Tuesday, April 28, 2026
Home Blog Page 2

Pilkades 2026 Menguat, Kades Lenggahsari Siap Lanjutkan Dua Periode 2026–2034

0


JIB | Kabupaten Bekasi — Atmosfer Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 mulai menghangat. Kepala Desa Lenggahsari, Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi, Suherman yang akrab disapa Gore, secara terbuka menyatakan kesiapannya kembali maju sebagai petahana untuk melanjutkan kepemimpinan dua periode, yakni 2026–2034.

Keputusan tersebut, menurut Suherman, bukan semata kepentingan politik pribadi, melainkan lahir dari dorongan kuat masyarakat yang menginginkan kesinambungan kepemimpinan serta penyelesaian program pembangunan yang dinilai masih belum tuntas.

Dengan mengusung visi “Kerja Nyata untuk Desa Lenggahsari yang Lebih Nyata!”, Suherman menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan agar tidak terhenti di tengah jalan.

“Kami tidak ingin program yang sudah berjalan terhenti di tengah jalan. Dengan komitmen penuh, kami akan memastikan kerja nyata terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat,” tegas Suherman, Sabtu (28/3/2026).

Ia juga menekankan bahwa keberlanjutan pembangunan menjadi fokus utama, terutama dalam menyelesaikan berbagai pembangunan yang masih dalam proses serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, dukungan terhadap Suherman terus mengalir dari berbagai kalangan. Di tempat terpisah, Suharto yang akrab disapa Satok, menyatakan kesiapannya untuk menjadi bagian dari tim sukses dalam memenangkan Pilkades 2026.

“Kami siap mendampingi dan mensukseskan Pak Suherman dalam Pilkades nanti. Jika kembali terpilih, kami berharap beliau bisa melanjutkan pembangunan yang masih tertinggal hingga tuntas, sesuai visi, misi, dan aturan yang berlaku,” ujar Suharto.

Dengan semakin menguatnya dukungan dari berbagai elemen, kontestasi Pilkades Lenggahsari 2026 diprediksi akan berlangsung dinamis. Sosok petahana kini kembali diuji untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat dalam melanjutkan roda kepemimpinan desa ke periode berikutnya. (Sul/Red)

Bisri Apresiasi Program Kerja Plt Bupati Bekasi Dalam Membangun Wajah Bekasi Yang Baru

0



JIB | Kabupaten Bekasi – Menyikapi dugaan yang dinilai mencemari nama Plt Bupati Bekasi dr Asep Surya Atmaja oleh salah satu oknum yang di posting pada sebuah akun Tiktok ‘Bekasi Masih Kusut’.

Diketahui kritikan pada postingan tersebut menuai banyak tanggapan dari berbagai tokoh serta masyarakat lainnya.

Aktivis Kabupaten Bekasi sekaligus pegiat media sosia, Bisri mengatakan masalah itu biarkan pihak Diskominfosantik yang menangani dan lebih baik Plt Bupati Bekasi dr Asep Surya Atmaja fokus pada program kerja dan pembangunan prioritas.

“Menurut saya masalah sosial media itu ada di bidang dinas Diskominfosantik, Pak Bupati tinggal berkoordinasi dengan kepala dinas dan kabidnya untuk menghapus permanen akunnya,” ucapnya.

Selain itu dia juga mempertanyakan kehadiran tim ITE Kabupaten Bekasi, mestinya setiap pemerintahan memiliki seseorang ahli untuk menangani persoalan dalam dunia maya.

“Saya berharap mengenai persoalan ini Pak Bupati tetap fokus pada program-programnya, dan setiap kritikan masyarakat dijadikan inovasi program kerja selanjutnya,” harapnya.

Dia mengapresiasi kinerja Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja gerak cepat dalam menanggapi sebuah persoalan meskipun hari libur pasca lebaran.

“Kinerja bupati bekasi patut saya apresiasi, sebab ketanggapan dan keseriusannya membangun bekasi begitu kerlihat nyata,” tandasnya. (Red)

Pemdes Tanjungbungin Gelar Halal bihalal di Momen Idul Fitri 1447 H

0



JIB | Karawang – Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Pemerintah Desa Tanjungbungin, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang menggelar kegiatan minggon desa yang dirangkaikan dengan acara halalbihalal, sebagai upaya mempererat silaturahmi antar perangkat dan masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Hadir dalam acara itu seluruh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta unsur Muspika Kecamatan Pakisjaya yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Momentum halalbihalal ini dimanfaatkan sebagai ajang saling memaafkan setelah menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan unsur Forkopimcam.



Pj. Kepala Desa Tanjungbungin, Junaedi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi dan kebersamaan.

“Momentum Idul Fitri ini kita jadikan sebagai ajang mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta memperkuat kebersamaan antara pemerintah desa, masyarakat, dan seluruh elemen yang ada di Kecamatan Pakisjaya,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Ia juga berharap melalui kegiatan tersebut, sinergitas yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi kemajuan Desa Tanjungbungin ke depan.

“Kami berharap kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi kekuatan dalam membangun desa yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera,” tambahnya.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban, diakhiri dengan saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan di hari yang fitri. (Ey/Red)

Pemdes Tanjungbungin Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

0



JIB | Karawang – Pemerintah Desa Tanjungbungin, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Tanjungbungin.

Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Penjabat (Pj.) Kepala Desa Tanjungbungin sebagai bentuk rasa syukur sekaligus momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga setelah menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan.

Dalam keterangannya, Sabtu (21/3/2026), Junaedi sebagai Pj. Kepala Desa Tanjungbungin Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai ajang saling memaafkan dan memperkuat persatuan.

“Kami segenap jajaran Pemerintah Desa Tanjungbungin mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang fitri ini, kita semua kembali suci dan semakin mempererat tali silaturahmi serta kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan gotong royong yang telah terbangun selama Ramadan dapat terus dijaga dan ditingkatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Momentum Idul Fitri, lanjutnya, bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat hubungan antar sesama.

Dengan semangat Idul Fitri, Pemerintah Desa Tanjungbungin berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendorong pembangunan desa yang lebih baik ke depannya. (Ey/Red)

Pemdes Karyamulya Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

0



JIB | Karawang – Pemerintah Desa Karyamulya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Karyamulya, Sabtu (21/3/2026).

Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Penjabat (Pj.) Kepala Desa Karyamulya sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.

Dalam keterangannya, H. Mamat Rahmat, SE., sebagai Pj. Kepala Desa Karyamulya mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai ajang mempererat tali silaturahmi dan saling memaafkan.

“Kami Pemerintah Desa Karyamulya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali suci dan dapat mempererat kebersamaan antar sesama,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah terjalin di tengah masyarakat dapat terus ditingkatkan demi kemajuan Desa Karyamulya ke depan.

“Kami berharap Idul Fitri ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, sehingga pembangunan desa dapat berjalan dengan baik dan merata,” tambahnya.

Pemerintah Desa Karyamulya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas lingkungan serta menjalin hubungan harmonis antar warga demi terciptanya suasana yang aman dan damai. (Ey/Red)

Kepala SMPN 4 Tambun Selatan Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri

0



JIB | Kabupaten Bekasi — Kepala SMP Negeri 4 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh siswa, guru, staf, dan masyarakat sekitar, Sabtu (21/3/2026).

Dalam momentum hari kemenangan yang penuh makna ini, Rija Sudrajat, S.Pd., M.M.Pd., sebagai Kepala Sekolah mengajak seluruh keluarga besar SMPN 4 Tambun Selatan untuk menjadikan Idul Fitri sebagai sarana mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan nilai-nilai kebersamaan.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga besar SMPN 4 Tambun Selatan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang suci ini kita semua kembali fitrah dan senantiasa diberikan keberkahan serta kesehatan,” ujarnya.

Ia juga berharap semangat Idul Fitri dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus meningkatkan prestasi dan menjaga sikap saling menghargai di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Mari kita jadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat akhlak, serta meningkatkan semangat belajar demi masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Ucapan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan kedekatan pihak sekolah dengan seluruh elemen pendidikan serta masyarakat di wilayah Tambun Selatan. (Red)

Akun FB dan Tiktok Penyebar Fitnah Bentuk Karikatur Plt Bupati Bekasi Resmi Di Laporkan

0

JIB ,| KABUPATEN BEKASI – Sore tadi Tim Hukum Buruh Bekasi Melawan, mendatangi Polres Metro Kabupaten Bekasi, yang di komandoi oleh Sarino.SH,MH, Untung Asari.SH, Usman Sopandi.SH, Dedi,SH, Syamsudin.SH, pada Jum’at (20/03/2026).

Berdasarkan mandat atau kuasa yang berikan oleh Plt Bupati Bekasi dr, Asep Surya Atmaja, Tim Hukum mendatangi Polres Metro Bekasi guna melakukan tindakan hukum melaporkan terhadap Akun Facebook dan Tik tok, yang di nilai secara terang benderang telah melakukan Fitnah sekaligus menyerang martabat Plt Bupati Bekasi dr.Asep Surya Atmaja.

Selaku Pejabat Penyelenggara Pemerintahan. Tim Hukum Buruh Bekasi Melawan telah secara resmi Membuat Laporan Polisi (LP) dengan Nomor : LAPDUAN/456/III / 2026 / SAT RESKRIM / RESTRO BKS, Jum’at 20 Maret 2026 siang hari ini tadi.

Ketua Tim Hukum Buruh Bekasi Melawan, Sarini.SH,MH. menjelaskan, bahwa berdasarkan surat kuasa dari kliennya dalam hal ini Plt Bupati Bekasi dr.Asep Surya Atmaja, Tim hukum melakukan Upaya dan tindakan hukum yaitu melaporkan ke 3 Akun tersebut.

Karena telah melakukan “Narasi Fitnah dan Penyerajgan” menuduhkan sesuatu yang begitu keji, terhadap kliennya, yakni Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja. Ungkap Ketua Tim Hukum Sarin.SH.

Dikatakan Sarino.SH,MH. Bahwa, awalnya korban ( Plt Bupati Bekasi dr, Asep Surya Atmaja) Kliennya, pada hari Rabu tanggal 18 maret 2026 mendapat informasi dari Saksi, Akun Media Sosial Facebook “Rahmat Iton” yang di upload tangal 10 Maret 2026, dan “Carlisle Fitri” tanggal 10 Maret 2026, dan Akun TikTok “Bekasi Masih Kusut” tanggal 18 dan 19 Maret 2026. Dimana ke 3 Akun tersebut melakukan “Fitnah dan Penyerangan Martabat Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja.

Menuduhkan tentang sesuatu yang Tidak pernah di lakukan dr,Asep Surya Atmaja, kliennya, lebih kejinya lagi, Akun tersebut juga menyinggung Nyinggung Almarhum H.Eka Supria Atmaja mantan Bupati Bekasi yang merupakan kakak kandung dr.Asep Surya Atmaja, Ungkap Sarino SH,MH. yang di dampingi kuasa hukum Lainya,paparnya dia.

Lebih Lanjut Ketua Tim Hukum Sarini.SH,MH, mengatakan, bahwa tuduhan yang di lakukan ketiga akun tersebut merupakan “Fitnah dan Penyerangan Martabat Plt Bupati Bekasi dr, Asep Surya Atmaja selaku Kliennya.

Tuduhan-tuduhan N/negatif itu, juga dapat mengganggu konsentrasi kerja kerja Plt Bupati Bekasi dr.Asep Surya Atmaja selaku Pimpinan Daerah yang bertugas  menyelenggarakan jalanya Pemerintahan.

Selain itu, “Fitnah keji dan Penyerangan” martabat Plt Bupati Bekasi dr.Asep Surya Atmaja itu, juga sangat mengganggu sikologis Klkeluarga anak dan istri Plt Bupati Bekasi dr.Asep Surya Atmaja, paparnya.

Ketua Tim Hukum Buruh Bekasi Melawan, Sarino.SH,MH mengatakan, Ketiga akun tersebut di laporkan ke Polisi dalam hal ini Polres Metro Bekasi, karena secara terang terangan melakukan “Fitnah dan Penyerangan” Martabat Plt Bupati Bekasi  dr,Asep Surya Atmaja.

Sebagaimana di atur di dalam kitab Undang-undang Hukum pidana (KUHP) baru Nomor 1 Tahun 2023 padal 433 – 442.

Tim Hukum akan mengawal kasus yang dilaporkannya itu, agar proses Hukum berjalan sesuai ketentuan yang ada. Tegas Sarino SH,MH.

Sarino, SH,MH. berharap, supaya  warga masyarakat Kabupaten Bekasi tidak terpengaruh, dan tidak usah percaya dengan “Fitnah keji dan Penyerangan” yang di lakukan ketigs Akun tersebut.

Plt Bupati Bekasi dr,Asep Surya Atmaja kliennya itu, Tidak pernah melakukan apa yang di tuduhkan ketiga akun itu. Tegas Sarino.SH,MH.

Justru sebenarnya, kata Sarino.SH,MH, Plt Bupati Bekasi dr,Asep Surya Atmaja, sudah bekerja dengan sangat baik, dan mengukir prestasi yang Luar biasa. Contohnya, Pasar Tumpah di Prapatan SGC dapat di Relokasi ke Pasar Ramayana. sedangkan pemimpin sebelumnya tidak mampu merelokasi pasar tumpah itu.

Tetapi Plt Bupati Bekasi dr.Asep Surya Atmaja, yang baru  menjabat kurang lebih tiga bulan, mampu merelokasi pasar tumpah prapatan SGC.

Buka itu saja, Plt Bupati Bekasi dr.Asep Surya Atmaja juga sangat transparan mengumumkan Pendapatan Daerah, bahkan di Umumkan setiap harinya.

Kegiatan-kegiatan yang akan di lakukan oleh masing masing Dinas, Juga di umumkan secara terbuka. hal itu bentuk Transparansi agar Warga Masyarakat bisa ikut mengawasi pelaksanaanya, sehingga Cita-cita “Bekasi Bangkit Maju Sejahtera dapat Terwujud”, tandasnya.

(red).

ketum Sniper : Kepemimpinan Plt. Bupati Bekasi, Sudah Bagus dan. Merubah Tatanan Kepemerintahan dan Masyarakat, Jangan Bikin Isu dan Hoax Yang Tidak Mendasar

0



JIB | KABUPATEN BEKASI,-  Maraknya penyebaran narasi dan opini negatif di media sosial terkait kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Supria Atmaja, mendapat sorotan dari Pemerhati Kebijakan Publik Daerah, Gunawan. Ia menilai, gelombang informasi yang beredar di platform seperti Facebook dan TikTok tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi objektif, bahkan cenderung menyesatkan.

Gunawan, yang juga merupakan putra asli Kabupaten Bekasi, mengungkapkan bahwa masifnya penyebaran isu tersebut patut dicermati secara kritis oleh masyarakat.

Menurutnya, terdapat indikasi bahwa narasi tersebut bukan sekadar kritik biasa, melainkan bagian dari upaya sistematis untuk melemahkan kepercayaan publik terhadap kepemimpinan daerah.

“Ada kecenderungan opini yang dibangun ini bukan murni kritik konstruktif, melainkan upaya menggiring persepsi publik agar meragukan kepemimpinan yang berasal dari putra daerah sendiri,” ujar Gunawan.

Ia menduga, pihak-pihak tertentu dari luar Kabupaten Bekasi memiliki kepentingan dalam membentuk opini negatif tersebut. Tujuannya, kata dia, adalah menciptakan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemimpin lokal, sehingga pada akhirnya membuka ruang bagi figur dari luar daerah untuk lebih diterima.

“Jika masyarakat tidak kritis, maka opini yang terus diulang ini bisa membentuk persepsi seolah-olah pemimpin dari luar daerah lebih layak dan lebih dipercaya. Ini yang harus diwaspadai,” tegasnya.

Gunawan juga mengajak masyarakat Kabupaten Bekasi untuk tidak bersikap pasif dalam menghadapi arus informasi yang berkembang. Ia menekankan pentingnya solidaritas dan kekompakan warga dalam menyaring serta merespons isu-isu yang beredar, khususnya yang belum jelas kebenarannya.

“Masyarakat jangan hanya menjadi penonton. Harus ada kesadaran kolektif untuk melawan narasi yang tidak berdasar. Klarifikasi dan literasi informasi menjadi kunci agar tidak mudah terpengaruh,” katanya.

Lebih lanjut, Gunawan menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tetap diperlukan dalam sistem demokrasi. Namun, kritik tersebut harus disampaikan secara objektif, berbasis data, dan bertujuan untuk perbaikan, bukan justru menyesatkan atau memecah belah masyarakat.

Ia berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Dengan demikian, stabilitas sosial dan kepercayaan publik terhadap kepemimpinan daerah dapat tetap terjaga.

“Perbedaan pendapat itu wajar, tetapi jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk memecah belah. Kabupaten Bekasi harus tetap solid dan percaya pada kemampuan putra daerahnya sendiri,” pungkas Gunawan. (Red)

Ketua DPC WBI Kabupaten Bekasi, H.Apud Saepudin : Fitnah Lebih Kejam Dari Pembunuhan, Jangan Bikin Hoax, Jurnalis Harus Paham Kode Etik

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Media yang memberitakan tanpa data, fakta, atau verifikasi yang jelas sering disebut sebagai penyebar berita bohong (hoax), kabar burung (rumor), atau berita palsu. Dalam konteks jurnalistik, tindakan ini dinilai melanggar Kode Etik Jurnalistik, khususnya prinsip akurasi (berita tidak akurat) dan keberimbangan.

Informasi yang direkayasa dan dibuat tanpa verifikasi fakta yang jelas. Tentunya menjadi Informasi yang tidak terverifikasi dan kebenarannya diragukan. Berita yang menitikberatkan pada sensasi tanpa didukung data faktual yang kuat, hal ini bisa menimbulkan Fitnah/Pencemaran. Tentunya pemberitaan tanpa data tersebut sudah jelas bertujuan menjatuhkan pihak tertentu.

Apalagi Memframing foto menggunakan efek AI Action Figure pejabat, seolah-olah terlibat korupsi hal ini merupakan tindakan manipulasi informasi yang berbahaya dan masuk dalam kategori disinformasi atau fitnah. Praktik ini seringkali bertujuan untuk menjatuhkan reputasi, menciptakan opini publik negatif, atau sekadar sensasi.

Ketua DPC WBI Kabupaten Bekasi, H.Apud Saepudin angkat bicara, terkait adanya dugaan pemberitaan di media sosial dan platform digital berbasis internet, membuat salahsatu tokoh sekaligus tim kemenangan Ade-Asep, mengomentari berita yang mengaitkan Almarhum mantan Bupati Bekasi H.Eka Supria Atmaja, yang merupakan Abang kandung Plt Bupati Bekasi dr Asep Surya Atmaja, Rabu (18/03/2026).

Dugaan penomena berita hoax terhadap Plt Bupati Bekasi dr.Asep Surya Atmaja di media online, contohnya di medsos seperti Tik-tok dan Facebook, tentunya ini merupakan sarana komunikasi interaktif yang menghubungkan banyak orang secara real-time, yang di lihat dibaca oleh publik.

Dikatakannya Apud Saepudin, saya membaca adanya berita-berita yang beredar di tik tok, Facebook dan media online, terkait WC Sultan, menurut saya itu sudah selesai tidak ada masalah lagi, jadi saya berpesan kepada rekan-rekan media, silahkan saja membuat berita, tetapi tolong sebagai media berikanlah penyebaran informasi yang positif untuk masyarakat, jangan menyebarkan informasi yang belum jelas faktanya, harusnya media bisa menjaga situasi dan kondisi yang kondusif. Apalagi media itu mempunyai peranan sebagai pilar ke empat demokrasi, ucapnya dia.

Lanjut Apud, hayolah kita sebagai orang Bekasi janganlah ungkit-ungkit yang buat saya itu sudah selesai, apalagi mengaitkan Almarhum dibilang sebagai tersangka kasus WC Sultan, H.Eka itu bukan tersangka, Almarhum sudah tiada, jangan lagi ungkit hal itu, kalau seperti ini mau sampai kapan Kabupaten Bekasi bakal maju, kalau seperti ini terus, kasihan masyarakat selalu disuguhkan berita yang tidak benar,tegasnya dia.

Mari sama-sama kita sebagai orang Bekasi wujudkan Bekasi Bangkit Maju Sejahtera dengan cara mendukung program-program Bupati Bekasi, kalau rekan media selalu menyuguhkan pemberitaan yang tidak benar, mau sampai kapan Kabupaten Bekasi maju, sekali lagi saya mengajak untuk rekan media yang memberitakan sesuatu yang belum benar fakta nya, kalau bisa di hapus, postingan yang menyebar di tik-tok dan Facebook,ucapnya.

Saya selaku asli orang Bekasi dan siapapun masyarakat yang berKTP Bekasi wajib menjaga kampungnya, jadi janganlah membuat berita-berita yang membuat masyarakat jadi bingung dan tidak nyaman, jujur saya selaku Ketua WBI Kabupaten Bekasi sangat keberatan adanya berita – berita miring yang terus menyerang Plt Bupati Bekasi,tegasnya.

Karena berita itu sangat tidak jelas dan tidak bertanggung jawab, saya ingin tau siapa yang membuat berita itu, saya ingin duduk bareng dengan yang membuat berita miring tersebut, saya siap di undang oleh yang membuat berita miring, jangan sampai yang membuat beritanya saya undang,pungkasnya apud.

(red).

KPNAS mendukung program PSEL untuk Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah Nasional

0



JIB | BANTARGEBANG,- Ketua Koalisi Persampahan Nasional (KPNAS), Sdr. Bagong, menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah nasional, khususnya melalui pengembangan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Menurutnya, penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi modern perlu dipercepat guna mengurangi volume timbunan sampah di tempat pemrosesan akhir sekaligus meminimalisir potensi risiko lingkungan.

Pernyataan tersebut disampaikan Bagong menyusul terjadinya insiden longsor timbunan sampah di kawasan TPST Bantargebang yang menimbulkan korban jiwa serta menjadi perhatian publik terkait kondisi pengelolaan sampah di wilayah tersebut. Ia menilai peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bahwa persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan masyarakat serta pekerja yang beraktivitas di kawasan pengelolaan sampah.

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya perbaikan tata kelola sampah, Bagong bersama jajaran KPNAS melaksanakan kegiatan sosialisasi pemilahan sampah kepada komunitas pemulung yang beraktivitas di kawasan TPST Bantargebang. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemisahan sampah organik dan anorganik sejak awal guna meningkatkan efisiensi proses pengelolaan dan mengurangi penumpukan sampah yang berpotensi menimbulkan risiko.

Dalam kegiatan tersebut, Bagong menegaskan bahwa komunitas pemulung memiliki peran penting dalam rantai pengelolaan sampah karena selama ini mereka turut membantu proses pemilahan material yang masih memiliki nilai ekonomi. Dengan adanya edukasi mengenai pemilahan sampah yang lebih baik, diharapkan dapat mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata sekaligus memperkuat implementasi kebijakan pemerintah terkait pengurangan timbunan sampah.

Selain kegiatan sosialisasi, KPNAS juga melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian paket sembako kepada para pemulung di kawasan Bantargebang dalam rangka menyambut Hari Raya. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang menggantungkan penghidupan dari aktivitas pemilahan sampah di kawasan tersebut.

Bagong berharap ke depan sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, serta komunitas pemulung dapat semakin diperkuat guna mendorong pengelolaan sampah yang lebih aman, modern, dan berkelanjutan. Ia juga menilai percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis teknologi seperti PSEL menjadi salah satu langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada sistem penimbunan sampah sekaligus mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa mendatang. (Red)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -