Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 437

Anggota Polri Polres Metro Bekasi Terima Kenaikan Pangkat

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,- Polres Metro Bekasi menggelar upacara Korp Raport kenaikan pangkat anggota Polri dan pelepasan anggota yang Purna Bhakti. Kegiatan yang dilakukan pada Kamis (04/07/2019) pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB itu dilakukan di Lapangan Apel Polres Metro Bekasi.

Ada 123 personel anggota Polri yang naik pangkat pada periode 04 Juli 2019, dari Bripda ke Briptu, Briptu ke Brigadir, Brigadir ke Bripka, Bripka ke Aipda, Aipda ke Aiptu dan perwira dari Ipda ke Iptu. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Candra Sukma Kumara,SIk,MH bertindak sebagai Inspektur upacara.
Acara tersebut juga dihadiri Wakapolres Metro Bekasi AKBP Luthfie Sulistyawan, seluruh Pejabat Utama (PJU) Polrestro Bekasi, Para Kapolsek jajaran, Pamen Polrestro Bekasi, Pama, Brigadir dan PNS serta pengurus Bhayangkari.
“Selamat untuk para anggota yang telah naik pangkat. Semoga kenaikan pangkat ini semakin menambah semangat dalam melaksanakan tugas memberi keamanan bagi masyarakat,” terang Kombes Candra.
Setelah selesai upacara kenaikan pangkat, acara dilanjutkan doa dan syukur atas kenaikan pangkat yang dilaksanakan di Gedung Promoter Polres Metro Bekasi. Ada juga pemotongan tumpeng oleh Kapolrestro Bekasi, potongan tumpeng diberikan kepada para Purna Bhakti.
Selain adanya selingan iringan lagu, kepada para Purna Bhakti juga diberikan cindera mata, termasuk AKBP Kiswan. Setelah selesai melaksanakan syukuran, para Purna Bhakti melaksanakan tradisi pelepasan dengan pedang pora.
Ke 20 Purna Bhakti berjalan menelusuri lorong dan saat tiba diujung disambut dengan kendaraan becak masing-masing. Anggota Purna Bhakti didampingi istri masing masing keluar mako Polres dengan diantar menggunakan becak. (Dre)

BERSAMA MUSPIKA KECAMATAN CIKTIM BERSIHKAN SAMPAH DI KAMPUNG CEGER AGAR SEDAP DI PANDANG MATA

0

JIB | Cikarang Timur, Bekasi- Hari ini bersama muspika kecamatan Cikarang Timur di pimpin oleh camat cikarang Timur Ani Agustin sidak langsung ke pembuangan sampah illegal di kampung ceger RT 01/03 Desa Tanjung Baru kecamatan Cikarang Timur.

Dengan demikian Penangan sampah itu langsung di tanganin oleh camat, koramil, polsek, aparat Desa Tanjung Baru hari ini juga di bersihkan bersama-sama, agar sedap di pandang mata, selang beberapa lama ada masyarakat membuang sampah langsung di tanganin dan di berikan sanksi.

Camat Cikarang Timur Ani Gustini yang biasa di sapa Umi mengatakan alhamduillah pada Hari kita bersama Muspika kecamatan Cikarang Timur sedangan membersihkan sampah yang ada di kampung ceger, gundukan sampah ini akan kita bersihkan dan kita buang di TPS Burangkeng dengan satu unit mobil sampah yang sudah siap.

“Selain itu juga saya minta tadi ibu yang buang sampah sembarangan kepergok sama kita, harus kita tangani dan di berikan sanksi agar sadar akan membuang sampah sembarangan dan harus ada surat tertulis atau berita acara kepada si ibu agar tidak mengulangi lagi buang sampah sembarangan ” Jelasnya.

Masih kata Umi. Dengan dibersihkan sampah oleh muspika tadi, saya berharap masyarakat tidak membuang sampah sembarangan lagi, dan apabila masih melanggar akan kita berikan sanksi, tapi insya Allah dengan ada program Bupati kita akan taru bak sampah di sini. Untuk masyarakat ceger Desa Tanjung Baru.

Deden Solahudin Sekdes Tanjung Baru kepada Jurnal Indonesia Baru mengatakan penangan sampah ini adalah salah satu kepedulian kami sebagai aparat Desa maupun Muspika untuk menagani sampah yang ada di wilayah Desa Tanjung Baru salah satunya di RT 01/03 kampung ceger.

“Bukan hanya itu, masyarakat juga harus Peduli terhadap lingkungan masing-masing, intinya satu buanglah sampah pada tempatnya, dan sadar akan kebersihan.” Ungkapnya.

Deden juga memaparkan, ini adalah salah program Bupati Bekasi tentang penangan sampah, bukan hanya itu di seluruh wilayah atau Desa-Desa akan di berikan bak sampah oleh pemkab Bekasi, ya salah satunya Desa kita akan di berikan bak sampah, agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

Tempat terpisah Ketua Wahana Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (WPLHI) Kabupaten Bekasi Syarifudin mengatakan mensikapi permasalahan sampah di kabupaten Bekasi salah satunya di kecamatan Cikarang Timur dan masyarakat harus di berikan idukasi oleh aparatur desa terkait sampah yang menjadi PR besar di pemerintahan kabupaten Bekasi khususnya di kecamatan Cikarang Timur.

“Pemerintahan kabupaten Bekasi harus memberikan solusi salah satunya membuat bak sampah di setiap dusun, agar tidak terjadi lagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan” Jelasnya.

Syarifudin yang biasa panggil panjalu. Berharap ke depan masyarakat sadar akan kebersihan di tiap-tiap wilayahnya masing-masing, sait epek sesuai motto Kabupaten Bekasi “BEKASI BARU BEKASI BERSIH”. (Endang)

Musim kemarau Berkepanjangan Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Kekeringan

0

JIB | JAKARTA,- Hasil Monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) yang dilakukan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga 30 Juni 2019 menunjukkan terdapat potensi kekeringan meteorologis (iklim) di sebagian besar Jawa, Bali dan Nusa Tenggara dengan kriteria panjang hingga ekstrim.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Drs. Herizal, M.Si, menjelaskan monitoring terhadap perkembangan musim kemarau menunjukkan berdasarkan luasan wilayah, 37% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau dan 63% wilayah masih mengalami musim hujan.

“Wilayah yang telah memasuki musim kemarau meliputi Aceh bagian Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, Pulau Jawa dan Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan bagian Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur bagian Selatan, Maluku, dan Papua bagian Selatan,” jelas Herizal.

Musim kemarau ditambahkan Herizal tidak berarti tidak ada hujan sama sekali. Beberapa daerah diprediksikan masih berpeluang mendapatkan curah hujan. Potensi curah hujan tinggi diindikasikan terjadi disejumlah wilayah antara lain dalam kategoru SIAGA (Prakiraan Curah Hujan > 200 mm dalam 10 hari dengan peluang >70%), yaitu:

1. Sulawesi Tengah (Morowali, Banggai, dan Tojounauna); dan 2. Papua (Yahukimo, Pegunungan Bintang, Asmat, Mimika, Jayawijaya, Nabire, dan Paniai).

Untuk itu Herizal mengimbau masyarakat agar waspada dan berhati-hati terhadap kekeringan yang bisa berdampak pada:

a. Sektor pertanian dengan sistem tadah hujan.

b. Pengurangan ketersediaan air tanah (kelangkaan air bersih)dan

c. Peningkatan potensi kemudahan terjadinya kebakaran.

Berikut hasil Analisa teridentifikasi adanya potensi kekeringan meteorologis yang tersebar di sejumlah wilayah, antara lain:
AWAS (telah mengalami HTH >61 hari dan prakiraan curah hujan rendah <20 mm dalam 10 hari mendatang dengan peluang >70%), yaitu:

1. di Jawa Barat (Bekasi, Karawang dan Indramayu);

2. Jawa Tengah (Karanganyar, Klaten, Magelang, Purworejo, Rembang, Semarang, Semarang, dan Wonogiri)

3. Sebagian besar Jawa Timur

4. DIY (Bantul, Gunung Kidul, Kulonprogo, dan Sleman)

5. Bali (Buleleng);

6. Nusa Tenggara Timur (Sikka, Lembata, Sumba Timur, Rote Ndao, Kota Kupang, dan Belu)

dan 7. Nusa Tenggara Barat (Bima, Kota Bima, Lombok Timur, Sumbawa dan Sumbawa Timur).

SIAGA (telah mengalami HTH >31 hari dan prakiraan curah hujan rendah <20 mm dalam 10 hari dengan peluang >70%), yaitu:

1. Jakarta Utara; dan

2. Banten (Lebak, Pandeglang, dan Tangerang).

WASPADA (telah mengalami HTH >21 hari dan prakiraan curah hujan rendah <20 mm dalam 10 hari dengan peluang >70%), yaitu:

1. Aceh (Aceh Besar, Pidie dan Bireuen)

2. Jambi (Merangin, Batanghari dan Bengkayang)

3. Lampung (Way Kanan)

4. Kalimantan Tengah (Pulangpisau) 5. Kalimantan Barat (Bengkayang) dan

6. Sulawesi Selatan (Bantaeng, Selayar, dan Takalar). (Dre)

Walimatussafar Bachrurozi di Hadiri Bupati Bekasi

0

JIB | Cikarang Utara,Bekasi- Menunaikan ibadah haji merupakan cita-cita setiap umat Muslim. Selain Haji adalah ibadah yang amat mulia, ibadah tersebut adalah bagian dari rukun Islam bagi muslim yang mampu menunaikannya. Salah satunya Bachturozi yang pada hari ini acara walimatussafar di kediamannya, biasa di panggil ozzi pada hari kamis (04/07/2019) di jalan KH Fudholi Kebon kopi RT 03/06 Desa Karang asih kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi.

Walimatussafar tersebut di hadiri Oleh Bupati Bekasi H Eka Supria Atmaja SH, KH Atin Hayatin Kauni A. Sag, Pimpinan pondok pesantren Halqoh Al-Istiqhotsah, Drs. Dadan Setiawan MM, Calon Wakil Bupati Bekasi, tokoh Agama, para jamaah yang mengahadiri acara tersebut.Dalam sambutan tuan rumah Bahrurozi yang berangkat ke tanah such mengatakan alhamduillah saya bisa menunaikan rukun Islam ke 5 semoga menjadi haji yang mabrul, saya mohon doa ke berangkatan saya.

“Dan saya sangat berterima kasih kepada tamu undangan khususnya Bupati Bekasi yang telah hadiri semoga semuanya di berikan kesehatan Aamin, intinya mohon Doanya ke berangkatan Haji saya” Ungkapnya.

Kemudian acara walimatussafar tersebut di berikan tausiyah atau siraman rohani Oleh KH. Rojali biasa panggil Kiai Tempayan, dalam ceramahnya. “Alhamduillah semoga berangkatnya di Berkahi oleh Allah SWT, menjadi Haji mabrul Dan ini sudah takdir Allah, kalau Allah sudah menghendaki apapun bisa terjadi untuk berangkat haji bagi siapa yang di kehendaki” Jelasnya. (Frans).

Sebanyak 957 warga Pacitan, Jawa Timur terserang hepatitis A

0

JIB | JAKARTA,- Sebanyak 957 warga Pacitan, Jawa Timur terserang hepatitis A. Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek mengimbau masyarakat jaga kebersihan.

Menkes mengatakan kasus hepatitis A di Pacitan ditangani secara bersama-sama. Bagi warga yang tertular virus tersebut, Menkes meminta untuk istirahat.

”Istilah saya diistirahatkan livernya, liver itu lebih banyak kerja untuk karbohidrat, gula. Itu biasanya kita kurangin. Hepatitis kan tidak ada obatnya, tadi saya bilang istirahat, itu virus, imbauan untuk masyarakat jaga kebersihan, sebelum makan cuci tangan dulu,” katanya, Rabu (3/7), di Gedung DPR RI, Jakarta.

Masa inkubasi atau perkembangan penyakit hepatitis A dalam tubuh selama 15-50 hari, sementara masa penyembuhannya sekitar 2 minggu, bahkan bisa kurang atau lebih dari 2 minggu.

Penyebab kejadian hepatitis A di Pacitan diduga dari air sungai yang tercemar.

”Secara epidemiologi kita harus lihat daerah mana yang kena. Kalau dalam satu aliran sungai ya mungkin aliran sungai itu yang harus kita perhatikan. Barusan saya dapat informasi air-air di situ sedang diperiksa di laboratorium, jadi ada beberapa lab di Surabaya, kita kirim untuk memeriksa air itu,” katanya.

Terkait penanggulangan hepatitis A, Menkes mengatakan sudah ada arahan ke pemerintah daerah dan sudah bergerak melakukan penanganan.

”Tentu yang pertama kita harus menolong korban, kemudian kita mencari dari mana asalnya ini (virus hepatitis A) dan kita harus cari hulu dari permasalahan ini apa. Apa betul dari air sungai, apa betul dari orang yang BAB dan kemudian membawa virus itu, dan sebagainya,” kata Menkes.

Karena itu, Menkes menekankan kepada warga Pacitan untuk menjaga kebersihan. ”Kebersihan nomor satu,” katanya.

Masalah hepatitis A tidak hanya terjadi di Pacitan, saat ini penyakit tersebut telah menyerang warga Trenggalek.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung dr. Wiedra Waworuntu, M.Kes mengatakan kasus hepatitis A di Pacitan sudah dinyatakan KLB, sementara Trenggalek tidak.

”Pacitan sudah ditetapkan KLB, Trenggalek tidak, karena masalah hepatitis A di sana sudah bisa ditanggulangi,” katanya.

Status KLB di Pacitan tidak akan ditarik sebelum kasus penularan berhenti, kemudian telah melewati 2 kali masa inkubasi. (DRE)

Tidak Membawa Dokumen Ketenagakerjaan, WNI Yang Akan Bekerja Ke Malaysia Diamankan Satgas Yonmek 643/WNS

0

JIB | Kalimantan Barat,- Dikarenakan tidak memiliki dokumen resmi, delapan (8) calon pekerja ilegal ke Malaysia, diamankan Satgas Yonmek 643/WNS, di Kecamatan Sekayam, Kalimantan Barat (Kalbar).
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 643/WNS, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto, dalam rilis tertulisnya, Kabupaten Sanggau, Rabu (3/7/2019).

Diungkapkan Dansatgas, keberhasilan mencegah ke delapan WNI yang mencoba masuk ke wilayah Malaysia melalui Dusun Guna Banir, Desa Malenggang, pada Selasa (2/7/2019) ini, melalui patroli rutin yang dilaksanakan anggota Satgas di jalur perbatasan.

“Kedelapan WNI yang diketahui berasal dari Pontianak dan Kubu Raya ini, mengaku akan bekerja di ladang TE Malaysia, ditemukan prajurit Satgas Pamtas saat melaksanakan patroli di Jalan Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP) wilayah Guna Banir,” ujarnya.

“Sekitar pukul 19.20 WIB, mereka melintas di Jalan JIPP. Saat dilakukan pemeriksaan, mereka sama sekali tidak membawa dokumen ketenagakerjaan yang dibutuhkan untuk bekerja ke luar negeri. Oleh karena itu kita lakukan pencegahan keberangkatan,” ucap Dansatgas.

Dwi Agung Prihanto juga menjelaskan bahwa upaya pencegahan dilakukan Satgas karena resiko yang akan mereka hadapi sangat besar jika sampai lolos ke wilayah negara lain dengan tidak membawa dokumen resmi.

Mereka bisa tertangkap di sana, makanya kami (Satgas) cegah supaya mereka tidak jadi korban di negeri orang,” terangnya.

Pemerintah Indonesia kata Dwi Agung, sudah menyiapkan jalur yang aman bagi WNI yang mau bekerja di luar negeri.

“Manfaatkanlah jalur aman yang sudah ditentukan itu, jangan menantang resiko walaupun prosesnya instan,” pungkasnya.
Adapun kedelapan orang WNI ini telah diserahkan ke Imigrasi Entikong, sambil melengkapi dokumen resmi ketenagakerjaan yang diperlukan untuk bekerja di luar negeri. (Dre)

Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya menerima Api Porprov ke VI Jawa Timur

0

JIB | Gresik,- Di Perbatasan antara Lamongan dan Gresik di Wilayah utara tepatnya di Kecamatan Panceng. Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya menerima Api Porprov ke VI Jawa Timur. Api Porprov tersebut diserahkan oleh Sekda Lamongan Yuhronur Efendi pada Rabu (3/7/2019) siang.

“Saya Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik atasnama Pemerintah Kabupaten Gresik dan seluruh masyarakat Gresik siap menerima api Porprov VI tahun 2019. Selanjutnya siap untuk dikirab menuju Pendopo Kabupaten Gresik” tegas Andhy yang didampingi plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sentot Supriyohadi.

Saat prosesi penyerahan berlangsung, tampak maskot dari kedua Kabupaten Si Giro (Kerbau Giras) maskot dari Kabupaten Gresik dan Lilo (Bandeng dan Lele) maskot dari Kabupaten Lamongan yang ikut mendampingi penyerahan tersebut.

Api Porprov yang dikirab dari Panceng melintasi Pantura Gresik menuju Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro. Kemudian dikirab di kota Gresik dikirab dan diinapkan di Pendopo Bupati. Menurut rencana pada Kamis pagi, api Porprov dibawa ke perbatasan Surabaya yaitu sekitar Wilayah Segoromadu dan dijemput Atlit Porprov Kota Surabaya.

Porprov VI Jatim 2019 rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 6 sampai dengan 13 Juli 2019, di empat kabupaten, yang akan diikuti kontingen dari 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Pembukaan dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juli 2019 di Stadion Suryajaya (Lamongan). Sedangkan penutupan akan dilaksanakan di Stadion Bumi Wali Kabupaten Tuban pada tanggal 13 Juli 2019.

Adapun pertandingan cabang olahraga (Cabor) Porprov IV tahun 2019 yang dilaksanakan di Kabupaten Gresik ada 9 cabor, yaitu Sepakbola, Hoki indoor dan outdoor, Senam, Billyard, Bola basket putra dan putri, Muaythai, Selam, Bridge dan Renang. (Dre)

Fakhri Husaini Seleksi Pemain Kualitas Dan Tangguh Untuk Kejuaraan Piala Aff U-18

0

JIB | CIKARANG, BEKASI,- Tim Nasional Indonesia U-19 tergabung dalam Grup A kejuaraan Piala AFF U-18 yang akan berlangsung di Vietnam dari tanggal 4 hingga 19 Agustus 2019. Saat ini, tim asuhan pelatih kepala Fakhri Husaini sedang melakukan pemusatan latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, dari tanggal 1 Juli hingga 2 Agustus 2019.

Bersama Indonesia, di Grup A juga ada Myanmar, Laos, Timor Leste, Filipina, dan Brunei Darussalam. Indonesia akan memulai pertandingan perdananya melawan Filipina tanggal 6 Agustus 2019 di Stadion Di An, pukul 15.30.

Fakhri Husaini mengatakan bahwa dirinya sudah mempunyai gambaran tipe lawan yang akan dihadapi di grup A. Ia pun menyebut bahwa grup A diisi lawan-lawan yang mempunya kualitas, oleh karena itu dirinya akan mempersiapkan tim secara maksimal.

“Lima calon lawan kami tentu memiliki gaya dan karakter permainan yang berbeda. Ini tetap harus kami waspadai dan kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Yang jelas kami akan bekerja keras,” kata Fakhri, Rabu (3/7/3019).

Ditambahkan oleh Fakhri, untuk pemilihan pemain yang akan dibawa dirinya akan memilih sesuai kriteria. Saat ini, 33 pemain sedang mengikuti pemusatan latihan di Cikarang.

“Nantinya di susunan pemain Timnas U-19, kami akan benar-benar memilih pemain yang mempunyai kualitas serta tangguh dalam lima kriteria yang saya pegang. Yakni; fisik, teknik, skill, taktik, dan mental,” tutur Fakhri.

“Karena hanya pemain dengan kriteria hebat seperti itulah yang akan mampu mewujudkan impian kami,” sambung pelatih yang sukses membawa Indonesia juara Piala AFF U-16 tahun 2018 lalu.

Di waktu yang sama, hari ini, para pemain Timnas U-19 sedang mendapatkan materi tentang “Sport Nutrition and Sport Preventif Injury”. Materi ini diisi oleh Dr. Syarif Alwi Dokter Tim Nasional dan Fisioterapi Immanuel Maulang.

“Materi ini diberikan agar para pemain mengetahui dan sadar kalau mereka sebagai pesepakbola harus memperhatikan nutrisi atau asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh mereka. Dan juga bagaimana cara mereka mempersiapkan diri dari pencegahan cedera di dalam atau di luar pertandingan,” kata Dokter Syarif Alwi.

Selain Piala AFF U-18 di Vietnam ini, Fakhri juga mempersiapkan tim untuk Kualifikasi Piala Asia U-19 2020, September/Oktober mendatang.(Dre)

Pemkab Indramayu Sangat Serius Dalam Menyiapkan Kawasan Perindustrian

0

JIB |INDRAMAYU,- Pemkab Indramayu sangat serius dalam menyiapkan kawasan industry, bahkan mereka telah menyiapkan lahannya dan sudah ada regulasi dan perubahan tata ruang wilayah.

Hal itu terungkap ketika Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menerima Kunjungan Kerja Bupati Indramayu, H. Supendi yang melakukan ekspose KPI di Kantor Kementerian Perindustrian RI, Rabu (03/07/2019).

Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Indramayu yang telah menyiapkan Kawasan Peruntukan Industri (KPI) di Kabupaten Indramayu sebagai rencana untuk membuka pintu investasi besar-besaran.

Airlangga Hartarto mengatakan. “Kemenperin memberikan apresiasi atas kesungguhan Pemkab Indramayu dalam menyiapkan kawasan perindustrian. Penyiapan kawasan perindustrian tersebut merupakan dukungan penuh dari pemerintah daerah kepada kebijakan pemerintah untuk terus menarik investasi ke berbagai daerah”. Ujarnya

Airlangga menambahkan, berdasarkan Rencana Induk Pembangunan Industry Nasional (RIPIN) tahun 2015 – 2035 dan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2015 Kabupaten Indramayu Masuk dalam Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri (WPPI) di Jawa Barat. Pungkasnya

Sementara itu Bupati Indramayu H. Supendi menjelaskan, kedatangannya ke Menteri Perindustrian untuk melakukan ekspose kawasan perindustrian dan membuktikan keseriusan Pemkab Indramayu untuk mendatangkan investor ke daerah yang dipimpinnya.

Masuknya Indramayu ke dalam WPPI bersama dengan Cirebon dan Majalengka saat ini sudah ditanggapi serius oleh Pemkab Indramayu dengan merubah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk kawasan industri.

Supendi menambahkan, pada tahun 2016 Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri, memfasilitasi penyusunan studi kelayakan pembangunan industri di Kabupaten Indramayu yang kemudian dilanjutkan pada tahun 2017 dengan penyusunan Master Plan kawasan industri di Kabupaten Indramayu.

Dalam revisi RTRW Kabupaten Indramayu tahun 2011-2031 sudah mengakomodir aspek kebijakan pemerintah pusat dalam pengembangan WPPI, selanjutnya dalam KPI seluas kurang lebih 20.000 ha telah tersebar di 10 kecamatan.

Tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Indramayu telah menysun Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) dan sudah ada Rencana Pembangunan Kawasan Industri yang terebar di 10 kecamatan,” tegas Supendi.

10 kecamatan tersebut yakni Kecamatan Sukra 2.814 hekatar, Patrol 1.385 hektar, Kandanghaur 2.025 hektar, Losarang 4.523 hektar, Balongan 1.438 hektar, Juntinyuat 643,1 hektar, Krangkeng 3.507 hektar, Tukdana 664,1 hektar, Terisi 1.379 hektar, dan Gantar 1.574 hektar.

“Mari kita bersama-sama antara pemerintah daerah, pusat, dan juga masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Indramayu yang berkesinambungan. Kami terus berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat Indramayu yang relijius, maju, mandiri, dan sejahtera,” tegas Supendi. (Dre)

KONTINGEN DESA KARANG RAHARJA SIAPKAN SUKSESKAN MTQ KECAMATAN CIKARANG UTARA.

0

JIB | Bekasi- Dalam rangka acara tarub pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Cikarang Utara nanti, kontingen Desa Karang Raharja yang mana dalam persiapan tersebut bermacam macam hasil cocak tanam pera petani yang di perlihatkan dalam acara tarub pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Cikarang Utara nanti.

Kades Desa Karang Raharja Suhendra AR sudah mempersiapkan segala-galanyasegala-galanya di depan halaman rumahnya sore tadi. Selasa (02/07/2019).

“Macam-macam hasil dari para petani Desa Karang Raharja seperti terong, bayam, kacang tanah, ketela pohon singkong dan lain-lain, yang akan di perlihatkan pada waktu acara tarub pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Cikarang Utara” Jelas Suhendra kepada Jurnal Indonesia Baru di kediamanya.

Suhendra yang biasa di panggil Bang Jay, bukan hanya itu tapi dari hasil industri kecil Desa Karang Raharja di antara lain pembutan tempe , tahu , kerupuk , Telur asin keripik singkong, itu akan kita siapkan.

“Nanti dalam acara kompoy atau arak-arakan masing masing Desa, menuju Kantor Kecamatan Cikarang utara kita siap meramaikan acara tersebut dengan lebih meriah dengan membawa hasil petani dan industri kecil” Ucap, Bang Jay dengan santai.

Bukan hanya itu saja. Saya (Jay-Red), juga sudah mempersiapkan Qori dan Qoriah , peserta lomba puisi, pidato, azan dan yang lain lagi banyak yang di ikut sertakan dalam perlombaan MTQ di tingkat Kecamatan Cikarang Utara.

“Semoga acara MTQ kecamatan Cikarang Utara berjalan lancar dan sukses selalu, begitu juga kontingen Desa Karang Raharja semangat terus terakhir saya sangat berterima kasih kepada warga Desa Karang Raharja yang telah mensupport” Tutupnya. (Tiar)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -