JIB|Kabupaten Bekasi,-Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid 19 di wilayah Desa Cibarusah Kota dan sekitarnya.Iwan Setiawan Kades Cibarusah dan aparatur Pemdes Cibarusah Kota berikut Satgas Bersama Lawan Corona berupaya terus melakukan berbagai langkah kegiatan di antaranya dengan penyemprotan disinfektan,himbauan dan bagi -bagi masker pada rumah warga setempat maupun perumahan di wilayah Cibarusah Kota yang di mana giat tersebut sudah di lakukan dari mulai Sabtu (11/04/2020) di Kp Malaka s/d (12/04/2020) di Perum Persada.Dalam setiap kegiatan tersebut Iwan Setiwan Kades Cibarusah Kota pimpin langsung giat tersebut yang di bantu Satgas Covid 19 Desa Cibarusah Kota.Dari pantauan media online pada Sabtu (18/04/2020) terlihat Iwan Setiawan Kades Cibarusah Kota dan Satgas Covid 19 Desa tersebut melakukan giat penyemprotan dan membagikan masker pada warga setempat di Kp Malaka rt 05/06 Desa Cibarusah Kota Kec Cibarusah Kab Bekasi.Iwan Setiawan Kades Cibarusah Kota saat di tanya media online jurnalindonesiabaru.com menuturkan,”Kami sebagai Kepala Desa Cibarusah Kota sekaligus sebagai gugus tugas percepatan penanganan covid 19 di Desa Cibarusah Kota dan terutama wilayah Kec Cibarusah dalam hal tersebut kita harus bersama lawan corona ujarnya.Kata Iwan dan kami sebagai Kades di Cibarusah Kota sangat mengutamakan kepentingan keselamatan kesehatan warga kami,makanya untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19.Pemdes Cibarusah Kota akan terus berupaya melakukan penyemprotan disinfektan pada rumah warga,pelosok rumah,jalan lingkungan dan beberapa perumahan yang ada di Cibarusah Kota berikut batas antar Desa Cibarusah Kota tak luput dari penyemprotan tersebut tegas Iwan.Menurut Iwan kapan lagi dan siapa lagi yang harus memutus mata rantai penyebaran covid 19 selain kita.sebelum percepatan penanganan covid 19 berakhir dan sebelum ada putusan resmi mengenai hal tersebut,kami akan terus berupaya melakukan langkah-langkah dalam berbagai hal untuk membasmi covi 19,dan kami sangat berharap pada Alloh SWT mudah-mudahan virus tersebut cepat berakhir terang Iwan.(Ded/End)
Iwan Setiawan Kades Cibarusah Kota dan Aparatur Pemdes Cibarusah Kota, Bersama Lawan Corana.
SMSI Bekasi Raya Bagikan APD Wartawan melalui IWO Kabupaten Bekasi
JIB | BEKASI – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bekasi Rata memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Bekasi di Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Sabtu (18/004/2020) siang.Pemberian bantuan diserahkan Ketua SMSI Bekasi Raya Doni Ardon melalui Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama Usaha Udin dan Wakil Ketua Bidang SDM, Antonius Danar kepada Wakil Ketua IWO Kabupaten Bekasi, Laksono Budiarto disaksikan jajaran pengurus dan anggota IWO Kabupaten Bekasi serta Ketua PWI Bekasi Raya Peduli, Ade Muksin.”Bantuan APD Wartawan ini sebagai bentuk Kepedulian SMSI dan PWI Bekasi Raya kepada wartawan sebagai garda terdepan dalam memberitakan masalah virus Corona. Dengan adanya pemberian masker ini, diharapkan wartawan dalam menjalankan tugasnya menjadi tenang dan tidak khawatir, tapi juga tetap waspada dan selalu mengikuti anjuran untuk tetap menjaga jarak dan selalu mencuci tangan,” ungkap Doni Ardon dihubungi via telepon kepada wartawan.Paket APD yang dibagikan hari ini, lanjutnya, adalah masker buatan UMKM dan sebagian lagi masker standar kesehatan merk sensi.Selain masker, paket APD berisi hand sanitizer dan sarung tangan plastik. “Paket ini merupakan standar alat pelindung diri wartawan dari serangan virus corona,” kata Doni.Selain penyerahan APD kepada wartawan, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pembagian masker kepada masyarakat dan pengendara yang melintas di perbatasan antara Desa Setia Asih Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi dengan Kelurahan Kaliabang, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Masker sebanyak 1000 lebih merupakan bantuan Pj. Kepala Deda Setia Asih, H. Dede Firmansyah.”Saya melihat masih banyak warga dan pengendara yang masih belum menyadari pentingnya menggunakan masker karena masih banyak warga dan pengendara yang tidak menggunakan masker saat melintas di check Point yang didirikannya,” ucap H. Dede Firmansyah yang juga Ketua Gugus Tugas (Gugas) Percepatan Penanganan Covid-19.Dirinya inisiatif bersama wartawan membagikan masker sebanyak 5000 pcs, hand sanitizer dan alat pencuci tangan serta sabun yang diserahkan ke masing-masing kepala dusun (Kadus) yang ada di Desa Setia Asih.Dalam kesemaptan tersebut, Ketua IWO Kabupaten Bekasi, Laksono Budiarto didampingi Sekretaris Ade Muksin dan pengurus SMSI Bekasi Raya mengapresiasi Pj. Kades Setia Asih yang telah bekerjasama dengan wartawan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19″Kami mengapresiasi atas kerjasama ini dan semoga virus yang menjadi momok menakutkan ini hengkang dari Bumi Indonesia yang kita cintai ini,” imbuh lelaki yang akrab dipanggil Budi Uban.Kabiro Bekasi : Endang (Prabu).
Dampak Virus Corona Covid-19, Desa Mekar Mukti Peduli Kepada Warga

JIB | Cikarang Utara,- Setelah Berlakunya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Kab. Bekasi yang beberapa kecamatan dinyatakan Sebagai ZONA MERAH Cikarang Utara adalah salah satu yang menjadi ZONA MERAH maka Desa Mekar Mukti yang ada di Kecamatan Cikarang Utara dengan sigap mengikuti PSBB tersebut.
Kepala Desa Mekar Mukti Dede Sulaeman S.Kom mengadakan beberapa kegiatan sosial di Wilayah Desa Mekar Mukti pada Sabtu 18/04/2020 diantaranya dengan melakukan penyemprotan disinfektan dan memberikan masker kepada siapapun yang kedapatan tidak menggunakan masker selain itu Dede Sulaeman S.Kom juga mendirikan dapur umum di halaman Desa Mekar Mukti dan mengerahkan Ibu-Ibu PKK sebagai juru masak di dapur umum tersebut.
Desa Mekar Mukti sudah melakukan beberapa tahap untuk melakukan pencegahan sebagai bentuk sigap dan tanggap untuk melawan corona virus disaese ini penyemprotan sendiri sudah di lakukan semenjak dinyatakan daruratnya virus corona ini.
Kegiatan ini pun di suport oleh kawan-kawan Mahasiswa dari Kampus STIE Global Mulia dan beberapa lembaga yang ada di Desa Mekar Mukti mulai dari Karang Taruna, BPD, LPM serta seluruh jajaran aparatur pemerintahan Desa Mekar Mukti.

Dede Sulaeman S.Kom mengatakan akan berusaha semampu nya untuk menjalankan dan menerapkan PSBB di wilayah nya dan terus mengakomodir seluruh jajaranya agar sigap menjalankan PSBB ini karena sebagai ini adalah sebagai bentuk kepedulian sesama demi kepentingan bersama untuk menjaga masyarakat Desa Mekar Mukti dari wabah yang sedang melanda saat ini (Covid-19).
Lanjut Sunandar sebagai ketua dari Himpunan Mahasiswa STIE global mulia mengatakan akan selalu siap bersinergi kepada pemerintahan Desa Mekar Mukti di setiap kegiatan sosial yang ada di Desa Mekar Mukti salah satunya seperti kegiatan kali ini yang notabene untuk penerapan PSBB kali ini yang kami pikir sebagai mahasiswa adalah bentuk kepedulian kepada warganya Kepala Desa mengadakan beberapa kegiatan untuk mencegah agar warganya tidak ada yang terpapar virus disaese corona (covid-19).
kabiro Bekasi : Endang (prabu)
H. Ganda Sasmita PJ Kades Wibawamulya dan Aparatur Desa Wibawamulya Bagikan Masker
JIB|Kabupaten Bekasi,-Dalam rangka memutus mata rantai covid 19 di wilayah Pemdes Wibawamulya dan umumnya Pemkab Bekasi.
Serta di berlakukannya PSBB oleh Pemkab Bekasi yang sekarang sudah memasuki hari ke empat pelaksanaan tersebut.
Dari pantauan media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi tersebut dalam pelaksanaan kegiatan pembagian masker pada Sabtu (18/04/2020). H Ganda Sasmita PJ Kades Wibawamulya Kecamatan Cibarusah Kab Bekasi, yang di mana giat tersebut turut di bantu oleh staf Pemdes Wibawamulya, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Wibawamulya, Ace Kiwi Kasie tramtib Wibawamulya, RT, RW dan kadus giat tersebut di lakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid 19 di perbatasan jalan raya Wibawamulya dan Sindangmulya, sekaligus penerapan pelaksanaan PSBB yang di lakukan oleh Pemkab Bekasi.
H Ganda Sasmita PJ Kades Wibawamulya saat di konfirmasi media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi giat tersebut menuturkan,. Untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 di wilayah Desa Wibawamulya dan sekitarnya maka pada hari ini kami lakukan giat pembagian masker pada pengendara roda dua maupun roda empat di perbatasan jalan raya Wibawamul-Sindangmulya.
Dalam rangka giat tersebut sekaligus untuk membantu penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang di lakukan oleh Pemkab Bekasi yang di mana giat tersebut sudah memasuki hari ke empat,dan giat yang di lakukan oleh aparatur Pemdes Wibawamulya tidak di lakukan di sini saja melainkan ada titik tertentu / jalan perbatasan antar Desa yang sering di lalui oleh para pengendara motor dan mobil.
Kata H Ganda PJ Kades Wibawamulya.Pemdes Wibawamulya itu di apit oleh beberapa Desa maka wajar saja kami lakukan giat tersebut dalam berbagai langkah untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19.dan sebagai PJ Kades di tersebut kami punya tanggung jawab untuk menjaga keselamatan Kesehatan Masyarakat Desa Wibawamulya dari covid 19.
Ganda menambahkan semoga covid 19 di seluruh wilayah Pemkab Bekasi cepat berakhir dan umumnya di seluruh Daerah,dan mari kita lawan bersama-sama covid 19 ini. agar percepatan penanganan covid 19 secara berangsur-angsur cepat berakhir, dan untuk keselamatan diri ataupun keluarga kita masing-masing taati segala himbauan dari Pusat, Pemkab,Pemdes dan Kecamatan mengenai covid 19, agar anda tidak terpapar virus corona /covid 19 pungkasnya. (Ded/End)
Polda Jabar Berikan Bantuan Sosial Kepada Buruh Se-Jawa Barat

JIB | Bandung- Polda Jabar bersinegri dengan serikat buruh salurkan bantuan sembako kepada pekerja yang terdampak akibat penyebaran virus Covid 19 atau Corona di Bandung Raya, Jum’at (17/04).
Ketua FSPMI, Sabilar Rosyad menerangkan kegiatan soasial ini adalah salah satu bentuk kepedulian Polda Jabar terhadap buruh. Selain memberikan bantuan pihaknya juga menghimbau agar tetap waspada serta menjaga pola hidup sehat.
“Berdasarkan aturan pemerintah dan Kapolri agar jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, pakai masker dan jangan keluar rumah bila tak perlu serta hindari keramaian guna pencegah penyebaran virus Corona,” terang Sabilar.
Oleh karena itu, kata dia, dampak wabah virus asal Wuhan Cina ini sangat berpengaruh pada perekonomian masyarakat menjadi tidak stabil khususnya para buruh sehingga harus mengalami PHK dan dirumahkan oleh perusahaan.
“Bantuan yang diberikan saya minta jangan dinilai dari besarannya, tatapi ini kepedulian kami terhadap kawan-kawan buruh untuk meringankan beban mereka selama dirumahkan,” kata dia.
Dia berharap, bantuan yang didapatkan dapat bermanfaat dan bisa meringankan beban ekonomi mereka yang tergabung dalam serikat buruh FSPMI dan SPN.
“Saya mewakili rekan-rekan buruh mengucapkan rasa terima kasih kepada Polda Jabar yang telah memberikan bantuan sosial ini dan telah peduli membantu kami disaat situasi virus Covid 19,” harapnya.
Perlu diketahui, nantinya penyaluran bantuan sembako itu diberikan melalui pengurus serikat buruh FSPMI dan SPN lalu dibagikan ke anggota yang sudah terdata.
“Adapun anggota yang berhak menerima bantuan tersebut berdasarkan data DPW FSPMI Jawabarat berjumlah 625 orang, diantaranya FSPMI Cabang Kabupaten Cirebon 150 orang, Kabupaten Subang 200 Orang, Kabupaten Karawang 90 orang, Kota Cimahi 150 orang dan Kota Bandung 35 orang,” ucapnya.
Sedangkan dari serikat buruh SPN berjumlah 625 orang, yakni DPC Kabupaten Bandung 60 orang, Kota Bandung 90 orang, Kota Cimahi 60 orang, Bandung Barat 60 orang, Kabupaten Cirebon 60 orang, Kabupaten Majalengka 30 orang, Kabupaten Subang 75 orang, Kabupaten Purwakarta 106 orang, Kabupaten Karawang 45 orang dan Kabupaten Sumedang 39 orang.
“Dari jumlah orang yang mendapat bantuan itu bisa mengurangi beban hidup mereka dan tetap menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari wabah virus Corona,” tandasnya (Bis)
Memutuskan Mata Rantai Covid -19, Bekasi Berdo’a Satu Menit Untuk Sejuta Ummat

JIB | Bekasi,- Pemerintah Kabupaten Bekasi, menginisiasi gerakan berdoa satu menit untuk sejuta umat dipimpin Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dan Sekretaris MUI KH Muhiddin Kamal dan diikuti seluruh warga Kabupaten Bekasi di tempatnya masing-masing.
Gerakan ini dimulai tepat pukul 15.30 WIB atau setelah ashar dan disiarkan secara langsung melalui live Radio Wibawamukti di Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi.
“Doa bersama ini adalah ikhtiar kita secara lahiriah di momen pemberlakuan PSBB ini, tentu saja upaya kita dalam rangka memutus penyebaran virus corona,” kata Eka usai doa bersama, Jumat, (17/04/2020)
Melalui kegiatan ini dia mengajak segenap lapisan masyarakat Kabupaten Bekasi untuk tidak berhenti berupaya memerangi Coronavirus disease 2019 (COVID-19) dengan mengikuti seluruh anjuran pemerintah.
“Ikhtiar itu dibarengi dengan doa, mudah-mudahan atas pertolongan Allah SWT virus corona di Kabupaten Bekasi khususnya dan Indonesia umumnya dapat segera berakhir sebelum Ramadhan tiba,” ungkapnya.
Pihaknya bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bekasi juga telah mengimbau seluruh umat muslim serta para pengurus masjid dan musala untuk selalu memanjatkan doa serupa.
“Dan juga kepada warga nonmuslim di Kabupaten Bekasi agar menyesuaikan berdoa menurut kepercayaan dan keyakinannya masing-masing,” katanya.
Sekretaris MUI Kabupaten Bekasi Muhiddin Kamal mengatakan merebaknya Covid-19 tidak bisa dipungkiri bahwa bencana itu atas izin Allah SWT.
“Sebagai manusia kita harus bertawakal dan bersabar atas segala yang telah diturunkan oleh Allah SWT kepada kita,” katanya.
Menurut dia sebelum bertawakal tentunya juga ada ikhtiar secara lahiriah yang harus dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi khususnya.
“Tentunya pemerintah daerah juga sudah memiliki kebijakan untuk memutus rantai virus ini dan kita juga tidak boleh putus berdoa serta menaati anjuran pemerintah,” ucapnya.
Selain disiarkan di Radio Wibawamukti gerakan berdoa semenit ini juga bisa disaksikan melalui instagram @humas_kab_bekasi serta website resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi www.bekasikab.go.id dan live instagram @diskominfo_bekasikab.(KR-PRA).
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja bersama Sekretaris MUI Kabupaten Bekasi Muhiddin Kamal memimpin gerakan berdoa satu menit untuk sejuta umat di Studio Radio Wibawamukti, Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi.
Biro Bekasi Raya : Endang (Prabu)
Dalam Menjaga Keselamatan Wartawan Ketika Liputan, SMSI dan PWI Bekasi Raya Bagikan APD Khusus Wartawan

JIB | BEKASI – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bekasi Raya terus menunjukkan kepeduliannya terhadap upaya memerangi virus corona (covid-19). Salah satu bentuk dukungan SMSI dalam memerangi corona adalah dengan membagikan alat pelindung diri (APD), kepada kalangan wartawan melalui program Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya Peduli.
Bertempat di sekretariat PWI Bekasi Raya, Kamis, 16 April 2010, pengurus SMSI Bekasi Raya bersama PWI Bekasi Raya Peduli membagikan APD kepada wartawan. Isi setiap APD berupa masker jenis kain dan untuk kesehatan merk sensi, hand zanititer berupa gel dan cairan serta sarung tangan model karet maupun plastik.
Ketua PWI Bekasi Raya, Melody Sinaga didampingi Ketua PWI Peduli Ade Muksin dan Ketua SMSI Bekasi Raya, Doni Ardon dalam jumpa pers mengatakan pemberian APD kepada wartawan perlu dilakukan karena profesi tersebut sangat rentan tertular virus mengingat tugasnya setiap hari melakukan liputan dan bertemu banyak orang.
“Profesi wartawan itu sangat mulia, dia peduli dengan orang lain, menyampaikan informasi tentang pandemi covid 19, merekam berbagai peristiwa yang terjadi dan termasuk meliput pembagian APD kepada petugas medis, meskipun dia sendiri tidak memiliki APD,” kata Melody.
Untuk itu pihaknya ingin membantu melindungi teman-teman wartawan dari bahaya virus Korona.
“Semoga para wartawan yang bertugas di Bekasi, baik Kabupaten maupun Kota Bekasi selalu terlindungi dalam menjalankan tugas mulianya,” ujar Melody.
“Kami sampaikan terimakasih kepada rekan-rekan SMSI dan PWI Bekasi Raya Peduli, kegiatan hari ini menunjukkan bukti kepedulian kita bersama terhadap sesama profesi dalam menghadapi pandemi Covid-19,” ungkap Melody.
Ditambahkan Ketua PWI Bekasi Raya Peduli, Ade Muksin, dirinya antusias atas inisiatif SMSI Bekasi Raya membantu penanganan wabah pandemi Covid-19 di kalangan wartawan.
“SMSI Bekasi Raya menggalang dana di keluarga SMSI dan media partnernya, lalu terealisasi dana pengadaan paket APD untuk dibagikan kepada wartawan melalui program PWI Bekasi Peduli, ini sungguh luar biasa dan saya merasa terharu,” terang Ade.
Adapun sehubungan pemberlakuan PSBB, maka untuk pendistribusian paket APD Wartawan tersebut, selain di kantor PWI juga didistribusikan langsung ke para wartawan di titik kumpul peliputan, seperti Pemda, Polres, Polsek, kantor redaksi hingga pusat keramaian.
“Setelah pembagian disini (kantor PWI_red), selanjutnya menyebar dan langaung membagikannya ke sasaran yang akan menerima bantuan aksi peduli dari SMSI ini,” terang Ade.
Di tempat yang sama, Ketua SMSI Bekasi Raya, Doni Ardon mengatakan aksi tersebut selain wujud kepedulian terhadap sesama insan pers, juga menjadi rekam jejak digital era pandemi covid 19 tahun 2020.
“Kita, saat ini, telah menjadi saksi digital era pandemi Covid 19, dimana ada pergeseran nilai transaksi pasar baik secara online maupun konvensional selama wabah corona berlangsung,” ucapnya sambil memperlihatkan struk pembelian masker dan hand sanitizer di bukalapak.com dan UMKM PKK Desa Hegarmukti.
Diakui CEO Media Online mitranews.com dan politika.co.id ini bahwa merebaknya corona virus berdampak luas bagi kegiatan perekonomian masyarakat. Sebagian usaha mengalami kerugian lantaran sepinya pengunjung yang berujung pada anjloknya penjualan. Namun, di sisi lain sebagian usaha justru mendapat berkah di balik bencana ini.
“Lalu, minat masyarakat meningkat terhadap platform komunitas sehubungan penghentian aktivitas ekonomi dan pembatasan akses serta aktivitas masyarakat,” ungkap Doni.
Ia mengingatkan bahwa pandemi Corona berpotensi menyebar meluas jika tidak segera ditangani. Data yg diketahuinya, infeksi Virus Corona di seluruh dunia sampai dengan Senin, 13 April 2020 telah mencapai 1.848.503 kasus. Sebagian besar yang menjadi korban keganasan corona merupakan insan pers.
“Insya Allah aksi pembagian APD untuk wartawan ini akan kita lakukan setiap minggunya secara terus menerus hingga pandemi Covid 19 dinyatakan berakhir oleh pemerintah,” ungkap Doni.
Tempat terpisah Sekjen SMSI Bekasi Raya menjelaskan biarpun pemerintahan tidak memberikan APD kepada Wartawan ketika liputan, ini sangat kami sesalkan karena wartawan adalah garda terdepan untuk menyajikan berita hangat tentang virus Corona (Covid -19). Dan ini harus di perhatikan oleh pemerintah tentang keselamatan wartawan.
“Saya berharap kepada temen-temen wartawan atau sang jurnalistik dalam liputan harus memakain APD demi keselamatannya dalam mencari berita, salam komando buat temen sejawat” Tutupnya.
Biro Bekasi : Endang (Prabu)
BPPKB Banten Cibarusah, Berikan Bantuan 1000 Masker Pada Posko Check Point PSBB Terpadu di Jalan Raya Jonggol-Cibarusah.

JIB|Kabupaten Bekasi,-Dalam rangka di berlakukannya PSBB oleh Pemkab Bekasi selama 14 hari ke depan.hal tersebut di lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19.
Ormas BPPKB (Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar)Banten-Cibarusah Kecamatan Cibarusa Kab Bekasi.pada Kamis (16/04/2020) memberikan bantuan berupa 1000 masker. dalam pemberian masker tersebut secara simbolis Ace Kiwi Ketua BPPKB PAC Cibarusah dan para anggotanya memberikan bantuan tersebut yang di mana bantuan tersebut di terima oleh Indradi Kanit Sabara Polsek Cibarusah.

Ace Kiwi Ketua BPPKB PAC Cibarusah saat di konfirmasi media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi Posko Check Point PSBB Terpadu di jalan raya Jonggol-Cibarusah menuturkan,Kami dari BPPKB Banten – Cibarusah dan seluruh anggota sangat peduli dengan di berlakukanya PSBB oleh Pemkab Bekasi selama 14 hari ke depan ujarnya.
Dan kepedulian sosial BPPKB Banten – Cibarusah pada hari ini memberikan bantuan berupa 1000 masker yang di mana bantuan tersebut kami serahkan di Posko check point PSBB Terpadu di jalan raya Jonggol-Cibarusah.

Hal tersebut kami lakukan karena peran serta seluruh anggota BPPKB Banten-Cibarusah dan bantuan tersebut kami berikan tidak di tempat itu saja,melainkan bantuan masker di berikan pada pengendara motor ataupun pengguna jalan.
Pemberian masker tersebut kami lakukan di jembatan Cipamingkis Kp Loji Desa Cibarusah Kota.semoga dengan yang di lakukan oleh Ormas BPPKB Banten-Cibarusah dan seluruh anggota dalam giat sosial tersebut yang kami lakukan dapat bermanfaat untuk Masyarakat Cibarusah dan sekitarnya dalam memutus mata rantai covid 19, dan berpartisipasinya Ormas BPPKB Banten-Cibarusah dalam pelaksanaan PSBB yang di lakukan Pemkab Bekasi pungkasnya.(Ded/End)
Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bersama Polda Jawa Barat, Berikan Bantuan Buruh Yang di Rumahkan Se-Jabar

JIB | Karawang – Akibat pandemi virus Corona (Covid -19), kian bertambah, buruh di wilayah Jawa Barat yang di rumah kan oleh sebagian perusahaan yang ada di wilayahnya.
Polda Jabar menyalurkan 3,1 ton beras serta paket sembako kepada para buruh yang di rumah kan dan mengurangi atau meringankan bebannya. Rabu kemarin (15/4/2020).
Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Barat Sabilar Rosyad kepada awak media mengatakan Kami telah menyalurkan bantuan paket sembako sekitar 2.500 buruh yang ada di wilayah Jawa Barat yang dirumahkan.
“Akibat perkonomian perusahaan yang drop dengan adanya wabah pandemi Corona. Sehingga para buruh yang di potong upahnya.” Jelasnya.
Lanjut, Sabilar,. Pemotongan para buruh yang di rumahkan sekitar 40 persen hingga 50 persen. Yang lebih parahnya tidak dibayar oleh pihak perusahaan. Karena kehidupan ekonomi dan biaya hidup stagnan.
“Kami akan bekerja sama dengan pihak kepolisian Polda Jabar untuk memberikan bantuan kepada buruh di wilayah Cimahi, Bandung Raya, Karawang, Subang, Cirebon, dan yang ada di wilayah Jawa Barat lainnya” Tegasnya
Masih kata Sabilar,. Bantuan dari kami yantu dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Barat, agara bisa meringankan beban hidup saudara kita yaitu para buruh yang ada di wilayah Jawa Barat yang telah di rumah kan oleh pihak perusahaan.
“Dengan demikian bantuan 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng dan satu dus gula pasir. Untuk parah buruh yang di rumah kan dan Mudah-mudahan wabah Corona (Covid -19) segera musnah dari bumi pertiwi (Indonesia)” Mengakhiri wawancara pada awak media.
Tempat terpisah,. Ranto Aprianto dari FSPMI Karawang menjelaskan buruh yang di rumah kan sebisa mungkin untuk bertahan di masa wabah Covid -19 ini. Dan mempertahan hidupnya dengan bantuan dari para donatur.
” Adapun untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dan banting stir mendadak jadi pedang maupun mendadak jadi pedagang online untuk kebutuhan beban hidup. Akibat pihak perusahaan merumahkan para buruh di masa wabah Corona” Tutupnya (red)
Prihatin Covid -19 Anggota Polisi Jual Ternak dan Belikan Sembako Untuk Warga

JIB | Kabupaten Bekasi – Dampak virus covid 19 dirasakan berbagai elemen masyarkat,tidak hanya pengusaha,pedagang maupun masyarakat kecil lainnya, untuk meringankan dampak covid 19, salah seorang petugas kepolisian di kabupaten Bekasi, menyisihkan hasil pendapatannya sebagai anggota polisi dan menjual beberapa hewan ternaknya untuk kemudian di berikan sembako dan langsung di distribusikan kepada warga yang terdampak covid 19.
“ada 1000 sembako dan 10 ribu masker yang saya berikan kepada masyarakat terdampak covid 19, selain itu dengan di bantu warga melakukan penyemprotan cairan disinfektan, dengan harapan dapat memutus mata rantai covid 19, dan juga untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak virus corona”ujar Nyamat anggota kepolisi yang secara suka rela memberikan bantuan tersebut.
” Merebaknya Wabah Covid 19 saat ini harusnya disikapi secara bijaksana dan kita harus bersama-sama baik dari elemen Pemerintah maupun Masyarakat saling bahu membahu melawanya ,karena kita sama -sama menjunjung tinggi azas kemanusiaan serta gotong royong sebagai pondasi dan sikap dalam memutus mata rantai Covid19 ini” tambah H.Nyamat.
“memang saya seorang polisi akan tetapi dalam mengemban amanah sebagai polisi saya berjanji untuk melayani masyarakat. Atas dasar itu saya menyumbangkan pendapatan saya sebagai polisi serta beberapa ternak sapi,untuk membantu masyarakat di desa saya tinggal” lanjut Haji.Nyamat
Sementara itu, sejumlah warga dan tokoh masyarakat maupun pemuda yang berada di desa sumber jaya,kecamatan tambun selatan saat
Ditemui di lokasi pembagian ribuan sembako dan makser serta penyemprotan cairan disinfektan, sangat merespon dan membantu lancarnya kegiatan tersebut.
” Bang H.Nyamat dari dulu emang begitu kepada warga-warga desanya,saya bersama rekan-rekan pemuda,aparatur desa yang dipercaya buat membantu membagikan dan melaksanakan penyemprotan disinfektan Sampai saat ini kami sudah menyalurkan 10 ribu masker,1000 sembako,kami semua hanya bisa mengucapkan terima kasih banyak ke bang nyamat beserta keluarga” beber ketua Sub Karang Taruna RW 02 bang iwan yang mewakili aparatur desa.
Hal yang sama di apresiasiasikan
Habib Ketua GEMAP, dengan apa yang di lakukan seorang anggota polisi dengan memberikan bantuan kepada warga terdampak covid 19.
“Saya pribadi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bang H.Nyamat yang notabenenya seorang anggota polisi mau dan berbesar hati merelakan gajinya untuk masyarakat yang terdampak covid 19, terlebih di berikan kepada warga yang berada di wilayah zona merah,saya rasa ini bentuk tamparan keras kepada dewan-dewan yang ada di dapil sini dan tinggal disini untuk turut serta meringankan beban masyarakat,jangankan menyumbang bantu sosialisasi ke warga saja tidak pernah di lakukan” pungkas Habib.
Kabiro Bekasi : Endang (Prabu)
