Friday, February 27, 2026
Home Blog Page 272

Terimakasih Nenek Narmih, “Kepada Kapolsek Kedungwaringi” Yang Sudah Memberikan Bantuan

0

JIB | Kedungwaringin,- Dihari ketiga bulan suci ramadhan 1441 H, pihak kepolisian berbagi kepedulian dan membantu sesamanya, inilah yang dilakukan bapak kapolsek Kedungwaringin AKP. Suwarto dengan jajaranya mendatangi rumah nenek narmih (77), warga kampung Kapek RT 002/008 Desa Mekar Jaya Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi, memberikan bantuan sembako.

Kapolsek Kedungwaringin AKP. Suwarto kepada media online Jurnalindonesiabaru.com mengatakan Perlu di ketahui untuk wilayah Kedungwaringin semenjak di berlakukan PSBB, itu sudah membentuk lumbung pangan, dan lumbung pangan tersebut adanya di Kecamatan Kedungwaringin, satu Kecamatan ada lumbung pangannya.

“Dan lumbung pangan tersebut adalah tempat penyaluran dari warga di luar bantuan dari Pemerintah, selama ini sesudah di bentuknya lumbung pangan itu, sudah mendapat bantuan dari donator kurang lebih 1.495 paket sembako, dan itusudah di distribusikan ke masyarakat, dan untuk nenek (Narmih), ini kebetulan sudah di data juga, namun waktunya saja belum sampai,” Ucapnya.

Lanjut, Suwarto,. Karena bantuan dari lumbung pangan itu di peruntukan masyarakat yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah, jadi di luar bantuan dari pemerintah itu, untuk lumbung pangan di kedungwaringin itu sesuai perintah bapak Kapolres kita.

“Untuk nenek Narmih ini, Alhamdulillah sudah kita berikan sembako seperti Beras, mie instan, minyak, gula dan kong guan. Mudah-mudahan dengan bantuan itu bisa di manfaatkan oleh nenek ini.”jelasnya.

Masih kata suwarto, hal ini kita sudah antisipasi terus untuk warga dan kita menyisir terus kepada warga mana, kiranya terdampak wabah virus corona (Covid -19), itu nantinya kita kasih bantuan melewati lumbung pangan tadi.

“Harapan kami dari polsek kedungwaringin dalam hal ini memohon mengetuk hati para dermawan apabila diberikan rejeki lebih, wayahnya untuk memberikan rejekinya sesama yang membutuhkan, marilah kita bersatu untuk memerangi Covid -19” tutupnya.

Namah anak kedua dari nenek Narmih menjelaskan Saya sebagai anaknya sangat berterima kasih kepada bapak polisi yang sudah meluangkan waktunya, melihat ibu kami, yang terbaring di kasur, yang selama ini belum dapat bantuan dari pemerintah khususnya di desa kami.

“Dengan datanganya bapak polisi yang sudah memberikan bantuan sembako kepada ibu kami ini, kami sangat berterimah kasih banyak semoga di mudahkan rejekinya dan di berikan kesehatan oleh Allah.” Ujarnya.

Namah juga berharap bukan hanya bapak polisi saja yang sudah memberikan bantuan, tetapi harapan kami dari pemerintah khususnya bantuan dari desa seperti Bantuan PKH dan BNT, malah kami yang tidak punya apa-apa tidak dapat bantuan, apalagi orang tua saya sudah beberapa hari berbaring sakit. (Red)

Soal Penundaan Pembahasan RUU Klaster Ketenagakerjaan, SMSI Apresiasi Keputusan Presiden

0

JIB | JAKARTA- Keputusan Presiden RI Joko Widodo menunda pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan, patut didukung oleh semua kalangan. Meskipun demikian, RUU ini harus tetap kita cermati.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus dalam keterangan persnya, hari Jumat (24/4).

Dengan penundaan pembahasan salah satu RUU tersebut, kata Firdaus, pemerintah telah mendengarkan aspirasi masyarakat sebagaimana keberatan yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh.

Setidaknya Presiden telah menunda pembahasan salah satu RUU yang semula akan dibahas bersama RUU lainnya, yaitu RUU KUHP.

Sementara itu Taufiqurahman Ruki, Wakil ketua Dewan Penasehat SMSI Pusat, meminta jajaran pengurus SMSI agar tetap mencermati RUU Omnibus Law secara menyeluruh. “Pembahasan RUU Omnibus Law, seharusnya juga lebih disoroti SMSI karena berpotensi mementahkan banyak UU,” ujar Wakil ketua Dewan Penasehat SMSI Pusat ini.

Dalam kondisi seperti ini, kata dia, sebaiknya anggota DPR tidak melanjutkan pembahasan omnibus law ini secara keseluruhan. Karena kurang tepat jika dipaksakan untuk segera diputuskan.

“Idenya bagus, tetapi secara substansi harus cermat. Nah kecermatan ini yang kita susah dapatkan dalam kondisi DPR dan situasi publik secara nasional seperti saat ini” ujar Taufiequrahman Ruki yang kini juga memimpin Perkumpulan Urang Banten (PUB) yang tersebar di Indonesia dan berbagai belahan dunia.

Menurut Taufiequrrahman Ruki, yang menjadi prioritas harus dilakukan DPR kondisi menghadapi Covid-19 seperti ini adalah dengan merivisi UU APBN “revisi UU APBN” tandas mantan ketua KPK ini.

Oleh karena itu, sebagaimana diberitakan sebelumnya,
terhadap rencana pembahasan RUU-RUU tersebut Dewan Pers meminta pemerintah dan DPR menundanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Firdaus dan jajaran kepengurusan SMSI di seluruh Indonesia yang beranggotakan 600 media siber.

SMSI menudukung Dewan Pers yang secara tegas menolak pembahasan RUU KUHP dan RUU Cipta Kerja karena pemerintah perlu fokus menangani Pandemi Covid-19, selain di dalam RUU tersebut terdapat pasal yang dapat mendegradasi kemerdekaan pers. “Ini persoalan penting bangsa yang perlu didengar oleh pemerintah.” kata Firdaus.

Dalam persoalan ini, Presiden Jokowi tampaknya segera merespon permohonan penundaan pembahasan salah satu RUU tersebut. “Kemarin pemerintah telah menyampaikan kepada DPR dan saya juga mendengar Ketua DPR sudah menyampaikan kepada masyarakat bahwa klaster Ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja ini pembahasannya ditunda, sesuai dengan keinginan pemerintah,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jumat (24/4).

Menurut Jokowi, penundaan tersebut memberi waktu yang lebih lama baik bagi pemerintah maupun DPR untuk mendalami substansi dari pasal-pasal yang berkaitan.

Sebagaimana diberitakan oleh ratusan media siber, SMSI meminta Pemerintah memperhatikan keberatan Dewan Pers yang mewakili unsur pers dalam berdemokrasi, untuk menunda pembahasan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) dalam rapat kerja di tengah pandemi Covid-19.

Menyikapi hal tersebut, dalam keterangan pers tertanggal 16 April 2020, Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh mendesak DPR dan pemerintah untuk menunda pembahasan berbagai rancangan perundangan, termasuk RUU KUHP dan RUU Cipta Kerja tersebut, sampai dengan kondisi yang lebih kondusif, sehingga pelaksanaan proses legislasi dapat berjalan secara layak, memadai dan memperoleh legitimasi, saran, dan masukan yang baik dari masyarakat sipil maupun komunitas pers secara maksimal.

Dewan Pers tetap mengapresiasi langkah-langkah pemerintah dalam upaya menanggulangi pandemi global Covid-19. Karena itu mendesak agar perhatian semua pihak termasuk DPR RI dicurahkan kepada upaya kolektif menangani pandemi dan dampak-dampaknya pada seluruh sektor dan aspek kehidupan masyarakat. “Pemerintah dan DPR harus dapat menjadi tauladan bagi publik dalam hal upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang mengakibatkan gejolak di masyarakat,” ujar M. Nuh dalam rilisnya.

Dewan Pers menolak pembahasan RUU KUHP terkait dengan pasal-pasal yang dapat mempengaruhi kemerdekaan pers antara lain Pasal 217-220 (Tindak Pidana Terhadap Martabat Presiden dan Wakil Presiden), Pasal 240 dan 241 (penghinaan terhadap Pemerintah), Pasal 262 dan 263 (penyiaran berita bohong), Pasal 281 (gangguan dan penyesatan proses peradilan), Pasal 304-306 (tindak pidana terhadap agama), Pasal 353-354 (Penghinaan terhadap Kekuasaan Umum dan Lembaga Negara), Pasal 440 (pencemaran nama baik), dan Pasal 446 (pencemaran terhadap orang mati) serta pasal-pasal lainnya. (Sep)

Aksi Peduli Anggota Brimob Kepada Nenek Tijah

0

JIB | Bekasi,- Awal Bulan Suci Ramadhan 1441 H ini diwarnai kepedulian, berbagi dan membantu sesama. Seperti dilakukan anggota Brimob Batalyon D Pelopor Satbrimob Metro Jaya yang melaksanakan tugas Patroli Patra di wilayah hukum Cikarang Pusat.

Dalam aksi kepedulian tersebut, anggota menemukan sebuah gubuk yang sudah termakan usia di Kampung Kobak Rotan RT 001/002 Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukakarya Kabupaten Bekasi. Di dalamnya terdapat seorang nenek tua renta seorang diri dengan kondisi cukup memprihatinkan.

Tak lama setelah itu, Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya AKBP Morry Edmond, S.I.K, Mt melalui Iptu Subarsana menyambangi nenek tua yang diketahui bernama Tijah, Jumat, 24 April 2020. Kedatangan Iptu Subarsana dengan membawa kebutuhan sembako dan sekaligus mengecek kondisi kesehatan nenek Tijah.

“Nenek Tijah hidup sebatangkara tanpa ditemani anak, kerabat dan keluarganya,” terang Iptu Subarsana kepada MITRA News lewat telepon seluler. Berbekal simpati dari tetangganya, sosok nenek tua ini mampu bertahan hidup.

Dikatakan AKBP Morry Edmond, S.I.K, Mt, realita tersebut bisa diketahui dengan turun langsung ke wilayah. “Kita akan mengetahui kondisi saudara kita dengan sesungguhnya apabila mau turun ke bawah dan seyogyanya kita saling membantu dan melayani madyarakat dengan penuh cinta,” kata AKBP Morry Edmond.

Rencananya, Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya akan menggunakan dana CSR dan peran pemerintah guna membangun tempat yang layak bagi Nenek Tijah.

Mengetahui kabar gembira dari Iptu Subarsana, senyum bahagia mengembang di wajah Nenek Tijah. Nenek renta ini pun mendoaakan Polri semoga semakin jaya dan dicintai masyarakat. Amin.

Terimakasih do’a nenek Tijah. (Diceritakan kembali oleh AKP Endang Longla, anggota Polres Metro Bekasi).

Biro Bekasi : Endang Prabu

Cegah dan Putus Mata Rantai Covid -19, Politisi Muda Demokrat Berikan Wastapel Di Pasar Tradisional

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Mencegah dan memutus mata rantai wabah covid 19, selain kedisiplinan masyarakat juga di butuhkan alat pendukung lainnya, seperti yang di lakukan Mia L Dabo.

Politisi muda Demokrat satu ini, dengan memberikan bantuan alat pencuci tangan atau westapel yang di tempatkan di setiap pasar tradisional yang berada di daerah pemilihannya saat maju menjadi dewan rakyat.

“Alat pencuci tangan atau westapel hari ini serentak kita berikan di setiap pasar tradisional yang berada di pasar Cikarang lama dan baru, pasar lemah abang, pasar Roxy cikarang baru dan pasar tradisional lainnya” ungkap Poltisi Muda Demokrat Mia El Dabo.

“Tujuan memberikan alat pencuci tangan atau wastapel agar dapat memutus mata rantai wabah covid 19, terlebih keberadaan pasar yang memang menjadi tempat berkumpulnya dan tempat bertransaksi para pedagang dan pembeli baik dari wilayah setempat maupun dari luar,hingga sangat rentan akan wabah virus covid 19” lanjut Mia.

Dengan di bawa menggunakan mobil bak terbuka,satu persatu alat pencuci tangan atau wastapel di tempatkan percis di depan pintu masuk menuju pasar, selain itu juga di tempatkan seorang petugas, agar selalu mengingatkan pedagang maupun pembeli yang masuk ke dalam pasar untuk terlebih dahulu mencuci tangan di wastapel yang telah di sediakan.

“Saya berharap dengan bantuan yang kami berikan di setiap pasar khususnya yang berada di wilayah dapil 6 akan dapat mengurangi penularan wabah covid 19, dan juga juga menimbulkan kedisplinan masyakarat untuk selalu berbudaya hidup sehat” lanjut Mia.

Biro Bekasi : Endang Prabu

di Era Pandemi Covid -19, Ini Cara Bupati Bekasi Sapa Masyarakatnya.

0
Poto : Ketua Umum Watch Relation Of Corruption Pengawas Aset Negara, PAN RI, Arie Candra Aziz, SH, MH.

JIB | Bekasi,- Ada saja cara Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja menyapa warganya di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna penanganan wabah Corona. Lewat paket sembako yang bertempelkan foto Bupati Bekasi berseragam dinas lengkap, H. Eka seperti hendak menjalin komunikasi terhadap warganya yang terdampak Covid 19.

Sejumlah pengamat berkomentar, hal yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah sangat tepat menempelkan foto Bupati Bekasi dengan posisi sedang menyapa warganya.

“Saya menilai hal yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah tepat dan sangat cerdas,” komentar Ketua Umum Watch Relation Of Corruption Pengawas Aset Negara, PAN RI, Arie Candra Aziz, SH, MH saat dihubungi wartawan via seluler, Kamis (23/04/2020).

Menurut sosok yang pernah diusulkan menjadi komisioner KPK ini, penempelan sticker Bupati pada paket sembako untuk masyarakat, merupakan strategi komunikasi yang dibangun Bupati terhadap warganya di tengah pandemi Covid 19.

“Terlebih dengan pemberlakuan PSBB, maka aktivitas semua orang menjadi terbatas, dan termasuk pembatasan kegiatan Bupati menemui warganya. Namun, di sisi lain Bupati pun harus bisa menangani penyebaran virus Covid 19 di wilayah yang dia pimpin, harus bisa komunikasi dan menenangkan warganya dan harus bisa mengatasi segala permasalahan yang timbul akibat pemberlakuan social distancing ini,” terang Arie.

Dalam kaitan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi dianggap telah berhasil dan mampu mengatasi tiga permasalahan sekaligus hanya dalam satu sticker.

“Saya merekomendasikan penempelan sticker bergambar kepala daerah ini di setiap paket sembako bagi masyarakat terdampak Covid 19, dan bila perlu semua kepala daerah melakukan hal yang sama, sehingga masyarakat merasakan adanya bentuk perhatian dari pemimpin mereka,” saran Arie. (AS)

H Ganda Sasmita PJ Kades Wibawamulya : “Siapkan Dapur Umum Untuk Warga Yang Terdampak Covid 19”

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Dalam rangka membantu percepatan penanganan covid 19 yang di lakukan oleh gugus tugas Kecamatan Cibarusah.
Pemdes Wibawamulya menyiapkan kurang lebih 500 nasi bungkus untuk warga Wibawamulya yang terdampak covid 19.

Dari pantauan media online jurnalindonesiabaru pada Rabu (22/04/2020) terlihat TP PKK Wibawamulya dan di bantu oleh warga berikut yang lainnya sedang persiapan untuk menyiapkan nasi bungkus, kurang lebih sekitar 500 nasi bungkus akan di berikan pada warga yang terdampak covid 19.

Peran serta H Ganda Sasmita sebagai PJ Kades Wibawamulya berikut Babinsa dan Bhabinkamtibmas,staf Desa,TP PKK,rt,rw dan yang lainnya saling bahu membahu melakukan berbagai keperluan di Dapur Umum tersebut.

Dan tidak di situ saja,H Ganda Sasmita PJ Wibawamulya turut serta untuk membagikan nasi bungkus tersebut pada warga Wibawamulya yang terdampak covid 19.berikut di bantu Babinsa dan Bhimaspol dan yang lainnya untuk membagikan nasi bungkus tersebut pada warga.

H.Ganda Sasmita PJ Kades Wibawamulya saat di konfirmasi media online jurnalindonesiabaru.com menuturkan,”Untuk percepatan penanganan covid 19 di Desa Wibawamulya, kami beserta aparatur Desa setempat akan terus berupaya membantu gugus tugas Kecamatan Cibarusah dalam penanganan hal tersebut ujarnya.

Dan demikian pula Pemdes Wibawamulya akan berupaya terus dalam memutus mata rantai covid 19 maupun dalam pencegahan penyebaran virus tersebut katanya.

Menurut Ganda Pemdes Wibawamulya pun sudah melakukan langkah-langkah pencegahan covid 19 dengan berbagai kegiatan penyemprotan disinfektan ke beberapa rumah warga dan berikut pembagian masker da hand sanitizer, dan tidak di situ saja Satpol PP Kab Bekasu dan Linmas Desa Wibawamulya turut serta dalam giat penyemprotan tersebut ujarnya.

Ia menambahkan semoga dengan langkah-langkah tersebut yang di lakukan Pemdes Wibawamulya untuk memutus mata rantai dan pencegahan penyebaran covid 19, Pemdes Wibawamulya akan terus berupaya, dan untuk selanjutnya yang paling utama adalah berdoa serta mohon perlindungan dari Alloh SWT semoga bencana tersebut cepat berakhir.dan harapan kami yang paling utama adalah warga Wibawamulya selalu di berikan Kesehatan dan Keselamatan oleh Alloh SWT pungkasnya. (Ded/End)

1000 Masker di Bagikan Dewan Asep ke Setiap Puskesmas Se-Kab Bekasi

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Bekasi, Asep Surya Atamaja dan para pengurus Partai Golkar, membagikan 1000 Masker di Setiap Puskesmas dari 23 Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi,” Rabu kemarin (22/4/2020).

“Kegiatan ini untuk sekian kalinya dilaksanakan Oleh pengurus partai Golkar sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran pondemi virus covid -19 atau corona di wilayah Kabupaten Bekasi, terutama pasca pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sekarang ini.” Ucap, Asep Supria Atmaja.

Lanjut, Asep Kegiatan ini dilaksanakan secara massal oleh rekan-rekan kader Golkar dari dapil 1 (satu) sampai dapil 6 (enam) wilayah Kabupaten Bekasi, dan kami sekarang membagikan masker di setiap Puskesmas yang berada di 23 kecamatan Kabupaten Bekasi.

“Partai Golkar Membagikan masker ke semua puskesmas oleh para Ketua PK (Pimpinan Kecamatan) karena kami mendapat informasi kalau ketersediaan masker di puskesmas sudah menipis, dan kita langsung sigap dan membagikannya” Ujarnya.p

Perlu di ketahui bahwa sebelumnya DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi juga telah membagikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada para tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi. Belum lama di bagikan.

Biro Bekasi Raya : Endang (Prabu)

“Sticker dan Logo Bupati Bekasi Terpampang di Bansos dipermasalahkan” Gitu Aja Repot, Ngopi Ngapaaa……Ngopi

0

JIB | Bekasi,- Bantuan sembako atas penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bekasi. Dengan berlogo atau stiker Bupati Bekasi ramai di perbincangkan, dan itu hal yang wajar sebagai seorang pemimpin (Contoh Umar Bin Khottab), benar di bilang salah, apalagi salah inilah penomena atau dinamika hidup. Itulah seorang pemimpin yang tegar dan wibawa.

Sebagai seorang yang berilmu dan wawasan luas pasti berpikir positif, karena logo atau stiker Bupati Bekasi yang terpampang dalam bantuan sembako adalah untuk membedakan antara bantuan Provinsi, bantuan Pusat dan bantuan yang lainnya, karena kalau tidak seperti itu maka akan rancuh bantuan dari mana asalnya.

Cobalah berpikir positif dan lugowo, di masa wabah virus corona jangan memperkeruh suasana, sehogyanya kalau bisa kita sebagai pengusuha, donator dan lainya bantu masyarakat yang terdampak Covid -19, dan ini perlu bantuan yang intens untuk kelangsungan hidup dan ulurankan sebagian rejekimu sebagai seorang yang dermawan. Rabu Kemarin (22/04/2020).

Hal tersebut di pandang positif oleh Sekretaris MUI Kabupaten Bekasi, Soleh Jaelani. Menurutnya, hal tersebut wajar dilakukan oleh kepala daerah. Agar masyarakat bisa membedakan bantuan dari mana asal muasalnya, toh itu untuk masyarakat juga.

“Stiker maupun gambar dirinya. Menurut saya sangat hemat apa yang di lakukan seorang pemimpin daerah kepada masyarakatnya, dan ini salah satu bentuk pengenalan maupun sosialisasi programnya Bupati Bekas demi kemaslahatan masyarakatnya” Ucapnya.

Lebih lanjut, kata Soleh Bantuan sosial ini yang saat ini beredar di masyarakat adalah betul-betul bantuan dari Pemda Kabupaten Bekasi. Soalnya banyak sekali bantuan dari berbagai macam kalangan seperti bantuan sosial dari presiden, gubernur dan bupati. Alhamdulillah ini bisa membedakan dan mengecek apakah bantuan tersebut sudah turun atau belum bisa di cek dari gambar atau lainnya oleh masyarakat yang terdampak Covid -19.

“Perlu di ingat hal yang penting untuk diperhatikan ketimbang mempersoalkan gambar dalam paket bantuan sosial, sebab bantuan sosial betul-betul sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.” Jelasnya.

Masih kata, Soleh, saya berharap kepada seluruh elemen stakeholder dan lainya kiranya fokus dalam mengawal bantuan Covid-19, bantuan sosial ini harus betul-betul sampe kepada masyarakat. Kemudian, yang terpapar Covid-19 juga dapat segera pulih, dan senantiasa dalam lindungan Allah.

“Apalagi sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadhan, marilah kita memohon dan berdo’a agar Covid-19 ini dapat segera berakhir. Khususnya umat Islam dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan khusu.” Tutupnya. (AS)

Giat Untuk Percepatan Penanganan Covid -19, Kades Cibarusah Kota Lakukan Ziarah Bersama Warga

0

JIB|Kabupaten Bekasi,-Pemdes Cibarusah Kota Kecamatan Cibarusah Kota dalam membantu gugus tugas Kecamatan Cibarusah dalam percepatan penanganan covid 19.

Telah melakukan berbagai rentetan kegiatan penyemprotan disinfektan dan bagi-bagi masker berikut hand sanitizer yang di mana giat tersebut turut di bantu oleh aparatur Desa Cibarusah Kota,Babinsa (Koramil 09 Cibarusah) dan Bhabinkamtimas (Polsek Cibarusah),rt,rw,Kadus,Linmas,PKM Puskesmas Cibarusah Kota,Karang Taruna dan Element Masyarakat Cibarusah.dalam giat tersebut turut serta partisipasi dari Komunitas Cibarusah dan yang lainnya.

Usai melakukan kegiatan di Kp Pasar Lama,Kp Belong Pasar Cibarusah dan Poponcol.dan berikut dalam menghadapi bulan suci Ramadhan.

Untuk mengsyukuri nikmat yang di berikan oleh Alloh SWT atas segala rentetan kegiatan yang di lakukan Pemdes Cibarusah Kota dalam rangkaian yang di lakukan tersebut. Iwan Setiawan melakukan ziarah ke makam orang tuanya yang kemudian di lanjutkan ziarah ke makam leluhur Cibarusah SYEH MAULANA SAINAN JAYA RATU atau yang lebih di kenal dengan UYUT SENA atau MBAH SENA.ziarah tersebut di lakukan pada Rabu (22/04/2020) bersama dengan aparatur Desa Cibarusah Kota dan yang lainnya.

Iwan Setiawan Kades Cibarusah Kota saat di konfirmasi di lokasi Makam Mbah Sena menuturkan,”Kami sebagai Kades Cibarusah Kota merasa bersyukur pada Alloh SWT atas segala nikmat yang di berikannya.serta upaya Pemdes Cibarusah Kota dalam berbagai kegiatan serentak untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19.yang di mana giat tersebut di lakukan di beberapa tempat oleh Pemdes Cibarusah Kota berikut di bantu oleh aparatur Desa maupun satgas bersama lawan corona Desa Cibarusah Kota dan yang lainnya ujarnya.

Iwan menambahkan semoga dengan kegiatan tersebut dapat mencegah penyebaran virus tersebut sekaligus untuk membantu gugus tugas Kecamatan Cibarusah dalam percepatan penanganan covid 19.dan menjelang bulan suci Ramadhan kami sebagai Kepala Desa Cibarusah Kota dan aparatur Desa dan yang lainnya berikut keluarga besar Kepala Desa Cibarusah Kota.bila ada salah baik yang di sengaja ataupun tidak mohon di maafkan berikut dalam segi pelayanan pada warga Cibarusah Kota katanya.

Menurut Iwan untuk rasa syukur pada Alloh SWT apa-apa yang telah kami lakukan terutama oleh Pemdes Cibarusah Kota dan seluruh aparatur Desa.pada hari ini kami menggelar syukuran di makam Syekh Maulana Sainan Jaya Ratu atau yang lebih di kenal dengan Mbah Sena.dan syukuran tersebut yang paling utama kita tujukan pada Alloh SWT.atas segala nikmat yang di berikan pada kita semua, berikut mendoakan pada Mbah Sena apa-apa yang telah di lakukan untuk Cibarusah ini,dan semoga Cibarusah Kota selalu dalam lindungan Alloh SWT pungkasnya. (Ded/End)

Pemdes Sindangmulya, Siapkan “DU” Untuk Yang Terdampak Covid -19

0

JIB|Cibarusah, Kabupaten Bekasi,-Untuk membantu warga yang terdampak covid 19 terutama saat di berlakukannya PSBB oleh Pemkab Bekasi untuk memutus mata rantai covid 19 di segala arah pandemi wabah virus corona/covid 19. otomatis dampak tersebut sangat di rasakan oleh warga Sindangmulya.

Dari pantauan media online jurnalindonesiabaru.com pada Rabu (22/04/2020) di lokasi DU (Dapur Umum) yang bertempat di belakang Kantor Desa Sindangmulya,terlihat TP PKK Sindangmulya melakukan persiapan memasak yang di mana 300 nasi bungkus tersebut akan di bagikan pada warga yang terdampak covid 19.

Tak di situ saja terlihat R Selpia Indriyani SE Kades Sindangmulya walaupun dalam kondisi sedang hamil masih tetap melayani warganya yang membutuhkan pelayanan Bu lurahnya Kepala Desa.Selpia pun dengan ramah melayani keperluan warganya tersebut.

R Selpia Indriyani SE Kades Sindangmulya saat di konfirmasi media online jurnlindonesiabaru.com pada Rabu (22/04/2020) di Kantor Desa Sindangmulya menuturkan,”Dalam rangka menanggulangi dampak covid 19 pada warga Sindangmulya menyiapkan DU (Dapur Umum) yang di mana 300 nasi bungkus akan di bagikan pada warga Sindangmulya yang terdampak covid 19.dan tidak di situ saja giat tersebut sekaligus dalam percepatan penanganan yang di lakukan gugus tugas Kecamatan Cibarusah dan Desa Sindangmulya ujarnya.

Kata Selpia giat tersebut akan di lakukan selama dua hari,semoga apa-apa yang di lakukan oleh Pemdes Sindangmulya dalam percepatan penanganan covid 19 dapat bermanfaat untuk semua warga Sindangmulya katanya.

Menurut Selpia dalam menyambut bulan suci Ramadhan. sebagai Kepala Desa Sindangmulya dan seluruh aparatur Desa dan berikut keluarga besar dari keluarga kami, pada seluruh warga Sindangmulya mohon di maafkan bila ada salah yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja berikut dalam segi pelayanan oleh Pemdes Sindangmulya sekali lagi mohon di maafkan.

“Dan semoga dalam menghadapi bulan suci Ramadhan pada Tahun ini kita selalu di berikan rahmat serta nikmat oleh Alloh SWT” pungkasnya. (Ded/End)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -