Monday, February 23, 2026
Home Blog Page 147

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Semakin Optimis Kabupaten Bekasi Juara Umum

0

JIB | BANDUNG – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengapresiasi para atlet peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2022. Dengan banyak capaian medali, Kabupaten Bekasi memiliki peluang besasr merebut juara umum pada olahraga multi event empat tahunan tersebut.

Optimisme Pj Bupati Bekasi dikatakan usai menyaksikan langsung laga terakhir loncat indah di Kolam Renang UPI Bandung, Kota Bandung, Senin (07/11). pada laga terakhir itu, satu atlet loncat indah yakni Hendra Setiawan berhasil menutup pertandingan dengan Raihan medali emas di nomor menara 3 m putra.

“Alhamdulillah, hari ini mencapai target setelah kemarin agak meleset di nomor yang kita unggulkan ini,” ungkapnya.

Bagi Dani, laga terakhir nomor 3 m sudah menunjukan langkah menuju capaian juara umum. Karena, secara target, tim Loncat Indah Kabupaten Bekasi berhasil mencapainya.

Dirinya menyebutkan, pada pada laga penutup tersebut, dua medali berhasil ditorehkan. Satu emas dari Hendra, satu perak lain oleh pasangan Mochammad Sandy Pratama-Gita Lestari pada nomor synchro menara mixed. Meski begitu, harapan akan lebih besar lagi jika didukung atlet dari cabang olahraga lain bisa terpacu semangatnya untuk meraih medali emas.

“Semoga ini semakin memperkuat semangat kita, optimis kita untuk meraih gelar juara umum di Porprov ini,” katanya.

Dani berpesan kepada seluruh atlet yang akan bertanding agar tetap fokus dan menjaga semangatnya. Sehingga target yang dicanangkan bisa terealisasi.

“Bagi atlet mana pun motivasi untuk juara itu pasti dimiliki, karena mereka berlatih bertahun tahun, bercucuran keringat dan lain sebagainya untuk arena ini. Sehingga yang penting dijaga adalah moril itu, karena saat pertandingan pasti ada gangguan emosi dan fokus makanya kita perlu menjaga itu,” ungkapnya.

Dani juga menegaskan kepada bapak angkat cabang olahraga yang merupakan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bekasi untuk proaktif memberikan support kepada atlet. Supaya, kehadiran pemerintah daerah bisa dirasakan langsung oleh atlet.

“Maka dari itu saya tugaskan kepada perangkat daerah untuk terjun membantu KONI dan pengurus cabor menjaga situasi itu dan juga memberikan dukungan moril dan materil selama pertandingan berlangsung,” katanya. (*)

Bapas Kelas II Bekasi Hadirkan Musisi Mantan Narapidana di Acara Seminar Motivasi

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Bekasi bekerjasama dengan PT Bageur Insan Mandiri, menggelar Seminar Motivasi dengan tema “Mari Bangkit, Menggapai Mimpi “. Sabtu, (05/11/2022) pukul 16.00 WIB sampai dengan selesai.

Bertempat di Cafe Imah Bageur , Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kadiv pas Jawa Barat M. Hilal, Kabapas Cikarang, Heri Sulistiyo Bc.IP.,S.H.,M.H dan jajarannya, Kalapas Cikarang, Kalapas Karawang, klien Bapas kelas II Bekasi, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kepala Bapas kelas II Bekasi, Heri Sulistiyo, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Seminar Motivasi kali ini dalam rangka memperkenalkan diri dan memberikan motivasi kepada klien Bapas kelas II Bekasi dan masyarakat, bahwa ada seorang mantan narapidana kasus narkoba yang kini telah sukses dan berhasil didunia musik.

“Kegiatan ini adalah dalam rangka memperkenalkan diri dan memberikan motivasi kepada klien, disini kami menghadirkan ananda Alloff yang dulunya pernah menghuni Lapas kelas II A Bekasi, tapi berkat keahliannya dalam bermusik yang ananda Alloff ini kembangkan, akhirnya setelah keluar dari Lapas ananda Alloff berhasil didunia musik,” kata Heri.

Melalui kesempatan itu, Heri berharap agar klien di Bapas kelas II Bekasi,semangat melakukan introspeksi serta perbaikan diri dan mengembangkan potensi yang telah dipelajarinya selama pembinaan.

“Saya berharap, kolaborasi dan sinergi antara Lapas, Bapas dan PT Bageur Insan Mandiri dalam membina dan memberikan pelatihan, membuat para klien dapat kembali kepada masyarakat dan diterima oleh masyarakat,sehingga para klien tercapai cita-citanya dan rencananya bersama untuk mewujudkan pribadi yang lebih baik”, sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi Balai Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Jawa Barat, M Ilham, menyampaikan bahwa kegiatan Seminar motivasi ini diprakarsai oleh Bapas untuk mendukung lounching album Alloff mantan narapidana Lapas kelas II A Bekasi kasus narkoba.

“Acara ini sebagai bentuk dukungan kami kepada adinda Alloff dalam lounching albumnya, ini membuktikan kepada masyarakat bahwa seorang mantan narapidana bisa bermanfaat dan memberikan inspirasi yang positif, maka saya berharap kepada masyarakat agar tidak memandang sebelah mata kepada orang-orang yang pernah bersalah, berikan kesempatan kepada mereka agar mereka menjalani kehidupan yang normal.” tutupnya. (Wati/Prabu)

Reses Dewan dr. Asep Disambut Baik dan Berikan Solusi Aspirasi Masyarakat, KORMI Juga Berpotensi

0

JIB | KABUPATEN BEKASI Dewan Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi dr.Asep Surya Atmaja helat Reses Tahun 2022.

Politisi Partai Golkar daerah pemilihan VI itu tampung aspirasi masyarakat Kecamatan Cikarang Utara, Karang Bahagia dan Cikarang Timur, yang digelar di halaman rumah Al’Marhum mantan Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja Kp.Lemah Abang Desa Waluya RT.01/04 Cikarsng Utara mulai Pukul 13.00 WIB s/d Pukul 15.00 WIB. Jumat (04/11/2022)

Politisi yang membidangi Kesehatan, Ketenagakerjaan dan Pendidikan, dengan santai mendengarkan usulan dan aspirasi dari puluhan undangan di acara Reses.

Hadir dalam acara reses tersebut dari berbagai elemen masyarakat, DPD Desa Waluya, RT/RW, Tokoh masyarakat, Tokoh pemuda, Karang Taruna, dan puluhan undangan dari tiga Kecamatan Cikarang Utara, Karang Bahagia, Cikarang Timur.

Dikatakannya Ketua Panitia Reses Dudi Iskandar, tadi juga disampaikan banyak aspirasi, terkait dengan kesehatan,ketenagakerjaan dan pendidikan, Ada juga aspirasi yang disampaikan oleh konsituen reses, persiapan menghadapi musim penghujan. Aspirasi tersebut ditampungnya oleh dr. Asep Surya Atmaja dan akan di tindaklanjuti.

Lanjutnya ketua Panitia Reses Dudi Iskandar, yang tidak kalah pentingnya tadipun dibahas soal pendidikan sekolah-sekolahan yang ada di Kecamatan Cikarang Utara,ada juga soal pencemaran kali Cilemah abang.kata dudi.

Dudi mengatakan, disinggungnya ketua Fraksi Partai Golkar Komisi Empat, soal adanya Kormi yang dipimpin langsung oleh dr. Asep Surya Atmaja, harapan masyarakat dengan ada nya Kormi, dr. Asep Surya Atmaja bisa melibatkan masyarakat yang mempunyai potensi di bidang Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia yang ada di Kabupaten Bakasi tersebut dari tingkat Kabupaten,Tingkat Kecamatan dan Desa.

Harapan dudi, “Semoga adanya Aspirasi-aspirasi yang ada di dapil enam ini yang diserap oleh dr. Asep Surya Atmaja berharap bisa diperjuangkan dan direalisasikan”. tutupnya.

Biro Bekasi : Endang Prabu

Pemkab Siapkan Kontainer Sampah Agar Warga Tak Buang Sembarangan

0

JIB | CIKARANG SELATAN – Pj Bupati Bekasi melakukan aksi bersih-bersih sampah pada kegiatan gotong royong TNI-Polri di Jalan Gemalapik, Pasirkonci, Desa Sukasari, Kecamatan Cikarang Selatan pada Jumat (04/11).

Kegiatan bersih-bersih sampah liar itu juga diikuti Dinas Lingkungan Kabupaten Bekasi, Pemerintah Kecamatan Cikarang Selatan dan Pemerintah Desa Sukasari.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan jika lokasi bersih-bersih sampah liar ini merupakan tempat yang sudah lama dijadikan pembuangan sampah liar warga dan pedagang sekitar. Padahal, Pemkab Bekasi telah menutup lokasi tersebut agar tidak dijadikan tepat buang sampah liar.

“Ya, menurut laporan RT setempat, banyak yang membuang sampah ke sini, warga sekitar, warga yang lewat, sengaja membuang sampah pakai motor dan ada juga dari pedagang,” ujar Dani Ramdan

Agar tak dijadikan tempat buang sampah kembali, Pj Bupati Bekasi akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup agar mengadakan tempat layanan sampah satu container. Dengan begitu, warga sekitar dan para pedagang bisa membuang sampah ke container tersebut.

“Kita juga akan sampaikan kepemilik lahan terkait kontainer tersebut yang bisa di tarik dengan truk, itu sekaligus untuk peningkatan layanan kepada masyarakat, karena memang situasi seperti ini, di tutup juga susah pemilik lahan juga membiarkan,” jelasnya.

Dani Ramdan juga meminta kepada masyarakat agar membuang begitu saja. Kalau bisa, warga dapat memilah terlebih dahulu agar pemanfaatan sampah bisa dilakukan dengan mudah.

“Semua masyarakat ingin bersih sampah dari rumahnya. Namun agar bersih caranya bukan seperti itu buang dimana saja, nanti kita sediakan kontainer maka buanglah pada kontainer sesuai jadwal yang diterapkan, Jangan nanti kontainernya tidak ada membuang sampahnya, sembarangan, harus tepat waktu disiplin,” Jelas Dani Ramdan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Bekasi, Eman Sulaeman menegaskan akan secepatnya berkoordinasi dengan pemilik lahan, untuk minta izin apa kita bisa menaruh kontainer ditempatnya tersebut.

“Kita akan segera bicara dengan kepala Desa Sukasari, RT setempat, jadi disini masuk daftar layanan. Kita minta izin ke pemilik lahan ini, apa kita bisa menaruh kontainer di sini, jika nanti diizinkan akan segera membentuk jadwal atau mengatur jadwalnya melakukan pelayanan dengan UPTD kebersihan wilayah VI,” katanya. (End)

Dani Ramdan Ajak Lembaga Penyiaran di Kabupaten Bekasi Berani Bersaing

0

JIB | CIKARANG SELATAN – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diraih dalam Anugerah KPID Jawa Barat 2022 sebagai Kepala Daerah Peduli Penyiaran, yang digelar di Nuanza Hotel and Convention, Cikarang Selatan, pada Rabu (02/11/2022) malam .


Dani Ramdan mengatakan, dari 27 kota kabupaten di Jawa Barat, KPID Jabar menilai Kabupaten Bekasi telah memberikan dorongan, perhatian dan fasilitasi yang cukup menonjol untuk lembaga-lembaga siaran.


“Kita punya perhatian, karena melihat siaran sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan pesan dan informasi kepada masyarakat,” katanya.


Selain itu, Dani menegaskan, Pemkab Bekasi membuka lebar adanya kritik dan saran dari masyarakat melalui media dalam rangka hadirnya informasi publik.


“Saya selalu mendorong semua jajaran dari kepala dinas, camat, kepala desa, untuk selalu terbuka kepada publik melalui media, termasuk lembaga siaran. Mungkin dari hal itu KPID menilai kita layak mendapat penghargaan,” terangnya.


Dani menambahkan, melihat jumlah penduduk dan luas wilayah, Kabupaten Bekasi masih potensial untuk melihat siaran yang lebih banyak dan tidak hanya sebagai komunitas media.


“Adanya award seperti Anugerah Penyiaran KPID Jabar ini harus memotivasi lembaga siaran di Kabupaten Bekasi untuk dapat membuat program bersaing yang berkualitas, dan berani di tingkat Jawa Barat maupun nasional,” terangnya. (Red)

Hari Pangan Sedunia Ke-42, Pj Bupati Bekasi Kuatkan Ketahanan Pangan

0

JIB | SETU – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan meminta agar pemerintah desa sampai kecamatan ikut andil dalam memantau dan mengontrol ketersediaan pangan warga di tengah ketidakstabilan isu pangan global. Hal tersebut diungkapkan Pj Bupati Bekasi saat memperingati Hari Pangan Sedunia ke-42 yang digelar di halaman kantor Desa Tamansari, Kecamatan Setu pada Rabu (02/11).

“Saya instruksikan Dinas Ketahanan Pangan dibantu para camat dan kepala desa untuk melakukan pemantauan harga pangan setiap hari dan seminggu sekali dituangkan dalam neraca pangan. Serta melakukan pengamatan terhadap kondisi masyarakat yang rawan pangan,” ujar Dani Ramdan setelah mengikuti rangkaian kegiatan Hari Pangan Sedunia itu.

Dani mengatakan, tantangan yang akan dihadapi di tahun depan akan semakin berat. Untuk itu, ketahanan pangan di Kabupaten Bekasi harus benar-benar diperhatikan sebagai langkah antisipasi terjadinya kerawanan pangan.

Sementara itu, tujuan dari adanya neraca pangan yaitu untuk melihat ketersediaan pangan agar menjadi database terhadap komoditi tertentu yang mengalami kenaikan dan defisit. Dari data tersebut, dapat diketahui ketersediaan awal, penambahan stok dari masa panen, termasuk eekspor dan impor serta kondisi stok terakhir.

“Dengan begitu akan ketahuan mana komoditas yang masih aman dan mana yang stoknya kurang. sejauh ini keadaan stok atau cadangan pangan di Kabupaten Bekasi masih aman, semuanya masih cukup hingga akhir tahun ini, mudah-mudahan bisa kita jaga sampai tahun depan,” harapnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi, Abdur Rofiq menjelaskan jika pihaknya telah berkordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Pertanian untuk memantau ketersediaan stok pangan di Kabupaten Bekasi.

“Beberapa distributor sudah kita pantau, pada kenyataannya mereka telah mempersiapkan stok untuk satu bulan. Kedepan kita akan koordinasikan kesemua distributor termasuk pasar-pasar induk, yang menjadi supplier komoditi kebutuhan bahan sayur-mayur yang ada di Kabupaten Bekasi,” jelasnya.

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi juga telah menyusun strategi yakni dengan menjaga ketersediaan barang. Kebutuhan bahan pokok dan komoditas penting lainnya. Saat ini, ketersediaan pangan yang menjadi kebutuhan masyarakat dipastikan masih aman.

“Inflasi terjadi pada dasarnya karena kekurangan stok, oleh sebab itu pemerintah daerah dalam hal ini mencoba melengkapi ketersediaan stok bahan baku yang ada di Kabupaten Bekasi,” katanya.

Bahkan dianggaran perubahan tahun ini, Pemda Kabupaten Bekasi menganggarkan untuk membeli beras yang kaitannya untuk cadangan pangan masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Jadi tujuannya untuk membantu keluarga yang dalam kondisi rawan pangan,” kata Rofiq menambahkan. (As)

ULUNG PURNAMA SH, MH : RESTITUSI BAGI KELUARGA KORBAN AKIBAT TERCEMAR EC – DEG

0

JIB | KABUPATEN BEKASI, – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) mengungkap dari perluasan
sampling dan pengujian ditemukan produk sirup obat yang mengandung EG -DEG,. Melebihi ambang batas yang ditetapkan diketahui terdapat tiga industri farmasi yang memiliki produk obat sirup tercemar EG-DEG yang telah banyak menelan korban jiwa anak-anak kecil yang tidak bersalah, sudah selayaknya pertanggugngjawaban hukum dibebankan kepada pelaku usaha (pimpinan perusahaan dan/atau korporasinya) yang dianggap telah melakukan pelanggaran tersebut.

Apalagi baru-baru ini ditemukan fakta adanya penggunakan zat yang melebihi ambang batas tersebut berasal dari jenis industri yang harganya lebih murah dibandingkan obat untuk jenis makanan/minuman hal ini merupakan unsur kesengajaan yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum, selain tanggungjawab hukum pidana sebagai akibat perbuatan pidananya perlu juga pelaku usaha tersebut dibebankan adanya restitusi pelaku usaha agar keluarga korban mendapatkan penggantian segala biaya pengurusan anaknya meninggal dunia.

Terhadap kejadian tersebut Ulung Purnama,SH,MH. Direktur Kajian dan Bantuan Hukum (KBH) Wibawa Mukti mendorong Aparat Penegak Hukum menerapakan restitusi bagi pelaku agar para keluarga korban mendapatkan ganti rugi dalam mengajukan pemeriksaan perkara pidana, karena akibat penggunaan EC-DEG yang melebihi ambang batas berakibat telah memakan banyak korban anak kecil yang meninggal dunia yang jumlahnya ratusan akibat adanya cemaran obat yang melebihi ambang batas tersebut, sehingga sejak awal penyidikan terkait tindak pidananya Aparat Penegak Hukum juga harus menerapkan restitusi dalam penyelidikannya agar adanya penggantian kerugian bagi keluarga korban, sesuai Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Tata Cara Penyelesaian Permohonan Dan Pemberian Restitusi dan Kompensasi Kepada Korban Tindak Pidana.

Dalam Peraturan Mahkamah Agung ini yang dimaksud dengan: Restitusi adalah ganti kerugian yang diberikan kepada korban atau keluarganya oleh pelaku tindak pidana atau pihak ketiga.
Lalu yang disebut Korban adalah orang termasuk anak yang belum berumur 18 (delapan belas) tahun atau masih dalam kandungan yang mengalami penderitaan fisik, mental dan/atau kerugian ekonomi yang diakibatkan oleh suatu tindak pidana

Menurut Pasal 2 ayat (1) Peraturan Mahkamah Agung ini berlaku terhadap:
Salah satunya pada Huruf (a) permohonan Restitusi atas perkara tindak pidana terkait anak, serta tindak pidana lain yang ditetapkan dengan Keputusan LPSK
Restitusi merupakan Hak oleh karena itu Korban berhak memperoleh Restitusi berupa ganti kerugian atas kehilangan kekayaan dan/ atau penghasilan; ganti kerugian, baik materiil maupun imateriil, yang ditimbulkan akibat penderitaan yang berkaitan langsung sebagai akibat tindak pidana; penggantian biaya perawatan medis dan/ atau psikologis; dan/ atau; kerugian lain yang diderita Korban sebagai akibat tindak pidana, termasuk biaya transportasi dasar, biaya pengacara, atau biaya lain yang berhubungan dengan proses hukum.

Permohonan Restitusi tidak menghapuskan hak korban, keluarga ahli waris dan wali untuk mengajukan gugatan perdata.

KBH Wibawa Mukti mengingatkan Aparat Hukum dalam hal ini Kepolisian RI dan Kejaksaan RI untuk mengedepankan adanya restitusi bagi para keluarga korban akibat anak yang telah meninggal dunia, Peraturan Mahkamah Agung tersebut (PERMA) tersebut dapat digunakan sebagai rujukan mendapatkan ganti rugi, karena tidak semua keluarga korban memiliki kemampuan untuk melakukan upaya hukum oleh karena itu sudah selayaknya Pemerintah untuk mendorong Aparat Hukum menerapkan restitusi tersebut bagi setiap korban agar mengurangi penderitaan keluarga korban.

Dan harus menjadi peringatan keras bagi pelaku usaha yang menyimpangi aturan yang sudah ditetapkan,
Oleh karena itu sangat beralasan penerapan restitusi dalam proses perkara pidana tersebut, selain itu dimungkinkan pula korban atau yang mewakilinya dapat mengajukan permohonan penetapan restitusi secara terpisah dengan mengajukan penetapan secara langsung ke Pengadilan Negeri tempat perkara berlangsung dan atau melalui Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) sebagai pemohonnya.

Salam Hormat,
Ulung Purnama,SH,MH
Direktur KBH Wibawa Mukti

Dibentuk di 23 Kecamatan, FPRB Kabupaten Bekasi Pertama di Indonesia.

0

JIB | CIKARANG PUSAT – Pengurus Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Bekasi menjadi yang pertama kali di Indonesia dimana kepengurusannya dibentuk sampai tingkat kecamatan. Saat ini, FPRB Kabupaten Bekasi telah terbentuk di 23 kecamatan.

“Ini baru (di Indonesia dan Jawa Barat), saya tadi konfirmasi dengan BNPB, baru pertama adanya FPRB di tiap kecamatan,” ujar Dani Ramdan setelah memberikan pengarahan kepada FPRB di Gedung Swatantra Wibawa Mukti pada Selasa (01/11).

Dani menjelaskan pengarahan menjadj sangat penting sebagai proses pembekalan bagi para relawan FPRB agar siap melakukan kesiapsiagaan bencana. Apalagi, Pemkab Bekasi melalui BPBD sudah menetapkan status Siaga Darurat Bencana.

“Karena kita sudah menetapkan status Siaga Darurat beriringan dengan memasuki musim hujan. Memang belum puncaknya, pertama kita sudah lakukan rakor dua minggu yang lalu, kemudian rakor kesiapsiagaan yang melibatkan semua unsur TNI-Polri, Instansi, dan seluruh FPRB di 23 Kecamatan,” jelasnya.

Dani mengatakan saat ini sudah ada aplikasi ‘Berani’ untuk menjadi sentral informasi Darurat antara BPBD dengan FPRB.

“Kita sudah bentuk jalur komando, ada aplikasi yang namanya aplikasi Berani, ini yang kita ajarkan sekarang di sini semua, jadi mereka bisa komunikasi ke Kabupaten, atau Kalak, melalui aplikasi Berani ini,” katanya.

Ketua FPRB Kabupaten Bekasi, Tuty Nurcholifah Yasin menyampaikan dirinya akan mendorong FPRB di tiap kecamatan untuk terus memonitoring keadaan kebencanaan dan memberikan edukasi tentang evakuasi mandiri.

“Jadi FPRB ini di tahun ini juga nanti kita akan bentuk sampai di tingkat desa,” tambahnya.

Dia berharap dengan adanya FPRB sampai tingkat desa dapat memberikan masyarakat pemahaman kebencanaan, sehingga pencegahan bencana dapat berjalan maksimal. (Bis)

Kades Bojongmangu Ucapan Terimakasih Kepada Kapolres Metro Bekasi Peduli Tehadap Ketahanan Pangan

0

JIB | KABUPATEN BEKASI, – Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, mengadakan pertemuan silaturahmi dengan para petani dan tokoh masyarakat di Kampung Cikeris Desa Bojongmangu Kecamatan Bojongmangu, Kamis (27/10/2022).

Kapolres Metro Bekasi mengatakan pertemuan tersebut dalam upaya menciptakan hubungan yang baik antara Polri dengan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Bekasi.

Kita bersilaturahmi dengan para petani melihat semangatnya, kita optimis untuk menuju swasembada pangan, Indonesia tumbuh karena petaninya tangguh, ungkapnya.

Pada kunjungan tersebut, Kapolres Metro Bekasi menyerahkan bantuan benih dan alat pertanian serta menanam puluhan bibit pohon.

Sementara itu, Kepala Desa Bojongmangu, Ibut Jari, mengatakan para petani di Desa Bojomangu mendukung program ketahanan pangan dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan, baik sawah maupun palawija.

Alhamdulillah para petani di Bojomangu tetap semangat untuk terus maju, mengolah lahan pertanian untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal, ujarnya.

Ibut menambahkan, penanaman pohon dari Polres Metro Bekasi diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan.

Kita ingin masyarakat peduli terhadap lingkungan, merawat dan menjaganya, agar Bojongmangu tetap asri dan hijau, ucapnya.(Red)

Desa Tanjungbaru Bak Istana Bogor

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,- Megahnya Kantor Desa Tanjungbaru Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, mirip dengan Istana Bogor. Ide pembuatan ini muncul setelah sang kepala Desa Tanjungbaru Dudu Sumbali SH, dan di pelopori oleh Deden sholahuddin yang terinspirasi dengan megahnya Istana Bogor. Dan ini menjadi salah satu inspirasi bagi Desa-desa lain yang ada di kabupaten Bekasi. Kamis (27/10/2022).

Kantor Dinas Desa Tanjungbaru disulap mirip dengan Istana Bogor. Bangunan yang mencolok itu, terlihat megah dengan dua tiang besar, dan bangunan tersebut menggambarkan kemiripan seperti istana Bogor.

Kepala Desa Dudu Sumbali SH, mengatakan Namun bangunan tersebut belum sepenuhnya rampung. Sebab nantinya akan dibangun pelayanan Publik Desa Tanjungbaru sehingga benar-benar seperti Istana Bogor demi kenyaman pelayanan masyarakat.

“Diharapkan dengan adanya gedung itu, masyarakat yang memiliki keperluan di kantor Desa dapat sekaligus menikmati ataupun berfose foto di bangunan yang megah tersebut,” ujar Kepala Desa Tanjungbaru, Dudu Sumbali SH.

Menurutnya, gedung Desa Tanjungbaru tersebut dibangun pada tahun 2021, di lanjutkan di tahun 2022, sampai saat ini perlu di tata agar bisa terlihat indah dan nyaman

“Rencananya bangunan ini akan diresmikan di awal Bulan Januari 2023 mendatang. Diharapkan masyarakat yang berkunjung dan ingin berfoto dapat menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban demi Desa Tanjubaru yang asri” tutupnya. (Red)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -