
JIB | KABUPATEN BEKASI – LPPL (Lembaga Penyiaran Publik Lokal) yang dikelola Pemerintah Kabupaten Bekasi, Selasa (11/08/2020) menggelar Talkshow jelang pembukaan kantor dan pelantikan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bekasi Raya, Persatuan Sepakbola Kabupaten Bekasi (Persikasi), Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LBH GMBI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Peduli Bekasi Raya. Tema talkshow kali ini tentang Kesejahteraan wartawan.
Selain kesejahteraan, Talkshow mengupas agenda SMSI bersama pengusaha pribumi dalam membangun Bekasi di wilayah utara.
Acara dipandu secara live oleh 2 penyiar Radio Wibawa Mukti, Echi dan Lina dengan menghadirkan 3 nara sumber yakni Doni Ardon selaku Ketua SMSI Bekasi Raya, Ade Muksin selaku Ketua PWI Peduli Bekasi Raya, Ketua Harian Persikasi Heru Budian Timor dan Taufik Suprapto selaku CEO PT Topik Kita Indonesia dan sekaligus ketua panitia pelaksana.
“Kita yang ikut talkshow hari ini membawa tugas sebagai agen perubahan untuk membangun Bekasi menjadi lebih baik,” jelas Taufik menjawab pertanyaan pemandu acara.
Karenanya, beberapa kerjasama media akan dimunculkan pada 21 Agustus 2020 untuk mengembangkan kerjasama lainnya dalam kelembagaan SMSI.
Ditambahkan Ketua SMSI Bekasi Raya, Doni Ardon, agenda utama Opening Office, selain pelantikan pengurus SMSI dan PWI Peduli Bekasi Raya juga membangun korporasi profesional yang kelak mentranspormasi SDM secara systematis dan berkelanjutan untuk menghasilkan talenta unggulan Kabupaten Bekasi.
“Hal ini kami pandang penting, apalagi kita sudah menjalani revolusi industri 4.0 pasca tanggap darurat penanganan virus corona,” terang Doni.
Dirinya berharap hal tersebut diikuti putra putri Bekasi lainnya sehingga kelak Bekasi ke depan menjadi salah satu daerah termaju kebanggaan Indonesia.
Dalam kesempatan itu, ketua Harian Persikasi Heru Budian Timor mewakili Ketua Umumnya H. Eka Supria Atmaja menyampaikan bahwa ada hubungan chemistry antara dirinya selaku pengurus Persikasi dan selaku dewan pembina SMSI Bekasi Raya.
“Sebagai CEO Media Siber News Bekasi, saya merasa hubungan antara SMSI terhadap Persikasi perlu ditingkatkan dalam satu sistem yang berkelanjutan dan berkesinambungan,” ungkapnya.
Peran media, diakuinya sangat berpengaruh dalam mendorong perkembangan persepakbolaan di Kabupaten Bekasi, pada khususnya.
Sementara itu Ketua PWI Peduli Bekasi Raya Ade Muksin menjelaskan bahwa PWI Peduli merupakan bentuk kepedulian wartawan kepada masyarakat selain dalam bentuk tulisan.
“PWI Peduli ini diluncurkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat,” kata Ade Muksin.
Selama ini, tambah CEO Media FAKTA HUKUM, bahwa, bantuan PWI terhadap anggotanya dan masyarakat selalu spontan.
“Untuk itu diharapkan melalui PWI Peduli ini program-program sosial dapat dirasakan lebih terarah dan bermanfaa lebih luas lagi kepada masyarakat,” terang Ade. (HENDRA)



JIB | Cikarang Selatan, – Proyek pemasangan pipa PDAM Tirta Bhagasasi yang berlokasi dijalan raya Serang-Setu, desa Suka Sejati, Kecamatan Cikarang Selatan (Ciksel) Kab. Bekasi dikeluhkan warga.Menurut pernyataan warga setempat pemasangan pipa PDAM berukuran 6″ tersebut dikerjakan asal-asalan telah merusak dan menyumbat saluran air (drainase) yang ada. “Pemborong mengerjakan pemasangan pipa asal-asalan, hingga tanah galian menyumbat dan merusak saluran air. Jika musim hujan akan berdampat tersumbatnya aliran air hingga akan menimbulkan banjir dilingkungan kami” Keluh warga.Sementara itu Ece Kepala Cabang PDAM Tirta Bhagasasi Ciksel saat dikonfirmasi awak media mengatakan, “kami akan chek lokasi, karena kami juga baru tahu jika dilokasi tersebut ada kegiatan penggalian pipa PDAM” Terang Ece.Sementara itu menurut Jaka, Kasie tehnik PDAM Cabang Ciksel, saat diwawancara dilokasi proyek mengatakan, “saya mendapat informasi dari Kacab (Ece) dan langsung chek lokasi, kami Kacab Ciksel tidak mengetahui adanya kegiatan pemasangan pipa tersebut. Jangankan saya, pak Kacab saja tidak tahu ada kegiatan tersebut. Kegiatan ini dikerjakan oleh rekanan/investor yang mendapat Surat Perintah Kerja (SPK) langsung dari pusat. Kami akan menegur pemborong agar segera memperbaiki kerusakan yang ada” pungkas Jaka.Sementara itu, Maman, Direktur Usaha (Dirus) PDAM TIRTA BHAGASASI saat dikonfirmasi via wa tidak menanggapi. Ironis jika SPK dari pusat dan pihak Cabang Ciksel tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut. Sesuai kewenangan wilayah pihak Cabang adalah sebagai pengawas kegiatan. Pantas saja pemborong mengerjakan asal-asalan, karena tidak ada pihak PDAM yang mengawasi. (Dede)
JIB | Kabupaten Bekasi – Kuota internet menjadi keluhan utama para orang tua siswa pada saat model pembelajaran jarak jauh (PJJ) saat ini.






