Thursday, April 30, 2026
Home Blog Page 287

Indikator Keberhasilan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Korporasi, Menaikkan Kualitas 5 (Pentagon) Aset Lokal.

0
Poto : Anton Pasaribu Narasumber Community Enhancement Analyst, Senior Professional Trainer, Social Entrepreneur.

JIB | Jakarta,- Salah satu issu dari 7 subjek inti tanggungjawab sosial (seven SR core subject) pada kerangka kerja ISO 26000 adalah pengembangan dan pelibatan komunitas (community involvement and development). Issu ini merupakan bagian utuh dari implementasi 7 prinsip tanggungjawab sosial yang di tuangkan pada panduan implementasi ISO 26000. Bagaimana korporasi berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi, sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.

berdialog dengan warga adalah pendekatan komunikasi untuk berbagi informasi dan pengetahuan
ABCDE. Asset Based Community Development& Empowerment. Pembangunan komunitas berdasarkan asset. Asset lokal setempat yang ada, existing, di lingkungan daerah ring 1, sekitar wilayah operasi korporasi. Implementasi dan strateginya tentu sesuai kebijakan dan prioritas program CSR-PPM korporasi langsung.

Tentu, korporasi ketika menyusun rencana induk program pemberdayaan masyarakat (RI PPM) harus berdasarkan data-data hasil pemetaan sosial. Studi komprehensif terkait sustainable livelihood assets (SLA). Sehingga, RIPPM sesuai dengan konteks kebijakan korporasi maupun prioritas kebutuhan program pemberdayaan masyarakat itu sendiri.

Bersinergi. Mengutamakan pembangunan dan pelibatan modal SDM (human capital). Tokoh lokal atau tokoh komunitas, yang mampu berkolaborasi dengan tim CSR-PPM korporasi, memanfaatkan, mengolah dan mengelola 4 potensi asset lokal lain, yakni natural capital, financial capital, social capital dan physical capital. 5 potensi asset lokal dikelola secara bijak untuk jaminan keberlangsungan hidup generasi berikutnya.

Target dan tujuannya apa ? Guna pencapaian proyeksi tujuan investasi sosial korporasi maupun pencanangan target hasil keluaran (outcomes) yang membawa perubahan dan perbaikan dalam kualitas tatakelola kehidupan di lingkungan masyarakat. Kemajuan dalam pembangunan ekonomi, lingkungan hidup maupun peradaban sosial budaya.

Kesatuan dalam visi pembangunan nasional. Meski berangkat dari visi dan situasi kondisi masing-masing. Resultan energi perbaikan akan maksimal ketika terjadi sinergi dan kolaborasi berdasarkan kekuatan, kemampuan dan keberdayaan masing-masing. Resiko sosial rendah. Potensi konflik horizontal tidak ada. Konflik kepentingan lebur dalam kebersamaan meraih keberhasilan kolektif. Semua mendapat dampak positif. Setiap pengaruh berinterfrensi sehingga terdistribusi positif kepada setiap komunitas dan warga.

Daya terkoreksi pada level yang lebih positif.Lebih tinggi.

Pertama Kemiskinan informasi adalah sudah berkurang karena semua pihak menjadi pembelajar. Arus informasi dan komunikasi diagonal, terjadi lintas pemangku kepentingan sesuai strata sosial dan ekonomi.

Kedua Kemiskinan akses adalah tidak ada lagi. Karena korporasi membuka ruang pembelajaran melalui aksi –reaksi selama program CSR – PPM. Diskusi kelompok warga memperbesar pengetahuan untuk aktif ambil peran, memperbesar potensi akses eksternal. Kesuksesan telah menjadi pilihan pribadi. Akses terbuka. Pengetahuan bertambah. Hubungan sosial makin aktif.

Ketiga Kemiskinan ekonomi adalah berkurang karena program CSR-PPM bertumpu pada pengembangan kewirausahaan sosial melalui pemanfaatan potensi asset lokal yang memiliki nilai pasar eksternal. Geliat ekonomi desa dan warga di push up melalui program social investment, yakni program CSR-PPM itu sendiri. Dimana totalitas nilai social return on investment (SROI) nya menjadi asset sosial masyarakat. Instrumen financial sekaligus aktiva produktif yang mampu menaikkan nilai rentabilitas ekonomi lokal dengan pelibatan para pihak untuk ambil alih kepemimpinan.

Keempat Kemiskinan jaringan adalah juga sudah tidak menjadi alasan. Program CSR – PPM tidak eksklusif. Ada pembelajaran terbuka. Semua diberi peluang sama untuk mendrive up potensi diri sendiri. Pertemuan lintas komunitas, memperbesar spectrum jejaring diantara semua pihak. Tawaran potensi terbuka lebar. Energi sukses sekarang sepenuhnya menjadi keputusan dan kebutuhan pribadi. Tools dan media, terhampar dan terbuka untuk dimanfaatkan dalam proses keberlangsungan program CSR-PPM. Ruang pembelajar terbuka untuk semua pihak yang bisa saling membuka kerjasama dan berbagi kekuatan.

Kelima Kemiskinan keyakinan atau iman adalah Tawaran berkembang, makin maju, sukses sepenuhnya adalah keputusan pribadi. Keterbatasan bisa menjadi halangan. Sekaligus alasan. Ketidakmampuan (karena 4 bentuk kemiskinan diatas) bagi sebagian orang akan menjadi kata kunci, untuk tidak bertindak. Keragu-raguan kuat. Keyakinan diri rendah. Kepasrahan menjadi sepaket dengan kemalasan.

Pribadi kita tidak bertumbuh dalam setiap tantangan. Kita alergi dengan perubahan. Kita berpikir, orang lain yang wajib peduli kepada diri kita. Dengan beragam program kemanusiaan atau CSR-PPM. Kita tidak memberdayakan potensi diri sendiri. Kita menutup mata bahwa potensi kita sangat besar ketika berjalan dan bertindak dalam keyakinan diri.

di lingkungan masyarakat, beragam dimensi pembelaaran. Tanpa kurikulum
Iman menyertai. Doa mendasari setiap ikhtiar. Harapan makin besar ketika setiap luka hidup dan keprihatinan dapat kita lewati. Bahkan disyukuri. Kita semakin percaya diri bahwa langkah-langkah berat berikutnya akan lebih mudah untuk kita lewati. Keyakinan diri menyatu dengan harapan dan keimanan itu sendiri. Kini, kita sudah lebih berdaya.

The power of intrinsic telah kita miliki. Sehingga, setiap perubahan menjadi sahabat bagi keberlanjutan, kepintaran dan perolehan keberhasilan berikutnya. Kita telah memberdayakan potensi asset dasar diri pribadi kita langsung. Memberi sumber energy gerak pada diri setiap orang. Tidak hanya untuk berubah. Tetapi juga untuk memberikan jaminan dan kepastian tentang masa depan semesta lingkungan alam bagi generasi berikutnys.

Mampukah, para programmer CSR-PPM mendisain metode pemberdayaan dan pengembangan komunitas melalui rekonstruksi intrinsic power dari warga dampingannya?? Pelibatan dan pendistribusian partisipasi sudah terintegrasi selama proses program pemberdayaan dilaksanakan. Ini artinya, energi dan kekuatan keberlanjutan (sustainability forces) sudah ditransfer dan diartikulasikan secara cerdas oleh korporasi dengan social investmentnya. (Penulis adalah pembelajar).

Oleh : Anton Pasaribu (Community Enhancement Analyst, Senior Profesional Trainer, Social Entrepreneur)

LSM Benteng Bekasi DPC Karang Bahagia : Bekerjasama Dengan Warga Melakukan Penyemprotan Disinfektan Secara Swadaya.

0

JIB | Bekasi- Warga Perumahan Taman Raya Cikarang Kampung Kandang RT. 09 RW. 05 Desa Sukaraya Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi,
melakukan penyemprotan cairan disinfektan dalam rangka pencegahan dan pemutusan mata rantai virus Corona atau covid-19 Minggu (29/03/2020).

Ketua LSM Benteng Bekasi DPC Karang Bahagia Hermansyah dan ketua RT. 09 RW. 05 Erie Dodo mengajak warga perumahan untuk bersama-sama melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara swadaya. Kegiatan tersebut dimulai dari jam 8:00 WIB, sampai dengan selesai.

Ketua LSM Benteng Bekasi DPC Karang Bahagia Hermansyah kepada awak media mengatakan Penyemprotan ini kami lakukan guna menangkal atau meminimalisir penyebaran virus Corona (Covid -19).

“Dengan demikian kami bersama warga untuk penyemprotan disinfektan tersebut di beberapa titik seperti Musholla, Majelis ta’lim dan rumah-rumah warga juga menjadi sasaran penyemprotan disinfektan” Ujarnya.

Hal yang sama di ucapkan oleh Sugiono Ketua DKM Mushola Al-Muhajirin. Semoga apa yang kami upayakan bersama warga ini, bisa membuat rasa nyaman untuk warga perumahan terkait virus Corona tersebut.

“Saya bersama LSM Benteng Bekasi dan warga berharap dengan swadaya warga penyemprotan disinfektan ini bisa menyudahi virus Corona ini, sehingga warga bisa beraktivitas sedia kala” Harapannya.

Tempat terpisah Camat Karang Bahagia Karnadi, S, Sos.MM menghibau kepada warga masyarakat dalam kegiatan penyemprotan disinfektan tersebut, guna meminimalisir penyakit yang memantikan (Virus Corona (Covid -19).

“Untuk pencegahan pemutusan mata rantai virus Corona tersebut, warga diminta agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal, dan mendawamkan berwudhu minimal enam kali sehari semalam.” Jelasnya.

Karnadi juga, agar warga selalu berdo’a kepada Allah SWT semoga virus Corona segera berlalu.

Kontributor : Thoyang

Gerakan Pemuda Peduli Sekitar (GPPS), Adakan Penyemprotan Disinfektan Dari Rumah ke Rumah

0

JIB | Cikarang Utara,- Menanggapi perkembangan Virus Corona, Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia, khususnya Kabupaten Bekasi, Desa Karang Raharja RT 001/002 saat ini, Gerakan Pemuda Peduli Sekitar (GPPS) ikut bergerak membantu warga. Salah satunya lewat kegiatan penyemprotan disinfektan ke pemukiman warga, langsung dipimpin Wakil Ketua GPPS Suratno. Sebagai Panesehat Ust Romdoni HS, dan pembina Irwan. Minggu (29/02/2020).

“Saat ini Relawan GPPS Siap membantu Pemerintah dengan melakukan penyemprotan Disinfektan kerumah-rumah warga” kata Anwar Saepuddin yang biasa di panggil onyet, humas GPPS.

Masih kata Anwar Saepuddin. Program kerja Gerakan Pemuda Peduli Sekitar (GPPS), di bantu oleh RT setempat saudara Rohman dan wakil ketua GPPS Saudara Suratno serta sesepuh masyarakat RT 001/002 Saat ini, mereka telah mulai bergerak untuk melakukan penyemprotan disinfektan dari rumah ke rumah warga di kampung walahir RT 001/002 Desa Karang Raharja Cikarang Utara.

“Jika Program GPPS ini, dilakukan Penyemprotan Disinfektan bertujuan meminimalisir penyebaran Virus Covid-19 yang telah meresahkan warga, juga membantu warga ditengah langkanya persediaan masker dan berusaha membantu Rewalan GPPS yang sedang melakukan penyemprotan disinfektan, mengingat wilayah Desa karang Raharja yang begitu luas,” katanya.

Hal ini membuat humas GPPS Anwar Saepuddin (Onyet), berharap semoga virus Corona Covid 19 ini, pergi dan jangan datang kembali agar kita sebagai umat islam bisa tenang menjalankan ibadah puasa dan bisa saur bersama serta buka bersama, bahkan sholat tarawih berjama’ah. (AS)

Ino Hermawati Membagikan Handwash Soap, Cegah Corona Covid -19 Diwilayahnya

0

JIB | Karang Behagia,- Siang tadi Ino Hermawati kembali melakukan aksi sosial bersama para pendukungnya turun di beberapa dusun dan RT di desa karang rahayu, salah satu calon kepala desa yang berlatar belakang dari kesehatan terus melakukan langkah-langkah pencegahan agar warga desa karang rahayu, tidak tertular virus corona (covid-19).

Beberapa hari lalu ino hermawati melakukan penyemprotan Disinfektan yang berada di salah satu tempat pondok pesantren di kampung plaukan, hari minggu ini Ino Hermawati dan team membagikan
sabun pencuci tangan,
handwash soap adalah
sabun cuci tangan yang di formulasikan untuk membersihkan kotoran di tangan, 3000 Handwash soap dan Hand sanitaizer di bagikan ke warga Desa Karang Rahayu secara gratis ke warga-warganya. Minggu (29/03/2020).

Ino Hermawati mengajak pendukungnya dan masyarakat desa karang rahayu untuk selalu mengutamakan lima hal yang terpenting, diantaranya Cuci tangan, jaga jarak di saat berkomunikasi langsung, hindari kerumunan banyak orang atau berkontak langsung, dan gunakan selalu gunakan masker.

“Aksi sosial di bagi delapan RT bahkan aksi sosial ini akan di lakukan sampai semuanya benar-benar merata, semoga musibah ini segera berakhir, agar masyarakat indonesia khususnya kabupaten Bekasi wabilkhusus Desa Karang Rahayu, bisa tenang menjalankan aktivitasnya” tutupnya.

kabiro Bekasi : Endang

Cegah Penyebaran Covid-19, Damkar dan IREK Lakukan Penyemprotan Disinfektan ke Rumah Warga

0

JIB | KARAWANG – Guna menindaklanjuti surat edaran Bupati Karawang, dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19). Pemadam dan Kebakaran (Damkar) Kabupaten Karawang, Sektor Rengasdengklok dan Ikatan Remaja Kemiri (IREK) Kecamatan Jayakerta, melakukan penyemprotan disinfektan ke sarana ibadah (mushola) dan rumah warga, Minggu (29/3).

Menurut kordinator relawan remaja Kemiri, Deden yang akrab disapa Mendoh kepada wartawan, di sela kegiatan penyemprotan mengatakan, dirinya dan relawan lainnya, dengan dibantu petugas Damkar Sektor Rengasdengklok, terpanggil untuk ikut berperan melawan penyebaran Virus Corona dengan melakukan penyemprotan Disinfektan ke rumah ibadah dan rumah warga di wilayah Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta.

“Dengan dibantu didampingi dari petugas Damkar, Kami dan rekan relawan melakukan penyemprotan dengan sistem door to door,” ujar Mendoh, yang juga aktif menjabat sebagai Panglima Satgas Karang Taruna Kabupaten Karawang.

Selain itu kata dia, meski dengan peralatan Alat Pelindung Diri (APD) yang sederhana, dia juga menghimbau kepada relawan agar tetap menjaga sterilisasi dan kewaspadaan agar tidak mengganggu kesehatan diri.

“Kami tetap menjaga diri dalam melakukan kegiatan penyemprotan ini. Biar bagaimanapun kesehatan diri lebih utama,” jelasnya.

Selain melakukan penyemprotan Disinfektan, dia pun mensosialisasikan kepada warga, agar selalu menjaga kebersihan, tidak melakukan kegiatan yang berinteraksi langsung dengan kerumunan orang dan lebih sering mencuci bila sehabis melakukan di luar rumah.

“Ini adalah bagian dari upaya mencegah dan memutus rantai penyebaran Virus Corona. Kalau bukan kita (masyarakat) siapa lagi yang dapat memutus mata rantai penyebaran, dengan catatan kita ikuti anjuran dan himbauan pemerintah,” pungkasnya. (Supri)

Lawan Corona,Pemerintahan Desa Cibarusah Jaya Lakukan Penyemprotan Disinfektan Secara Serentak Pada Rumah Warga

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Mewabahnya pandemi virus corona dan penyebarannya ke berbagai Daerah semakin mengkhwatirkan.

Dan untuk mencegah penyebaran virus corona serta untuk melindungi warganya dari virus corona.Pemerintahan Desa Cibarusah Jaya Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi.pada Sabtu (28/03/2020) Pemerintahan Desa Cibarusah Jaya melakukan penyemprotan disinfektan secara serentak pada rumah warga dan agar penyemprotan disinfektan bisa terbagi secara menyeluruh maka penyemprotan di bagi pertiap rt dengan tiga alat disinfektan milik Pemerintahan Desa Cibarusah Jaya.

Giat bersama tersebut di pimpin langsung oleh Abu Bakar Kades Cibarusah dan di bantu oleh Babinsa dan Bhimaspol Cibarusah Jaya berikut aparat Desa Cibarusah Jaya di antaranya sekdes,staf,rt,rw,kadus,BPD,Karang Taruna dan Linmas.

Sebelum melakukan giat penyemprotan tersebut,Deden sekdes Cibarusah Jaya memberikan sambutan,”kami mengucapkan terimakasih pada seluruh yang terlibat dalam giat penyemprotan disinfektan secara serentak yang akan di lakukan pada seluruh rumah warga,dan penyemprotan disinfektan di bagi pertiap rt ujarnya.

Kata Deden mudah-mudahan dengan tanggapnya Pemerintahan Desa Cibarusah Jaya “untuk lawan virus corona” dengan giat tersebut yang akan di lakukan pada hari ini dapat mencegah penyebaran virus corona di wilayah Desa Cibarusah Jaya ucapnya.

Menurut Deden giat tersebut akan di lakukan secara berkelanjutan oleh Pemerintahan Desa Cibarusah Jaya,dan mudah-mudahan dengan hal tersebut Pemerintahan Desa Cibarusah Jaya akan terbebas dari virus corona sehingga rasa aman dan nyaman untuk warga Cibarusah Jaya dalam melakukan aktifitasnya tetap berjalan seperti semula. dan mari kita lawan virus corona kalau bukan kita siapa lagi ujarnya.(Dedi/Endang)

SUDAH TERBUKTI PERTAHANA DI DESA KARANG RAHAYU, H. MARGANDI “PEDULI MASYARAKAT CEGAH COVID -19”

0

JIB | KARANG BAHAGIA,- Salah satu Calon Kepala Desa Karang Rahayu, Pertahana H. Margandi dan para timses nya bergegas turun langsung dalam upaya penanggulangan penyebaran wabah virus Corona COVID -19, Sabtu (28/03/2020).

Kepedulian terhadap Masyarakat Desa karang Rahayu ini, H. Margandi mengintruksikan kepada para kader dan tim sukses nya agar turun ke masyarakat untuk menyemprotkan cairan disinfektan di sekitar wilayah Desa Karang Rahayu guna memutuskan mata rantai virus Corona, Covid -19.

Dalam hal ini di sampaikan oleh H. Margandi sebagai calon kepala Desa karang Rahayu mewabah nya virus Corona ini belum usai, dan saya khawatir tentang kesehatan masyarakat Desa karang Rahayu.

“Maka dari itu saya bersama tim turun langsung untuk menyemprotkan cairan disinfektan agar virus Corona covid -19, ini tidak menyebar luas ” ungkapnya.

Tidak sampai disitu, H. Margandi terus memantau wilayah Desa Karang Rahayu yang belum di semprotkan cairan disinfektan. Kepedulian H. Margandi calon kepala desa karang Rahayu ini sangat di apresiasi oleh masyarakat banyak yang khawatir terhadap virus Corona.

“Siapa lagi kalau buka kita untuk peduli terhadap virus Corona yang mematikan ini, oleh sebab itu marilah kita bersama masyarakat agar peduli Desa dan kampung yang kita cintai ini” Ujarnya.

Margandi juga berharap kepada masyarakat bersihkan lingkungan yang ada di sekitar kita agar tidak ada kesempatan untuk virus Corona yang bisa menyebar ke daerah Karang Rahayu satu kata dari saya “Peduli terhadap lingkungan sekitar kita” Karena di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat. (Bet)

AOB Bagikan Handsanitiger dan 500 Botol Sabun Cuci Tangan

0

JIB | Tambun Selatan,- Beberapa hari lalu AOB dan jajaran pengurus Aliansi ormas bekasi melakukan aksi turun jalan membagikan masker di dua titik,antara lampu merah kalimalang dan lampu merah SGC cikarang.

Aksi kemanusiaan terus berlanjut Ketum AOB zaenal membagikan 500 botol sabun cuci tangan dan Handsanitiger ke beberapa Desa-desa di antaranya desa Mangun jaya,Lambang sari, Jati mulya,Wanajaya.Sabtu (28/03).

Dengan maraknya Virus corona (covid-19) zaenal ingin memutuskan matarantai penyebaran virus corona yang sudah meresahkan warga kab.bekasi, pembagian sabun pembersih tangan dan handsanitiger bukan saja di bagikan kebeberapa kantor desa dan kelurahan, zaenal pun membagikan kepolsek tambun, Polsek cikarang barat, polsek cikarang timur dan koramil tambun,ucapnya dia.

Zaenal abidin saat di jumpai oleh awak media, menjelaskan bahwa dirinya sangat prihatin melihat musibah yang di alami oleh bangsa kita, dan ini bukan lagi kehawatiran orang kab.bekasi saja, tetapi seluruh negara bahkan indonesia pun ikut terkena imbas dari virus corona (covid-19) yang sudah bikin resah masyarakat indonesia khususnya kab.bekasi,ucapnya.

Lanjutnya, aksi yang dilakukan AOB aliansi ormas bekasi ini bentuk dari kepeduliannya untuk masyarakat kab.bekasi agar jangan sampai warga bekasi tertular covid-19 minimal kita sudah melakukan pencegahan secara nyata dan selalu berusaha berihgtiar, lebih baik mencegah dari pada terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,tegasnya zaenal.

Harapan ketua AOB zaenal, semoga aksi kemanusiaan ini, bukan saja Aliansi ormas bekasi, tetapi semua kalangan semua rekan-rekan ormas LSM unsur Kepolisian dan TNI juga pejabat kab.bekasi, terus melakukan bantuan peduli terhadap masyarakat kab.bekasi, agar di 23 kecamatan bisa terakomodir bantuan tepat sasaran

Masih kata zaenal, masyarakat bekasi tetap jaga kesehatan cuci tangan, hindari kontak dgn jarak dekat ketika berkomunikasi, yang terpenting selalu septi untuk menjaga agar tidak tertular virus corona,pungkasnya zaenal. (Endang)

Iwan Setiawan Kades Cibarusah Kota dan Komunitas Cibarusah Peduli Corona,Gelar Giat Sosial Bersama.

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Upaya untuk menekan penyebaran virus corona di berbagai Daerah gencar di lakukan.agar virus tersebut tidak menyebar ke mana-mana maka di lakukan pencegahan melalui penyemprotan dengan disinfektan,pembagian masker dan antiseftik pembersih tangan dan lain sebagainya.

Seperti yang di lakukan oleh Iwan Setiawan dan Komunitas Cibarusah Peduli Corona melakukan kegiatan sosial bersama dengan membagikan masker dan antiseftik pada Sabtu (28/03/2020) kegiatan tersebut di laksanakan di Pasar Cibarusah.

Iwan Setiawan saat di konfirmasi media online jurnalindonesiabaru.com dalam giat tersebut menuturkan,”kami ucapkan terimakasih pada Komunitas Cibarusah Peduli Corona. yang telah peduli untuk mencegah penyebaran virus tersebut dengan melakukan giat sosial untuk membagikan masker dan antiseftik di Pasar Cibarusah pada para pendagang maupun pembeli.ataupun warga Cibarusah dan luar Cibarusah yang sedang berbelanja pada hari ini di Pasar Cibarusah ujarnya.

Menurut Iwan mudah-mudahan dengan di lakukannya giat sosial bersama tersebut bisa bermanfaat.terutama dalam pencegahan dini penyebaran virus corona dengan di bagikannya masker dan antiseftik tersebut,dan kami sangat berharap agar Masyarakat Cibarusah untuk lebih waspada terkait penyebaran virus corona yang akhir-akhir ini sangat mengkhwatirkan.dan kami ingatkan untuk selalu jaga kebersihan diri serta lingkungannya masing-masing, berikut taati segala peraturan Pemerintah yang di mana sedang gencar-gencarnya menangani virus tersebut.dan tak lupa kita panjatkan doa pada Alloh SWT semoga penanganan virus corona cepat berakhir pungkasnya.(Dedi)

Selama Wabah Corona, FPKS Kabupaten Bekasi Potong Gaji Selamatkan Masyarakat

0

JIB | BEKASI – Fraksi PKS Kabupaten Bekasi sepakat menyisihkan gajinya setiap bulan untuk mengatasi penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Besarnya potongan gaji setiap anggota sebesar Rp.10jt/bulan. “Sehingga kontribusi minimal FPKS Kabupaten Bekasi sebesar Rp. 100jt/bulan dan potongan ini berlaku sampai wabah Corona berakhir,” terang Budiyanto kepada wartawan, Sabtu (28/03/2020) pagi.

Adapun potongan gaji anggota dewan tersebut akan diberikan kepada Tim Satgas Corona pimpinan Ustad Sumarsono yang ditunjuk DPD PKS Kabupaten Bekasi.

“Ini merupakan langkah kecil yang dilakukan Fraksi PKS Kabupaten Bekasi untuk ikut andil menyelamatkan anak bangsa dari wabah yang sangat berbahaya ini,” jelas Budiyanto.

Dihubungi secara terpisah, Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi Imam Hambali membenarkan adanya pemotongan gaji anggota FPKS Kabupaten Bekasi selama menghadapi wabah Corona.

“Kami menindaklanjutinya dengan mengadakan Rapat Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi secara online dua hari kemarin (Kamis, 26 Maret 2020_red),” kata Imam Hambali.

Disepakati dalam rapat tersebut bahwa FPKS akan memprioritaskan pengadaan APD bagi para tenaga kesehatan yang berjibaku dalam kegiatan pengobatan pasien.

Imam berpendapat, para tenaga medis, dokter dan semua tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19 dan paling berpotensi tertular Covid-19.

“Bayangkan kalau mereka sakit semua. Siapa yang akan menangani atau merawat pasien?”, tanyanya.

Imam yang juga Sekretaris Umum DPD PKS Kabupaten Bekasi ini menghimbau seluruh kader PKS Kabupaten Bekasi dan masyarakat luas untuk tetap di rumah, menggalakkan budaya hidup bersih dan melakukan kegiatan pencegahan penyebaran Covid-19 secara mandiri dengn penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah ibadah, membagikan masker dan membiasakan cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

“Bantuan yang sedikit ini, mudah-mudahan bermanfaat dan kita berharap ini jangan dianggap pameran dari PKS. Kami ini memberikan contoh langsung dan berharap semua pihak, semua anak bangsa, bahu-membahu berbuat sebisa yang dilakukan untuk menyelamatkan anak bangsa ini dari virus Corona”, pungkasnya. (Sep)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -