Friday, February 27, 2026
Home Blog Page 276

Guna Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid 19,Kantor Kecamatan Cibarusah Gunakan Pistol Pengukur Suhu.

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 di wilayah Kecamatan Cibarusah Kab Bekasi.terutama dalam segi pelayanan dan agar pelayanan berjalan dengan baik dan lancar.serta yang paling utama agar pegawai di Kecamatan tidak terpapar covid 19.

Maka pada Senin (13/04/2020) Kantor Kecamatan Cibarusah mulai menggunakan pistol pengukur suhu pada setiap warga Cibarusah yang akan membuat berbagai keperluan.dari pantauan media online jurnalindonesiabaru.com (13/04/2020) terlihat petugas Satpol PP Kecamatan Cibarusah Rudi Mujasmedi di dampingi MP Kec Cibarusah Endang Karna Wijaya.sedang melakukan pemeriksaan pada warga dengan menggunakan pistol pengukur suhu.

Rudi Mujasmedi petugas Satpol PP Kec Cibarusah saat di konfirmasi media online jurnalindonesiabaru.com menuturkan,”Untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 dan menjaga keselamatan pegawai Kecamatan Cibarusah agar tidak terpapar covid 19, maka pada hari Kecamatan Cibarusah melakukan pemeriksaan pada warga Cibarusah yang akan membuat berbagai kebutuhan.harus di periksa dulu di pintu ini ujarnya.

Dan jika dalam pemeriksaan dengan pistol pengukur suhu warga tersebut normal maka, kami persilakan masuk berikut tangannya pun harus di semprot dulu dengan hand sanitizer atau tangan di bersihkan dengan air yang telah kami sediakan di dekat pintu masuk.

Kata Rudi dalam pemeriksaan menggunakan pistol pengukur suhu yang di lakukan di depan pintu masuk kantor Kecamatan Cibarusah di lakukan secara bergantian,dan hal tersebut kami lakukan atas perintah atasan kami pungkasnya.

(Ded/End)

Mendekati Bulan Puasa Serta Keresahan Masyarakat Terkait Covid-19, Polsek Anjatan Bersama Koramil Anjatan Lakukan Pengecekan Stok Beras di Gudang Bulog

0

JIB | INDRAMAYU,- Antisipasi kelangkaan Beras di wilayah Kabupaten Indramayu mejelang bulan Ramadhan dan terkait wabah Virus Corona (Covid-19). Polsek Anjatan lakukan giat monitoring dan pengecekan Stok Beras di gudang Bulog Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu. Senin, (13/04/2020).

Dalam giat tersebut dipimpin langsung Kapolsek Anjatan Akp Ali Anwar Yaghfirin, SE dan Danramil Anjatan Kapten Czi SYAMSUDIN beserta 2 (dua)personil Polsek Anjatan dan 3 (tiga) personil Koramil.

Pada kesempatan itu Pimpinan Bulog setempat saudara Sumba menyampaikan diketahui Stok beras yang berada di 3 (tiga) gudang sebanyak 2. 395 Ton beras yang rata-rata berada di Bulog sudah lama penimbunannya mulai dari bulan April 2018 sampai sekarang, selain dari pada itu terdapat beras Inport yan di timbun/simpan di bulog tersebut kurang lebih 2 (dua) tahun yang lalu.

Usai melakukan monitoring Kapolsek Anjatan Akp Ali Anwar Yaghfirin, SE melalui Paur Subbag Humas Indramayu IPDA Sukenda mengatakan, Pengecekan ini dalam rangka antisipasi mendekati bulan puasa serta keresahan masyarakat terkait wabah Virus Corona (Covid-19) di Indonesia,ucapnya

“Menurut keterangan Kepala Bulog bahwa beras yang tersedia cukup sampai akhir tahun 2020 untuk memenuhi kebutuhan beras”, imbuhnya

Lebih lanjut, di nyatakan stok beras aman karena diprediksi pada bulan Mei 2020 para petani di Kabupaten Indramayu akan mulai panen kembali sehingga stock beras dimungkinkan akan bertambah lagi. Pungkasnya

(Dre)

Bupati Janjikan Pemerataan Bantuan Sosial, PSBB Kabupaten Bekasi Diterapkan.

0

JIB | CIKARANG PUSAT,– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan secara resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Rabu (15/4) hingga dua pekan ke depan. Hal ini diungkapkan langsung oleh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dalam konferensi pers yang digelar di lobi utama Gedung Bupati, Cikarang Pusat, Senin (13/4).

Bupati mengatakan, terdapat Enam Kecamatan yang akan diberlakukan secara khusus selama berlangsungnya PSBB di Kabupaten Bekasi, yaitu Kecamatan Tambun Selatan, Cikarang Pusat, Cikarang Selatan, Cikarang Utara, Cikarang Barat dan Cibitung.

“Ada enam kecamatan yang akan kita perhatikan secara khusus, hal ini dikarenakan kasus peningkatan Covid-19 nya yang masih cukup tinggi,” ucapnya.

Mengingat Kabupaten Bekasi merupakan daerah industri, aktifitas kerja di dalam maupun di luar kawasan industri akan diberlakukan penerapan PSBB, kecuali perusahaan yang mendapatkan rekomendasi dari kementerian perindustrian saja yang masih bisa tetap beroperasi.

“Beberapa perusahaan yang mendapat rekomendasi masih diperbolehkan beroperasi, namun tetap harus membentuk satuan gugus tugas, dan harus memenuhi standar protokol kesehatan Covid-19,” jelasnya.

Selain itu, untuk lingkup sekolah, tempat ibadah dan yang lainnya masih menyesuaikan dengan pembatasan sebelumnya.

Selain itu Bupati menegaskan akan ada 12 titik poin di wilayah Kabupaten Bekasi yang akan di isi oleh personil Dishub, Satpolpp, TNI dan Polri.

“Nantinya akan ada 12 titik poin penjagaan, seperti daerah perbatasan Kedungwaringin, Tarumajaya, Sasakjarang dan Cibarusah. Untuk stasiun ada stasiun Cibitung dan terminal Kalijaya, dan akan kita siapkan juga di gerbang tol dan juga pasar,” jelasnya.

Dalam konferensi pers tersebut, Bupati juga menjelaskan, ada tujuh pintu bantuan yang akan diterima selama berlangsungnya sistem PSBB ini, yakni Program Keluarga harapan (PKH), Kartu sembako pangan nontunai, Kartu prakerja untuk pengangguran dan PHK, Bansos Presiden, Dana Desa, Dana Sosial Provinsi, dan Dana Sosial Kabupaten/Kota sekitar yang memberlakukan PSBB.

Dirinya akan memastikan bantuan yang diterima oleh warga tidak akan terjadi duplikasi. Ia mengaku akan mengerahkan aparatur baik kecamatan hingga pengurus RT RW untuk mendata seluruh warga baik yang berKTP Kabupaten Bekasi maupun yang belum berKTP tetapi berdomisili di Kabupaten Bekasi.

“Pendataan dan sosialisasi sudah mulai dilakukan, supaya bisa diselesaikan secepatnya. Hal ini agar saat PSBB dimulai, masyarakat bisa langsung mendapatkan bantuan tersebut,” jelas Bupati.

Tidak hanya itu, Pemkab Bekasi juga sudah melakukan koordinasi dengan Desa-Desa untuk membuat Lumbung Pangan. Bupati mengungkapkan, Lumbung Pangan ini merupakan cadangan pangan untuk daerah pedesan yang nantinya akan ditempatkan di tempat ibadah seperti Musholla ataupun Masjid disekitar.

“Adanya lumbung pangan ini untuk mengantisipasi gejolak sosial masyarakat yang belum terdata. Bantuan lumbung pangan ini juga bisa diperoleh dari masyarakat ataupun para pelaku usaha disekitar desa maupun kecamatan.” ucapnya.

Diakhir, Bupati berharap seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi dapat ikut mensukseskan penerapan PSBB guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, agar semua yang sudah dilakukan dapat berjalan secara maksimal.

Kabiro Bekasi : Endang

Ini Kata Alamsyah “Positif Pasien Covid-19, di Kabupaten Bekasi Sembuh”

0

JIB | CIKARANG PUSAT – Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi (PIKOKABSI) dr. Alamsyah kembali mengumumkan kabar baik
bahwa bertambahnya dua orang pasien positif Covid-19 yang berasal dari Kabupaten Bekasi sudah dinyatakan sembuh.

Kabar baik ini menambah angka jumlah warga Kabupaten Bekasi yang sembuh hingga Minggu (12/04) tercatat menjadi 11 orang.

“Alhamdulillah dilaporkan berita baik pagi ini, pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi yang sembuh bertambah 2 lagi,” ucap Alamsyah, Minggu (12/04/20) pagi.

Alamsyah menyebutkan, kedua pasien yang sudah sembuh tersebut wanita berusia 36 dan 46 tahun, setelah sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Hermina Grand Wisata Tambun Selatan dan Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Jakarta Utara.

“Ya, keduanya wanita, satu orang warga Tarumajaya dan satu lagi warga Setu,” ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya 9 pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 berasal dari 3 Kecamatan, yakni 7 warga dari Kecamatan Tambun Selatan, 1 orang dari Kecamatan Cikarang Selatan dan 1 orang dari Kecamatan Cikarang Barat.

Dilansir dari laman http://pikokabsi.bekasikab.go.id, sampai Minggu (12/04/20) pagi pkl. 20.00 WIB tercatat sebanyak 43 orang terkonfirmasi Positit, dimana 11 orang sembuh, 15 orang dirawat di Rumah Sakit, 9 Orang Isolasi mandiri dan 8 orang meninggal dunia.

Selain itu tercatat 506 orang dalam pemantauan (ODP), 113 pasien dalam pengawasan (PDP), 119 orang tanpa gejala (OTG) dan 1 orang pelaku perjalanan (OPP).

Biro Bekasi : Endang

Kang Apud Cakades Wibawamulya No Urut 01,Gelar Baksos Penyemprotan Disinfektan dan Bagikan Masker Pada Warga Dalam Rangka Kampanye Simpati.

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Geliat para cakades Wibawamulya untuk menarik simpati warga dalam Pilkades Wibawamulya untuk masa priode 2020-2026 yang akan di gelar nanti.masing-masing cakades di Desa tersebut terus berupaya melakukan pendekatan atau silaturahim pada warga setempat dengan berbagai kegiatan.dan hal tersebut di lakukan untuk mendapatkan simpati maupun dukungan pada pelaksanaan pesta Demokrasi Pilkades Wibawamulya yang akan di gelar nanti.namun hal tersebut untuk Pilkades yang akan di gelar secara serentak di Kab Bekasi. nampaknya di tunda terlebih dahulu oleh Pemkam Bekasi sampai batas waktu yang belum di tentukan karena adanya wabah pandemi covid 19.

Kang Apud Cakades Wibawamulya no urut 01 pada Minggu (12/04/2020) melakukan giat penyemprotan disinfektan pada beberapa rumah warga, berikut bagi-bagi masker.giat tersebut sekaligus dalam rangka kampanye simpati yang di lakukan cakades tersebut.

Yang di mana dalam rangka giat kampanye simpati dan berikut di barengi dengan baksos melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa rumah berikut dengan membagikan masker pada warga Wibawamulya.hal tersebut di lakukan oleh Kang APud Cakades Wibawamulya no urut 01.dari pantauan media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi,nampak terlihat Kang Apud Cakades tersebut yang turut di dampingi oleh istri,saudara dan relawan dengan berjalan kaki menghampiri beberapa rumah warga.dan Apud cakades tersebut sambil membagikan masker pada warga yang di hampirinya satu persatu kemudian beliau dengan santun dan ramah menyapanya. dan rasa hormat pada warga yang sudah sepuh beliaupun sangat menjungjung tinggi.

Dalam giat tersebut turut di dampingi oleh Panitia Pilkades Wibawamulya,Para Babinsa dan Bimaspol Desa Wibawamulya berikut yang lainnya.(Ded/End)

Cegah dan Putus Rantai Penyebaran Covid 19, Komunitas Cibarusah Lakukan Giat Bersama Pemdes Cibarusah Jaya dan Polsek Cibarusah Bagikan Masker

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Dalam rangka cegah dan putus rantai penyebaran Coronavirus Disease 19 / Covid 19.
Komunitas Cibarusah lakukan giat pembagian masker bersama dengan Pemdes Cibarusah Jaya yang di wakili oleh Deden sekdes Cibarusah Jaya,Hery dan berikut di bantu oleh Bowo BL dan Prasetyadi anggota Polsek Cibarusah.giat tersebut di lakukan pada Minggu (12/04/2020).

Acara giat pembagian masker di lakukan secara berkeliling dengan berkonvoi menggunakan mobil.giat di mulai dari kantor Pemdes Cibarusah Jaya menuju perum Cibarusah Jaya hingga ke Kp Gandaria dan kembali ke tempat semula.dari semua giat tersebut turut di bantu oleh tim medis ambulance Desa Cibarusah Jaya dan Patroli Polsek Cibarusah.

Usman Ketua Komunitas Cibarusah dalam sambutannya menuturkan,”kami sangat berharap pada rekan-rekan Komunitas Cibarusah dalam melakukan tugas sosialnya untuk mengedepankan etika dengan baik dan benar pada setiap orang ataupun warga pada saat kita melakukan giat bagi-bagi masker ujarnya.

Semoga pada giat tersebut yang di lakukan pada hari ini oleh Komunitas Cibarusah Jaya di Desa Cibarusah Jaya.yang di mana giat tersebut turut di suport oleh Pemdes Cibarusah Jaya dan Polsek Cibarusah berikut dengan yang lainnya.semoga giat yang kita lakukan secara bersama ini pada hari ini berjalan dengan lancar pungkasnya.

Di acara tersebut Deden Sekdes Cibarusah Jaya dalam sambutannya mengatakan,”Kami ucapkan terimakasih pada Komunitas Cibarusah yang telah berpartisipasi dalam mencegah penyebaran covid 19 di Desa kami ujarnya.

Dan ucapkan terimakasih pada seluruh yang telah terlibat dalam giat tersebut yang di laksanakan pada hari ini.semoga dengan di adakannya giat tersebut kita dan keluarga berikut semuanya terhindar dari wabah pandemi covid 19,berikut kita panjatkan doa pada Alloh SWT semoga Covid 19 cepat berakhir pungkasnya.(Ded/End)

SMSI dan PWI Bekasi Raya, Galang Donasi Penyediaan APD Jurnalis

0

JIB | Kabupaten Bekasi, – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bekasi Raya dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya Peduli menggalang bantuan serta donasi menyikapi masalah krusial insan pers atas kekurangan Alat Pelindung Diri (APD).

“Kondisi di lapangan yang kami dapati faktanya masih banyak insan pers yang melakukan liputan tanpa dilengkapi APD (Alat Pelindung Diri) untuk menghindari penularan virus corona,” ungkap Ketua SMSI Bekasi Raya, Doni Ardon didampingi Sekretari Asep Saepulloh, Minggu (12/04/2020).

Penggalangan dana penyediaan APD Wartawan dilakukan atas nama cinta dan pengabdian terhadap pers dan negara.

Gerakan ini, mengumpulkan bantuan dana dan Alat Perlindungan Diri (APD) yang peruntukannya di prioritaskan untuk membantu kebutuhan APD para insan pers di Kabupaten dan Kota Bekasi pada umumnya.

“Semoga dana yang terkumpul cukup untuk belanja APD Wartawan di Bekasi, dan kalau ada lebih kita bagikan untuk rekan pers lainnya yang melalukan peliputan di wilayah tetangga Bekasi Raya, seperti Bogor, Cianjur, Karawang dan sekitarnya,” jelas Doni.

Asep saepullah menambah kan anggaran yang sangat pantastik untuk penanganan Covid -19 sangat wah, tetapi dalam hal itu insan pers garda depan dalam pemberitaan, sangat di sayangkan atau miris tidak di anggarkan untuk keselamatan dalam meliput berita.

“Saya berharap pemerintah pusat dengan anggaran triliunan tersebut, seharusnya untuk insan pers di anggarkan bila perlu di kaji ulang karena Insan pers pilar ke empat dalam suatu negara” Tegasnya.

Lanjut, Asep Saepullah sekjen SMSI Bekasi Raya kami bersama PWI Galang Donasi Penyediaan APD Wartawan agar terlindung dari wabah virus Corona, dan seharusnya pemerintah memikirkan hal ini, dan sebagai bahan pertimbangan agar pemerintah menganggarkan untuk insan pers. (Red)

Komisi III DPR RI, Supriansa : “Sangat Disayangkan, Skenario 405,1 T Penanganan C-19 Tidak Memasukkan Pers”

0

JIB | Jakarta – Pemerintah jangan melupakan peran pers. Profesi yang mencatat jejak kehidupam ini harus menjadi bagian tak terpisahkan dalam fostur anggaran covid 19 senilai Rp 405,1 T.

“Pemerintah harus mengalokasikan anggaran untuk media selain sebagai perannya memberi stimulus juga menjadi bagian dari kerja sosial bersama,” ucap anggota Komisi III DPR-RI dari partai Golkar Supriansa, SH, MH di Jakarta, Sabtu (11/04/2020).

Ia mengakui jika semua keputusan terkait penanganan Covid 19 ada di tangan Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo.

“Saya hanya memikirkan peran media yang begitu penting dalam melahirkan berita yang profesional dan seimbang. Tidak bisa dipungkiri semua orang hingga lapisan masyarakat yang paling terpencil mengetahui perkembangan virus corona karena mereka menyaksikan pemberitaan baik lewat media televisi, koran, radio, media online dan termasuk media sosial. Stimulus ini penting karena media juga punya karyawan dan mereka manusia, memiliki hak dasar sejak lahir ke dunia,” terang Supriansa.

Dijelaskannya bahwa anggaran Rp 405,1 triliun untuk penanggulangan Covid-19 itu terdiri dari anggaran untuk bidang kesehatan Rp 75 triliun, perluasan jaring pengaman sosial Rp 110 triliun, dukungan industri Rp 70,1 triliun, dan program pemulihan ekonomi nasional Rp150 triliun.

“Tambahan anggaran belum dialokasikan dalam APBN 2020 dan sangat disayangkan dalam skenario ini masih tidak memasukkan lembaga pers,” ujarnya dengan nada prihatin.

Sebelumnya, kata dia, pemerintah mengalokasikan Rp 118,3 triliun – Rp 121,3 triliun dari realokasi belanja kementerian/lembaga serta transfer daerah dan dana desa untuk penanganan Covid-19.

KADIN Usul 1.600 Triliun

Terpisah, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menyarankan agar pemerintah untuk menambah jumlah stimulus dari saat ini totalnya sebesar Rp 405 triliun menjadi Rp 1.600 triliun. Penambahan stimulus itu untuk memitigasi dan menangani dampak Virus Corona baru atau Covid-19.

Rosan menilai stimulus yang telah dikeluarkan pemerintah masih belum ideal, terutama jika melihat masih ada 93 juta masyarakat miskin dan rentan miskin, serta pengusaha kecil dan pekerja informal lainnya yang belum mencakup bantuan.

“Kami melihat bahwa kebutuhannya sebesar Rp 1.500 triliun sampai Rp 1.600 triliun,” ujarnya, baru-baru ini.

Saat ini, kata dia, pemerintah Jokowi melalui Kementerian Sosial baru mengalokasikan dana untuk program jaring pengaman sosial sebesar Rp 110 triliun dari total anggaran yang dikeluarkan Rp 405.1 triliun untuk penanganan dampak Covid-19.

SMSI dan PWI Galang Donasi Penyediaan APD Wartawan

Di Bekasi, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bekasi Raya dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya Peduli menggalang bantuan serta donasi menyikapi masalah krusial insan pers atas kekurangan Alat Pelindung Diri (APD).

“Kondisi di lapangan yang kami dapati faktanya masih banyak insan pers yang melakukan liputan tanpa dilengkapi APD (Alat Pelindung Diri) untuk menghindari penularan virus corona,” ungkap Ketua SMSI Bekasi Raya, Doni Ardon didampingi Sekretari Asep Saepulloh, Minggu (12/04/2020).

Penggalangan dana penyediaan APD Wartawan dilakukan atas nama cinta dan pengabdian terhadap pers dan negara.

Gerakan ini, mengumpulkan bantuan dana dan Alat Perlindungan Diri (APD) yang peruntukannya di prioritaskan untuk membantu kebutuhan APD para insan pers di Kabupaten dan Kota Bekasi pada umumnya.

“Semoga dana yang terkumpul cukup untuk belanja APD Wartawan di Bekasi, dan kalau ada lebih kita bagikan untuk rekan pers lainnya yang melalukan peliputan di wilayah tetangga Bekasi Raya, seperti Bogor, Cianjur, Karawang dan sekitarnya,” jelas Doni.

Asep saepullah menambah kan anggaran yang sangat pantastik untuk penanganan Covid -19 sangat wah, tetapi dalam hal itu insan pers garda depan dalam pemberitaan, sangat di sayangkan atau miris tidak di anggarkan untuk keselamatan dalam meliput berita.

“Saya berharap pemerintah pusat dengan anggaran triliunan tersebut, seharusnya untuk insan pers di anggarkan bila perlu di kaji ulang karena Insan pers pilar ke empat dalam suatu negara” Tegasnya.

Lanjut, Asep Saepullah sekjen SMSI Bekasi Raya kami bersama PWI Galang Donasi Penyediaan APD Wartawan agar terlindung dari wabah virus Corona, dan seharusnya pemerintah memikirkan hal ini, dan sebagai bahan pertimbangan agar pemerintah menganggarkan untuk insan pers. (Red)

Koramil 09 Cibarusah, Garda Terdepan di Gugus Tugas Wilayah Cibarusah Dalam Percepatan Penanganan Covid -19, Lakukan Giat Penyemprotan Tempat Ibadah.

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Dalam upaya percepatan penanganan covid 19 di wilayah Cibarusah oleh para gugus tugas Cibarusah saling bahu membahu menanggulangi percepatan penanganan covid 19.terutama dalam kegiatan penyemprotan disinfektan di beberapa tempat maupun lingkungan yang lainnya.

Seperti yang di lakukan Kapten CZi Sunu Wardoyo Danramil 09 Cibarusah dan anggotanya berupaya terus melakukan kegiatan dalam berbagai hal untuk menekan penyebaran covid 19.

Dan pada Kamis (09/04/2020) Kapten CZi Sunu Wardoyo Danramil 09 Cibarusah (Koramil 09 Cibarusah) memimpin langsung giat penyemprotan disinfektan di tempat ibadah kelenteng Ngok Kok Ong Kp Pasar Lama Desa Cibarusah Kota Kec Cibarusah. yang di mana giat tersebut turut di bantu oleh anggotanya.

Kapten CZi Sunu Wardoyo Danramil 09 Cibarusah (Koramil 09 Cibarusah) saat di Konfirmasi oleh media online jurnalindonesiabaru.com perihal kegiatan tersebut menuturkan,”Sebagai garda terdepan di gugus tugas untuk wilayah Cibarusah Kami sebagai Danramil 09 Cibarusah dan para anggota ataupun babinsa yang berada di wilayah Cibarusah akan berusaha terus untuk melakukan percepatan penanganan Covid 19 ujarnya.

Seperti kegiatan pada hari ini yang kami lakukan dengan para anggota.yang di mana dalam giat penyemprotan disinfektan sarana ibadah umat budha kelenteng Ngok Kok Ong mendapatkan giliran penyemprotan disinfektan.dan giat tersebut kami pimpin langsung,semoga dengan di lakukannya penyemprotan disinfektan oleh kami dan anggota.untuk sarana ibadah tersebut menjadi steril dan nyaman saat di gunakan oleh umat budha dalam melakukan ibadahnya pungkasnya.(Ded/End)

H Ganda PJ Kades Wibawamulya dan Satgas Tanggap Darurat Sudah Lakukan Beberapa Langkah Dalam Percepatan Penanggulangan Virus Covid 19

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Dalam upaya percepatan penanggulangan virus covid 19 di Desa Wibawamulya Kec Cibarusah Kab Bekasi.satgas tanggap darurat Desa Wibawamulya berupaya terus dalam melakukan giat penyemprotan disinfektan ke rumah warga dan lingkungan sekitarnya.berikut himbauan dalam percepatan penanggulangan virus covid 19.

Dalam giat tersebut di motori oleh H Ganda PJ Kades Wibawamulya turut di bantu oleh satgas tanggap darurat Desa tersebut.giat penyemprotan disinfektan dan himbauan pada warga Desa Wibawamulya dalam percepatan penanggulangan virus covid 19 di lakukan secara berkelanjutan dan bergantian di lingkungan masing-masing rt.

H Ganda PJ Kades Wibawamulya dalam keterangan pada media online jurnalindonesiabaru.com pada Sabtu (11/04/2020) perihal giat tersebut menuturkan,”Kami sebagai PJ Kades Wibawamulya harus bertanggung jawab dengan keselamatan warganya mengenai penyebaran virus corona vovid 19.yang di mana dalam penyebarannya sangat mengkhawatirkan ujarnya.

Sesuai dengan himbauan Pemerintah yang kemudian di tindak lanjuti oleh Bupati Bekasi terkait percepatan penanggulangan virus covid 19.dalam hal tersebut Pemerintahan Desa Wibawamulya dan satgas tanggap darurat virus covid 19 berupaya terus untuk menekan penyebaran virus covid 19 di kami,dengan penyemprotan disinfektan dan berikut himbauan pada warga katanya.

Adapun himbauan yang di lakukan pada warga setempat.di lakukan oleh masing-masing rt di tiap lingkungannya dengan memasang spanduk terkait virus covid 19.semoga dengan berbagai kegiatan tersebut dan himbauan pada warga mengenai percepatan penanggulangan covid 19 di Desa kami,dan kami sangat berharap pada Alloh SWT semoga virus corona (covid 19) cepat berakhir di Kab Bekasi dan umumnya di seluruh Daerah pungkasnya.(Ded/End)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -