Friday, May 22, 2026
Home Blog Page 470

SD, SMP & SMA/SMK Dibangun di Satu Atap (Lokasi), Akan Diusulkan Gubernur Jabar

0

JIB | KAB. GARUT – Pemdaprov Jawa Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan akses pendidikan agar semakin luas. Tidak hanya di satu tingkatan pendidikan, namun di semua level atau jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA/SMK.

Untuk itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di hadapan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhadjir Effendy, mengusulkan agar lokasi sekolah SD, SMP, dan SMA/SMK ada dalam satu gedung atau lokasi.

Hal ini dilakukan agar ada kemudahan bagi peserta didik yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, sama halnya seperti sebagian besar bangunan sekolah milik sekolah swasta dimana SD, SMP, dan SMA/SMK ada dalam satu kawasan atau gedung.

“Kami mohon izin mengajukan gagasan, kami ingin membangun, misalkan kami membangun SMP di atas bangunan SD atau bangunan SMA di atas bangunan SMP, sehingga lulus SMP tidak harus sibuk PPDB kemana-mana lagi, cukup dilanjutkan bagi yang ingin melanjutkan,” kata Emil – sapaan akrab Ridwan Kamil dalam sambutannya saat menghadiri acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Pendopo Kabupaten Garut, Sabtu sore (23/3/19), Kemarin.

Masih Kata Emil, Ini akan menghemat biaya dan akan meng-cover Angka Partisipasi Pendidikan yang lebih tinggi.

“Hal tersebut perlu juga untuk dilakukan karena ada penyusutan jumlah sekolah dan peserta didik di level SMP dan SMA/SMK. Sementara di sisi lain pemerintah dituntut untuk terus meningkatkan pemerataan pendidikan.” Ujarnya.

Dia juga (Emil-Red). Ada gagasan yang sedang kami eksperimenkan. Mohon dukungannya juga. Misalkan jumlah SD sekitar 19 ribuan se-Jawa Barat. Dari 19 ribu yang masuk SMP tinggal 5 ribuan, kemudian SMA-nya tinggal 1.500-an. Jadi makin hari makin menyusut.

“Kami dituntut pemerataan pendidikan. Dalam teori pembangunan tidak sederhana membeli lahan, membangun konstruksi – apalagi daerah perkotaan mahal sekali. Padahal sekolah-sekolah swasta itu SD-nya di situ, bangunan SMP-nya di situ, SMA/SMK-nya di situ,” jelasnya.

Lebih lanjut, Emil mengatakan bahwa untuk mewujudkan gagasan tersebut ada kendala teknis. Dimana jenjang SD dan SMP ada dalam kewenangan pemerintah kabupaten/kota, sementara jenjang SMA/SMK dalam kewenangan pemerintah daerah provinsi.

“Tapi ini urusan dunia, tidak sekaku itu dalam pandangan saya sebagai pemimpin di wilayah, sehingga kami bisa menjamin akses pendidikan yang sekarang ini bisa semakin luas, sehingga orang yang – konsep Pak Menteri (Mendikbud) yaitu zonasi itu, agak repot kalau sudah masuk ke SMA/SMK karena semakin sedikit dan semakin jauh,” paparnya.

Menanggapi rencana usulan pembangunan pendidikan Jabar yang disampaikan Emil, Mendikbud Muhadjir Effendy menyambut baik usulan tersebut. Terlebih menurut Muhadjir, merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, bahwa saat ini urusan pendidikan terbagi dalam kewenangan pemerintah pusat untuk pendidikan tinggi, pemerintah daerah provinsi untuk jenjang SMA/SMK atau sederajat, dan pemerintah daerah kabupaten/kota untuk jenjang SD dan SMP atau sederajat.

“Saya sangat menyambut baik apa yang disampaikan Pak Gubernur (Ridwan Kamil), isinya sangat bagus sekali, luar biasa, visoner sekali,” tutur Muhadjir.
“Saya sangat mengapresiasi apa yang disampaikan oleh Pak Gubernur, rencana ke depan pembangunan pendidikan di Provinsi Jawa Barat. Mudah-mudahan pendidikan di Provinsi Jawa Barat akan semakin maju dan tentunya harus didukung oleh daerah atau pemerintah kabupaten/kota,” harapnya.

Menurut Muhadjir, pemerintah daerah mempunyai tanggung jawab dan keharusan untuk memajukan pendidikan di daerahnya masing-masing. Meskipun menurut undang-undang penanggung jawab pendidikan nasional tetap ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai leading sector.

Acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan yang turut dihadiri Bupati Garut Rudy Gunawan, para pejabat teras Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dewi Sartika ini menampilkan kreasi seni dan budaya khas Garut yang ditampilkan para siswa dan siswi dari berbagai sekolah se-Kabupaten Garut.

Selain di Kabupaten Garut, Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Jabar juga akan dipusatkan di tiga tempat lainnya yakni di Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kota Bandung. (HJ/Red)

RUMAH PIMPINAN BMQ (BARA MEGA QUANTUM) DI LEMPAR BOM MOLOTOV OLEH, 2 ORANG TAK DI KENAL

0

JIB | Bengkulu- Telah terjadi pelemparan bom molotov 1 unit Mobil New Avanza Veloz Nopol BD-1371-AQ, th 2012, warna putih. Kronologis kejadian, pada hari Minggu tanggal 24 Maret 2019 sekitar pukul 02.00 WIB, di teras depan rumah korban yang terbuka di Rt 121/ Rw. 04 Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

Bom molotov yang di lemparkan oleh dua pelaku terjadi di kediaman EKA NURDIANTY ANWAR BINTI MUHAMMAD ANWAR, usia 35 tahun, pekerjaan swasta (PIMPINAN BMQ/BARA MEGA QUANTUM). alamat: Jalan rambutan RT 21/04 Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Selebar Kota Kabupaten Bengkulu.

Kejadian tersebut di saksikan oleh KURNIAWAN PUTRA, 25 th, PNS, Rt 21/Rw 02 Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Selebar Kota Bengkulu dan ALDO, 35 th, pekerjaan buruh bangunan , Jl. Rambutan RT 14/04 Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

Dari keterangan saksi pertama Ade kandung korban, Kurniawan Putra menjelaskan, berawal dari korban pulang dari kerja diantar menggunakan mobil hiluk pada hari minggu tgl 24 Maret 2019 sekitar jam 00.00 WIB dan posisi mobil avanza BD- 1371-AQ milik korban parkir di teras depan yang terbuka lalu korban masuk kedalam rumah.

“Sekitar beberapa menit ada suara sepeda motor berhenti di depan rumah, lalu pergi dan sekitar jam 02.00 WIB saya mendengar sepeda motor berhenti lagi di depan rumah korban dan pada saat itu sedang mati lampu/gelap lalu saya mendegar suara lemparan kearah mobil lalu saya langsung keluar dan berteriak dan sepeda motor langsung pergi (kabur) di duga 2 orang pelaku” Terangnya.

Kurniawan juga, melihat mobil di samping kiri sudah terbakar lalu korban dan keluarga langsung bangun kemudian warga berdatangan memadamkan api bersama-sama mobil yang terbakar akibat bom molotov yang di lempar oleh 2 orang tersebut pada jam 02.30 WIB api bisa dipadamkan oleh warga, dan kerugian di perkirakan Rp 200 jutaan. (FENNY KALIGIS)

Generasi Muda NU Gelar Kopi Darat Nasional

0

JIB | Jakarta – Menyikapi maraknya informasi palsu atau hoax yang banyak muncul di media sosial akhir-akhir ini, Generasi Muda Nahdlatul Ulama menggelar Kopi Darat Nasional (kodratnas) di kantor PBNU, jalan Kramat raya nomor 164, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (24/03/2019).

Kodratnas yang diikuti Generasi Muda NU dari 34 Provinsi dan 500 Kabupaten/Kota itu dimaksudkan untuk menyamakan persepsi menangkal hoax.

Dalam kegiatan itu hadir Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Manarul Hidayah, Ketua Harian PBNU KH Robkin Emhas dan jajaran Penasehat GMNU, diantaranya KH Raden Syarif Rahmat, KH Soleh Mahmud (ust Solmed), Budi Kasan Besari (Gus Tunggak), KH Ma’ruf Khozin, pengurus GMNU Pusat Ust Zain As-Syuja’i dan GMNU Sumut Ust Muzani Al Farabi.

Budi Kasan Besari kepada awak media mengatakan Kodratnas Generasi muda NU ini adalah yang pertama di tahun 2019 jelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres.

“Ada tiga hal yang akan dilakukan untuk menyikapi informasi yang beredar di media sosial yang tidak jelas sumbernya, yakni meng-counter berita hoax, konsolidasi netizen NU, serta menjadikan medsos sebagai sarana edukatif dan berakhlakul karimah,” ucap Budi Kasan Besari kepada wartawan.

Menurutnya, kegiatan ini atas inisiatif sejumlah kalangan muda NU yang telah berkecimpung di berbagai profesi.

“Saya ingin Generasi Muda NU merapatkan barisan dan samina Wa ‘atokna kepada kyai Ma’ruf Amin,” Tutupnya (Andre)

Personil Damkar Dan TRC BPBD Selayar Bersinergi Padamkan Kebakaran Lahan 3 Hektar

0

JIB | Kepulauan selayar, sulsel- Tiga hektar lahan jati super di Dusun Tenro, Desa Bontolempangang, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan rata dengan tanah usai dilalap Si jago merah pada sekitar pukul 13.15 Wita, hari Minggu, (24/03) siang ini.

Dua unit armada Damkar dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran diterjunkan ke TKP untuk melakukan upaya pemadaman.

Selain armada Damkar, sepuluh orang personil Tim Reaksi Cepat BPBD Kep. Selayar yang dipimpin Kepala Seksi Kedaruratan BPBD, Andi Baharuddin, AMR, ikut diturunkan ke lokasi kejadian untuk membantu proses pemadaman api.

Persunil BPBD, diterjunkan ke TKP dengan menggunakan armada mobil ranger, DD. 9581 PSC.

Personil pemadam kebakaran dan Tim Reaksi Cepat BPBD, resmi ditarik dan dikembalikan ke satuan masing-masing setelah pada pukul 14.38 Wita, api dinyatakan padam dan keseluruhan TKP dalam kondisi aman, terkendali. (Fadly Syarif)

Akhirnya Tukang Palak Di Taman Sehati Tertangkap Oleh Polisi

0

JIB | Cikarang Timur, Bekasi – Preman pelaku pemerasan terhadap pedagang kopi yang dilaporkan oleh korban ke Polsek Cikarang Timur siang tadi (Sabtu, 23/03) tidak sampai 24 jam, pelaku dapat di ringkus oleh satuan aparat kepolisian sektor (Polsek) Cikarang Timur sekitar pukul 16.00 Wib di gerbang stadion Wibawamukti kabupaten Bekasi. Sabtu (23/03/2019).

Atas dasar laporan dari korban pemerasan, Adin Bin Enjang, yang dilakukan oleh inisial B pada Kamis malam Jumat (22/03) pukul 01.00 Wib ketika Adin sedang berjualan kopi dan makanan ringan didepan PT. Tuperware Kawasan Jababeka 5, dan sekitaran taman sehati stadion wibawa Mukti, Kelurahan Sertajaya Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, dirinya didatangi oleh pelaku sambil marah – marah minta uang seraya melempar galon air ke area tempat dagangnya. Karena rasa takut, akhirnya Adin pun memberinya uang dan rokok yang dipintanya.

Usai menerima laporan dari korban, anggota satuan Polsek Cikarang Timur langsung melakukan tindakan mencari dan menangkap pelaku “B” yang kerap membuat resah para pedagang dan masyarakat disekitar Taman Sehati Stadion Wibawamukti dan Kawasan dimana pelaku sering melakukan aksinya.

Pelaku “B” berhasil ditangkap tanpa melakulan perlawanan di area gerbang stadion Wibawamukti dan dibawa ke kantor Polsek Cikarang Timur guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Salah seorang anggota kepolisian yang menangkap pelaku, Brigadir Ajat, mengatakan kepada awak media melalui telepon seluler, “pelaku saat ini sudah kami BAP guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat pasal 368 tindak pemerasan dan terancam kurungan pidana 9 tahun penjara.” ucapnya.

Masih ujar Brigadir Ajat, “dari penangkapan pelaku “B” ini, banyak para pedagang, tukang ojeg, ataupun masyarakat lainnya yang merasa senang dengan ditangkapnya si “B” yang kerap bikin onar dan meresahkan lingkungan.” ujarnya.

Sementara temannya si “B” yaitu “K”, yang turut bersama dilaporkan oleh Adin, menurut Brigadir Ajat, tidak masuk dalam target penangkapan, karena hanya terbawa – bawa oleh si pelaku. (TS)

Banyak Tukang Palak Di Taman Sehati…..!!!Ehhh di laporkan Pedagang Ke Polisi

0

JIB | Cikarang Timur, Bekasi – Adin Bin Enjang warga kampung Rawa Sentul Desa Jayamukti Kecamatan Cikarang Pusat yang tiap harinya berdagang kopi dan makanan ringan didepan PT. Tuperware Kawasan Jababeka 5 dan di taman sehati di area taman sehati Stadion Wibawa Mukti Kelurahan Sertajaya Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, mengalami tindak premanisme berupa pemalakan uang disertai tindakan ancaman menakut – nakuti. Peristiwa ini terjadi pada Kamis malam Jumat pukul 01.00 Wib (22/03/2019).

Saat di BAP, Adin menerangkan kronologinya, saya berdagang, didatangi dua orang yang diduga preman inisial B dan K sambil marah – marah minta uang dan rokok sambil pelaku melempar galon air ke area tempat dagangnya. Karena rasa takut, akhirnya Adin pun memberinya uang dan roko yang dipinta itu.

“Merasa tidak senang dengan perlakuan dua oknum pelaku pemalakan itu, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kantor kepolisian sektor (Polsek) Cikarang Timur pada hari ini Sabtu siang (22/03/2019).” Jelasnya.

Guna menempuh jalur hukum memohon perlindungan dan penegakan keadilan. Adin berharap, dalam menempuh jalur hukum ini bisa membuat jera para pelaku – pelaku oknum premanisme yang kerap membuat tidak nyaman para pedagang disekitaran Taman Sehati Stadion Wibawa Mukti dan Kawasan.

“Banyak para pedagang yang mengalami tindak pemerasan, pemalakan ataupun pungli dipungut biaya kisaran 400 s/d 500 ribu per bulan. Dengan dalih uang keamanan,” Ungkapnya.

Ditambah lagi, bila para oknum sedang terkena minuman alkohol, mereka kerap berbuat ulah dengan mengancam, mengacak – acak dan merusak barang dagangan di area Taman Sehati dan sekitarnya” Tutupnya. (TS)

Banyak Tukang Palak Di Taman Sehati…..!!!Ehhh di laporkan Pedagang Ke Polisi

0

JIB | Cikarang Timur, Bekasi – Adin Bin Enjang warga kampung Rawa Sentul Desa Jayamukti Kecamatan Cikarang Pusat yang tiap harinya berdagang kopi dan makanan ringan didepan PT. Tuperware Kawasan Jababeka 5 dan di taman sehati di area taman sehati Stadion Wibawa Mukti Kelurahan Sertajaya Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, mengalami tindak premanisme berupa pemalakan uang disertai tindakan ancaman menakut – nakuti. Peristiwa ini terjadi pada Kamis malam Jumat pukul 01.00 Wib (22/03/2019).

Saat di BAP, Adin menerangkan kronologinya, saya berdagang, didatangi dua orang yang diduga preman inisial B dan K sambil marah – marah minta uang dan rokok sambil pelaku melempar galon air ke area tempat dagangnya. Karena rasa takut, akhirnya Adin pun memberinya uang dan roko yang dipinta itu.

“Merasa tidak senang dengan perlakuan dua oknum pelaku pemalakan itu, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kantor kepolisian sektor (Polsek) Cikarang Timur pada hari ini Sabtu siang (22/03/2019).” Jelasnya.

Guna menempuh jalur hukum memohon perlindungan dan penegakan keadilan. Adin berharap, dalam menempuh jalur hukum ini bisa membuat jera para pelaku – pelaku oknum premanisme yang kerap membuat tidak nyaman para pedagang disekitaran Taman Sehati Stadion Wibawa Mukti dan Kawasan.

“Banyak para pedagang yang mengalami tindak pemerasan, pemalakan ataupun pungli dipungut biaya kisaran 400 s/d 500 ribu per bulan. Dengan dalih uang keamanan,” Ungkapnya.

Ditambah lagi, bila para oknum sedang terkena minuman alkohol, mereka kerap berbuat ulah dengan mengancam, mengacak – acak dan merusak barang dagangan di area Taman Sehati dan sekitarnya” Tutupnya. (TS)

Wartawan Bekasi Tertimpa Papan Reklame Iklan Dealer Wuling Motors Cikarang, Minta Pertanggungjawaban

0

JIB | Bekasi- Anthony Lesnussa SH dan team pengacara mendapingi ketua SWI Kab.Bekasi, Surya Suep untuk buat laporan terkait kecelakaan tertimpah papan reklame iklan dealer Wuling Motors Cikarang, di jalan Kapten Sumantri depan toko Ananda Cikarang, desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Laporan ketua SWI Kabupaten Bekasi Surya Suep ke Polisi Sektor (Polsek) Cikarang di jalan Gatot Subroto karena lalainya pemasangan papan reklame sehingga mengakibatkan orang lain terluka. Berdasarkan laporan nomor : LP/ – /K/373-CK/lll/2019/SekCkr. Kronologis kejadian pada hari Kamis 21 Maret 2019, pukul 13.30 WIB, di saat dua jurnalis Surya Suep media online Sindikat Post dan Mulyanah (Ayu) media online Redaksi Bekasi melintas di jalan Kapten Sumantri untuk menjalankan tugas liputan tiba-tiba papan reklame iklan jatuh menimpah. “Saya belum bisa banyak bicara karena fisik belum pulih, langsung ke pengacara saya saja,”pintanya sambil merasakan nyeri akibat luka sobek serius di dahi. Jumat (22/03/19)

Anthony Lesnussa SH sebagai kuasa hukum dari pelapor Surya Suep mengatakan, bahwa dirinya sudah berupaya melakukan hukum dan melaporkan peristiwa ini kepihak yang berwajib, kemudian kami serahkan kepada pihak berwajib untuk melakukan tugas dan pungsinya untuk melakukan penyidikan pihak-pihak siapa saja yang bertanggung jawab.

“Kedepannya harapan kami, jika sudah ada pihak-pihak penanggungjawab, kami mohon baik pemerintah dan pihak terkait lainnya untuk fasilitasi agar mencari solusi pertanggungjawaban terhadap korban,”imbuhnya.

Kegiatan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) ke-4 tingkat Provinsi Jawa Barat di Ikuti 1.080 Santri

0

JIB | Pangandaran- Sebanyak 1.080 santri yang berasal dari 27 Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat mengikuti acara kegiatan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) ke-4 tingkat Provinsi Jawa Barat yang sebelumnya acara Perkemahaman Pramuka Santri Nusantara (PPSN) ke-3 Tingkat Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan di kawasan Taman Bumi Geopark Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Sekaligus Panglima Santri Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dipusatkan di Bumi Perkemahan Loka Bina Pangandaran. Jum’at, (22/03/2019) siang tadi.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari dari tanggal 21- 25 maret 2019. Untuk memeriahkan acara kegiatan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) ke-4.

Selain Wagub Jabar hadir pula Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata, Kepala Bidang PD Pontren Provinsi Jawa Barat, DR. H. Abu Bakar Sidik, M.Ag, Kepala Kanwil Kementerian Agama Prov. Jabar Drs. H. A. Buchori, MM, serta Kepala Kementerian Agama Kabupaten dan Kota se-Provinsi Jawa Barat. (Red)

KPLHI Kabupaten Bekasi Adakan Penanaman Pohon di Lapas Cikarang

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas III Cikarang, bersinergi dengan Komite Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (KPLHI) Kabupaten Bekasi, menggelar kegiatan penanaman pohon dalam rangka peringati hari bhakti pemasyarakatan dihalaman Lapas Cikarang.

Kepala Lapas Cikarang, Kadek Anton Budiharta mengatakan, sebanyak 5500 bibit pohon ditanam warga binaan Lapas Cikarang. Bibit pohon tersebut ditanam warga binaan sebagai upaya penghijauan sekaligu menyemarakan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 55 Tahun 2019.

“5500 bibit pohon yang ditanam merupakan bantuan dari Komite Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (KPLHI) dan Serdadu Komunitas Cibeet (Sekoci),” ucapnya

Dia menambahkan, bibit pohon penghijauan yang di tanam merupakan pohon produktif seperti mahoni, durian, jambu, mangga dan lain sebagainya.

“Bibit pohon ini akan kita tanam secara bertahap di bantaran irigasi yang berada di sepanjang Jl. Raya Cilampayan agar lebih hijau dan lebih rindang,” katanya.

Bibit pohon yang sudah ditanam, selanjutnya akan dirawat oleh petugas dan warga binaan agar dapat tumbuh. Nanti akan ada tim khusus yang kami buat yang terdiri dari petugas dan warga binaan yang akan merawat tanaman-tanaman ini.

“Tentunya, kita juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaganya,” kata dia.

Kegiatan penghijauan ini merupakan bentuk sumbangsih dan partisipasi yang diberikan warga binaan kepada masyarakat melalui kegiatan penghijauan. Diharapkan warga binaan juga dapat berinteraksi dengan masyarakat sebagai proses integrasi atau persiapan sebelum mereka bebas nanti.

“Jadi nanti mereka ketika bebas juga siap bergabung kembali dengan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komite Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (KPLHI) Kabupaten Bekasi, Syarifudin, menerangkan, hal tersebut adalah satu kehormatan yang sangat luar biasa untuk pihaknya sebab KPLHI dapat berbagi bibit pohon 5000 dalam menyambut hari bhakti pemasyarakatan yang ke 55 tahun.

“Penghijauan sekaligus penanaman pohon bersama ketua Lapas, Kapolsek Cikarang pusat dan warga binaan Lapas,
Semoga gerakan penanaman pohon ini menjadi amal ibadah dan menjadi berkah untuk kelangsungan generasi sekarang dan generasi yang akan datang,” tandasnya (bis/sam)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -