Saturday, February 21, 2026
Home Blog Page 378

Wisata Kuliner Omah Putih Cafe Dan Resto Manjakan Pengunjung Dengan Panorama Alam Sejuk dan Indah

0

JIB | Bandung, Siapa yang tidak kenal dengan kota Bandung yang biasa di sebut Kota kembang, bukan hanya kota kembang tapi juga dikenal memiliki cuaca nan sejuk dan pemandangan yang indah ketika melihat dari sisi manapun apalagi kalau di lihat malam begitu indah melihat kota bandung dari Tempat Wisata kuliner Omah Putih cafe dan Resto yang beralamat Jl. Aroma Alam Kampung Desa Cisanggarung RT 04/12 Cikadut, Kecamatan Cimenyan Bandung. Sabtu (05/10/2019).

Tempat Wisata kuliner Omah Putih cafe dan Resto, ini kerap dipilih oleh wisawatan dari daerah Bandung maupun dari luar Bandung untuk menghabiskan waktu liburnya bersama keluarga.

Tempat Wisata kuliner Omah Putih cafe dan Resto. Menikmati waktu santai sembari menyantap makanan kesukaan dengan nuansa alam alam terbuka si iringi angin sepoi-sepoi, dan hidanganpun mengoda selera lidah dengan makanan andalan yang berada Wisata kuliner Omah Putih cafe dan Resto seperti Nasi liwet dengan bumbu rahasia khas Bandung, ayam bakar, karedok, ikan asin, pesmol dan lain-lain sehingga menggoda selera makan. Sambil melihat alam terbuka yang menyejukkan mata memandang sehingga menjadi pilihan kuliner bagi keluarga.

Konsep Wisata kuliner Omah Putih cafe dan Resto adalah ketika pemilik hobby kuliner bersama-sama keluarga sehingga terpikir untuk membuka wisata kuliner, omah adalah bahasa jawa dan bahasa Indonesianya Rumah, Putih artinya bersih dan rapi maupun indah jadi omah Putih adalah Rumah yang bersih ketika kita makan bersama keluarga di alam terbuka sambil melihat pemandangan alam sekitar.

Pemilik Wisata kuliner Omah Putih cafe dan Resto Ibu Dian kepada media online Jurnalindonesiabaru.com saat jumpa pers di tempat Wisata kuliner Omah Putih cafe dan Resto mengatakan Alhamdulillah dengan adanya wisata kuliner ini pengunjung dari berbagai daerah sampai ke tempat kami untuk Menikmati makanan kuliner sambil melihat pemandangan alam terbuka.

“Dan omah Putih konsep cafe kuliner dan resto yaitu pindah makan dari rumah kesini dengan citarasa sama seperti di rumah kita sendiri dan menonjolkan alam terbuka dan bumbu khas sendiri dari perkebunan yang kita tanam, dan ini berbeda dengan rumah makan lain” Ujarnya.

Masih kata Dian semuanya sajian kuliner masih press banget semuanya di buat mendadak semua sambil menunggu pengunjung bisa pot-poto sambil melihat pemandangan yang indah dan sejuk untuk di pandang, sambil minum secangkir kopi dan jahe maupun minuman hangat ronde.

“Yang datang kesini bawa energi baik, dengan cocoknya udara yang asri dan sejuk sehingga pulangpun baik dan segar dengan di hidangkan beraneka ragam nikmat kuliner khas sunda” Jelasnya.

Dian juga berharap kedepannya Wisata kuliner Omah Putih cafe dan Resto yang pertama memajukan daerah sendiri, yang kedua mengkratifkan anak-anak sini (memperkerjakan asli orang sini),mendidik mereka jadi kreatif. Dan membudayakan budaya kuliner asli khas daerah, kenapa makan dari luar. Dan pengunjung kita sajikan dengan panorama alam yang asri sehingga pengunjung betah dan balik lagi ke sini.

Tempat terpisah M. Ali dengan adanya Tempat Wisata kuliner Omah Putih cafe dan Resto dia punya andalam tersendiri dan bagus dan viu nya enak sejuk dan nyaman dan intinya makananya enak di lidah dan harga stardar apalagi panorama begitu indah. Di sisi lain bisa membudayakan warga setempat untuk di pekerjakan.

“Tempat Wisata kuliner Omah Putih cafe dan Resto keuntungan saya ngambil praktisnya adalah untuk menjamu dan makan di sini, menjamu tamu-tamu saya, karena simple dan Rekomendi nya hanya di omah Putih ini untuk menjamu tamu saya dari daerah lain” Ungkapnya. (Sep)

Dalam Rangka Hut TNI Ke 74 Polsek Cikarang Beserta Koramil 07 Cikarang Bersama-sama Melakukan Potong Tumpeng

0

JIB | Cikarang Utara, Bekasi,- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun TNI yang ke -74 Kapolsek Cikarang Kompol Sujono, SH, Beserta Jajarannya berkunjung ke Koramil -07 Cikarang. Sabtu, (05/10/2019)

Dalam kunjungannya ke Koramil -07 Cikarang Kapolsek Cikarang beserta jajarannya di sambut langsung oleh Peltu Selamet yang mewakili Danramil

Peringatan HUT TNI ke 74 tahun 2019 dilanjutkan dengan Tasyukuran Hubbul Wathon dengan menggelar acara potong nasi tumpeng sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT.

Kapolsek Cikarang Kompol Sujono, SH dalam sambutannya mengucapkan Selamat HUT TNI ke 74 tahun, semoga TNI dicintai Masyarakat dan selaku Keamanan bersama sama POLRI melindungi Rakyat dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia bersama sama rakyat , Bravo TNI dan semakin dicintai rakyat. Ucap Kapolsek

Peltu Selamet yang mewakili Danramil dikesempatan tersebut mengucapkan. “Terima kasih kepada Kapolsek Cikarang dan jajaran yang telah datang dan mengucapkan selamat kepada Koramil 07 Cikarang, ini menunjukan bahwa Polsek Cikarang dan Koramil 07 Cikarang Solid.” Tuturnya

Acara potong tumpeng dan makan bersama merupakan tradisi masyarakat Jawa, secara sederhana namun penuh dengan kebersamaan dan kebahagiaan.

Suasana yang penuh dengan keakraban dan Harmonis antara Anggota Polsek CIKARANG dan Anggota Koramil -07. Kapolsek Kompol Sujono,SH mengapresiasi suasana keakraban dan keikhlasan supaya tetap dipertahankan. (Dre)

Sebuah Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah di kampung Pulo Bambu – Karang Bahagia

0

JIB | Kab Bekasi,- Telah terjadi musibah kebakaran rumah di kampung Pulo Bambu Rt 015/06 Desa karang Sentosa, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. Sabtu, (05/10/2019)

Musibah kebakaran tersebut menimpa rumah Bapak Erman. Luas Bangunan (Rumah) 6 x 9 meter tersebut ludes dilalap si jago merah

Nawawi (Saksi) menuturkan. “Awal mula kejadian pada pukul 09.30 WIB, saat itu ibu sahiroh mencium bau asap, kemudian ibu sohiroh keluar dari rumah untuk mencari sumber asap,” ucap Nawawi

Sambungnya. “Saat itu di ketahui asap tersebut berasal dari sebelah rumahnya yaitu rumah milik Bapak Erman sudah terbakar, api yang terlihat dari arah belakang rumah semakin membesar kemudian ibu sohiroh teriak minta pertolongan, dan warga sekitar ramai-ramai membantu untuk memadamkan kobaran api, selang waktu satu jam pada pukul 10.30 WIB kemudian kobaran api padam.” Terang Nawawi

Aiptu Uaup Supriyadi Bhabinkamtibmas Desa Karang Sentosa Polsek Cikarang membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut, Aiptu Usup Supriyadi menuturkan. “Akibat dari musibah kebakaran ditaksir kerugian materil diperkiraan mencapai 150 juta,” papar Aiptu Uaup Supriyadi

Lebih lanjut dia mengatakan. “Hingga saat ini belum diketahui penyebab dari kebakaran dan tidak ada korban jiwa dalan peristiwa tersebut.” Pungkasnya (Dre)

Pekerjaan Leningan di Kp. Muncang Terbengkalai

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Apa jadinya jika pekerjaan yang di anggarkan dari APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2019 oleh rekanan kerja (Pelaksana).

Pekerjaan leningan yang di duga dalam keadaan terbengkalai alias tidak adanya aktifitas yang terlihat ataupun pekerja yang mengerjakan pekerjaan, selain itu tidak terlihat adanya papan proyek yang terpasang di lokasi

Hasil dari investigasi media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi yang beralamat di Kampung Muncang Rt. 003/002 Desa Sindang Mulya Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi pada hari Sabtu 05/10/19, pekerjaan leningan yang berlokasi di Kampung tersebut di duga pihak pelaksana yang mengerjakan leningan ataupun drainase tersebut dalam kondisi terbengkalai dan belum di selesaikan dengan tuntas, dan baru sebagian leningan saja yang sudah rapih di kerjakan yang di perkirakan kurang lebih panjang kerjaan leningan tersebut sekitar 80 meter.

Sedangkan leningan yang belum tuntas di kerjakan tersebut tepat berada di belakang bangunan SDN Sindang Mulya 04 dan panjang pekerjaan leningan kurang lebih 100 meter, jika pekerjaan tersebut tidak di tuntaskan sampai akhir pekerjaan oleh pihak pelaksana, apa tindakan dari Dinas terkait terhadap pelaksana, dan bagaimana pekerjaan tersebut sampai belum tuntas di kerjakan sampai akhir atau belum mencapai 100% dalam mengerjakannya, padahal pekerjaan tersebut di biayai oleh APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2019 ini.

Saat di konfirmasi media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi, Endang Supriatna sebagai pemerhati aset Negara dari LSM PRE & MAN WACTH perihal pekerjaan tersebut mengatakan. “Pelaksana tersebut harus bertanggung jawab dengan semua permasalahan ini di mana pekerjaan leningan yang berlokasi di Kp. Muncang T. 003/002 Desa Sindang Mulya Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi,” ucap Endang

“Dan lihat oleh anda pekerjaan ini belum tuntas di kerjakan sepenuhnya oleh pihak pelaksana, coba lihat oleh anda sendiri masa pekerjaan ini terbengkalai begini dan seperti di biarkan begitu saja,” sambung Endang

Lanjut masih katanya. “Kami sangat berharap pada Dinas terkait konsultan dan pengawas agar lebih proaktif mengawasi segala pekerjaan yang di biayai dari APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2019 ini, dan kami sangat berharap pada pelaksana dan Dinas terkait jika pekerjaan ini belum di selesaikan juga atau tidak ada itikad baik oleh pelaksananya dalam pekerjaan tersebut dan tidak segan-segan akan kami laporkan pekerjaan tersebut sesuai data dokumen yang kami punya.” Pungkasnya. (Dre/Dedi)

Jembatan Cipamingkis Cibarusah Hingga Saat Ini Belum di Kerjakan?

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Apa penyebab jembatan Cipamingkis yang berlokasi di Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi hingga saat ini belum juga di kerjakan ataupun adanya eksen oleh pihak pelaksana yang mengerjakan jembatan Cipamingkis tersebut. Jum’at (04/10/19)

Hasil dari Investigasi media online jurnalindonesiabaru.com pada pagi tadi di lokasi jembatan Cipamingkis terlihat dua alat berat Crand dan alat berat beko (Pengeruk tanah) dan di tambah lagi dengan adanya tiang pancang atau paku bumi yang di perkirakan berjumlah kurang lebih 42 tiang pancang, namun sejak keberadaan dua alat berat dan tiang pancang yang berada tepat di lokasi jembatan tersebut di duga pelaksana rekanan kerja yang mengerjakan jembatan tersebut belum melakukan apa-apa padahal sekarang sudah memasuki bulan Oktober.

Dari berbagai ragam pendapat Masyarakat Cibarusah ataupun penggiat sosial di Cibarusah yang di himpun oleh media online jurnalindonesiabaru.com, jika pekerjaan jembatan tersebut dan terkesan terus berlaru-larut seperti saat ini dan yang paling sangat di khwatirkan cuaca yang tidak menentu atau susah di tebak dan yang kami sangat khwatirkan keburu datangnya musim penghujan

Endang Supriatna pemerhati Aset Negara dari LSM PRE & MAN WACTH, mengatakan. Kalau memang pelaksana tersebut dalam pekerjaannya sangat berhati-hati dalam mengerjakan jembatan tersebut kami akui sah-sah saja, karena menurut kami mengerjakan jembatan tersebut agar lebih kuat dan kokoh serta tahan longsor tidak seperti membuat jembatan biasa. Ujar Endang

“Dan harus perlu ketelitian dalam mengerjakannya dan kami harap jangan di jadikan alasan oleh pelaksana tersebut untuk mengulur-ulur pekerjaan, dan kami butuh kepastian agar pelaksana yang jelas-jelas sudah mendapatkan lelang jembatan tersebut ataupun penunjukan langsung oleh Pemda setempat harus cepat mengerjakan jembatan tersebut, terus buat apa kalau dua alat berat dan adanya kurang lebih 42 tiang pancang berada tepat di lokasi jembatan,dan masa kami harus melihat dua alat berat tersebut dan tiang pancang saja yang sepertinya kapan jembatan Cipamingkis Cibarusah akan di bangunnya.” Pungkas Endang. (Dre/Dedi)

Pemerintah Desa Bersama Dengan Warga Melaksanakan Sholat Istisqa di Lapangan Sepak Bola Desa Ridogalih

0

JIB|Kabupaten Bekasi,-Dalam menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan umumnya di wilayah Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, kabupaten Bekasi. Pagi tadi Pemerintah Desa bersama-sama dengan warganya melaksanakan Shalat Istisqa. Jumat, (04/10/2019)

Pelaksanaan Sholat Istisqa adalah Shalat Sunah yang dilakukan untuk meminta diturunkannya hujan. Bertempat di lapangan sepak bola Desa Ridogalih pelaksanaan sholat tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Ridogalih Komarudin, Staff Desa, Bhabinsa Desa Ridogalih, Rt, Rw dan Kadus, Tokoh Masyarakat, serta warga Ridogalih dan sekitarnya. Dalam pelaksanaannya sholat Istisqa tersebut yang menjadi imam dan khotib Ustadz Haji Muslihuddin.

Usai melaksanakan Sholat Istisqa Kepala Desa Ridogalih Komarudin mengatakan. “Semoga dengan melaksanakan Shalat Istisqa yang baru saja kita laksanakan tadi pagi bencana kekeringan di desa kami akan cepat berakhir dan musim penghujan akan segera tiba,” ucap Komarudin

“Dan tak lupa kami ucapkan terimakasih pada BPBD Kabupaten Bekasi yang telah banyak membantu warga kami, dan dengan melaksanakan Sholat Istisqa ini mudah-mudahan Allah SWT mengambulkan doa kita semua mengenai bencana kekeringan yang melanda di Desa Ridogalih dan sekitarnya,” imbuhnya

Selain memanjatkan doa, pemerintah sudah menjalankan berbagai upaya untuk mencegah dan menanggulangi bencana kekeringan tersebut.

“Dengan ini sebagai ikhtiar kami dengan harapan Allah segera menurunkan hujan, agar warga Ridogalih dan sekitarnya bisa bebas dari bencana kekeringan.” Pungkasnya. (Dre/Dedi/Endang)

Bupati Bekasi Menghadiri Acara Penyerahan Bantuan Kendaraan Oleh MMKI Kepada SMK N 1 Cikarang Selatan

0

JIB | CIKARANG SELATAN,- Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menghadiri acara penyerahan bantuan kendaraan yang diberikan kepada SMK N 1 Cikarang Selatan oleh Mitsubishi Motor Krama Yudha lndonesia (MMKI), Kamis (03/10/2019).

Bantuan tersebut merupakan dari program Corporate Social Responsibility (CSR), sebagai bukti konsistensi MMKI untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), agar dapat digunakan sebagai alat praktik bagi siswa SMK yang mengambil bidang kekhususan otomotif.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengucapkan terima kasih kepada PT. MMKI yang telah memberikan bantuan berupa 3 unit mobil untuk 3 sekolah di Kabupaten Bekasi, yakni SMKN 1 Cikarang Selatan, SMK Bina Prestasi di Tambun, dan SMK Binamitra di Cikarang Timur yang sebelumnya telah berpartisipasi dalam kegiatan MMKl Development Program di tahun 2017.

“Tentunya saya berharap pemberian CSR ini dapat bermanfaat bagi para siswa, sehingga nantinya bisa menghasilkan siswa-siswa yang unggul yang nantinya setelah lulus memiliki skill dan kemampuan dibidang otomotif,” jelasnya.

Menurutnya, CSR yang diberikan dapat menunjang program Pemerintah Daerah dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, serta berperan dalam meningkatkan kecerdasan terkait pendidikan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN Cikarang Selatan Hoyadi mengucapkan terimakasih kepada PT. MMKI yang terus berupaya untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui kegiatan CSR, salah satunya terkait pendidikan sebagai bukti kepedulian perusahaan terhadap pendidikan di Indonesia.

Hoyadi menjelaskan, MMKl Development Program dimulai pada tahun 2017 melalui kegiatan 1Day Seminar yang diikuti oleh 550 pelajar SMK dan 12-Days Training dengan peserta sejumlah 55 orang dari SMK di Wilayah Kabupaten Bekasi. Tahun 2018, jumlah peserta meningkat menjadi 1.025 peserta untuk 1-Day Seminar dan 110 pelajar untuk 12-Days Training untuk Wilayah Jawa Barat. Dalam tahun 2019, dua kegiatan ini akan merambah wilayah baru di Jawa Tengah.

“Sekolah kami menyambut baik keterlibatan perusahaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sinergi antara dunia pendidikan dan industri penting untuk terus dilakukan agar pendidikan dapat mengikuti perkembangan yang terjadi pada industri,” pungkasnya. (Endang/Frans)

Kejari Cikarang Hari Ini Musnahkan Barang Bukti Kejahatan Narkotika Sebanyak 377 Perkara

0

JIB | CIKARANG PUSAT, – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi memusnahkan barang bukti, perkara tindak pidana umum yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap. Berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (03/10/2019).

Dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asda 1), Juhandi, yang ikut memusnahkan barang bukti pada kesempatan tersebut. Dalam kesempatan wawancara, beliau mengharapkan adanya penurunan jumlah perkara tindak pidana umum di Kabupaten Bekasi.

“Saya berharap, nantinya akan terjadi jumlah penurunan perkara tindak pidana umum. Kita terus mengupayakan, penyuluhan,” pungkasnya.
Juhandi menyampaikan, agar pihak keluarga turut berperan dalam mengawasi anak-anaknya. Disampaikannya, bahwa jumlah remaja cukup banyak ditemui dalam kasus perkara pidana umum.

“Jangan sampai anak-anaknya keluyuran (pergi) tidak jelas. Ini tentunya butuh keterlibatan dari pihak keluarga juga, bukan hanya dari pemerintah,” terangnya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kejari Kabupaten Bekasi, Mayasari menjelaskan beberapa barang bukti yang dimusnahkan. Antara lain, sabu-sabu sebanyak 261 perkara dengan jumlah 826.3448 gram.

“Ganja sebanyak 116 perkara, dengan berat 16.595.137 gram. Serta ekstasi dengan jumlah yang cukup besar, sejumlah 507 butir dan senjata tajam sebanyak 31 bilah,” jelasnya.

Beberapa obat obatan yang melanggar undang-undang penggunaannya juga turut dimusnahkan. Selain itu, senjata api berjumlah 16 pucuk, uang palsu sebanyak 956 lembar dollar Amerika pecahan USD 100. Juga ikut mengamankan minuman keras, berjumlah 208 liter.

“Jumlah tersebut menurun dari tahun lalu. Mengenai tindak pidana, paling lama dijatuhi 14 tahun penjara,” tutupnya. (Endang/Dre)

Memimpin Adalah Menderita Bukan Menumpuk Harta

0

JIB | Jurnalindonesiabaru.com,- Di dalam gang sempit itu, berkelok dari jalan utama, menyelusup gang-gang padat rumah di Jatinegara terdapat sebuah rumah mungil dengan satu ruang besar. Begitu pintu dibuka, akan ada koper-koper berkumpul di sudut rumah dan kasur-kasur digulung di sudut lain ruang besar itu. Di sanalah tempat tidur H. Agus Salim bersama istri dan ketujuh anaknya.

Haji Agus Salim (lahir dengan nama Mashudul Haq (berarti “pembela kebenaran”); lahir di Koto Gadang, Agam, Sumatera Barat, Hindia Belanda, 8 Oktober 1884 – meninggal di Jakarta, Indonesia, 4 November 1954 pada umur 70 tahun) adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia. Haji Agus Salim ditetapkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia pada tanggal 27 Desember 1961 melalui Keppres nomor 657 tahun 1961.

Dikontrakan yang lain, H. Agus Salim, kira-kira enam bulan sekali mengubah letak meja kursi, lemari sampai tempat tidur rumahnya. Kadang-kadang kamar makan ditukarnya dengan kamar tidur. H. Agus Salim berpendapat bahwa dengan berbuat demikian ia merasa mengubah lingkungan, yang manusia sewaktu-waktu perlukan tanpa pindah tempat atau rumah atau pergi istirahat di lain kota atau negeri. Begitulah seperti dikisahkan Mr. Roem, murid dari H. Agus Salim yang juga tokoh Masyumi.

Kesederhanaannya yang luar biasa adalah ketika H. Agus Salim rela berjualan minyak tanah, sekadar memenuhi kebutuhan hidupnya. Tanpa rasa malu ia menjualnya dengan cara mengecer, meski pada saat itu dia sudah pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dan perwakilan tetap Indonesia di PBB. Bahkan saat ada acara di Yogyakarta, Agus Salim terpaksa membawa minyak tanah dan menjualnya disana. Hasil penjualan minyak tanah itu, lanjut Roem, dipergunakan untuk menutupi ongkos perjalanan Jakarta – Yogyakarta.

Anies Baswedan dalam ‘Agus Salim: Kesederhanaan, Keteladanan yang Menggerakan’ menyebutkan bahwa Agus Salim hidup sebagai Menteri dengan pola ‘nomaden’ atau pindah kontrakan ke kontrakan lain. Dari satu gang ke gang lain. Berkali-kali Agus Salim pindah rumah bersama keluarganya.

Pernah, pada salah satu kontrakkan, toiletnya rusak. Setiap Agus Salim menyiram WC, air dari dalam meluap. Sang istri pun menangis sejadi-jadinya, karena baunya yang meluber dan air yang meleber. Zainatun Nahar istrinya, tak kuat lagi menahan jijik sehingga ia muntah-muntah. Agus Salim akhirnya melarang istrinya membuang kakus di WC dan ia sendiri yang membuang kotoran istrinya menggunakan pispot.

Kasman Singodimedjo (tokoh Muhammadiyah dan Masyumi, Ketua KNIP Pertama), dalam ‘Hidup Itu Berjuang’ mengutip perkataan mentornya yang paling terkenal; pada ceramahnya di hadapan Bung Karno, Bung Syahrir, dan Soeharto, H. Agus Salim mengatakan “Memimpin adalah menderita, bukan menumpuk harta.”

Pada waktu salah satu anak Salim wafat ia bahkan tak punya uang untuk membeli kain kafan. Salim membungkus jenazah anaknya dengan taplak meja dan kelambu. Ia menolak pemberian kain kafan baru. “Orang yang masih hidup lebih berhak memakai kain baru,” kata Salim. “Untuk yang mati, cukuplah kain itu.”

Dalam Buku ‘Seratus Tahun Agus Salim’ Kustiniyati Mochtar menulis, “Tak jarang mereka kekurangan uang belanja.”

Lihatlah, bagaimana tak ada sumpah serapah pejabat meminta kenaikan jabatan, tunjangan rumah dinas, tunjangan kendaraan, tunjangan kebersihan WC, tunjangan dinas ke luar negeri untuk pelesiran, tunjangan kasur, tunjangan lobster dll.

Kita tentu rindu sosok seperti H. Agus Salim, bukan tentang melaratnya, tapi tentang ruang kesederhanaannya yang mengisi kekosongan nurani rakyat, sebuah keteladanan yang mulai memudar di tengah gemerlap karpet merah Istana dan Senayan. (Dre)

Sumber: Yopie Noor R (fb/fiqhmenjawab.net)

Pendistribusian Air Bersih, Oleh BPBD Kab. Bekasi di Kampung Tegal Sapi

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Upaya BPBD Kabupaten Bekasi untuk menanggulangi bencana kekeringan yang semakin parah. Kekeringan yang mulai menyebar ke berbagai pelosok Desa dan Kampung tersebut terutama di Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kamis, (03/10/2019)

Mengantisipasi bencana kekeringan yang berkepanjangan kususnya di wilayah Serang Baru BPBD Kabupaten Bekasi terus melakukan pengiriman bantuan air bersih, dengan cara berkoordinasi dengan pemerintah setempat dalam pendistribusian air bersih BPBD juga berkoordinasi, Polsek Serang Baru, Koramil, serta penggiat sosial. Dengan hal tersebut BPBD Kabupaten Bekasi bisa meminalisir kebutuhan air bersih untuk warga yang sangat membutuhkan.

Gatot petugas BPBD Kabupaten Bekasi saat di temui dan dikonfirmasi oleh media online jurnalindonesiabaru.com pada hari Senin 30/09/19 berlokasi di Kampung Tegal Sapi, Desa Naga Cipta, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Mengatakan, “Berkat adannya komunikasi dengan pemerintah setempat mengenai pendistribusian air bersih bisa terealisasi,” tutur Gatot

“Insyaallah, dengan berbagai cara BPBD Kabupaten Bekasi dalam penanggulangan bencana kekeringan dan pendistribusian air bersih untuk warga di Desa Naga Cipta dan sekitarnya kami akan selalu siap.” Pungkasnya.(Dre/Dedi/Endang)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -