Wednesday, April 29, 2026
Home Blog Page 288

Bantu Pemerintah Terkait Covid 19 ,Yayasan Cinta Bakti Al Zakaria Sebar Masker Gratis Pada Pengendara.

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Berbagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona / covid 19 di beberapa Daerah gencar di lakukan.seperti halnya yang di lakukan oleh Yayasan Cinta Bakti Al Zakaria yang bergerak di bidang sosial pada Kamis (26/03/2020) melakukan giat sebar masker gratis pada pengendara motor,mobil maupun pengguna jalan.

Pantauan media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi giat yang di lakukan di depan pom bensin di Desa Sukasari Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi,terlihat pegawai Yayasan Cinta Bakti Al Zakaria sedang membagikan masker gratis di jalan raya tersebut pada pengendara motor,mobil maupun pengguna jalan.dalam giat tersebut turut di bantu oleh Polsek Serang Baru dan Koramil Serang Baru.

Untuk selanjutnya Yayasan Cinta Bakti Al Zakaria melanjutkan giat tersebut yang bertempat di area simpang tiga Kecamatan Setu.dalam giat tersebut turut di bantu pula oleh Koramil Setu.Ferawati sebagai pembina di Yayasan Cinta Bakti Al Zakaria turut berperan serta dalam berbagai hal giat sosial yang di lakukan Yayasan tersebut.karena Yayasan Cinta Bakti Al Zakaria bergerak dalam bidang sosial yang turut membantu program pemerintah dalam berbagai hal bencana. dan kembali untuk kali ini Yayasan Cinta Bakti Al Zakaria,untuk kembali membantu pemerintah terkait virus corona / covid 19 yang akhir-akhir ini virus tersebut mulai menyebar ke beberapa Daerah.dengan tanggap Yayasan Cinta Bakti Al Zakaria melakukan giat sosial di dua tempat yang berbeda dengan membagikan masker gratis.

Hendra Kusuma Ketua Yayasan Cinta Bakti Al Zakaria saat di konfirmasi media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi kegiatan menuturkan,”Alhamdulillah yayasan Cinta Bakti Al Zakaria untuk hari ini merasa terpanggil kembali untuk membantu pemerintah terkait virus corona yang di mana penyebaran virus tersebut mulai terasa di beberapa Daerah ujarnya.

Kata Hendra untuk membantu pemerintah tersebut terkai penyebaran virus corona,pada hari ini Yayasan Cinta Bakti Al Zakaria melakukan giat sosial berupa membagikan masker gratis yang di laksanakan di dua tempat di antaranya di depan pom bensin Desa Sukasari Kec Serang Baru dan untuk giat selanjutnya di laksanakan di area pertigaan koramil Kec Setu ucapnya.

Hendra menambahkan kami ucapkan terimakasih pada rekan-rekan kerja yayasan Cinta Bakti Al Zakaria yang turut serta dalam giat tersebut termasuk Polsek Serang Baru dan Koramil Serang Baru ,dan berikut Koramil Kec Setu yang telah berperan serta untuk membantu dalam giat sosial tersebut.semoga giat sosial yang di lakukan Yayasan Cinta Bakti Al Zakaria secara berkelanjutan akan kami lakukan terus pungkasnya.(Dedi/Endang)

Cegah Virus Corona Covid 19,Pemerintahan Desa Cibarusah Jaya Punya Alat Penyemprotan Disinfektan Tersendiri.

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Untuk mencegah penyembaran virus corona covid 19 di Pemerintahan Desa Cibarusah Jaya Kecamatan Cibarusah Kab Bekasi. Abu Bakar Kades Cibarusah Jaya melakukan pengentesan alat baru penyemprotan disinfektan milik pemerintahan Desa Cibarusah Jaya yang baru di beli tadi.Pengetesan alat tersebut di lakukan di rumah sekdes dan di pantau langsung oleh Abu Bakar Kades Cibarusah Jaya berikut di bantu oleh Edi Santosa Babinsa Cibarusah Jaya,Deden sekdes Cibarusah Jaya,Atam/Cecep Ketua Karang Taruna Cibarusah Jaya,rw,rt dan Linmas.Dari pantauan media online jurnalindonesiabaru.com pada Jumat (27/03/2020) terlihat alat disinfektan yang baru di beli tersebut sedang di cek dan di lakukan pemasangan.dan usai di lakukan pengecekan serta pemasangan pada alat tersebut dalam keadaan rapih kemudian alat tersebut di tes pada beberapa rumah warga setempat dan penyemprotan di lakukan oleh rw Heri.Abu Bakar Kades Cibarusah Jaya saat di konfirmasi media online jurnalindonesiabaru.com di tempat tersebut menuturkan,”untuk mengantisipasi ataupun pencegahan virus corona covid 19, yang akhir-akhir ini semakin marak terjadi di mana-mana dalam penyembarannya virus tersebut ujarnya.Dan pada hari ini, untuk mencegah hal tersebut Pemerintahan Desa Cibarusah Jaya membeli peralatan penyemprotan disifektan.kami sebagai Kades di sini berikut di bantu staf Desa,Babinsa,rt,rw,Kadus dan warga akan melakukan perlawanan pada virus tersebut dengan melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga .dan tadi juga untuk mengetes alat tersebut beberapa warga setempat di jajal di semprot dengan disinfektan.Sedangkan untuk kegiatan penyemprotan disinfektak secara serentak akan kami lakukan besok pungkasnya.(Dedi/Endang)

Akses Jalan Adat Antar Kampung di Tutup Perusahaan

0

JIB | Cikarang Timur,- Warga Karangsari mendesak PT. Multistrada Arah Sarana Tbk untuk membuka akses jalan penghubung warga dengan pusat pemerintahan Desa Karangsari.

Rudi Hartono (45) akses jalan adat warga yang tepatnya di kampung Citarik Menye RT03/04 menuju Kampung Kalenderwak Rt01/02 Desa Karangsari Kecamatan Cikarang Timur dengan telah ditutup oleh perusahan tersebut sejak 22 Maret 2019.

“Kami minta jalan tersebut dibuka kembali karena itu jalan adat yang bagi warga menuju pusat pemerintahan Desa Karangsari,”ujar Rudi pada media.

Hal tersebut membuat geram warga, Rudi menjelaskan memang pihak perusahaan sebelumnya memberitahukan akan menutup dengan alasan untuk keamanan pabrik dan akan memberikan kompensasi kepada warga. Dan hingga kini kompensasi tersebut belum terealisasi oleh PT. Multistrada Arah Sarana.

“Iya memang mereka membuat pagar tembok dan juga masjid. Tapi substansi yang kami inginkan yakni pengganti jalan adat agar kami bisa punya akses ke pemerintahan Desa. Nah ini yang belum direalisasikan,” bebernya.

Masih kata Rudi Selama ini mereka beralasan karena berganti kepemilikan perusahaan saling lempar antara yang lama dan yang pemilik baru. Makanya kami meminta pada PT. Multistada Arah Sarana untuk membuka (membongkar) pagar penutup akses jalan kami tersebut. Jika tidak kami lakukan somasi,” Tutupnya.

Kabiro Bekasi : Endang

Klarifikasi Atas Pemberitaan Lockdown di Wilayah Tambun Selatan dan Cibitung

0
Dr Alamsyah Sekdin Kesehatan Kabupaten Bekasi

JIB | CIKARANG PUSAT,- Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Juru Bicara Pusat dan Kordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah memberikan klarifikasi terhadap pemberitaan yang sedang ramai di masyarakat, terkait adanya sistem lockdown maupun block down di Kecamatan Tambun Selatan dan Cibitung, Jumat (27/3).

Alamsyah menegaskan, tidak adanya sistem karantina wilayah lockdown maupun block down yang akan diberlakukan di dua Kecamatan yang masuk kedalam zona merah tersebut.

“Kami disini meluruskan, tidak ada itu yang namanya lockdown maupun block down di Tambun Selatan dan Cibitung,” jelasnya.

Sebelumnya, diinformasikan bahwa Tambun Selatan dan Cibitung masuk kedalam kategori wilayah zona merah yang ada di Kabupaten Bekasi, hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan pada saat memimpin rapat analisa dan evaluasi kinerja gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 di Kabupaten Bekasi.

Menurut Alamsyah, rapat yang digelar pada Kamis lalu itu, lebih membahas tentang pengutamakan pendampingan khusus di wilayah zona merah tersebut.

“Dalam rapat kemarin, gugus tugas juga sudah menyiapkan langkah-langkah khusus untuk wilayah red zone yang ada di Kabupaten Bekasi, langkah khusus bukan berarti lockdown,” imbuhnya.

Faktanya, dirinya menyebutkan statement yang mengatakan bahwa pada awal April 2020 Pemkab Bekasi akan memberlakukan Lockdown di wilayah zona merah adalah tidak benar.

Alamsyah juga menjabarkan, beberapa langkah khusus yang akan dilakukan, terutama di wilayah zona merah oleh tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi.

“Ada beberapa langkah khusus seperti, persiapan dana serta melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang isolasi mandiri agar dapat dilaksanakan dengan baik,” tuturnya.

Selanjutnya, ia menjelaskan untuk wilayah yang terpapar COVID-19 juga akan dipersiapkan fasilitas-fasilitas kebersihan umum seperti keran air, yang akan dipasang di terminal maupun pasar.

“Ditempat umum juga akan kami lakukan penyemprotan disinfektan, dan melakukan surveilens wilayah,” jelasnya.

Tidak hanya itu, langkah khusus yang akan dilakukan di wilayah zona merah ini juga akan menggerakkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyusun langkah-langkah yang kongkrit terkait COVID-19 ini.

“Kami juga akan memaksimalkan dengan menggalang CSR untuk membantu dalam memenuhi kelengkapan APD maupun bahan makanan.” Tutup Alamsyah.

Biro Bekasi : Endang

Camat Cantigi Rusyad Nurdin ST, MSi : Pimpin Langsung penyemprotan Desifektan

0

JIB | Indramayu,- Muspika Kecamatan Cantigi Sisir Jalanan dan Pemukiman Warga Semprotkan Cairan Desinfektan.
Perkembangan pendemi Virus Corona,begitu mengguncang kehkawatiran di dunia, tidak terkecuali indonesia.

Korban yang semakin hari kian bertambah di tanah air nampaknya begitu menjadi pekerjaan rumah yang besar pemerintah Indonesia.

Gerak cepat yang dilakukan pemerintah patut kita apresiasi, seperti yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Cantigi, desa seluruh kecamatan cantigi bersama Polsek Cantigi, Koramil sindang 1602, Puskesmas Cantigi, penyuluh pertanian cantigi, BPBD Indramayu menggandeng Ormas dan Masyarakat kompak berupaya meminimalisir, memutus mata rantai penyebaran Virus corona, dengan melakukan semprotan cairan Desifektan ke pemukiman penduduk juga jalanan yang berada diwilayah Kecamatan Cantigi. Kamis 26/03/2020.

Rusyad Nurdin Camat Cantigi dalam petikan wawancara mengatakan bahwa untuk mencegah merebaknya penyebaran virus corona (Covid 19) dirinya sebagai Pemerintah Tingkat Kecamatan, selalu melakukan koordinasi dengan muspika yang ada di cantigi baik dari kapolsek cantigi, koramil sindang, puskesmas cantigi dan kuwu sekecamatan Cantigi.

“Beberapa minggu yang lalu kami melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran virus corona (Covid 19) kepada masyarakat sekecamatan cantigi sekarang kita bersama semua pihak menyemprotkan cairan desipektan sebagai langkah Proses sterilisasi ” Papar Nurudin.

Dirinya menambahkan pihak Kecamatan Cantigi beserta jajaran muspika dan desa desa dalam hal ini kuwu, se-Kecamatan Cantigi menyampaikan surat edaran dari pusat, Kapolri, Provinsi maupun Kabupaten kepada masyarakat Cantigi, supaya mentaati aturan yang sudah dibuat untuk dilakasanakan dengan sebaik mungkin.

“Surat edaran tersebut yaitu tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan massa dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri,sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan dan kegiatan lainnya yang sejenis kita stop dulu untuk mencega penyebaran virus kita patuhi itu kita jalankan dengan sebaik mungkin ” Imbuhnya

Sementara Kapolsek Cantigi Iptu Heriyanto SH mengungkapkan bukan pekerjaan mudah untuk mengatasi penyebaran pandemi corona, karena dibutuhkan kerja sama semua pihak, berbagai langkah antisipatif yang dilakukan akan terasa sia-sia jika tidak dipatuhi semua element masyarakat, hal itu yang diungkapkan

“Mari kita bantu upaya dari pemerintah, kita dari kepolisian bersinergi dengan siapapun mencegah wabah corona kita tidak kenal lelah, jaga diri masing masing hidup dengan pola sehat dan jangan panik” Ucapnya.

Liputan : Maskani

Kades Karangsari : Siap laksanakan Edaran Bupati, Tentang Pencegahan Pandemi Corona (Covid-19)

0
Poto : Kepala Desa Karangsari B. Umbara bersama pihak kepolisian

JIB | CIKARANG TIMUR – Merebaknya virus Corona Pandemi Covid -19, Pemerintahan Kabupaten Bekasi memberikan Edaran atau himbauan kepada seluruh Masyarakat dan Desa yang ada di Kabupaten Bekasi untuk penanganan percepatan Covid -19. Agar segera selesai.

Dengan demikian untuk meninjaklanjuti edaran Bupati Bekasi, nomor : 420/SE-25/Dinkes/2020, tentang Percepatan Penanganan Covid -19 di Kabupaten Bekasi bersama dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut :

Meminta kepada perangkat Desa Karangsari, kepala wilayahan/kepala dusun (Kadus), ketua Rukun Tetangga (RT), ketua Rukun Warga (RW), agar memberikan contoh kepada masyarakat luas mengenai praktek dan budaya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), berperan aktip meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam pencegahan virus Covid -19 kepada masyarakat.

Meminta kepada seluruh masyarakat Desa Karangsari untuk menjaga kebersihan lingkungan menerapkan dan mempraktekan budaya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Meminta kepada seluruh masyarakat Desa Karangsari secara konsisten menerapkan berbagai tindakan pencegahan penularan penyakit, khususnya infeksi Corona virus (Covid -19) baik untuk diri sendiri, keluarga maupun masyarakat terdekat.

Selama masa pandemi Corona virus (Covid -19), di minta kepada seluruh masyarakat Desa Karangsari, untuk membatasi kegiatan dirumah, berpergian kesuatu tempat yang kiranya tidak terlalu penting (Urgent).

Apabila ada masyarakat Desa Karangsari Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi yang mengalami gejala infeksi virus corona (-19) atau memiliki keluarga yang mengalami gejala serupa di minta untuk melaporkan ke call : 112, PSC 119, Hotline 021-89910039, 0811113947, 08528398119 dan hotline puskesmas lemah abang melalui WhatsApp no 081388447540.

Kepala Desa Karangsari B. Umbara mengatakan kami sangat respon apapun edaran Bupati Bekasi, tentang Percepatan Penanganan Covid -19 di Kabupaten Bekasi, dan kita langsung sigap hal itu, untuk melakukan himbauan atau surat edaran No : 440/SE.01/Pemdes-KRS/III/2020, kepada masyarakat Karangsari tercinta. Agar selalu menjaga kesehatan dan kebersihan.

“Dan surat edaran tersebut saya tunjukan kepada perangkat Desa, kepala Dusun, ketua RT dan RW, masyarakat. Agar melakukan dan melaksanakan mencegah atau mengantisipasi virus Corona.” Ucap. Umbara kepada media online jurnalindonesiabaru.com di kantor. Kamia (26/03/2020).

Hal tersebut, Umbara kepala Desa Karangsari Menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa karangsari untuk senang tiasa tetap tenang waspada dan berdoa kepada Allah SWT, untuk keselamatan kita semua. (Sep)

Hari Pertama, 687 Warga Kabupaten Bekasi Jalani Tes Cepat Covid-19

0

JIB | CIKARANG PUSAT, – Sebanyak 687 Orang Kategori A yang terdiri dari Tenaga Kesehatan yang menangangi Pasien Covid-19 dan Warga yang berstatus ODP maupun PDP menjalani Tes Cepat atau Rapid Diagnostic Test Covid-19 yang digelar Tim Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Bekasi, hari ini Kamis (26/3).

Alamsyah selaku Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi mengatakan Test Cepat tahap pertama ini dilaksanakan dengan sistem Door to Door atau datang langsung ke tempat.

Dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, petugas medis dari Dinas Kesehatan mendatangi satu per satu kediaman warga yang dinyatakan ODP. Sementara untuk PDP yang ada di rumah sakit termasuk tenaga kesehatannya dilaksanakan oleh rumah sakit masing-masing dengan pendampingan oleh Dinas Kesehatan.

“Hari ini para Petugas Medis kami yang terdiri dari 43 Puskesmas mendatangi satu persatu kediaman warga yang berstatus ODP dan 15 Rumah Sakit yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi untuk dilakukan tes cepat” ujarnya.

Sementata itu, Alamsyah juga memastikan rapid tes covid-19 di hari kedua masih menggunakan sistem door to door. Mereka yang menjadi sasaran pengecekan akan didatangi oleh 200 petugas medis.

“Tahap kedua masih skenarionya door to door. Didatangi ke kediamannya masing-masing. Sebelumnya drive thru yang direncanakan masih tetap berlaku namun jumlahnya minimal”, ucapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi mendapatkan bantuan Alat Tes Cepat dari Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejumlah 1.000 paket alat tes untuk digunakan kepada warga dengan Status ODP, PDP dan Tenaga Medis.

Seperti diketahui, pelaksanaan test cepat Covid-19 di Kabupaten Bekasi ini bertujuan untuk memastikan peta sebaran kasus Covid-19 yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi, memutus mata rantai penyebaran dan menentukan tindakan medis lanjutan. Hingga Kamis 26/3/20 di Kabupaten Bekasi tercatat ada 15 orang positif covid-19 dengan rincian 11 pasien dirawat, satu sembuh dan tiga meninggal dunia.

Biro Kab Bekasi : Endang

PC SATRIA Kab Bekasi : Lakukan Penyemprotan Distinfektan Mencegah Pandemi Corona

0

JIB | BEKASI,- Melihat kian meluasnya penyebaran Covid-19, pengurus cabang (PC) kabupaten Bekasi, turut berikhtiar memutuskan rantai penyebaran pandemi Covid-19 (Corona) tersebut. Salah satunya adalah dengan melakukan disinfektan di wilayah Kp warung kobak RT 05/01 pasir gombong Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Kamis (26/3/2020).

Hari ini melaksanakan kepedulian kemanusiaan dalam rangka mencegah mengurangi dampak virus Corona yang sudah menyebar luas ke pelosok-pelosok.

H. Ajuk Ketua PC satria mengatakan dalam hal ini, kami ikut Dalam usaha dan upaya kita untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, melakukan penyemprotan disinfektan yang kita racik sendri mudah-mudahan ini bisa terus di lakukan.

“Selain penyemprotan, tim relawan PC Satria juga melakukan sosialisasi kepada warga agar tetap waspada, namun tidak panik dalam menghadapi covid-19” Ucap, H Ajuk kepada media jurnal Indonesia Baru.

Dalam hal ini, Ketua PC satria tidak lupa meminta kepada masyarakat untuk tetap mematuhi Anjuran ulama dan himbauan pemerintah untuk lebih banyak tinggal di rumah sementara waktu sampai ada pemberitahuan dari pemerintah.

“Dengan menjagaga kesehatan biasakan cuci tangan memakai sabun, hindari kontak fisik, usahakan mandi setelah aktivitas di luar rumah hal ini demi kemaslahatan masyarakat” Tutupnya

kabiro : Endang

Giat Pencegahan Virus Covid-19 Melanda Kabupaten Bekasi, Ketua DPRD Tak Pernah Hadir Bersama Forkompinda

0

JIB | Kabupaten Bekasi– Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, dinilai Mahasiswa belum terlihat kehadiran di tengah masyarakat bersama Forkompinda, untuk melakukan kegiatan menghadapi problem di Kabupaten Bekasi. Misalnya dalam penerapan status banjir di beberapa kecamatan pada minggu-minggu yang lalu. Pada 25/03/2020.

Diawal tahun 2020 hingga saat ini Kabupaten Bekasi banyak mengalami berbagai problem yang dialami oleh masyarakat seperti kasus banjir yang terjadi dibeberapa kecamatan di Kabupaten Bekasi.

Saat ini sejak perkiraan awal bulan maret Indonesia sedang dihadapkan dengan kasus meningkatnya wabah Covid 19 atau lebih dikenal Virus Corona.

Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi, STAI Haji Agus Salim Cikarang, Habib Hussein mengatakan bahwa belum tampak peran serta Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, mengenai kepeduliannya terhadap nasib warga Bekasi.

“Bukan waktunya berlalai lalai lagi bagi Ketua DPRD kabupaten Bekasi menyikapi hal ini, di mana sudah banyak bencana banjir, terus sudah banyak korban virus Corona yang masuk kategori Orang Dalam Pengawasan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan suspect, dan mesti membantu Forkompinda yang ada di Kabupaten Bekasi“ ujarnya.

Ketika di sebut zona merah Kabupaten Bekasi, dengan adanya penyebaran Virus Covid-19 atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Virus Corona.

Kabupaten Bekasi juga, dikabarkan media nasional sebagai kabupaten yang sudah masuk Zona Merah. Dan ini perlu penanganan serius dari pemangku kebijakan agar tidak melanda Bekasi.

Amat sangat di sayangkan, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi belum terlihat keikutsertaannya turun langsung dalam Pencegahan Virus Covid-19. Padahal dia adalah perwakilan dari seluruh warga Bekasi yang kini duduk sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bekasi yang menjadi harapan penuh untuk warga Kabupaten Bekasi.

Habib bersama timnya telah melakukan tracking di Internet, belum terlihat kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, dalam menangani problem tersebut sekaligus mempertanyakan kehadiran dan peran serta Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, dalam menyikapi penderitaan warganya, dan berharap ke depan dapat ikut serta bersama Forkompinda menyelesaikan problem yang terjadi di Kabupaten Bekasi.

“Saat ini mengingat semakin meningkatnya penyebaran virus Covid-19 di berbagai daerah yang ada di Kabupaten bekasi saya sangat berharap perlunya diadakan tindakan cepat dan tepat yang dilakukan oleh Ketua DPRD beserta jajarannya untuk menanggulangi kasus penyebaran Virus Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Bekasi, Hal ini diupayakan agar dapat meminimalisir penyebaran virus Covid-19” ujarnya.

Habib mengharapkan, bahwa ia ingin adanya tindakan langsung dari ketua DPRD Kabupaten Bekasi untuk melihat kondisi dan keadaan penyebaran virus Covid-19 karena sudah semakin banyak masyarakat Kabupaten Bekasi yang terinfeksi virus Covid-19. Siapa lagi kalau Bukan ketua DPRD ikutsertaan untuk masyarakat Bekasi. (Red)

Doni Ardon : Sosok Alm Ibunda Jokowi, Baik Terhadap Wartawan

0

Jurnal Indonesia Baru- SUDAH BANYAK media yang memberitakan tentang meninggalnya ibunda Presiden Joko Widodo, Eyang Sujiatmi Notomiharjo, pada Rabu, 25 Maret 2020 pukul 16.45 WIB.

Duka yang mendalam pun mengiringi kepergiannya dari orang-orang terdekat. Pasalnya, kepulangan almarhum terkesan tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bekasi Raya, Doni Ardon mengenang almarhum Sujiatmi Notomiharjo, sebagai sosok yang sangat sederhana.

“Saya sering mendampingi Eyang Noto (panggilan akrab alm. Sujiatmi Notomiharjo_red) saat kegiatan baksos bareng pak jendral Heri Wibowo,” kata Doni.

Eyang Noto, dinilai sebagai sosok yang dekat dengan semua lapisan, memiliki sikap rendah hati, murah senyum dan mampu menyembunyikan perasaannya demi menyenangkan orang lain.“Bahasanya sangat halus dan berhati-hati, sangat terjaga untuk tidak menyinggung perasaan siapapun,” ulasnya.

“Eyang tidak pernah menunjukkan dirinya sebagai ibunda dari orang nomor satu di Indonesia, beliau sangat sederhana, ramah dan baik hati, tidak mengenal kata lelah,” ungkap CEO Mitra News ini.

Doni Ardon mengakui Indonesia kehilangan sosok teladan yang memberi contoh kepada semua orangtua di Indonesia bahwa jabatan akan menjadi hal biasa saja dan tidak mengubah relasi sosial yang telah ada.

Dirinya tak lupa mendoakan semoga amal baik almarhum Sujiatmi Notomiharjo diterima oleh Allah SWT.“Semoga khusnul khatimah,” tambah Doni Ardon. (Red)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -