Thursday, May 7, 2026
Home Blog Page 176

BPBD Kabupaten Bekasi Berikan 900 Cerucuk Bambu Untuk Menahan Longsor Di Tambun Utara

0

.



Kabupaten Bekasi- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi berikan bantuan cerucuk bambu untuk menahan longsor dibantaran kali Bekasi. Diketahui pemasangan itu dibantu Relawan Tangguh Utara (Retara).

Ketua Retara Kabupaten Bekasi, Yopi mengatakan sebanyak 900 batang bambu yang diberikan BPBD Kabupaten Bekasi untuk menahan longsor kali Bekasi, Tambun Utara.

“Pemasangan cerucuk ini dikerjakan selama tiga hari yang dibantu para pegiat lingkungan dan unsur pemerintah kecamatan,” ucapnya.

Kondisi longsor yang terjdi dibantaran kali Bekasi itu telah terjadi sejak satu bulan lalu lantaran tingginya luapan air.

“Hampir 500 meter tanah yang tergerus air dengan kedalaman antara 6 sampai 7 meter,” kata dia.

Akibat tanah yang rawan longsor ini mengakibatkan dua rumah warga hilang terbawa arus air kali Bekasi.

“Saat ini dua rumah yang terbawa longsor sudah tak terlihat terbawa tanah masuk ke dalam kali Bekasi,” ujar Yopi.

Oleh karenanya, dia berharap dengan pemasangan cerucuk bambu dapat menahan tanah bantaran kali Bekasi agar tidak lagi terjadinya longsor. (Red)

RAPAT MINGGON DESA SINDANG MULYA SEKALIGUS PENCAIRAN BPNT BARENG POS GIRO

0



JIB | Kabupaten Bekasi,-
Desa Sindang Mulya Kec.Cibarusah Kab.Bekasi Adakan Rapat Minggon di Teras Kantor Desa yang di hadiri para undangan dari unsur pemerintahan desa BPD dan masyarakat yang di wakili RT/RW Bimaspol / Babinsa.

Kepala desa Sindang Mulya R Selpia Indrayani SE. Puji syukur pada Alloh subhana wataalla pada hari kita bisa berkumpul dalam rangka Rapat Minggon desa yang rutin diaakan untuk meng’evaluasi kinerja Aparatur pemerintahan desa dari mulai kebersihan lingkungan ke’amanan dan ketertiban serta informasi yang harus di sampai kan agar pemerintahan desa tetap berjalan untuk melayani masyarakat lebih baik dalam kondisi covid 19 yang masih belum reda sampai saat ini untuk senantiasa mengikuti prokes sesuai anjuran Pemerintah dan juga mengutama kan kondusivitas dalam pengamanan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut kepala desa Sindang Mulya R Selpia Indrayani SE. mengajak dan mendorong kepada semua lapisan masyarakat wajib pajak untuk segera membayar pajak bumi dan bangunan ( PBB ) karena salah satu pendapatan desa Sindang Mulya berasal dari PBB dan pajak ini salah satu nya untuk membiayai pembangunan desa, untuk itu sy sebagai kepala desa menghimbau kepada masyarakat untuk segera membayar PBB juga peran aktif RT/RW dalam penagihan PBB pada warga nya.

Kami mengucap kan banyak terima kasih kepada semua yang sudah hadir terlebih kepada Bapeda mohon karena hampir satu bulan tidak bisa aktip menjalan kan tugas karena terdampak covid 19 dan harus Isolasi mandiri.
Untuk RT/RW yang sudah masa jabatan nya habis bisa melaksanakan pemilihan sesuai Perbub masa jabatan RT/RW lima tahun dengan tetap menjalan kan prokes ucap nya.

Dalam kesempatan itu Bapeda menyampaikan untuk penagihan PBB bisa lebih efektif RT/RW harus dapat memanfaatkan teknologi informasi dalam melakukan penagihan PBB. Setelah SPPT (surat pemberitahuan terhutang) PBB nya sudah di terima warga.

Usai rapat Minggon Pemdes Sindang mula Adakan pembagian pencairan BPNT tahap dua sebanyak 1340 KPM yang pencairan langsung oleh pelaksana dari kantor pos & giro di bantu PSM desa juga aparatur stap desa.
Desa Sindang Mulya yang dapat BPNT – + 3000 KPM dan Alhamdulilah tahap 1&2 berjalan dengan lancar aman sesuai regulasi mekanisme dari Kemensos / KPM di bayar tunai 600rb untuk 3 bln,janwari sampai Maret ini 2022. (End)

PEMBIBITAN SUB SEKTOR 3 SATGAS CITARUM HARUM DITINJAU DAN SST 1

0


JIB | Kabupaten Bekasi, – Kapten Infanteri Fatwanul selaku DAN SST 1 SEKTOR 20 Citarum Harum mengunjungi lokasi pembibitan yang berada di wilayah sub 3 Cikarang Timur Selasa (1/3/2022).

Kunjungan tersebut adalah untuk melihat secara langsung perkembangan pembibitan serta mengajak anggota yang ada di Sub sektor 3 Citarum Harum untuk terus merawat pohon agar tumbuh subur.

“Saya ingin melihat dan mengetahui secara langsung perkembangan pembibitan yang dikerjakan oleh anggota serta kendala ataupun permasalahan yang dihadapi di Sub sektor 3 ”ujar Fatwanul.



Kepala Desa Cipayung, H Azan yang pada kesempatan itu berada di lokasi juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kerja anggota Sub sektor 3 Satgas Citarum Harum dalam melaksanakan penghijauan bantaran sungai di Desa Cipayung.

“Penghijauan lahan yang sudah dilaksanakan di tepi sungai akan sangat bermanfaat untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekitarnya,”kata H Azam.

Fatwanul juga mengingatkan kepada anggotanya agar setiap kegiatan yang dilaksanakan harus menjadi contoh bagi masyarakat sekitarnya.

“Dengan apa yang sudah dikerjakan saat ini, kita mengharapkan kepada masyarakat untuk ikut bersama – sama menjaga lingkungan agar tetap bersih,”ucap Fatwanul. (Dede/Wati)

Tunjukkan Umat Islam Toleran, Pilar Gelar Lomba Azan Tingkat Nasional

0

JIB | Pamulang – Azan yang dikumandangkan lima kali dalam sehari sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Selain sebagai panggilan untuk melaksanakan ibadah salat, azan juga dapat menjadi penanda waktu bagi umat nonmuslim.

Untuk itu, Ketua Umum DPP Mahasiswa Pancasila (Mapancas), Pilar Saga Ichsan, akan menginisiasi penyelenggaraan lomba azan tingkat nasional yang dapat diikuti oleh siapa pun umat Islam.

“Bahwa kita negara yang toleran, Pancasila. Dan kita harus tunjukkan bahwa suara azan itu indah dan bisa menjadi suara pemersatu bangsa,” kata Pilar yang juga menjabat Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Jumat (25/2/2022).

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, M Nawa Said Dimyati, meminta agar aturan mengenai penggunaan pengeras suara di rumah ibadah umat Islam dapat dikembalikan pada kearifan lokal masing-masing daerah.

“Menurut saya tidak semua hal negara harus mengaturnya. Terkait suara toa atau pengeras suara tempat beribadah biarkan kearifan lokal yang menyelesaikannya, sebagai bentuk penghormatan kita terhadap adat istiadat setempat,” ujarnya melalui keterangan tertulis.

Dimyati mengatakan, sebagai bentuk penghormatan terhadap adat istiadat di berbagai wilayah di Indonesia, lebih baik aturan pengeras suara di masjid yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama diserahkan kepada kearifan lokal daerah.

“Tidak semua hal dapat diatur secara langsung oleh negara karena berbagai wilayah di Indonesia mempunyai karakteristik atau kebiasaan yang berbeda,” jelasnya. (AS)

Kades Itu Tugasnya Melayani Masyarakat Bukan Mengurus Terkait Listrik, Apa Yang Disudutkan

0

JIB | KABUPATEN BEKASI, – Kepala Desa Ciantra Mulyadi Fernando yang Akrab Disapa Bulle, Bantah Pemberitaan Adanya Pembiaran Terkait Pencurian Listrik yang di lakukan oleh Pihak pengelola Pasar Malam Yang berada Diwilayah Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan Kab.Bekasi

Bule Mengatakan Bahwasan pemberitaan yang beredar tidak mendasar karna menurut Bulle kepala Desa itu Tugas nya melayani Masyarakat Bukan mengurus terkait Listrik

“,Ya.. Aneh Saja, Masa iya Kepala Desa Ngurus Listrik Pasar malam Kalo persoalan listrik ya langsung saja ke PLN selaku pihak berwenang. Berdasarkan UU No. 6 tahun 2014 Pasal 26, Kepala Desa adalah bertugas menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa, Jadi Harus Paham Kepala Desa itu Tugas nya melayani masyarakat Bukan Ngurus Listrik,”Papar Bulle, Minggu (27/02/2022).

Masih menurut Bulle. Kami pihak Pemerintah Desa Ciantra Tidak pernah mengeluarkan surat izin apapun untuk adanya kegiatan pasar malam (Wahana), jadi intinya pemerintah desa Ciantra tidak pernah melarang maupun memberikan ijin kepada pihak pengelola pasar malam yang ingin usaha diwiliyah kami

“Saya juga sudah mencoba konfirmasi ke pihak PLN Bahwasan nya pasar malam tersebut memang terdapftar menjadi pelanggan pengguna itu artinya pasar tersebut itu menggunakan listrik yang resmi bukan mencuri” Tegasnya.

Data yang berhasil dihimpun melalui website.PLN.CO.ID dengan Nomer register 5370329000881 tertanggal mohon 2022-01-19 jenis pemohon JBST/PESTA
ATAS NAMA Guntara Ependi resmi terdapftar Di PLN artinya Listrik yang digunakan Oleh pengelola pasar malam Itu Resmi (Red)

Peletakan Batu Pertama Gedung Olahraga FKWGW Tambun Selatan, Dihadiri PLT. Bupati Bekasi

0

JIB | TAMBUN SELATAN – Plt. Bupati Bekasi Akhmad Marjuki, menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan gedung olahraga Forum Komunikasi Warga Grand Wisata (FKWGW) di Jl. Grand Wisata, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, pada Jumat (25/2).


Kegiatan tersebut juga turut dihadiri unsur Forkopimda, Camat Tambun Selatan, dan Ketua FKWGW beserta jajaran.


Dalam sambutannya, Plt. Bupati Bekasi mengatakan, pembangunan gedung olahraga tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam memanfaatkan lahan fasos fasum di wilayah Kabupaten Bekasi.


“Saya berharap pembangunan gedung olahraga ini dapat mewadahi kegiatan olahraga masyarakat dengan fasilitas sarana dan prasarana yang baik,” ujarnya.


Selain itu, dengan hadirnya sarana olahraga tersebut diharapkan dapat memunculkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Bekasi di tingkat provinsi, nasional maupun internasional.


“Ini merupakan bentuk upaya dan dukungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Terlebih kita memiliki tradisi juara pada pekan olahraga tingkat Provinsi Jawa Barat. Makanya untuk mempertahankan prestasi tersebut harus dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai,” ucapnya.


Ketua FKWGW, Syamri Dinata menuturkan, pembangunan gedung olahraga tersebut berdiri di atas lahan fasos fasum milik FKW Grand Wisata dengan luas sekitar 6,4 hektar.


“Kami berharap gedung olahraga ini bisa bermanfaat bagi masyarakat.” tuturnya.
Syamri mengatakan, di lokasi tersebut juga telah berdiri beberapa bangunan, yakni Gedung Oso Center, SMAN 5 Tambun Selatan, SMPN 9 Tambun Selatan, SDN 5 Tambun Selatan, masjid, lapangan futsal, lapangan sepatu roda, balai warga dan lapangan voli. (Prabu)

Jaga Kelestarian Lingkungan Bantaran Kali Satgas Citarum Harum Sektor 20 Terus Tingkatkan Pembersihan Kali Cibeet

0




JIB| Kabupaten Bekasi,- Dengan peralatan seadanya satgas Citarum Harum, terus melaksanakan pembersihan bantarakali agar terlihat indah dan tidak kumuh, dan untuk mengantisipasi banjir, dengan memenggunakan peralatan seadanya seperti, parang, golok, sabit.

Personil anggota TNI 6 orang, dibantu masyarakat dan kegiatan ini dapet berjalan dengan lancar lokasi kegiatan berada di Kp. Sukasari Dusun II Rt 09/RW 04 Desa Pasir Ranji Kec Cikarang Pusat. Sabtu (26/02/22).

Saat memberikan keteranganya Serma I. Dongoro Setelah apel pagi kita melakukan pembersihan rumput, penebangan pohon kaso, dengan menggunakan alat seadanya. Alhamdulilah dengan adanya satgas Citarum Harum, lingkungan kali Cibeet khususnya bantaran kali bisa bermanfaat untuk warga sekitar.

“Dimana lahan yang ada di bantaran kali bisa di tanami kangkung, singkong, timun suri dan yang lainya,”terangnya.

Masih kata Serma. I Donogoro Dengan adanya Satgas Citarum Harum lahan-lahan yang ada di bantara kali dapat di gunakan sebagai lahan produktif yang bermanfaat bagi warga sekitar. (Dede,Wati)

Kapolres Metro Bekasi Pimpin Apel Siaga Kring Reserse Patroli Presisi

0



JIB | Kabupaten Bekasi – Guna mengantisipasi dan meminimalisir tindak kejahatan di wilayah hukum polres metro Bekasi, Kapolres metro Bekasi Kombes pol Gidion Arif Setiawan memimpin Apel Siaga Kring Reserse Patroli Presisi.

Bertempat di kantor desa cicau kecamatan Cikarang pusat Kabupaten Bekasi, Apel Siaga Kring Reserse Patroli Presisi di lakukan tim gabungan dari unsur kepolisian,TNI, satuan polisi pamong praja, pokdarkantibmas,karang taruna dan petugas binmas setempat.

Di hadapan peserta apel Kapolres metro Bekasi Kombespol Gidion Arif Setiawan, mengajak peserta apel untuk selalu siaga mengantisipasi kejahatan yang berada di wilayahnya masing – Mading.

“hari ini melakukan apel bersama dari berbagai elemen, Guna mengantisipasi tindak kriminal di setiap wilayah untuk melakukan pengamanan di tempatnya masing-masing” ujar Kapolres metro Bekasi kombespol Gidion Arif Setiawan.

“apel yang di lakukan sangat efektif dan dapat mengurangi kejahatan yang terjadi, jumlah anggota yang mengikuti apel mencapai tiga ratus personil” ucapnya.

Gidion Arif Setiawan juga menambahkan setelah melakukan apel akan melakukan patroli bersama mengisi ruang kosong yang di anggap rawan akan tindak kejahatan.

“Memilih desa cicau untuk melakukan apel bersama karena di lihat desa tersebut sangat baik dalam sistem pengamanan kejahatan, di lihat dari angka kejahatannya yang terjadi sangat minim dan terbilang aman” tandes Gidion Arif Setiawan. (Prabu)

Dalam Peresmian Poksi 22, Holik Siap Dukung Dan Kembangkan Oleh-oleh Khas Bekasi

0

JIB I KABUPATEN BEKASI – Ketua Dewan DPRD Kabupaten Bekasi HM. BN Holik Qudratullah bersama Plt. Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki meresmikan pusat oleh-oleh yang berada di Komplek Ruko Plaza Iodium Blok C3-1/6, Jababeka, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi ini ditandai dengan pengguntingan pita. Dan di hadiri oleh anggota DPR RI Komisi III Obon Tabroni dan para pemilik usaha Pusat Oleh-Oleh Khas Bekasi. Sabtu (26/02/2022).


Grand Opening Pusat Oleh-Oleh Khas Bekasi, dimeriahkan oleh kesenian tradisional khas Bekasi seperti Palang Pintu, Tari Topeng, Puisi dan Pantun Bekasi oleh Kong Guntur Elmogas, diskusi publik Peningkatan UMKM, serta ditutup oleh Band Bekasi Bekasi Tulen.


Plt. Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki mengatakan Kabupaten Bekasi memiliki banyak pelaku UMKM, bahkan mereka telah memasok produknya ke perusahaan retail dan supermarket yang ada di Kabupaten Bekasi.


“Kabupaten Bekasi memiliki ribuan pelaku UMKM yang terus dibina oolelh pemerintahan Bekasi, supaya terus berkembang, dan maju pesat dan ini tergabung di Poksi 22, adapun anggota Poksi 22 baru sekitar 115 UMKM,” jelasnya.

Masih kata Marjuki, saya sangat berterima kasih kepada Obon Tabroni yang telah membantu adanya Pusat Oleh-Oleh Khas Bekasi (POKSI 22-red), yang baru saja melaksanakan grand opening, sehingga bisa terus membantu penguatan dan mengembangkan sektor UMKM dan Ekonomi Kreatif, hususnya bagi pelaku UMKM Kabupaten Bekasi.


Tempat yang sama Ketua DPRD Kabupaten Bekasi HM. BN. Holik menjelaskan Kehadiran kami sebagai legistatif adalah untuk men-support keberadaan kegiatan para pelaku UMKM yang tergabung di wadah POKSI 22. Dan mudah-mudahan ini menjadi suatu langkah awal di tengah-tengah pandemi covid-19 untu terus mengembangkan usaha agar di kabupaten Bekasi agar oleh-oleh khas Bekasi bisa diminati pengujung dari luar Bekasi.


“Dalam kondisi ekonomi kita yang sedang terpuruk, maka UMKM ini bangkit dan bangun kemudian menjalin suatu kemitraan dengan semua pelaku usaha dari berbagai Kecamatan yang ada di kabupaten Bekasi untuk menyatukan visi di dalam satu tempat yang sama yaitu di wadah Poksi 22.” jelas, HM. BN Holik Qudratullah kepada media online Jurnal Indonesia Baru.


Holik juga berharap agar hasil dari pada kreasi para pelaku usaha bisa mandiri dan berkembang, bukan hanya itu tetapi dari semua lapisan masyarakat Kabupaten Bekasi dapat mendukung dan memajukan oleh-oleh khas Bekasi. Contohnya yaitu gabus pucung, ini harus kita dukung agar selau terjaga cita rasanya dan ini salah satunya. (Prabu)

Mendagri Turunkan Tim Dukung Pengelolaan Sampah di Wilayah Sarbagita, Untuk Sukseskan Puncak KTT G 20

0

JIB | Denpasar, – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menurunkan tim ke Provinsi Bali untuk memfasilitasi pemerintah daerah (pemda) setempat dalam mendukung pengelolaan sampah khususnya di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan). Model pengelolaan sampah terpadu dan terintegrasi akan diterapkan di daerah tersebut.

Adapun tim tersebut terdiri dari Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sugeng Hariyono, Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga, Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum Sang Made Mahendra Jaya, serta beberapa pihak terkait lainnya.

Sugeng menuturkan, kunjungan kerja Tim Kemendagri ke Bali merupakan upaya untuk menyukseskan puncak acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) 2022 yang akan digelar di Bali. Gelaran tersebut akan melibatkan sejumlah kepala negara, sehingga perlu disiapkan dengan baik.

“Diantaranya adalah meninjau upaya yang sudah kita lakukan untuk pelestarian lingkungan, termasuk untuk upaya-upaya dalam rangka mereduce atau mengurangi emisi karbon,” terang Sugeng saat ditemui di sela kungan kerjanya di Denpasar, Bali, Jumat (25/2/2022).

Upaya itu dilakukan salah satunya dengan mendukung pengelolaan sampah di Bali agar lebih maksimal, baik dari pembuangan, pengolahan, hingga pemanfaatannya. Berdasarkan informasi yang didapat, daya tampung Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Sarbagita baru 120 ton sampah per hari. Sedangkan ke depan, jumlah itu akan meningkat 4 kali lipat.

“Dari posisi seperti itu maka yang diperlukan sekarang adalah bagaimana memastikan upaya-upaya ini bahwa sampah itu tidak sekadar dibuang tapi ada nilai ekonomis,” ujarnya.

Selain itu, Sugeng juga menjelaskan peran Kemendagri dalam mendukung pengelolaan sampah di Bali. Kemendagri, kata dia, berperan memfasilitasi Pemerintah Provinsi Bali untuk mendesain kelembagaan setingkat Unit Pelaksana Teknis (UPT) atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendukung pengelolaan sampah berikut retribusinya. Kemendagri juga akan mendampingi pemda untuk memperkuat bisnis proses dalam rangka meningkatkan manfaat ekonomi pasca pengelolaan sampah.

“Dan mendorong OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait (terlibat) di dalam program peningkatan peran serta masyarakat di dalam pengelolaan sampah mulai dari hulu tingkat rumah tangga/banjar hingga ke tempat pengelolaan,” terang Sugeng.

Dalam kunjungan kerja tersebut, tim juga akan bertemu dengan pemerintah daerah wilayah Sarbagita agar tetap memberi dukungan terhadap pengelolaan sampah meski G20 2022 selesai digelar. Dukungan itu penting agar program tersebut dapat berkelanjutan, terlebih memiliki nilai ekonomis jangka panjang bagi daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Kemendagri yang juga Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga menambahkan, kehadiran Tim Kemendagri di Bali untuk memastikan pembangunan TPST berbasis refuse derived fuel (RDF) di sejumlah titik berjalan baik dan tepat waktu. Hal itu baik dari sisi regulasi, desain, penganggaran, serta pembentukan kelembagaan pengelolaan.

Diketahui, saat ini Bali tengah berbenah dalam melakukan pengelolaan sampah dengan membangun TPST berbasis RDF di beberapa tempat. Pembangunan tersebut ditargetkan akan rampung pada Juli 2022 mendatang. (Prabu)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -