Sunday, February 22, 2026
Home Blog Page 130

BPJS Jamsostek Ajak Jadi Agen Perisai Kepada DPD IWO Indonesia Kabupaten Karawang

0

JIB | Karawang, – Dalam meningkatkan kerjasama dan sinergitas, Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Karawang bareng BPJAMSOSTEK (BPJS Ketenagakerjaan) Karawang Gelar Silahturahmi dan Program kerja Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai), Kamis (04/05/23).

Berlangsung di kantor Sekretariat IWOI, Silahturahmi pun di hadiri langsung oleh ketua DPD IWOI Karawang, Syuhada Wisastra, A. MD. CHRM. Mirna Herawati Saziah ,Account Representative Khusus dan Muhammad Rizky Gumay,Account Representative Khusus, Serta Korwil Karawang Kota, Mulyadi Juga Korwil Karawang utara. H. Asep Allo

Pada pertemuan itu, Kepala Bidang Kepesertaan Koorporasi dan Institusi, Tomjon menerangkan penting sekali masyarakat miliki BPJS Ketenagakerjaan.

Pasalnya, sambung Tomjon program Perisai itu sangat penting sekali.

“Kepemilikan BPJS Ketenagakerjaan bukan saja milik karyawan pabrik saja, Masyarakat biasa juga wajib memiliki BPJS Ketenagakerjaan,” Kata Tomjon.

Tomjon pun mengaku bahwa cara pendafatarn BPJS Ketenagakerjaan pun sangat sederhana hanya daftar dengan KTP dan Nomor HP bisa terdaftar jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dan untuk menjadi agen Penggerak jaminan sosial (Perisai) ada verifikasi lebih jelas dan gamblang.

“Dan untuk lebih mudahnya, Silahkan saja datang ke sekretariat IWOI untuk bisa menjadi agen Perisai,” Jelasnya.

Melanjutkan penjelasan terkait program Perisai Mirna Herawati Saziah, Account Representative Khusus menerangkan tentang program BPJS Ketenagakerjaan, definisi sistem keagenan perisai, persyaratan wadah dan agen perisai, tugas agen perisai serta skema pendapatan agen perisai.

“Dalam program BPJS Ketenagakerjaan ada lima program, namun yang ditawarkan dalam program Bukan Penerima Upah yaitu : Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua,” terangnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPD IWOI Kabupaten Karawang, Syuhada Wisastra apresiasi dengan adanya silahturahmi dan temu langsung bersama BPJS Ketenagakerjaan Karawang.

Syuhada pun menjelaskan jika IWOI Kabupaten Karawang bermitra dengan BPJS Ketenagakerjaan menjadi patner dalam agen Penggerak Jaminan Sosial (Perisai)

“Semoga dengan hadirnya Agen Perisai dari IWOI Karawang bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk kepemilikan BPJS Ketenagakerjaan,” Harapnya.

“Dan saya yakinkan, bahwa kepemilikan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya menyasar ke karyawan pabrik saja, Semua elemen masyarakat pun bisa menjadi peserta BPJS dan silahkan daftar ke Agen Perisai di IWOI Karawang,” Pungkasnya. (HR – AMR – AL – EY)

DBH Pemdes Sarijaya Bangun Pendopo Guna Meningkatkan Pelayanan Masyarakat

0

JIB | Karawang, – Pemdes Sarijaya Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang, bangun pendopo di depan Kantor Desa dengan tujuan sebagai pelengkap sarana dan prasarana guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pembangunan tersebut yang nantinya di harapkan sebagai tempat yang multi fungsi dalam memberikan kenyamanan warga untuk kegiatan, rapat atau pertemuan dan sebagainya, Rabu (03/05/23).

Dalam hal ini disampaikan oleh Dian Sudianto sebagai Kepala Desa Sarijaya Kecamatan Majalaya, kepada jurnalindonesiabaru.com, Rabu (03/05/23), bahwa dengan adanya pembangunan yang tengah dikerjakan, bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Tahun 2023.

“Alhamdulillah dengan melalui musyawarah desa dapat terealisasi. Dan saya tegaskan juga pembangunan pendopo berlokasi di depan kantor desa yang tengah dikerjakan ini dengan biaya DBH 2023,” terangnya.

Diterangkan pula, alasan untuk dibangun pendopo karena memiliki kesan nampak sederhana tapi kokoh dan megah. Dan diketahui, bangunan pendopo yang tengah di kerjakan banyak manfaatnya sehingga dapat digunakan oleh warga masyarakat.

“Mudah mudahan pengerjaan pembangunan berjalan lancar, dengan hasil yang optimal, yang nantinya mampu untuk mendukung sarana dan prasarana yang memadai demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa sarijaya,” ujarnya.

Diakhir pembicaraan Dian Sudianto sebagai Kepala Desa Sarijaya mengatakan, pihaknya akan terus berupaya dengan memaksimal agar dapat mewujudkan semuanya, termasuk pembangunan di berbagai sektor maupun pemberdayaan masyarakat yang jadi skala prioritas,” pungkasnya. (HR – AMR – EY)

Pemdes Sarijaya Realisasi DD 2022 Jalankan Ketahanan Pangan Dengan Budidaya Ayam Petelur

0

JIB | Karawang, – Rangka pengembangan program ketahanan pangan, Pemdes Sarijaya Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang, merealisasikan Dana Desa (DD) Tahun 2022 dengan menjalankan usaha peternakan ayam petelur, Selasa (02/05/23).

Dian Sudianto sebagai Kepala Desa Sarijaya Kecamatan Majalaya menyampaikan, sesuai aturan dalam pengolahan DD tahun 2022, sedikitnya 20 persen, untuk program ketahan pangan dan hewani.

“Untuk itu Pemdes melaksanakannya dengan kegiatan peternakan ayam petelur, dan ini pun sekaligus merealisasikan hasil kesepakatan dalam musyawarah bersama semua pihak,” terangnya.

Menurutnya, bahwa apa yang dilakukan oleh Pemdes Sarijaya ini sebagai dalam rangka upaya untuk peningkatan ekonomi masyarakat serta guna sehingga dapat mendorong Pendapatan Asli Desa (PADes).

Dijelaskannya, adapun lokasi ketahan pangan dan hewani menurutnya sangat ideal karena agak jauh dari permukiman warga, sehingga tidak berdampak terhadap lingkungan sekitar, di mana lokasi peternakan ayam petelur itu berada.

“Ini dikarenakan limbah dari ayam petelur tersebut pun, dimanfaatkan oleh warga setempat untuk pakan ikan lele, yang keberadaannya tidak jauh dari lokasi kandang ayam petelur,” ujarnya.

Lebih lanjut Dian Sudianto menyampaikan, untuk hasil produksi telur itu sendiri, saat ini untuk sementara waktu dipasarkan ke masyarakat Sarijaya, dengan harga relatif terjangkau, sehingga pemanfaatannya dapat dikonsumsi langsung oleh masyarakat.

“Dengan demikian, ini secara langsung mendukung dan menciptakan ketahanan pangan di Desa Sarijaya Kecamatan Majalaya, agar tidak bergantung dengan pasokan atau pengiriman dari luar desa,” ujarnya.

Dirinya berharap, usaha ayam petelur yang dikembangkannya ini akan terus berkembang dan meningkatkan ekonomi masyarakat serta pendapatan asli desa. Dan lanjutnya, ke depannya dalam pengelolaan ayam petelur tersebut akan dikelola oleh dengan penambahan kelompok yang terdiri dari masyarakat di tiap – tiap Dusun yang ada di Desa Sarijaya. (HR – AMR – EY)

Pemkab Bekasi, Melalui Dinas SDABMBKP Kelola Anggaran Tambahan Genjot Perbaikan 143 Titik Jalan

0

JIB | TAMBUN SELATAN – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus menggenjot perbaikan infrastruktur jalan pada sekitar 143 titik se-Kabupaten Bekasi dengan menambah alokasi anggaran tambahan dari bantuan APBN di tahun 2023 dan APBD Provinsi Jawa Barat untuk tahun 2024.

Hal tersebut dikatakan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan didampingi Kepala Dinas SDABMBK Henri Lincoln saat meninjau jalan di wilayah Kecamatan Tambun Selatan, pada Selasa (02/05/2023).

“Kalau sumber anggaran, kemarin kan kita sudah bertemu DPR RI, sudah ada kesiapan sekitar Rp 85 miliar untuk dua ruas jalan akan diturunkan tahun ini, sekarang kita bahas teknisnya dari bantuan APBN. Kemudian APBD Provinsi juga ada, tapi memang kemungkinan di tahun 2024,” terang Dani Ramdan saat bersama Sekda Dedy Supriyadi, meninjau perbaikan jalan pada Selasa (02/05/2023).

Anggaran infrastruktur jalan ini jelas Dani, akan ada peningkatan di tahun ini dibanding tahun sebelumnya.

“Di daerah CBL, Gabus, dan Cibarusah, memang masih sedang dalam pembicaraan, tetapi sudah semakin mengerucut bisa dilakukan,” tambahnya.

Menurut Dani, banyaknya infrastruktur jalan yang rusak dikarenakan anggaran dua tahun lalu direfocusing untuk penanganan Covid-19. Selain itu kerusakan jalan terjadi karena banyak kendaraan yang melintasi ruas jalan di Kabupaten Bekasi bertonase tinggi.

“Oleh karena kita harus memastikan spek-nya itu betul-betul sesuai dengan yang kita rancang. Nah sekarang kita ada metode e-katalog. Ternyata di sana ada dua keuntungan untuk yang beton kita tidak ada banting-bantingan harga, kedua masa pemeliharaan bisa dua tahun, kalau hotmix satu tahun,” ungkapnya.

Dani meyakini apabila Pemkab Bekasi melalui persetujuan DPRD bisa memiliki sekitar Rp 1 triliun anggaran yang dialokasikan kepada pemeliharaan infrastruktur jalan, maka akan bisa cepat diselesaikan.

“Nanti dengan Dewan ya, makanya Dewan saya ajak, tapi Rp 1 triliun itu pemeliharaan atau perbaikan, belum pembangunan jalan baru, kalau mau jalan baru di atas itu,” jelasnya.

Strategi ini apabila sudah melalui persetujuan DPRD bisa dilakukan, terangnya, dengan membagi peran, seperti jalan lingkungan dengan mendorong Pemerintah Desa, dan APBD dialokasikan ke jalan Kabupaten.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan pada Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Heru Pranoto menyampaikan panjang ruas jalan Tambun Selatan – Cimuning yang akan diperbaiki sekitar 1,1 kilometer dengan lebar 5 meter.

“Di tahun ini juga ada perbaikan saluran sekitar 700 meter. Memang dari tahun kemarin sudah kita programkan perbatasan dengan kota, tahun kemarin kita sudah cor yang rusak parah, nah untuk menjaga kemantapan jalan yang rusak ringan, kita perbaiki biar ke depan Kalimalang tetap mulus,” jelasnya.

Sementara mengenai jalan yang akan diperbaiki Pemkab Bekasi di tahun 2023 ini, sambungnya, sebanyak 143 titik jalan Kabupaten.

“Yang sudah termasuk ke dalam SK ruas jalan Kabupaten, itu sama ada yang jalan baru jalan perbatasan Karangsatria ke arah kota yang jalan alternatif buat jalan tanggul, dengan total anggaran kurang lebih Rp 240 miliar,” terangnya.(ADV)

Hardiknas 2023 Yang di Gelar di Halaman Kantor Kecamatan Cilebar Berjalan Mulus

0

JIB | Karawang,- Pendidikan adalah salah satu tonggak yang terpenting bagi kecerdasan dan mencerdaskan anak bangsa sebagai regenerasi penerus bangsa. Dan dalam Hari Pendidikan Nasional Kepala Kordinator Bidang Pendidikan wilayah Kecamatan Cilebar Heri Supriadi, S.Pd gelar acara upacara peringatan Hardiknas di halaman kantor kecamatan bersama seluruh kepala sekolah serta guru didik se kecamatan cilebar, Selasa (02/05/23).

Dalam sambutannya Korwilcambidik dengan memperingati hardiknas 2 mei 2023 untuk kedepannya dapat meningkatkan kwalitas pendidikan di wilayah kecamatan Cilebar, dan selanjutnya memotivasi kepada rekan rekan guru dan kepala sekolah
untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik dari hari hari sebelumnya.

“Saya menghimbau kepada seluruh rekan guru dan kepala sekolah harus tetap menjaga silaturahmi antara rekan antara pimpinan dan sesama komunitas pendidikan khususnya wilayah Cilebar umumnya Kabupaten Karawang,” ucapnya.

Menurutnya, di momen Hardiknas tahun 2023 sebagai orang lapangan dan sebagai kordinator bidang pendidikan di wilayah Kecamatan Cilebar, agar semua pemangku kebijakan dapat selalu memperhatikan baik sarana prasarana yang ada di daerah daerah terpencil atau daerah daerah ujung kabupaten Karawang.

Untuk saat ini alhamdulillah perhatian khususnya dari Pemda Karawang sudah sangat luar biasa terhadap sarana dan prasarana yang ada khususnya untuk sarana prasarana di kecamatan cilebar,” terangnya.

Selain itu dirinya pun telah mengucapkan terimakasih kepada rekan rekan kepala sekolah maupun rekan rekan guru dan rekan rekan PKBM yang telah pro aktif yang selalu mengikuti momen Hardiknas yang dalam persentasenya dunia pendidikan yang di gelar setiap tahun.

“Alhamdulillah dalam rangka acara hardiknas ini sebelum di mulai upacara kita sempat di guyur hujan tetapi sampai semangat rekan kepala sekolah rekan guru rekan PKBM khusus nya umumnya instansi yang ada di wilayah kecamatan Cilebar selalu semangat tidak terhalang oleh cuaca. “Pungkasnya. (HR – EY)

Ketua DPC LSM Lidik Karawang Laporkan Panitia PTSL Desa Waluya Ke Kejaksaan Karawang

0

JIB | Karawang, – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilaksanakan Pemerintah Desa Waluya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang, diduga adanya pungli yang dilakukan oleh panitia sudah dilaporkan oleh Ketua DPC LSM Lidik Karawang, ke pihak Kejaksaan Karawang, Selasa (02/05/23).

Dikatakan Suhanta Sebagai Ketua DPC LSM Lidik Karawang, pihaknya melaporkan atas dasar temuan dari hasil investigasi di wilayah Desa Waluya dengan adanya pungutan liar (Pungli) realisasi program PTSL yang dilakukan oleh panitia yang ditunjuk langsung oleh Kepala Desa Waluya.

“Kita sudah melaporkan ke Kejari Karawang, terkait adanya pungutan liar yang dilakukan oleh panitia pelaksana progam PTSL Desa Waluya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang,” terangnya.

Menurutnya, Dasar hukum dari PTSL sendiri diantarnya ialah Undang Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok Pokok Agraria, Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 35 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap.

“Namun, ironis nya pakta dilapangan dari hasil investigasi Ketua DPC LSM Lidik Karawang di beberapa wilayah Karawang program tersebut diduga banyak dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pembiayaan PTSL yang seharusnya hanya RP. 150 ribu, menjadi puluhan juta rupiah bahkan berdasarkan data pengakuan masyarakat sampai Rp, 11 juta lebih pada setiap pengurusan PTSL,” ucapnya.

Lanjutnya mengatakan, dari investigasi tersebut di temukan di Desa Waluya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang, bahwa beberapa warga yang ingin mengurus tanahnya di pungut uang bervariasi antara 500 ribu hingga Rp, 11 juta lebih oleh oknum pejabat Desa yang di perintahkan oleh kepala Desa.

“Permasalahan ini sudah kami laporkan ke Kejaksaan Karawang, laporan sudah dilengkapi dengan data data yang akurat yang di dapat dari sumber yang bisa dipercaya, yang sementara tidak mau disebutkan namanya. Bahkan dirinya pun mengaku dimintai uang untuk mengurus tanah oleh oknum Pegawai Desa,” jelasnya.

Lebih lanjut mengatakan, atas dasar puluhan surat pernyataan dari masyarakat yang merasa dirinya di pintai uang, akhirnya langsung melakukan pelapiran aduan dugaan suap atau tidak pidana korupsi PTSL di Desa Waluya ke pihak Kejaksaan Negeri Karawang.

“Dugaan pungli udah jelas yang di lakukan oleh oknum pejabat tersebut akan mencoreng program pro rakyat dan wilayah bebas korupsi yang memang di galakan pemerintah pusat, bahwa Kabupaten Karawang mendapat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Hal ini Kejari Karawang diminta mengusut tuntas kasus dugaan korupsi PTSL yang kami laporkan,” cetusnya.

Ia juga mengatakan dasar laporan yang di berikan ke Kejari Karawang antara lain, Dokumen Surat Pernyatan di atas matrai dari puluhan Masyarakat Desa Waluya dan Dokumen Potocopi KTP Yang bertanda tanda tandatangan di atas materai.

“Setelah rapat koordinasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DPC LSM Lidik Karawang kami berharap jajaran kejaksaan negeri Karawang bertindak karena kami yakin bukti – bukti yang kami berikan cukup kuat untuk melakukan tindakan hukum kepada para oknum yang jelas – jelas mencoreng program negara,” pungkasnya. (HR – AMR – EY)

Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat, Kinerja Polri Di Apresiasi Pemuda Bekasi

0

Kabupaten Bekasi- Ceo PT Rajawali Timur Indonesia sekaligus pemuda Kabupaten Bekasi, Yusup apresiasi kinerja Polri selama beberapa bulan ini tahun 2023.

Menurutnya, Kepolisian telah berhasil menaikan kepercaayan terhadap publik hingga mencapai 73,2% berdasarkan versi indikator politik Indonesia.

“Menurut saya wajar saja citra Polri naik karena ada beberapa masalah besar, seperti kasus Sambo dan Teddy Minahasa terselesaikan dengan baik,” ucapnya. (1/5).

Laki-laki yang disapa akrab Kong Mpe menilai ketegasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada dua jenderal Polri, Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa membuat kepercayaan masyarakat meningkat.

“Karena dari kedua kasus tersebut terlihat jelas bahwa Kapolri tidak melakukan intervensi dalam penyelesaian kasus,” katanya.

Selain penyelesaian kedua kasus tersebut kepada dunia peradilan, kepolisian juga telah berhasil membuat kelancaran Mudik Lebaran Tahun 2023.

“Tentunya kelancaran Mudik ditahun 2023 ini juga patut kita apresiasi,” pungkasnya. (Red)

Pemkab Bekasi Dorong Serikat Pekerja Bangun Hubungan Industrial Pancasila, di Peringatan May Day.

0

JIB | CIKARANG SELATAN – Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama dengan Forkopimda Kabupaten Bekasi dan beberapa Serikat Pekerja serta Pengusaha se-Kabupaten Bekasi, memperingati Hari Buruh (May Day) tingkat kabupaten yang diselenggarakan di Hotel Sahid Jaya, Lippo Cikarang pada Senin (01/05/23).

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, peringatan Hari Buruh Tingkat Kabupaten Bekasi ini merupakan momentum kebersamaan antara pemerintah daerah bersama serikat pekerja dan pengusaha dalam menjalin komunikasi dan sinergitas demi terciptanya Hubungan Industrial Pancasila di Kabupaten Bekasi.

“Hari Buruh itu merupakan penghargaan, pengakuan dari kita semua terhadap kontribusi pekerja dimanapun pekerja itu berada. Disisi lain tentu harus ada feedback-nya dari pekerja dalam bentuk rasa memiliki terhadap perusahaan, ikut memajukan perusahaan. Nah timbal balik seperti itulah yang disebut Hubungan Industri Pancasila,” jelas Dani.

Dani mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Buruh pada tahun ini, Pemkab Bekasi menekankan agar dapat tercipta dan terjalinnya Hubungan Industrial Pancasila. Dengan memperingatinya melalui forum komunikasi yang harmonis tanpa harus turun ke jalan melalui tema ‘Merajut Kebersamaan di Hari yang Fitri’.

“Iya pekerja bisa berkarir atau bekerja kalau ada perusahaan, itulah hubungan simbiosis mutualisme yang harus terjalin antara pekerja dan pengusaha difasilitasi pemerintah. Pengusaha menyadari akan peran penting dan kontribusi pekerja sehingga kita penuhi hak-haknya, kita berikan keamanan dan sebagainya,” katanya.

Dia juga menyatakan, melalui aspirasi yang masuk melalui forum tersebut, Pemerintah Daerah siap sedia membantu para pekerja dalam meningkatkan kompetensi melalui pendidikan serta pelatihan. Hal itu bertujuan sebagai salah satu aspek penting juga agar hak-hak pengusaha bisa terus dihargai, dan juga meningkatkan kesejahteraan.

“Kesejahteraannya melalui koperasi, pelayanan jaminan kesehatan, jaminan ketenagakerjaan. Akan terus kita dorong sehingga Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri besar juga menjadi percontohan bagi Hubungan Industrial Pancasila ini,” ujarnya.

Reporter : Bis

Ma Ersem Tinggal di Rumah Reot Hampir Roboh, Pihak Pemerintah Belum Melirik

0

JIB | Karawang, – Mak Ersem, harus menjalani masa tuanya dalam kesulitan hidup. Di usianya yang kini sudah 78 tahun, warga Dusun Cibenda Rt 011 Rw 003, Desa Makmurjaya, Kecamatan Jayakerta, Karawang, ini harus tinggal di rumah yang sudah reot dan hampir roboh.

Meski begitu, tak ada raut kesedihan tampak pada wajah Mak Ersem. Dia seperti sudah sangat biasa menjalani hidup yang begitu sulit. Kini, rumahnya tidak sekokoh dulu, malahan terbilang tidak layak huni.

Parahnya, dia tidak pernah merasakan bantuan pemerintah, baik pemerintah Desa maupun Pemrintah Kabupaten Karawang.

Meski begitu, dia tidak pernah berkeluh kesah, kecewa ataupun sakit hati.

“Saya sudah tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah. waktu beberapa tahun pernah dapat, namun semenjak ganti Kepala Desa, sudah tidak dapat lagi bantuan apa pun dari pemerintah”, ujar Mak Ersem saat di temui, Senin (01/05/23).

Mak Ersem, selalu mengisi harinya dengan mendekatkan diri kepada Tuhan. Jika kondisinya sehat, ia tidak lupa untuk menghadiri majelis taklim di beberapa masjid sekitar.

Mak Ersem, sudah tidak mampu lagi bekerja dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia hanya mengandalkan bantuan dan kepedulian tetangga sekitar.

Dia pun tidak pernah berpikir merenovasi rumah, karena keterbatasan biaya. Walau begitu, Mak Ersem, tidak menolak jika ada yang ikhlas membantunya.

“Kalau ada yang mau bantu ya emak terima. Kalau belum ada ya tidak apa-apa. Yang Maha Kaya itu Allah. Manusia hanya sekedar suruhannya Allah saja”, ungkapnya.

Seorang tetangganya juga membenarkan Mak Ersem, tidak pernah mendapat bantuan langsung dari pemerintah. Selama ini, dirinya selalu berusaha mengajukan bantuan perbaikan rumah Mak Ersem, melalui desa atau program lainnya, namun tidak pernah terealisasi.

Tidak hanya itu, Mak Ersem tidak pernah menerima bantuan berbentuk PKH atau bantuan pemerintah lainnya. Padahal, Mak Ersem ini sangat layak mendapatkan bantuan tersebut.

Jadinya ya untuk kebutuhan Mak Ersem, mengandalkan pemberian warga. Kalau sakit berobat pakai uang pemberian warga,” ungkap dia.

“Jadinya, ya untuk kebutuhan Mak Ersem, mengandalkan pemberian tetangga. Kalau sakit berobat pakai uang pemberian warga”, ungkapnya. (Amir – Ey)

Berniat Memajukan Karawang, H.M Sayegi (Dewasena) Siap Maju di Jalur Parpol Maupun Independen

0

JIB | Karawang, – Berkeinginan memajukan dan membangun kabupaten di Karawang, H. Muhammad Sayegi yang akrab disapa H. Dewasena memantapkan diri maju di Pilkada Karawang 2024 baik jalur parpol maupun independen.

“Saya sangat miris dengan kondisi Karawang saat ini terutama banyaknya pengangguran dimana-mana, bahkan di pelosok-pelosok daerah sangat terasa,” ucapnya, Senin (01/05/23).

Dikatakannya, saat ini banyak sekali warga Karawang yang ingin bekerja , bahkan saking inginnya bisa kerja sampai mengeluarkan uang, namun hasilnya malah tertipu oleh beberapa oknum.

“Mending dapat kerja mah, ini kerja tidak uang pun tidak ada. Saya miris dengan keadaan tersebut, saya ingin memberantas pengangguran agar masyarakat Karawang semua bisa bekerja,” tuturnya.

Dikatakan H. Dewa, dirinya terpanggil untuk memajukan Karawang dengan mengabdikan diri sebagai Bupati Karawang, untuk menyelesaikan permasalahn-permasalahan tersebut.

“Saya pastikan akan nyalon karena ingin perubahan di Karawang. Walaupun partai tidak mengusung, saya siap maju di jalur independen,” pungkasnya. (HR – EY)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -