Sunday, March 1, 2026
Home Blog Page 240

Kasat Narkoba Polres Metro Bekasi Pimpin Operasi Tempat Warung Remang – Remang Dab Balapan Liar

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Guna menciptakan situasi yang Aman dan kondusif di wilayah Bekasi Kabupaten Kapolrestro Bekasi Kombes Pol. Hendra Gunawan SIK, MSi, memerintahkan Kasat Resnarkoba sebagai leading sectornya Kompol Dr. Budi Setiadi, SH., MH. Untuk memimpin operasi skala besar Yang melibatkan 70 Pers. Gabungan dari Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu- minggu tanggal 17-18 Oktober 2020, Pukul 21.00 s/d 02.00 WIB.

Budi menjelaskan bahwa sesuai dengan perintah Bapak Kapolres, bahwa untuk menekan tingkat kriminalitas dan Mengurangi penyakit masyarakat maka sasaran ops. Malam minggu ini adalah tempat hiburan warung remang2 dan balapan liar, atas dasar tersebut Kasat Narkoba ditunjuk sebagai leading sector, mengambil lokasi ops.

Di Tempat Hiburan Malam Warung remang – remang yang berlokasi di Jl. Irigasi kalimalang Ds. Cibatu Kec. Ciksel dan untuk Antisipasi balapan liarnya di Area Delta Silikon 8 Cikarang Selatan.

Dalam giat ops. Tersebut bergabung juga Kasat Sabhara Restro Bekasi AKBP J. Sihombing, SH. PS. Kasat Bimmas Kp. Bowo Lesmono.
dan Kapolsek Cikarang Selatan Kp. Sukadi,

Dalam Pelaksanaanya Ops Cipkon ditempat hiburan malam warung remang – remang di sepanjang jalur irigasi kalimalang Cikarang selatan, berhasil mengamankan 450 minuman beralkohol botol puluhan kondom, dan beberapa orang didata untuk proses penyelidikan, Dengan diketemukannya puluhan kondom ini ada dugaan bahwa lokasi tersebut juga juga digunakan sebagai lokasi porsitusi terselubung, jelas Kasat Sabhara AKBP J. Sihombing SH. Dalam jumpa Pers.nya

Sementara di lokasi Balapan liar di Area Silikon 8 Cikarang Selatan, terlihat puluhan pembalap liar yang melarikan melihat puluhan iring2 an mobil polisi yang menyalakan rotatornya, adapun hasil ops. Berhasil mengamankan 2 Unit Sepeda motor tanpa dilengkapi surat2 diduga digunakan untuk balap liar serta 3 Orang diduga pembalap liar.

Guna proses lebih lanjut seluruh hasil oprasi malam minggu tersebut, disita sebagai BB dan 3 orang yang diamankan di bawa petugas ke mapolres metro Bekasi untuk dimintai ketarangan.

(Kabiro Bekasi : Endang Prabu)

Muscam Golkar Cibarusah Berjalan Lancar, Ketua PK Golkar Siap Mengemban Tugas Dan Amanah

0

JIB | CIBARUSAH,- Acara musyawarah Kecamatan (MUSCAM) Golkar Kecamatan Cibarusah yang di laksanakan di kediaman Ichtiardi S.Pd yang biasa di sapa Yadi, di Jln. Tegal Panjang Desa Wibawa Mulya Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi Jawa Barat pada tanggal 18 Oktober 2020 telah dilaksanakan musyawarah Kecamatan yang ke X yang diikuti 7 Desa Se-Kecamatan Cibarusah.Kegiatan dipimpin oleh ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi yang diwakilkan oleh Jumarwan dan Son Haji, ketua DPD partai Golkar kabupaten Bekasi secara resmi menetapkan Ichtiardi sebagai Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Cibarusah Periode 2020-2025 dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) ke X.Dalam sambutanya Son Haji mengatakan DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, meminta kepada Ketua PK terpilih untuk membangun solidaritas dan kebersamaan dengan para pengurus di tingkat Desa, untuk memajukan partai Golkar, karena pada tahun 2014 masih ada 2 orang utusan kita di DPRD dapil 1.“Dan pada tahun 2019 – 2024 hanya ada satu orang dan ini sangat menurun, kedepan kita masih ada tugas untuk pemilihan kepala daerah pada tahun 2022, maka kita harus bersinergi untuk memajukan partai Golkar diwilayah Kecamatan Cibarusah” Ucapnya.Lanjut. Son Haji, Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi meminta agar pengurus Kecamatan membuat struktur yang mengedepankan sisi profesionalitas dan loyalitas, karena diharapkan kepengurusan sudah bisa langsung jalan.Di tempat yang sama, Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Cibarusah, Ichtiardi mengaku siap untuk mengemban amanah, memajukan Partai Golkar di Kecamatan Cibarusah.“Sehingga sebelum satu minggu pengurus di tingkat Desa sudah akan terbentuk, Saya minta pengurus satu komando Kami akan rangkul semuanya. Saya akan berjuang dan optimis, kita bisa mengembangkan Partai Golkar di Kecamatan Cibarusah” Tutupnya (End)

Angin Puting Beliung Terjang pemukiman Warga Pagadungan dan Kongsi.

0

JIB | Serang Baru, – Hujan deras di sertai angin puting beliung menghancurkan beberapa rumah penduduk dan kabel listripun putus, karena tertipah pohon yang tumbang.

Saat di temui di lokasi kejadian Kepala Desa Jaya Sampurna H. Muksin mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 16.30 wib pada hari jumat. 16/10/20 lokasi yang terkena angin puting beliung berlokasi di Kp. Pagadungan, kongsi kerusakan 13 rumah rusak parah, dengan jumlah jiwa sebanyak 52, rusak ringan 7 rumah, rusak sedang 4 rumah, rusak berat 2 rumah.

“Untuk sementara ini sudah ada penanggulangan dari Basarnas mungkin dalam dua Minggu kedepan rumah-rumah yang rusak parah sudah bisa di huni kembali” ujarnya.

Salah satu korban ibu Nenti Kp. Pagadungan RT 003/005 menuturkan kejadian terjadi saat sore angin kencang di sertai hujan deras, tiba-tiba atap rumah saya berterbangan dan rumah saya rubuh tersapu angin.

“Dan tangan sebelah kiri saya terkena kayu sehingga terluka, untuk bantuan saya baru dapat bantuan dari kepala Desa jaya Sampurna dan Basarnas Kab Bekasi,” pungkasnya. (D2)

JASPEL PUSKESMAS SAYURMATINGGI DIDUGA DISALAHGUNAKAN DAN DIJADIKAN BANCAKAN KORUPSI BERJAMAAH

0

JIB | Tapanuli Selatan, – Dugaan kasus Jasa Pelayanan (Jaspel) Puskesmas Sayurmatinggi di duga disalahgunakan dan di biarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, maka Kapuskes Sayurmatinggi dr. Ratna Dewi terancam dipidana. Persoalan utama itu tidak dibayar Jasa Pelayanan ( Jaspel ) oleh Kapuskes Sayurmatinggi lebih kurang lima bulan, terhitung Juni 2020 hingga Oktober 2020. Sumber dananya dari BPJS, Kepala Puskesmas Sayurmatinggi saat di jumpai tim DPP LPK (Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemberantas Korupsi), bersama awak media dalam ruangan kerjanya tidak dapat memberikan keterangan, Kamis, (15/10/2020).

“Hal ini sudah pernah terjadi, jaspel bulan 11 & 12 tahun 2019 dicairkan pada bulan juni 2020, Sementara jaspel bulan 1 s/d bulan 3 tahun 2020 dicairkan pada bulan april, kenapa jaspel bulan 11 & bulan 12 tahun 2019 dicairkan bulan juni, kenapa tidak bersamaan pencairannya dengan jaspel bulan 1 s/d bulan 3 tahun 2020 yang dicairkan dibulan april, sehingga menjadi pertanyaan besar buat tim DPP LPK……???” Ucap, Irwan Saleh Sirgar kepada awak Media.

Irwan juga, Sangat menyesali apa yang di perbuat oleh pihak Puskesmas Sayurmartinggi, ada apa dengan bendahara BPJS Puskesmas Sayurmatinggi, dan sekarang terulang lagi jaspel terhitung bulan juni tahun 2020 s/d bulan sekarang belum dicairkan.

“Bila perlu, Dinkes menugaskan khusus untuk melakukan penyelidikan terhadap oknum Kepala Puskesmas dan Bendahara yang berani berbuat seperti itu. Seharusnya kasus seperti ini harus ditindak lanjuti oleh pihak Dinas terkait dan mungkin di duga ada kerjasama untuk berbuat korupsi berjamaah.” Sesalnya.

Irwan juga dalam dekat ini akan melayang surat terkait dugaan Korupsi Berjamaah di Puskesmas Sayurmartinggi dan Dinas Kesehatan kepada pihak Kepolisian, dalam hal ini Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Tapanuli Selatan.

Dalam hal tersebut saat awak media, berada di Puskesmas Sayurmatinggi untuk konfirmasi terkait dugaan Jaspel yang tidak dibayarkan, para pegawai Puskesmas diam seribu bahasa. Diduga banyak hal yang terjadi penyelewengan anggaran di Puskesmas sayurmatinggi.

Untuk diketahui, sejumlah perawat Puskesmas Sayurmatinggi mengeluh lantaran Jaspel tidak dibayarkan dan tidak ada transfaransi dalam pembagian Jaspel itu. Salah seorang Perawat yang tidak mau di sebutkan namanya membeberkan terkait Jaspel kapitasi BPJS itu. Selama ini mereka tidak menerima slip atas hasil Jaspel itu. Mau minta penjelasan pun juga khawatir ditegur bahkan diancam.

“Misal bulan ini saya mendapat Rp 400 ribu, jumlah uang itu tidak ada rinciannya ada potongan atau tidak para pegawai tidak tahu. Jadi setiap bulannya kita dapat transferan berapa kita juga tidak tahu”. Ucap perawat yang enggan disebut namanya.

Harus ada tindakan, jika tidak bisa ditertibkan pihak Dinas Kesehatan dan pihak Tipikor Polres Tapanuli Selatan segera melakukan sidak kesejumlah puskesmas yang berada di Wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan khususnya Puskesmas Sayurmatinggi untuk menyelidiki dugaan (permainan kotor), Jaspel itu. Jika nanti ditemukan praktek itu, ini dijadikan evaluasi, bila perlu dibawa keranah hukum.

Tambahan, aturan pembagian Jaspel itu sudah tertuang dalam Permenkes 21 tahun 2016. Disana skor tiap klasifikasi pegawai berbeda-beda. Karena itu perolehannya pun juga berbeda setiap bulannya. Menurut aturan tersebut, pembagian dana kapitasi untuk Jaspel sekurang-kurangnya 60 persen. (Red/TIM)

Giat Rembuk Stunting Tingkat Desa Cibarusah Kota Berjalan Lancar.

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Melalui rembuk aksi percepatan penurunan stunting terutama di Kabupaten Bekasi. Tiap Desa di haruskan melalukan sosialisasi “Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting” seperti yang di lakukan Pemdes Cibarusah Kota Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi. melakukan kegiatan sosialisasi rembuk stunting tahun anggaran 2021 yang di laksanakan di Aula Desa Cibarusah Kota pada Jum’at (16/10/2020).

Dalam giat tersebut turut di hadiri oleh Iwan. Setiawan Kepala Desa Cibarusah Kota, H.Haris Adhari Ketua BPD Cibarusah Kota, Pupu pendamping Desa, Bidan Desa, Ahli gizi dari Puskesmas Cibarusah, PKK Desa Cibarusah Kota, Kader Pos Yandu Desa Cibarusah Kota, rt ,rw dan Tokoh Masyarakat Cibarusah Kota.

Iwan Setiawan Kepala Desa Cibarusah Kota dalam giat tersebut menyampaikan, “Alhamdulillah puji syukur kehadirat Alloh SWT kita semua di sini masih bisa di beri nikmat kesehatan dan di pertemukan dalam giat rembuk aksi percepatan penurunan stunting Tingkat Desa Cibarusah Kota Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi Tahun anggaran 2021 yang di gelar di Aula Desa Cibarusah Kota pada hari ini ucapnya.

Kami ucapkan terimakasih pada semua tamu undangan yang telah menghadiri kegiatan ini, menindak lanjuti kegiatan pencegahan stunting yang di lakukan secara bertahap dan berkelanjutan oleh Pemdes Cibarusah Kota. Kami untuk kegiatan tersebut sudah kami lakukan secara bertahap dan berkelanjutan dari Tahun 2019 hingga 2020 dan kembali dalam giat tersebut yaitu “Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting” Tahun Anggaran 2021 Pemdes Cibarusah Kota secara bertahap dan berkelanjutan akan kembali mensosialisasikan giat tersebut di tiap Pos Yandu di Cibarusah Kota pada anak dan ibu terutama dalam hal asupan gizinya ujarnya. (Dedy)

KETUA DPRD DAN LAN KAB BEKASI GERAKAN SOSIALISASI DEMI MENYELAMATKAN ANAK BANGSA DARI BAHAYA NARKOBA

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Kehadiran Lembaga Anti Narkotika Kabupaten Bekasi sangat di butuhkan masyarakat Kab Bekasi, dan bahkan setiap hari, terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik Pemerintah, Swasta, TNI, Polri dan berbagai elemen di masyarakat.

Tak ketinggalan dukungan juga datang dari orang no 1 di legislatif, Dewan Perwakilan Rakat yaitu ketua DPRD Kab Bekasi HM.BN.Holik Qodratullah.SE, M.Si. Lewat audensi dengan para pengurus LAN Kab Bekasi, dan di terima di ruang tamu VIP, Jumat (16/10/2020) H Holik panggilan akrabnya mengatakan bahwa LAN sangat berbeda dengan lembaga lainnya, karena visi dan misinya sangat spesipik yaitu menyelamatkan anak- anak Bangsa dari bahaya narkoba.

H Holik yang juga sebagai penasehat LAN Kab Bekasi sangat senang dan mendukung gerakan moral LAN Kab Bekasi dalam mencegah anak -anak Bangsa Indonesia dari bahaya narkoba, karena bahaya narkoba bukan hanya cerita dongeng semata, tetapi sudah menjadi momok yang sangat menakutkan, dan jika tidak di cegah dari sekarang, maka ke depan akan semakin banyak generasi muda rusak karena narkoba, dan siapa yang akan mengelolan bangsa ini ke depan, jika generasi mudanya banyak yang rusak karena narkoba.

Lanjut, H Holik juga akan mengawal aspirasi LAN yang sudah di sahkan oleh DPRD lewat paripurna, dan sekarang Perda Penyakit Sosial Masyarakat sedang di proses menjadi lembaran negara, dan akan segera di sosialisasikan.

Bukan hanya itu saja, H Holik juga akan mendorong perda pendidikan di kabupaten Bekasi, agar masuk dalam pelajaran di sekolah,.minimal pada saat orientasi memasuki masa pengenalan sekolah, para pelajar di bekali pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

Dalam kesempatan tersebut, Edi YP juga menambahkan agar usulan LAN yang sudah masuk dan sudah ketuk palu, agar mohon di kawal, di antaranya adalah mendorong BNK menjadi BNNK, setiap kecamatan ada satgas anti natkotika, memberikan bantuan dana hibah, dan membangun gedung rehabilitasi.

” Kepada ketua dewan yang terhormat, mohon agar kiranya usulan LAN, yang sudah di perdakan, dapat terwujud di tahun mendatang, ” Ujar Edi YP.

Dalam kesempatan yang sama, diskusi semakin menghangat ketika Ibu Eriwati salah satu srikandi LAN Kab Bekasi yang juga seorang pendidik di Kabupaten Bekasi mengatakan bahwa pengunaan narkoba di kalangan pelajar bukan hanya pada level SMP dan SMA tetapi juga sudah pada.level SD.

Hal yang mengerikan terungkap dalam audensi yang membuay bulu bergidik adalah ada sejumlah anak pelajar SLTP di Kab Bekasi sampai menggaruk kulit tangannya hingga luka, karena kecanduan narkoba.

” Mohon ketua, situasi di kalangan pelajar sudah sangat mengkwatirkan, kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi, ini adalah anak anak Bangsa Indonesia, yang akan meneruskan perjuangan Bangsa Indonesia ke depan,” Ujar Ibu Eriwati yang juga seorang dosen.

Kasubag persidangan H Sukri mengatakan bahwa sangat mendukung dan tertarik dengan adanya LAN milenial, karena memang sebagai basik seorang pendidik juga, H Sukri akan mendorong agar di buatkan perda pendidikan agar masalah narkoba di masukan dalma kurikulum belajar daerah, sehingga dengan wawasan yang semakin luas, para pelajar dapat di bekali iman dan ilmu untuk menolak pengaruh narkotika.

Biro Bekasi : Endang Prabu

Kemenko Polhukam RI Meminta Bekasi Segera Terbitkan Perda Protokol Kesehatan

0


JIB | CIKARANG PUSAT – Sekda Kabupaten Bekasi, Uju menerima kunjungan dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Polhukam RI), di Ruang Rapat Sekda, Rabu (14/10/20).

Agenda kunjungan tersebut terkait monitoring dan evaluasi serta arahan perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

“Yang pertama pemerintah pusat, dalam hal ini Satgas, sudah menerapkan regulasi yang berlaku nasional. Tetapi mereka ingin memotret Kabupaten Bekasi seperti apa, apakah sudah ada Perda. Ini sedang kita siapkan. Peraturan Bupati sudah kita paparkan juga, dengan penilaian regulasi sudah cukup lengkap menurut tim assessment,” kata Uju.

Ia menambahkan pihak Kementerian Koordinator Bidang Polhukam RI yang dipimpin oleh Brigjen TNI Jusmarizal selaku Sesdep Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan HAM, juga meminta agar Pemkab Bekasi mempercepat penerbitan peraturan daerah tentang penegakan sanksi protokol kesehatan selama pandemi.

“Pelaksanaan regulasi di lapangan sudah dipaparkan dan diapresiasi oleh tim. Masukan dari sana disampaikan Perda harus dipercepat, agar penegakan aturan lebih merangkum seluruh stakeholder. Perda tersebut tentang penegakan sanksi protokol kesehatan selama pandemi, yakni pengembangan dari Peraturan Bupati Nomor 48 Tahun 2020 dengan sanksi protokol kesehatan,” jelasnya.

Pada pertemuan tersebut Sekda Kabupaten Bekasi didampingi Asda 1 Yana Suyatna, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 dr. Alamsyah, Kepala Dinas Kesehatan dr. Sri Enny Mainarti, dan Sekretaris Satpol PP, Hanif Zulkifli.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah mengatakan dengan masih banyaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, hingga saat ini belum ada pelonggaran peraturan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM).

“Kita mengikuti arahan gubernur dengan pemberlakuan PSBM, karena Kabupaten Bekasi sekarang masih zona merah. Potensi yang banyak muncul dari klaster industri. Jadi kita belum melonggarkan,” katanya.

Alamsyah juga menyampaikan akan memaksimalkan tes usap atau swab test di Kabupaten Bekasi. Sebab, berdasarkan anjuran dari WHO, swab test dilakukan kepada 1 persen jumlah penduduk.

“Sampai sekarang kita sudah sekitar 28.000 dari target 36.000 tes, target Bulan Oktober ini dimaksimalkan untuk mencapai target. Diutamakan dilakukan kepada kontak erat dari kasus positif, orang dengan resiko tinggi, pelayan publik, dan kasus yang ada di rumah sakit,” pungkasnya. (Red)

(Humas_Kab_Bekasi)

“Jalan Kalimalang Menjadi Icon Baru Kabupaten Bekasi” Ini Kata Bupati Bekasi

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,– Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai memfungsikan dua ruas jalan Inspeksi Kalimalang dimulai dari Cibitung sampai dengan Pasar Tegal Danas Cikarang Pusat.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, dalam rapat evaluasi bersama tujuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, menyampaikan, perlu sinergitas antar dinas terkait agar penataan ruas jalan Inspeksi Kalimalang dapat lebih optimal dan bisa menjadi icon baru bagi Kabupaten Bekasi.

“Kita juga harus perhatikan nilai estetikanya, jangan sampai terlihat kumuh tidak terawat. Semua dinas harus segera bekerja, agar terlihat perubahan. Bagaimana caranya, agar dapat menjadi icon baru bagi Kabupaten Bekasi yang dapat bermanfaat bagi masyarakat luas,” terang Eka, Selasa (13/10/20).Bupati juga meminta agar penataan ruas jalan Inspeksi Kalimalang terus dilakukan secara berkesinambungan dan bersinergi dengan unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Aat Barhaty menyampaikan, telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pengaktifan ruas jalan Kalimalang.

“Selama tiga minggu ini kita telah melakukan sosialisasi. Harus kerja bersama-sama untuk bisa memaksimalkan supaya menjadikan Kalimalang icon baru Kabupaten Bekasi,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Bekasi telah melakukan sidak langsung bersama SatpolPP, Satlantas, TNI dan Dishub, mulai dari sepanjang jalan Inspeksi Kalimalang Cibitung sampai dengan Pasar Tegal Danas. (RED/ADV)

(Humas_Kab_Bekasi)

Pembelian Mobil Bus Askab Penuh Kontraversi, Dari Pada Pembinaan Pemain dan Pencarian Pembibitan Pemain.

0

JIB | CIKARANG PUSAT – Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Bekasi, berperan untuk mengembangkan dan memajukan sepak bola secara konsisten dan berkelanjutan. Namun miris, anggaran fantastitis itu hanya untuk beli bus operasional ketimbang pembinaan para atlet sepakbola.

Pengamat Sepak Bola Kabupaten Bekasi, Ajuk Junaedi mengatakan Askab adalah perpanjangan tangan dari PSSI yang merupakan olahraga sepak bola, fungsinya yaitu mengembangkan para Atlit Sepak Bola.

“Mengembangkan bibit pemain yaitu salah satunya melaksanakan kompetisi sambil menjaring bibit pemain lokal di wilayah Kabupaten Bekasi, tentunya kompentisi disitu juga ada tingkat usia untuk menjaring para atlit tersebut,” katanya.

Menurut dia, dengan kompetisi tersebut Kabupaten Bekasi mendapatkan bibit pemain sepak bola, kemudian seharusnya persiapan para bibit dan pemain muda dari jauh-jauh hari jangan sampai mepet dengan waktu pertandingan ajang bergengsi.

“Ini yang perlu diperhatikan seleksi pemain ataupun pembibitan dari jauh waktu dipersiapkan. Jadi dari tingkat desa, kecamatan hingga pelosok -pelosok Kabupaten Bekasi harus ada pemandu bakat dan ajang kompetensi lainnya untuk mencari bibit pemai sepak bola masa depan,” tuturnya.

Dikatakan dia, pembelian bus tersebut dinilainya kurang efektif. Pasalnya sebaiknya anggaran tersebut untuk pembinaan pemain dan pencarian pembibitan pemain.

“Menurut saya kalo Askab butuh tidak butuh yang butuh disini kan Persikasi busnya. Kurang tepat lah (Beli Bus, red) lebih enak tuh kan pembinaan dan campur pembinaan mencari bibit-bibit pemain sepakbola,” katanya.

Di kabarkan sebelumnya, Alokasi dana yang diterima Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak bola seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Bekasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) menuai kritikan suporter. Pasalnya, alokasi dana yang seharusnya untuk berbagai turnamen, pembinaan dan pembibitan, justru digunakan membeli Bus.

“Saya menyangkan anggaran hibah yang diterima Askab PSSI Bekasi digunakan membeli Bus. Sebaiknya anggaran tersebut lebih bijak digunakan untuk kebutuhan pembinaan, Karena Pembinaan adalah lebih utama,” Kata Ketua Suporter Persatuan Sepakbola Kabupaten Bekasi (Persikasi) Fans, Irfan Aples kepada awak media, Senin (12/10/2020). Kemarin

Aples mengatakan, sempat memprotes pembelian bus tersebut kepada Sekjen Askab PPSI Kabupaten Bekasi, karena menurut Aples, anggaran Hibah sebaiknya digunakan untuk progam pembinaan.

“Tetapi Sekjen Askab PSSI Kabupaten Bekasi menjawabnya dengan enteng bahwa pembelian Bus ini seenaaknya sedikit meringankan buget Askab ketika akan hendak bertanding keluar.” Ucap Aples, menyerupai ucapan sekjen Askab.

Lanjutnya kepadanya, Sekjen Askab PSSI Bekasi mengatakan pembinaan tetap berjalan menggunakan dana mandiri.

“Harusnya, dana digunakan mencari bibit-bibit terbaik di Kabupaten Bekasi disetiap wilayah,” ujar Aples mengometari jawaban Sekjen Askab.

Aples berharap kepada Askab PSSI Bekasi kedepan, sebaiknya setiap keputusan harusnya lebih bijak lagi, dengan anggaran yang digunakan lebih mempertimbangkan kebutuhan pokok daripada sekunder.

“Apalagi tahun depan Kabupaten Bekasi melaksanakan Porda, atlit atau pemain sudah dipersiapkan sejak dini,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Bekasi, berperan untuk mengembangkan dan memajukan sepak bola secara konsisten dan berkelanjutan.

Nah, untuk mencapai tujuannya tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menguncurkan dana hibah lewat KONI. Alokasi pendanaan tentu untuk berbagai turnamen, pembinaan dan pembibitan sehingga prestasi sepakbola di Kabupaten Bekasi menjadi lebih berprestasi dibawah naungan Askab PSSI Bekasi.

Namun miris, anggaran fantastitis itu hanya untuk beli bus operasional ketimbang pembinaan para atlet sepakbola.

Ketua Asosiasi Kabupaten PSSI (Askab) Bekasi, H amung Sutisna mengakui bahwa tahun 2020 pihaknya menghentikan sejumlah kegiatan. Sehingga dana hibah sebesar Rp 800 juta hanya digunakan untuk membeli satu unit bus.

“Tahun 2020 ini tidak ada kegiatan, Anggaran kemarin kita gunakan untuk membeli bus, untuk sementara semua kegiatan kita stop. Dan anggaran dana hibah dari KONI diterima cuma Rp 800 juta,” kata Sutisna

Ia melanjutkan Askab Bekasi tengah menyeleksi pemain menjelang Porda lantaran babak kualifikasi akan dilaksanakan tahun 2021.

Kata Sutisna, kegiatan Askab tahun ini di antaranya kongres tahunan dan kompetisi -kompetisi.

“Karena pademic Covid-19, untuk sementera semua kegitaan kita off (stop),” tegasnya.

Terkait anggaran yang diterima Askab Bekasi dari KONI, Sutisna mengakui anggaran tersebut telah dialokasikan untuk pembelian satu unit armada bus untuk operasional.

“Kalau anggaran memang rencana kemarin pembelian mobil operasional. mobil bus tersebut akan digunakan para pemain,” ucapnya.

Menurut dia, armada akan digunakan oleh para pemain yang akan akan melakukan pertandingan baik itu SSB maupun club. “Bus tersebut kayaknya buat para pemain SSB dan club. Kitakan ada pertandingan ditingkat Jawa Barat,” Tutupnya.

Polres Karawang Amankan 31 Pelajar

0

JIB |KAB. KARAWANG, – Polres Karawang dibawah pimpinan Kapolres Karawang polda Jabar AKBP Arif Rachman Arifin S.I.K.M.H. mengamankan 31 orang pelajar, semuanya diamankan dilokasi berbeda, 14 diamankan diwilayah Tanjung pura oleh Sat Sabhara sedangkan 17 orang diamankan diwilayah Cikampek oleh personil Cikampek bersama Satgas Pelajar ketika tengah berpatroli yang kemudian langsung diamankan Kepolsek Cikampek.

“Saat sedang berpatroli, kita melihat sekumpulan pelajar secara berkerumun hendak naik kendaraan truck di jalan, dan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kita berhasil mencegah aksi mereka, selanjutnya kita amankan para pelajar tersebut. Ujar personil Sabhara. Selasa (13/10).

Ketika mereka ditanya petugas, mereka mengaku pelajar dari Wilayah Indramayu yang hendak pulang kedaerah asalnya tersebut.

Kasat Binmas Polres Karawang Polda Jabar AKP Iis Puspita N SH.MH dalam konferensi pers yang didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Oliestha Ageng Wicaksana S.I.K., Kasubag humas Iptu Abdul Wahab Syahroni SH dan Kanit Pam Obvit Iptu Andrianto didepan Gedung Reskrim Polres Karawang, mengatakan, “pelajar- pelajar tersebut berasal dari sekolah diwilayah Indramayu, 4 orang diantaranya sudah putus sekolah, pelajar pelajar ini merupakan siswa SMP dan STM diIndramayu.”

“Disampaikan bahwa Sat Binmas Polres Karawang sudah berkoordinasi dengan forum komunikasi Kepala Sekolah di Indramayu serta menghubungi masing masing keluarga atau orang tua para pelajar tersebut.” Lanjut Kasat Binmas.

Setelah dilakukan pemeriksaan Polisi tidak menemukan barang bukti berupa senjata tajam dari sejumlah pelajar tersebut, menurut beberapa orang pelajar yang sudah dimintai keterangannya mengaku mengikuti ajakan temannya untuk jalan-jalan. (Supri)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -