Friday, February 20, 2026
Home Blog Page 392

Unit Lantas Polsek Cikarang Bersama Pos Pol Dan Anggota Dishub Melakukan Giat Gatur Lalin di Simpang SGC

0

JIB | Kab Bekasi,- Kepadatan lalu lintas pagi hari tampak mulai meningkat disaat masyarakat melakukan aktivitas. Personil Polsek Cikarang Polres Metro Bekasi hadir ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan humanis dalam pengaturan arus lalu lintas Agar aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Unit Lantas Polsek Cikarang bersama anggota Pos Pol pasar baru dan anggota Dishub, pagi ini pukul 06.15 WIB melaksanakan giat gatur lalin di Simpang SGC dan Putaran Jalan layang, Jalan Raya Pantura, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Senin, (09/09/2019)

Giat gatur lalin ini rutin dilaksanakan guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dimana saat pagi hari lalu lintas sangat ramai dikarenakan masyarakat yang akan melaksanakan aktifitasnya pada pagi hari

Upaya yang dilakukan Unit Lantas polsek Cikarang untuk mengurangi kemacetan dengan menertibkan Lapak-lapak Pedagang Kaki 5 dan
Pengaturan Lalu Lintas dimana hambatan yang bikin kemacetan adalah Pedagang Sayuran K 5 yang masih berjualan sehingga memperlambat Arus Lalin dan Pembongkaran Tugu SGC karena arus/akses ke Jalan industri ditutup

Sementara arus lalin yang terpantau oleh media Online Jurnalindonesiabaru.com meskipun padat namun tetap lancar. (Dre)

Seorang Anak Meninggal Dunia Diduga Tenggelam Karena Tidak Bisa Berenang

0

JIB | Kab, Bekasi,- Nasib tragis menimpa Nurlaila Isnaini (10) ditemukan tak bernyawa di Kolam Renang Islami Hidayatunnajah Kampung Babakan Pasar Rt. 009/001 Kelurahan Kertasari Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi. Minggu (08/09/2019)

Sekitar pukul 08.00 WIB, bermula ketika Nurlaila Isnaini (korban) bersama (Saksi) Akjal (13) selaku kakak kandung korban, berikut 2 (Dua) orang temannya berangkat ke kolam renang Islami Hidayatunnajah.

Sesampainya di kolam renang sekitar pukul 09.00 WIB, Akjal dan korban lalu berenang bersama-sama

Diduga akibat tidak bisa berenang dan tidak mengetahui kedalaman air, Nurlaila Isnaini (Korban) yang belum mahir berenang tersebut, tidak dapat menahan beban badannya sehingga menyebabkan dirinya tenggelam ke dasar kolam pada kedalaman air 2 Meter

Akjal kakak kandung korban yang saat itu berenang bersama korban, mengatakan. “Korban yang saat itu berenang tiba-tiba melihat korban sudah dalam keadaan tenggelam didalam air,” terangnya

kemudian Akjal menghampiri korban yang sudah keadaan tenggelam untuk memberikan pertolongan dan membawanya ke pinggir kolam.

Tohir (Saksi) yang saat itu berada di luar kolam mendengar teriakan minta tolong, lalu Tohir mendatangi asal suara teriakan yang minta tolong, setelah sampai didalam Tohir mendapati korban sudah berada di pinggir kolam dan dalam keadaan sudah tidak bergerak.

Dengan dibantu pihak kepolisian dari Polsek Pebayuran, selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Pebayuran untuk dilakukan pertolongan pertama dan dilakukan pemeriksaan medis, namun korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Paur Humas Polres Metro Bekasi, Ipda Anwar Sodik membenarkan peristiwa kejadian tersebut. Menurutnya, “korban tenggelam diduga tidak bisa berenang pada saat mandi bersama teman-temannya.” Terangnya

Selanjutnya korban diserahkan langsung kepada orang tua korban. Saat penyerahan, orang tua korban menolak untuk dilakukan visum. Keluarga menerima bahwa peristiwa tersebut adalah murni musibah. (Dre)

Pembukaan MTQ Ke-51 Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2019 di Kecamatan Sukatani

0

JIB | Kab Bekasi,- Telah dilaksanakan Pembukaan Lomba MTQ ke-51 tingkat Kabupaten Bekasi 2019 di wilayah Kecamatan Sukatani, dihadiri jumlah massa kurang lebih 5000 orang, kegiatan berlangsung sangat meriah. Ketua Panitia Drs.H.Iyan Priyatna, M,Si (Kabag Kesra Kab.Bekasi). Minggu, (08/09/2019)

Kegiatan pembukaan MTQ tingkat Kabupaten Bekasi ini dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimda Diantaranya:

1. H.Eka Supria Atmaja, SH (Bupati Bekasi)
2. Kombespol Candra Sukma Kumara, S.I.K, MH (Kapolres Metro Bekasi) Yang diwakilakan oleh AKP Taifur (Kapolsek Sukatani)
3. Bpk. Arya Nugraha (Ketua DPRD Kab.Bekasi)
4. Drs.H.Iyan Priyatna, M,Si (Kabag Kesra Kab.Bekasi)
5. Unsur SKPD Pemda Kab.Bekasi
6. Camat se-Kab.Bekasi
7. Bpk.Bennie Y Iskandar, S.STp, MM (Camat Sukatani)
8. Kapolsek se-Kab.Bekasi
9. Mayor Inf.Sugiono (Danramil 10 Sukatani)
10. Kepala Desa se-Kab.Bekasi
11. Kepala sekolah se-Kab.Bekasi
12. Tokoh Agama dan tokoh masyarakat Kab.Bekasi

Kegiatan dimulai dengan Pawai ta’aruf, pawai ta’aruf ini merupakan rangkaian awal kegiatan, sebelum MTQ dibuka secara resmi utusan resmi dari 23 Kecamatan se-kabupaten Bekasi dimulai Star dari Perum Villa Kencana Cikarang finis di Panggung kehormatan, yang beralamat di Pertigaan H. Srani K kampung Srengseng Jaya D esa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi.

Dilanjutkan dengan Peragaan dan penyerahan cindera mata oleh Kafilah masing-masing Kecamatan kepada Bupati Bekasi. Dan acara dimulai dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, menyanyikan lagu Mars Musabaqah Tilawatil Qur’an, Pembacaan Ayat Suci Al Qur’an.

Sambutan pertama oleh Camat Sukatani Bapak Bennie Y Iskandar, S.STp,MM Dalam sambutannya mengucapkan.

“Selamat datang kepada Bupati Bekasi H.Eka Supria Atmaja, SH, beserta unsur SKPD dan peserta acara yang sudah meramaikan acara pelaksanaan MTQ ke-51 tingkat Kabupaten Bekasi, kegiatan ini adalah motivasi buat Kecamatan Sukatani menuju Sukatani yang lebih baik.” Ucap Bennie

Sambungnya. “Kita juga mohon maaf bila pelayanan dalam MTQ masih banyak kekurangan tapi paling tidak kita sudah berusaha menjadi tuan rumah yang baik,” paparnya.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara MTQ ke-51 Bupati Bekasi H.Eka Supria Atmaja, SH mengatakan.

“Ucapan terimakasih kepada undangan yang sudah hadir. MTQ merupakan Si’ar Islam menuju Kabupaten Bekasi lebih maju dan lebih bersih,”

Bupati Bekasi juga berharap peserta yang mengikuti lomba MTQ ini asli dari Kabupaten Bekasi, dan Pemda Kabupaten Bekasi juga akan terus meningkatkan perhatian kepada guru ngaji dan Madrasah.

Pembukaan MTQ ke 51 Kabupaten Bekas ini berlangsung khidmat dan semarak. Pembukaan MTQ ini ditandai dengan pemukulan bedug oleh Bupati Bekasi serta di dampingi oleh Ketua DPRD dan Camat Sukatani tanda di Bukanya acara dimulai.

Kemeriahan acara bertambah saat Penyerahan piala bergilir Lomba MTQ tingkat Kabupaten Bekasi. Selesai acara dilanjutkan dengan perlombaan-perlombaan di 8 (Delapan) titik lokasi di Wilayah Kecamatan Sukatani s/d tgl 13 September 2019. (Dre)

Proyek Jaling Rt 01/03 Desa Suka Jaya di Kerjakan Asal-asalan

0

JIB | Cibitung, Kab Bekasi – Kurangnya pengawasan dari Dinas terkait, sehingga proyek pengecoran jalan lingkungan di RT 01/03 Desa Suka Jaya, Kecamatan Cibitung, kabupaten bekasi di duga tidak sesuai dengan spek dan Rencana Anggaran Belanja (RAB), dan di kerjakan asal-asalan alias amburadul. Minggu (08/09/2019).

Dari pantauan Media Online jurnalindonesiabaru.com bahwa di lokasi pengecoran jalan lingkungan (Jaling) pihak pelaksana atau pemborong seenaknya mengecor tanpa spek dan RAB, parahnya tidak ada papan proyek, pelaksana, pengawas, PPTK dan PPK yang ada cuma pekerja sehingga seenaknya pekerja mengerjakan pengecoran jalan lingkungan.

Saat di konfirmasi Oleh Media Online Jurnalindonesiabaru.com kepala Desa Suka Jaya Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi. Amang mengatakan. “Awalnya kami berhentikan sementara proyek jaling tersebut, karena dari pihak pemborong tidak ada yang datang, ya kalau mau ngecor jalan lingkungan permisi jangan seenaknya aja.” Terangnya

“Dia pengen pekerjaan itu rapih dan sesuai dengan RAB dan tidak ada namanya papan proyek sehingga masyarakat kami harus tau dengan ada pengecoran di kampungnya” ungkapnya.

Masih kata amang, “Saya berharap dengan adanya pengecoran jalan lingkungan di kampung kami tidak lagi becek dan lain-lainnya, tetapi tidak sesuai dengan spek dan RAB, hari ini juga kami stop, demi kepentingan orang banyak, kalau sudah sesuai perencanaan silahkan di kerjakan lagi.” Tegasnya

Di temapat terpisah ketua Lembaga pemberantas Korupsi Kabupaten Bekasi Asep Saepullah S.Pd.I menegaskan ini harus ada perhatian serius dari dinas terkait, agar pemborong yang seenaknya mengerjakan tanpa spek dan RAB atau papan proyek, harus di blacklist CV nya.

“Bukan hanya itu aja tetapi Pengawas, PPTK dan PPK punya wewenang tentang itu tidak ada di lokasi berarti ada apa ini..? dan saya menegaskan sekali lagi ini harus ada perhatian serius dari Bupati Bekasi” Jelasnya.

Asep juga, dalam dekat ini LPK Kabupaten Bekasi akan melayang surat ke Dinas terkait, tentang pekerjaan Pengecoran yang ada di RT 01/03 Desa Suka Jaya Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekesi. Pungkasnya. (Endang/Dre)

Giat Dukungan Warga Perum KSB Blok i, Atas Dukungan Operasi Patuh Jaya 2019

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Untuk menjaga keselamatan berkendara baik roda dua maupun roda empat serta nyaman dalam berkendara bagi pengguna di jalan raya, Kapolsek Cibarusah Akp.Sukarman dan Aiptu Nasichin Bhabinkamtibmas Desa Wibawa Mulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, melakukan kegiatan operasi patuh jaya 2019.

Dalam kegiatan Operasi Patuh Jaya 2019 sekaligus untuk menekan angka kecelakaan dan kejahatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu (08/09/2019). Bertempat di perum KSB blok i Gang kelinci Rt 4/7 Desa Wibawa Mulya.

Dalam operasi patuh jaya tersebut di hadiri oleh Masyarakat Desa Wibawa Mulya dan Tokoh Agama serta koordinator warga berikut dengan 20 orang warga.

Adapun para tokoh masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya. Bapak Aditia, Pak De Selamat, Maryono, Aiptu Nasichin Bhabinkamtibmas Desa Wibawa Mulya dan warga.

Setelah selesai kegiatan Ops Patuh Jaya 2019 warga perum setempat membubuhkan tanda tangan di spanduk sebagai kepedulian dan dukungan kepada Kepolisian Polsek Cibarusah.

Dalam Operasi Patuh Jaya tersebut sasarannya meliputi :

1. Tidak menggunakan helm SNI.

2. melawan arus.

3. Menggunakan Hp saat berkendara.

4.Berkendara di bawah pengaruh alkohol/mabuk.

5. Melebihi batas kecepatan.

6. Berkendara di bawah umur.

7. Tidak menggunakan sabuk pengaman,

8. Menggunakan lampu rotator.

(Dre/Dedi/Endang)

Kerja Bakti Warga Kampung Pilar adalah Simbol Perlawanan Kepada Mafia Tahah!

0

JIB | Kab Bekasi,- Masyarakat Kampung Pilar Desa Cikarang Kota Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, menggelar Kerja Bakti pada setiap minggunya guna menciptakan kondisi aman dan Astri, lho kok kondisi aman? Nah ini yang harus saya jelaskan ke kawan-kawan. Yang di maksud aman pada konteks ini merupakan aman dari mafia tanah yang ingin merenggut tanah dari masyarakat Kampung Pilar.

Perlu diketahui oleh kawan-kawan keresahan warga Kampung Pilar kembali terusik setelah surat edaran Rapat Koordinasi atau (Rakor) Eksusisi Perkara No: 4/Del.Eks/2019/PN Ckr Nomor : 57/eks/2011/PN Bks Jo. Nomor:234/Pdt.G/2011/Pn Bks tanggal 18 Juli 2019 beredar di masyarakat. Padahal warga Kampung Pilar sudah mempunyai hak atas tanah berdasarkan keputusan Kasasi yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung (MA) dengan putusan No. 1570 K.Pdt/2007, hasilnya dimenangkan oleh warga.

Untuk itu Warga Kampung Pilar perlu melakukan kerja bakti, warga menyadari kerja bakti hari ini berbeda dengan hari kemarin. Kerja bakti pada umumnya kegiatan sosial yang berguna untuk membersihkan lingkungan sekitar dari berbagai kotoran yang menganggu. Nah sekarang ini warga Kampung Pilar selain membersihkan kotoran seperti Sampah organik dan Non-organik tetapi juga membersihkan sampah Masyarakat (Mafia Tanah) yang menjadi musuh bersama Warga Kampung Pilar.

Selain Kerja Bakti seluruh Warga Kampung Pilar melakukan inventarisir terhadap masyarakat. Sebab penguatan Basis Massa sangat penting dalam melakukan perlawanan kepada mafia tanah yang selama ini menghantui Warga Kampung Pilar. (Endang)

Siapa Kita? Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan!

Oknum Wartawan Ngaku Sebagai Warga, Coba Bikin Ulah di Proyek !!

0

JIB | Kab Bekasi,- Kegiatan pengecoran yang sedang berjalan di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi. Berasal dari anggaran APBD Kabupaten Bekasi.

Salah satunya kegiatan pengecoran yang di kerjakan di Kampung Pulo Katimaha Rt 003/009, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Di duga di Provokasi oknum wartawan yang mengaku sebagai warga agar Pekerjaan tersebut tidak berjalan. Dan ini Kesalahan yang sangat patal keluar jalur dari tugas dan pungsinya.

Proyek kegiatan pengecoran yang dikerjakan oleh CV. KIE sudah sesuai Spek dan ketebelan yang ada. Sebagian jalan yang sudah di kerjakan di ukur ulang ketebalannya mencapai 17 sampai 18 cm, dan melebihi dari spek yang ada.

Dalam perdebatan antara pelaksana, warga setempat dengan oknum wartawan yang mengaku warga pada saat pekerjaan berlangsung, antara pelaksana dengan FR dan NV, Jumat malam 06/09/2019 dan mengundang warga sekitar, agar sesuai dengan spek yang ada.

Jai menyerupai pembicaraaan FR mengatakan ini kerjaan di Kampung saya bang harus normatif dan kalau pemborongnya gak siap jangan di kerjakan, tandasnya.

Dengan demikian Jai selaku pelaksana menjawab hal tersebut kalau ketebalannya lebih dari 15 cm siapa yang akan menggantinya, apa anda..??

Langsung di jawab “saya yang akan Menggantinya” sambut salah satu oknum wartawan yang berinisial NV. Warga yang merasa risih dengan perdebatan tersebut bingung, jaih menyerupai ucapan NV.

“kok hanya dua orang yang komplen yang lain tidak” ungkap salah satu warga, dan akhirnya warga hanya menonton perdebatan tersebut. Kata Jai meniru pembicaraannya.

Dengan cara oknum wartawan tersebut, membongkar dan mengganjal papan bigisting dengan batu dengan dalih agar mencapai ketinggian 15 cm.

Menurut salah satu warga, oknum wartawan yang mengaku warga bukanlah warga yang tinggal di wilayah Rt tersebut. Dengan adanya kejadian perdebatan antara pelaksana dan oknum wartawan yang mengaku warga, menjadi sorotan warga sekitar.

Ketika di konfirmasi jurnalindonesiabaru.com di bilangan Perumahan GCC Jai selaku pelaksana Jadilah seorang wartawan yang arip atau bijak sesuai dengan tugas dan pungsinya ini malah menprovokasi warga. Dan ini sudah keluar dari etika seorang jurnalis.

“Saya tetap mengacu kepada spek dan RAB sesuatu SOP yang ada apabila memang ada kekurangan ketebalan pasti pihak Dinas akan memotongnya.” Sesalnya.

Masih kata Jai saya akan meminta pertanggung jawaban oknum wartawan yang mengaku warga dengan secara tertulis apabila ada ketebalan yang melebihi 15 cm Dia harus bertanggung jawab dan menggantinya dan siap di pidanakan.

“Dari pihak consultan dan pengawas tidak ada di lokasi. Seharusnya pengawas turun langsung menjalankan fungsinya sebagai kemitraan yang vital dalam kegiatan di lapangan.” Jelasnya.

Jai juga, apabila memang ketebalan kami 13 cm, kami siap di potong sesuai pekerjaan yang kami lakukan. Apabila ketebalan kami melebihi 15 cm kami akan melaporkan warga yang mengaku wartawan karna sudah mencemarkan nama baik yang menuduh tanpa bukti kepada saya dan ini akan saya laporkan pihak berwajib. (Red)

Menteri Kominfo Mengingatkan Kerugian Yang Dialami Warganet Ketika Meneruskan Informasi Yang Tidak Benar

0

JIB | JAKARTA,- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menaruh perhatian serius kepada netizen Indonesia dalam beraktivitas di dunia maya. Rudiantara mengajak netizen untuk mengabarkan informasi positif di media sosial.

Menurut Rudiantara, menulis sesuatu di media sosial dibatasi oleh karakter atau jumlah kata. Tidak seperti penulisan ilmiah seperti buku, majalah dan jenis artikel lainnya. Oleh karena itu, Menteri Kominfo berpesan agar warganet mengunggah setiap konten dengan baik dan bijak.

“Secara umum setidaknya masih oke, hanya ada beberapa yang menulisnya kita di Indonesia tapi nulis aja udah gak sesuai dalam budaya kaidah Indonesia. Dalam koridor Indonesia lah, karena biar bagaimanapun berkomunikasi sesama orang Indonesia kita menghormati orang lain,” kata Rudiantara saat menghadiri acara Indonesia Writers Festival 2019 oleh IDN Times di Kampus Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang, Jum’at (06/09/2019).

Menteri Rudiantara membandingkan aktivitas antara dunia nyata dan maya yang sangat jauh berbeda. Misalnya berinteraksi langsung dengan orang lain dalam memberikan komentar, ada perasaan untuk menjaga ucapan dapat menyinggung.
Berbeda halnya dengan di media sosial, kecenderungannya seolah-olah perkataan yang disampaikan menjadi segalanya. Sesuatu yang tidak diperbolehkan di dunia nyata, tapi menjadi biasa saja di media sosial.

“Itu yang harus kita edukasi bahwa posting apapun di dunia maya, itu sama saja kita mengucapkan di dunia nyata. Jadi, jangan jempol kita lebih cepat dari pikiran kita,” jelas Rudiantara.

Selain itu, Menteri Rudiantara juga mengajak mahasiswa di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) agar bijak dan arif dalam bermedia sosial.

“Pada teman-teman mahasiswa di UMN apabila bermain di media sosial, buatlah konten-konten yang positif. Juga kalau menerima informasi atau konten kita harus lihat (verifikasi). Jangan langsung forward, retweet dan sebagainya,” pesan Rudiantara,

Menteri Kominfo juga mengingatkan kerugian yang dialami ketika meneruskan informasi yang tidak benar.

“Kalau kontennya negatif kita rugi dua kali, yang pertama kita rugi mendapatkan informasi dan meneruskan informasi yang tidak benar. Yang kedua ruginya pulsa kita kesedot, walaupun itu kontennya negatif pulsa kita kesedot. Jadi rugi dua kali, kita hindari itu. Posting-lah hanya yang positif-positif,” pungkasnya (Dre)

Sum: Kominfo.go.id

Demi Menjaga Situasi Kamtibmas Yang Kondusif Satuan Sabhara Polsek Cikarang Melaksanakan Giat Patroli Dialogis Dengan Ojeg Pangkalan (Opang) di Pintu Gerbang Perum GCC

0

JIB | Kab Bekasi,- Demi menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif satuan Sabhara Polsek Cikarang melaksanakan giat patroli dialogis dengan Ojeg Pangkalan (Opang) di Pintu gerbang Perum GCC, Cikarang Utara, Kab. Bekasi. Minggu, (08/09/2019)

Dengan melaksanakan giat patroli menyisir jalur pantura ojeg pangkalan (Opang) di pintu gerbang Perum GCC, Unit Sabhara Polsek Cikarang AIPTU Hendro P bersama BRIPKA Octafiyanto. W, memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada para Opang berkaitan dengan Ops patuh jaya 2019, agar mentaati peraturan berlalu lintas di jalan raya sekaligus antisipasi 3C

Patroli dialogis tersebut direspon positif oleh Opang. Bahkan para Opang memohon agar patroli lebih diintensifkan lagi karena dinilai efektif mengantisipasi tindak kriminal

“Patroli ini lebih efektif dan tepat sasaran. Masyarakat meminta hal ini terus ditingkatkan untuk ciptakan rasa aman dan nyaman,” ucap AIPTU Hendro P

Kegiatan ini juga merupakan wujud Unit Sabhara Polsek Cikarang dalam perannya sebagai pemelihara harkamtibmas di wilayah hukumnya. (Dre)

Polsek Cibarusah Berbagi Air Bersih Dua Titik di Desa Sirnajati

0

JIB | Kab Bekasi,- Kapolsek Cibarusah AKP Sukarman SH. dan Wakapolsek Cibarusah IPTU Kadarusman SH, serta Bhabinkamtibmas Desa Sirnajati Aiptu Asep Djuarsa melakukan pendistribusian Air bersih di Dua titik di Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Sabtu, (07/09/2019)

Kegiatan baksos yang berupa pemberian bantuan air bersih tersebut atas kerjasama antara Polsek Cibarusah dengan tokoh masyarakat Cibatu Bapak Haji Sata untuk diberikan ke Masjid/Mushollah dan warga Musholla Al-Huda Perum Sirnabakti Dua Rt 03/02 & Musollah Nurul iman Rt 01/03 Desa Sirnajati Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

Dalam Giat ini Kapolsek Cibarusah dan Wakapolsek Serta Bhabinkamtibmas Desa Sirnajati Aiptu Asep Djuarsa melakukan pengamanan dan menyalurkan pendistribusian Air Bersih ke warga sebanyak 135 KK dan Masjid/Musollah dan warga perum Sirnabakti

Masyarakat tampak antusias menerima bantuan air bersih. Mereka sejak pagi sudah mempersiapkan wadah air seperti ember, derigen, blong dan sebagainya. Melalui Ustad Badri mengucapkan.

“Terima kasih atas Bantuan Air bersih dari Polsek Cibarusah semoga barokah dan manfaat serta Allah Swt yang membalasnya,”ujar Ustad Badri

Kegiatan pengamanan dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan dan untuk menjaga ketertiban warga masyarakat, agar kegiatan dapat berjalan dengan tertib tidak saling berebut sesuai dengan antrian atau giliran, kegiatan Baksos pendistribusian air bersih tersebut berjalan lancar aman dan kondusif. (Dre)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -