Wednesday, February 25, 2026
Home Blog Page 315

Reses Samuel Maruli Habeahan DPRD PDI Kab.Bekasi Bersama Ranting dan Korcam serta Masyarakat Dapil Satu

0

JIB | Kabupaten Bekasi,-Samuel Maruli Habeahan DPRD Kab.Bekasi dari partai PDIP melakukan reses bersama ranting dan korcam berikut Masyarakat. Rabu, (29/01/2020)

Bertempat di kediaman Usup Supriatna (Usup Batok). Giat reses tersebut di hadiri Samuel Maruli Habeahan DPRD Kab.Bekasi dari partai PDIP, Usup Supriatna sekjen PDIP Kab.Bekasi, H.Enden Saernudin Kepala Desa Sukaragam, Wito Kapolsek Serang Baru, Koramil 012 Serang Baru, Bhabinsa dan Bhimaspol Serang Baru, BPD Sukaragam, Ranting dan Korcam Dapil Satu, Masyarakat Sukaragam serta para tamu undangan.

Samuel Maruli Habeahan merupakan Dewan terpilih di Kab.Bekasi pada Tahun yang lalu di Dapil Satu, meliputi Setu, Cikpus, Ciksel, Serang Baru, Cibarusah, dan Bojong Mangu.

Samuel dalan sambutan menyampaikan. Saya sangat berterimakasih atas perjuangan serta kerja keras para ranting ataupun korcam berikut Masyarakat di dapil satu yang telah menghantarkan saya jadi dewan di Kab.Bekasi, tuturnya

“Terkait pengajuan usulan yang di ajukan oleh Kepala Desa Sukaragam dalam pembangunan pelebaran jalan Cipalahlar menuju Cibenda dan pengajuan tersebut akan di kawal di Musrenbang Tingkat Kabupaten, semoga jalan tersebut bisa terealisasi,” ujarnya

Imbuhnya. Saya ucapkan terimakasih kepada Usup Supriatna yang mana kediamannya telah di pakai untuk acara giat reses, serta ucapan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang telah menghadiri acara ini, semoga aspirasi yang di butuhkan bisa terealisasi. Pungkasnya

(Dedi/Endang)

Giat Reses Edi Junaedi DPRD Kab.Bekasi Dari Partai Demokrat di Nagasari

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Partai Demokrat melakukan reses. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan ditempat Kampung Jereged Rt 005/003 Desa Nagasari, Kecamatan Serang, Baru Kabupaten Bekasi. Rabu, (29/01/2020)

Hadir dalam giat tersebut, Edi Junaedi DPRD Demokrat Kab.Bekasi, Darsim PJ Kades Nagasari, AKP. Wito Kapolsek Serang Baru, Koramil 012 Serang Baru, staf Kec.Serang Baru, Sekdes Nagasari, Karang Taruna Kec.Serang Baru, KNPI, para kader se Dapil satu, serta para tamu undangan.

Edi Junaedi dalam sambutannya mengucapkan. Terimakasih kepada seluruh tamu yang hadir, pada hari ini di acara reses sekaligus untuk menjaring usulan ataupun aspirasi para ranting di Dapil satu, ujarnya

“Dengan diadakan reses ini sekaligus untuk menampung berbagai aspirasi ataupun usulan berikut pengawalan aspirasi pada saat Musrenbang di Tingkat Kab.Bekasi,” paparnya

Edi berharap. Aspirasi yang di usulkan bisa terealisasi secara bertahap dari anggaran ke anggaran, mudah-mudahan untuk percepatan pembangunan di berbagai pelosok bisa berkeadilan dan merata. Pungkasnya

(Dedi/Endang)

Pemkab Bekasi Akan Memberikan Beasiswa Pendidikan Bagi Keluarga Pra Sejahtera

0

JIB | KABUPATEN BEKASI, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan memberikan beasiswa pendidikan bagi Keluarga Pra Sejahtera (KPS). Hal itu diutarakan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Kedungwaringin. Bertempat di Kantor Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, Rabu (29/1).

“Masalah pendidikan, kita punya banyak masyarakat yang berprestasi. Tapi tidak bisa melanjutkan kuliah (pendidikan). Ini akan menjadi perhatian, kita akan berikan beasiswa. Tidak hanya biaya sekolah tetapi biaya kehidupannya juga,” jelas Eka.

Eka juga meminta setiap Perangkat Daerah untuk segera menyeleksi dan melakukan pendataan KPS yang layak mendapatkan bantuan. Dan, Dinas Sosial (Dinsos) yang akan menjadi Leading Sector untuk program tersebut.

“Ya contohnya terkait masalah beasiswa, kita akan menjadikan Dinas Sosial (Dinsos) sebagai leading sectornya, nanti Dinsos yang akan mengkoordinasikan masalah ini ke kecamatan dan kelurahan.” sambungnya.

Dirinya menilai, demi mensukseskan program tersebut harus ada kerjasama antar Dinas terkait. Eka juga mengajak, peran serta perangkat daerah untuk menuntaskan pembangunan sekolah yang masih sangat minim.

“Kita masih banyak melihat sekolah ambruk, tidak mempunyai fasilitas yang memadai. Mari kita tuntaskan urusan pembangunan sekolah-sekolah. Sekolah lama harus direnovasi, tidak boleh ada usulan baru sebelum merenovasi bangunan sekolah prioritas,” ungkapnya.

Tema Musrenbang kali ini, yaitu Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Publik dan Infrastruktur Terintegrasi yang berwawasan lingkungan. Hal itu, sejalan dengan Rancana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk mewujudkan Kabupaten Bekasi kearah yang lebih baik.

Sementara itu, Camat Kedungwaringin, Ida Nuryadi menyampaikan beberapa masalah di wilayahnya. Diantaranya, pembangunan SMP Negeri 2 Kedungwaringin, dan Pelebaran jalan dibeberapa titik, serta normalisasi saluran air.

“Pembangunan baik fisik dan non fisik, mudah mudahan pembangunan tersebut dapat dirasakan masyarakat Kecamatan Kedungwaringin. Sehingga, tujuan pembangunan mensejahterakan masyarakat dapat terlaksana dengan baik,” imbuhnya.

(Dre/Endang_Kabiro)

Kapolsek Widasari Pimpin Langsung penangkapan Dua Pelaku Curanmor

0

JIB | KABUPATEN INDRAMAYU, – Polres Indramayu, Polsek Widasari pada hari Rabu tanggal 29 Januari 2020 sekira pukul 09.00 Wib berhasil menangkap pelaku Curanmor Jenis Honda Supra X 125 Warna Merah Nomor Polisi E 2083 RZ di Jalan Pertamina Blok Sasak Kuning Desa Ujungjaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indamayu.

Penangkapan dipimpin langsung oleh Kapolsek Widasari AKP Joni, SH bersama Unit Opsnal Polsek Widasari berhasil mengamankan 2 pelaku Curanmor masing-masing berinisial Ai alias Peking (20) Desa Tawangsari, dan Sar (34 ) Desa Cidempet, Kecamatan Arahan.

Penangkapan diawali dengan adanya informasi dari masyarakat bahwa adanya Curanmor di Jalan Pertamina Blok Sasak Kuning Desa Ujungjaya. Menerima laporan tersebut Kapolsek bersama Tim Opsnal langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara. Menurut keterangan korban sekaligus Satorih ( 56) awal mula kejadian sekira jam 07.30 Wib korban berangkat dari rumah dengan tujuan sulam padi (Nanjangi) dan sesampainya di areal persawahan korban memarkirkan sepeda motor miliknya mengunci dengan gembok di bawah pohon jati setelah itu korban langsung menuju kesawah yg jaraknya 50 meter, dan pada saat korban istirahat mendengar suara sepeda motor jalan dan bunyi “guprak”, korban yang melihat sepeda motor miliknya sudah tidak ada, Korban berusaha mengejar sambil teriak ” maling..maling motor”. Dan di jalan arah Kesesih sdr. Samlawi melihat pelaku yang membawa sepeda motor korban, kemudian sdr samlawi langsung memberhentikan pelaku, dengan melempar batu ke arah pelaku sehingga mengenai sepeda motor milik korban yang sudah di bawa pelaku hingga terjatuh, kemudian kedua pelaku dikejar oleh masyarakat yang lari ke arah sawah. Dan sekira jam 10.30 wib salah satu pelaku yang bernama Inisial Ai alias peking berhasil diamankan masa, setelah keluar dari sungai, pelaku inisial Ai diamankan oleh anggota polsek widasari dan pelaku tersebut dibawa ke Rs Mitra Indramayu.

Dan sekira pukul 14.23 Wib pelaku Inisial Sar keluar dari sungai yang kemudian langsung diamankan dan dibawa oleh anggota polsek widasari ke polres Indramayu. Sekira jam 17.45 Wib Pelaku Inisial Ai meninggal dunia di RS.Mitra Indramayu.

Hasil dari penangkapan terhadap 2 orang pelaku polsek Widasari telah mengamankan Barang Bukti Gembok dalam keadaan rusak, 1 ( Satu ) Unit Sepeda motor Yamaha Vino, warna merah, Nopol E-3485-PAP bersama kunci kontak dan STNKnya dan 1 (Satu) Unit Sepeda motor honda supra 125, warna merah, nopol : E-2083-RZ.

Kapolsek Widasari AKP joni, SH, saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolsek Widasari sedangkan Sar dibawa ke Polres Indramayu guna mempertanggung jawabkan atas perbuatannya.

(Andri)

Sum: Bung Iyos

Warga Bangkaloa Ilir Minta Jalan Di Areal Persawahan Di Tingkatkan

0

JIB | Kabupaten Indramayu,- Selain sempit, jalan tersebut dipenuhi dengan bebatuan krikil di sepanjang jalan, samping kiri kanan jalan ditutupi semak belukar yang keadaannya semakin lebat saja. Sementara, selain batu krikil, sebagian titik jalan itu juga dipenuhi dengan kubangan-kubangan kecil yang apabila hujan jalan tersebut licin.

Demikian harapan, masyarakat Blok Keserut Desa Bangkaloa Ilir yang mendambakan perbaikan jalan untuk menunjang usaha tani mereka. Pasalnya, jalan yang menuju ke Desa Bangkaloa Ilir, Kecamatan Widasari, yakni tempat persawahan masyarakat Blok Keserut kondisinya saat ini sangat parah.

Selain meminta pengerasan jalan di areal persawahan masyarakat Desa Bangkaloa Ilir khususnya Blok Keserut, karena jalan yang berukuran 1,5 meter dengan panjang 3 Kilometer yang terdiri dari tanah, sehingga sangat menyulitkan para petani mengangkut hasil tani mereka.

“Kalau hujan tiba, jalan itu sulit dilalui, jangan kan dengan kendaraan roda dua, jalan kaki saja sulit, “ tutur Dono,30 Tahun, Rabu (28/1) warga setempat, yang mengaku bila hujan jalannya licin, terpaksa sebagian warga memilih jalan setapak persawahan masyarakat, yang medannya sangat menyulitkan dan anak anak sekolah putar jalan ke kecamatan bangodua.

Areal, persawahan masyarakat Bangkaloa Ilir yang terletak di Blok Keserut, diperkirakan sekira 40 hektar, dan kelancaran usaha tani sawah itu tampaknya tergantung pada transportasi terutama pada infrastruktur jalan.

Untuk itu, warga setempat meminta pemerintah terutama pada instansi terkait, agar secepat mungkin membangun jalan di areal persawahan masyarakat Bangkaloa Ilir, walaupun tidak harus peningkatan jalan misalnya seperti di Aspal, paling tidak harapan Instansi terkait dapat melakukan pengerasan jalan saja, guna menghindari terhambatnya roda ekonomi agro di pemukiman itu.

(Andri)

Sum :Bang Iyos

Rapat Minggon Desa Ridomanah Dalam Persiapan RAPBdes Anggaran Tahun 2021

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Giat rapat Minggon Desa Ridomanah dalam persiapan RAPBdes Tahun Anggaran 2021, rapat Minggon tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Rabu, (29/01/2020).

Hadir dalam giat tersebut. Drs.Muhamad Kurnaepi.MM Camat Cibarusah, staf Kecamatan Cibarusah, dr.RHM.Adi Pranaya.MARS.MKK Kepala Puskesmas Cibarusah, Oden.Kepala Desa Ridomanah, H.Ganda Kepala Desa Wibawamulya, Komarudin. Kepala Desa Ridogalih, H.Ridwan Sunarya Kepala Desa Sirnajati, AKP.Sukarman Kapolsek Cibarusah, Endang Karna Wijaya MP Cibarusah, Bhabinsa dan Bhimaspol Ridomanah, sekdes se Cibarusah, BPD se- Kecamatan Cibarusah, Ketua Karang Taruna Kecamatan dan Desa, serta para tamu undangan.

Kurnaepi Camat Cibarusah dalam sambutannya mengatakan,”saya ucapkan terimakasih kepada Kepala Desa Ridomanah saudara Oden, yang mana telah memfasilitasi giat rapat Minggon ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kurnaepi memaparkan persiapan RAPdes Anggaran Tahun 2021. Camat Cibarusah sangat berharap agar tiap Desa di seluruh Kecamatan Cibarusah untuk lebih menjaga kebersihan di tiap lingkungannya terutama yang sangat pelik mengenai permasalahan sampah.

“Untuk laporan penggunaan Dana Desa berikut pekerjaan infrastruktur agar Kepala Desa untuk saling komunikasi dengan para staf Kecamatan serta para sekdes,” tuturnya

Kurnaepi menambhkan. Ada berbagai hal yang harus di ketahui oleh tiap Desa, di antaranya. Pemberdayaan seni dan budaya serta wadah untuk olah raga di tiap-tiap Desa.

“Pemberdayaan perempuan serta pemberdayaan rohani dalam berbagai hal kegiatan di antaranya subling, magrib berjamaah, Maulid Nabi Muhammad SAW, Isro Mi’roj dan lain-lain, dan Desa untuk lebih memperhatikan surat pembuatan E-KTP dan KK.” ucapnya

Lebih lanjut Kurnaepi mengatakan. Beberapa hari yang lalu Anggota DPRD Kabupaten Bekasi melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Cibarusah, dalam kunjungannya DPRD meninjau ke lokasi jembatan Cipamingkis.

“Penyaluran air PAM di Sirnajati, Ridogalih dan Ridomanah yang sudah terpasang pipa PAM dan Dewan akan membantu penyaluran air bersih PAM ke para konsumen dan Kurnaepi sangat berharap agar tiap Kepala Desa mengenai PTSL untuk mempersiapkan data milik Desa dan adminitrasi Desa karena Tim BPN akan memperifikasi tanah Desa,” pungkas Kurnaepi

(Dedi/Endang)

Anggota Polsek Widasari Berhasil Meringkus Dua Pelaku Curanmor di Desa Ujungjaya

0

JIB | KABUPATEN INDRAMAYU,- Polres Indramayu, Kepolisian sektor (Polsek) Widasari, berhasil meringkus dua orang laki-laki (Identitas masih dalam penyelidikan polsek Widasari), diduga melakukan tindak pidana pencurian kendaraan sepeda motor roda dua. Rabu, (29/01/2020).

Hasil informasi yang diperoleh dari warga Desa Ujungjaya, Karno mengatakan kepada media online jurnalindonesiabaru.com di TKP Desa Ujungjaya, Blok Kesesi, Buyut Kebut Senen, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu.

“Berawal kendaraan sepeda motor Honda Supra x no pol E 2083 RZ punya saudara Tori yang sedang diparkir di pematang sawah, lalu datang dua orang pelaku mengambil motor tersebut,” ujarnya

Imbuhnya. Saudara Tori (Pemilik Kendaraan) yang melihat kejadian tersebut secara refleks meneriakinya maling.

“Kemudian masyarakat yang berada disekitar sawah mengejar pelaku yang melarikan diri, sehingga motor korban saudara Tori ditinggal, dan selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Polsek Widasari.” jelasnya

Mendapati laporan dari masyarakat. Kapolsek Widasari AKP Joni, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian. Dari dua orang yang diduga pelaku pencurian kendaraan bermotor, satu orang lebih awal diamankan anggota Polsek Widasari dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bayangkara.

Selang waktu beberapa jam, sekitar pukul 14.10 Wib, satu orang lagi berhasil diringkus anggota Polsek Widasari Bripka Agung Sucipto dan
‌Brigadir Windu, bekerjasama dengan dua personil TNI dari Koramil 1606/Bangodua, Serma Sarjaya dan Sertu Amin Kusmayadi, serta dibantu masyarakat setempat.

Sampai berita ini dimuat, kini satu orang pelaku diamankan di Mako Polres Indramayu.

(Andri)

Dr. MUNAWAR FUAD, MA : GAYA SOFT DIPLOMACY WAPRES

0
Poto : Dr. Munawar Fuad, MA. Lecturer Dosen Faculty of International Relation, President University / Pengamat Politik dan Hubungan Internasional. Selasa (28/01/2020).

JIB | Jakarta- Evaluasi 100 hari kinerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf memang keniscayaan dan keharusan untuk mengukur dan menakar kemajuan dan capaian sesuai dengan harapan publik. “Bagus kok kalau ada evaluasi ataupun kritik, semua kan buat memacu lebih baik”, papar Munawar Fuad, Pengamat Politik dan Hubungan Internasional, President University.

Namun kritik itu harus obyektif dan tidak tendensius. Konten dan Konteksnya harus relevan.

“Ketidakhadiran Wapres Ma’ruf Amin saat berlangsung KTT Negara-Negara Islam di Malaysia, itu memang sangat disayangkan. Sepertinya ada momen yang terlewatkan”, kritik Fuad. Selasa (28/01/2020).

Lanjut, Namun, kita semua menjadi mafhum, saat media menerangkan bahwa Wapres pada saat bersamaan sedang menjalani pemeriksaan medis. Jadi siapapun maklum kalau Beliau tidak hadir.

Secara formal, representasi Pemerintah tetap berjalan, tidak secara simbolik, tapi substantif, Menteri Luar Negeri RI kan hadir serta memberikan kontribusi pemikiran secara signifikans.

“Bukan berarti Wakil Presiden tidak mampu dan tidak percaya diri untuk tampil di forum internasional”, Fuad menjelaskan.

Terkait dengan kiprah dan perannya, dalam interaksi di dalam dan di luar negeri, terutama dengan negara-negara Islam dan lembaga internasional, sejak berkiprah di parlemen, di lingkungan peran diplomasi global Nahdlatul Ulama maupun semasa di MUI, Ma’ruf Amin sudah terbiasa menjalin hubungan komunikasi, interaksi dan kooperasi (kemitraan) baik secara personal dengan para tokoh ulama dunia maupun dengan kerjasama dengan lembaga internasional. Termasuk dengan trans national cooperation di negara Islam.

“Saya sebagai lecture di lingkungan hubungan internasional, saya kerap mengikuti jejak Kyai Ma’ruf yang familiar dan friendly dengan interaksi hubungan internasional. Hanya saja jarang terekspose”, saya kira hanya soal publikasi.

Sejak Kyai Ma’aruf menjadi Wakil Presiden hubungan silaturahim antar ulama dunia, pemimpin lembaga internasional, serta para duta besar dan pemimpin negara sahabat kerap melakukan anjang sana. Banyak pertemuan langsung yang sifatnya Soft Diplomacy terjadi, namun apa yang terjadi, sebagai Wakil Presiden melaporkan langsung perkembangan kepada Presiden atau mengarahkan kepada Menteri Luar Negeri dan kepada para Duta Besar Indonesia di negara yang terkait.

“Saya kira, ritme dan irama manajemen dan kepemimpinan Presiden Jokowi berbeda dengan periode bersama Jusuf Kalla. Sejak awal, kita mendengar, baik Wakil Presiden maupun Menteri, semuanya ada di bawah payung kepemimpinan tunggal Presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan”. Jelas, Fuad kepada awak media.

Jika itu model dan iramanya, maka TIDAK perlu memaksakan kehendak atau kemauan, agar Wapres Ma’ruf Amin harus sama dengan Wapres Jusuf Kalla, atau Presiden Jokowi mesti serupa dengan Presiden SBY dan Megawati. Saya kira itu soal style dan irama yang terlalu dini, tidak tepat kalau menilai langkah dan kinerja Wapres Ma’ruf Amien tidak signifikans dan lamban.

Fuad yang juga Direktur Program DMI Pusat, menilai irama kepemimpinan saat ini, Presiden Jokowi secara total football memang dipegang dan dikendalikan secara sistem oleh Presiden Jokowi saat tampil ke permukaan. Tetapi, dalam proses dan mekanismenya, segala proses komunikasi Presiden-Wakil Presiden, bersama Menko dan Para Menteri serta pimpinan lembaga negara sedang berjalan solid dan on the track.

Dinamika kehidupan beragama dalam keseharian dengan tingkat harmoni dan toleransi yang makin baik, terlebih recovery sosial dan solidaritas sosial saat-saat terjadi bencana misalnya, menunjukkan hadirnya secara substantif kepemimpinan dan kinerjanya.

“Lagian, terlalu naif, kalau 100 hari kinerja diukur sebagai parameter keberhasilan atau kegagalan. Sangat tidak fair, masih belum cukup dengan ukuran variable apapun untuk menilai cepat atau lamban, signifikan atau tidak, atau tidak percaya diri dan sebagainya. Kita harus fair dan objectives menilainya secara kaffah, secara keseluruhan”, tegas Fuad.

Terlebih soal menonjol atau tidak, bagi Wapres Ma’ruf Amin, itu bukan hal penting dan tidak menjadi ukuran. “Saya sering mengamati dan menyaksikan, energi dan kinerja Wapres di usianya yang saat ini, terlihat energik dan produktif. Dalam beberapa kesempatan, saat saya mewakili komunitas, profesi maupun di tengah khalayak, Wapres tetap segar bugar dan terus menginspirasi,” papar Fuad menutup komentarnya.

Tentu kita perlu memberi kesempatan, dimana langkah dan peta jalan kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin dengan kabinetnya tengah bekerja. Semestinya, publik memang terus mengamati, mengawasi dan mengontrol segala apapun gerak gerik dan tanggungjawab kepemimpinan pemerintah saat ini.

“Sebagai sebuah negara demokrasi, kritik dan keseimbangan memang harus ada, agar segala penyimpangan bisa dicegah, yang lamban harus dipercepat, kekurangan bisa disempurnakan, dan jalan sesat bisa diluruskan”, tegas Fuad. (Sep)

Camat Cikarang Utara Menyampaikan 13 Program Yang Menjadi Prioritas Diwilayahnya Dalam Giat Musrenbang

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,– Camat Cikarang Utara, Muchlis menyampaikan 13 program yang menjadi prioritas diwilayahnya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Selasa (28/1) yang digelar di Aula Kecamatan Cikarang Utara.Dari 13 usulan yang disampaikan Muchlis, salah satunya yaitu meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat segera menormalisasi Kali Ulu dan juga melakukan pembangunan Turap di kali Ulu karena sudah banyak yang rusak dan harus segera ditangani agar luapan air sungai tidak masuk ke daerah permukiman warga.“Kali Ulu ini sudah lama sekali tidak dinormalisasi, sudah lebih dari 10 tahun, saya berharap Kali Ulu ini untuk segera dinormalisasi dan juga Turapnya diperbaiki, untuk mencegah banjir juga ketika musim penghujan tiba,” ungkapnya.Selain itu itu masalah penumpukan sampah di kali Cibitung Bekasi Laut (CBL) juga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir, kebetulan letak kali CBL ini di hulu sungai, menurut Muchlis sampah yang menumpuk asalnya bukan dari masyarakat Cikarang Utara.Menanggapi masalah tersebut, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja berjanji akan memprioritaskan usulan khususnya soal normalisasi dan pembangunan Turap di Kali Ulu, selain itu penataan kembali drainase-drainase di daerah Cikarang Utara juga akan segera diakomodir jajarannya.“Pemkab Bekasi akan melakukan pembangunan trash rack di sungai-sungai yang menjadi daerah perbatasan atau hulu sungai kami juga akan meningkatkan cakupan pengelolaan sampah dengan menggunakan teknologi dan sarana prasarana pendukung,” tambah Eka.Eka mengatakan, bahwa dirinya berjanji dihadapan seluruh peserta musrenbang untuk memenuhi semua usulan yang memang menjadi prioritas, terutama yang berada di Kecamatan Cikarang Utara.Sementara itu Slamet Supriadi selaku kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengatakan bahwa Bappeda akan melakukan forum perangkat daerah yang akan membahas tentang seluruh hasil Musrenbang Kecamatan.“Nanti di forum itu, kita akan membicarakan tentang sejauh mana usulan-usulan tersebut selaras dengan prioritas pembangunan tahun 2021, sesuai dengan rancangan SKP 2021 atau tidak,” ujar Slamet.(Dre/Endang_Kabiro)

Dalam Giat Musrenbang Ciktim Tahun 2021 Bupati Bekasi Prioritaskan Pembangunan Gedung Sekolah

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,– Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tahun 2021, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menyampaikan beberapa program prioritas. Hal ini disampaikannya di Kantor Kecamatan Cikarang Timur pada Selasa (28/1).

Eka mengatakan, bahwa masih banyaknya sekolah-sekolah yang hampir ambruk dan tidak mempunyai fasilitas-fasilitas yang memadai. Sehingga menghambat proses belajar mengajar disekolah tersebut.

“Tuntaskan urusan pembangunan sekolah, tidak boleh ada yang mengusulkan pembangunan sekolah baru, apabila masih banyak sekolah lama yang tidak terurus dan tidak layak untuk digunakan,” ujar Eka menambahkan.

Selain tentang banyaknya bangunan-bangunan sekolah yang tidak layak pakai. Eka juga menyinggung tentang masalah kemacetan. Menurutnya, masalah kemacetan ini dapat diatasi dengan dibangunnya jalan-jalan alternative.

Eka meminta kepada Camat dan para Kepala Desa untuk menginventarisir jalan-jalan pada Daerah Aliran Sungai (DAS), karena menurutnya jalan-jalan pada area DAS ini belum digunakan sebagaimana mestinya.

“Semoga jalan-jalan alternative yang akan dibangun ini nantinya akan menjadi solusi dari masalah kemacetan. Camat dan para Kepala Desa untuk segera menginventarisirkan terkait masalah ini,” ucap Eka.

Untuk masalah Pendidikan, Eka juga menyinggung tentang banyaknya masyarakat berprestasi yang tidak bisa melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena terhambat masalah biaya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan menganggarkan dana untuk mengatasi masalah ini, yaitu beasiswa pendidikan yang akan dibiayai sampai jenjang perkuliahan. Tidak hanya itu, biaya hidup semasa kuliahpun akan ditanggung oleh Pemkab.

“Tolong di setiap desa dan kelurahan agar diseleksi siapa-siapa saja yang akan mendapatkan beasiswa dari Pemkab ini,” ucapnya.

Untuk mensukseskan program-program tersebut, Eka meminta kepada Kepala Dinas terkait untuk bekerja sama dalam hal ini. Dinas yang terkait akan dijadikan Leading Sector untuk program yang bersangkutan.

“Ya contohnya terkait masalah beasiswa untuk masyarakat tidak mampu, kita akan menjadikan Dinas Sosial (Dinsos) sebagai leading sectornya, nanti Dinsos yang akan mengkoordinasikan masalah ini ke kecamatan dan kelurahan.” Tutupnya

(Dre/Endang_Kabiro)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -