Tuesday, February 24, 2026
Home Blog Page 328

Akibat Lemah Pengawasan, Proyek Jembatan Bekasi Karawang Nelan Miliaran Tak Kunjung Selesai

0

JIB | Karawang, – Proyek jembatan rangka baja penghubung antara Kabupaten Bekasi dan Karawang, tak kunjung selesai hingga habis masa kontrak kerjanya. Selain itu, dilokasi pembangunan jembatan rangka baja tidak nampak papan informasi proyek/plang proyek, Senin (06/01/20).

Hal tersebut akibat lemahnya pengawasan dari pihak instansi terkait, terutama PPK, dan PPTK PUPR Kabupaten Bekasi. Sedangkan pembangunan tersebut menelan anggaran tidak sedikit dengan APBD Kabupaten Bekasi hingga miliaran.

Dikatakan, salah seorang warga sekitar berinisial (HR), bahwa pihak kontraktor diduga telah menyalahi aturan, karena dalam pengerjaan pembangunan jembatan rangka baja penghubung antara Kabupaten Bekasi dan Karawang, yang menelan hingga miliaran tidak kunjung selesai sampai akhir masa kontrak kerjanya.

“Pembangunan jembatan rangka baja seharusnya selesai dikerjakan oleh pihak kontraktor sebelum pergantian tahun, yaitu dibulan akhir tahun 2019. Hal ini tentunya pihak kontraktor kurang profesional, karena lamban dalam pengerjaannya,” katanya.

Selain dianggap lamban dalam pengerjaan pembangunan tersebut, menurutnya pihak kontraktor tidak memasang papan informasi/plang proyek. Sedangkan papan informasi tersebut sangat penting agar masyarakat dapat ikut pengawasan berjalannya pembangunan tersebut.

“Dengan tidak dipasang papan informasi, pihak pelaksana seakan menutup nutupi agar dalam pengerjaan tidak mau diawasi oleh masyarakat. Hal ini cenderung ada upaya pembodohan terhadap masyarakat sekitar,” pungkasnya.(Sule/Ey/Red)

Team TAGANA (Tanggap Bencana) Muspika Cibarusah Sambangi Rumah Nenek Neya

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Tim tanggap bencana Muspika Cibarusah dan Pemerintahan Desa Sirnajati serta Karang Taruna Kecamatan Cibarusah sambangi rumah Nenek Neya pada hari Minggu 05/01/2020 malam yang berlokasi di Kampung Cijati Tonggoh Rt 003/02 Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

Hidup di usia senja dengan tubuh yang telah ringkih termakan usia, tentu bukanlah perkara yang mudah. Selain kemampuan secara fisik yang telah menurun dan kondisi kesehatan.

Beberapa hari yang lalu saat wartawan media online jurnalindonesiabaru.com menyambangi kediaman nenek Neya, perempuan tua berumur kisaran 70 tahunan yang hidup sebatang kara dan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari nya hanya mengandalkan uluran tangan dari tetangga.

Setelah media online jurnalindonesiabaru.com menulis dan memberitakan kisah pilu seorang Nenek Neya yang butuh uluran tangan, hanya hitungan jam langsung ditanggapi oleh Tim Tanggap Bencana Muspika Cibarusah dan Pemerintah Desa Sirnajati.

H.Ridwan Sunarya Kepala Desa Sirnajati di dampingi Piat Ketua Karang Taruna Sirnajati menyambangi rumah nenek Neya dan memberikan bantuan sembako kepadanya.

”Sesampainya dikediaman rumah nenek Neya seketika saya merasakan kepedihan yang teramat sangat. Nenek itu hanya terbaring, sementara cuaca di luar tak bersahabat. Saya bayangkan semisal hujan deras, lantas apa yang bisa dilakukan nenek lumpuh ini yang hidupnya hanya sebatang kara,” ujar H.Ridwan Sunarya Kepala Desa Sirnajati kepada media online jurnalindonesiabaru.com

Ditempat yang sama Endang Supriatna penasehat media online jurnalindonesiabaru.com mengatakan,”saya sangat mengapresiasi atas segala tindakan yang di lakukan H. Ridwan Sunarya sebagai Kepala Desa Sirnajati berikut Piat selaku Ketua Karang Taruna Sirnajati yang telah merespon cepat dalam membantu nenek Neya, dan semoga apa yang di berikan oleh Kepala Desa tersebut dan Ketua Karang Taruna bisa membantu beban nenek neya, ujarnya.

“Terimakasih juga pada Tim Tagana (Tanggap Bencana) Muspika Cibarusah yang di pimpin oleh Drs. Muhamad Kurnaepi.MM Camat Cibarusah dan Ade Guniwa Ketua Karang Taruna Kecamatan dan Anggotanya berikut stekholder Kecamatan Cibarusah serta yang lainnya yang terlibat dalam Tim Tagana Kecamatan Cibarusah semoga dengan di bentuknya Tim tersebut secara berkesinambungan tetap berjalan dalam melakukan berbagai hal tanggap bencana di wilayah Kecamatan Cibarusah,” pungkasnya

Reporter. Dedi

Redaktur. Andre

Ketua KPK, Firli Bahuri : Saya Ingin Mengurangi Kerugian Negara

0

Jakarta – Mengawali tahun baru 2019, Ketua Komisi Pemberantas Korupsi ( KPK) Firli Bahuri menyambangi Mabes Polri di Jalan Trunojoyo 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ini merupakan kunjungan resmi pertama Firli Bahuri usai dilantik menjadi Ketua KPK.

Pantauan di lokasi, Firli disambut langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Kedatangan Firli didampingi empat pimpinan KPK lainnya lainnya, yakni Lili Pintauli Siregar, Nurul Ghufron, Nawawi Pomolango, dan Alexander Marwata.

Sedangkan Kapolri didampingi oleh jajaran petinggi Polri antara lain Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Argo Yuwono.

Kepada media, Firli mengaku sedih dengan fenomena operasi tangkap tangan (OTT) yang marak dilakukan KPK. Dia mengatakan pemberantasan korupsi tak sekadar memasukkan seseorang ke dalam penjara, tapi bagaimana melakukan pencegahan dan mengembalikan barang-barang hasil korupsi menjadi harta kekayaan negara.

“Saya telah menyiapkan 13 program KPK, diantaranya adalah pembangunan sumber daya manusia KPK, pembangunan sistem mitigasi, penguatan pemulihan aset negara, dan penguatan kerja sama antar lembaga negara”. Ucapnya.

Lanjut, Firli. Karena sesungguhnya, tujuan penegakan hukum terhadap pemberantasan korupsi tidak hanya menghukum seseorang, tidak hanya memasukkan seseorang dalam penjara. Tapi yang paling penting adalah bagaimana kita bisa mengurangi kerugian negara.

” Saya akan menyoroti penangan korupsi berdasarkan penyebabnya. Dia memaparkan beberapa penyebab korupsi, di antaranya karena kebutuhan, keserakahan, dan sistem.”jelas Firli kepada awak media.

Untuk korupsi yang dilakukan karena didorong kebutuhan, Firli mencontohkan hal yang terjadi di tingkat daerah.

Dia bilang dari cerita yang didapat, setiap hari para kepala daerah menghadapi tumpukan proposal. Selain itu, gaji kepala daerah juga berbeda-beda. (Sep)

Pemkab Bekasi Bahas Beberapa Agenda Dalam Rapat Dinas Salah Satunya Bencana Banjir

0

JIB | BEKASI,- Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar Rapat Dinas pada Senin (6/1/2020) bertempat di Ruang Rapat Bupati. Rapat yang diikuti oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah dan dipimpin langsung oleh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja membahas beberapa agenda penting, salah satunya terkait bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Bekasi.

“Diketahui Kabupaten Bekasi, diawal tahun 2020 tengah dilanda banjir. Tentu saja hal ini merupakan situasi yang cukup memprihatinkan,” ucap Eka.

Eka mengatakan, keadaan sungai-sungai di Kabupaten Bekasi yang sudah dangkal dan mengecil, sistem drainase yang kurang baik, penumpukan sampah di sepanjang sungai-sungai dan tidak adanya normalisasi sungai sepanjang tahun 2019 merupakan pemicu dari bencana banjir yang melanda Kabupaten Bekasi.

“Sebelum terjadi banjir, kebetulan saya turun bersama Bappeda melihat kondisi sungai yang ada, ternyata kondisi sungai di Kabupaten Bekasi ini sudah dangkal dan mengecil. Begitu juga sampah-sampah yang menumpuk di sepanjang sungai, harus ada penanganan khusus mengenai hal itu,” ungkap Eka.

Mengacu pada informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan tinggi yang terjadi pada malam tahun baru 2020 kemarin bukanlah puncak dari curah hujan yang tinggi, diperkirakan puncaknya terjadi pada akhir Januari atau awal bulan Februari.

“Kita harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan penuh untuk menghadapi cuaca ekstrim ini, mengingat curah hujan tinggi yang berkepanjangan terjadi di awal tahun kemarin bukanlah puncaknya,” ujar Eka.

Selain itu, Sekretaris Daerah Uju menambahkan bahwa terdapat 14 Kecamatan di Kabupaten Bekasi yang terkena dampak banjir dan informasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) terdapat korban meninggal dunia sebanyak 3 orang.

“Banjir di Kabupaten Bekasi sudah terpantau surut dan para korban evakuasi yang mengungsi sudah dapat pulang kerumahnya masing-masing,” ungkap Uju.

Uju pun menyinggung perihal arahan Gubernur Jawa Barat saat melakukan kunjungan ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi pada Sabtu (4/1) lalu, mengenai permasalahan banjir di Kabupaten Bekasi yang mencakup sebab dan akibat dari bencana banjir yang melanda kemarin dan solusi yang diberikan Kabupaten Bekasi mengenai hal tersebut.

“Mohon segera untuk melapor tentang bencana banjir di Kabupaten Bekasi, diakibatkan oleh apa dan mengakibatkan kejadian apa, contohnya mengenai bangunan-bangunan yang rusak akibat banjir, berapa besar biaya yang diperlukan untuk perbaikan serta peta bencana jangan lupa di update terus,” tambahnya.

Selain membahas tentang bencana banjir, Uju juga menyinggung permasalahan kemacetan yang terjadi karena diakibatkan oleh bencana banjir pada permulaan tahun 2020. Banyaknya jalan di Kabupaten Bekasi yang rusak sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan bermotor.

Menurut Uju, untuk meminimalisir tingkat kemacetan perlu diadakannya pengamanan sementara melalui rekayasa lalu lintas hingga perbaikan infrastruktur terselesaikan.

“Dimohon kepada Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menempatkan petugas-petugasnya di tempat untuk mengarahkan dan mengatur arus lalu lintas sehingga tidak terjadi kecelakaan yang diakibatkan oleh rusaknya jalan,” tambah Uju.

Uju juga berharap Dishub dapat berkoordinasi dengan Polisi Lalu Lintas (Polantas) untuk dapat bekerjasama dalam meminimalisir kemacetan dan tingkat kecelakaan yang terjadi.

(Endang Biro/Dre)

Presiden Jokowi Menyampaikan Sikap Terkait Dengan Pelanggaran Kapal China

0

JIB | Jakarta,- Presiden Jokowi memberikan arahan pada Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Senin (06/01/2010) siang.

Presiden Joko Widodo (arahan) menyampaikan sikap terkait dengan pelanggaran kapal China yang memasuki Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di perairan Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), akhir tahun 2019. Presiden menegaskan tidak ada tawar-menawar soal kedaulatan.

“Saya kira statemen yang disampaikan sudah sangat baik bahwa tidak ada yang namanya tawar-menawar mengenai kedaulatan, mengenai teritorial negara kita,” tegas Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/1) siang.

Presiden tidak menyebutkan secara langsung mengenai statemen dimaksud.

Namun sebagaimana diberitakan sebelumnya Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi telah menyampaikan 4 (empat) sikap Pemerintah RI terkait pelanggaraan di perairan Natuna itu. Pertama, telah terjadi pelanggaran oleh kapal-kapal Tiongkok di wilayah ZEE Indonesia.

Kedua, wilayah ZEE Indonesia telah ditetapkan oleh hukum internasional yaitu United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS 1982).

Ketiga, Tiongkok merupakan salah satu partisipan dari UNCLOS 1982. Oleh karena itu merupakan kewajiban bagi Tiongkok untuk menghormati implementasi dari UNCLOS 1982.

Keempat, Indonesia tidak pernah akan mengakui nine dash line atau klaim sepihak yang dilakukan oleh Tiongkok yang tidak memiliki alasan hukum yang diakui oleh hukum internasional terutama UNCLOS 1982.

“Indonesia tidak pernah akan mengakui nine dash line atau klaim sepihak yang dilakukan oleh Tiongkok yang tidak memiliki alasan hukum yang diakui oleh hukum internasional terutama UNCLOS 1982,” kata Menlu usai mengikuti rapat koordinasi di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (3/1) siang.

Terkait dengan adanya pelanggaran oleh kapal RRT itu, rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menko Polhukam Mahfud MD itu memutuskan akan melakukan intensifikasi patroli di wilayah tersebut, dan juga kegiatan-kegiatan perikanan yang memang merupakan hak bagi Indonesia untuk mengembangkannya di perairan Natuna.

Sebelumnya terkait dengan pelanggaran oleh kapal China di perairan Natuna itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah memanggil Dubes RRT di Jakarta, dan menyampaikan protes keras terhadap kejadian tersebut. Nota diplomatik protes juga telah disampaikan dalam kesempatan itu.

(Dre)

Alumni Jema’ah Haji Alkamiliyyah 2014-2019 Adakan Baksos Kemanusiaan Peduli Banjir Dan Bantuan Pada Orang Jompo.

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Alumni Jamaah haji Alkamiliyah 2014-2019 Kabupaten Bekasi lakukan giat baksos penduli banjir dan bantuan pada orang jompo, adapun bantuan yang di berikan berupa sembako.

Berkat para donatur alumni jamaah haji Alkamiliyyah alumni 2014-2019 Kabupaten Bekasi, berbagai macam sembako akhirnya bisa terkumpul melalui KH.Mumuh Damanhuri.SE (Ketua Kordinator lapangan).

KH. Mumuh Damanhuri.SE selaku pimpinan jamaah haji Alkamiliyah alumni 2014-2019 beserta para alumni jamaah haji bergerak cepat membantu para korban yang terdampak banjir yang terjadi di Kabupaten Bekasi dan sekitarnya, semboko tersebut mulai di bagikan pada titik yang terkena dampak banjir dari mulai hari Sabtu, 03/01/2020 s/d hingga sekarang Senin, 06/01/2020.

Penyerahan bantuan sambako kepada korban banjir di Kampung Cirangon, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur. H.Dardi Chompeni.SE.SIP dan para donatur dari jamaah haji Alkamiliyyah alumni 2014-2019 secara simbolis memberikan bantuan tersebut kepada Juli Zulkifli Ketua LSM JMPD Kabupaten Bekasi.

Hadir dalam kegiatan tersebut, H. Hudaya (Kadis Dukcapil Kabupaten Bekasi), H. Atang (Kadis Kelautan), H. Muhamad Ridwan (Sekdin Dukcapil), Madih (Lurah hormat Desa Jaya Sampurna) berikut dengan para jamaah haji Alkamiliyah Alumni 2014-2019 yang telah peduli memberikan bantuan untuk para bencana banjir.

Adapun bantuan yang sudah di berikan oleh jamaah haji Alkamiliyyah alumni 2014-2019 di antaranya. Villa Nusa Indah Bantar Gebang, Cikoronjo, Cigoong, Cijati Daun, Perumahan Telaga Harmoni Residence Pasiraya, dan sekarang Kampung Cirangon Desa Cipayung.

H. Dardi Chompeni.SE.SIP atau lebih akrab di sapa Lando sebagai kordinator baksos peduli bencana banjir dan panti jompo Jama’ah Haji Alkamiliyyah Alumni 2014-2019 memaparkan kepada media online jurnalindonesiabaru.com pada Senin (06/01/2020) di lokasi bencana banjir Kecamatan Cikarang Timur mengatakan.

“Alhamdulillah dengan terkumpulnya sembako dari para donatur jama’ah haji Alkamiliyyah sangat tanggap dan begitu peduli untuk melakukan baksos Peduli bencana banjir dan peduli pada orang jompo di wilayah yang terdampak banjir di Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi, ujarnya

Sambungnya. Semoga apa-apa yang di berikan bantuan oleh para jamaah tersebut dapat mengurangi beban para korban bencana banjir serta bermanfaat, pungkas H. Dardi

Reporter. Endang/Dedi

Redaktur. Dre

Ranting Bhayangkari Polsek Tambelang Bersama Camat Tanam Pohon Bersama Guna Mensukseskan Program Polri

0

JIB | Tambelang.- Bhayangkari Ranting Polsek Tambelang Polres Metro Bekasi yang dipimpin oleh Ketua Bhayangkari Ranting Tambelang Ny. Indah Shodirin, mendampingi Polsek Tambelang yang menggelar acara Tanam Pohon bersama dengan menggandeng unsur Muspika Kecamatan Tambelang dan Muspika Kecamatan Sukawangi di sepanjang jalan depan Mapolsek Tambelang dalam rangkan mensukseskan Program Polri tentang Peduli Penghijauan, Senin, (06/01/20).

Acara yang di hadiri oleh Camat Tambelang Ibu Firzawati, S.Si, Apt, Mkm, Camat Sukawangi Bpk. Parno Martono, S.Ap, MSi, Dan Pos Tambelang Koramil Sukatani Peltu Budi Satriawan, para UPTD dan Kades Se-Kecamatan Tambelang – Sukawangi, para Tokoh Agama, tokoh Masyarakat Tambelang – Sukawangi dan Kapolsek Tambelang AKP Shodirin selaku panitia melaksanakan kegiatan dengan penuh semangat walaupun cuaca agak mendung, dan tugas Bhayangkari sendiri adalah mendampingi setiap kegiatan humanis yang dilaksanakan oleh Polsek Tambelang, seperti apa yang disampaikan oleh ketua Ranting Tambelang Ny. Indah Shodirin saat selesai acara.

“Salah satu tugas Bhayangkari adalah untuk mendampingi suami dalam bertugas apalagi dicuaca yang kurang mendukung seperti sekarang ini, sudah sepatutnya kami memberikan support dan semangat kepada para suami untuk menjalankan tugas dengan baik.” Ucapnya

Lanjut Indah Shodirin. Dan untuk acara tanam pohon saat ini kami berinisiatif untuk ikut dan mengajak keluarga besar Polri khususnya keluarga besar Polsek Tambelang melalui ibu ibu Bhayangkari untuk mensukseskan program Polri Peduli Penghijauan dengan cara lebih mencintai lingkungan, dan marilah kita sebagai keluarga dari Polri menjadi pelopor kesuksesan program Polri Peduli Penghijauan.

Tempat yang sama Kapolsek Tambelang Akp Shodirin juga sangat berterimakasih atas peran Bhayangkari dalam mensukseskan acara Tanam Pohon ini.

“Saya sangat berterimakasih kasih karena Bhayangkari Ranting Polsek Tambelang juga ikut dalam mensukseskan acara Tanam Pohon dalam rangka melaksanakan Program Polri Peduli Penghijauan, semoga apa yang disampaikan oleh ketua Bhayangkari Ranting Tambelang, terkait menjadi pelopor kesuksesan program Polri Peduli Penghijauan bisa terwujud, aamiin.” Pungkasnya.

Tempat terpisah Camat Tambelang Firzawati, S.Si, Apt, Mkm, mengatakan Hari ini Pencanangan program penghijauan di wilayah kecamatan Tambelang dan Sukawangi dan rencananya kecamatan Desa dan UPTD OPD se-Kecamatan Tambelang akan melaksanakan kegiatan penanaman pohon serentak sebanyak 500 pohon di kiri kanan jalan Kabupaten.

“Program penghijauan dengan penanaman pohon ini kerjasama antara polsek Tambelang dengan Kecamatan Tambelang dan UPTD se-Kecamatan Tambelang semoga bermanfaat bagi masyarakat kita dan mencegah terjadinya longsor maupun banjir” Jelasnya.

Firzawati berharap setiap warga dapat ikut serta dalam program penghijauan ini. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah dan tanah di aliran sungai, agar dapat mengantisipasi banjir tanggul kali atau sungai.

Acara kegiatan tanam pohon sendiri diisi dengan menanam pohon seperti pohon mangga, jambu dan pohon lainnya sebanyak 25 bibit pohon, acara yang dimulai pukul 09.00 wib selesai pada pukul 11.00 WIB. (Endang)

Bentuk Kepedulian Dan Aksi Nyata Untuk Masyarakat, Forkopimda Kab. Bekasi Berikan Bantuan korban Banjir Tiga Wilayah Kecamatan Sekaligus

0

JIB | KABUPATEN BEKASI- Sebagai bentuk kepedulian dan aksi nyata untuk masyarakat, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (forkopimda) Kabupaten Bekasi yaitu Dandim 0509 Kabupaten Bekasi, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi serta jajaran Unsur Organisasi Wanita seperti Persit Cabang XXIII Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Ikatan Ardiansyah Dharmakarini, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi yang juga Istri Bupati Bekasi Holilah Eka Supria Atmaja di dampingi oleh Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, memberikan bantuan untuk korban banjir ke tiga wilayah Kecamatan sekaligus Minggu (05/01/2020).

Adapun tiga wilayah yang dikunjungi mulai dari Kecamatan Tarumajaya di Desa Samudra Jaya, Kecamatan Babelan dan Kecamatan Tambun Utara. Bantuan yang diberikan pun berupa makanan, pakaian layak pakai, selimut dan obat-obatan layak pakai yang diterima langsung oleh Camat setempat.

Melalui wawancara singkat bersama Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Inf Ferry Sandi Sitompul, selain memeberikan bantuan berupa sembako ke korban banjir, rangkaian kegiatan ini juga dirangkaikan dengan memberikan pembekalan kepada korban banjir yaitu berupa karya bakti, yang dilakukan bersama unsur masyarakat beserta aparat yang ada di Desa maupun Kecamatan terkait untuk membantu masyarakat membersihkan dan juga menormalisasi aliran sungai yang menjadi penyebab penyumbatan aliran air akibat dari bencana banjir yang terjadi dibeberapa waktu lalu.

Dirinya juga mengungkapkan duka cita yang mendalam untuk para korban banjir. Dirinya menghimbau agar korban banjir tetap tegar dan selau menjaga kebersihan lingkungan agar dapat mencegah kemungkinan bencana banjir yang terjadi akibat sampah yang ada.

Sementara itu, Kajari Kabupaten Bekasi Raden Rara Mahayu juga mengungkapkan rasa prihatinnya kepada korban bencana banjir, dan akan terus berupaya untuk menginventarisir berbagai persoalan penyebab banjir.

“Saya tentunya turut prihatin atas musibah banjir ini. Tetapi kita harus tetap menjaga kebersihan lingkungan, walaupun banjir ini bukan sepenuhnya karena faktor lingkungan, namun karena faktor curah hujan dan banjir kiriman juga, tetapi masyarakat juga harus ada kontribusi untuk mencegah itu semua agar tidak terjadi lagi,” jelas Rara.

Dirinya mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi akan terus bahu membahu dalam mengatasi bencana banjir ini.

“Setiap harinya kita selalu menyebar, baik dari pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi sendiri maupun dari pihak Forkopimda untuk memberikan bantuan kepada seluruh korban banjir yang ada di Kabupaten Bekasi.” jelasnya.

Begitu juga Hj Kholilah Istri Bupati Bekasi mengatakan sangat prihatin atas musibah korban banjir, semoga apa yang kita bantu dari segi logistik dan lainya semoga bisa bermanfaat, dan pesan saya agar masyarakat tetap jaga kesehatan.

“Dari 3 Kecamatan yang saya kunjungi korban banjir ini. Ada hikmah balik ini, oleh sebab itu para camat harus siaga terus untuk masyarakat korban banjir dan komunikasi agar masyarakat jangan sampai tidak teratasi atau tanggapi” Ucapnya.

Tempat terpisah Naman Ketua BPD Desa Sri Amur mengatakan Alhamdulillah Ibu Bupati Bekasi dan Ibu Kejari Cikarang beserta rombongan telah sampai ke Desa Sri Amur untuk memberikan bantuan untuk korban banjir dan ini sangat di nantikan oleh masyarakat yang terkena banjir.

“Saya selaku Ketua BPD Sri Amur mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas kunjungannya semoga bermanfaat bagi korban banjir atas bantuannya” tutupnya.

(Endang/Dre)

Polsek Cibarusah Siap Mensukseskan, Program Polri Peduli Penghijauan

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Guna mensukseskan program Kapolri, Polsek Cibarusah melakukan giat penanaman 300 batang pohon yang berlokasi di lapangan Bantaran Kali Cipamingkis tidak jauh dari Polsek Cibarusah, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Minggu, (05/01/2020).

Hadir dalam giat tersebut, AKP. Sukarman Kapolsek Cibarusah bersama jajaran Polsek Cibarusah, Muspika Cibarusah dan Bojongmangu, Mukshon mewakili Koramil 09 Cibarusah, Komarudin Kepala Desa Ridogalih, Ibu Bhayangkari, serta Karang Taruna Cibarusah.

Disela-sela kegiatannya Kapolsek Cibarusah, AKP. Sukarman mengatakan.

“Giat penghijauan ini turut menggagas program Polri Peduli penghijauan,” tuturnya

Sambungnya. Adapun jenis Tanaman yang di tanam jenisnya beragam, mudah-mudahan dengan dilakukannya giat penghijauan dapat menjaga kelestarian lingkungan di kali Cipamingkis serta dapat menimalisir dari ancaman bencana longsor.

Kapolsek berharap, “tanaman ini agar selalu dijaga dan dirawat oleh kita semua sehingga kita bisa menikmati manfaat dari pohon yang di tanam berasama ini.” Pungkasnya

Reporter. Dedi/Endang

Redaktur. Dre

Kades Jaya Sampurna Turunkan Alat Berat Guna Mengatisipasi Longsor.

0

JIB | Serang Baru- Guna mengantisipasi terjadinya longsor kepala Desa Jaya Sempurna bersama Muspika Serang Baru melakukan melakukan pelebaran jalan yang terletak di Kampung Sampora Argo RT 002/003 Desa Jaya Sempurna Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi.

Kepala Desa Jaya Sampuran H. Muksin di lokasi pelebaran jalan Minggu (05/01/2020) kepada media Jurnal Indonesia Baru mengatakan Saya sangat kuatir bagi para pengguna jalan apabila melawati jalan ini (sampira argo), karena jalan berada di pinggir galian bekas pasir yang jaraknya antara jalan dan galian cukup dekat, di musim penghujan ini bibir jalan sudah mulai terkikis.

“Maka akan terjadi longsor kalau di biarkan saja pasti akan melebar, ini akan menggangu para pengguna jalan yang lewat oleh sebab itu kami perbaiki bersama Muspika Kecamatan Serang Baru.” Terangnya.

Masih kata Muksin, pelebaran kita lakukan agar aktivitas pengguna jalan tidak terganggu dan menghindari adanya korban jiwa.

“Saya berharap kepada pemerintahan Kabupaten Bekasi dan stakeholder juga bisa memberikan kontribusinya untuk membantu pembangunan jalan demi kepentingan bersama dan keselamatan orang banyak” Ungkapnya.

Sementara di tempat terpisah Sapri staff Desa Jaya Sampuran menambahkan saya sangat mengapresiasikan Kepala Desa kami, bila ada masalah di lapangan kepala Desa langsung tanggap.

“Tanpa pikir panjang kepala Desa Jaya Sempurna H. Muksin langsung terjun bersama masyarakat dan membawa alat berat untuk melebarkan jalan di Kampung Sampora Agro” Tutupnya (Dede)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -