JIB | BANDUNG BARAT- Warga Kampung Sekecengek Desa Cangkorah Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah lama merasa terisolir terkait akses jalan gang dan jembatan, warga kini bahu membahu membuka pelebaran jalan gang atas dasar hibah dari para pemilik tanah. Kegiatan tersebut di laksanakan hari Minggu (06/06/2021), di dampingi oleh Cecep Ketua RW dan RT setempat.
Hal tersebut dilakukan, karena Warga Merasa kampungnya terisolir oleh akses jalan, akhirnya wargapun membentuk Tim Percepatan Pembangunan Kegiatan Desa (TPPKD) sebagai langkah untuk pengajuan akses jalan gang dan jembatan kepada Pemerintah.
Asep sebagai tokoh masyarakat membenarkan, dengan adanya kegiatan tersebut, kampung kami ini di anggap terisolir dan benar-benar membutuhkan bantuan dan perhatian dari pihak pemerintah untuk pembangunan akses jalan.
Menurutnya, kampung sekecengek ini terhapit oleh tanah Hankam dan genangan sungai air Saguling, nah jalan tersebut aksesnya lebih dekat ke perkotaan, saat ini warga mau tidak mau kita harus melalui jalur lintas saluran sungai Saguling yang di kelola oleh Indonesia Power (IP) dengan menggunakan rakit yang dibuat oleh warga seadanya, terangnya.
Hal senada pun dikatakan oleh Apriyanto Ketua TPPKD, pihaknya mengatakan,”Kami sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintahan Desa, dan Kecamatan terkait akses jalan ini, bahkan kami juga di bantu dari OMBUDSMAN Lembaga Independent Negara yang insya Allah mereka akan turun dari Jakarta sekitar Minggu depan untuk meninjau lokasi yang akan di bangun jembatan,ujarnya.
Lebih lanjut Apriyanto menerangkan ,terkait kajian pengajuan proposal akses jalan dan jembatan pun secara administratif kami sudah menempuhnya dan sudah selesai tinggal menunggu Rekomendasi dari pihak Indonesia Power (IP) sebagai pengelola sungai Saguling, setelah rekom keluar kami akan lanjut ke tingkat kabupaten maupun ke tingkat selanjutnya”. Tandas Aprianto.
Sementara menurut Asep Dedi Setiawan yang akrab di sapa Bang Ucok Sebagai Sekretaris TPPKD menurutnya “Kalo terkait pengajuan Proposal kami sudah siap, mengenai Rekom dari IP pasti pihaknya akan memberikan karena ini menyangkut kepentingan pasilitas umum di masyarakat, jangankan untuk masyarakat untuk perumahan kota baru Parahiyangan pun IP bangun jembatan ada beberapa titik Pedahal itu sebagai kepentingan pribadi pihak IP ngasih rekom ko”. Tuturnya.
Ucok menegaskan, ”kami dari pihak Tim Panitia sudah meminta pihak Desa dan Kecamatan untuk menempuh Rekom dari Indonesia Power, bilamana pihak IP benar tidak bisa menurunkan rekomendasi untuk pasilitas umum khususnya untuk akses Jalan Jembatan Penghubung, apalagi ini untuk membantu satu daerah yang terisolir, maka pihak IP ini keterlaluan, dan pasti kami pihak masyarakat bersama-sama akan Audensi langsung ke pihak Indonesia Power tersebut, tegasnya. (TIM/Deni Riswanto/rahmat)
JIB | JAKARTA,- Partai Demokrat dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, kembali menunjukkan lonjakan signifikan elektabilitasnya. Dua survei terbaru dari CISA dan Parameter Politik Indonesia (PPI) mengkonfirmasinya.
Survei CISA menempatkan AHY pada urutan kedua (15,51%) di bawah Anies Baswedan dan Demokrat (13,22%) di bawah PDIP. Sedangkan dalam survei PPI, elektabilitas Demokrat naik signifikan di urutan keempat (8,4%) dan AHY di posisi keempat (5,6%) di bawah Prabowo, Ganjar dan Anies.
Menanggapi ini, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, dalam keterangan pres realese minggu 06/06/2021, menegaskan, ” kalau rakyat sekarang butuh pemimpin dan parpol yang melakukan kerja-kerja nyata di tengah masyarakat.
“Rakyat juga tahu, mana pemimpin yang benar-benar melakukan kerja serius membantu rakyat yang sedang susah karena pandemi dan krisis ekonomi saat ini, Mana yang benar-benar memperjuangkan aspirasi dan harapan rakyat., Ucapnya kepada awak media.
” Ketum AHY bersama pengurus dan kader Partai Demokrat di seluruh Indonesia telah menunjukkan itu selama setahun terakhir.
“Rakyat sudah jengah dengan pemimpin yang hanya sibuk berjanji, kata Herzaky.
“Hari ini bilang apa, kenyataannya besok malah lain lagi yang dilakukan. Punya jabatan mentereng, bukannya membantu rakyat, malah bantuan buat rakyat dikorupsi, Harusnya punya tanggung jawab besar sebagai pejabat publik, tapi sibuknya malah di medsos beber Kepala Badan Komunikasi DPP Partai Demokrat.
“Luncurkan program ini itu, tapi tidak ada yang jalan di lapangan.
“Karena itu, rakyat memberikan apresiasi dan atensi luar biasa atas konsistensi dan kesungguhan Ketum AHY dan Demokrat membantu rakyat selama setahun terakhir ini. “Pertama, bantu rakyat dengan gerakan nasional lawan corona, termasuk gerakan nasional peduli dan berbagi. Demokrat telah mencatat lebih dari 250 Milyar rupiah yang telah disumbangkan dan disalurkan oleh para kader ke masyarakat sepanjang Pandemi ini.
“Kedua, bantu rakyat dalam peningkatan ekonomi dan akses pendidikan, baik melalui intensifikasi lapangan kerja dengan gerakan nasional bina UMKM maupun gerakan nasional wifi gratis untuk pendidikan. Prinsip Demokrat berkoalisi dengan rakyat, benar-benar diresapi dan dilaksanakan oleh kader-kader kami di seluruh Indonesia, dan benar-benar dirasakan oleh rakyat, jelasnya.
Lebih lanjut Herzaky mengatakan, “Karena itulah, meskipun saat ini Ketum AHY dan Partai Demokrat belum memikirkan pilpres 2024, pileg 2024, tapi nama AHY dan Partai Demokrat terus melejit dalam survei-survei akhir-akhir ini. Soalnya, masyarakat yang melihat dan merasakan sendiri, manfaat kerja-kerja nyata Ketum AHY dan Partai Demokrat. Jadinya ketika ada survei, rakyat pun makin banyak yang menyebutkan nama Ketum AHY dan Partai Demokrat.
“Bagaimanapun, pemilu masih jauh, Masih banyak yang bisa terjadi dalam tiga tahun ini. Karena itu, kepercayaan dari rakyat yang terus meningkat kepada Ketum AHY dan Partai Demokrat saat ini, merupakan tanggung jawab besar yang mesti kami jaga, Sebagai cambuk bagi kami untuk terus konsisten berjuang untuk rakyat, dan tidak lantas berpuas diri, tutup Herzaky Mahendra Putra.(Aang)
JIB I KABUPATEN BEKASI,- Bekasi Dalam rangka untuk memutus penyebaran Cobid-19 Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Cibarusah pada hari Jum’at tanggal 04 Mei 2021, pukul 10.50 WIB, melaksanakan kegiatan vaksinasi gratis kepada para guru dan lansia, kegiatan dilaksanakan di Aula Puskesmas Cibarusah lantai 2, RT 01 RW 04 Desa Cibarusah Kota Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi Jawa barat, kegiatan berjalan dengan tertib, hadir dalam kegiatan tersebut Ipda Apit, Aipda Dede Kanit Prov, Aipda Kamaludin, Team Nakes Vaksinator Puskesmas Cibarusah Jumat (04/06/2021).
Kapolsek Cibarusah AKP Josman Harianja. SH mengatakan bahwa pada hari ini kami bekerjasama dengan Puskesmas Cibarusah Melaksanakan Monitoring Pemberian Suntik Vaksin kepada Para Guru dan Lansia Usia 60 tahun, diantarnya Guru sebanyak 119 orang dan lensia sebanyak 19 orang untuk di vaksinasi.
“Bukan hanya itu saja tetapi kami juga terus bersosialisasi protokol kesehatan tentang 5 M, dan menghimbau kepada para peserta Vaksin agar di sampaikan untuk mematuhi Prokes Covid -19, guna memutuskan penyebaran virus Covid-19.” Jelasnya.
Masih kata Josman Harianja Dalam hal ini pemerintah telah melaksanakan program Vaksinasi Covid-19 yang mendasar pada pelayanan publik lansia dan para guru usia 60 tahun keatas yang termasuk katagori pendidik dan tenaga kependidikan.
“Kami dari pihak kepolisian tentunya mendukung upaya pemerintah dalam percepatan Vaksinasi bagi para guru yang direncanakan untuk kembali melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, serta bagi lansia yang rentan terhadap penyebaran virus” pungkasnya. (End)
JIB|Kabupaten bekasi- Pasca banjir melanda, geliat semangat para petani kembali untuk menggarap sawah miliknya. Akan tetapi untuk petani di wilayah sekitar Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur merasa resah karena ada salah satu sisi tanggul bendungan longsor sehingga air mengalir deras di longsoran tersebut. Kamis, 03/06/2021.
Bendungan B GT.6 yang belum lama dibangun di sungai irigasi tepatnya di RT 01/05 Desa Labansari salah satu sisi tanggulnya mengalami longsor dikeluhkan para petani. Diketahui sebanyak 6700 Hektar bentangan sawah di area tersebut. meliputi empat wilayah yaitu desa Labansari, Cipayung, Bojongsari dan Tanjung Baru.
Carmin salah seorang petani yang di wawancara awak media mengatakan, “longsor itu, aer lewat situ, udah pintu aer yang ke sawah tinggi. Kalo bendungan ditutup, kenceng bangat lewat situ jadi yang mengalir k sawah kurang maksimal”. Ujar Carmin dengan bahasa khas daerahnya.
Awak media Jurnal indonesia baru. kemudian menggali informasi ke pihak Pemerintahan Desa Labansari, Wiratma selaku staf pemerintahan mengatakan, “keluhan petani sudah sampai ke kami dan sy sampaikan ke pak Kades. Untuk longsor disisi bendungan tersebut seingat saya sudah lama, pasca banjir tempo lalu”. Ujarnya
“Jika tidak segera di perbaiki, kami khawatir akan terus melebar, selain menghambat debit air yang masuk ke persawahan juga memutus tanggul sehingga masuk ke perkampungan”. Keluh Wiratma.
Di tempat terpisah Amak selaku kepala Desa Labansari yang sedang bersama pak Camat, memberikan penjelasan melalui vois mail di aplikasi pesan singkat WhatApp bertutur, “pihak pemerintahan Desa sudah melaporkan kepada pihak pengairan terkait kondisi di bendung tersebut, lewat WA sudah bahkan ke pihak pelaksana pembangunan bendungan itu, karena kan belum lama.
“Tanggapan pihak pelaksana, katanya bukan sudah tanggung jawab saya sekarang mah sudah tanggung jawab PJT, pemeliharaan. Begitu kata pelaksana”. Tutur Amak Kades Labansari.
Lalu awak media menuju kantor PJT II untuk konfirmasi, akan tetapi ketika diterima security dan memperkenalkan diri. Security memberitahukan bahwa pegawai yang bersangkutan sedang tidak di tempat, ada kegiatan lapangan di daerah Pebayuran.
Tidak sampai di situ awak media kemudian mencari tahu no tlp yang bisa di hubungi untuk konfirmasi kepada pegawai PJT II dan menghubunginya melalui pesan singkat akan tetapi sampai berita ini diterbitkan belum ada balasan.(Ang)
JIB | Kabupaten Bekasi,– Untuk menggenjot semangat tim, Persikasi menggalang dukungan dengan menggelar deklarasi menuju Liga 2 yang dilaksanakan di Gedung Theater, Graha Pariwisata, Komplek Stadion Wibawamukti, Kecamatan Cikarang Timur, pada Rabu (02/06).
Ketua Harian Persikasi, Heru Budian Timor mengatakan tujuan deklarasi adalah agar semua pihak mendukung penuh Persikasi untuk bisa naik kasta ke Liga 2.
“Maka dari itu kami libatkan unsur Forkopimda, Pemkab Bekasi, Askab Kabupaten Bekasi, Suporter Persikasi dan unsur masyarakat agar bisa ikut mendukung Persikasi bisa berlaga di tingkat profesional,” ujaranya.
Dia menambahkan, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja yang juga sekaligus Ketua Umum Persikasi, Kadisbudpora, Ketua KONI dan Ketua Askab PSSI Kabupaten Bekasi mengaku siap menandatangi nota kesepakatan untuk mendukung penuh Persikasi juara di Liga 3 tahun ini.
“Harapan kami (Manajemen Persikasi) benar-benar mendapat dukungan semua pihak secara total, sehingga apa yang menjadi target dan harapan kami semua dapat terwujud naik kasta ke Liga 2, dengan demikian dunia sepakbola Kabupaten Bekasi bisa terangkat secara nasional,” jelasnya.
Sementara itu, Manager Persikasi, H. Ade Rusiana mengatakan agar target tercapai pihaknya memboyong kepala pelatih berpengalaman di Liga 1 serta beberapa pemain profesional yang juga pernah memperkuat klub-klub besar di Liga 1.
“Dalam rangka mempersiapkan target juara Liga 3 dan bisa lolos ke Liga 2 manajemen sudah mempersiapkan Coaching Staf yang dipimpin oleh kepala pelatih yang sudah berpengalaman, dengan lisensi A AFC yaitu Coach Herry Setiawan. Bukan hanya itu eks pemain Persib Bandung Eka Ramdani dan Yaris Riyadi kami juga boyong dalam rangka memperkuat tim,” jelas Ade.
Masih kata Ade, pemain yang didatangkan dari luar Kabupaten Bekasi nantinya akan dikombinasikan dengan pemain putra daerah dan eks Pemain Persikasi 2020 yang masih dipercaya bisa memperkuat Persikasi, yang sebelumnya menjalani seleksi terlebih dahulu.
“Nanti kami akan kombinasikan dengan pemain yang didatangkan dari luar daerah yang sudah biasa bertanding di liga 1 maupun liga 2 denga pemai asli Kabupaten Bekasi salah satunya yang masih kami pertahankan Angga Irawan dan kawan kawan,” imbuhnya.
Perlu diketahui, dalam acara deklarasi hari ini pihak Manajemen Persikasi menyerahkan piagam penghargaan untuk tokoh sepakbola asal Kabupaten Bekasi yang masih eksis memajukan sepakbola di Kabupaten, serta pemberian piagam terhadap Fans Persikasi sebagai wadah suporter Persikasi yang hingga kini masih setia memberikan dukungan.
Bukan hanya itu, pemberian penghargaan bagi suponsor Apparel Adhoc yang sudah bekerjasama membangun komitmen mendukung persikasi menuju liga 2.
Adhoc sendiri merupakan salah satu Apparel yang masih eksis memberikan kontribusi sebagai Suponsor Apparel kepada beberapa klub baik liga 1 dan 2 di Indonesia. (Aang)
JIB | KABUPATEN BEKASI – Masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten akan habis pada 1 Juli 2021. Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja telah menyerahkan penjaringan bakal calon Sekda Kabupaten Bekasi kepada panitia seleksi (pansel).
Diketahui, sebanyak tujuh pejabat eselon II dari lingkungan Pemkab Bekasi mendaftarkan diri dalam seleksi calon pejabat pimpinan tinggi pratama tersebut.
Ketujuh pejabat yang sudah mendaftar yakni, Kepala Dinas Pendidikan, Carwinda, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dedy Supriyadi, Kepala Dinas Pariwisata, Encep Supriatin Jaya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ida Farida, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Peno Suyatno, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Sutia Resmulyawan, dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Setda Kabupaten Bekasi, R Yana Suyatna.
Ketujuh pejabat ini telah melewati fase pertama, yakni seleksi administrasi, lalu dinyatakan lulus.
Kepala Bidang Pengembangan ASN pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bekasi, Rismanto kepada media mengatakan terdapat lima tahapan lain sebelum nanti diumumkan hasil akhirnya.
_Pertama_, penelusuran rekam jejak jabatan, integritas dan moralitas yang dilakukan tim pansel mulai 21 Mei-10 Juni. _Kedua_, asesmen center yang dilakukan disela penelusuran rekam jejak, yakni 2-4 Juni. _Ketiga_, penulisan makalah yang dilaksanakan sehari, yakni 4 Juni. _Keempat_, tes kesehatan dan kejiwaan yang diselenggarakan pada 8 Juni. _Kelima_, wawancara akhir yang dilaksanakan pada 14 Juni. Wawancara menjadi tahapan akhir dari proses seleksi sebelum kemudian diumumkan hasilnya pada 16 Juni 2021 mendatang.
“Dari semua yang sudah mendaftar, secara administrasi sudah memenuhi kriteria. Namun, seluruhnya harus mengikuti tes kemampuan yang dilakukan oleh tim seleksi pansel. Yang penting, sudah berkemampuan dan mengikuti tes open bidding, ya nanti dilihat kemampuan-nya, termasuk kesehatan,” kata Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja, S.H.
Berikut pendapat para tokoh terhadap figur calon Sekda Kabupaten Bekasi:
*HK Damin Sada (Ketua Umum Jawara Jaga Kampung/Jajaka Nusantara):* _”Rekam jejak untuk menjadi seorang Sekda itu sangat penting, tidak pernah berurusan dengan aparat penegak hukum, terlebih pernah menerima suap dan melakukan penyimpangan lainnya, tidak cari muka terhadap atasan tapi propesionlisme yg dikedepankan. Sebagai pejabat tidak harus semua persoalan bekerjasama dengan Bupati, kecuali kerjasama yang baik dan legal serta tidak melanggar aturan dan hukum. Sekda Kabupaten Bekasi harus cepat dan tegas dalam mengambil keputusan, tidak membiarkan masalah berlarut larut dan gak jelas seperti kasus guru honorer Kabupaten Bekasi”._
*H. Wasju Juanda, S.IP (Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bekasi):* _”Harapan Sekda Kabupaten Bekasi ke depan, pertama harus yang jujur, kedua harus disiplin, ketiga harus tanggungjawab, keempat harus bisa kerjasama dengan semua pihak demi membangun Kabupaten Bekasi yang lebih baik, terutama harus bisa bekerjasama dengan Bupati dan DPRD, lalu kelima harus visioner”._
*Heri Noviar, S.E (Ketua Kamar Dagang dan Industri/ KADIN Kabupaten Bekasi :* _”Sebagai pengemban jabatan struktural tertinggi, Sekretaris Daerah mempunyai tugas membantu Bupati dalam penyusunan kebijakan dan pengoordinasian administratif terhadap pelaksanaan tugas Organisasi Perangkat Daerah serta pelayanan administratif. Sekda sebagai penerima mandatori dari kuasa pemilik modal (KPM) harus mampu membuat BUMD sehat dan Perusda lebih bergairah, agar lebih berkontribusi pada peningkatan PAD. Sekda harus berani mengambil langkah, dengan mengedepankan profesionalisme kerja di struktur manajemen OPD, BUMD dan Perusda tanpa ada hegemoni dari pihak pihak tertentu”._
*Harun Al Rasyid (Pengamat Politik dan Pemerintahan Universitas Islam 45 Bekasi):* _”Orang tersebut harus memiliki jiwa pemimpin, karena memimpin seluruh birokrat dan menjadi contoh yang baik sebagai pelayan publik”._
*Obing Fachrudin (Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri/ KADIN Kabupaten Bekasi):* _”Kabupaten Bekasi ini kan dipimpin oleh Pak Eka sendiri, maka seorang Sekda harus orang yang mampu bekerja ekstra dan sejalan dengan bupati”._
*Faisal Hafan Farid (Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat):* _”Peran sekda yang sangat penting karna dia adalah MixMaker yg memadukan semua perencanaan mengomandoi asn agar dapat melaksanakannya dan mengevaluasi apakah sesuai dengan visi Bupati”._
*H. Daris, S.H (Politisi):* _”Siapapun sekdanya, siapapun kepala dinasnya, ITU HANYA PERANGKAT. Masalah bukan ada di perangkat nya”._
*H. Zaini Saidi (Pengusaha):* _”Kapasitas dan integritas serta loyaliatas lah yang utama karena Sekda itu kerja 24 jam asal jangan kepentingan politik yang didahulukan Sekda, Kabupaten Bekasi butuh orang yang bisa mengayomi dan bisa menjadi contoh bagi para bawahannya”._
*H. Zakaria (Penggagas Pembangunan Bekasi Utara):* _”Sekda Kabupaten Bekasi ke depan diharapkan yang dapat bersinergi antara daeŕah dan pusat untuk tercapainya pembangunan skala nasional agar tujuan keadilan merata dapat terwujud🙏”._
*Anwar Sholeh (Ketua L-KPK Kabupaten Bekasi):* _”Kabupaten Bekasi membutuhkan sosok Sekda yang tidak pernah ada masalah secara hukum dan bukan figur orang yang suka menjualbelikam jabatan kepada ASN dan atau menjual nama Bekasi untuk kepentingan pribadi, kelompok dan golongannya. Bekasi perlu sosok yang amanah dan berpengalaman”._
*Ergat Bustomy, Ketua Umum KOMPI (Komite Masyarakat Peduli Indonesia):* _”Sekretaris Daerah adalah pemegang jabatan karier tertinggi bagi pegawai negeri sipil di daerah dan sekaligus sebagai pembina kepegawaian daerah. Oleh karena itu, seorang sekretaris daerah harus memiliki kepribadian, integritas, moralitas dan disiplin yang baik serta kompetensi manajerial maupun teknis pemerintahan. Dia harus memahami situasi daerah, artinya disamping sebagai ASN, Sekda juga harus memahami situasi dan kondisi lokal (local wisdem). Karena kalau ini tidak difahami maka sering terjadi ketidaksinkronan atau tidak sejalan dengan masyarakat daerah itu sendiri”._
*Ano Susanto, S.T (Ketua Esa Asa Kita):* _“Peran Sekda sebagai pejabat yang berwenang dan menjadi leading administrasi pemerintahan, harus menjadi motor penggerak bagi ASN untuk memiliki tiga aspek. Yakni, kualifikasi, kompetensi dan kinerja dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat, sehingga mampu mendorong percepatan kesejahteraan rakyat”._
*Bram Ananthakuanantha (Ketua Indonesia Pintar Dalam Edukasi/ INSPIRASI):* _”Sekda Kabupaten Bekasi harus sosok yang mampu mengemban fungsi koordinasi dan pelayanan teknis, mau memberikan penilaian kinerja terhadap bawahannya dan mau mendengar saran serta masukan semua perangkat yang terlibat. Dia harus memiliki sifat progresif, kreatif dan komunikatif”._
*Rohmat Demong (Direktur Bumdes Mekarwangi, Cikarang Barat):* _”Sekda sebagai orang paling atas dari PNS kudu menjalankan benar anak anak buah kedinasannya dengan baik dan sesuai kedinasan masing masing agar fungsi pemerintahan berjalan dengan semestinya…….jangan terbawa bawa kondisi politik praktis………”._
*Hendriyanto, S.Kom., M.T.I (Ketua ICMI Muda Kabupaten Bekasi):* _”Pada hakekatnya bahwa setiap manusia adalah pemimpin (minimal memimpin diri sendiri) dan akan dimintai per-tanggung jawaban. Makna tanggung jawab adalah subtansi utama yang harus dipahami terlebih dahulu oleh seorang calon pemimpin agar amanah, adil, jujur, berdedikasi tinggi, bijaksana, cerdas, yaitu mampu menyelesaikan persoalan secara tepat dan cepat , serta menepati janjinya pada saat pra jabatan baik kepada Tuhan dan masyarakat”._
*Rizky Purnomo (Ketua Bidang OKK BPC HIPMI Kab. Bekasi):* _”Semoga calon Sekda Kab.Bekasi mendatang dapat bekerjasama dengan Bupati Bekasi untuk lebih meningkatkan perekonomian masyarakat di bidang Umkm & Ekonomi Kreatif sebagai program unggulan pasca pandemi”._
*H. Codri (Pengusaha):* _”Yang terbaik aja, yang punya hati jujur dan mau membangun Kabupaten Bekasi dengan baik”._
*Neneng Hasanah (Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa untuk Kabupaten Bekasi pada Kemendes PDT RI):* _”Ibu Ida (Ida Farida, Kepala DPMD Kab. Bekasi_red) ikut ya. Kalo gitu saya jagokan beliau. Visioner beliau nya.
JIB | KABUPATEN BEKASI,- Presiden Joko Widodo pada tahun 2016 telah menetapkan 1 Juni sebagai Hari Pancasila. Namun, penetapan tanggal tersebut menuai perdebatan dan polemik yang tidak perlu hingga saat ini.
Untuk memaknai kita dapat melihat Pancasila sebagai cita-cita yang menjadi dasar, pandangan, dan pemahaman pada negara.
Dasar dan ideologi negara diperlukan oleh suatu negara untuk dapat berdiri kokoh. Bukan sewindu atau dua windu, dengan berapi-api dan tegas pada Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1953, Presiden Sukarno mengatakan Bangsa Indonesia bertujuan bernegara buat selama-lamanya.
Dalam kesempatan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021, Mantan Kabareskrim Nurfaizi Suwandi mengatakan Pancasila merupakan warisan berharga yang diwarisi oleh Para Pendiri Bangsa Indonesia untuk generasi penerus.
“Pancasila itu warisan berharga, tak ternilai harganya ya, yang diwariskan oleh para pendiri Bangsa kita (Indonesia) untuk generasi penerus,” ujar Nurfaizi dalam pesan tertulis kepada wartawan, Selasa (1/6/2021).
Menurut Nurfaizi, Pancasila yang diwariskan oleh Para Pendiri Bangsa Indonesia itulah yang membuat Negara Bangsa Indonesia masih bisa berdiri kokoh hingga hari ini, bahkan sampai ke masa yang akan datang.
Pancasila sebagai ideologi negara merupakan tujuan bersama bangsa Indonesia yang diimplementasikan dalam pembangunan nasional yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata material dan spiritual ujar mantan Kapolda Metro ini.
Pancasila adalah wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, dan berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman, tenteram, tertib dan dinamis serta dalam pergaulan dunia yang merdeka, bersahabat, tertib, dan damai. (Red)
JIB | CIBARUSAH,- Dalam upaya Untuk mempercepat kegiatan dana desa tahap 1 tahun anggaran 2021 Pemerintah desa Cibarusah Kota kecamatan Cibarusah kabupaten Bekasi Jawa barat pada hari Senin 31 Mei 2021 melakukan monitoring dan evaluasi, kegiatan dilaksanakan di aula desa,hadir dalam kegiatan tersebut kepala desa unsur muspika, Pendamping desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Setelah itu Tim langsung melakukan pengecekan ke Lapangan dengan mengukur Pembangunan tersebut.
H Januar mengatakan kegiatanmonitoring dan evaluasi tersebut dimaksudkan untuk menjunjung transparansi, pengelolaan penggunaan anggaran desa , serta upaya untuk mencegah adanya kekeliruan atau hambatan komunikasi,hal ini memang sudah bagian dari tugas pemerintah di tingkat Kecamatan, untuk memastikan pembangunan di tingkat desa sejalan sesuai aturan, tidak menyalahi ketentuan.
Sebagai pelaksanaan fungsinya, Pembina di Tingkat Kecamatan diharapkan juga setiap pemangku kebijakan di desa terhindar dari penyalahgunaan wewenang, sekaligus juga menjalankan fungsi kontrol, sejauh mana Pemerintah Desa merealisasikan pembangunan baik fisik, maupun non fisik, serta pemahaman pada aparatur Desa setempat dalam pemanfaatan dan bantuan yang diterima oleh desa. (End)
JIB | Kabupaten Bekasi,- Dalam rangka untuk menjalin tali silaturahmi Pondok Pesantren H Jamaludin Nawawi Cibogo kecamatan Cibarusah kabupaten Bekasi Jawa barat pada hari Senin tanggal 31 Mei 2021 menggelar acara Halal Bil Halal,nampak antusias kaum muslimin dan muslimat hadir dalam kegiatan tersebut.elalui momen ini diharapkan dapat mempererat jalinan tali silaturahmi antar sesama muslim,hadir dalam kegiatan tersebut ketua MUI Bekasi,camat Cibarusah,kepala desa Sindang Mulya,Polsek Cibarusah para santri Se-Kecamatan Cibarusah serta para tamu undangan yang lainya.
Ketua MUI Bekasi KH. Amin Nur dalam sambutanya berpesan perlunya menjalin dan menjaga tali silaturahmi antar sesama,dengan silaturahmi banyak memberikan dampak positif dan semakin semangat dalam mengelola pondok pesantren harus dirawat dengan sungguh-sungguh dan sebaik-baiknya, dan mereka yang sungguh-sungguh merawat masjid hidupnya akan diberikan kemudahan.
Dibutuhkan hidup saling berdampingan, tanpa ada pemicu gesekan. Tokoh atau pemuka agama menjadi sorotan umat,Maka kita harus memberikan pandangan dan tindak tanduk yang dapat mententramkan masyarakat sehingga menjadi panutan, Tentu sangat diharapkan masyarakat Cibarusah tetap damai dan senantiasa hidup rukun dan saling mengedepankan kepedulian imbuhnya.
Mari bersama-sama saling mengormati satu dengan yang lainya dan harus berdampingan,nilai halal bil halal terletak pada keikhlasan jika ada perbuatan salah maka harus dimaafkan, Ada dua aspek melalui Halal Bihalal baik aspek hubungan kepada Allah SWT dan aspek kepada manusia,hikmah dari Halal bil halal adalah untuk meningkatkan tali persaudaraan juga meningkatkan amaliyah di bulan Syawal bukti hasil pendidikan selama bulan suci Ramadhan jangan sampai fahala ibadah kita di bulan Suci Ramadhan terhapus gara gara dosa yang kita perbuat pungkasnya (End)
JIB | Bojongmangu,- Bekasi Dalam rangka untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 Muspika dan Polsek Cibarusah Polres Metro Bekasi serta PKM kecamatan Bojongmangu pada hari sabtu tanggal 29 Mei 2021 pukul 09.00wib – selesai mengadakan kegiatan Swab antigen gratis di pasar Sukabungah kecamatan Bojongmangu kabupaten Bekasi Jawa barat,kegiatan ini menyasar terhadap masyarakat pengunjung dan para pedagang pasar Sukabungah.
Hadir dalam kegiatan tersebut TNI/KORAMIL 09 10 PERSONIL. PIMP.KAPT.ARH JOEDI NARTO,POLRI/POLSEK CIBARUSAH 12 PERSONIL PIMP.AKP.JOSMAN HARIANJA SH. 3.KECAMATAN BOJONGMANGU 2 PERSONIL. PIMP.PANDI(KASIE PEM), NAKES/PKM BOJONGMANGU. 8 PERSONIL PIMP.Dr.DADANG. 4.LINMAS 6 PERSONIL PIMP.BPK PANDIL dan aparatur desa.
Kapten Arah Joedi Narto mengatakan bahwa kegiatan pada hari ini melaksanakan Swabb antigent secara gratis ini dilaksanakan oleh muspika (Polsek Cibarusah,Koramil 09 Cibarusah, Kecamatan Cibarusah dan PKM kec.Bojongmangu Kab.Bekasi) sedangkan pelaksanaan Swabb antigen di peruntukan Sebanyak 50 Peserta dengan sasaran Pengunjung pasar,Para Pedang pasar dan masyarakat sekitar lokasi Pasar Sukabungah,adapun pelaksanaan Swabb tersebut dengan menggunakan metode : A. Swab Antigen statis . B. Swab Antigen mobile.
Dan dari hasil kegiatan Pelaksanaan pemeriksaan Swabb antigen yang dilaksanakan di Pasar Sukabungah secara kesuluruhan untuk peserta 46 orang,dengan hasil: Reaktif : – •Non Reaktif : 46 Orang,Kegiatan dilaksanakan secara serentak oleh muspika dan Dinkes/PKM Kec.Bojongmangu dan kegiatan berlangsung Aman, tertib dan kendali ( End)