama dalam komunikasi. hal tersebut sangat di perlukan untuk menjaga siaga bencana karena pada saat ini keadaan cuaca yang tidak menentu.

Dan berikut terkait program-program Bupati Bekasi yaitu Berseka (Bersih sehat berkah), Bebenah (Bekasi bedah rumah) kami sangat mengapresiasi program Bupati tersebut. Dan mengenai pembangunan lanjutan jembatan Cipamingkis Cibarusah dalam waktu dekat ini jembatan tersebut akan di lanjutkan kembali dalam pembangunannya. Berikut Bupati Bekasi rencananya akan melakukan silaturahim dengan para Kepala Desa di wilayah Kecamatannya masing-masing dan untuk hal tersebut, kita menunggu jadwal maupun informasi terkait kegiatan Bupati tersebut terutama untuk Kecamatan Cibarusah.

Kata Kurnaepi “Pemkab tidak akan berprestasi kalau Kecamatannya tidak berprestasi demikian pula Kecamatan tidak akan berprestasi kalau Desanya juga tida berprestasi. Dan pembangunan di segala sektoral bisa maju kalau kita bangun sinergitas dan kerjasama yang kuat dengan berbagai unsur di wilayah kita ini pungkasnya. (Dedy)

Bunga Bangkai Tumbuh di Taman Lockdown Bikin Gempar Warga Bekasi

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Warga Perumahan Cikarang Baru, RT 09/08, Desa Jaya Mukti , Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi digemparkan dengan tanaman langka yang tumbuh di taman perumahan. Kendati mengeluarkan aroma tak sedap warga terus berkerumun ingin melihat langsung bunga yang dikenal sebagai Bunga Bangkaiitu, Selasa (3/11/2020).

“Penasaran aja pak pengen lihat. Aneh saja, bunga bangkai bisa tumbuh di sini biasanya kan tumbuh di daerah pegunungan atau yang berhawa sejuk. Sementara kan di sini hawanya cukup panas,”kata Rina, warga Cikarang yang datang bersama kedua anaknya. Sambil menutup hidung.

Rina mengaku takjub dengan tanaman berdiameter 55 sentimeter dan tinggi 55 sentimeter itu yang tumbuh subur dan jadi perhatian masyarakat sekitar.

Sementara ketua RT setempat Imam menjelaskan awalnya dirinya bersama warga lain tak menduga dan mengetahui kalau tanaman itu merupakan jenis tanaman langka yang dilindungi.

“Tanaman ini baru tumbuh dua hari lalu (Minggu, 1/11/2020). Bahkan sebelumnya ada dua yang tumbuh tapi kita karungin dan dibuang karena mengeluarkan bau busuk. Saat itu kita tidak tahu” tuturnya.

Setelah itu, lanjut Imam, tumbuh satu lagi jenis tanaman serupa yang sekarang jadi perhatian warga, setelah kami tanya-tanya ternyata ini merupakan jenis bunga langka di Indonesia dan dilindungi.

“Aneh memang menurut informasi jenis tanaman ini kan tumbuh di daerah dingin, mungkin ini kuasa Tuhan, berkah buat wilayah kami” paparnya.

Dikatakan Imam, taman tempat bunga bangkai tumbuh juga belum lama dibuat atas swadaya masyarakat sekitar, dulu tempat ini semak belukar, kemudian atas swadaya warga tanpa bantuan pemerintah kami membuat taman ini.

“Warga menanamkan taman itu dengan sebutan Taman Lockdwon. Karena dibuat saat dilangsungkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)” Tutupnya.

Biro Bekasi : Endang Prabu

Ketua Dewan DPRD Kabupaten Bekasi Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid An-Nur Cibarusah

0

JIB | Cibarusah, Kabupaten Bekasi,- Peletakan batu pertama Masjid An Nur yang berlokasi di Perumahan Mutiara Bekasi Jaya di hadiri oleh Ketua Dewan, Kades, muspika, Kapolsek dan toko agama.

Saat di mintai keteranganya Ketua Dewan DPRD Kabupaten Bekasi Minggu 1/11/20 H. BN. Holik mengatakan Alhamdulilah saya bisa hadir dalam pelaksanaan peletakan batu pertaman pembangunan Masjid An Nur yang berlokasi di Perumahan Mutiara Bekasi Jaya Blok J – K.

“Semoga pembangunan masjid ini bisa berjalan lancar dan bermanfaat buat warga perumahan khususnya, mungkin dalam pembangunan ini mudah-mudahan saya bisa membantu dana baik itu nanti dana dari anggaran Pemerintah cuman saya gak janji, kalau memang bisa dari anggaran pemerintah” ujar Holik.

Lanjut ketua Dewan BN. Holik untuk modal awal dari saya mungkin hari ini saya hanya bisa memberikan sedikit, nanti di bulan kedua mungkin saya bisa memberikan lebih dari yang sekarang.

“Saya sih berharap selama saya jadi ketua dewan bisa bermanpaat buat masyarakat khususnya warga kabupaten Bekasi,” pungkasnya.

Di tempat terpisah ketua panitia pembangunan Masjid An Nur Prawoto mengatakan Gagasan pembangunan Masjid An Nur ini berawal setelah Idul Fitri kemarin dimana warga mengingatkan adanya masjid yang lebih besar karena mencakup dua RT yaitu RT 04 dan 05, biaya yang di perlukan untuk pembangunan masjid sekitar 1 milyar dana yang ada sekarang sekitar 200 jutaan.

“Dan Alhamdulilah tahap pondasi dan tiang masjid sudah berdiri, dan banyak terimakasih saya ucapkan kepada seluruh masyarakat yang telah mau membantu pembangunan masjid An Nur dan kepada Bapak Ketua Dewan, Kepala Desa dan Muspika, Kapolsek yang telah mau hadir dalam peletakan batu pertama” Jelasnya.

Lanjut, Prawoto. sehingga saya sebagai panitia merasa berbesar hati ,pembangunan masjid dapet berjalan lancar mungkin di bulan dua 2021 bisa rampung ,sudah bisa di pake buat ibadah warga. (Dede)

Salip Saefullah Berharap F-BPD Se-Kecamatan Kedung Waringin Bisa Membangun Desa

0

JIB || Subang, Jawa Barat – Bimbingan Teknis (Bimtek) F-BPD ( Forum Badan Permusyawaratan Desa) Se-Kecamatan Kedung Waringin Tahun Anggaran 2020 Bertema “BERSAMA MEMBANGUN DESA” dilaksanakan di Hotel Lembah Sarimas Ciater Subang Jawa Barat selama dua hari dari tanggal (31/10/2020) Sampai (1/11/2020).

Bimtek yang dihadiri seluruh anggota BPD Se-Kecamatan Kedung Waringin yang terdiri dari 7 Desa yang ada di Kecamatan Kedung Waringin Kabupaten Bekasi, bertujuan untuk memberikan pembekalan peningkatan kapasitas dan wawasan, keilmuan maupun hal-hal yang berhubungan dengan fungsi dan tugas BPD.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa) Kabupaten Bekasi Maman Firmansyah sebagai narasumber, Kepala Desa Bojongsari Mulyana S Muslim.

Ketua Forum BPD Kecamatan Kedung Waringin Salip Saefulloh, SE Yang juga BPD Desa Karang Sambung Menuturkan kegiatan Bimtek atau peningkatan kapasitas BPD kali ini diharapkan dapat memberikan masukan baik keilmuan maupun wawasan kepada seluruh peserta Bimtek yang hadir, sehingga fungsi BPD dapat membantu berjalannya pembangunan Desa.

“Saya berharap adanya Bimtek ini dapat menambah wawasan serta keilmuan sebagai BPD, sehingga Kita sebagai BPD dapat lebih memahami fungsi dan tugas sebagai BPD, sehingga dapat membantu mengawasi dan membantu berjalannya pembangunan di Pemerintahan Desa”, paparnya.

Kepala Desa Bojongsari yang Juga Ketua Apdesi Kedung Waringin Mulyana S Muslim dalam sebutannya menyampaikan apresiasi terkait acara Bimtek yang diselenggarakan oleh F-BPD, menurutnya BPD sebagai pengawas Pemerintahan Desa Diharapkan dengan Adanya Bimtek tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi berjalannya Pemerintahan Desa dan terlaksananya pembangunan di Desa.

“Saya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya acara tersebut, karena Bimtek tersebut bisa jadi sebagai peningkatan kapasitas BPD maupun silaturahmi antar sesama anggota Se-Kecamatan Kedung Waringin, jadi BPD dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya sehingga dapat membantu penyelenggaraan Pemerintahan Desa baik dalam pelayanan maupun pelaksanaan Pembangunan”, ungkapnya. (Red)

Diduga Dua Pelaku Ranmor Kritis di Hakimi Masa

0

JIB | Kabupaten Bekasi- . Dua orang di duga Pelaku Ranmor Babak belur dihakimi masa dikampung Pulo kukun talok RT. 03/03 Desa Sukahurip Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi Propinsi Jawa Barat 20/10/2020

Menurut korban yang bernama Amad (27) saat di konfirmasi di Polsek Sukatani mengatakan,” Pada waktu itu saya sedang jaga toko sembako milik ibu Anisa, datang dua orang di duga pelaku dengan mengendarai sepeda motor. salah seorang di duga pelaku menunggu di atas sepeda motor sementara salah satu teman nya lagi di duga pelaku membeli Rokok,” katanya

” Setelah itu datang teman saya (saksi) memberitahukan kepada saya bahwa salah seorang yang telah membeli Roko terlihat mencurigakan mendekati lalu duduk di motor milik saya yang di parkir di depan toko.

“Kemudian saya menghampiri pelaku yang sedang memundurkan sepeda motor / bergeser berpindah tempat lebih kurang satu meter dan sedang memasukan kunci T ke kontak sepeda motor saya, kemudian saya berteriak maling maling sambil mengejar dan berhasil menangkap salah seorang Pelaku yang hendak melarikan diri dan kemudian Kedua Pelaku dihakimi Masa dan atas kejadian tersebut saya melapor ke Polsek Sukatani,” terangnya.

Petugas Polsek Sukatani datang ketempat kejadian Perkara (TKP) langsung mengamankan dan mengevakuasi kedua pelaku yang sudah dalam kondisi kritis dan melarikan ke RS. Cikarang Medika.

sementara itu untuk kepentingan penyelidikan petugas mengamankan satu unit motor Honda dan satu buha kunci T yang di duga milik pelaku yang terlihat masih terpasang di motor milik korban, kasusnya saat ini di tangani oleh Mapolsek Sukatani dan Polres Metro Bekasi. (Obet)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -